Search Results : perkembangan euro terhadap dollar

Jakarta, Strategydesk – Dollar terkoreksi kemarin setelah berhasil menyentuh level tertinggi dalam empat tahun atas rivalnya karena data ketenagakerjaan AS yang gemilang. Namun hal ini tidak mengubah posisi dollar, yang masih merajai pasar mata uang dengan keunggulan prospek kebijakan moneter the Fed.

Data payroll Jumat lalu menunjukkan pertumbuhan 321.000, terbesar sejak Januari 2012. Dengan ini, maka sudah sepuluh bulan berturut-turut lapangan kerja tumbuh di atas 200 ribu, terpanjang sejak 1994. Bahkan data Nopember dan Oktober direvisi naik, mengindikasikan pesatnya pertumbuhan lapangan kerja.

Karena data ini, dollar langsung reli yang membawanya ke level tertinggi dalam beberapa tahun terhadap mata uang lain. Prospek dollar masih bullish meski koreksi kemarin, di tengah ekspektasi the Fed bisa menjadi bank sentral negara maju pertama yang menaikkan suku bunga. Investor sudah menunggu rapat the Fed minggu depan, berharap adanya perubahan gaya bahasa. Dalam rapat terakhirnya tahun ini, ada harapan the Fed lebih condong hawkish dalam pernyataannya, sembari mengakui perkembangan ekonomi yang terlihat.

Untuk saat ini, dollar lebih cenderung konsolidasi. Indeks dollar berada di 89,18 setelah melemah 0,2% kemarin. Indeks masih berpeluang untuk meraih level psikologis 90. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 120,86 setelah koreksi 0,3% kemarin. Support terdekat ada di 118,75 dan kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 118,00. Atas franc, dollar berada di 0,9772 setelah menyentuh 0,9818 kemarin.

Beralih ke euro, mata uang tunggal Eropa itu rebound tipis setelah sempat jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun. Di tengah prospek ECB harus mengeluarkan stimulus, euro diperkirakan masih bearish, dengan target jangka menengah $1,20. Untuk saat ini, euro diperdagangkan di $1,2300, dengan support $1,2200.

Sterling juga berhasil rebound kemarin, namun tren sepertinya belum berubah. Meski kondisi ekonomi dan kebijakan moneter Inggris tidaklah buruk, masih kalah dibandingkan AS. Dengan prospek seperti itu, target jangka menengah sterling adalah $1,5300. Hari ini, pound diperdagangkan di $1,5630 setelah menguat 0,4% kemarin.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 09-12-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 09-12-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 09-12-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 09-12-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 09-12-14

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/meski-koreksi-dollar-masih-merajai/

Tanggal January 11, 2013 / 11:42 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Emas mencetak penguatan terbesar harian untuk pertama kalinya di tahun ini. Logam mulia tersebut meroket hingga 1% pada penutupan perdagangan kemarin, terdorong sinyal bahwa European Central Bank tidak akan memangkas suku bunganya dalam waktu dekat ini.
Hasil rapat regular kemarin, ECB tetap mempertahankan suku bungan di 0,75%, sesuai dengan perkiraan. Namun yang mendorong sentimen adalah pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi, yang mengatakan keputusan itu diambil secara bulat, tanpa adanya pembahasan mengenai pemangkasan suku bunga. Hal ini menandakan bahwa para anggota dewan belum melihat perlunya pelonggaran.
Pernyataan Draghi tersebut sekaligus mengisyaratkan bahwa ruang untuk kebijakan akomodatif masih terbuka, yang selama ini menjadi faktor pendorong kenaikan emas.
Draghi juga mengatakan pertumbuhan ekonomi zona euro akan pulih secara bertahap tahun ini, sembari memperingatkan risiko dan ketidakpastian masih membayangi prospek ke depan. Menurutnya, ekonomi zona euro belum sehat meski ada perkembangan signifikan dalam memperbaiki sistem finansial.
Faktor lain yang mendorong kenaikan emas adalah naiknya mata uang euro terhadap dollar serta melambungnya harga minyak dunia. Data ekspor China yang mengalami kenaikan menuju level tertinggi tujuh bulannya, juga turut mendongkrak sentimen.
Sementara itu, dalam perdagangannya hari ini di Asia, emas sedikit mengalami koreksi, namun masih mampu bertahan di atas support $1.664 – $1.665, yang sebelumnya menjadi resistance kuatnya. Trend jangka pendek emas yang sebelumnya flat, kini menjadi bullish seiring dengan penembusan resistance $1.664 tersebut.
Kami masih melihat ruang penguatan untuk menguji resistance di $1.679. Penembusan resistance tersebut akan membuka potensi penguatan lanjutan menuju area $1.683 – $1.687. Sedangkan sinyal negatif akan didapat jika harga bergerak kembali dibawah support $1.664.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-terangkat-oleh-pernyataan-draghi.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-terangkat-oleh-pernyataan-draghi.html

Tanggal December 07, 2012 / 7:45 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Dollar AS menguat atas rival utamanya menjelang data ketenagakerjaan AS, namun menimbulkan pertanyaan apakah rally itu berlanjut setelah data itu.

Memburuknya situasi ekonomi dan politik zona euro menjadi faktor utama yang mengangkat dollar. ECB menyampaikan prospek yang suram mengenai ekonomi kawasan itu dengan  memangkas proyeksi PDB-nya untuk tahun depan. Suhu politik di Italia memanas setelah partai Silvio Berlusconi menarik dukungan dari Perdana Menteri Mario Monti. Bahkan Berlusconi berencana mengajukan diri sebagai PM bila pemilu dini digelar. Ternyata tidak perlu menunggu lama untuk datang berita buruk dari Eropa, setelah di awal minggu pasar mendapat berita positif soal Yunani dan Spanyol.

Namun bila melihat ke AS, situasi di sana juga tidak menggembirakan. Para politisinya masih belum mendapat titik temu untuk mencegah jurang fiskal. Negosiasi rancangan anggaran terhambat karena satu isu pelik, yaitu pajak. Demokrat, dengan Presiden Obama sebagai ujung tombaknya, tetap teguh pada pendirian untuk menaikkan pajak, gagasan yang ditolak Republik.

Sembari menunggu perkembangan berarti soal jurang fiskal, pasar mencermati data payroll. Badai Sandy menganggu aktivitas ekonomi AS, makanya non-farm payroll diperkirakan hanya naik antara 80.000 sampai 93.000 selama Nopember, dibandingkan Oktober yang 171.000. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 7,9%. Menurut standar pasar, angka 100 ribu merupakan pertumbuhan minimum yang dianggap sehat.

Angka yang lebih rendah dari prediksi bisa menimbulkan ekspektasi the Fed akan menyampaikan pernyataan yang dovish dalam rapatnya minggu depan. Artinya, membuka kemungkinan pelonggaran lebih lanjut di masa-masa mendatang. Bahkan ada spekulasi jumlah Quantitative Easing (QE) bakal ditambah untuk menutup dampak berakhirnya program Operation Twist. Di sisi lain, data yang buruk bisa juga menimbulkan peralihan dana ke safe haven.Mengingat kondisi di Eropa juga sedang memburuk, data payroll yang mengecewakan bisa memicu kekhawatiran soal prospek ekonomi global.

Pada jam 19:30 WIB, indeks dollar berada di 80,40, menguat dari level penutupan sebelumnya di 80,20. Posisi indeks dollar saat ini sedang berusaha menembus 50% Fibonacci Retracement dari kejatuhan 16 Nopember-5 Desember di 80,51. Kalau berhasil ditembus target selanjutnya adalah 61,8% di 80,75. Dollaer menguat terhadap franc ke 0,9364 dari 0,9324. Posisi pair ini sudah menembus 38,2% retracement yang ada di 0,9343. Kini sedang berusaha menuju 50%-nya di 0,9376. Support ada di 0,9300.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-as-melaju-jelang-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-as-melaju-jelang-payroll.html

Tanggal November 13, 2012 / 3:59 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak masih jatuh sampai hari ini, dihantam oleh penguatan dollar dan ketidakpastian bailout untuk Yunani. Namun gejolak di Timur Tengah menjaga harga dari pelemahan lebih dalam.

Dollar menguat atas semua rival utama kecuali yen di tengah absennya berita positif baru. Belum ada perkembangan baru terkait jurang fiskal. Kekhawatiran soal jurang fiskal AS mendorong permintaan akan dollar dan membuat Indeksnya menembus level 81, tertinggi dalam dua bulan terakhir. Permintaan akan safe haven dollar terus mengalir karena pasar takut dengan dampak pemotongan anggaran dan kenaikan pajak senilai $600 miliar terhadap ekonomi global.

Dollar juga menguat atas euro setelah laporan para menteri keuangan zona euro masih menunda pemberian bailout untuk Yunani. Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker mengatakan keputusan pemberian angsuran bailout sebesar 31,5 miliar euro untuk Yunani tidak akan datang sebelum 20 Nopember, ketika mereka bertemu lagi.  Padahal Yunani, yang harus membayar utang jatuh tempo sebesar 5 miliar euro pada 16 Nopember, berharap bisa menutupinya  dari bailout itu.

Namun harga minyak berhasil dijaga oleh berita Israel membalas serangan artileri Suriah dan laporan kilang minyak Brent Buzzard masih ditutup menyusul masalah teknis. Pada jam 15:31 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember anjlok 79 sen ke $84,78 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama turun 35 sen jadi $108,72 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-yunani-hantam-minyak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-yunani-hantam-minyak.html

Tanggal November 09, 2012 / 10:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro masih terjebak dekat level terendah dalam dua bulan terakhir atas dollar hari ini setelah ECB mengatakan ekonomi zona euro masih jauh dari pulih.
Setelah mempertahankan suku bunga di 0,75%, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ekonomi beluam banyak menunjukkan tanda-tanda pemulihan meski kondisi pasar keuangan membaik. Menurutnya, aktivitas ekonomi blok mata uang itu tetap lemah, mengingat survei ekonomi terakhir tidak menunjukkan perbaikan sampai akhir tahun ini.
Draghi juga mengatakan inflasi akan jatuh ke bawah 2% tahun depan, indikasi ECB bersiap menghadapi memburuknya kondisi. Dalam kesempatan itu, Draghi juga mengatakan ECB sudah cukup membantu Yunani dengan beban utangnya dan tidak memberi jaminan ke Spanyol bahwa program pembelian obligasinya dalam menurunkan yield.
Menambah tekanan ke pasar, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeble mengatakan minggu depan masih terlalu dini untuk memutuskan kucuran dana untuk Yunani. Pernyataan itu semakin membuat pasar ragu menteri keuangan zona euro akan memberikan bailout ke Athena, yang akan kehabisan unang pada 16 Nopember nanti.
Menurut analis, pasar melihat masalah di Eropa dan pernyataan Draghi menegaskan buruknya masalah itu. Analis lain melihat pernyataan Draghi soal ekonomi dan inflasi membuka ruang untuk pemangkasan suku bunga meski ia mengatakan hal itu belum dibahas. Ekonomi Eropa butuh bantuan, kalau bukan dari ECB, siapa lagi.
Euro terancam terus melemah karena ekonomi Eropa terus memburuk. Data terbaru menunjukkan ekspor Jerman turun tajam, bukti krisis berdampak ke ekonomi terbesar Eropa itu.  Ditambah dengan ketidakpastian bailout Yunani dan Spanyol,  sulit bagi euro untuk bangkit. Suramnya prospek bisa membawa mata uang itu ke level $1,25-$1,24.
Euro kini berada di $2,767, setelah sempat jatuh sampai ke $1,2715, terendah sejak September. Support terdekat masih ada di $1,2695, kalau tembus akan mencoba ke $1,2634. Sedangkan resistance ada di $1,2817. Berdasarkan chart weekly, posisi euro saat ini telah menembus 38,2% retracement dari penguatan 22 Juli-9 September. Posisi 50% ada di $1,2603. Terhadap yen, euro bergerak di 101,54, setelah sempat jatuh ke 100,98, sedang menguji level 102. 
Berbeda dengan euro, sterling relatif stabil, setelah BOE mempertahankan kebijakannya, tidak menambah program pembelian obligasinya. Setelah data menunjukkan ekonomi Inggris keluar dari resesi, BOE sepertinya ingin duduk manis dulu mengamati perkembangan. Sterling berada di $1,5996, pulih dari $1,5926. Kalau berhasil ditutup di atas $1,60, target selanjutnya ke $1,6050.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-tertekan-pasca-ecb.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-tertekan-pasca-ecb.html

Tanggal November 07, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro terkoreksi lagi hari ini atas dollar menjelang voting parlemen Yunani untuk mengesahkan legislasi penghematan baru, setelah sempat berhasil rebound.
Pemerintah Yunani mengajukan proposal penghematan baru senilai 13,5 miliar euro yang dituntut oleh kreditor internasional. Persetujuan penghematan baru dalam APBN 2013 krusial untuk mendapatkan bailout 31,5 miliar euro dari IMF dan Uni Eropa yang ditahan sejak musim panas lalu. Tanpa dana itu, Yunani akan kehabisan dana pada 16 Nopember nanti dan semakin terancam keluar dari zona euro.
Tapi beberapa anggota koalisi tidak setuju dan ingin voting menolaknya. Di jalan, demonstran menggelar aksi protes menentang penghematan baru itu yang diambil dari gaji PNS dan tunjangan sosial lainnya. Di antaranya memperpanjang masa kerja 2 tahun sampai 67 tahun dan memotong tunjangan pensiun sebesar 15%.
Euro diperdagangkan di $1,2788, koreksi dari $1,2813. Support terdekat di $1,2736, atau 38,2% retracement penguatan Juli-September (chart weekly). Kalau tembus, akan mencoba ke 50%-nya di $1,2603.  Euro sempat jatuh ke $1,2761 atau terendah dalam dua bulan terakhir. Setelah menyentuh $1,3169, euro terus melandai.
Tidak ada faktor positif, outlook euro masih bearish. Dorongan dari rencana pembelian obligasi ECB sudah hilang, ini menekan euro. Tidak ada perkembangan berarti dari Spanyol, yang juga belum minta bailout. Kini ada masalah Yunani. Jadi bila voting gagal, euro akan jatuh. Kalaupun voting lolos, penguatan euro tidak akan lama.
Dollar menguat lagi atas rivalnya setelah sempat terkoreksi menyusul penguatan saham. Pasar sempat khawatir karena ketatnya persaingan, bisa terulangnya kasus pemilu 2000, di mana saat itu pemenangnya, antara George W. Bush dan Al Gore, harus ditentukan lewat Mahkamah Agung. Tapi masih sulit memperkirakan siapa yang menang pilpres ini dan bagaimana dampaknya terhadap pasar keuangan global.
Dengan Republik masih pegang kendali Kongres, kemenangan Obama dianggap bisa memperbesar kemungkinan jurang fiskal. Bila tidak ada kesepakatan, pemotongan anggaran dan kenaikan pajak otomatis senilai $600 miliar akan terjadi tahun depan. Bagi pasar mata uang, fokus utama jangka pendek adalah jurang fiskal. Tapi Romney dikenal anti QE dan tidak suka kebijakan Ben Bernanke. Sepertinya, pasar sendiri belum yakin mana yang bagus buat ekonomi, Obama atau Romney.
Indeks dollar kini stabil di 80,60, terus konsolidasi di level 80an selama tiga sesi terakhir. Dollar melemah tajam atas yen ke 79,88. Tapi level itu sudah dekat dengan 61,8% retracement penguatan 30 Oktober-5 Nopember. Support terdekat ada di 79,68, sedangkan resistance ada di 80,47. Terhadap franc, dollar stabil di 0,9430. Setelah tiga sesi terakhir, greenback bergerak di kisaran 0,9400-0,9460. 

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html

Tanggal October 31, 2012 / 10:42 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rebound atas dollar setelah Italia berhasil mengumpulkan banyak dana dalam lelang obligasi dengan yield yang lebih rendah. Tapi laju euro tetap terbatas di tengah ketidakjelasan bailout Yunani dan Spanyol.
Sentimen pasar membaik setelah permintaan solid dalam lelang Italia, yang menjual obligasi tenor lima dan sepuluh tahun dan yieldnya turun tajam. Roma mencapai target maksimum dalam penjualan itu, di mana menjual 3 miliar euro  obligasi tenor 10 tahun dengan yield 4,92%, terendah sejak Mei 2011, dan 4 miliar euro obligasi tenor 5 tahun dengan yield 3,80%.
Hasil lelang ini menunjukkan kekhawatiran investor sedang surut. Hasil ini juga menunjukkan bahwa kenaikan yield sebelumnya didorong oleh faktor eksternal dan terkait ketidakpastian di Yunani dan Spanyol. Politik domestik tidak banyak berdampak. Memang ada ketegangan antara Perdana Menteri Mario Monti dan kelompok oposisi yang dipimpin mantan PM Silvio Berlusconi soal kebijakan ekonomi.
Euro juga menguat berkat data PDB Spanyol,  yang menunjukkan hanya kontraksi 0,3% di kuartal ketiga, lebih rendah dari prediksi 0,4%. Data ketenagakerjaan Jerman, yang memperlihatkan pertumbuhan 20.000 di Oktober, juga mengangkat sentimen. Spanyol mengumumkan defisitnya berkurang selama September.
Yunani butuh kesepakatan komprehensif atas program penghematan baru untuk mendapat kucuran dana berikutnya sebelum kehabisan uang pada pertengahan Nopember. Sedangkan Spanyol sampai saat ini belum mengajukan bailout. Selama ini, ada spekulasi bailout Spanyol akan terjadi pada Nopember, bila sampai pertengahan bulan itu, belum jelas juga, euro akan kehilangan pijakan.
Tapi perdagangan kemarin lebih sepi karena ditutupnya bursa AS akibat Badai Sandy yang menerjang New York. Perdagangan kemungkinan akan dibuka kembali malam nanti.  Menteri Keuangan zona euro akan mengadakan konferensi pers hari ini untuk membahas perkembangan negosiasi bailout Yunani, namun tidak aka nada keputusan baru.
Euro diperdagangkan di $1,2963, menguji kembali level $1,30, yang menjadi resistance, sedangkan support minor ada di $1,2880. Selama sebulan terakhir, euro bergerak di $1,28-$,3165. Para analis melihat support kuat di Moving Average 200 hari ini $1,2830. Kegagalan bertahan di level itu, membuka jalan menuju perubahan tren.
Terhadap yen, euro bertengger di 103,08, bangkit dari level terendah dalam seminggu terakhir 102,13 kemarin, bertahan di atas Moving Average 200 harinya 102,00. Pelemahan kemarin membawanya ke 50% retracement dari penguatan 10-23 Oktober. Support ada di 102,33 dan resistance di 103,60, sebelum menuju 104.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/lelang-italia-angkat-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/lelang-italia-angkat-euro.html

Tanggal October 25, 2012 / 10:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro mencoba bangkit hari ini setelah terpukul oleh serangkaian data ekonomi buruk dari Eropa. Namun, kesulitan karena kekurangan faktor pendukung.
Euro sempat jatuh ke level terendah dalam seminggu terakhir atas dollar menyusul serangkaian Eropa yang mengecewakan, di antaranya indeks manufaktur euro dan sentimen bisnis Jerman. Aktivitas manufaktur menunjukkan semakin dalamnya resesi, dengan pertumbuhan melambat di Jerman dan Perancis. PMI manufaktur Jerman anjlok ke 45,7 dari 48, sedangkan Perancis melorot ke 43,5 dari 44. Dengan ini, indeks PMI manufaktur zona euro turun k eke 45,3 dari 46,5.
Euro juga ditekan oleh data sentimen bisnis Jerman. Indeks iklim bisnis hasil survei Ifo itu turun ke 100 di Oktober, terendah dalam tiga tahun terakhir, dari 101,4 di September. Ini mengindikasikan pebisnis Jerman semakin pesimis dengan prospek ke depan. Data ini juga mengindikasikan ekspektasi ekonomi terbesar Eropa itu bisa kontraksi di kuartal keempat.
Menurut analis, semua data itu menjadi pengingat bagi pasar yang sepertinya lupa dengan begitu buruknya kondisi fundamental Eropa karena terlalu fokus pada manajemen krisis, seperti bailout dan rencana pembelian obligasi oleh ECB. Euro bisa mengurangi kejatuhan pasca pengumuman hasil rapat reguler the Fed oleh ketuanya Ben Bernanke.
Sayangnya, belum berita yang dapat dijadikan alasan untuk mengangkat euro lagi, yang kini bertengger di $1,2985, setelah anjlok ke $1,2918. Support terdekat ada di $1,2939, bila ditembus akan menguji $1,2900. Sedangkan resistance ada di $1,3000. Euro masih ditopang oleh ekspektasi Spanyol akan mengajukan bailout, yang dapat memulai program pembelian obligasi Spanyol.
Menguat terhadap euro, dollar ternyata melemah terhadap mata uang lainnya. Dollar melemah setelah the Fed mengatakan akan terus menjalankan program pembelian obligasinya dan tidak mengumumkan keputusan baru. Setelah mengambil tindakan agresif bulan lalu, mereka memilih wait-and-see dulu, bersantai sembari memantau perkembangan.
Sterling melesat sampai $1,6041, menjauhi level terendah dalam sebulan terakhir yang dicatat dua hari lalu. Data PDB Inggris kuartal ketiga akan diumumkan hari ini yang akan mempengaruhi pergerakan the cable. Target terdekat ada di $1,6080, yang harus ditembus untuk bisa menguji $1,61. Sedangkan support ada di $1,5990, selanjutnya di $1,5960.
Terhadap yen, dollar rebound setelah jatuh kemarin. Gagal menembus level 80,00 yen, dollar terkoreksi pada Selasa dan Rabu. Kini berusaha menguji lagi level itu, dan diperlukan katalis kuat untuk bsia menembusnya. Level itu masih menjadi resistance, dan support berada di 79,60. Setelah the Fed fokus utama pasar minggu ini adalah data PDB AS, yang akan diumumkan besok malam. Untuk hari ini, ada data durable goods orders dan pending home sales.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pasca-data-buruk-euro-coba-bangkit.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasca-data-buruk-euro-coba-bangkit.html

Tanggal October 22, 2012 / 10:53 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Euro memulai perdagangan minggu ini di atas $1,30, mencoba bangkit dari kejatuhan akhir pekan lalu, di saat pasar berkonsolidasi menunggu katalis berikutnya.
Di Eropa, situasi masih belum banyak perubahan. Berita terbaru menyebutkan kesepakatan Troika 90% rampung, menurut Menteri Keuangan. Yunani akan menerima kucuran dana berikutnya pada akhir Nopember. Hal ini menyusul pujian dari beberapa pemimpin Uni Eropa  bahwa Yunani telah melakukan pekerjaan yang bagus. 
Di Spanyol, fokus tertuju ke Propinsi Galicia, di mana pilkada digelar hari ini. Partai Rakyat, tempatnya Perdana Menteri Mariano Rajoy, memimpin dalam polling. Soal bailout, Rajoy kembali mengatakan belum ada keputusan. Tapi para ekonom tetap memperkirakan Spanyol akan mengajukan permohonan bantuan finansial  pada Nopember nanti, dan bailout tentunya dapat mengurangi kekhawatiran di pasar.
Sebenarnya, belum ada perkembangan berarti saat ini, termasuk dari KTT Uni Eropa minggu lalu. Di sisi lain, belum ada juga berita negatif. Hanya saja, saham bertumbangan menyusul kinerja keuangan korporat AS yang mengecewakan. Kejatuhan saham bisa mengurangi minat akan risiko. Meski demikian, selama tidak ada kejutan buruk, pasar akan berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas.
Euro diperdagangkan di $1,3048, setelah sempat anjlok ke $1,3012 hari ini. Euro sepertinya masih mampu bertahan di kisaran $1,30, mencerminkan adanya faktor support yang kuat. Di $1,3012 itu, euro menyentuh 38,2% retracement dari penguatan 11-17 Oktober. Support berada di 50% retracement di $1,2979, kalau tembus akan ke 61,8% di $1,2942. Resistance ada di 23,6%-nya $1,3061, sebelum bisa ke $1,31. Terhadap yen, euro berada di 103,44, yang dekat dengan 23,6% retracement dari penguatan 11-18 September. Support terdekat ada di 38,2% 102,58 dan resistance di 103,78 (hi 19/10) sebelum mencoba ke 104 lagi.
Sterling juga mencoba bangkit hari ini dari kejatuhan minggu lalu, posisinya kini ada di $1,6015. Hari ini merupakan penentuan apakah sterling mampu bertahan di $1,60. Bila gagal, akan bergerak ke $1,5974 (low 9-10/10). Ke atas, targetnya adalah $1,6065 (hi 19/10).  Aussie terlihat masih stabil di $1,0315, atau 38,2% retracement penguatan 8-18 Oktober. Bila tembus itu, akan mencoba ke 50% di $1,0276.
Sementara itu, arah dollar minggu ini akan bergantung pada data ekonomi AS dan hasil rapat reguler the Fed. The Fed menggelar rapat dengan mengumumkan hasilnya pada 24 Oktober. Ini merupakan rapat pertamanya sejak meluncurkan Quantitative Easing (QE) jilid tiga . Ini juga merupakan rapat terakhir menjelang pemilu presiden pada 6 Nopember nanti.
Pasar akan mencermati apakah ada perubahan prospek ekonomi AS. Bila ada pengakuan dari the Fed bahwa ekonomi dan lapangan kerja membaik di AS, itu bisa mengangkat pamor dollar. Data AS minggu ini antara lain durable goods orders yang akan diumumkan Kamis, dan angka PDB kuartal ketiga pada Jumat.

EUR-USD

GBP-USD

USD-JPY

USD-CHF

AUD-USD


 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pasca-koreksi-euro-coba-bangkit.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasca-koreksi-euro-coba-bangkit.html

Tanggal October 19, 2012 / 2:11 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dolar AS kembali ditutup di kisaran 79.36 (indeks USD; reuters) kemarin. Setelah turun terhadap sebagian besar mata uang utama 2 hari yang lalu, mencapai tingkat terendah dalam hampir satu bulan berselang terhadap EUR, mengambil keuntungan dalam perdagangan saham yang mendorong investor untuk menyeberang ke dalam perdagangan mata uang berisiko. Dengan penutupan kemarin, pelemahan USD sedikit tertahan di dasar area psikologisnya yang selama ini sudah dipertahankan sejak pertengahan bulan lalu.
Koreksi yang telah mencapai level area 50% fibonacci chart daily (80.20 indeks USD;reuters) dan beberapa hari lalu kembali menyentuh area 78.94 memberikan sinyal kelanjutan dari pelemahan USD menuju sinyal area 78.60, sebaliknya sinyal untuk break tren bullish ada di area 79.79, apabila hari ini closing di bawah area 78.60 maka target konfirmasi pelemahan USD ke area 78.10, dimana euro kemungkinan akan kembali ke area 1.3480an.
Data pengangguran diharapkan memiliki dampak yang kuat pada mata uang AS. Hasilnya pun bisa menjadi kejutan. Dalam kasus apapun, para pelaku pasar tidak yakin bagaimana pasar akan bereaksi terhadap data tersebut (setidaknya data yang rilis sebelum pemilu). Sebuah laporan yang lemah bisa memberi dorongan pada risk aversion, meningkatkan Treasuries dan benar-benar membantu penguatan US Dollar. Kemudian lagi, hasil yang lebih baik dari yang diharapkan bisa dipandang sebagai tanda kekuatan ekonomi AS yang masih relatif, dan mengangkat Dollar. Atau bisa juga mendorong pengambilan risiko, pasar komoditas dan mata uang berimbal hasil lebih tinggi dibanding USD.
Tidak begitu signifikan-nya data yang akan keluar hari ini membuat teknikal akan berjalan untuk menutup pekan ini di wilayah area bottom pada pergerakan USD, tapi tekanan akan reaksi negatif masih akan terus diantisipasi para pelaku dalam melihat perkembangan katalis fundamental di ranah AS maupun Zona Euro dimana pada hari ini merupakan akhir dari EU Economic Summit yang hasilnya dapat menggerakkan pasar.

 
EUR-USD
P
enutupan hari ini dapat dilihat sebagai pijakan akan perkembangan dari pergerakan euro, strong resisten di area 1.3185 menjadi krusial apabila ada pergerakan dan menembus area tersebut, dan apabila ada closing daily di atas area tersebut maka konfirmasi akan kelanjutan tren bullish untuk euro akan berlanjut untuk testing ke area 1.3480 untuk jangka panjangnya, setidaknya sampai akhir tahun ini, sebaliknya area 1.2930 menjadi sinyal sideways dalam menunggu mengkonfirmasi katalis yang dapat menentukan arah ‘risk appetite’ pasar.
Dan apakah hasil dari EU Economic Summit membawa angin segar bagi perkembangan situasi di zona euro? Sangat tentatif dan perlu dilihat hasilnya.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2990, 1.2955    Sell             : 1.3175, 1.3190
TP                   : 1.3131                  TP               : 1.3003
Stoploss        : 1.2929                  Stoploss    : 1.3232

Resisten       : 1.3109, 1.3155
Support         : 1.3037, 1.3007
Range           : 1.3003 – 1.3131

 
GBP-USD
H
asil dari EU Economic Summit dapat menjadi salah satu katalis penggerak pound selain dari data Public Sector Net Borrowing yang diperkirakan mengalami penurunan menjadi £11.9B dari £12.4B.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.6006, 1.5970    Sell             : 1.6111, 1.6141
TP                   : 1.6202                  TP                : 1.6030
Stoploss        : 1.5930                  Stoploss    : 1.6202

Resisten       : 1.6129, 1.6215
Support         : 1.5997, 1.5951
Range           : 1.5959 – 1.6111

 
AUD-USD
Rekomendasi :

Buy                : 1.0313, 1.0280    Sell             : 1.0414, 1.0444
TP                  : 1.0404                  TP               : 1.0303
Stoploss       : 1.0232                  Stoploss    : 1.0490

Resisten       : 1.0398, 1.0432
Support         : 1.0342, 1.0318
Range           : 1.0313 – 1.0444
 

USD-CHF
Rekomendasi :

Buy               : 0.9180, 0.9150    Sell             : 0.9280, 0.9310
TP                 : 0.9292                  TP                : 0.9191
Stoploss      : 0.9114                   Stoploss    : 0.9353

Resisten       : 0.9260, 0.9275
Support         : 0.9208, 0.9194
Range           : 0.9170 – 0.9292

USD-JPY
Rekomendasi :

Buy            : 79.20, 79.10        Sell            : 79.60, 79.80
TP              : 79.60                    TP              : 78.90
Stoploss   : 78.90                    Stoploss   : 80.00

Resisten    : 79.70, 79.96
Support      : 79.01, 78.76
Range        : 79.20 – 79.80                                                           

                                              

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-19-oktober-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-19-oktober-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha