Search Results : prediksi harga mas tahun 2013

Tanggal April 11, 2013 / 2:12 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Emas masih bearish hari ini meski setelah mencatat kejatuhan tertajam dalam lima bulan terakhir kemarin karena FOMC Minutes dan  proyeksi suram dari Goldman Sachs.

Beberapa anggota the Fed dalam rapat bulan lalu menyatakan program pembelian obligasi bisa dikurangi akhir tahun. Dalam FOMC minutes itu disebutkan ada pejabat yang berpendapat program pembelian perlu dihentikan akhir Desember nanti bila kondisi lapangan kerja membaik. Meski akhirnya diputuskan bahwa program itu tetap berjalan seperti rencana, pendapat beberapa anggota itu itu langsung menghujam emas.

Emas juga turun setelah Goldman Sachs memangkas proyeksi harga emas jangka pendek dan panjangnya. Hedge fund itu kini memperkirakan emas berada di level $1.450 di akhir tahun ini, turun dari proyeksi sebelumnya yang $1.600. Untuk tahun depan, Goldman memperkirakan harga emas $1.270. Goldman bukan satu-satunya lembaga investasi yang bearish terhadap logam mulia itu. Deutsche Bank kemarin memangkas proyeksi harga emas sebesar 11,8%. Credit Suisse juga memangkas prediksinya minggu lalu.

Menambah tekanan ke emas, Siprus berencana melepas sebagian cadangan emasnya untuk menutupi biaya bailout. Siprus sepakat untuk menjual sebagian cadangan emasnya sebesar  400 juta euro untuk kontribusi  bantuan finansial, langkah yang memicu spekulasi bakal menjadi preseden untuk negara peneriman bailout lainnya.

Emas kini diperdagangkan di $1.557 per troy ons, setelah sempat jatuh ke low di $1.553. Dalam perdagangan kemarin, harga anjlok $33.

 

Rekomendasi harian :
Peluang buy XAU-USD 1542.95 dengan target take profit 1550.70-1554.70, stop loss bila ada penembusan 1540.00 (low 04/04/13). Selanjutnya peluang buy break 1562.50 dengan target take profit 1570.30, stop loss 1558.60.

Peluang sell break 1539 dengan target take profit 1531.25, dimana stop loss bila ada perbalikan arah dan kembali tembus 1546.90. Sell 1574.25 dengan target take profit 1566.40, dimana stop loss penembusan 1578.15.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html

Tanggal April 10, 2013 / 4:14 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Fokus utama pasar hari ini adalah FOMC Minutes, yang dapat menentukan arah dollar selanjutnya. Eskpektasi yang berlaku di pasar saat ini adalah isi minutes itu tetap dovish.
Pasar ingin mengetahui pandangan para anggota terkait ekonomi AS dan kebijakan moneter, termasuk stimulus atau program pembelian aset yang sedang berjalan. Meski the Fed sudah menyatakan program pembelian aset $85 per bulan terus dilakukan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%, pasar ingin melihat apakah ada pembahasan soal mempersingkat waktu atau mengurangi jumlahnya.
Dalam pidato kemarin, Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan pemulihan ekonomi masih panjang. Menurutnya, meski lebih kuat dibandingkan empat tahun lalu, kondisi ekonomi masih jauh di bawah standar. Ini tentu menjadi penguat the Fed belum berendah mengubah kebijakannya dalam waktu dekat.
Pasar ingin mengetahui mana yang lebih kuat, kubu yang ingin stimulus lanjut, atau kubu yang khawatir dengan dampaknya. Kalau isi minutes itu dovish, akan melengkapi data ekonomi AS untuk menegaskan stimulus moneter masih dibutuhkan. Tapi ada prediksi dari pasar bahwa suara dovish akan lebih besar dari yang hawkish, meski sinyal beragam dari para pejabatnya. 

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3102 kemarin, level tertinggi dalam 3,5 minggu, EUR-USD belum banyak gerak hari ini dan terjebak di $1,3080/90. Level $1,31 masih berperan sebagai resistance.  Posisi euro saat ini sedang menuju 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-4 April di $1,3108. Namun, untuk bisa ke 50% di $1,3223, euro harus ditutup di atas $1,3184 dulu.

Rekomendasi harian :
Peluang untuk buy pada EUR-USD di 1.3061 dengan target take profit 1.3168, dimana stop loss 1.3031. Buy 1.2970 dengan target take profit 1.3077, dimana stop loss 1.2939.

Sell 1.3183 dengan target take profit 1.3107, dimana stop loss bila penutupan diatas 1.3183.


USD-JPY
M
eski mengalami sedikit koreksi, USD-JPY tetap berpeluang menembus level 100. Posisinya kini berada di 99,10, setelah menyentuh 99,24. Dengan jaminan dari pejabat Jepang bahwa stimulus tidak akan berdampak buruk, potensi penguatan lanjutan tetap terbuka. Tapi perlu diwaspadai ketika berhasil menembus level 100, bisa dijadikan momentum untuk koreksi dulu.  Tapi isu FOMC minutes yang dovish bisa menjegal lajunya, atau paling tidak membuatnya tertahan di kisaran 99.

Rekomendasi harian :
Buy untuk USD-JPY di 98.88 dengan target take profit 99.90, dimana stop loss penutupan di bawah 98.52. Buy break 100.00 dengan target take profit 100.68, dimana stop loss penutupan di bawah 100.00.

Sell break 98.43 dengan target take profit 97.56 dimana stop loss 98.80. Sell 100.78 dengan target take profit 100.20, dimana stop loss 100.97.

GBP-USD
G
BP-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,53, upayanya untuk menanjak tertahan di $1,5340. Berdasarakn grafik, pair ini sedang dalam fase penyesuaian harga setelah jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun pertengahan bulan lalu. Tapi, karena minimnya katalis dari Inggris sendiri, pergerakannya tersendat. Pair ini sedang mendekati 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-12 Maret di $1,5411.

Rekomendasi harian :
Buy break GBP-USD 1.5343, dengan target take profit 1.5441, dimana stop loss 1.5319. Buy 1.5258 dengan target take profit 1.5365, dimana stop loss 1.5212.

Sell 1.5450 dengan target take profit 1.5373, dimana stop loss 1.5486. Sell break 1.5197 dengan take profit 1.5136, dimana stop loss 1.5228.

USD CHF
U
SD-CHF jatuh ke bawah 0,9300 hari ini, kejatuhan berlanjut. Bahkan sempat jatuh ke level terendah dalam dua bulan terakhir. Pelemahan  pair ini disebabkan oleh pandangan di pasar bahwa the Fed belum mengubah kebijakannya dalam waktu dekat. Kondisi bearish masih menyelimuti pair ini, kunci ada di FOMC Minutes, bila menegaskan tetap perlu stimulus, pelemaham bisa berlanjut., dengan target terdekat di 0,9277.

Rekomendasi harian :
Sell break USD-CHF 0.9306 dengan target take profit 0.9246, dimana stop loss 0.9323. Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9277, dimana stop loss 0.9355.

Buy 0.9239 dengan target take profit 0.9292 dimana stop loss 0.9216.

AUD-USD
A
UD-USD berhasil menyentuh level tertinggi dalam 3,5 bulan di $1,0515 berkat data perdagangan China yang menunjukkan impor tumbuh pesat, ini dianggap bagus untuk prospek perdagangan Australia.  Kondisi pair ini masih bullish dan bila ditutup di atas $1,05, target selanjutnya adalah $1,0530-50. Dengan belum adanya indikator yang menunjukkan kondisi overbought, peluang ke sana terbuka.

Rekomendasi harian :
Buy break 1.0508 dengan target take profit 1.0567, dimana stop loss 1.0475. Buy 1.0452 dengan target take profit 1.0513, dimana stop loss 1.0421.

Sell 1.0574 dengan target take profit 1.0521, dimana stop loss 1.0597.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html

Tanggal April 05, 2013 / 2:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Data ekonomi AS yang mengecewakan akhir-akhir ini menimbulkan spekulasi data ketenagakerjaan tidak sesuai harapan.
Apalagi menyusul data ADP dan jobless claims, yang mengindikasikan pertumbuhan lapangan kerja melambat. Data ADP menunjukkan lapangan kerja swasta hanya bertambah 158.000, di bawah prediksi 200.000. Kenaikan initial jobless claims ke level tertinggi dalam sebulan juga menimbulkan pertanyaan mengenai pertumbuhan lapangan kerja.
Data payroll nanti malam diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 199.000 untuk Maret. Tapi, mengingat data ADP dibawah prediksi, ada kemungkinan payroll tidak sesuai harapan.  Indikator lapangan kerja merupakan faktor yang tidak hanya menunjukkan kesehatan ekonomi tapi mempengaruhi persepsi terkait prospek kebijakan moneter yang dijalankan oleh the Fed.
Hal ini mengingat Bank Sentral AS itu memberlakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%. Pertumbuhan lapangan kerja diperkirakan melambat karena faktor pemotongan anggaran AS.

EUR-USD
B
erhasil rebound dari level terendah dalam 4 bulan terakhir, EUR-USD kini mencoba untuk bertahan di atas Moving Average 200 harinya di $1,2890. Data penjualan ritel zona euro dan factory orders Jerman, bila menambah bukti buruknya kondisi ekonomi, bisa menjatuhkan pair ini. Namun kejatuhan bisa ditekan bila data payroll AS nanti malam buruk dan memukul dollar. Meski demikian, dengan bayang-bayang prospek pemangkasan suku bunga, pair ini masih tetap bearish.

Rekomendasi harian :
Buy EUR-USD 1.2939 dengan target take profit 1.3031, dimana stop loss 1.2900. Buy 1.2863 dengan target take profit 1.2970, dimana stop loss 1.2840.

Sell 1.3039 dengan target take profit 1.2962, dimana stop loss 1.3077. Sell break 1.2832 dengan target take profit 1.2764, stop loss 1.2878.

 
USD-JPY
S
etelah menyentuh level tertinggi dalam 3,5 tahun, USD-JPY kehilangan lajunya kini berada di 96,28. Reli tajam yang dipicu oleh keputusan stimulus BOJ terlihat berhenti dulu sejenak. Namun, pair ini bisa terkoreksi bila data payroll AS buruk. Kondisi Itu bisa dijadikan momentum untuk profit taking. Namun, tren sepertinya belum berubah.

Rekomendasi harian :
Sell break 95.31 dengan target take 94.53, dimana stop loss 95.70. Sell 97.70 dengan target take profit 96.87, stop loss penutupan di atas 97.70.

Buy 94.34 dengan target take profit 95.21, dimana stop loss 94.08. Buy 96.09 dengan target take profit 97.26, stop loss 95.70.
 

GBP-USD
GBP-USD berupaya mempertahankan rebound kemarin, dengan bertengger di $1,5212. Rebound datang setelah BOE ternyata tidak menambah stimulus moneternya. Namun, pair ini masih sulit lepas dari tren lama di tengah prediksi suatu saat stimulus harus dilanjutkan.  Ada data indeks harga rumah Halifax dan pidato anggota BOE Dale. Bila berhasil ditutup diatas $1,5260, pair ini akan mencoba ke $1,5280. Bearish continuation akan terjadi bila ditutup di bawah $1,52.

Rekomendasi harian :
Buy bila ada penembusan 1.5258 dengan target take profit 1.5334, dimana stop loss 1.5212. Buy 1.5075 dengan target take profit 1.5181, dimana stop loss 1.5038.

Sell 1.5350 dengan target take profit 1.5273, dimana stop loss 1.5380. Sell bila ada penembusan di 1.5136 dengan take profit 1.5075, stop loss bila penutupan diatas 1.5136.

USD-CHF
U
SD-CHF rebound, kini berada di 0,9425, setelah menyentuh high di 0,9430. Rebound ini terjadi setelah data cadangan devisa Swiss bertambah $8,3 miliar menjadi $438,3 miliar.  Pergerakan pair ini selanjutnya kemungkinan dipengaruhi oleh data Eropa dan AS. Pair ini akan jatuh lagi bila data payroll buruk.

Rekomendasi harian :
Buy 0.9353 dengan target take profit 0.9445, dimana stop loss 0.9338. Buy break 0.9460 dengan target take profit 0.9514, dimana stop loss 0.9429.

Sell 0.9520 dengan target take profit 0.9460, dimana stop loss 0.9552. Sell break 0.9399 dengan target take profit 0.9353, stop loss 0.9429.

AUD-USD
M
eski serangkaian data ekonomi Australia minggu cukup bagus, AUD-USD justru terkoreksi. Pair ini mengalami koreksi setelah gagal lagi menembus level psikologis $1,05. Data payroll menjadi penentu apakah pair ini melanjutkan koreksinya, atau bisa mencoba lagi bergerak ke level psikologis itu.  Moving Average 200 hari di $1,0387 masih menjadi support terdekat.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.0437 jadi sinyal buy break dengan target take profit 1.0498, hold posisi bila ada penembusan dan penutupan diatas 1.0500.

Sell break 1.0376 dengan target take profit 1.0330, dimana stop loss kembali diatas 1.0400.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html

Tanggal April 03, 2013 / 5:09 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak turun hari ini menjelang laporan yang diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak AS bertambah. Tapi data ketenagakerjaan swasta mungkin bisa mengimbangi dampak laporan itu.

Pasar menantikan data Energy Information Administration (EIA), yang diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak naik 2,5 juta barel minggu lalu. Cadangan sudah 9% lebih tinggi dibanding tahun lalu, angka yang sulit diabaikan meski data ekonomi AS bagus.  Tapi data versi American Petroleum Institute (API) semalam menunjukkan cadangan minyak turun 5 juta barel minggu lalu.

Penguatan dollar terhadap rivalnya menjadi faktor yang turut menekan harga minyak. Dollar menguat kadan factory orders yang lebih baik dari prediksi. Sedangkan di Eropa, data ekonomi mengkonfirmasi suramnya kondisi. Pasar kini menantikan data ADP Employment Change. Data itu diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja swasta tumbuh 200 ribu bulan lalu. Data ini mungkin bisa membantu minyak bila ditekan oleh data EIA.

Pada jam 16:55 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Mei turun 40 sen ke $96,79 per barel. Selama tiga sesi terakhir, harga terus turun setelah menyentuh $97,70 Senin lalu, tertinggi sejak 14 Februari.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-anjlok-jelang-data-eia-adp.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-anjlok-jelang-data-eia-adp.html

Tanggal March 11, 2013 / 4:09 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei awali perdagangan pekan ini berhasil menguat menyusul penguatan saham-saham keuangan dan ekspor yang banyak diburu investor berkat pelemahan yen. Harapan pemulihan ekonomi AS membuat investor memburu aset-aset berisiko. Selain itu, harapan pelonggaran moneter bank sentral Jepang masih memberi dorongan kuat.

Pelemahan yen terhadap dollar yang mencapai lebih dari 96, merupakan pelemahan sejak Agustus 2009. Tidak lepas dampak dari membaiknya serangkaian data AS. CEO Myojo Asset Management, Makoto Kikuchi mengatakan jika perusahaan-perusahaan di bulan April atau Mei, memproyeksikan rata-rata perolehan laba mereka hingga 60% hingga tahun berjalan yang berakhir 2014. Indeks Nikkei di bulan Juni nanti bisa mencapai 13.000.

Indeks Nikkei ditutup naik 0,5% ke posisi 12.349,05. Indeks Topix melonjak 1,9% menjadi 1.039,98.

Saham Mizuho Financial Group Inc menguat 4,9%. UFJ Financial Group Inc naik 6,4%. Untuk saham ekspor, Honda Motor Co Ltd dan Nissan Motor Co Ltd naik 2,6% dan 3,2%.

Sementara itu, saham Sharp Corp jatuh 3,1% setelah surat kabar Asahi mengatakan Hon Hai Precision Industry Co Ltd, tidak akan berinvestasi bilamana melebihi tenggat waktu yang ditentukan pada 26 Maret nanti.

Di Korsel, indeks Kospi mengalami penurunan hari ini, dimana saham-saham otomotif mengalami kejatuhan dampak dari pelemahan yen yang dapat mempengaruhi daya saing produk di luar negeri. Meski mengalami penurunan, indeks masih relatif terbatas karena aksi beli yang dilakukan institusi lokal bilamana indeks terlihat menembus suport psikologisnya.

Saham Hyundai Motor jatuh 2,3%, ini merupakan penurunan harian untuk keempat kalinya. Sedangkan Kia Motors jatuh 2,1%.

Indeks Kospi ditutup turun 0,1% ke posisi 2.003,35.

Sementara itu, indeks Hang Seng ditutup flat hari ini, dimana saham-saham yang terkait dengan Cina mengalami penurunan karena imbas dari kecemasan investor terhadap data ekonomi yang dirilis akhir pekan lalu mengecewakan. Investor juga khawatir dengan data ekonomi yang kurang baik ini membuat perusahaan akan menurunkan proyeksi labanya dan berakibat kinerja keuangan melorot, khususnya di Cina.

Indeks Hang Seng ditutup flat di 23.090,80. Sedangkan indeks H-shares turun 0,4% dan indeks Shanghai melemah 0,4%.

Saham CNOOC jatuh 1,15 karena penurunan harga minyak dunia setelah data ekonomi China tidak sesuai harapan. Inflasi naik 3,2% selam Februari, tertinggi dalam 10 bulan. Penjualan ritel tumbuh 12,3%, di bawah prediksi 15%. Output industri naik 9,9%, prediksi 10,6%. Semua data itu bisa menimbulkan keraguan atas prospek pertumbuhan China.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/nikkei-naik-kospi-turun-hang-seng-flat.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/nikkei-naik-kospi-turun-hang-seng-flat.html

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal January 28, 2013 / 3:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Belum terlihat adanya pergerakan seragam di pasar mata uang, meski di saat situasi mendukung dengan datangnya berita-berita positif yang menimbulkan optimisme pada prospek ekonomi global.
Mulai dari data sampai pembayaran kembali pinjaman ECB menimbulkan harapan tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu. Jumat lalu, bank Eropa membayar sebagian pinjaman dari ECB dalam program Long-Term Refinancing Operation (LTRO) 1 triliun euro. Jumlah yang terbayar cukup melegakan yaitu 132 miliar euro, lebih besar dari prediksi 100 miliar euro.
Pasar melihat pembayaran kembali pinjaman itu sebagai bentuk stabilisasi perbankan Eropa. Pasar juga melihat pembayaran ini sebagai bentuk pengetatan dan penyerapan likuiditas yang dilakukan oleh ECB. Hal ini berbeda dengan bank sentral lain seperti the Fed dan BOJ, yang justru menjalankan  kebijakan moneter longgar dengan meluncurkan stimulus yang menambah likuiditas di pasar.
Serangkaian data dan kinerja keuangan korporat dunia turut mengangkat optimisme mengenai prospek ekonomi global. Data ekonomi, termasuk indeks manufaktur, mengindikasikan adanya perbaikan kondisi.  Semua data itu menjadi bukti kondisi terburuk krisis sudah terlewati, dan ini mengangkat saham global. Namun pernyataannya, mengapa semua faktor itu tidak menimbulkan risk appetite yang menggerakkan mata uang berisiko dalam satu arah.
Sejak awal tahun, pasar mata uang terlihat bergerak variatif, dengan masing-masing punya faktor yang menggerakkannya. Sepertinya, pasar tidak lagi terpaku pada satu berita untuk dijadikan acuan.  pasar mempertimbangkan kondisi yang berlaku di suatu negara untuk menggerakan mata uang bersangkutan. Contohnya, perbaikan kondisi di Eropa memang memangkat euro, tapi tidak sterling karena pasar bearish terhadap Inggris, dengan ekonominya yang terancam resesi. Namun masih perlu dibuktikan apakah kondisi ini berlanjut atau hanya sementara.

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3470 di sesi Asia, tertinggi dalam 11 bulan terakhir, EUR-USD kini sedikit terkoreksi sampai pembukaaan sesi Eropa. Pasar kini bernyata seberapa jauh pair ini bisa menanjak. Dari sisi teknikal, level $1,35 menjadi target berikutnya dan bila tidak ada berita buruk, pair ini berpeluang besar ke sana. Dari sisi fundamental, pejabat ECB Luc Coene mengatakan level EUR tidaklah masalah dan belum perlu pelonggaran.

Rekomendasi harian :
Sell break pada EUR-USD di 1.3428 dengan target take profit 1.3375, dimana stop loss 1.3458. Sell 1.3489 dengan target take profit 1.3413, dimana stop loss 1.3519.

Buy 1.3367 dengan target take profit 1.3420, dimana stop loss 1.3336.


USD-JPY
M
elanjutkan tren penguatannya, USD-JPY berhasil menyentuh 91,25, atau tertinggi sejak Juni 2010. Penguatan ini tidak lepas dari ekspektasi BOJ bakal melonggarkan kebijakannya lagi. Tapi dalam jangka pendek, pasar kemungkinan akan menggunakan data ekonomi AS sebagai faktor penggerak, mulai durable goods orders malam nanti, rapat reguler the Fed pada Rabu dan payroll Jumat nanti. Kecuali data buruk dan ada pernyataan dovish dari the Fed, pair ini tetap bullish, kalaupun koreksi mungkin terbatas.

Rekomendasi harian :
Peluang USD-JPY melakukan sell break di 90.63 dengan target take profit 90.23-90.04, dimana stop loss 90.92. Sell 91.45 dengan target take profit 90.73, dimana stop loss bila penutupan di atas 91.22.

Buy 90.00 dengan target take profit 90.86, dimana stop loss 89.84.

GBP-USD
T
ekanan jual terus mendera GBP-USD yang hari jatuh ke low di $1,5716, terendah sejak Agustus 2012 dan menguji level psikologis $1,5700. Pasar masih bearish terhadap GBP setelah data PDB yang mengecewakan, kontraksi ekonomi menimbulkan spekulasi BOE harus turun tangan lagi dengan stimulusnya. Apalagi muncul  wacana soal referendum keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. Dengan masih bearish-nya pasar, pair ini terancam jatuh ke bawah $1,57.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.5717 pada GBP-USD menjadi sinyal sell break untuk kembali bearish dengan target take profit ke 1.5656, dimana stop loss bila kembali bergerak dan tutup di atas 1.5747. Sell 1.5808 dengan target take profi 1.5747, dimana stop loss 1.5839.

Buy 1.5656 dengan target take profit 1.5Buy break di 1.5747 setelah .5625.

USD-CHF
T
ertekan ke bawah 0,9300 akhir pekan lalu, USD-CHF menembus low 0,9222 namun mendapat dorongan beli dan berhasil ke 0,9280. Ada penguatan hari ini, meski masih terbatas. Dengan minimnya even penting dari Eropa, pair ini masih konsolidasi, dan pasar menggunakan menggunakan data durable goods sebagai acuan. Agar tetap kembali bullish pair ini harus menembus ke atas Moving Average 100 di 0,9306.

Rekomendasi harian :
Buy break pada USD-CHF berada di 0.9293 dengan target take profit 0.9323-0.9338, dimana stop loss 0.9277. Sedangkan 0.9247 jadi buy berikutnya bilamana ada penurunan lebih lanjut, dengan target take profit 0.9283-0.9293, dimana stop loss penutupan hari ini di bawah 0.9247.

Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9297, dimana stop loss 0.9354.

AUD-USD
D
ata ekonomi China yang bagus dan kenaikan harga komoditas ternyata tidak membantu AUD-USD, yang kini jatuh ke bawah $1,04. Tekanan besar datang setelah data inflasi Australia yang menimbulkan ekspektasi RBA bakal pangkas rate lagi bulan depan. Selain itu, kejatuhan tajam ini datang setelah pair ini gagal menembus $1,06. Kondisi bearish akan berlanjut bila pair ini gagal ditutup di atas $1,04.

Rekomendasi harian :
Buy pada AUD-USD 1.0376 dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss penutupan hari ini dibawah 1.0376. Buy break 1.0437 dengan target profit 1.0483, dimana stop loss penutupan di bawah 1.0437.

1.0483 jadi ruang melakukan sell pada AUD-USD dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss 1.0498.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html

Tanggal January 18, 2013 / 1:58 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Pertumbuhan ekonomi China meningkat di akhir 2012, pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, setelah pemerintah mengimplementasikan serangkaian kebijakan.

PDB tumbuh 7,9% di kuartal empat dari tahun sebelumnya, menurut laporan Biro Statistik (NBS) hari ini. Angka itu lebih baik dari prediksi 7,8% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang 7,4%. Secara per kuartal, PDB tumbuh 2,0%, lebih rendah dari prediksi 2,2%. Tapi selama 2012, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh 7,8%,  meski merupakan yang terendah sejak 1999, angka itu lebih tinggi dari proyeksi 7,7% dan target pemerintah 7,5%.

Peningkatan pertumbuhan ini tidak lepas dari upaya Beijing menstimulasinya dengan serangkaian insentif dan stimulus, termasuk pemangkasan suku bunga dan Giro Wajib Minimum (GWM). Upaya itu membuahkan hasil, tercermin dari membaiknya investasi, properti dan pembelanjaan konsumen. Data lainnya menunjukkan penjualan ritel tumbuh 15,2% selama Desember, lebih baik dari prediksi 15,1%.

Produksi industrial naik 10,3% dan investasi aset tetap meningkat 20,6%.  Di sektor properti, data memperlihatkan harga rumah naik di 54 dari 70 kota besar. Pemulihan ekonomi akan semakin terlihat di semester pertama tahun ini seiring dengan dimulainya proyeksi infrastruktur dan menggelianya kembali sektor properti.

Reaksi pasar positif, dengan saham Asia menguat yang turut diikuti oleh komoditas. Menurut pengamat, apa yang diinginkan pasar adalah pertumbuhan yang cukup kuat untuk memberi ketegangan bahwa pendapatan akan meningkat dan tidak ada risiko hard landing, tapi mereka juga tidak mau angka eksesif yang dapat memicu inflasi.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pdb-china-tumbuh-79.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pdb-china-tumbuh-79.html

Tanggal January 17, 2013 / 1:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Yen melanjutkan penguatannya atas dollar dan euro menyusul peringatan dari pejabat Jepang mengenai pelemahannya yang eksesif.
Menteri Ekonomi Akira Amari menyatakan kekhawatiran pelemahan yen dapat sampai ke level yang merugikan konsumen Jepang melalui kenaikan harga impor. Menurutnya, meski menjadi berkah bagi eksportir,  pelemahan yen bisa memusingkan para importer.  Ia juga mengatakan penghidupan konsumen dapat terpengaruh bila dollar sampai ke tiga digit atas yen.
Pernyataan itu datang setelah yen menyentuh level terendah dalam 2,5 tahun terakhir. Para analis memandang pernyataan ini sebagai rem dari depresiasi yen yang sudah tajam. Pernyataan itu dijadikan momentum bagi pasar untuk menyesuaikan posisi yen. Analis juga memandang kejatuhan yen memang sudah  cukup ekstrim dan koreksi ini bisa jalan untuk sementara waktu. Namun, mengingat BOJ diisukan akan meluncurkan stimulus dan menaikkan target inflasi, tren belumlah berubah.
BOJ akan menggelar rapat regular pada 21-22 Januari, mungkin di sinilah saat yen akan melanjutkan tren kembali. Tapi bagaimanapun, keputusan BOJ tetap mempengaruhi. Seberapa besar stimulus BOJ, apakah target inflasi benar-benar dinaikkan ke 2%? Sulit bagi bagi pasar untuk melemahkan yen lagi tanpa didukung stimulus agresif.
Yen berada di 88,26 per dollar, setelah semalam sempat jatuh ke 87,77 per dollar. Target koreksi selanjutnya adalah 87,50, bila tembus, akan mencoba ke 87,00. Sebelum ini,  yen telah melemah hampir 12% atas dollar sejak awal Nopember. Terhadap euro, yen berada di 117,27, menjauhi level terendah dalam 20 bulan terakhir 120,11.
Euro terkoreksi untuk dua hari berturut-turut atas dollar karena peringatan dari pejabat Eropa. Euro sempat terangkat setelah anggota dewan ECB Ewald Nowotny mengatakan nilai tukar tidak perlu dikhawatirkan. Ini kontras dengan pernyataan dari Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker yang memicu aksi jual euro dengan mengatakan nilai tukarnya sudah terlalu tinggi.
Sementara itu, aussie terjungkal karena data ketenagakerjaan Australia yang buruk. Data itu menunjukkan lapangan kerja berkurang sebanyak 5.500 selama Desember, ini bertolak belakang dengan prediksi baik 4.000. Aussie diperdagangkan di $1,0,498, jatuh dari high kemarin $1,0575. Kejatuhan ini terjadi setelah mengalami konsolidasi di kisaran $1,05 di tiga sesi sebelumnya.
Salah satu even yang sedang dinantikan pasar adalah laporan keuangan korporat AS. Memang, tidak ada pengaruh langsung ke pasar mata uang, tapi laporan keuangan bisa dijadikan pedoman untuk menunjukkan gambaran kondisi ekonomi,yang penting bagi pergerakan saham. Bila saham bergerak naik signifikan, maka pasar mata uang akan mengikuti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/yen-lanjutkan-penguatan-euro-masih-tertekan.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/yen-lanjutkan-penguatan-euro-masih-tertekan.html

Tanggal January 15, 2013 / 3:47 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Setelah performa mengesankan mulai awal tahun baru,  pasar mata uang kini mulai menemui hambatan untuk melaju.
Hal ini mengingat rally yang sudah cukup tajam dan belum datangnya berita baru yang dapat dijadikan alasan kuat untuk melanjutkan rally. Wajar bila harga harus terkonsolidasi dulu sebelum pasar bisa memutuskan apakah melanjutkan tren atau mengkoreksinya.  Rally yang didorong oleh deal fiskal, pemulihan ekonomi AS dan China, dan perbaikan kondisi di Eropa, sudah mencapai puncaknya.
Salah satu even yang sedang dinantikan pasar adalah laporan keuangan korporat AS. Memang, tidak ada pengaruh langsung ke pasar mata uang, tapi laporan keuangan bisa dijadikan pedoman untuk menunjukkan gambaran kondisi ekonomi.
Kinerja keuangan korporat penting bagi pergerakan saham, yang turut mempengaruhi performa mata uang. Selain mengumumkan laba, emiten juga menyampaikan proyeksi ke depan. Bila para emiten penting mengumumkan kinerja yang memuaskan dan prospek yang cerah, tentu bisa mengangkat saham. Dari sinilah bisa datang risk appetite.

EUR-USD
B
erkurangnya prospek pemangkasan menjadi faktor yang melambungkan EUR-USD ke $1,34. Gagal bertahan di level itu, EUR-USD terkoreksi hari ini.  Namun kejatuhan berhasil ditahan berkat data PDB Jerman yang sesuai prediksi. Untuk saat ini, pair tersebut masih mampu bertahan di kisaran $1,33. Data neraca perdagangan zona euro sepertinya tidak akan banyak berdampak ke pair ini, tapi sentimen bisa terpengaruh oleh data penjualan ritel AS nanti malam.

Rekomendasi harian :
Penembusan low kemarin EUR-USD di 1.3336 yang terjadi hari ini, memberi sinyal untuk menguji sekaligus koreksi minor euro setelah bertengger di 1.34. Sell break di 1.3306 dengan target take profit 1.3245, dimana stop loss 1.1.3336. Sell berikutnya di 1.3428 dengan target take profit 1.3367, dimana stop loss bila penutupan hari ini diatas 1.34.

Peluang buy di 1.3214-1.3230 dengan target take profit 1.3306, dimana stop loss 1.3190.

USD-JPY
USD-JPY jatuh 90 poin sampai ke 88,62 setelah Menteri Ekonomi Jepang Akino Amari memperingatkan pelemahan eksesif yen dapat mendorong harga impor. Padahal pair itu sempat terangkat oleh pernyataan Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa bahwa kondisi ekonomi masih memerlukan kebijakan longgar. Dengan pernyataan itu, maka semaikin besarnya peluang BOJ meluncurkan stimulus. Maka, tren penguatan USD-JPY belum berubah,  ini hanya sekedar fase koreksi.

Rekomendasi harian :
Sell break USD-JPY 89.06 dengan target take profit 88.67, dimana stop loss 1.8945. Hold sell bilamana penutupan hari ini dibawah 88.28.

Aksi buy break di 89.45 dengan target take profit 89.84, dimana stop loss 89.16.

GBP-USD
S
ejak ditutup turun 0,3% kemarin, GBP-USD bergerak dalam range sempit di kisaran $1,60. Pair ini berkonsolidasi menjelang pidato Gubernur BOE Mervyn King dan data inflasi Inggris. Pernyataan King dapat menentukan arah pair ini. Ujian bagi pair ini adalah apakah mampu bertahan di atas $1,60. Bila gagal, maka mengkonfirmasi kondisi bearish.

Rekomendasi harian :
GBP-USD yang penutupan di bawah 1.6083, menjadi sinyal bearish jangka pendek, dimana ruang sell di kisaran 1.6190-1.6106 dengan target take profit 1.6022, dimana stop loss 1.6137. Sell break lanjutan bila ada the cable bergerak di bawah 1.6022 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.6052.

Ruang buy ada di 1.5961 dengan target take profit 1.6006-1.6022, dimana stop loss 1.5930.

USD-CHF
B
erhasil mencatat rebound signifikan kemarin, sekitar 100 poin, USD-CHF kini kesulitan melanjutkan gain-nya dan menemui hambatan di 0,9262. Dengan absennya even dari Swiss, pasar mengandalkan data penjualan ritel sebagai penentu pergerakan. Dengan posisi saat ini di 0,9237, kegagalan bertahan di 0,9200, akan membuka potensi bearish.

Rekomendasi harian :
Buy break USD-CHF bila menembus 0.9277 dengan target take profit 0.9308, dimana stop loss bila tutup dibawah 0.9277. Sedangkan buy ada di 0.9186 dengan target take profit 0.9232, dimana stop loss di 0.9163.

AUD-USD
B
erusaha meraih kembali poin yang hilang dalam kejatuhan akhir pekan lalu, AUD-USD menguat dengan berhasil menyentuh $1,0578. Setelah gagal meraih $1,0600, pair ini mendapat tekanan. Tapi pair ini masih mampu bertahan di $1,0550. Pair ini juga dengan dalam fase konsolidasi di tengah minimnya faktor penggerak. Pasar menuggu katalis untuk bisa mengangkatnya ke $1,06. 

Rekomendasi harian :
Aksi sell AUD-USD di kisaran 1.590-1.605, dengan target take profit 1.0559-1.0544, dimana stop loss tutup diatas 1.0620.

Buy di 1.0518-1.0529 dengan target take profit 1.0580-1.0590, dimana stop loss bila tutup di bawah 1.0529.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-16-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-16-januari-2013.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha