Search Results : prediksi harga emas 1 minggu ke depan

Tanggal April 11, 2013 / 2:12 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Emas masih bearish hari ini meski setelah mencatat kejatuhan tertajam dalam lima bulan terakhir kemarin karena FOMC Minutes dan  proyeksi suram dari Goldman Sachs.

Beberapa anggota the Fed dalam rapat bulan lalu menyatakan program pembelian obligasi bisa dikurangi akhir tahun. Dalam FOMC minutes itu disebutkan ada pejabat yang berpendapat program pembelian perlu dihentikan akhir Desember nanti bila kondisi lapangan kerja membaik. Meski akhirnya diputuskan bahwa program itu tetap berjalan seperti rencana, pendapat beberapa anggota itu itu langsung menghujam emas.

Emas juga turun setelah Goldman Sachs memangkas proyeksi harga emas jangka pendek dan panjangnya. Hedge fund itu kini memperkirakan emas berada di level $1.450 di akhir tahun ini, turun dari proyeksi sebelumnya yang $1.600. Untuk tahun depan, Goldman memperkirakan harga emas $1.270. Goldman bukan satu-satunya lembaga investasi yang bearish terhadap logam mulia itu. Deutsche Bank kemarin memangkas proyeksi harga emas sebesar 11,8%. Credit Suisse juga memangkas prediksinya minggu lalu.

Menambah tekanan ke emas, Siprus berencana melepas sebagian cadangan emasnya untuk menutupi biaya bailout. Siprus sepakat untuk menjual sebagian cadangan emasnya sebesar  400 juta euro untuk kontribusi  bantuan finansial, langkah yang memicu spekulasi bakal menjadi preseden untuk negara peneriman bailout lainnya.

Emas kini diperdagangkan di $1.557 per troy ons, setelah sempat jatuh ke low di $1.553. Dalam perdagangan kemarin, harga anjlok $33.

 

Rekomendasi harian :
Peluang buy XAU-USD 1542.95 dengan target take profit 1550.70-1554.70, stop loss bila ada penembusan 1540.00 (low 04/04/13). Selanjutnya peluang buy break 1562.50 dengan target take profit 1570.30, stop loss 1558.60.

Peluang sell break 1539 dengan target take profit 1531.25, dimana stop loss bila ada perbalikan arah dan kembali tembus 1546.90. Sell 1574.25 dengan target take profit 1566.40, dimana stop loss penembusan 1578.15.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html

Tanggal December 14, 2012 / 8:33 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Perundingan fiskal yang lambat antara Presiden Obama dengan wakil dari Partai Republik, telah membuat indeks Dow Jones Industrial turun 0,54 persen dan ditutup signal bearish, dibawah suport pertama di 13200.
Kondisi ini sangatlah tidak menguntungkan karena kemarin, IHSG juga ditutup dengan signal bearish, setelah gagal bertahan diatas suport 4232 – 4333.  Meskipun semenjak pagi aliran dana asing yang masuk ke bursa terlihat sedemikian kuat, melanjutkan aksi beli yang sudah mulai dilakukan pada hari Rabu, akan tetapi, tekanan jual yang sangat kuat pada saham UNVR, telah berhasil memancing pemodal untuk melakukan aksi profit taking pada counter-counter saham yang lain, sehingga IHSG akhirnya ditutup dibawah suport tersebut.  
IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak flat-turun dengan kisaran utama diantara level 4300-4340.  Jika suport di 4300 gagal bertahan, kisaran suport 4250 – 4275 akan menjadi suport kedua.  Potensi koreksi hingga kisaran gap 4103 – 4126 hanya terbuka jika suport 4250 gagal bertahan.
Sentimen negatif dari kenaikan setoran royalti pada perusahaan induk yang dilakukan oleh manajemen UNVR, telah membuat harga saham ini tertekan hebat.  Dalam dua hari terakhir (Rabu-Kamis), kami juga mengamati data pada konsensus analis di Bloomberg, dimana terdapat setidaknya 5 sekuritas yang menerbitkan laporan baru tentang emiten ini, dengan target rata-rata di sekitar level 19250.  Melihat koreksi yang terjadi, posisi-posisi spekulatif memang menarik dilakukan ketika harga sudah mencapai suport di 19500, dengan mengharapkan adanya dead cat bounce dalam waktu dekat.  Akan tetapi, pemodal juga sebaiknya extra hati-hati jika ternyata tekanan jual pemodal asing masih terjadi dengan hebat.

Global Outlook
S
aham Asia terkoreksi hari ini, mengikuti arah global, karena kecemasan para politisi AS masih belum mencapai kesepakatan untuk mencegah jurang fiskal, padahal mendekati akhir tahun.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang koreksi 0,2% setelah menyentuh level tertinggi dalam 16 bulan terakhir sejak 5 Desember sampai kemarin. Rally tujuh hari saham global terhenti dan harga komoditas berjatuhan kemarin setelah negosiasi anggaran AS menemui jalan buntu lagi.  Wall Street tumbang, dengan indeks Dow Jones melemah 0,54%, karena kekhawatiran soal jurang fiskal, meski ada data ekonomi AS yang bagus.
Presiden Obama dan Ketua Kongres John Boehner bertemu semalam untuk membicarakan masalah jurang fiskal, namun masih belum ada titik temu. Minimnya perkembangan berarti dalam negosiasi mencegah jurang fiskal membuat pasar semakin resah karena tenggat waktu akhir tahun semakin dekat. Bila gagal dicegah, kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis akan diberlakukan pada 1 Januari nanti.
Efek stimulus the Fed ke sentimen pasar ternyata tidak lama, karena fokus langsung tertuju kembali ke isu jurang fiskal. Apalagi Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan kebijakan moneter belum tentu cukup untuk memitigasi dampak jurang fiskal ke ekonomi.  Isu jurang fiskal akan terus membayangi pasar kecuali kesepakatan tercapai, tapi banyak kalangan masih ragu itu bisa terjadi sebelum Natal.
Selain itu, beberapa indeks sudah mencapai titik jenuh beli, dan berita negatif berpotensi dijadikan alas an untuk profit taking.  Di Jepang, indeks Nikkei, yang menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, dibuka negatif menyusul hasil survei Tankan yang lebih buruk dari prediksi. Indeks sentimen perusahaan besar Jepang itu turun ke -10 di kuartal keempat dari -3 di kuartal sebelumnya, prediksi -9. Tapi data ini dapat memperkuat ekspektasi BOJ harus melonggarkan kebijakannya dalam pertemuan minggu depan.
Sembari menantikan perkembangan soal negosiasi anggaran AS, pasar akan disuguhi beberapa data, seperti inflasi dan ketenagakerjaan dari Eropa, serta inflasi dan produksi industrial di AS. 


Review IHSG
S
etelah  menguat dalam empat  hari berturut-turut , Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi. Pada penutupan perdagangan, Kamis (13/12/2012), IHSG melemah 17,339 poin (0,40%) ke level 4.320,189.
Kenaikan Indeks yang terjadi dalam emapt hari berturut-turut itu membuat investor tergiur untuk melakukan aksi profit taking. Adapun saham-saham blue chip, khususnya di sektor konsumer masih menjadi target profit taking tersebut. Saham Unilver (UNVR)menjadi bulan-bulanan aksi jual menyusul berita yang menyebutkan bahwa induk perusahaan ini menginginkan adanya penambahan royalty. Saham tersebut anjlok hingga 12% lebih.
Meski marak dengan aksi jual, posisi investor asing justru mencatakan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 648,62 miliar di seluruh pasar. Sebanyak enam sektor memerah, dipimpin oleh sektor konsumer yang turun sebesar 3,97%. Sedangkan sektor pertambangan menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikannya sebesar 1,90%.
Saham-saham yang diantaranya Delta Jakarta (DLTA), Indocement (INTP), United Tractor (UNTR), dan Harum Energy (HRUM).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Unilever (UNVR), Bukit Asam (PTBA), Mayora (MYOR), dan Gudang Garam (GGRM).

Ulasan Teknikal
IHSG

C
andlestick mulai menunjukkan sinyal negatif, namun beberapa indikator lainnya masih mendukung pola uptrend. Hal ini terlihat dari MA 10 yang bergerak uptrend serta stochastic yang masih bullish cross over. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penguatan bagi untuk kembali menguji resistance di  4.337, dimana jika kembali ditembus, penguatan bisa berlanjut menuju area 4.366 – 4.381. Sedangkan sinyal bearish bisa didapat jika IHSG ditutup di bawah 4.300. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.300 – 4.337.
R3    4374
R2    4355
R1    4338
    
Pivot    4319
    
S1    4301
S2    4282
S3    4265

Stock Pick
HRUM

H
RUM telah mengakhiri trend bearish jangka pendeknya dengan ditembusnya resistance 5.550. Kondisi ini kemudian didukung pula oleh MA 10 yang mulai bergerak uptrend. Candlestick yang membentuk pola white opening marubozu turut mengkonfirmasih pola reversal tersebut. Namun, penguatan tajam yang sudah berlangsung dalam 2 hari terakhir  ini membuat indikator RSI dan stochastic memasuki area overbought. Hal ini kemungkinan akan membatasi kenaikan HRUM, terlebih harga kini mulai mendekati resistance di 6.000.
Rekomendasi     : Trading Buy@5.700, stop loss 5.500, target 6.000
Support                : 5.700, 5.550
Resistance          : 6.000, 6.350

ADRO

T
rend bearish jangka pendek ADRO telah berakhir ketika terjadi penembusan resistance 1.430. Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh MA 10 yang juga sudah bergerak uptrend. Namun, saat ini ini harga masih tertahan di area reistance 1.610. Beberapa indikator pun mulai menunjukkan sinyal overbought. Untuk itu, koreksi kemungkinan bisa terjadi sebelum ADRO melanjutkan  penguatannya. Adapun target jika harga mampu bertahan di atas resistance 1.610 berada di area 1.800 – 1.900.
Rekomendasi     : Hold
Support                : 1.560, 1.500
Resistance          : 1.720, 1.800

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-akhir-pekan-flat-turun-di-kisaran-4300-4340.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-akhir-pekan-flat-turun-di-kisaran-4300-4340.html

Tanggal August 03, 2012 / 3:18 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Setelah kecewa oleh komentar Bernanke, pasar kembali harus kecewa pernyataan ketua ECB, Mario Draghi yang dianggap ingkar janji untuk mengambil langkah cepat dalam menangani krisis utang yang melanda zona euro.
Pasca rapat regulernya, ECB tidak mengumumkan stimulus baru dan mempertahankan kebijakannya. Tapi sembari mengakui resesi menyebar di Eropa, Draghi membuka ruang untuk pemangkasan suku bunga lanjutan. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan pihaknya siap melaksanakan operasi pasar untuk menekan yield dan merancang rencana dalam beberapa minggu ke depan untuk melakukan itu. 
Draghi mengindikasikan siap melanjutkan pembelian obligasi untuk menekan yield Spanyol dan Italia, tapi sembari melempar bola ke pemerintah zona euro dengan mengatakan mereka harus yang dulu bergerak. Intinya, ECB siap membeli obligasi, tapi bukan sekarang.
Pasar yang berharap stimulus ECB kembali kecewa pasca komentar Draghi tersebut. mereka kembali lari dari asset beresiko dan memborong dollar. Penguatan dollar kembali berhasil memukul emas. Logam mulia tersebut telah turun sebesar 2% di minggu ini setelah pernyataan Bernanke yang meniadakan stimulus moneter serta komentar Draghi yang gagal meredam krisis utang di zona euro.
Sementara itu, pada perdagangannya hari ini, emas masih bergerak flat. Logam mulia tersebut berusaha bangkit dari keterpurukannya. Fokus pasar kini tertuju pada data ketenagakerjaan AS yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja tumbuh 100.000 bulan lalu.
Jika data payroll tersebut menunjukkan hasil yang lebih buruk dari perkiraan, maka harapan stimulus The Fed akan kembali mencuat. Hal ini tetntunya akan menguntungkan buat emas. Namun, jika angka tersebut lebih baik dari prediksi, maka pamor dolar akan semakin moncer yang bisa menggerus harga emas.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tertekan-oleh-pernyataan-draghi-fokus-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tertekan-oleh-pernyataan-draghi-fokus-payroll.html

Tanggal May 11, 2012 / 5:01 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak anjlok lagi ke bawah $96 per barel hari ini di tengah kekhawatiran permintaan minyak global tidak akan tumbuh sesuai harapan tahun ini.

Perlambatan ekonomi AS dan China, ditambah dengan ketidakpastian di Eropa menjadi penyebab munculnya kekhawatiran itu. Krisis politik di Yunani dan perbankan di Spanyol menambah suram situasi di Eropa, yang sudah dirundung krisis utang dan terancam resesi lagi.

Pemerintah baru belum terbentuk di Yunani, ini semakin membuka kemungkinan harus digelarnya pemilu ulang. Krisis politik di Yunani semakin meresahkan investor, yang sudah cemas dengan masa depan Yunani di zona euro. Uni Eropa memang memperingatkan keanggotaan Yunani dalam euro menjadi taruhannya.

Krisis perbankan Spanyol dan data produksi industrial China yang buruk menambah sentimen negatif. Output industri China hanya tumbuh 0,3% selama April dari tahun lalu, lebih rendah dari prediksi 12,2% dan terendah dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan penjualan ritel juga melambat jadi 14,1% dari 15,2%. Kedua data ini menambah bukti perlambatan ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Pada jam 16:44 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Juni anjlok $1,08 ke $96,00 per barel. Kontrak itu sempat melorot sampai $95,74 hari ini. Minyak sudah merosot 10% dari $106 minggu lalu karena pertanda ekonomi AS, Eropa dan China semakin melambat. Bertambahnya cadangan minyak AS, yang mencapai level tertinggi dalam 22 tahun terakhir, juga turut menekan harga. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama terjun $1,09 jadi $111,64 per barel.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-anjlok-lagi-ditekan-eropa-data-china.html

Tanggal March 30, 2012 / 4:19 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Untuk data US, Personal Consumption Expenditure Core (YoY). Pengeluaran konsumen dalam membeli barang dan jasa, memicu perekonomian dan memacu pertumbuhan output. Laporan ini sangat berpengaruh untuk peramalan tekanan inflasi. Tingginya tingkat konsumsi dan produksi dapat menyebabkan peningkatan harga. Memang, Fed menggunakan ukuran inflasi berasal dari PCE sebagai alat ukur utama mereka untuk  inflasi. Di sisi lain, Pengeluaran Pribadi masih rendah dapat mengakibatkan penurunan tingkat output dan penurunan ekonomi. Karena pendapatan baik dihabiskan atau disimpan, personal spending (ketika dilaporkan berwujud persentase dari pendapatan juga perubahannya berbentuk headline persen) memiliki hubungan terbalik dengan tabungan pribadi. Para ekonom melihat pertumbuhan personal spending dalam kaitannya dengan pendapatan dan tabungan untuk menentukan apakah kemampuan konsumen sudah di luar kemampuannya atau masih dalam tingkat wajar, dimana  akan mempengaruhi tingkat pinjaman dan konsumsi di masa depan.
Diperkirakan akan sama dengan laporan bulan lalu sebesar 1.9%.
USD University of Michigan Confidence Survey.
Menilai tingkat  kepercayaan konsumen mengenai personal finance mereka, kondisi bisnis dan daya beli berdasarkan survei. University of Michigan Confidence survei dianggap salah satu indikator utama dari sentimen konsumen AS karena perputaran yang cepat.
Diperkirakan akan naik sedikit dari 74.3 di bulan lalu menjadi 74.8.
 
EURO DAILY
CPI adalah ukuran indikator utama untuk inflasi di Zona Euro. Diprediksi mengalami penurunan dari 2.7% menjadi 2.5%.
Lalu  German Retail Sales (YoY) laporan perubahan penjualan di sektor ritel Jerman. Angka Retail Sales dapat bertindak sebagai indikator permintaan domestik. Diprediksi meningkat dari -2.3% bulan lalu, diharapkan ada peningkatan 0.1%.
Area 1.3500 (juga area level 38% fibonacci weekly) menjadi testing area untuk pergerakan euro dalam medium terms target, yang dapat dijadikan sinyal pembalikan tren dan level area 50% fibonacci weekly di area 1.3777 menjadi target selanjutnya, apabila dalam minggu ini ada closing di area 1.3450 kemungkinan testing area ke 1.3555…..sebaliknya area 1.3232 menjadi sinyal berlanjutnya tren bearish dan koreksi mingguan untuk euro sudah cukup untuk pasar dalam membuat target baru di area 1.2990…..
Prediksi Hari ini :
Buy                   : 1.3313, 1.3282                                  Sell                  : 1.3355, 1.3390
TP                     : 1.3404                                               TP                      : 1.3232
Stoploss          : 1.3200                                               Stoploss          : 1.3434
Resisten          : 1.3365, 1.3416
Support            : 1.3268, 1.3222
Range              : 1.3232 – 1.3390

JPY DAILY
Pekan koreksi masih mendominasi pergerakan dan sentimen pasar terhadap yen, target koreksi di area 82.22 yang merupakan level 23% fibonacci chart daily apabila target tersebut terlampaui dan closing di bawah harga tersebut dimungkinkan memasuki area 81.81 kembali….sebaliknya apabila minggu ini tidak ada closing di bawah area 82.22 maka pekan koreksi telah usai dan target psikologis long term ada di area 85.85.
posisi long hold buy sangat dimungkinkan untuk yen, setidaknya mencapai level psikologisnya.
tidak disarankan untuk long hold sell……..
Prediksi Hari ini :
Buy                 : 81.81, 81.18                                      Sell                  : 82.40, 82.82
TP                   : 84.84                                                 TP                   : 81.81
Stoploss          : 80.80                                                 Stoploss          : 83.33
Resisten          : 82.92, 83.47
Support          : 81.33, 80.78
Range             : 81.81 – 82.82

GBP DAILY
Sinyal konfirmasi tren untuk bullish di area 1.6060, sebaliknya untuk tren bearish di area 1.5610….testing area 1.6 sangat krusial dimana area tersebut dapat menjadi refleksi ‘risk appetite’ pasar untuk jangka panjang. Begitu pun sebaliknya area 1.5656 dapat menjadi sinyal bearish jangka panjang, sekarang para pelaku hanya menunggu setidaknya sampai dengan akhir kuartal pertama ini untuk menilai seluruh data fundamental medium dan long terms-nya yang di perkirakan para pengamat ekonomi masih sangat rentan akan situasi di Eropa.
Prediksi Hari Ini :
Buy                 : 1.5920, 1.5888                                  Sell                  : 1.6006, 1.6060
TP                   : 1.6006                                               TP                   : 1.5909
Stoploss          : 1.5800                                               Stoploss          : 1.6100
Resisten          : 1.5982, 1.6020
Support          : 1.5885, 1.5820
Range             : 1.5885 – 1.6006
 
CHF DAILY
Penguatan franc masih sangat rentan terhadap korelasi cross ke euro, dan kebijakan SNB mengenai kisaran nilai franc terhadap euro yang masih di kisaran 1.32 tetap bertahan dalam pembentukan ‘risk appetite’ pasar dan pasar tetap berhati-hati dalam penentuan sentimen yang akan membentuk pergerakan franc, dimana krisis yang sedang berlangsung di Eropa masih membebani franc dalam pelemahan-nya.
Area 0.9173 menjadi sinyal pelemahan franc dan konfirmasi akan nilai psikologis franc masih jauh dari target SNB di level area 0.9292…..riskan dalam mengekspektasikan franc dalam terms jangka panjang-nya karena ekspektasi akan pembentukan sentimen terhadap euro juga tergantung pada ‘ketertarikan’ pasar akan Swissfranc.
Prediksi Hari Ini :
Buy                 : 0.9015, 0.8977                                  Sell                  : 0.9090, 0.9119
TP                   : 0.9101                                               TP                   : 0.9009
Stoploss          : 0.8900                                               Stoploss          : 0.9200
Resisten          : 0.9090, 0.9122
Support          : 0.9000, 0.8970
Range             : 0.8960 – 0.9119
 
AUD DAILY
Secara teknikal terlihat Aussie akan testing harga ke area 1.0252 yang merupakan level area 50% fibonacci chart weekly yang di dorong oleh melemahnya pertumbuhan pasar utama eksport Australia….China, konfirmasi perlambatan ekonomi China sejak awal tahun telah terlihat dan akan terus berlangsung sepanjang tahun ini. Keadaan krisis di Eropa masih mendominasi efek domino-nya secara global.
Koreksi hanya bisa mencapai level 1.06 dan kemungkinan sideways bearish akan mendominasi pergerakan Aussie.
Hati-hati akan area 1.0191 dimana konfirmasi pelemahan Aussie akan dalam apabila bulan ini akan testing ke harga tersebut.
Prediksi Hari ini :
Buy                 : 1.0333, 1.0292                                  Sell                  : 1.0400. 1.0444
TP                   : 1.0444                                               TP                   : 1.0292
Stoploss          : 1.0200                                               Stoploss          : 1.0500
Resisten          : 1.0420, 1.0460
Support          : 1.0317, 1.0258
Range             : 1.0290 – 1.0464

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-30-maret-2012.html

Tanggal February 03, 2012 / 9:18 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Koreksi tipis (0,09%) yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata indeks dari bursa-bursa di Asia sehingga bisa memancing aksi profit taking.
IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi pada kisaran 3990-4025. Penutupan IHSG dibawah 3990 akan memberikan signal negatif. Jika IHSG ditutup dibawah 3990, berarti IHSG minggu depan tetap akan konsolidasi pada kisaran 3875-4025.

Global Outlook
K
inerja bursa saham regional pagi ini mengalami koreksi setelah bursa saham di AS berakhir flat. Aksi ambil untung mewarnai setelah bursa kemarin sempat mencatat penguatan, ditambah lagi investor tidak terlalu banyak masuk ke bursa jelang diumumkannya data ketenagakerjaan AS.
Prediksi menunjukkan data tersebut mengalami penurunan 150 ribu dari bulan sebelumnya 200 ribu. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil 8,5%.
Pergerakan bursa regional termasuk indeks Nikkei menguat, meski mata uang yen terus menguat dan banyak emiten mengumumkan kinerja keuangan yang buruk, karena hal itu memang sudah diperkirakan. Indeks yang stabil mempertahankan posisinya. Optimisme mengenai saham Jepang dan harapan akan pemulihan ekonomi AS menjadi faktor yang mengangkat Nikkei 4,1% selama Januari. Hasil polling Reuters memperlihatkan manajer investasi Jepang memangkas bobot saham global dalam portofolio karena kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa, tapi mereka menambah bobot saham Jepang, karena dianggap bervaluasi menarik.
Di Korsel, masih maraknya aktifitas pembelian saham investor asing membuat indeks Kospi terus mencetak level tertingginya tahun ini. Sedangkan indeks Hang Seng yang kemarin sempat terkoreksi, kini berhasil rebound.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam dan kembali berhasil bertahta di atas area 4.000.
Sentimen positif global menjadi faktor utama pendorong kenaikan IHSG kemarin. Membaiknya sektor manufaktur di Asia, AS, dan Eropa telah mencuatkan kembali risk appetite. Hasilnya, mayoritas bursa Asia mengalami lonjakan yang tajam.
Semua indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak menghijau. Tiga sektor yang mencatat kenaikan tertinggi di antaranya: sektor konstruksi yang naik 2,72%, sektor perdagangan yang naik 2,51%, dan sektor infrastruktur yang naik 1,99%.
Menutup perdagangan Kamis (2/2/2012), IHSG menguat 51,926 poin (1,31%) ke level 4.016,902. Indeks LQ 45 juga menguat 8,049 poin (1,16%) ke level 703,068. IHSG sempat berada di posisi tertinggi di 4.020,409.
Saham-saham yang naik harganya antara lain Astra International (ASII), Adaro Energy (ADRO), Alam Sutera Realty (ASRI), Indo Tambangraya (ITMG), United Tractor (UNTR) dan BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 8.100.
Sementara saham-saham yang turun antara lain Bank Mandiri (BMRI), BNI (BBNI), dan Elnusa (ELSA).

Ulasan Teknikal
IHSG

I
ndikator stochastic mulai terlihat golden cross, menunjukkan bahwa trend bullish IHGS masih bisa berlanjut, begitu pula dengan RSI yang juga terlihat uptrend. Penguatan IHSG selanjutnya, akan dihadapkan pada resistance 4.038. Jika ditembusm maka penguatan bisa berlanjut menuju area 4.130 (FR 161.8%). Namun jika IHSG tertahan di resistance tersebut, maka yang akan terlihat adalah sebuah pola double top, dimana ancaman koreksi bisa membayangi untuk kembali ke area support 3.997 – 3.965.

R3    4,091
R2    4,056
R1    4,036
   
Pivot    4,001
   
S1    3,981
S2    3,946
S3    3,926

Stock Pick
ADRO

G
aris trend serta MA sudah menunjukkan potensi uptrend bagi ADRO. Sementara itu, stochastic serta RSI juga masih menunjukkan sinyal positif, meski sudah mulai memasuki kondisi overbought. Kani melihat bahwa saat ini ADRO akan berusaha untuk menguji resistance di 2.025. Jika ditembus, maka penguatan bisa berlanjut menuju area 2.150.
Rekomendasi    : Buy (best buy@1.930) , stop loss 1.870, target 2.025.
Support               : 1.920, 1.870
Resistance         : 2.025, 2.150

ASRI

B
erhasil menembus resistance 500 (kini menjadi support) dengan volume yang besar bisa menjadi indikasi bullish continuation bagi ASRI. Indikator stochastic dan RSI terlihat masih positif. Untuk itu, kami melihat bahwa saat ini ASRI berpeluang mengalami kenaikan untuk menyelesaikan misi channel-nya di area 600.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss 500, target 600.
Support                : 500, 465
Resistance          : 560, 600

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-berfluktuasi-profit-taking-mengancam.html

Tanggal January 31, 2012 / 9:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Koreksi tipis 0,05% pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) sentimennya adalah positif. Sentimen positif ini, diperkirakan akan membawa IHSG untuk bergerak flat-naik, menguji resisten di level 3950. Kisaran IHSG diperkirakan berada pada level 3890-3950. Trend turun IHSG hanya berubah menjadi flat jika IHSG mampu ditutup diatas resisten 3950.
Koreksi yang terjadi, telah membuat harga saham menjadi menarik untuk dibeli, terutama pada saham UNVR, SMGR, dan GGRM.  Meskipun demikian, pelaku pasar sebaiknya cukup sabar untuk menunggu ketika harga memasuki suport yang kuat, atau ketika harga sudah terlihat akan reversal.

Global Outlook
B
ursa saham di AS yang semalam diawal perdagangan sempat mengalami kejatuhan yang tajam, berhasil memangkas kejatuhannya. Kondisi ini memperlihatkan kinerja saham-saham AS cukup baik kendati situasi eksternal yaitu Eropa masih belum lepas dari cengkraman krisis utang.
Sedangkan kini pergerakan bursa Asia dan juga mata uang euro perlahan-lahan mulai berjuang karena tersandung masalah restrukturisasi utang Yunani dan keprihatinan bahwa Portugal kemungkinan memerlukan bailout keduanya.
Pasar semakin optimis kedua belah pihak akan mencapai kesepakatan. Optimisme itu datang menyusul laporan mengenai perkembangan pembicaraan, termasuk pernyataan dari Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos bahwa Yunani selangkah lagi dari kesepakatan penghapusan utang 100 miliar euro. Sebenarnya, kesepakatan hampir tercapai minggu lalu, tapi terganjal soal yield.
Para pemimpin Eropa bertemu di Brussels kemarin telah  memfinalisasi perjanjian membentuk mekanismie bailout permanen dan mencanangkan integrasi fiskal sembari mencari cara untuk menyelamatkan ekonomi.
Sementara itu, pergerakan bursa regional termasuk indeks Nikkei selama dua pekan kedepan akan dipengaruhi sejumlah laporan keuangan ditambah lagi fluktuasi yen. Sedangkan di Korsel, data industrial output yang dibawah ekspektasi membuat rebound indeks Kospi kali ini tertahan. Sama halnya dengan Kospi, pergerakan Hang Seng terjebak dalam range yang sempit dan rawan adanya aksi ambil untung lanjutan karena kecewaan investor setelah pemerintah China tidak memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) seperti yang diperkirakan.
Data consumer confidence AS jadi fokus, dimana prediksi menunjukkan kenaikan di Januari sebesar 68 dari 64,5.

Review IHSG
M
engawali perdagangannya di minggu ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok sebesar 71,250 poin (1,79%) ke level 3.915,160. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melemah 15,653 poin (2,23%) ke level 686,969.
Aksi profit taking menjadi pemicu koreksi besar yang terjadi kemarin. Munculnya sentimen negatif dari global dan regional menjadi alasan investor untuk melakukan profit taking tersebut.
Sebanyak sembilan sektor menggiring IHSG masuk zona merah. Dipimpin sektor industri dasar yang melemah 2,94%. Diikuti, sektor manufaktur yang anlok 2,62%, juga sektor konsumer yang tumbang 2,49%. Satu-satunya, sektor yang masih mampu naik tipis 0,04%, yaitu sektor perdagangan.
Saham-saham yang mengalami penurunan antara lain Astra Internasional (ASII), Gudang Garam (GGRM), Indo Tambangraya (ITMG), dan Unilever (UNVR).
Sementara saham-saham yang berhasil naik diantaranya Surya Toto (TOTO), Elang Mahkota (EMTK), Bank Mayapada (MAYA), dan Nipress (NIPS).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
embentuk pola long black candlestick dengan kondisi indikator stochastic yang dead cross masih menunjukkan potensi seller yang kuat. Selain itu, support di 3.950 telah berhasil ditembus, dan IHSG kini telah berada di bawah MA 10, artinya trend jangka pendek IHSG mulai bearish. Kami melihat bahwa IHSG saat ini akan kembali menguji support di 3.894. Jika ditembus, maka koreksi IHSG bisa berlanjut menuju area 3.875 – 3.850. Sementara itu, kenaikan kembali IHGS di atas level 3.950 akan membuat IHSG tetap berada pada alur bullish-nya, untuk taregt di 4.000 – 4.030. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.875 – 3.950.

R3    4,058
R2    4,022
R1    3,969
   
Pivot    3,933
   
S1    3,879
S2    3,843
S3    3,789

Stock Pick
EXCL

P
ergerakan EXCL saat ini masih bearish, terlihat dari garis trend serta moving average yang masih downtrend. Indikator stochastic serta RSI pun masih terlihat negatif, meski saat ini mulai mendekati area oversold. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penurunan EXCL untuk meraih level support-nya di 4.275 -  4.150.
Rekomendasi     : Buy on weakness @4.275, stop loss breakout 4.150, target 4.600
Support                : 4.350, 4.150
Resistance          : 4.675, 4.875

INTP

M
oving average 10 telah bergerak di bawah harga, menunjukkan bahwa trend jangka pendek INTP sudah bergerak bearish. Pola bearish INTP juga terlihat dari indikator RSI yang berada di area negatif. Namun begitu, kondisi indikator stochastic yang mulai oversold, membuka peluang rebound. Selain itu, harga saat ini masih tertahan di area FR 50% di 16.800 dan support MA 55 di 16.500. Jika harga masih tertahan pada level support tersebut, IHGS masih mempunyai potensi rebound ke area 17.300 – 18.000.
Rekomendasi     : Buy, stop loss breakout 16.500 , target 17.300
Support                : 16.500, 16.000
Resistance          : 17.300, 18.000

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-rebound-uji-resisten-3950.html

Tanggal October 06, 2011 / 1:59 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Gelombang sentimen negatif yang menyapu pasar di hari awal bulan ini sudah mulai sedikit surut, dan kembali menunjukkan sinyal kepercayaan akan stabilitas mulai membebani dolar AS. Dimana pasar masih mencari mind set untuk aset yang aman ketika investor membutuhkan likuiditas dan menempatkan modal mereka ‘secara tunai’; greenback alami retraces karena volatilitas dan kepanikan pasar. Untuk Indeks Dow Jones Dolar FXCM (ticker = USDollar), pergeseran ini telah diterjemahkan ke dalam penurunan terbesar dalam tiga minggu. Sekarang, melayang di atas level 10.000; itu tidak akan mengambil banyak untuk mendorong dolar ke fase berikutnya dari suatu koreksi, lebih besar bearish. Semua yang diperlukan adalah stabilitas hanya untuk melemahkan peran utama fundamental mata uang itu. Untuk lebih jelas sensitif resiko aset seperti SP 500.
Hal ini penting untuk menarik perbedaan antara tingkat dan sentimen investor untuk mengacu ke standar  pasar modal atau patokan dolar. Kami melihat suatu halangan baik dari ekuitas dan pembawa pasar standar FX, tetapi ini bisa bergerak cepat dan kehabisan momentum jika pergerakan jeda ini hanya karena kemerosotan lebih luas dalam kondisi keuangan global, dan sebagai pijakan dalam penentuan akhir dari bullish dollar.
Sentimen adalah kekuatan penuntun dari pasar, tetapi latar belakang yang mendasari hal tersebut  dapat memperkuat atau meredam pasar. Prakiraan dalam pertumbuhannya melakukan bagian dari pengaruhnya untuk melemahkan permintaan aset dalam ekspansi untuk capital gain. Meskipun sektor jasa ISM stabil (53,0) dan ADP membaca perkembangan lapangan kerja (93.000 pertambahan lapangan kerja). Patokan global secara universal menunjuk lebih rendah dan harapan dividen berada dalam tahap awal kejatuhan mereka (dengan musim pendapatan 2Q dijadwalkan segera dimulai).
Jadi, sementara kita pasti bisa melihat beberapa penangguhan dalam risiko aksi jual (tawaran dolar) dari beberapa minggu terakhir, dimana keseimbangan risiko atau imbalan sudah bersandar pada sentimen pergerakannya.
Keputusan suku bunga dari ECB dapat dikatakan suatu peristiwa yang paling berat untuk dapat diantisipasi, karena itu pantas bahwa EURUSD telah kembali ke tingkat 1,3400 pada awal bulan ini jatuh sampai 1.3144.
Stabilitas harga adalah kondisi yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja dan untuk menjamin kesejahteraan warga negara Eropa.
Salah satu indikator fundamental jangka menengah dan jangka panjang adalah ekspektasi inflasi. Ekspektasi inflasi yang sejalan dengan definisi kita tentang pengusaha membantu stabilitas harga dan karyawan di wilayah euro untuk menyetujui upah yang adil. Mereka membantu usaha kecil dan besar untuk membuat investasi jangka panjang. Mereka memastikan, segala sesuatunya sama, lingkungan keuangan yang lebih menguntungkan karena pasar menengah dan jangka panjang suku bunga menggabungkan ekspektasi harga stabil. Dan mereka membantu pemerintah untuk memainkan peran mereka dalam stabilisasi makroekonomi, demikian ungkapan Jean Claude Trichet di Brussel kemarin

Rekomendasi
EUR-USD

Atau, skenario bearish euro dilengkapi dengan standar yang lebih tinggi. Harapan dari pemotongan 25 bp harus mundur, tetapi situasi mengatakan lain. Ada juga spekulasi pembelian obligasi akan diumumkan. Pertemuan kedua berita tersebut kemungkinan akan menimbang kemana euro akan bergerak. Harus ada komentar dari pihak otoritas yang dipercaya pasar untuk menyarankan upaya stabilisasi ke depan.
Untuk hari ini resisten (50% fibonacci chart weekly) kuat ada di area 1.3410 apabila closing 4 jam di atas area tersebut ada kemungkinan bullish (sampai penutupan bursa Asia), sebaliknya pergerakan bearish akan terjadi sampai ke area 1.3200. Analisa terlepas dari hasil yang keluar dari data dan berita hari ini…….volatilitas yang besar akan terjadi apabila pasar menanggapi berita yang keluar negatif.
Rekomendasi :
Buy            : 1.3270, 1.3186    Sell             : 1.3346, 1.3425
TP              : 1.3398                  TP               : 1.3232
Stoploss   : 1.3100                  Stoploss    : 1.3510

Resisten Level  : 1.3402, 1.3452                    
Support Level   : 1.3272, 1.3207                    
Range Area      : 1.3232 – 1.3414
  

USD-JPY

Sebelum pejabat otoritas Jepang melakukan perang dagang langsung dan secara proaktif berusaha untuk memanipulasi yen Jepang dalam rangka menemukan beberapa bantuan ekonomi, mereka akan mencoba upaya kontroversial apa pun yang mereka bisa. Salah satu yang menarik adalah pengumuman bahwa pemerintah memperpanjang dana talangan $ 43 miliar kepada tiga bank terbesar untuk membiayai pengambilalihan aset asing – sebuah satu jenis upaya intervensi.
Rekomendasi :
Buy             : 76.69, 76.57     Sell            : 76.83, 77.05
TP               : 77.02                 TP              : 76.55
Stoploss    : 76.15                 Stoploss   : 77.30

Resisten Level  : 77.02, 77.26
Support Level   : 76.57, 76.36
Range Area      : 76.55 – 77.03

GBP-USD

Pasar masih menunggu laporan BoE mengenai pembelian obligasi dan status likuiditas-nya. Data Halifax HPI ( mengenai inflasi perumahan, namun data ini berskala luas dan didasarkan pada angka-angka internal persetujuan hipotek  HBOS, indikator bulanan), Asset Purchase Facility (Data ini dapat meningkatkan permintaan untuk obligasi yang cenderung lebih rendah dalam jangka panjang proyeksi suku bunga), Official Bank Rate (Proyeksi jangka pendek suku bunga merupakan faktor penting dalam penilaian mata uang – pasar juga melihat indikator lain untuk memprediksi bagaimana harga akan berubah di masa depan), MPC Rate Statement (merupakan alat utama MPC yang digunakan untuk berkomunikasi dengan investor tentang kebijakan moneter. Berisi hasil suara mereka pada tingkat suku bunga dan langkah-langkah kebijakan lain, bersama dengan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi suara mereka. Yang paling penting, membahas prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk pada hasil suara masa depan). Data data tersebut dapat mempengaruhi pergerakan pound hari ini.
Rekomendasi :
Buy            : 1.5380, 1.5303    Sell            : 1.5546, 1.5600
TP              : 1.5500                  TP              : 1.5353
Stoploss   : 1.5180                  Stoploss   : 1.5690

Resisten Level  : 1.5504, 1.5547
Support Level    : 1.5405, 1.5350
Range Area        : 1.5333 – 1.5500
 

USD-CHF

Selama mata uang euro di bawah tekanan masalah keuangan, modal alami akan tertarik kembali ke Swiss franc; yang menjaga ketegangan pada ekonomi independen. Sementara penurunan potensi hasil mitra utama Swissie adalah lebih dari suatu pertimbangan spekulatif (spekulan telah kehilangan banyak kepentingan dalam EURCHF. Bullish masih dominan pada franc apabila hari ini closing di atas reisiten nya (0.9236) maka target selanjutnya di area 0.9353.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9222, 0.9190    Sell            : 0.9290,  0.9353
TP               : 0.9333                  TP              : 0.9150
Stoploss    : 0.9100                  Stoploss   : 0.9400

Resisten Level  : 0.9264, 0.9306
Support Level    : 0.9176, 0.9123
Range Area        : 0.9190-0.9333

AUD-USD

Pada chart daily, harga berada di bawah level 23% fibonacci, dibawah area 0.9893 dan level 23% itu merupakan strong resisten untuk reversal pergerakan Aussie….sebaliknya apabila low (0.9385) Selasa kemarin break maka target selanjutnya sampai akhir bulan ini di level 61% fibonacci chart weekly di area 0.9223.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9595, 0.9470    Sell            : 0.9678, 0.9756
TP              : 0.9717                   TP              : 0.9590
Stoploss   : 0.9222                   Stoploss   : 0.9888

Resisten Level  : 0.9717, 0.9781
Support Level    : 0.9530, 0.9422
Range Area        : 0.9555 – 0.9720
 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/peluang-trading-forex-sesi-eropa-as-06-september-2011.html

Tanggal September 30, 2011 / 2:18 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak naik lagi hari ini di tengah berkurangnya kecemasan soal krisis utang menyusul hasil voting Jerman yang menyetujui peningkatan jumlah dan cakupan dana talangan (EFSF)

Parlemen Jerman atau Bundestag menyetujui penambahan kapasitas dana EFSF dari 250 miliar euro menjadi 440 miliar euro. Parlemen juga setuju untuk memberi EFSF wewenang tambahan, seperti membeli obligasi negara terlilit utang dan mem-bailout bank bermasalah.

Langkah ini menunjukkan perkembangan dalam mengatasi krisis utang Eropa. Pasar juga berharap Yunani segera mendapat kucuran dana. Bila tidak negara itu bisa default karena hanya punya uang sampai pertengahan Oktober.

Di AS, jobles claim jatuh ke level terendah dalam lima bulan terakhir dan PDB AS selama kuartal kedua direvisi menjadi 1,3%, lebih baik dari prediksi 1,2%. Data ini mengurangi kecemasan akan perlambatan ekonomi AS. Data ini mengurangi kecemasan mengenai perlambatan ekonomi AS.

Pada jam 14:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Nopember naik 29 sen ke $82,43 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 21 sen jadi $104,16 per barel.

Tapi harga minyak terancam turun minggu depan karena kekhawatiran ekonomi Eropa mulai menunjukkan perlambatan di tengah krisis utang, menurut survei Bloomberg. 13 dari 28 analis, atau 46%, memperkirakan minyak akan turun sampai 7 Oktober. Sekitar delapan orang, atau 29%, memprediksikan  harga akan naik. Sisanya tujuh memperkirakan tidak banyak berubah.

Hasil voting Jerman ini kemungkinan hanya akan memberi efek sementara karena krisis utang masih jauh dari usai. Perubahan EFSF itu perlu mendapat persetujuan semua parlemen di 17 negara zona euro dan Jerman adalah negara ke 11 yang menyetujui perubahan EFSF.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-naik-berkat-voting-jerman-data-as.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha