Search Results : pertumbuhan ekonomi dari 2000 sampai 2012

Tanggal June 08, 2012 / 10:20 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan pihaknya siap mengambil tindakan untuk membantu ekonomi bila kondisinya memburuk. Tapi ia tidak memberi sinyal adanya langkah baru dalam waktu dekat.

Dalam kesaksian di hadapan Kongres, Bernanke mengatakan krisis utang Eropa merupakan ancaman terbesar pasar keuangan AS. Ia juga mengakui tingkat pengangguran masih tinggi dan prospek inflasi melambat. “Seperti biasa, the Fed tetap siap bertindak bila diperlukan untuk melindungi ekonomi dan sistem keuangan AS bila terjadi eskalasi gejolak finansial,” katanya kepada Komite Ekonomi Kongres.

Tapi ia kemudian mengatakan para pejabat masih perlu mempelajari tren ekonomi terbaru, termasuk pertumbuhan lapangan kerja. Pihaknya masih harus mendiskusikan apakah perlambatan pertumbuhan lapangan kerja merupakan tren baru atau hanya gejolak sementara. Untuk saat ini, ia masih memperkirakan ekonomi tumbuh moderat.

Sebagian besar ekonom ragu  adanya keputusan baru dalam rapat reguler the Fed selanjutnya pada 19-20 Juni, meski  ada sinyal dari beberapa pejabat dalam beberapa hari terakhir. Mereka melihat bunga jangka panjang sudah berada di titik terendah. Kalaupun suku bunga acuan turun lagi, para analis memandang tidak akan banyak berdampak pada ekonomi.

The Fed biasa saja membeli obligasi lagi untuk merangsang kredit, atau memperpanjang rencana suku bunga rendah melebihi 2014. Tapi bila Bernanke meluncurkan stimulus sebelum pemilu Nopember bisa dipersepsikan membantu Presiden Obama menang lagi.

Banyak kalangan khawatir ekonomi AS mengalami resesi seperti 2000-2011. Mereka cemas terutama dengan lapangan kerja. Setelah tumbuh di atas 200 ribu selama Desember sampai Februari, lapangan kerja naik di bawah 100 ribu sejak Maret. Ekonomi AS ternyata hanya tumbuh 1,9% selama kuartal pertama.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tak-ada-sinyal-stimulus-dari-bernanke.html

Tanggal April 20, 2012 / 7:41 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei terkoreksi terkoreksi kemarin karena investor menghindari risiko menjelang lelang obligasi Spanyol, meski  pelemahan yen membantu beberapa emiten eksportir. Para investor ingin melihat apa yang akan terjadi dalam lelang Spanyol, yang berencana menjual obligasi tenor 2 dan 10 tahun senilai 2,5 miliar euro. Mereka dibayangi ketakutan mengenai kondisi finansial Spanyol. Pelemahan yen berhasil mengangkat saham eksportir seperti Toyota Motor dan Komatsu. Indeks Nikkei turun 78,88 poin, atau 0,82% di 9.588,38.
      Pelemahan mata uang yen sulit menopang indeks Nikkei untuk menahan gempuran sentimen negatif di pasar, menyusul data jobless claims AS yang mengecewakan. Ditambah lelang obligasi Spanyol gagal meredam kekhawatiran akan merebaknya kembali krisis utang zona euro.

Rekomendasi

Kospi
      I
ndeks  Kospi juga berakhir negatif kemarin karena investor enggan bertransaksi sebelum hasil lelang obligasi Spanyol. Indeks itu berkonsolidasi dekat level 2000, di tengah kurangnya fundamental solid dan kekhawatiran mengenai zona euro. Sektor keuangan menjadi sasaran karena kekhawatiran itu. Indeks Kospi ditutup turun 4,67 poin, atau 0,23% di 1.999,86.
      Indeks Kospi terancam terus mengalami pelemahan pada perdagangan kali ini, dimana berkurangnya minat investor untuk melakukan pemburuan asset-asset berisiko atau risk appetite karena kecemasan mengenai krisis utang di kawasan zona euro. Selain itu prospek pemulihan ekonomi AS kembali terkendal karena klaim tunjangan pengangguran yang mengalami kenaikan. Faktor inilah yang membuat sulit bagi indeks bergerak positif. 

Rekomendasi

Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng kemarin berakhir di level tertinggi dalam sebulan terakhir berkat harapan Beijing akan melonggarkan kebijakan moneternya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Kantor Berita Xinhua, mengutip sumber anonim, kemarin melaporkan Bank Sentral China (PBOC) akan menambah likuiditas di pasar melalui serangkaian langkah, termasuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) bank. Indeks Hang Seng ditutup menguat 214,28 poin, atau 1,03% di 20.995,01.
      Dengan koreksi yang dialami Wall Street untuk kali kedua, diperkirakan akan menggiring indeks Hang Seng mengalami penurunan setelah mengalami penguatan cukup tajam. Tapi kalangan analis memperkirakan indeks akan bergerak antara 20.200-21.400 sampai akhir bulan ini, dengan potensi perubahan kebijakan moneter China sebagai penentu pergerakan pasar. 

Rekomendasi

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/data-as-mengecewwakan-regional-tertekan.html

Tanggal January 13, 2012 / 2:41 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Meskipun ECB mempertahankan suku bunga acuan pada 1,00%. Presiden ECB Mario Draghi terus berdebat mengenai pembelian aset tambahan, dan tampaknya seolah-olah kepala bank sentral akan terus menargetkan suku bunga pinjaman pada tahun 2012 sebagai langkah yang tidak standar dalam pengetatan pengawasan yang terus meningkat .
Namun, Mr Draghi membela bank sentral dalam melakukan kebijakan Operasi Refinancing dalam Jangka Panjang, bahwa segala upaya dapat sebagai alat untuk ‘mengukur’ kebijakan yang efektif, dan tampaknya seolah-olah ECB akan terus menopang sektor perbankan sebagai “pelaku” dalam  penyangga untuk menghadapi ‘ resesi ringan’. Komentar terakhir menunjukkan bahwa Dewan Pemerintahan akan terus melihat segala perkembangannya pada sela-sela pertemuan selama kuartal pertama 2012, namun kita dapat melihat bank sentral terus meletakkan dasar bagi kebijakan suku bunga nol karena prospek fundamental untuk daerah euro-tetap diselimuti dengan ketidakpastian tinggi. EUR / USD mempertahankan tren bearish kembali pada teknikal bulan Oktober, koreksi jangka dekat harus “taper off” dalam beberapa hari mendatang, setidaknya sampai pada minggu depan.
 

EUR-USD
S
trong support di area 1.29 telah tembus dan menghasilkan low baru di area 1.2664, dan berhasil rebound ke area 1.2816, area 1.2856 merupakan sinyal koreksi untuk kembali ke area 1.29 yang sampai saat ini area tersebut merupakan berubah menjadi strong resisten weekly pertama di area 1.2963, apabila minggu ini penutupan di area tersebut maka target tertinggi ada di area resisten kedua di area 1.3202……….area 1.28 sangat krusial bila dilihat untuk mempertahankan tren koreksi dari euro, dibutuhkan indikator kuat untuk mendukung sentimen pasar….tapi katalis fundamental yang ada menunjukkan sebaliknya dan target weekly support di area 1.2580 menjadi krusial dalam konfirmasi tren bearish-nya.

Rekomendasi :
Buy             : 1.2727, 1.2686    Sell            : 1.2822, 1.2888
TP              : 1.2800                   TP              : 1.2620
Stoploss   : 1.2600                   Stoploss   : 1.2900

Resisten Level  : 1.2870, 1.2929                    
Support Level    : 1.2727, 1.2638                    
Range Area        : 1.2680 – 1.2820
 

USD-JPY
D
epartemen Keuangan Jepang merilis angka defisit perdagangan Jepang yang terus melebar pada November. Menurut data, selama bulan tersebut, impor melebihi ekspor sebesar  ¥ 585.1 miliar, sedikit di bawah perkiraan kekurangan ¥ 599.4 miliar. Namun demikian, defisit perdagangan lebih dari dua kali lipat pada bulan Oktober. Angka perdagangan yang keluar Rabu kemarin sebagian besar sejalan dengan ekspektasi perlambatan ekspor yang berbasis ekonomi Jepang. Status ‘safe haven’ yen masih akan menjadi target sentimen dari akibat situasi krisis di Eropa dan alternatif pasar FX dalam minimalisasi gain dari asset cross yang ada dalam sistem perdagangan global, sulit bagi pelaku pasar untuk melihat celah dalam memproyeksikan volatilitas dari yen.

Rekomendasi :
Buy             : 76.65, 76.60        Sell            : 76.96, 77.08
TP              : 76.96                     TP              : 76.76
Stoploss   : 76.45                     Stoploss   : 77.20

Resisten Level  : 76.92, 77.09
Support Level    : 76.60, 76.47
Range Area        : 76.70 – 77.08

GBP-USD
B
ritish Pound bangkit kembali dari low terendah semalam di area 1,5278 terlihat pelaku pasar selera risiko mereka meningkat, Bank of England terus menjaga suku bunga acuan pada 0,50% dan memelihara Program pembelian aset sebesar £ 275B, pasar berharap pound  menemukan kembali karakter volatilitas pergerakannya menjelang pertemuan pada 25 Januari, namun pound mungkin menghadapi headwinds tambahan selama jangka dekat karena prospek fundamental bagi Inggris memburuk. Pada gilirannya, pasar mengharapkan pernyataan kebijakan mengisyaratkan dukungan moneter tambahan, dan komentar dovish dari BoE bisa mendorong GBP/USD kembali turun menuju support-nya (1.5270) karena prospek fundamental bagi Inggris ternyata semakin suram, karena efek domino krisis Eropa.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5277, 1.5198    Sell             : 1.5343, 1.5375
TP              : 1.5343                   TP               : 1.5222
Stoploss   : 1.5100                   Stoploss    : 1.5444

Resisten Level  : 1.5370, 1.5412
Support Level    : 1.5281, 1.5234
Range Area        : 1.5222 – 1.5344
 

USD-CHF
P
asar mungkin tidak terlalu khawatir tentang risiko pose BoJ, tetapi mereka pasti lelah dari apa yang bank sentral Swiss akan lakukan. Rally relaksasi pada franc setelah SNB tetap tidak merubah kebijakan dalam beberapa minggu terakhir ini adalah refleksi dari ketakutan pasar. EURCHF sekali lagi bergerak lebih dekat ke batas 1,2000, pasar akan menguji tekad pada salah satu intervensi yang paling agresif dari zaman modern ini. Dan dengan perkembangan yang ada, ekspektasi pasangan ini kemungkinan akan dinaikkan menjadi 1,3000 oleh SNB.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9444, 0.9374    Sell             : 0.9528, 0.9555
TP              : 0.9555                   TP                : 0.9444
Stoploss   : 0.9300                   Stoploss    : 0.9686

Resisten Level  : 0.9494, 0.9528
Support Level    : 0.9406, 0.9333
Range Area        : 0.9431 – 0.9606

AUD-USD
M
ata uang berimbal hasil tinggi kemungkinan menghadapi headwinds tambahan tahun ini dan Reserve Bank of Australia membawa siklus pelonggaran ke dalam program pada awal kuartal 2012, dan kita dapat melihat bank sentral mengambil langkah-langkah agresif untuk melindungi perekonomian dari perlambatan dalam perdagangan global dan mengimbangi prospek pertumbuhan yang terus negatif. Secara fundamental, meskipun semua masalah ada di zona euro, kita masih melihat resesi global menyebar ke timur menuju China di mana krisis besar berikutnya akan terwujud. Berikutnya Amerika Serikat, pada fase dua di Eropa, dan tahap tiga akan segera muncul di Cina, yang pada akhirnya akan mengekspos blok ekonomi berkorelasi komoditas dan pasar negara berkembang. Dengan demikian, kita lihat Aussie berada pada risiko menghadapi tekanan pada beberapa bulan mendatang.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0269, 1.0202    Sell             : 1.0310, 1.0333
TP              : 1.0333                   TP               : 1.0202
Stoploss   : 1.0111                   Stoploss    : 1.0444

Resisten Level     : 1.0336, 1.0363
Support Level       : 1.0270, 1.0231
Range Area           : 1.0202 – 1.0333

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-13-januari.html

Tanggal December 30, 2011 / 2:14 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro jatuh ke ke level terendah 1.2857 karena berita obligasi Italia jatuh dari harapan pasar dan pergerakan EUR / USD dapat lebih rendah lagi sampai penutupan perdagangan tahun 2011 karena mempertahankan tren penurunan dari akhir Oktober. Obligasi Italia meleset dari target USD 8.5b dalam mempertahankan daya Treasury mereka dan mengangkat 7.02B EUR di lelang obligasi sebelumnya, sementara pemerintah menawarkan obligasi di tingkat 6,98% yang jatuh tempo pada 2022, yang membandingkan dengan yield 7,56% pada bulan November. Dalam rangka peningkatan pembiayaan keuangan dalam meredam prospek negatif kawasan euro-, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dijadwalkan bertemu pada 9 Januari untuk membahas lebih lanjut krisis utang, tetapi terus gagal dalam usaha mengembalikan kepercayaan investor dan sebagai pemerintah yang beroperasi di bawah serikat moneter menjadi semakin bergantung pada dukungan keuangan pihak lain.
Pada gilirannya, ECB diharapkan untuk memudahkan kebijakan atau melonggarkan lebih lanjut pada tahun 2012, pasar menunggu Dewan Pengurus ECB apakah akan mengambil langkah-langkah agresif untuk menopang perekonomian yang sakit karena pemulihan melambat mempertinggi risiko undershooting target 2% untuk inflasi. Anggota dewan ECB Ewald Nowotny mengatakan stabilitas harga akan menjadi ‘perhatian utama’ bagi bank sentral karena ia mengharapkan pertumbuhan harga yang terus menyurut selama dua tahun ke depan, dan kami berharap Dewan Pengurus terus mendorong suku bunga acuan di bawah 1,00% dan Presiden ECB Mario Draghi bergerak menjauh dari langkah-langkah standar. Namun, ECB mungkin memiliki sedikit pilihan tetapi akan terus memperluas neracanya lebih lanjut karena gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia yang ikut menyeret sektor perbankan.

 
EUR-USD
P
ergerakan rebound yang diperlihatkan pada sesi perdagangan AS membawa euro sampai ke area 1.3131 kemarin, suatu kewajaran secara teknikal terjadi hal seperti itu. Penurunan euro yang sampai ke level 61% fibonacci weekly (1.3050), melewati support monthly (1.3143) dan menghasilkan level terendah 1.2944 (sinyal konfirmasi tren bearish monthly)…..dapat ditarik simpulan teknikal bahwa apabila bulan ini dan di akhir tahun 2011 ditutup dibawah level support monthly dan 61% fibonacci weekly maka konfirmasi target 1.2675 akan terealisasi, tapi dengan diawali dengan pergerakan rally swing ke area 1.3000, volatilitas yang cukup besar akan terjadi di awal kuartal pertama dengan diawali dengan pergerakan sideways yang cukup masif di pembukaan perdagangan di tahun 2012. Tekanan sentimen negatif yang dialami euro kemarin mendekati low 1.2872 pada bulan januari awal tahun 2011 lalu, dan sepanjang tahun 2011 menunjukkan nilai tertinggi-nya di level 1.4938 pada bulan Mei 2011. Penurunan lebih dari 2000 poin ( dalam 7 bulan sesi perdagangan ) menunjukkan sedemikian muram-nya semua katalis fundamental yang terjadi selama tahun 2011 dan zona euro harus segera merubah dan mencari katalis baru dan dapat merubah persepsi investor mengenai prospek ekonomi di tahun 2012 setidaknya kejelasan tersebut dapat dilihat pada kuartal pertama 2012.
Rekomendasi :
Buy             : 1.2888, 1.2818    Sell            : 1.2955, 1.3
TP              : 1.2940                   TP              : 1.2797
Stoploss   : 1.2700                   Stoploss   : 1.3100

Resisten Level  : 1.2995, 1.3030                    
Support Level    : 1.2888, 1.2820                    
Range Area        : 1.2818 – 1.2990
 

USD-JPY
H
al itu dilaporkan setelah penutupan bahwa anggaran baru Jepang akan memerlukan utang yang mencapai rekor hingga 49 persen. Hal ini memberikan arti baru untuk defisit dan leverage dalam neraca pemerintah. Namun demikian, yen telah mempertahankan posisinya sebagai mata uang safe haven meskipun perkembangan-nya tidak dapat dengan pasti pergerakannya akan seperti ini hingga tahun 2012. Jika krisis Eropa terus menyebar ke wilayah Asia-, permintaan untuk yen akan tetap didukung sampai tindakan BoJ dapat kembali ke trek-nya.
Rekomendasi :
Buy             : 77.50, 77.32        Sell            : 77.77, 77.99
TP              : 77.77                     TP              : 77.50
Stoploss   : 77.20                     Stoploss   : 78.10

Resisten Level  : 77.72, 77.87
Support Level    : 77.47, 77.32
Range Area        : 77.35 – 77.90

GBP-USD
A
rea 1.5493 yang merupakan level 50% fibonacci chart weekly merupakan area sinyal tren bearish dari pergerakan pound untuk long term-nya dan area support mothly di area 1.5370 merupakan konfirmasi pelemahan pound dalam program pembelian asset dan pelonggaran moneter dari BoE untuk mengantisipasi efek domino dari krisis utang Eropa, pengetatan fiskal dan korelasi-nya dengan program tersebut diharapkan dapat berkolaborasi. Tapi akibatnya pelemahan pound tidak terhindari. Pada chart weekly terlihat ada empat bottom dan semua ada di level 1.53, korelasi pada konfirmasi tren bearish setidaknya untuk outlook pergerakan GBP di awal dan selama kuartal pertama 2012 adalah closing candle di bawah area 1.53 terutama pada chart weekly dan ekspektasi jauh pada target 61 % fibonacci chart weekly di area 1.5188. pergerakan swing koreksi di awal kuartal dapat mencapai level 50 % fibonacci di area 1.54 besar dan 1.55 kecil, dan pijakan untuk tren bearish untuk konfirmasi pada pergerakan sideways di area 1.54 an.
Rekomendasi :
Buy             : 1.5353, 1.5303    Sell            : 1.5433, 1.5460
TP               : 1.5444                  TP              : 1.5353
Stoploss    : 1.5200                  Stoploss   : 1.5555

Resisten Level  : 1.5473, 1.5531
Support Level    : 1.5358, 1.5300
Range Area        : 1.5333 – 1.5490
 

USD-CHF
P
asar mungkin tidak terlalu khawatir tentang risiko pose BoJ, tetapi mereka pasti lelah dari apa yang bank sentral Swiss akan lakukan. Rally relaksasi pada franc setelah SNB tetap tidak merubah kebijakan dalam beberapa minggu terakhir ini adalah refleksi dari ketakutan pasar. EURCHF sekali lagi bergerak lebih dekat ke batas 1,2000, pasar akan menguji tekad pada salah satu intervensi yang paling agresif dari zaman modern ini. Maka korelasi sideways euro akan diperlihatkan pula pada franc, dan sifatnya masih sempit karena ekspektasi yang masih melihat sikap SNB dalam menanggapi segala kebijakan ECB.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9400, 0.9373    Sell            : 0.9430, 0.9444
TP              : 0.9525                   TP              : 0.9333
Stoploss   : 0.9200                   Stoploss   : 0.9555

Resisten Level  : 0.9447, 0.9494
Support Level   : 0.9371, 0.9344
Range Area    : 0.9393 – 0.9505

AUD-USD
S
ementara dolar Australia kembali tertekan 0,11 persen karena pelaku pasar kembali pada skala selera risikonya. Memang, mata uang berimbal hasil tinggi kemungkinan menghadapi headwinds tambahan tahun depan dan Reserve Bank of Australia membawa siklus pelonggaran ke dalam program awal kuartal 2012, dan kita dapat melihat bank sentral mengambil langkah-langkah agresif untuk melindungi perekonomian sebagai perlambatan dalam perdagangan global mengimbangi prospek pertumbuhan yang terus negatif. Menurut Kredit swap ( indeks Suisse ) semalam, pelaku pasar melihat biaya pinjaman jatuh lebih dari 100 basis poin selama 12-bulan berikutnya, dan kita dapat melihat tingkat bunga harapan semakin memburuk dalam beberapa bulan mendatang dan sebagai tindakan Gubernur RBA Glenn Stevens akan mengadopsi pandangan dovish untuk kebijakan moneter selanjutnya. AUD / USD terus berjuang untuk didorong kembali mencapai resisten pertamanya di area 1.0175, dan akan mengambil pijakan setidaknya sampai dengan MA bolinger di area 1.0207. Dan kembali pada tren bearish-nya kembali tes ke area dari 0,9663 terendah di bulan November.
Rekomendasi :
Buy            : 1.0060, 1.0000    Sell            : 1.0150, 1.0175
TP              : 1.0161                  TP              : 0.9990
Stoploss   : 0.9900                  Stoploss   : 1.0222

Resisten Level  : 1.0171, 1.0207
Support Level    : 1.0069, 1.0004
Range Area        : 0.9980 – 1.0174
 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-30-desember-2011.html

Tanggal December 23, 2011 / 2:15 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

EUR-USD
P
ergerakan rebound yang diperlihatkan pada sesi perdagangan AS membawa euro sampai ke area 1.3131 kemarin, suatu kewajaran secara teknikal terjadi hal seperti itu. Penurunan euro yang sampai ke level 61% fibonacci weekly (1.3050), melewati support mothly (1.3143) dan menghasilkan level terendah 1.2944 (sinyal konfirmasi tren bearish monthly)…..dapat ditarik simpulan teknikal bahwa apabila bulan ini dan di akhir tahun 2011 ditutup dibawah level support mothly dan 61% fibonacci weekly maka konfirmasi target 1.2675 akan terealisasi, tapi dengan diawali dengan pergerakan rally swing ke area 1.3555, volatilitas yang cukup besar akan terjadi di awal kuartal pertama dengan diawali dengan pergerakan sideways yang cukup masif di pembukaan perdagangan di tahun 2012.
Rekomendasi :
Buy             : 1.3003, 1.2960    Sell           : 1.3090, 1.3140
TP              : 1.3100                   TP             : 1.2910
Stoploss    : 1.2888                  Stoploss  : 1.3222

Resisten Level  : 1.3105, 1.3161                    
Support Level    : 1.3003, 1.2958                    
Range Area        : 1.2890 – 1.3100
 

USD-JPY
S
ecara teknikal terlihat yen berusaha untuk kembali ke jalur bullishnya dengan closing daily di atas resisten weekly-nya di atas area 78.09 yaitu kemarin closing di area 78.15, menjadikan area 77 besar kembali menjadi area favorite untuk di beli, swing koreksi yang terjadi di awal tahun depan hanyalah benar-benar tekanan dari cross mata uang utama lain bukan dari USD, dimana benar-benar konfirmasi dari tekanan USD masih dalam proses pembentukan status safe haven di tahun 2012 dimana akan selalu disesuaikan keadaan pasangan ini ( USD/JPY ) dengan perkembangan efek penyebaran krisis Eropa akan sampai ke AS.
Rekomendasi :
Buy             : 78.08, 77.90        Sell            : 78.20, 78.34
TP              : 78.35                     TP              : 77.98
Stoploss   : 77.60                     Stoploss   : 78.55

Resisten Level    : 78.23, 78.31
Support Level      : 78.02, 77.90
Range Area          : 77.90 – 78.25
 

GBP-USD
A
rea 1.5493 yang merupakan level 50% fibonacci chart weekly merupakan area sinyal tren bearish dari pergerakan pound untuk long term-nya dan area support mothly di area 1.5370 merupakan konfirmasi pelemahan pound dalam program pembelian asset dan pelonggaran monetr dari BoE untuk mengantisipasi efek domino dari krisis utang Eropa, pengetatan fiskal dan korelasi-nya dengan program tersebut diharapkan dapat bersinerji. Tapi akibatnya pelemahan pound tidak terhindari.
Rekomendasi :
Buy             : 1.5606, 1.5555    Sell            : 1.5730, 1.5757
TP               : 1.5710                  TP              : 1.5555
Stoploss    : 1.5500                  Stoploss   : 1.5888

Resisten Level  : 1.5718, 1.5762
Support Level    : 1.5638, 1.5602
Range Area        : 1.5555 – 1.5757
 

USD-CHF
P
asar mungkin tidak terlalu khawatir tentang risiko pose BoJ, tetapi mereka pasti lelah dari apa yang bank sentral Swiss akan lakukan. Rally relaksasi pada franc setelah SNB tetap tidak merubah kebijakan dalam beberapa minggu terakhir ini adalah refleksi dari ketakutan pasar. EURCHF sekali lagi bergerak lebih dekat ke batas 1,2000, pasar akan menguji tekad pada salah satu intervensi yang paling agresif dari zaman modern ini.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9308, 0.9267    Sell            : 0.9360, 0.9399
TP              : 0.9410                   TP              : 0.9252
Stoploss   : 0.9155                   Stoploss   : 0.9495

Resisten Level  : 0.9403, 0.9444
Support Level     : 0.9309, 0.9259
Range Area        : 0.9275 – 0.9475

AUD-USD
P
ercobaan head and shoulders hampir digagalkan sewaktu Aussie jatuh ke area 0.94….dan kembali closing di level support kedua weekly di 0.9657 dan closing di atasnya ( 0.9786 ) pada minggu pertama bulan oktober lalu….menjadikan area tersebut menjadi target dan konfirmasi dari pembentukan sentimenpada Aussie. Dan selama empat minggu selama bulan Oktober tersebut terjadi reversal besar sampai ke area 1.0750..suatu pergerakan volatilitas terbesar selama sebulan sesi perdagangan, yang hampir membuyarkan secara teknikal pijakan pondasi untuk pembentukan head and shoulders tersebut…setelah selama dua minggu ini range yang terbentuk belumlah cukup untuk dikatakan, konfirmasi head and shoulders sudah terbentuk. Berdasarkan katalis fundamental eksternal dari Aussie pun mulai mengkonfirmasi bahwa tekanan  akan pertumbuhan global sudah memasuki tahap ‘warning’ akan kemunduran prospek ekonomi global di tahun 2012…..bagi pasar FX, volatilitas pada Aussie akan mengalami tekanan jual sampai pada akhir sesi perdagangan tahun 2011 ini dan akan diawali dengan pergerakan koreksi dan konsolidasi slide di awal perdagangan di tahun 2012 sampai pada pertengahan bulan Januari sudah akan terlihat pembentukan sentimen apa yang akan terjadi.
Rekomendasi :
Buy             : 1.0130, 1.0045        Sell            : 1.0180, 1.0212
TP              : 1.0222                       TP              : 0.9888
Stoploss   : 0.9900                       Stoploss   : 1.0300

Resisten Level  : 1.0198, 1.0251
Support Level    : 1.0075, 1.0022
Range Area        : 0.9888 – 1.0199
 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-23-desember-2011.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha