Search Results : permasalahan tenaga kerja di jerman

Premarket 4Hari ini merupakan hari yang akan cukup sibuk bagi pasar, dan investor akan alami ancaman kerugian yang cukup besar jika tidak waspada terhadap berita-berita yang beredar.

Indek acuan saham berjangka Amerika terlihat cenderung alami penurunan menjelang dirilisnya sejumlah laporan keuangan pada sore hari ini. Bursa saham Global juga terlihat alami penurunan, hanya China yang terlihat alami pemulihan dari penurunan pada awal pembukaan pasar hari ini.

Volatilitas pergerakan yang cukup tinggi pada hari ini terlihat pada bursa saham China. Shanghai Composite berhasil menutup penurunan yang terjadi pada awal pembukaan pasar dengan ditutup naik sebesar 1,2 persen. Bursa saham China dalam seminggu terakhir alami pergerakan naik turun yang cukup besar akibat para investor yang mempertanyakan mengenai kemungkinan ditariknya dukungan pemerintah China terhadap bursa saham, dan juga kondisi kesehatan ekonomi China.

Ketidak pasatian daya beli pasar global dan pelemahan pertumbuhan ekonomi China berikan tekanan yang cukup besar bagi harga komoditi dalam beberapa bulan terakhir. Tekanan penurunan harga paling besar pada produk komoditi dialami oleh minyak mentah dan tembaga.

Harga acuan tembaga terlihat alami penurunan kurang lebih sebesar 2 persen dan berada sedikit diatas $5000 per ton sedangkan minyak mentah alami penurunan sebesar 0,4 persen dan berada pada kisaran harga kurang lebih $43 per barrel.

Pada hari ini akan ada sejumlah perusahaan yang dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya. Sebelum pasar dibuka akan ada laporan keuangan dari Target (TGT), Lowe’s (LOW), Staples (SPLS), Hormel Foods (HRL) dan American Eagle (AEO).

Sedangkan setelah bursa tutup L Brands (LB) yang merupakan pemilik dari Victoria Secret dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya.

Pada hari ini hanya akan ada sedikit berita-berita ekonomi yang akan dirilis. Departemen Statistik Tenaga Kerja pada hari ini dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya pada pukul 19:30 WIB.

Parlemen Jerman pada hari ini diperkirakan akan menyetujui program bailout terbaru Yunani dengan nilai total sebesar 86 milliar euro ($95 milliar) guna mengatasi permasalahan krisis hutang Yunani. Pada sore hari ini bursa saham Athena alami kenaikan sebesar 0,3 persen.

Bursa saham di Eropa secara keseluruhan pada sore hari ini sempat terlihat alami penurunan, dimana DAX Jerman sempat turun sebesar 1 persen dan CAC Prancis turun 0,9 persen.

Harga saham Carlsberg (CABGY) alami penurunan sebesar lebih dari 7 persen setelah Danish Brewer turunkan perkiraan mereka terhadap perkiraan earning perusahaan dan menyatakan bahwa lemahnya penjualan untuk wilayah Rusia menjadi penyebabnya.

Prusahaan grup komoditi Glencore (GLCNF) juga alami “underperformed”. Harga saham perusahaan tersebut alami penurunan kurang lebih 3 persen di London setelah mereka menyatakan bahwa turunnya harga jual raw material akan berikan pengaruh negatif bagi earning mereka.

Pada hari ini, bursa saham Asia ditutup dengan kecenderungan bergerak “mix”. Saham-saham di China alami pemulihan dari penurunan yang terjadi pada awal pembukaan pasar, tetapi indek-indek acuan saham utama lainnya di wilayah Asia, yaitu di Jepang dan Hong Kong terlihat ditutup dengan alami penurunan lebih dari 1 persen.

Penurunan yang terjadi di Asia tersebut mengikuti penurunan yang terjadi sebelumnya pada pasar saham Amerika yang ditutup pada pagi hari. Dow Jones industrial average untuk hari Selasa kemarin ditutup dengan alami penurunan sebesar 0,2 persen sedangkan SP 500 turun 0,3 persen dan Nasdaq turun 0,6 persen.

http://www.strategydesk.co.id/2015/08/premarket-volatilitas-akan-cenderung-tinggi-dan-arah-pergerakan-pasar-masih-tetap-tidak-jelas/

Tanggal February 06, 2012 / 9:44 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro sedikit terkoreksi hari ini karena pasar semakin cemas dengan terkatung-katungnya proses penyelesaian masalah utang Yunani, seiring dekatnya tenggat waktu bagi negara itu untuk mendapatkan keputusan soal bailout kedua.
Euro rentan sebelum pemimpin Yunani menjawab tuntutan kreditor internasional soal langkah-langkah ekonomi. Koalisi Yunani harus mengatakan ke Uni Eropa hari ini apakah menerima persyaratan ketat dari bailout senilai 130 miliar euro dalam rangka menghindari default berantakan. Para pemimpin Yunani harus menyediakan jawaban atas tuntutan dari Uni Eropa, ECB dan IMF mengenai langkah-langkah penghematan, termasuk pemotongan upah.
Di sisi lain, negosiasi antara Yunani dan kreditor swasta mengenai restrukturisasi belum juga tuntas. Meski para pejabat Eropa mengatakan proses negosiasi berjalan baik dan kesepakatan hampir dicapai, belum ada keputusan resmi. Berita terakhir menyebutkan pemotongan utang bisa mencapai 70% dan bunga obligasi baru nantinya 3,6%.
Pada jam 09:15 WIB, euro bertengger di $1,3090, turun dari level penutupan New York akhir pekan lalu $1,3142. Terhadap yen, euro jatuh ke 100,23 dari 100,63.Tapi kejatuhan euro masih dapat diredam, indikasi pasar masih berharap kesepakatan akan tercapai. Oleh karena itu, euro masih mampu bertahan  di atas $1,30.
Faktor yang men-support euro adalah harapan deal dapat terwujud.  Bila kesepakatan tercapai, euro bisa rally. Tapi rally itu akan terhenti bila pasar nantinya melihat pelaksanaan deal itu tidak akan mulus dan mudah, atau ada permasalahan. Kekhawatiran mengenai Yunani cukup besar sampai data ketenagakerjaan AS yang bagus pun tidak mampu menutupinya.
Data itu memperlihatkan sebanyak 243.000 lapangan kerja tercipta selama Januari, yang membuat tingkat pengangguran turun ke 8,3% dari 8,5%. Data ini menjadi bukti baru ekonomi AS sedang melanjutkan pemulihannya. Karena itu, mengurangi kemungkinan the Fed melaksanakan Quantitative Easing (QE).   Data ini juga membantu dollar menguat terhadap yen hingga 76,74 akhir pekan lalu. Sedangkan indeks dollar bergerak di atas 79,00 dengan euro tertekan hari ini. 
Sembari menantikan hasil pertemuan Yunani dan troika (Uni Eropa, IMF dan ECB), pasar mencermati data factory orders Jerman dan sentimen investor zona euro hasil survei Sentix. Selama tidak ada perkembangan berarti dari Yunani, data yang bagus pun tidak akan membantu euro. Tapi euro bisa semakin tertekan bila data itu buruk sekali.
Mengenai mata uang lain, aussie terkoreksi hari ini setelah data penjualan ritel Australia turun 0,1% selama Desember. Selain itu, aussie juga terkoreksi menjelang keputusan suku bunga RBA besok. Meski kondisi ekonomi global membaik dalam dua bulan terakhir, indikator ekonomi Australia, termasuk lapangan kerja dan inflasi, turun. Maka dari itu, ada ekspektasi RBA akan memangkas suku bunganya besok sebesar 25 bps ke 4,0%.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-rentan-seiring-tenggat-waktu-yunani.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha