Search Results : prediksi tingkat inflasi 2014

Strategydesk – Kondisi ekonomi global beragam tahun ini, diwarnai dengan pesatnya pemulihan ekonomi AS yang berhasil menutupi perlambatan di Eropa, Jepang dan China. Selanjutnya, bagaimana prospek ekonomi di 2015?

Fundamental positif diperkirakan masih menyertai momentum perbaikan ekonomi global di 2015. Menurut proyeksi dari IHS, pertumbuhan global akan naik menjadi 3% dari estimasi 2,7% untuk tahun ini. Seperti dikutip oleh CNBC, berikut 10 prediksi ekonomi dari IHS

US Economy1.    Ekonomi AS masih unggul
Ekonomi terbesar dunia ini akan terus mengungguli negara maju lainnya, didukung oleh permintaan domestik, terutama pembelanjaan konsumen. Faktor yang mendukung pembelanjaan konsumen, yang merupakan 70% aktivitas ekonomi, masih positif, termasuk pertumbuhan lapangan kerja dan harga energi rendah. IHS memprediksikan ekonomi akan tumbuh antara 2,5% dan 3,0% tahun depan.

2.    Eropa masih memprihatinkan
Ekonomi Eropa masih berjuang dengan rendahnya lapangan kerja. Tapi kombinasi penurunan harga minyak, depresiasi euro dan perbaikan fiskal, dan kebijakan moneter akomodatif mungkin bisa membantu pertumbuhan. Menurut IHS, ekonomi blok mata uang itu akan tumbuh 1,4% di 2015, perkembangan dari 0,8% tahun ini.

3.    Jepang pulih dari resesi
Setelah resesi keempat dalam enam tahun, ekonomi Jepang akan bangkit di 2015, meski hanya sekitar 1%. Menurut IHS, pelonggaran dari BOJ dan stimulus pemerintah, ditambah dengan harga energi rendah akan membawa pertumbuhan kembali positif.

4.    China masih melambat
Pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal kemungkinan belum cukup untuk mencegah pertumbuhan semakin melambat, dengan perkiraan HIS bisa menuju ke 6,5% tahun depan. Meski masih jauh di atas rata-rata negara dunia, tingkat pertumbuhan itu dianggap rendah dalam standar Beijing.

5.    Ekonomi Emerging Markets Variatif
Sebagian besar negara berkembang akan membaik di 2014, berkat harga minyak yang rndah, likuiditas global dan pertumbuhan di AS. Emerging market di Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun khusus Rusia, ekonominya menderita karena sanksi, penurunan harga minyak dan arus modal keluar.

 

6.    Harga komoditas masih merosot
Minyak sudah anjlok 40% sejak musim panas lalu di tengah merosotnya permintaan dan berlimpahkan pasokan. Menurut HIS, China masih menjadi kunci permintaan, maksudnya bila ekonominya semakin melambat berarti harga terancam semakin turun. Lembaga itu memperkirakan harga komoditas akan turun 10% tahun depan.

7.    Ancaman disinflasi
Tekanan disinflasi lebih terlihat di negara maju, sebagai akibat penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi. Keculi di negara berkembang, seperti Rusia, yang nilai tukarnya anjlok, menyebabkan inflasi.

8.    The Fed yang pertama menaikkan suku bunga
The Fed, Bank of England (BOE) dan Bank of Canada (BOC) merupakan negara maju yang menaikkan suku bunganya di 2015. Tapi the Fed lebih dulu, dengan kemungkinan menaikkannya pada Juni.  Kemudian diikuti oleh BOE di Agustus dan BOE pada Oktober. Sebaliknya, ECB dan BOJ, PBOC justru melakukan pelonggaran lanjutan, melalui pemangkasan suku bunga atau menyediakan likuiditas melalui pembelian aset.

9.    Dollar masih raja
Dollar masih melanjutkan dominasinya yang didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga. Selain itu, antisipasi akan kemungkinan stimulus tambahan dari ECB dan BOE, berarti euro dan yen akan terus depresiasi di 2015. Menurut HIS, nilai tukar euro akan jatuh ke $1,15-1,20 pada musim gugur 2015, dengan dollar/yen diperdagangkan di kisaran 120-125.

10.    Berkurangnya risiko penurunan (downside risk)
Pemulihan ekonomi global selama ini terganggung oleh banyak kutukan, termasuk besarnya utang di sektor publik maupun swasta, yang memaksa banyak pemerintah dan perusahaan deleveraging. Tapi di beberapa negara masalah ini tidak lagi menghambat pertumbuhan, terutama di AS dan Inggris, tercermin dari angka PDB-nya.

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/10-prediksi-ekonomi-2015-apa-saja/

Jakarta, Strategydesk – Sembari mencerna pernyataan the Fed, pasar mata uang menunggu data penting yang juga dapat memberi gambaran mengenai prospek kebijakan moneter, yaitu PDB.  JPY 30-10-14

Angka pertumbuhan kuartal ketiga ini dapat menambah laju dollar, bila lebih baik dari prediksi, tapi dollar sepertinya juga tidak akan terlalu tertekan kalaupun angkanya di bawah prediksi.

Menurut proyeksi, PDB AS selama periode Juli-September tumbuh 3% dari tahun lalu. Ini berarti perlambatan dari angka tahunan 4,6% yang dicatat pada kuartal sebelumnya. Namun, selama angkanya tidak lebih rendah dari rata-rata pasca krisis yang 2,2%, kemungkinan tidak akan memberi tekanan besar ke dollar.

Terutama dengan optimisme the Fed mengenai prospek ekonomi yang baru saja mengakhiri program pembelian obligasinya. The Fed menyampaikan pandangan positif soal penciptaan lapangan kerja, dengan mengatakan utilisasi sumber daya manusia menunjukkan peningkatan.

Selain PDB, data AS lainnya yang terjadwal malam nanti adalah initial jobless claims, yang bila menunjukkan penurunan besar, mendukung laju dollar.  Kalaupun dollar mengalami tekanan yang menghapus penguatan kemarin, dalam jangka menengah dan panjang, selama performa ekonomi dan kebijakan moneter AS masih unggul dari lainnya, tren dollar belum berubah.

Di Eropa, data terjadwal adalah ketenagakerjaan dan inflasi Jerman. Tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 6,7% dan inflasi naik menjadi 0,9% selama Oktober. Tapi kedua data itu kemungkinan tidak akan mengubah prospek kebijakan ECB, alhasil takkan berpengaruh ke euro.

EUR-USD
Melemah 0,2% ke $1,2590, EUR-USD melanjutkan kejatuhan tajam kemarin, mencerminkan masih adanya dampak the Fed. Kejatuhan ini semakin mendekatkan pair ini ke support $1,2570. Penutupan di bawah itu menjadi bearish continuation dengan target $1,2500.

Rekomendasi harian
Posisi sell pada EUR-USD 1.2675 dengan target take profit 1.2598, dimana stop loss 1.2705. Sell berikutnya 1.2726 dengan target take profit 1.2661, dimana stop loss 1.2756.

Sedangkan buy 1.2573 dengan target take profit 1.2627, dimana stop loss 1.2543. Sementara 1.2519 dengan target take profit 1.2573, dimana stop loss 1.2489.

USD-JPY
Melanjutkan penguatan, USD-JPY berada di 109,17 setelah reli 0,5% kemarin. Penguatan ini mendekatkannya ke resistance 109,40. Penutupan di atas itu menjadi bullish continuation dengan target berikutnya di 110.

Rekomendasi harian
Peluang pada USD-JPY buy 108.40 dengan target take profit 108.98, dimana stop loss 108.10. Buy selanjutnya 107.90 dengan target take profit 108.38, dimana stop loss 107.60.

Sell 109.38 dengan target take profit 108.81, dimana stop loss 108.68. Sell 109.87 dengan target take profit 109.38, dimana stop loss 110.17.

GBP-USD
Pair ini sudah menembus support $1,6000 karena melemah 0,2% setelah anjlok hampir 1% kemarin. Penutupan di bawah level itu, pair ini semakin dekat dengan $1,5930, dan tidak tertutup kemungkinan lanjut ke $1,5900.

Rekomendasi harian
GBP-USD memiliki ruang sell 1.6022 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss 1.6062. Selanjutnya 1.6083 jadi area sell berikutnya dengan target take profit 1.6016, dimana stop loss 1.6123.

Buy 1.5915 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.5875. Buy 1.5857 dengan target take profit 1.5909, dimana stop loss 1.5817.

USD-CHF
Menanjak 0,3% ke 0,9580, USD-CHF melanjutkan reli sebelumnya, ketika mendulang kenaikan 0,8%. Bullish continuation terbentuk bila ditutup di atas 0,9600, dengan target selanjutnya 0,9640. Kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 0,9430.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF sell 0.9598 dengan target take profit 0.9545, dimana stop loss 0.9628. Sell 0.9644 dimana stop loss 0.9601, dengan target profit 0.9674.

Posisi buy 0.9491 dengan target take profit 0.9575, dimana stop loss 0.9461. Buy 0.9453 dengan target take profit 0.9506, dimana stop loss 0.9423.

AUD-USD
Tekanan belum lepas dari AUD-USD, yang melemah 0,3% ke $0,8770 setelah jatuh dari high $0,8913 kemarin. Penutupan di bawah $0,8730 menjadi bearish continuation dengan target $0,8670.

Rekomendasi harian
0.8721 menjadi area buy pada AUD-USD dengan target take profit 0.8763, dimana stop loss 0.8691. 0.8669 jadi area buy dengan target take profit 0.8713, dimana stop loss 0.8639.

Area sell-nya 0.8805 dengan target take profit 0.8742, dimana stop loss 0.8835. 0.8850 jadi sell berikutnya dengan target take profit 0.8805, dimana stop loss 0.8880.

http://www.strategydesk.co.id/2014/10/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-30-oktober-2014/

Tanggal February 24, 2012 / 2:37 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dalam pernyataan yang dirilis pada tanggal 25 Januari 2012, Komite Pasar Terbuka Federal AS mengumumkan keputusan untuk meninggalkan acuan suku bunga bank tidak berubah pada 0,25 persen dan mempertahankan target suku bunga pada 0 hingga 0,25 persen. Perubahan tingkat terakhir terjadi pada Desember 2008, ketika itu dipotong 1,00-0,25 persen. Pernyataan FOMC mengungkapkan bahwa ekonomi AS telah berkembang pada tingkat yang moderat, meskipun beberapa perlambatan dalam pertumbuhan kawasan ekonomi lain dan strain di pasar keuangan global.
Household spending terus meningkat, sedangkan pertumbuhan investasi tetap di dunia bisnis terus melambat dan sektor perumahan tetap tertekan. Meskipun indikator menunjuk beberapa perbaikan dalam kondisi kerja, tingkat pengangguran, sebesar 8,5 persen pada Desember, tetap masih terlihat tinggi. Inflasi dalam beberapa bulan terakhir ini sedikit turun, dan dalam jangka panjang ekspektasi inflasi tetap stabil. Dalam pernyataan jangka panjang, FOMC menawarkan target resmi untuk inflasi sebesar 2 persen, berbeda dengan indikasi sebelumnya sebesar 1,7 sampai 2 persen dapat diterima pasar.
Komite menurunkan prospek untuk pertumbuhan ekonomi AS untuk 2012, prediksi pertumbuhan antara 2,2 dan 2,7 persen, turun dari perkiraan bulan November antara 2,5 dan 2,9 persen. Namun, FOMC sedikit lebih optimis tentang pasar tenaga kerja dan mengharapkan pengangguran akan jatuh 8,2 persen. Pertemuan diakhiri dengan risiko penurunan yang signifikan terhadap ekonomi AS karena kekhawatiran yang sedang berlangsung pada sektor keuangan global.
Ke depan, tidak mungkin Federal Reserve akan menaikkan suku bunga federal fund hingga setidaknya akhir 2014, memperluas kerangka waktu dengan setidaknya setengah tahun dari pertemuan terakhir keputusan pada bulan Desember. Selama kuartal mendatang, FOMC mengharapkan untuk melihat perkembangan sederhana dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan mengantisipasi bahwa inflasi akan berjalan pada tingkat konsistensi yang berdasar pada pada mandat ganda Komite.

EUR-USD
E
uro break ke area 1.33 dan area level 50% fibonacci daily dan weekly di area 1.3434 menjadi target penutupan untuk bulan Februari ini. Suatu konsolidasi teknikal yang nyaris sempurna apabila mencapai area 1.3444 yang merupakan weekly resisten, seperti halnya rali rebound daily yang akan mencapai level 50% fibonacci teknikal akan menerjemahkan akan dua hal; konfirmasi berbaliknya tren (bearish ke bullish) untuk medium dan long term-nya dan sideways daily untuk memberikan pijakan yang kuat dalam menunjang katalis fundamental yang sedang terjadi sekarang ini di zona euro……yang memang akan diakhiri dengan kelanjutan-nya tren bearish.

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3355, 1.3290    Sell             : 1.3370, 1.3434
TP              : 1.3444                   TP               : 1.3232
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss    : 1.3500

Resisten Level  : 1.3420, 1.3470                    
Support Level    : 1.3272, 1.3177                    
Range Area        : 1.3262 – 1.3404
 

USD-JPY
A
pakah akan ada koreksi bagi yen? Prestasi yang cukup mengesankan diperlihatkan yen sampai sesi perdagangan kemarin yang mencapai 80.39, koreksi terjadi apabila closing hari ini di bawah area 79.90, dan sinyal koreksi ada di area 79.79……….sebaliknya apabila closing di area 80.20 maka pergerakan bullish yen akan sempurna bulan ini dan mencapai target teknikal-nya di area 80.55 yang merupakan level area 50% fibonacci chart weekly.

Rekomendasi :
Buy             : 80.10, 79.90        Sell             : 80.25, 80.45
TP              : 80.30                     TP               : 79.90
Stoploss   : 79.50                     Stoploss    : 81.00

Resisten Level  : 80.27, 80.55
Support Level    : 80.05, 79.79
Range Area        : 79.90 – 80.40

GBP-USD
T
he British Pound menguat ke posisi tertinggi 1,5745 semalam di tengah meningkatnya risk appetite, tetapi kurangnya momentum untuk mendorong kembali di atas fibonacci retracement 38,2% dari tahun 2009 di tingkat terendah ke tingkat tertinggi sekitar 1,5730-50 dapat memacu koreksi jangka pendek selama 24-jam sesi perdagangan berikutnya. Laporan 4Q GDP untuk Inggris diperkirakan menunjukkan kontraksi 0,2% dalam tingkat pertumbuhan-nya, dan dalam tingkat pertumbuhan yang seperti itu bisa menyeret kembali pound, dan kita mungkin melihat Bank of England mempertahankan nada dovish untuk kebijakan moneter karena kawasan ini terus menghadapi risiko resesi double-dip. Memang, anggota dewan BoE David Miles tetap mendukung program pelonggaran yang lebih kuantitatif untuk perekonomian Inggris di tengah pemulihan yang terus melambat, dan terus memegang pandangan yang hati-hati untuk wilayah tengah di slack yang sedang berlangsung dalam sektor swasta. Sebagai GBP / USD terus diperdagangkan antara Hari-200 (1,5912) dan SMA 50 hari (1,5621), pasangan dapat mengkonsolidasikan dalam kisaran sempit masuk ke Maret, tapi kita bisa melihat sterling memperpanjang rebound dari tahun sebelumnya dan hal ini seharusnya pertanda pemulihan dalam  map ekonomi yang lebih kuat di tahun 2012.

Rekomendasi :                                                        
Buy              : 1.5720, 1.5690    Sell             : 1.5777, 1.5808
TP               : 1.5808                   TP               : 1.5656
Stoploss    : 1.5600                   Stoploss    : 1.5888

Resisten Level    : 1.5777, 1.5808
Support Level      : 1.5676, 1.5614
Range Area         : 1.5690 – 1.5808
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc. Dengan tembusnya euro ke area 1.33 maka konfirmasi penguatan franc terlihat pada sesi perdagangan kemarin yang mencapai 0.9008 dan target selanjutnya di area 0.8890.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9000, 0.8960    Sell             : 0.9030, 0.9090
TP              : 0.9111                   TP               : 0.8919
Stoploss   : 0.8800                   Stoploss    : 0.9151

Resisten Level  : 0.9080, 0.9150
Support Level    : 0.8975, 0.8935
Range Area        : 0.8920 – 0.9090

AUD-USD
M
elihat hasil volatilitas pergerakan aussie dua hari belakang, dapat disimpulkan beberapa asumsi teknikal impact terhadap risk appetite pasar terhadap aussie di minggu depan; sideways antara 1.0600 sampai 1.0818 masih menjadi kisaran transaksi yang masih digunakan dalam kuartal pertama tahun 2012 dalam transaksi bisnis, maka volatilitas yang sedang dibangun oleh aussie untuk meningkatkan volume perdagangan-nya terutama terhadap mitra utama-nya……China.
Lalu tidak berubahnya tingkat suku bunga yang masih di kisaran 4.25% membuat aussie masih diminati pasar, dan memang dengan ditambah pula dengan perdagangan cross mata uang dimana terhadap euro dan pound aussie terus menguat, tapi secara teknikal sudah terlalu lam di bawah dan koreksi kemungkinan dapat terjadi di minggu depan.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0707, 1.0676    Sell             : 1.0757, 1.0800
TP              : 1.0800                   TP               : 1.0666
Stoploss   : 1.0600                  Stoploss    : 1.0888

Resisten Level  : 1.0757, 1.0798
Support Level    : 1.0676, 1.0634
Range Area       : 1.0590 – 1.0797

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-24-februari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha