Search Results : prediksi ihsg akhir 2013

Tanggal November 09, 2012 / 9:06 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Awan mendung sepertinya masih menyelimuti bursa lokal, mengingat kondisi eksternal yang masih belum kondusif, tercermin dari kejatuhan bursa saham dunia.
Pasca pemilu AS, fokus pasar keuangan global  tertuju ke Isu jurang fiskal. Ancaman kenaikan pajak dan pemotongan anggaran AS, yang bisa membawa ekonomi resesi, rupanya menakutkan investor. Hal itu terlihat dari penurunan indeks-indeks penting dunia yang cukup tajam. Ditambah lagi dengan berita buruk yang datang terkait ekonomi Eropa.
Kemarin, IHSG berhasil mengurangi kejatuhannya menjelang akhir sesi. Sempat anjlok 1% ke hingga ke 4291, IHSG akhirnya berhasil ditutup di 4.327. Level 4.300 masih menjadi support yang kuat. Tapi kali ini, di tengah absennya  katalis baru, investor sulit menemukan alasan untuk membeli atau mendorong harga.
Karena vakumnya sentimen baru dari dalam negeri, faktor eksternal menjadi barometer utama. Alhasil, IHSG kemungkinan akan terseret arus global lagi dan dalam perdagangan hari ini, menjadi pengujian apakah IHSG masih mampu bertahan di level support kuat itu. Kegagalan bertahan di sana, menjadi indikasi bearish, IHSG akan berlanjut menuju support-support berikutnya. 

Global Outlook
S
aham Asia melanjutkan kejatuhannya hari ini, masih ditekan oleh isu jurang fiskal AS, yang berpotensi menjerumuskan ekonomi ke dalam resesi.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,5%, setelah tumbang 1,3% kemarin, terbesar dalam dua bulan terakhir. Indeks Nikkei turun 0,9% dan indeks Hang Seng melorot 0,5%. Pergerakan ini menyusul ambruknya Wall Street, dengan indeks Dow Jones  tergelincir 0,94%.
Pasar global khawatir dengan jurang fiskal, atau kenaikan pajak dan pemotongan anggaran yang berlaku secara otomatis pada Januari 2013, bila pemerintah AS dan Kongres tidak mencapai kesepakatan soal pos-pos yang harus dipangkas.
Bila ekonomi AS, yang akhir-akhir ini melawan tren di belahan dunia lain dengan menunjukkan pemulihan moderat, ternyata kembali didera resesi, akan memberi efek domino ke dunia, terutama negara-negara yang ekonominya masih rapuh.
Di seberang Atlantik, pasar juga melihat kondisi belum membaik. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ekonomi zona euro berisiko semakin tertekan. Sembari menantikan perkembangan soal jurang fiskal, pasar mencermati data ekonomi China. Data seperti penjualan ritel dan produksi industrial, bila lebih baik dari prediksi, mungkin bisa mengurangi kejatuhan indeks di Asia. Data inflasi China sudah diumumkan, melambat ke 1,7% dari 1,9% di Oktober.

Review IHSG
M
engekor pergerakan bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi sebesar 22,5 poin (0,5%0  ke level 4.327,87 pada penutupan perdagangan Kamis (8/11/2012).
Isu fiscal cliff (jurang fiskal) menjadi sentimen utama pasar pada hari itu. Isu tersebut sebelumnya telah membuat indeks Dow Jones rontok lebuh dari 2% .
Sentimen negatif lainnya adalah pernyataan Presiden ECB Mario Draghi yang mengatakan pihaknya memperkirakan ekonomi zona euro tetap lemah dalam jangka pendek dan krisis mulai mempengaruhi Jerman. Selain itu, pasar juga menunggu proses suksesi kepemimpinan di China pada Kongres Partai Komunis pekan ini.
Maraknya sentimen negatif tersebut membuat rontok mayoritas bursa Asia, yang kemudian menular pada domestik. Sentimen negatif tersebut telah berhasil merontokkan sembilan indeks sektor di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Hanya satu sektor saja yang berhasil menguat, yaitu, sektor aneka industri yang naik 0,53%.
Saham-saham yang naik diantaranya Multi Prima (LPIN), Pudjiadi (PNSE), Akasha Wira (ADES), dan Bank Mayapada (MAYA).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Indo Tambangraya (ITMG), Mayora (MYOR), United Tractor (UNTR), dan Goodyear (GDYR).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
eski melemah, IHSG justru menunjukkan sinyal positif setelah harga bertahan di atas support 4.300. Terlihat dengan terbentuknya pola hammer di candlestick serta stochastic yang golden cross. Kami melihat bahwa IHSG akan kembali menguji area resistance di 4.350 – 4.366 untuk kali ini. Jika resistance ditembus, maka hal tersebut akan mengkonfirmasi kenaikan menuju area 4.400 – 4.500. Sedangkan sinyal negatif akan kembali didadapt jika IHSG kembali bergerak di bawah support 4.300. Untuk hari ini, IHGS diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.300 – 4.366.

R3    4,377
R2    4,353
R1    4,340
   
Pivot    4,316
   
S1    4,303
S2    4,279
S3    4,266

Stock Pick
LPCK

B
ertahan di atas support 3.525 dan membentuk pola piercing line bisa menjadi siyal reversal bagi LPCK. Kondisi ini kemudian diperkuat oleh indikator stochastic yang berpeluang golden cross di area oversold. Untuk itu, kami melihat bahwa pergerakan LPCK selanjutkan akan menguji resistance terdekatnya di 3.700, penembusan resistance tersebut akan mengkonfirmasi kenaikan lanjutan menuju resistance berikutnya di 3.925 – 3.975.
Rekomendasi     : Buy, stop loss 3.525, target 3.700. Add buy if breakout 3.700, stop loss 3.600, target 3.900.
Support                : 3.525, 3.400
Resistance          : 3.700, 3.925

TLKM

M
A 10 dan 55 masih downtrend, namun beberapa indikator mulai menunjukkan sinyal rebound. Antara lain candlestick yang membentuk pola belt holt serta indikator stochastic yang oversold dan berpeluang golden cross. Selain itu, harga kini mulai mendekati level support-nya di 9.250. Untuk itu, jika support tersebut kembali bertahan, TLKM mempunyai potensi rebound ke area 9.450 – 9.550.
ReKomendasi     : SpecBuy, stop loss breakout 9.250, target 9.500.
Support                : 9.250, 9.150
Resistance          : 9.450, 9.550

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/awan-mendung-selimuti-bursa-lokal.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/awan-mendung-selimuti-bursa-lokal.html

Tanggal September 28, 2012 / 8:41 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sentimen positif dari pengumuman rencana reformasi ekonomi Spanyol, telah membuat indeks Dow Jones Industrial naik 0,54 persen. Kenaikan ini membuat indeks dari bursa di kawasan Asia terlihat masih cenderung menguat di pagi hari ini.
Sentimen positif yang ada, diperkirakan bakal membuat IHSG melanjutkan signal positif yang kemarin muncul, menjadi trend naik. IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat-naik, pada kisaran 4205-4272. Selain dari regional, aksi window dressing juga bisa menjadi penyebab IHSG bergerak naik.
Salah satu point yang kami sampaikan dalam acara Market Outlook bulan Oktober semalam, adalah bahwa IHSG bakal berada dalam trend naik, hingga akhir tahun. Target IHSG kami untuk tahun ini di 4400-4800, hingga hari ini masih belum tersentuh. Harapan kami, kondisi ekonomi yang lebih kondusif pasca QE3, dan paket stimulus lain yang terus digelontorkan di seluruh dunia, bakal terus mendorong naik harga saham di pasar ekuitas.
Konsumsi dalam negeri, perbankan, properti dan infrastruktur tetap akan menjadi pendorong utama. Disamping itu, saham-saham komoditas juga masih akan bergerak naik, mengikuti rebound yang terjadi pada saham komoditas, sejalan dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.

Global Outlook
S
aham Asia bergerak positif hari ini, namun masih tipis, setelah Spanyol mengumumkan RAPBN 2013 dan reformasi ekonomi, yang dianggap sebagai indikasi persiapan mengajukan bantuan finansial. 
Wall Street, euro dan komoditas menguat sedangkan dollar jatuh setelah Spanyol mengumumkan waktu detil untuk reformasi ekonomi, dan rencana anggaran 2013 yang berfokus pada pemotongan belanja bukannya kenaikan pajak. Pasar keuangan menyambut baik rencana anggaran itu yang karena lebih mementingkan penghematan pengeluaran dari pada kenaikan pendapatan. Selain itu, rancangan tersebut dipandang sebagai pertanda Spanyol semakin dekat dengan bailout.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2% setelah rally kemarin karena penguatan saham China yang dipicu oleh isu stimulus. Indeks Nikkei naik 0,4% setelah menyentuh level terendah dalam dua minggu terakhir kemarin. Tapi indeks Hang Seng dibuka melemah 0,1%. Wall Street juga menanjak, dengan indeks Dow Jones naik 0,5%.
Namun, penguatan tersendat karena data ekonomi AS yang buruk. PDB AS kuartal kedua ternyata di revisi turun menjadi 1,3% dari sebelumnya 1,7%. Durable goods orders anjlok 13,2% di Agustus, lebih besar dari prediksi 5,0%, setelah tumbuh 3,3% di Juli.
Pergerakan saham juga masih terbatas karena meski pengumuman Spanyol memberi efek positif, masih ada rintangan yang menjadi persoalan. Faktor yang penting bagi pasar adalah Spanyol mengajukan bailout, karena inilah yang ditunggu. Selama belum jelas ke sana, penguatan yang dicatat hari ini tidak akan banyak dan berlangsung lama.
Fokus hari ini, pemerintah Spanyol akan mengumumkan hasil stress test dan estimasi final kebutuhan rekapitalisasi perbankan, yang merupakan syarat dari bantuan finansial 100 miliar euro yang diterimanya beberapa bulan lalu. Jumlah rekapitalisasi itu diperkirakan sekitar 60 miliar euro.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di area 4.200. Pada penutupan perdagangan, Kamis (27/9/2012), IHSG menguat 44,861 poin (1,07%) ke level 4.225,024.
Sentimen positif dari China berhasil menepis kegalauan pasar akibat mencuatnya kembali krisis utang Eropa menyusul aksi protes di Spanyol menolak program pengetatan anggaran.
Sentimen positif tersebut disulut oleh aksi Bank Sentral China (PBOC) yang melakukan langkah untuk merangsang likuiditas yang belakangan ini diterpa perlambatan ekonomi.
Bank sentral China menyuntikkan total 365 miliar yuan ke pasar uang minggu ini sebagai bagian upaya menjaga arus likuiditas tanpa memicu inflasi. Penyuntikan ini juga ditujukan untuk mencegah potensi kelangkaan likuiditas di bank komersial.
Langkah PBOC tersebut kemudian direspon positif oleh mayoritas bursa regional, dimana bursa domestik pun turut terdongkrak.
Seluruh indeks seektoral kompak menghijau, dimana sektor barang konsumsi memimpin penguatan dengan kenaikannya sebesar 1,36%.
Saham-saham yang naik diantaranya Unilever (UNVR), Garda Tujuh (GBTO), Mayora (MYOR), dan Astra Agro (AALI).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Jasa Prima (KARW), Gudang Garam (GGRM), Surya Toto (TOTO), dan Indocement (INTP).

Ulasan Teknikal
IHSG

P
ola bullish engulfing yang terbentuk di candlestick bisa menjadi indikasi reversal setelah IHSG mengalami koreksi di perdagangan sebelumnya. Indeks pun berhasil menutup gap yang terjadi di kisaran 4.170 – 4.185, kemudian ditutup di atas level tersebut. Indikator stochastic memang masih bearish, namun kini mulai berpeluang bullish cross over. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penguatan bagi IHSG untuk menguji resistance di 4.250. Penembusan resistance tersebut akan mengakhiri trend jangka pendek yang saat ini terbentuk, untuk fokus pada kenaikan berikutnya di area 4.273 – 4.310. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.190 – 4.270.

R3    4,304
R2    4,270
R1    4,247
   
Pivot    4,213
   
S1    4,191
S2    4,157
S3    4,134

Stock Pick
ELSA

M
A 10 dan 55 sudah golden cross, indikasi trend mulai berbalik bullish. Dukungan bullish juga terlihat dari candlestick yang membentuk white marubozu, demikian pula dengan indikator stochastic dan RSI. Untuk itu, kami melihat bahwa ELSA berpeluang kembali melanjutkan rebound-nya untuk meraih target FR 50% di area 180 – 184 (FR 61.8%).
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss 172, target 180
Support                : 172, 168
Resistance          : 180, 184

GTBO

T
ertahan pada FR 50% dan membentuk pola piercing line di candlestick, bisa menjadi simyal reversal bagi GTBO. Stochastic pun kini sudah oversold dan hampir membentuk pola golden cross. Untuk itu, kami melihat adanya potensi rebound lanjutan bagi GTBO untuk meraih area resistance-nya di 4.950 – 5.500.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss, 4.075, target 4.900
Support                : 4.075, 3.700
Resistance          : 4.950, 5.500

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-global-dukung-sinyal-naik-ihsg.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-global-dukung-sinyal-naik-ihsg.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha