Search Results : perkembangan negara inggris

Jakarta, Strategydesk – Rapat the Fed menjadi fokus pasar mata uang minggu ini, dengan isu utama prospek kenaikan suku bunga. Satu hal yang ingin diketahui apa yang akan disampaikan the Fed terkait prospek itu. Sebelum ke sana, perhatian pasar menuju data inflasi Inggris, yang dapat mempengaruhi persepsi pasar pada prospek kebijakan BOE. JPY 16-12-14

Performa ekonomi AS yang gemilang, mendukung pandangan the Fed bakal menjadi bank sentral negara maju pertama yang bisa menaikkan suku bunga. Dengan tingkat pertumbuhan lapangan kerja yang pesat, memperkuat harapan the Fed bakal menegaskan peluang kenaikan suku bunga di pertengahan tahun depan.

The Fed kemungkinan akan mengakui perkembangan ekonomi yang terlihat sejauh ini, seperti penciptaan lapangan kerja, aktivitas pembelanjaan konsumen atau  kondisi bisnis.. Kondisi ini diperkirakan banyak kalangan akan membuat the Fed menyesuaikan gaya bahasanya, dengan cenderung hawkish. The Fed diperkirakan bakal menghilangkan kalimat considerable time yang biasa digunakan untuk menggambarkan penerapan kebijakan akomodatif.

Namun, patut diwaspadai pandangan the Fed soal perlambatan global dan prospek inflasi. Ekonomi Eropa, Jepang dan China berpotensi menghambat pertumbuhan dunia. Dengan penurunan harga minyak yang tajam, berarti berkurangnya tekanan inflasi.  Situasi ini dapat menghalangi the Fed menyampaikan pernyataan soal opsi kenaikan suku bunga.

Untuk hari ini, pasar akan disuguhi data inflasi Inggris, yang diperkirakan semakin melambat. Inflasi tahunan selama Nopember diperkirakan melambat ke 1,2% dari 1,3%. Perlambatan inflasi bisa menambah keraguan BOE bisa menaikkan suku bunganya pertengahan  tahun depan. Di Eropa, ada data sentimen investor Jerman hasil survei ZEW, yang diperkirakan naik ke 20 di Desember dari 11,5 di Nopember.

EUR-USD
Masih bergerak di atas MA 25, EUR-USD rebound setelah jatuh kemarin. Pair ini berusaha menembus kejatuhan kemarin, peluang bullish terjaga bila berhasil ditutup di atas $1,2480. Bila akhirnya ditutup di bawah MA 25, pair ini terancam menuju ke $1,2360.

Rekomendasi harian
Dorongan buy masih bisa terjadi pada EUR-USD, dimana target buy di 1.2390 dengan target take profit 1.2451, dimana stop loss 1.2359. Buy break bisa dilakukan bila terjadi penembusan 1.2477 dengan target take profit 1.2522, dimana stop loss 1.2447.

Sementara itu, untuk sell ada 1.2527 dengan target take profit 1.2477, dimana stop loss 1.2557. Sedangkan posisi sell break bisa dilakukan di 1.2359 dengan peluang take profit di 1.2329 dan 1.2313, dimana stop loss ada penembusan kembali 1.2390.

USD-JPY
Semakin dalam kontraksi USD-JPY, kini melemah 0,2% ke 117,18. Menggunakan Fibonacci retracement, posisi pair ini sudah menembus 23,6% dari penguatan 15 Oktober-8 Desember, kini sedang menuju 38,2%. Penutupan di bawah 116,00 semakin memperbesar peluang ke sana.

Rekomendasi harian
Peluang buy USD-JPY di 116.02 dengan target take profit 116.79, dimana stop loss 115.72. Buy break-nya 117.96  dengan target take profit 118.35, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali ke 117.66.

Sedangkan posisi sell di area 118.47 dengan target take profit 117.97 dan 117.76, dimana stop loss 118.77. Sell break bila terjadi penembusan 116.97, dimana target take profit 116.40 dan 116.21 dengan area stop loss 117.27.

GBP-USD
Belum ada pergerakan besar pada GBP-USD setelah jatuh 0,4% kemarin. Bila jatuh ke bawah $1,5600, pair ini membentuk bearish continuation dengan target $1,5500. Ke atas, ada resistance di $1,5740, bila ditembus, pair ini mencoba bergerak ke $1,5800.

Rekomendasi harian
Pergerakan GBP-USD yang tertahan di resisten 1.5717, membuat GBP masih terus mencobanya. Bila terjadi penembusan area tersebut menjadi ruang untuk sell di 1.5747 dengan target take profit 1.5711 dan 1.5693, dimana stop loss 1.5777. Sedangkan sell break di 1.5594 dengan target take profit 1.5564 dan 1.5549, dimana stop loss bila ada pembalikan harga kembali ke 1.5629.

Buy 1.5533 dengan target take profit 1.5579, dimana stop loss 1.5503.

USD-CHF
Mengalami koreksi, USD-CHF sepertinya mulai menghapus penguatan kemarin. Masih bergerak di bawah MA 25, kondisi pair ini masih bearish. Penutupan di atas 0,9680 membuka peluang bullish dengan target selanjutnya di 0,9730-0,9750. Tapi bila terpuruk di bawah 0,9600, pair ini semakin bearish dengan target 0,9550.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF buy 0.9597 dengan target take profit 0.9643, dimana stop loss 0.9567. Buy break 0.9658 dengan target take profit 0.9689 dan 0.9704, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali ke 0.9628.

Sell 0.9704 dengan target take profit 0.9666, dimana stop loss 0.9734. Sell break 0.9582 dengan target take profit 0.9567 dan 0.9552, dimana stop loss ada penembusan kembali 0.9613.

AUD-USD
Tak banyak gerak, AUD-USD masih terjebak dekat level terendah dalam 4 tahun. Diperdagangkan di $0,8222, pair ini sempat ke low $0,8200. Bila ditutup di bawah $0,8170, pair ini terancam menuju 0,8100-0,8050. Ke atas, kalaupun berhasil menembus resistance $0,8300, pair ini masih sulit melampaui $0,8400.

Rekomendasi harian
Area 0.8255 menjadi target sell untuk AUD-USD, dengan take profit 0.8209, dimana stop loss 0.8285. Sell break ada penembusan kembali 0.8209 dengan target take profit 0.8179 dan 0.8163 , dimana stop loss 0.8239.

Buy 0.8148 dengan target take profit 0.8194, dimana stop loss 0.8118.

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-16-desember-2014/

Strategydesk – Kondisi ekonomi global beragam tahun ini, diwarnai dengan pesatnya pemulihan ekonomi AS yang berhasil menutupi perlambatan di Eropa, Jepang dan China. Selanjutnya, bagaimana prospek ekonomi di 2015?

Fundamental positif diperkirakan masih menyertai momentum perbaikan ekonomi global di 2015. Menurut proyeksi dari IHS, pertumbuhan global akan naik menjadi 3% dari estimasi 2,7% untuk tahun ini. Seperti dikutip oleh CNBC, berikut 10 prediksi ekonomi dari IHS

US Economy1.    Ekonomi AS masih unggul
Ekonomi terbesar dunia ini akan terus mengungguli negara maju lainnya, didukung oleh permintaan domestik, terutama pembelanjaan konsumen. Faktor yang mendukung pembelanjaan konsumen, yang merupakan 70% aktivitas ekonomi, masih positif, termasuk pertumbuhan lapangan kerja dan harga energi rendah. IHS memprediksikan ekonomi akan tumbuh antara 2,5% dan 3,0% tahun depan.

2.    Eropa masih memprihatinkan
Ekonomi Eropa masih berjuang dengan rendahnya lapangan kerja. Tapi kombinasi penurunan harga minyak, depresiasi euro dan perbaikan fiskal, dan kebijakan moneter akomodatif mungkin bisa membantu pertumbuhan. Menurut IHS, ekonomi blok mata uang itu akan tumbuh 1,4% di 2015, perkembangan dari 0,8% tahun ini.

3.    Jepang pulih dari resesi
Setelah resesi keempat dalam enam tahun, ekonomi Jepang akan bangkit di 2015, meski hanya sekitar 1%. Menurut IHS, pelonggaran dari BOJ dan stimulus pemerintah, ditambah dengan harga energi rendah akan membawa pertumbuhan kembali positif.

4.    China masih melambat
Pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal kemungkinan belum cukup untuk mencegah pertumbuhan semakin melambat, dengan perkiraan HIS bisa menuju ke 6,5% tahun depan. Meski masih jauh di atas rata-rata negara dunia, tingkat pertumbuhan itu dianggap rendah dalam standar Beijing.

5.    Ekonomi Emerging Markets Variatif
Sebagian besar negara berkembang akan membaik di 2014, berkat harga minyak yang rndah, likuiditas global dan pertumbuhan di AS. Emerging market di Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun khusus Rusia, ekonominya menderita karena sanksi, penurunan harga minyak dan arus modal keluar.

 

6.    Harga komoditas masih merosot
Minyak sudah anjlok 40% sejak musim panas lalu di tengah merosotnya permintaan dan berlimpahkan pasokan. Menurut HIS, China masih menjadi kunci permintaan, maksudnya bila ekonominya semakin melambat berarti harga terancam semakin turun. Lembaga itu memperkirakan harga komoditas akan turun 10% tahun depan.

7.    Ancaman disinflasi
Tekanan disinflasi lebih terlihat di negara maju, sebagai akibat penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi. Keculi di negara berkembang, seperti Rusia, yang nilai tukarnya anjlok, menyebabkan inflasi.

8.    The Fed yang pertama menaikkan suku bunga
The Fed, Bank of England (BOE) dan Bank of Canada (BOC) merupakan negara maju yang menaikkan suku bunganya di 2015. Tapi the Fed lebih dulu, dengan kemungkinan menaikkannya pada Juni.  Kemudian diikuti oleh BOE di Agustus dan BOE pada Oktober. Sebaliknya, ECB dan BOJ, PBOC justru melakukan pelonggaran lanjutan, melalui pemangkasan suku bunga atau menyediakan likuiditas melalui pembelian aset.

9.    Dollar masih raja
Dollar masih melanjutkan dominasinya yang didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga. Selain itu, antisipasi akan kemungkinan stimulus tambahan dari ECB dan BOE, berarti euro dan yen akan terus depresiasi di 2015. Menurut HIS, nilai tukar euro akan jatuh ke $1,15-1,20 pada musim gugur 2015, dengan dollar/yen diperdagangkan di kisaran 120-125.

10.    Berkurangnya risiko penurunan (downside risk)
Pemulihan ekonomi global selama ini terganggung oleh banyak kutukan, termasuk besarnya utang di sektor publik maupun swasta, yang memaksa banyak pemerintah dan perusahaan deleveraging. Tapi di beberapa negara masalah ini tidak lagi menghambat pertumbuhan, terutama di AS dan Inggris, tercermin dari angka PDB-nya.

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/10-prediksi-ekonomi-2015-apa-saja/

Jakarta, Strategydesk – Dollar terkoreksi kemarin setelah berhasil menyentuh level tertinggi dalam empat tahun atas rivalnya karena data ketenagakerjaan AS yang gemilang. Namun hal ini tidak mengubah posisi dollar, yang masih merajai pasar mata uang dengan keunggulan prospek kebijakan moneter the Fed.

Data payroll Jumat lalu menunjukkan pertumbuhan 321.000, terbesar sejak Januari 2012. Dengan ini, maka sudah sepuluh bulan berturut-turut lapangan kerja tumbuh di atas 200 ribu, terpanjang sejak 1994. Bahkan data Nopember dan Oktober direvisi naik, mengindikasikan pesatnya pertumbuhan lapangan kerja.

Karena data ini, dollar langsung reli yang membawanya ke level tertinggi dalam beberapa tahun terhadap mata uang lain. Prospek dollar masih bullish meski koreksi kemarin, di tengah ekspektasi the Fed bisa menjadi bank sentral negara maju pertama yang menaikkan suku bunga. Investor sudah menunggu rapat the Fed minggu depan, berharap adanya perubahan gaya bahasa. Dalam rapat terakhirnya tahun ini, ada harapan the Fed lebih condong hawkish dalam pernyataannya, sembari mengakui perkembangan ekonomi yang terlihat.

Untuk saat ini, dollar lebih cenderung konsolidasi. Indeks dollar berada di 89,18 setelah melemah 0,2% kemarin. Indeks masih berpeluang untuk meraih level psikologis 90. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 120,86 setelah koreksi 0,3% kemarin. Support terdekat ada di 118,75 dan kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 118,00. Atas franc, dollar berada di 0,9772 setelah menyentuh 0,9818 kemarin.

Beralih ke euro, mata uang tunggal Eropa itu rebound tipis setelah sempat jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun. Di tengah prospek ECB harus mengeluarkan stimulus, euro diperkirakan masih bearish, dengan target jangka menengah $1,20. Untuk saat ini, euro diperdagangkan di $1,2300, dengan support $1,2200.

Sterling juga berhasil rebound kemarin, namun tren sepertinya belum berubah. Meski kondisi ekonomi dan kebijakan moneter Inggris tidaklah buruk, masih kalah dibandingkan AS. Dengan prospek seperti itu, target jangka menengah sterling adalah $1,5300. Hari ini, pound diperdagangkan di $1,5630 setelah menguat 0,4% kemarin.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 09-12-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 09-12-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 09-12-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 09-12-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 09-12-14

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/meski-koreksi-dollar-masih-merajai/

Tanggal November 23, 2012 / 4:21 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Prospek kesepakatan jangka panjang untuk anggaran Uni Eropa “meredup” pada hari Jumat setelah usulan dan kompromi baru yang ditawarkan oleh Prancis dan Polandia, tetapi mengabaikan tuntutan Inggris dan Jerman untuk lebih fokus pada pemotongan belanja secara keseluruhan.
Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy, memimpin pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa untuk memutuskan anggaran 2014-2020 senilai sekitar 1 triliun euro, “menyerah” pada tekanan dari Presiden Prancis Francois Hollande dan rekannya dari Polandia untuk skala pemotongan untuk subsidi pertanian dan dana pembangunan daerah.
Para pejabat Inggris dan Jerman mengatakan akan membuat kesepakatan anggaran di minggu ini. Negosiasi dapat berlangsung hingga Sabtu atau Minggu jika tidak ada kesepakatan, dan beberapa pemimpin telah membersihkan jadwal akhir pekan mereka untuk kemungkinan itu.
Kegagalan untuk mencapai kesepakatan akan menambah kesan bahwa para pemimpin Uni Eropa tidak dapat mengambil tindakan tegas bila diperlukan, dalam menyelesaikan krisis utang zona euro yang sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Dan akan merusak citra Uni Eropa dengan 500 juta penduduk.
Cameron telah mengancam akan memveto kesepakatan, kecuali hasilnya baik bagi pembayar pajak Inggris. Tapi veto lain, kurang dari setahun setelah ia diblokir dalam perubahan perjanjian untuk memungkinkan disiplin fiskal yang lebih ketat di zona euro, akan semakin mengisolasi Inggris dari Uni Eropa dan bisa meningkatkan tekanan untuk meninggalkan Uni Eropa.
“Banyak negara bertanya pada diri sendiri apa yang terjadi dengan Inggris Apakah itu? Pada jalan keluar? Dalam hal ini, mengapa kita harus membuat konsesi besar?” kata seorang pejabat Uni Eropa di puncak, berbicara dengan syarat anonim.

 
EUR-USD
G
erman Ifo Business Climate, diperkirakan turun menjadi 99.6 dari 100. German Final GDP q/q, diperkirakan akan sama dengan laporan terakhir 0.2%. Italian Retail Sales m/m, diperkirakan naik dari 0.0% menjadi 0.3% EU Economic Summit hari terakhir tapi bila tak ada kata sepakat dapat dilanjutkan Sabtu sampai minggu. Apabila tidak ada kata sepakat pada EU Economic Summit dapat berpengaruh pada pergerakan euro. Kemarin telah diperkirakan akan testing ke area 1.2888 dan pagi ini pada sesi perdagangan Asia kemungkinan akan tembus ke area 1.2900 dan testing ke area 1.2930. Suatu antisipasi akan even tersebut membuat pergerakan bullish akan berlanjut secara signifikan apabila hasil Summit tersebut membuat pasar puas dan target area 1.3000an akan tembus setidaknya sampai closing candle monthly bulan ini. Sebaliknya apabila hasilnya mengecewakan, euro akan kembali tertekan untuk testing ke area 1.2666.

Rekomendasi :
Buy                : 1.2770, 1.2730    Sell             : 1.2896, 1.2960
TP                  : 1.2860                  TP               : 1.2740
Stoploss       : 1.2700                  Stoploss    : 1.6000

Resisten       : 1.2910, 1.2939
Support         : 1.2837, 1.2792
Range           : 1.2750 – 1.2965

 
GBP-USD
U
ntuk data Inggris, BBA Mortgage Approvals, Ini adalah indikator utama dari permintaan pasar sektor perumahan – pembelian rumah sebagian besar dibiayai dengan hipotek, diperkirakan naik 32.3K dari 31.2K. Sudah hampir 7 hari pergerakan koreksi terlihat pada chart daily dan pada sesi perdagangan Asia hari ini pound telah break ke area 1.5959 memasuki area level 38% fibonacci chart daily. Memang terlihat, mirip dengan pergerakan euro, bahwa koreksinya pound memang diperkirakan akibat dari antisipasi pasar akan katalis dan EU Economic Summit yang memang di tunggu pasar. Apabila hasil Summit tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, secara teknikal pound akan meneruskan tren bullish-nya untuk testing ke area 50% fibonacci ke area 1.6000-1.6030, sebaliknya apabila tidak sesuai dengan ekspektasi pasar maka pergerakan reversal yang cukup signifikan diperkirakan akan terjadi untuk testing kembali ke area 1.5808-1.5830

Rekomendasi :
Buy                : 1.5890, 1.5850    Sell            : 1.5975, 1.6020
TP                  : 1.5990                  TP               : 1.5838
Stoploss        : 1.5828                 Stoploss    : 1.6060

Resisten       : 1.5971, 1.6009
Support         : 1.5900, 1.5868
Range           : 1.5888 – 1.6010

 
AUD-USD
K
orelasi dengan pergerakan HangSeng masih menjadi pondasi pergerakan aussie pada sesi perdagangan Asia, dan akan berlanjut korelasinya dengan pergerakan mata uang utama lainnya, even hari ini, hasil dari EU Economic Summit dapat menjadi tolak ukur pergerakan aussie hari ini. Kembali tembusnya area 1.0400 pada sesi perdagangan Asia pagi ini, diperkirakan merupakan antisipasi akan even tersebut dan kemungkinan ekspektasi kemungkinan cut rate terakhir di tahun 2012. Secara teknikal break area 1.0444 menjadi krusial, apabila tembus akan testing ke area 1.0470-1.0505. Sebaliknya apabila tembus ke area 1.0380 maka akan kembali testing ke area 1.0303-1.0333. Closing hari ini sangat krusial bagi pijakan rally pergerakan aussie di pekan depan.

Rekomendasi :
Buy                : 1.0385, 1.0333    Sell             : 1.0432, 1.0470
TP                  : 1.0444                  TP               : 1.0333
Stoploss       : 1.0303                  Stoploss    : 1.0500

Resisten       : 1.0428, 1.0456
Support         : 1.0358, 1.0329
Range           : 1.0330 – 1.0474

 
USD-CHF
K
atalis penggerak franc akan tergantung dari apa yang sedang berlangsung di Brussel, apabila EU Economic Summit menghasilkan kesepakatan yang menurut pasar sangat positif bagi perkembangan krisis yang sedang terjadi maka penguatan euro akan ditanggapi pelaku pasar Fx untuk menguatkan franc, karena korelasi franc sebagai pondasi likuiditas euro akan terus melekat. Secara teknikal di luar korelasi-nya dengan euro, apabila low kemarin (0.9336) tembus dan closing hari ini di bawah area 0.9340 maka penguatan franc akan testing ke area 0.9240-0.9280.

Rekomendasi :
Buy                : 0.9343, 0.9313    Sell             : 0.9402, 0.9430
TP                  : 0.9420                  TP               : 0.9333
Stoploss       : 0.9270                  Stoploss    : 0.9490

Resisten       : 0.9379, 0.9409
Support         : 0.9328, 0.9306
Range           : 0.9303 – 0.9444

USD-JPY
Y
en akan bergerak berkorelasi dengan pergerakan mata uang lainnya, dimana yang akan dominan dalam menentukan pergerakan yen adalah pada sesi perdagangan cross-nya dengan mata uang utama dunia yang lain selain USD.

Rekomendasi :
Buy                : 82.25, 82.10        Sell             : 82.82, 83.03
TP                  : 83.03                    TP               : 82.22
Stoploss       : 81.50                    Stoploss    : 83.30

Resisten       : 82.75, 83.07
Support         : 82.17, 81.92
Range           : 82.10 – 83.03                                                    

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-23-nopember-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-23-nopember-2012.html

Tanggal November 08, 2012 / 4:57 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Setelah pemilu AS selesai, fokus tertuju ke Eropa, dengan dua bank sentral besar bersiap mengumumkan hasil rapat reguler yang diperkirakan tidak akan ada keputusan baru.

Fokus tertuju ke Inggris dan keputusan MPC apakah ada penambahan program pembelian aset, kemudian ke ECB dan apakah Presiden Mario Daghi memangkas suku bunga. Tapi ECB sepertinya tidak akan mengeluarkan bazokanya yang diumumkan dua bulan lalu, dan menjaga amunisinya dengan mempertahankan suku bunga.

Program pembelian obligasi, atau yang disebut dengan Outright Monetary Transaction (OMT), yang diumumkan Draghi September lalu, disebut sebagai tanda titik balik sentimen pasar keuangan meski belum digunakan. Pengumuman itu saja cukup untuk menurunkan yield obligasi Spanyol dari level bahaya.

Meski efeknya mulai sirna, para analis melihat ECB belum benar akan melaksanakannya. Rapat ECB bulan ini kemungkinan tidak akan ada keputusan baru, berbentuk suku bunga ataupun kebijakan lainnya. Alhasil, rate tetap di 0,75%. Draghi, yang selalu mengatakan kini giliran pemerintah yang harus membenahi keuangannya, juga tidak akan mengumumkan langkah likuiditas baru.

Meski kondisi makroekonomi mendukung pemangkasan, ECB sepertinya ingin menyimpan amunisi. Zona euro menderita di berbagai sektor, sektor manufaktur dan jasa mengalami kontraksi untuk sembilan bulan berturut-turut. Tingkat pengangguran mencapai 11,6% di tengah program penghematan yang dijalankan beberapa negara.

Sementara itu BOE diperkirakan juga tidak akan mengumumkan hal yang baru setelah data terakhir menunjukkan Inggris keluar dari resesi pada kuartal ketiga. Sebelumnya, banyak analis sempat memperkirakan BOE akan mengumumkan tambahan stimulus untuk merangsang pertumbuhan. Tapi setelah data menunjukkan Inggris lepas dari resesi ganda terpanjangnya sejak 1950, para pengamat melihat BOE akan duduk manis sembari mengamati perkembangan.

BOE telah menyuntikkan 375 miliar pound ke ekonomi sejak Maret 2009, termasuk tambahan 50 miliar pound pada Juli dan September. Dalam program Quantitative Easing itu, BOE membeli aset seperti obligasi pemerintah dan korporat dengan tujuan mendorong kredit.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/takkan-ada-yang-baru-dari-ecb-boe.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/takkan-ada-yang-baru-dari-ecb-boe.html

Tanggal July 10, 2012 / 9:57 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro berhasil rebound dari level terendah dalam dua tahun terakhir atas dollar namun sentimen pasar masih rentan akan gejolak yang mungkin timbul dari kekhawatiran mengenai ekonomi global dan krisis Eropa.
Para trader mengatakan dorongan ke euro datang dari short covering, menyusul beberapa berita positif yang datang dari Eropa. Menteri keuangan zona euro kemarin sepakat memberi tambahan satu tahun ke Spanyol sampai 2014 untuk mencapai target defisit sesuai aturan Uni Eropa. Mereka juga sepakat menyiapkan dana siaga untuk Spanyol sebesar 30 miliar euro yang tersedia akhir bulan ini.
Namun, para menteri belum mencapai perkembangan berarti soal penyelamatan perbankan dan pembelian obligasi darurat, dua masalah yang menjadi kekhawatiran utama pasar. Sementara itu, Parlemen Jerman lewat voting menyetujui dana talangan permanen atau European Stability Mechanisim (ESM). Meski telah disetujui parlemen, ESM harus didukung oleh pengadilan Konstitusi Jerman dan kepala negara bagian sebagai bagian proses ratifikasi.
Outlook euro masih negatif, dibayangi tingginya yield obligasi Spanyol dan Italia, serta belum jelasnya detil mengenai penyehatan perbankan dan pelonggaran syarat bailout. Yield obligasi Spanyol kembali tembus 7% kemarin, bila tetap tinggi maka bisa menyulitkan euro. Belum lagi data ekonomi yang dapat menambah bukti perlambatan global.
Dalam perdagangan di Asia,  euro berada di $1,2292, sedikit melemah dari penutupan New York $1,2312. Namun masih di atas level terendah sejak Juni 2010 $1,2253, yang dicatat kemarin. Bila rebound berlanjut, euro akan menguji $1,2358 (23,6% retracement kejatuhan 2-5 Juli), sebelum bisa meraih $1,2400. Namun bila bearish masih mendominasi, kejatuhan berlanjut dengan support di $1,2285 dan $1,2250.
Mengenai mata uang lain, aussie terkoreksi menyusul data perdagangan China yang meski memperlihatkan peningkatan surplus, pertumbuhan impornya tidak sesuai harapan. Pertumbuhan impor China dianggap penting untuk kesehatan  ekonomi mitra dagangnya, dan China adalah pasar ekspor terbesar Australia. Aussie melemah sampai $1,0170, setelah sempat bertahan di $1,0205.
Dollar menguat atas rivalnya berkat data China itu, dengan indeksnya naik 0,16% ke 83,42 hari ini. Sterling juga turut melemah, turun 0,11% aatas dollar di $1,5509. Serangkaian data Inggris dapat mempengaruhi pergerakan the cable, yaitu data kinerja perdagangan dan produksi industrial.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-rebound-sentimen-pasar-masih-rentan.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-rebound-sentimen-pasar-masih-rentan.html

Tanggal June 08, 2012 / 9:37 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan mata uang komoditas mencatat kejatuhan substansial hari ini, menyusul penguatan dollar setelah the Fed tidak memberi petunjuk adanya rencana stimulus. 
Euro dan aussie sempat menanjak setelah China memangkas suku bunganya. Di luar dugaan bank sentral negara itu memangkas rate-nya 25 bps, dianggap pasar sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan. Keputusan yang diumumkan kemarin sore itu juga mengangkat aset berisiko.
Kedua mata uang itu  balik arah setelah Ketua the Fed Ben Bernanke menyampaikan pernyataan yang berbeda dengan para deputinya, yang beberapa jam sebelum pidatonya, mendukung wacana stimulus. Di hadapan Kongres, Bernanke mengatakan pihaknya tetap mengamati perkembangan secara seksama dan siap mengambil tindakan bila diperlukan.
Namun tidak ada penjelasan darinya apa bentuk langkah yang siap dilakukan. Ia juga tidak menyinggu sedikitpun soal program pembelian aset lanjutan. Hal ini memupuskan harapan akan adanya stimulus moneter tambahan. Rapat the Fed selanjutnya dilaksanakan pada 19-20 Juni nanti, masih belum jelas apakah the Fed melakukan pelonggaran.
Pernyataan Bernanke itu membuat indeks dollar berhasil bangkit dari level terendah dalam dua minggu terakhir 81,91, dan kini berada di 82,42. Dollar menguat atas semua rival utamanya kecuali yen.  Setelah berhasil meraih 79,31 yen, greenback terkoreksi hari ini. Penguatan dollar ini bisa berlanjut bila tidak ada faktor yang dapat mengurangi kekhawatiran pasar soal ekonomi global.
Euro juga jatuh setelah Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit Spanyol sebanyak tiga tingkat menjadi BBB, dengan alasan membengkaknya utang dan biaya penyelamatan bank, serta memburuknya resesi. Hal ini terjadi tidak lama setelah Spanyol berhasil menggelar lelang, dengan banyak peminat. Euro hari ini jatuh hingga $1,2518, menjauhi level tertinggi dalam dua minggu terakhir $1,2626. Data penting dari Eropa hari ini hanya data perdagangan Jerman.
Sedangkan aussie jatuh sampai $0,9902 setelah berhasil menyentuh paritas. Aussie tetap melemah meski data neraca perdagangan memperlihatkan berkurangnya defisit. Pasar kini menantikan pidato Gubernur RBA Glenn Stevens. Meski data ekonomi terbaru cukup bagus, banyak kalangan yang memperkirakan Stevens akan tetap dovish dalam pidato nanti.
Sementara itu, sterling juga terkoreksi hari ini setelah sempat rally tajam kemarin karena keputusan BOE, yang mempertahankan suku bunga dan tidak menambah stimulus. Untuk hari ini, data Inggris terjadwal adalah indeks PPI dan proyeksi inflasi BOE/GfK.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-aussie-jatuh-karena-the-fed.html

Tanggal May 24, 2012 / 8:57 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sempat terkoreksi lebih dari 1% dan mencapai level terendah yang baru dalam minggu ini di 12.311,56, Indeks Dow Jones Industrial akhirnya kembali ke titik awalnya dan hanya ditutup dengan koreksi tipis, 0,05%.  Rebound tersebut terjadi sebagai akibat dari berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap krisis yang terjadi di bursa Eropa, meski pejabat dari Bank Sentral Eropa sempat memberikan pernyataan untuk mempersiapkan pasar mengenai kemungkinan keluarnya Yunani dari Zona Euro.
Koreksi tipis tersebut, memberikan sentimen positif pada pergerakan IHSG hari ini. IHSG diperkirakan bakal bergerak flat-naik pada kisaran 3925-4005. Penutupan diatas 4005 akan memberikan sentimen positif.
Koreksi yang terjadi pada harga minyak akibat prospek ekonomi dunia yang memburuk, telah membuat harga minyak Nymex sempat berada dibawah level US$90 pada perdagangan tadi malam. Koreksi ini juga membuat harga komoditas yang lain terus melemah, yang ujungnya adalah pelemahan harga saham-saham komoditas di bursa kita (BEI). Setelah tercapainya level psikologis ini, sepertinya kita perlu mengamati apakah trend reversal bisa terjadi pada harga minyak. Jika harga minyak bisa reversal, posisi-posisi spekulatif pada saham-saham komoditas (dengan urutan CPO, mineral, batubara) terlihat menarik untuk dilakukan.

Global Outlook
P
ergerakan bursa saham regional pagi ini cenderung flat, dimana bursa saham AS semalam berakhir flat setelah mengalami pergerakan yang fluktuatif.
Stabilnya regional tidak lepas sikap kehati-hati investor dalam menyikapi kabar dari Eropa. Bila pemimpin Uni Eropa tidak berhasil mengambil langkah yang tepat mengenai penanganan krisis utang dikawasan zona euro, makin memperburuk situasi. Ditambah lagi, ketidakmampuan Yunani dalam melaksanakan program penghematan yang jadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan bailout, membuat negara tersebut tersingkirkan dari zona euro.
Dalam pertemuan pemimpin Uni Eropa kemarin menegaskan keinginan mereka agar Yunani tetap di zona euro, tapi mereka mengakui masih belum bisa menyepakati pembentukan obligasi zona euro. Berbicara setelah pertemuan informal tersebut, Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy dan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dalam pemerintahn Yunani yang baru nanti diharapkan mampu menyepakati perjanjian sebelumnya mengenai disiplin fiskal atau penghematan.
Sementara itu, Merkel mengatakan masih adanya perbedaan pendapat mengenai pembentukan obligasi euro. Jerman masih menolak termasuk pembentukan obligasi euro sampai ditemukannya titik temu kesatuan fiskal, sedangkan Presiden Francois Hollande mendukung ide Merkel. Tapi Merkel dikabarkan memiliki ide baru yang spesial yaitu “proyek obligasi” untuk membantu melemahnya ekonomi zona euro.
Sembari menanti perkembangan baru dari Eropa, investor akan disuguhkan padatnya data ekonomi hari ini, termasuk PMI China, PMI Jerman dan eurozone. Disamping itu, Jerman akan mengumumkan indeks sentimen bisnis (IFO) selama Mei yang diperkirakan turun dari 109,9 menjadi 109,4. Sedankan Inggris akan merilis pertumbuhan kuartal pertamanya tahun ini yang diperkirakan masih kontraksi 0,2%. Di AS, data mingguan tunjangan klaim pengangguran AS pekan lalu di perkirakan stabil 370 ribu.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan. Pada perdagangan Rabu (22/05/2012), IHSG terpangkas 0,98% ke level 3.981,578.
Krisis Eropa tetap menjadi pemicu utama penurunan IHSG menyusul mencuatnya kembali kekhawatiran Yunani akan hengkang dari kesatuan euro. Isu tersebut kemudian merontokkan bursa saham global, dimana IHSG turut terseret arus pelemahan tersebut.
Ditengah minimnya sentimen, pelaku pasar memilih profit taking setelah meraup gain di hari sebelumnya. Ada delapan sektor yang menyeret IHSG ke zona merah, dimana sektor pertambangan menjadi menjadi motor utama penurunan, yang melemah sebesar 3,07%. Sedangkan, dua sektor saham yang berhasil naik tipis, yaitu industri dasar dan barang konsumsi.
Saham-saham yang mengalami penurunan antara lain United Tractor (UNTR), Astra Internasional (ASII), HM Sampoerna (HMSP), dan Bayan (BYAN).
Sementara saham-saham yang mampu bertahan antara lain Mandom (TCID), Indo Tambangraya (ITMG), Semen Gresik (SMGR), dan Indocement (INTP).

Ulasan Teknikal
IHSG

Dari sudut teknikal terlihat MA 10 dan 55 masih dalam posisi downtrend, menunjukkan bahwa trend bearish IHSG masih belum selesai. Munculnya pola bearish harami pada candlestick kembali memunculkan sinyal turun setelah IHSG mengalami rebound yang cukup besar pada perdagangan kemarin. Untuk itu, kami melihat bahwa IHSG masih berpeluang untuk menguji support-nya di area 3.930 – 3.900. Sementara resistance terdekat IHSG saat ini berada di kisaran 4.000. Penembusan resistance akan membuka penguatan lanjutan menuju area 4.045 – 4080. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.930 – 4.045.

R3    4,056
R2    4,029
R1    4,005
   
Pivot    3,978
   
S1    3,954
S2    3,927
S3    3,904

Stock Pick
INDF

MA 10 dan 55 yang bergerk di atas harga menunjukkan bahwa trend INDF masih bearish. Namun untuk jangka pendek, harga sepertinya masih akan bergerak flat di area 4.575 – 4.900. Sementara itu, candlestick yang membentuk long white candlestick memunculkan sinyal rebound setelah harga tertahan di area support 4.675. Untuk itu, kami melihat adanya peluang rebound bagi INDF untuk kembali meraih resistance-nya di 4.900.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss 4.675, target 4.900
Support                : 4.675, 4.575
Resistance          : 4.900, 5.100

UNVR

Masih berada dalam trend bullish, namun pergerakan UNVR saat ini masih tersendat di area resistance MA 10 di 21.600. Indikator RSI masih netral, sementara stochastic masih menunjukkan potensi bearish. Namun begitu, selama harga mampu bertahan di area support 20.750, UNVR masih mempunyai potensi penguatan menuju resistance-nya di 22.450.
Rekomendasi     : Buy (best price entry @20.750), stop loss 20.150, target 22.450
Support                : 20.750, 18.750
Resistance          : 21.600, 22.450

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/bursa-as-flat-ihsg-masih-labil.html

Tanggal April 20, 2012 / 1:49 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Kelompok G20 dalam Pertemuan hari pertama, pembuat kebijakan financial di seluruh dunia yang beroperasi di tingkat tertinggi, dapat mempengaruhi pasar mata uang.
International Monetary Fund Managing Director Christine Lagarde mengatakan Rabu kemarin berkomitmen bahwa IMF akan menyiapkan sejumlah $ 320 miliar dalam pendanaan untuk melindungi dan membantu krisis utang di Eropa.
Lagarde mengatakan ia berharap untuk mengamankan kesepakatan senilai $ 400 miliar yang akan di sediakan  IMF pada pembicaraan di Washington pekan ini di antara para pejabat keuangan dari seluruh dunia.
Situasi di Eropa sekali lagi menjadi faktor utama market watch hari ini, meskipun lelang obligasi Spanyol senilai € 2,5 miliar menunjukkan hasil yang positif,  dimana yields 10-tahun obligasi Spanyol mendekati 6 persen.
Rumor bahwa rating AAA Perancis akan diturunkan cukup menggetarkan investor pagi hari-nya, tapi Moody telah menegaskan kembali bahwa tidak akan mengambil tindakan segera.
Hasil pada yields AS 10-tahun turun menjadi 1,94 persen, yang didukung Treasurys AS. Dolar sedikit lebih tinggi terhadap mata uang utama lain, tetapi melemah terhadap euro, yang tetap di atas level 1,31. Komentar dari Chirstine Lagarde managing director IMF bahwa negara-negara anggota telah berjanji $ 320 miliar menjadi sumber daya tambahan untuk euro.
Lemahnya data ekonomi AS juga menekan aset-aset berisiko dan pelaku pasar kembali ke pasar  Treasurys. Data Weekly Jobless Claim cukup mengejutkan pasar domestik yang hanya sebesar 386.000. Penjualan rumah turun 2,6 persen ke tingkat tahunan sebesar 4.480.000, juga mengecewakan.
“Eropa pada keseimbangan yang masih negatif, dan angka pertumbuhan Cina masih pada margin yang terbilang lebih lemah dari sebelum-nya. Semua itu menunjuk ke sebuah lingkungan yang sedikit lebih baik untuk pasar Treasurys. ” kata John Briggs, senior Treasury strategist at RBS.
Dari pernyataan dan perkembangan dari berita di atas dapat di simpulkan bagaimana efek-nya terhadap indeks dollar dalam beberapa hari belakang ini, dan ke depan atau malah sampai penutupan bulan ini, juga penguatan dollar dapat di dorong dari keadaan regional AS serta faktor pendorong dari keadaan pasar di AS.
Pelemahan USD mungkin akan sementara sifatnya, tergantung dari apa implementasi putusan dari kesimpulan pertemuan G20 tersebut……..

EUR-USD
G
erman Information and Forschung (Ifo) Business Climate, Survei Bulanan untuk menilai kondisi bisnis yang terbaru dan pandangan untuk 6 bulan ke depan, kemungkinan ada kenaikan 0,2 poin menjadi 109,6 poin.
German Producer Price Index (PPI), perubahan harga produsen untuk barang, kemungkinan terjadi kenaikan sebesar 0,1% sampai dengan 0,5% bulan ini.
Kembali sulitnya euro untuk closing di atas area 1.3183 (weekly resisten), dan 1.3050 (50% fibonacci chart daily) membuat pergerakan euro terlihat sideways setidaknya dalam dua pekan terakhir ini.
Apabila minggu ini ada candle daily yang closing di bawah area 1.2990, maka ekspektasi sideway bearish akan terus mendominasi pergerakan euro setidaknya sampai akhir bulan ini dan  kembali pergerakan testing area ke area 1.2890………
koreksi sempit sampai 1.3146 kemarin yang juga di dorong oleh melemahnya dollar membuat range area open dan closing tiap harinya berada antara area 50% dan 38% fibonacci chart daily.
Tapi apakah akan ada area baru dalam dorongan fundamental yang akan datang karena sinyal positif terus mengalir untuk zona euro?
Hati-hati dengan break area 1.3220, area tersebut merupakan sinyal penguatan euro menuju target testing area 1.3344……

Rekomendasi :
Buy            : 1.3090, 1.3050    Sell             : 1.3180, 1.3220
TP              : 1.3161                  TP               : 1.3090
Stoploss   : 1.3000                  Stoploss    : 1.3292

Resisten       : 1.3175, 1.3218
Support         : 1.3079, 1.3025
Range           : 1.3030 – 1.3208
 

USD-JPY
P
ekan koreksi apakah masih mendominasi pergerakan dan sentimen pasar terhadap yen? target koreksi di area 80.30 yang merupakan level 50% fibonacci chart daily, juga merupakan area krusial dari tren koreksi yen, apabila level area ini tembus dan closing di area 79.90 maka dapat di bilang sia sialah apa yang telah di lakukan BoJ dalam mengendalikan yen mereka, dan dapat di mungkinkan opsi intervensi terbuka kembali……secara long term memang belum ada sinyal kelanjutan dari pelemahan (bullish tren) dari yen…..secara fundamental testing pelemahan yen memang di rasa cukup bagi para pelaku bisnis, maka selanjutnya kembali pada ekspektasi kuartal kedua dimana apabila dilihat dari data Tankan yang terakhir masih ada celah pertumbuhan di antara keadaan krisis keuangan global saat ini.
Longterms hold buy di area 80.80 dan 80.40. sangat mungkin untuk di tahan dan indikasi pelepasan harga apabila pergerakan yen secara psikologis kembali ke area 83. dan 84.

Rekomendasi :
Buy             : 81.40, 81.18        Sell             : 82.02, 82.22
TP              : 82.82                     TP               : 81.60
Stoploss   : 80.80                     Stoploss    : 83.83

Resisten       : 81.82, 82.06
Support         : 81.25, 80.91
Range           : 81.35 – 82.22

GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Retail Sales, nilai total semua penjualan yang disesuaikan dengan faktor  inflasi, kenaikan yang diharapkan dari -0,8% pada bulan Maret sampai dengan 0,4% sekarang.
Secara teknikal, tembusnya level 0.82 (EUR/GBP) ke area terendah hari ini 0.8172 membuat penguatan pound kembali tembus ke area 1.6 juga telah melewati area 50% fibonacci chart monthly, apakah crossrate tersebut akan terjadi koreksi? Apabila terjadi koreksi dan di dorong dengan koreksi dari indeks USD juga maka pound mungkin akan kembali ke area 1.59 besar…. apabila closing minggu ini di atas area 1.6020 maka sideways pound akan melebar dan akan testing area di 1.6104.

Rekomendasi :
Buy            : 1.6015, 1.5990    Sell             : 1.6090, 1.6120
TP              : 1.6110                  TP               : 1.5980
Stoploss   : 1.5920                  Stoploss    : 1.6161

Resisten       : 1.6082, 1.6116
Support         : 1.6013, 1.5975
Range           : 1.5980 – 1.6116

 
USD-CHF
E
uro [EURCHF = 1,201 0,0002 (0,02%)] sebelumnya turun di bawah tingkat 1,20 untuk mencapai titik terendah dalam 7 bulan terakhir 1,1990 franc pada platform perdagangan EBS. Terakhir di area 1,2021 franc, turun 0,1 persen.
Seorang juru bicara SNB mengatakan bank sentral berkomitmen untuk membeli valuta asing dalam jumlah tak terbatas untuk mempertahankan tingkat harga Swiss franc di pasar mata uang.
Sampai pada sesi perdagangan Asia hari ini franc masih diperdagangkan di kisaran 0.92 masih sama dari apa yang di targetkan SNB tahun lalu.
Apakah efektifitas dari kegiatan fiskal SNB tersebut dapat melemahkan franc? testing kebijakan tersebut akan terus berkorelasi dengan pergerakan Euro…..
Dan area weekly dan monthly resisten di area 0.9248 sangat kuat sebagai tahanan pelemahan franc……apabila dalam minggu ini ada closing di atas area tersebut maka target testing harga ada di area 0,9323 untuk minggu ini dan pergerakan koreksi hanya sampai ke area 0.9164 (50% fibonacci chart daily)……….

Rekomendasi :
Buy            : 0.9121, 0.9103    Sell             : 0.9191, 0.9222
TP              : 0.9222                  TP               : 0.9111
Stoploss   : 0.9070                  Stoploss    : 0.9292

Resisten      : 0.9197, 0.9236
Support         : 0.9131, 0.9104
Range           : 0.9121 – 0.9242
 

AUD-USD
U
ntuk data Aussie, Import Prices, Perubahan harga barang yang dibeli oleh importir di perkirakan turun sebesar 2,5% dari kuartal lalu.
Setelah kembali menyentuh level 1.0448 Aussie sepertinya sulit untuk lepas dari area 1.03, yang merupakan area 50% fibonacci chart daily, di tingkat level strong support di area 1.0303 dan strong resisten di area 1.0404….apabila pergerakan hari ini menuju salah satu dari area tersebut maka testing harga akan terjadi…..dan tembus salah satu-nya, maka 50% pergerakannya akan konfirm……….

Rekomendasi :
Buy            : 1.0303, 1.0262    Sell            : 1.0392. 1.0414
TP              : 1.0414                  TP               : 1.0300
Stoploss   : 1.0222                  Stoploss    : 1.0464

Resisten       : 1.0378, 1.0423
Support         : 1.0299, 1.0265
Range           : 1.0286 – 1.0414
 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-april-2012.html

Tanggal February 21, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – MSCI Index (MXWD) naik 0,6 persen ke level tertinggi selama enam bulan terakhir 5:10 pm waktu New York. Standard Poor 500 berjangka Index naik 0,5 persen. Euro dihargai naik 0,8 persen menjadi $ 1,3243, dan hasil pada catatan 10-tahun Italia turun 10 basis poin. Minyak naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena Iran mengatakan pihaknya menghentikan beberapa ekspor minyak mentah.
“Pasar sedang sekali lagi berharap banyak pada perkembangan Yunani, dan itu dapat secara signifikan mengangkat risk appetite pasar,” kata Niels Christensen, kepala strategi mata uang di Nordea Bank AB di Kopenhagen. Investor “kembali mencari alasan pada risk appetite mereka pada Cina, dimana pengharapan pertumbuhan ekonomi global dapat di awali dari kawasan tersebut, jadi sangat penting bagi para pejabat yang mendukung prospek pertumbuhan global ini. Hal ini juga sesuai dengan gambaran yang lebih luas dari seluruh bank sentral di masa mode penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi mereka masing-masing, dan sangat fokus pada pengamanan kondisi moneter yang dapat merangsang pada pertumbuhan, “katanya.
Apakah hal tersebut di atas menjadi suatu indikasi suatu perkembangan baru dalam pembentukan sentimen medium dan long terms di pasar FX? Masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasikan dalam long terms tren yang mengiringi perubahan risk appetite tiap hari-nya……dan volatilitas yang dihasilkan-pun menjadi jawaban atas fundamental yang disampaikan pihak otoritas yang sengaja dilempar ke pasar untuk membentuk opini dagang secara global. Yang dimana dapat pula mendorong bisnis global secara luas.

EUR-USD
P
asar Asia menanggapi positif terhadap perkembangan Yunani dan membawa Euro kembali mencoba break 1.3300 (Pk. 10.30 WIB) masih ada dua sesi perdagangan yang harus dilalui Euro, sesi Eropa dan AS, dan apakah berita tersebut dapat dijadikan sinyal reversal long term untuk pergerakan Euro? Secara teknikal, sebelum kuartal pertama tahun 2012 ini euro harus dapat menembus dan closing di area 1.3444 yang merupakan strong weekly resisten dan area level 50% fibonacci chart weekly dan MA 50 di area 1.3570 merupakan konfirmasi reversal medium terms….sebaliknya apabila kembali closing di area 1.2990 maka tren bearish akan berlanjut. Apakah risk appetite yang sudah terbentuk akan dapat mengalahkan sentimen kekhawatiran dan ketakutan pihak investor yang masih terus mendominasi hasil pergerakan Euro?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3250, 1.3190    Sell             : 1.3307, 1.3333
TP              : 1.3333                   TP               : 1.3131
Stoploss    : 1.3100                  Stoploss    : 1.3444

Resisten Level  : 1.3330, 1.3386                    
Support Level    : 1.3182, 1.3126                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3344

 
USD-JPY
B
ank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy              : 79.60, 79.40        Sell             : 80.20, 80.40
TP               : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss     : 79.00                    Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 79.87, 80.13
Support Level    : 79.34, 79.08
Range Area        : 79.40 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan adanya perkembangan baru mengenai Yunani mengirim Pound ke area 1.5858 dan akan terus di apresiasikan perkembangannya hari ini ke target area 1.5920 dan sebaliknya apabila tidak tembus maka kembali ke area 1.5760.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5777, 1.5757    Sell             : 1.5888, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6

Resisten Level  : 1.5870, 1.5897
Support Level    : 1.5805, 1.5780
Range Area        : 1.5777 – 1.5920
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9090, 0.9060    Sell             : 0.9120, 0.9180
TP              : 0.9161                   TP               : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss    : 0.9222

Resisten Level  : 0.9165, 0.9216
Support Level    : 0.9073, 0.9034
Range Area        : 0.9030 – 0.9161

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy              : 1.0690, 1.0666    Sell             : 1.0777, 1.818
TP               : 1.0777                   TP                : 1.0666
Stoploss    : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0798, 1.0844
Support Level    : 1.0690, 1.0644
Range Area        : 1.0666 – 1.0808

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-21-februari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha