Search Results : pengangguran tahun 2000 2012

Tanggal April 20, 2012 / 7:41 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei terkoreksi terkoreksi kemarin karena investor menghindari risiko menjelang lelang obligasi Spanyol, meski  pelemahan yen membantu beberapa emiten eksportir. Para investor ingin melihat apa yang akan terjadi dalam lelang Spanyol, yang berencana menjual obligasi tenor 2 dan 10 tahun senilai 2,5 miliar euro. Mereka dibayangi ketakutan mengenai kondisi finansial Spanyol. Pelemahan yen berhasil mengangkat saham eksportir seperti Toyota Motor dan Komatsu. Indeks Nikkei turun 78,88 poin, atau 0,82% di 9.588,38.
      Pelemahan mata uang yen sulit menopang indeks Nikkei untuk menahan gempuran sentimen negatif di pasar, menyusul data jobless claims AS yang mengecewakan. Ditambah lelang obligasi Spanyol gagal meredam kekhawatiran akan merebaknya kembali krisis utang zona euro.

Rekomendasi

Kospi
      I
ndeks  Kospi juga berakhir negatif kemarin karena investor enggan bertransaksi sebelum hasil lelang obligasi Spanyol. Indeks itu berkonsolidasi dekat level 2000, di tengah kurangnya fundamental solid dan kekhawatiran mengenai zona euro. Sektor keuangan menjadi sasaran karena kekhawatiran itu. Indeks Kospi ditutup turun 4,67 poin, atau 0,23% di 1.999,86.
      Indeks Kospi terancam terus mengalami pelemahan pada perdagangan kali ini, dimana berkurangnya minat investor untuk melakukan pemburuan asset-asset berisiko atau risk appetite karena kecemasan mengenai krisis utang di kawasan zona euro. Selain itu prospek pemulihan ekonomi AS kembali terkendal karena klaim tunjangan pengangguran yang mengalami kenaikan. Faktor inilah yang membuat sulit bagi indeks bergerak positif. 

Rekomendasi

Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng kemarin berakhir di level tertinggi dalam sebulan terakhir berkat harapan Beijing akan melonggarkan kebijakan moneternya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Kantor Berita Xinhua, mengutip sumber anonim, kemarin melaporkan Bank Sentral China (PBOC) akan menambah likuiditas di pasar melalui serangkaian langkah, termasuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) bank. Indeks Hang Seng ditutup menguat 214,28 poin, atau 1,03% di 20.995,01.
      Dengan koreksi yang dialami Wall Street untuk kali kedua, diperkirakan akan menggiring indeks Hang Seng mengalami penurunan setelah mengalami penguatan cukup tajam. Tapi kalangan analis memperkirakan indeks akan bergerak antara 20.200-21.400 sampai akhir bulan ini, dengan potensi perubahan kebijakan moneter China sebagai penentu pergerakan pasar. 

Rekomendasi

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/data-as-mengecewwakan-regional-tertekan.html

Tanggal January 20, 2012 / 2:16 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pergerakan Indeks seperti membentuk suatu ancaman penerusan tren yang dibawa dari tahun sebelumnya, kita dapat melihat perbedaan bearish dalam indeks dan sinyal penyusunan kekuatan relatif dapat memacu penurunan tajam dalam pergerakan indeks dollar. Dolar mungkin jatuh kembali ke support weekly di 79.49 dan seperti mencari untuk dukungan pijakan untuk tes ke level 79.10.
Pada gilirannya, kita dapat melihat jalur greenback dalam kisaran yang sempit selama jangka pendek, tetapi karena terus mengecilkan risiko untuk minggu berikutnya dapat meningkatkan daya tarik mata uang cadangan karena pemulihan ekonomi secara bertahap sedang mengumpulkan ruang dan waktu. Karena kita mengharapkan untuk melihat PDB berkembang pada tingkat tahunan sebesar 3,0% pada kuartal keempat. Federal Reserve akan terus melembutkan prospek dovish dalam kebijakan moneter, dan pada putusan suku bunga terus di tekan,  25 Januari minute Federal Reserve, dan responsif bank sentral dapat mendukung pendekatan,  menunggu dan melihat setidaknya dua kuartal awal tahun 2012 dalam menghadapi resesi double-dip. Akibatnya, dollar terlihat siap untuk kembali bangkit selama minggu berikutnya, dan kita dapat melihat greenback membuat pijakan pada 79.10 sampai 78.60 sebagai skala spekulasi pelaku pasar kembali untuk program pembelian besar-besaran aset berbasis dollar. FOMC meeting dapat menjadi katalis fundamental bagi pergerakan USD untuk medium ataupun longterm-nya.

EUR-USD
K
oreksi dari posisi area overbought yang terbentuk dalam minggu ini disinyalkan pada area 1.2880 dan konfirmasi apabila hari ini closing weekly pada area 1.2840, dimungkinkan minggu depan akan slide pada area 1.2740 – 1.3080…..tes area ada pada 1.3111 yang dapat diasumsikan menjadi area sell. Strong resisten weekly di area 1.2988 menjadi krusial dalam mempertahankan tingkat resiko, pembentukan sentimen positif dan tren bullish bagi Euro, yang menjadi katalis bagi fundamental pergerakan euro dalam mempertahankan tren bullish-nya masih harus diusahakan oleh para pembuat kebijakan dan dalam hal ini belum ada sinyal dari ECB ataupun pihak otoritas yang dapat menjamin term dari tren bullish euro ini.

Rekomendasi :
Buy             : 1.2860, 1.2828    Sell             : 1.2965, 1.3010
TP              : 1.3030                   TP               : 1.2828
Stoploss   : 1.2777                   Stoploss    : 1.3101

Resisten Level  : 1.3011, 1.3055                     
Support Level    : 1.2879, 1.2792                     
Range Area        : 1.2828 – 1.3010

USD-JPY
D
engan tren risiko meningkat, safe haven / favorit asset berbasis yen Jepang alami retret. Bahkan, mata uang itu turun terhadap semua rekan-rekan yang paling liquid – dengan pengecualian sesama mata uang aman, dolar AS, tidak berubah. Cukup menarik, meskipun pickup di tren risiko, blok komoditas (Aussie, kiwi dan dolar Kanada) tertinggal kinerja-nya dibanding para kontingen Eropa Euro dan Pound). Bahkan, dengan sesama sfe haven, franc Swiss – yang diposting mengalami rally terbesar kemarin. Ini adalah faktor lain yang menunjukkan bantuan dari ketakutan mendasar Eropa lebih berpengaruh sekarang daripada kebangkitan dalam resiko investasi berbasis Yen.

Rekomendasi :
Buy             : 77.02, 76.94        Sell             : 77.14, 77.28
TP               : 77.22                    TP               : 76.90
Stoploss    : 76.76                    Stoploss    : 77.37

Resisten Level  : 77.37, 77.65
Support Level    : 76.76, 76.40
Range Area        : 76.92 – 77.24

GBP-USD
M
empertimbangkan masalah keuangan euro telah menyeret sterling lebih rendah (krisis Zona Euro mulai mengancam dan menyebar secara global mulai singgah di London pada awal kuartal pertama ini), rebound berikutnya untuk Euro akan meringankan tekanan pada pound. Namun, ketika kita mengukur EURGBP  terhadap satu sama lain, kita dapat melihat dengan jelas siapa yang outperformer itu. EURGBP canggih untuk hari kedua. Kinerja pound tidak diragukan lagi dirusak oleh angka data lapangan kerja yang mengecewakan dari November sebelumnya. Klaim pengangguran naik untuk bulan ke-10 lebih kecil dari yang diperkirakan 1.200 posisi. Yang kehilangan pekerjaan masih membawa tingkat pengangguran ke 16 persen tertinggi 8,4. Menambahkan bahwa kepercayaan konsumen mencapai rekor terendah. Area 1.5400 (R1 daily) merupakan sinyal bulish buat pound dan apabila closing diatas area tersebut maka area 1.5488 – 1.5515 yang merupakan 50% fibonacci chart weekly dapat dipertimbangkan sebagai area sell.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5408, 1.5370    Sell             : 1.5515, 1.5555
TP              : 1.5515                   TP               : 1.5390
Stoploss   : 1.5300                   Stoploss    : 1.5610

Resisten Level  : 1.5514, 1.5555
Support Level    : 1.5434, 1.5385
Range Area        : 1.5390 – 1.5525

 
USD-CHF
B
atas yang patut untuk diuji pasar, yang SNB merekomendasikan pada area 1.2000 EURCHF terus di bidik pelaku pasar. Sebuah tren mingguan, keempat berturut-turut menuju tingkat yang SNB patok untuk melindungi franc. Arus stabilitas modal dari kawasan Euro-dalam perburuan antisipasi krisis mulai bergulir masuk ke profil Franc dalam pasar FX – bahkan dalam keadaan dimana tidak ada apresiasi nilai tukar. Kekuatan kontra spekulatif safe haven mengalir sebelum mencapai 1,20, SNB harus bertindak? Apakah mereka hanya membeli euro atau mengadopsi kontrol modal?

Rekomendasi :
Buy              : 0.9320, 0.9292       Sell             : 0.9424, 0.9494
TP               : 0.9414                      TP               : 0.9333
Stoploss    : 0.9222                      Stoploss    : 0.9600

Resisten Level  : 0.9381, 0.9444
Support Level    : 0.9286, 0.9252
Range Area        : 0.9308 – 0.9444

AUD-USD
P
erdagangan bisa berbahaya dilihat dari acara berita. Data Australia yang dirilis pagi ini mengingatkan kita pada risiko ini. Setelah menyerap uptick penting dalam ekspektasi inflasi konsumen (berjalan pada 2,8 persen versus 2,4 persen sebelumnya), kita lihat atas angka pekerjaan. Meskipun dalam pergerakannya lebih bersifat tenang, reaksi terhadap penurunan tak terduga dapat tajam dalam perubahan data tenaga kerja untuk Desember (29300 posisi hilang) dan mungkin sedikit dramatis. Kejatuhan langsung untuk mata uang komoditas, namun, dengan cepat menelusuri kembali setelah kepanikan itu surut setelah pedagang menyadari kerugian yang terisolasi pada posisi paruh waktu (53.700). Pekerjaan baru diekspektasikan naik 24.500 posisi. Area 1.0444 sampai 1.0500 merupakan area sell dan posisi overbought yang dinanti dalam pijakan longterm untuk target pelemahan Aussie di area 1.0070.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0353, 1.0280      Sell             : 1.0415, 1.0444
TP              : 1.0434                     TP               : 1.0280
Stoploss   : 1.0200                     Stoploss    : 1.0500

Resisten Level  : 1.0442, 1.0471
Support Level    : 1.0373, 1.0333
Range Area        : 1.0280 – 1.0434

 

 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-20-januari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha