Search Results : perkembangan inflasi di indonesia 5 tahun terakhir

Tanggal October 11, 2012 / 3:18 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunganya di 5,75% untuk ke delapan bulan berturut-turut, sesuai prediksi, di saat pertumbuhan domestik yang masih stabil meski terjadi perlambatan ekonomi global.

BI juga melakukannya di tengah pelemahan rupiah yang mengurangi ruang bagi BI untuk melonggarkan kebijakan meski di saat inflasi melambat. Keputusan ini diambil untuk mengimbangi kondisi eksternal sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi.

BI memperkirakan pertumbuhan domestik masih cukup walau tidak setinggi prediksi karena perlambatan ekonomi global. Oleh karena itu BI akan terus memantau perkembangan eksternal dan melakukan evaluasi mengenai dampak kebijakannya yang telah diambilnya serta melakukan penyesuaian lagi bila diperlukan.

Beberapa ekonom memperkirakan BI baru akan memperketat kebijakannya pada akhir tahun,  dengan menaikkan suku bunga simpanannya sebesar 25 atau 50 bps dari saat ini yang 4%. Hal ini bisa mengangkat nilai rupiah, yang telah melemah 5,5% atas dollar tahun ini. Kenaikan bunga fasilitas simpanan di BI, atau alat kebijakan lainnya, akan ditujukan untuk menstabilkan nilai tukar dan mengurangi defisit transaksi berjalan.

Inflasi tahunan melambat jadi 4,31% pada September lalu, terendah dalam enam bulan terakhir, berkat penurunan permintaan pasca hari raya. BI menetapkan target inflasi di 3,5% sampai 5,5% untuk tahun ini. Ekspor Indonesia anjlok 24,3% pada Agustus dari tahun lalu, kontraksi terbesar sejak Juni 2009. Sedangan impor turun 8%, yang membuat neraca perdagangan surplus $249 juta.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/bi-masih-tahan-rate-di-575.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/bi-masih-tahan-rate-di-575.html

Tanggal March 09, 2012 / 9:19 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Dow Jones Industrial (DJI) kembali bergerak naik setelah kreditur swasta Yunani menyetujui adanya debt swap. Kenaikan memang tidak besar, hanya 0,55%, tapi sudah cukup untuk membawa indeks ini diatas suport lamanya 12900.
Keberhasilan IHSG ditutup diatas resisten 3965 kemarin, telah membuat IHSG mengakhiri trend turunnya. Untuk jangka pendek, trend IHSG berubah menjadi flat pada kisaran 3925-4010. Artinya, IHSG memang memiliki potensi kenaikan, akan tetapi, potensi kenaikannya masih terbatas pada resisten 4010. Potensi kenaikan ke 4100 baru terbuka jika resisten itu mampu ditembus.
Bank Indonesia kemarin mempertahankan BI-Rate pada level 5,75%. Langkah ini, membuat pemodal asing melakukan posisi beli pada BMRI. Jika trend naik IHSG berlanjut, posisi-posisi spekulatif atas saham-saham BMRI, BBNI, ASII, ANTM, SMGR, UNVR, JSMR terlihat menarik untuk dilakukan.

Global Outlook
B
ursa saham regional mengalami kenaikan, dimana indeks Nikkei berhasil menorehkan level tertingginya dalam tujuh bulan terakhir, menyusul Optimisme pasar karena banyak kreditor swasta yang berpartisipasi dalam debt swap Yunani, sehingga mengurangi kekhawatiran terjadinya default.
Kabar meredanya Yunani untuk sementara waktu setelah sejumlah program restrukturisasi membuat bursa saham global semalam berhasil mencatat penguatan harian terbesarnya dalam dua bulan terakhir.
Menurut analis, dengan bertambahnya partisipasi, potensi terjadi bencana yang dialami Yunani berkurang. Pasar menganggap ini sebagai perkembangan positif agar proses bond swap berjalan sukses. Inilah salah satu faktor yang mengangkat sentimen. Tapi penguatannya yang terbatas mengindikasikan pasar masih hati-hati. Faktor lain yang membuat menguat adalah berita dari Wall Street Journal yang menyebutkan the Fed mempertimbangkan program pembelian obligasi tersterilisasi. Menurut surat kabar itu, the Fed membeli obligasi sekaligus meminjam uang yang digunakan untuk membeli obligasi itu dengan bunga rendah dan waktu pendek.
Kini sentimen pasar tertuju pada rilisan data ketenagakerjaan AS (non farm payroll). Data ketenagakerjaa AS bulan Februari diprediksi bertambah 210.000. Sementara pagi hari ini, Australia telah merilis data Trade Balance Januari yang mengalami defisit 670 juta dollar aussie dari prediksi surplus 1,52 juta dollar aussie. Sedangkan China juga telah merilis inflasi tahun ke tahun untuk bulan Februari yang turun 3,2% dari prediksi 3,5%, dimana inflasi bulan sebelumnya 4,5%.

Review IHSG
M
endapat sentimen positif dari bursa saham global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terbebas dari tekanan. Pada perdagangan Kamis (8/3/2012), IHSG menguat 25,152 poin (0,63%) ke level 3.967,669. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,687 poin (0,83%) ke level 684,662.
Faktor yang membangkitkan kembali risk appetite adalah masalah penyelesaian utang Yunani yang kini mengalami kemajuan. Optimisme terhadap Yunani muncul seiring dengan bertambahnya kreditor yang menyampaikan komitmen. Pasar melihat kemungkinan Yunani akan menyelesaikan swap itu pada waktunya.
Dengan sentimen positif tersebut, rasa percaya diri investor kembali bangkit. Mereka kemudian memburu saham-saham yang dinilai murah setelah terkoreksi.
Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh tujuh sektor, dipimpin oleh sektor konsumer yang naik 1,42%. Kemudian disusul sektor agrikultur yang naik 1,05%, dan sektor pertambangan yang naik 0,95%. Sedangkan tiga sektor yang mencatatkan penurunan terbesar di antaranya: sektor konstruksi turun 0,46%, sektor infrastruktur turun 0,16%, dan sektor perdagangan turun 0,04%.
Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), Hero Supermarket (HERO), Astra Internasional (ASII), dan Gudang Garam (GGRM).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Tembaga Mulia (TBMS), Roda Vivatex (RDTX), United Tractor (UNTR), dan Tifico (TFCO).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
ampu bertahan di atas resistance 3.960 dengan membetntuk pola bullish engulfing pada candlestick bisa menjadi sinyal positif bagi IHSG. Sinyal positif lainnya juga terlihat dari MA 10 yang juga uptrend. Resistance terdekat IHSG saat ini berada di 3.985, jika ditembus, maka resistance selanjutnya akan muncul di area 4.008 – 4.027. Sedangkan trend akan kembali berbalik bearish, jika IHSG ditutup di bawah support 3.930, untuk target menuju area 3.896. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.930 – 4.000.

R3    4,005
R2    3,988
R1    3,978
   
Pivot    3,960
   
S1    3,950
S2    3,933
S3    3,923

Stock Pick
EXCL

G
aris trend serta MA masih menunjukkan bearish buat EXCL. namun indikator stochastic yang oversold bisa memberi dukungan rebound. Selain itu harga saat ini masih bertahan di area support 4.475. Jika support tersebut gagal ditemus, EXCL masih mempunyai harapan rebound ke area 4.700.
Rekomendasi     : Sell on strength @ 4.700
Support                 : 4.475, 4.150
Resistance          : 4.700, 4.900

INDF

T
rend channel serta MA menunjukkan bahwa trend INDF cenderung bullish untuk jangka menengah. Sementara itu, terlihat indikator stochastic berpeluang kembali melakukan bullish cross over. Kami melihat bahwa saat ini INDF akan berusaha menembus resistance di 5.150. Jika ditembus, maka penguatan selanjutnya akan fokus menuju area 5.350 – 5.700.
Rekomendasi     : Buy, stop loss 5.00, taregt 5.300
Support                : 5.000, 4.875
Resistance          : 5.150, 5.350

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-ikuti-irama-positif-regional.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha