Search Results : pecahan uang euro

Tanggal October 10, 2012 / 12:43 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dana Moneter Internasional mendesak para pembuat kebijakan di Zona Eropa untuk memperdalam hubungan keuangan dan fiskal mereka dalam kawasan euro dengan beberapa urgensi kebijakan untuk mengembalikan kepercayaan yang telah pudar dalam sistem keuangan global.
Dalam semi-tahunan pemeriksaan terhadap kesehatan keuangan dunia, IMF mengatakan krisis utang kawasan euro adalah ancaman utama dan risiko terhadap stabilitas keuangan global telah meningkat dalam enam bulan terakhir.
“Meskipun langkah-langkah penting telah diambil oleh para pembuat kebijakan, mengekspos zona euro dalam hal pelarian modal, perpecahan antar anggota dan penurunan ekonomi,” kata IMF dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global nya (GFSR) dirilis pada hari Rabu .
“Risiko terhadap stabilitas keuangan telah meningkat sejak April 2012 GFSR, karena kepercayaan dalam sistem keuangan global telah menjadi sangat rapuh,” kata IMF.
Laporan ini menambah latar belakang suram untuk semi-tahunan pertemuan IMF yang akan diselenggarakan di Tokyo akhir pekan ini. Pada hari Selasa, katanya perlambatan ekonomi global memburuk karena memangkas proyeksi pertumbuhan untuk kedua kalinya sejak April dan memperingatkan para pembuat kebijakan AS dan Eropa bahwa kegagalan untuk memperbaiki penyakit ekonomi mereka akan memperpanjang kemerosotan pertumbuhan ekonomi.
Untuk data AS,  Beige Book, digunakan oleh Federal Open Market Committee (FOMC) sebagai dasar  keputusan mereka berikutnya pada tingkat suku bunga.
Wholesale Inventories, nilai barang grosir dalam persediaan, diperkirakan menjadi 0,4% sekarang dari 0,7% pada September.
Daniel Tarullo, Gubernur Federal Reserve akan menyampaikan pidato di Philadelphia.

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, French Industrial Production, nilai produksi sektor tambang, dan output utilitas, diprediksi turun menjadi 0,1% dari 0,2% pada bulan lalu.
Secara teknikal apabila ada closing daily dibawah area 1.2808 maka ekspektasi pelemahan euro akan testing ke area 1.2740 (38% fibonacci chart weekly).
Unsur katalis pendorong pelemahan euro makin mendominasi ‘risk appetite’ pasar dalam menentukan ekspektasi medium terms dari nilai euro.
Area 1.26 menjadi kunci dalam pergerakan euro untuk teknikalnya, konsolidasi akan ke area tersebut menjadi pondasi untuk melihat closing akhir tahun ini.
Sebaliknya penguatan euro kembali ke area 1.3131 menjadi sinyal penguatan sampai dengan akhir tahun ini…….yang menjadi masalah apakah ada katalis yang dapat menjadi dasar penguatan euro? Setidaknya dapat mengarahkan ‘risk appetite’ pasar ke arah positif sampai akhir tahun ini?

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2818, 1.2777    Sell             : 1.2865, 1.2888
TP                   : 1.2910                  TP               : 1.2777
Stoploss        : 1.2740                  Stoploss    : 1.2929

Resisten        : 1.2960, 1.3039
Support          : 1.2828, 1.2777
Range            : 1.2750 – 1.2902
 

GBP-USD
S
ecara teknikal, closing kemarin 1.5997 menjadi sinyal kelanjutan koreksi pound untuk testing ke area 50% fibonacci chart daily di area 1.5890, Apabila hari ini closing di break area 1.5959 maka koreksi penuh menuju 1.5890 dapat dicapai minggu ini, sebaliknya apabila hari ini closing di atas area 1.6060 maka ekspektasi penguatan pound sampai ke testing area 1.6133.

Rekomendasi :
Buy              : 1.5940, 1.5909    Sell             : 1.6010, 1.6030
TP               : 1.6060                   TP               : 1.5888
Stoploss    : 1.1.5880                Stoploss    : 1.6090

Resisten        : 1.6035, 1.6075
Support          : 1.5966, 1.5934
Range            : 1.5909 – 1.6020
 

AUD-USD
C
losing daily di atas area 1.0260 atau di bawah 1.0141 minggu ini dapat dijadikan sinyal dalam pergerakan aussie selanjutnya.
Dan low beberapa hari lalu di area 1.0147 mensinyalkan bahwa pelemahan aussie membutuhkan pondasi di area 1.0222-1.0260 untuk mencapai target 1.0100 dalam medium terms-nya.
Sulit untuk aussie kembali ke area 1.0300an bila dilihat dari katalis pendukungnya.
Korelasi akan HangSeng tetap menjadi acuan buat pergerakan aussie, dimana pasar produk Australia yang utama adalah China.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.0144, 1.0111    Sell             : 1.0230, 1.0260
TP                  : 1.0222                   TP               : 1.0120
Stoploss       : 1.0050                   Stoploss    : 1.0299

Resisten       : 1.0246, 1.0320
Support         : 1.0124, 1.0074
Range           : 1.0111 – 1.0242
 

USD-CHF
T
homas Jordan, Swiss National Bank (SNB) Governing Board Chairman akan berbicara di Tokyo..
Closing daily di atas area 0.9444 sangat krusial untuk pelemahan franc, dan akan testing ke level area 38% fibonacci chart weekly di area 0.9515.
Pergerakan franc berkorelasi dengan pergerakan euro, sebagai penunjang dari alternate likuiditas zona euro maka pergerakan franc sangat berpengaruh pada pergerakan euro.

Rekomendasi :
Buy                  : 0.9414, 0.9383    Sell             : 0.9490, 0.9520
TP                   : 0.9500                   TP               : 0.9393
Stoploss        : 0.9353                   Stoploss    : 0.9555

Resisten       : 0.9472, 0.9530
Support         : 0.9344, 0.9286
Range           : 0.9380 – 0.9520
 

USD-JPY
C
ore Machinery Orders, nilai pesanan pembelian mesin baru ‘(tanpa kapal dan utilitas), menjadi  -2,4% sekarang dari 4,6% pada bulan lalu.
Bank Lending, 0,9% sekarang tidak ada perubahan dari data terakhir….
Masaaki Shirakawa, Gubernur Bank of Japan (BOJ) akan berpidato di Tokyo.
Monetary Policy Meeting Minutes, Bank of Japan (BOJ) Policy detailed record Board’s meeting catatan rinci anggota dewan yang memberikan informasi mengenai kondisi ekonomi dan keputusan suku bunga.
Yen menunjukkan volatilitas yang signifikan, yen kembali ke area 78.70 kemarin, konfirmasi akan berubahnya ‘risk appetite’ pasar masihlah sangat jauh (81.81), semua tergantung dari situasi zona euro dan ‘followers’ katalis di zona lainnya, tapi apakah  yen akan lepas dari status ‘safe haven’  dan menyesuaikan diri pada mekanisme resiko pasar yang sedang bergejolak? Belum……..

Rekomendasi :
Buy                : 78.10, 78.00        Sell             : 78.50, 78.78
TP                  : 78.78                    TP               : 78.10
Stoploss       : 77.77                    Stoploss    : 79.00

Resisten       : 78.38, 78.54
Support         : 78.11, 77.98
Range           : 78.00 – 78.78                                                                       
                                               

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-oktober-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-oktober-2012.html

Tanggal June 29, 2012 / 9:24 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Koreksi tipis 0,2% pada indeks Dow Jones Industrial, telah memberikan signal bahwa  trend jangka pendek dari indeks tersebut adalah trend flat, bukan trend naik.
Kondisi ini kurang menguntungkan karena terjadi setelah IHSG kemarin ditutup dengan signal bearish, menembus suport pertama 3910. Signal bearish ini berawal dari koreksi yang terjadi pada saham GGRM pasca berita RPP tentang Rokok/Tembakau yang melarang perusahaan rokok untuk beriklan.
IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat-turun dengan suport pada kisaran 3825-3850 dan resisten di 3900-3950. Penutupan dibawah 3825 adalah signal negatif untuk jangka menengah dengan potensi koreksi hingga 3600-3700.

Global Outlook
B
ursa saham AS berhasil memangkas kerugian pada penutupan semalam setelah sempat tertekan diawal pembukaan perdagangan kemarin karena kekhawatiran adanya perpecahan mendalam dalam pertemuan Uni Eropa. Berkurangnya kejatuhan yang dialami ini tidak lepas dari harapan pasar dan investor bahwa pertemuan Uni Eropa yang berlangsung kemarin dan berakhir hari ini dapat menyepakati langkah-langkah untuk menanggulangi krisis di kawasan benua biru tersebut.
Kini pasar berharap orang satu di Jerman ini, dapat melunak. Karena Kanslier Jerman Angela Merkel adalah wanita yang harus diwaspadai, ditakuti, atau dihadapi, di Eropa minggu ini.
Para pemimpin Italia, Perancis dan Spanyol kemungkinan akan terus mendesak tetangga utaranya itu dalam pertemuan Uni Eropa hari ini agar bisa menyepakati langkah kongkrit yang dapat meredam efek krisis sebelum terlambat. Salah satu wacana yang dibahas adalah obligasi bersama, yang didukung oleh IMF.
Pasar dan investor, yang sering kecewa dengan janji-janji para pemimpin Eropa dan geram dengan terkatung-katungnya upaya pengentasan krisis, ingin adanya terobosan minggu ini untuk memastikan krisis utang tidak menyebar ke seluruh dunia. Tapi mereka tidak berharap banyak. Setiap keputusan akan tergantung dengan Merkel.
Merkel belum goyah, ia tetap menolak berulang kali, terakhir Rabu lalu, bahwa solusi jangka pendek seperti obligasi zona euro atau intervensi ECB tidak akan berguna kecuali pemerintah bisa membukti anggaran terkendali. Ia mau menwujudkan kesatuan politik dulu. Ia tetap membawa status ekonomi terbesar dan terkuat di Eropa dalam pertemuan itu.
Kalaupun 26 pemimpin Eropa berhasil menundukkan Merkel, itu tidak akan lama. Ia membutuhkan persetujuan parlemen Jerman terkait dana talangan permanen atau European Stability Mechanism (ESM), dan pakta disiplin anggaran Eropa. Semua langkah itu memerlukan perubahan konstitusi Jerman.

Review IHSG
G
agal bertahan di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan balik lagi ke area 3.800. pada penutupan perdagangan Kamis (28/6/2012), IHSG tergelincir 47,292 poin (1,21%) ke level 3.887,575.
Investor masih bersikap waspada menjelang hasil KTT Uni Eropa yang tengah berlansgung. Mereka mengambil langkah aman dengan melakukan profit taking menyusul kenaikan tajam yang telah dialaminya dalam dua hari terakhir.
Tidak ada satu sektor pun yang berhasil mendarat di zona hijau. Penurunan terparah dialami sektor sektor pertambangan yang turun 2,57%. Kemudian disusul sektor aneka industri yang melemah 2,13%, dan sektor perdagangan anjlok 1,7%.
Saham-saham yang turun antara lain Gudang Garam (GGRM), Indo Tambangraya (ITMG), United Tractor (UNTR), dan Bayan (BYAN).
Sementara saham-saham yang naik diantaranya Garda Tujuh (GTBO), Asahimas (AMFG), Indo Kordsa (BRAM), dan Bank Mega (MEGA).

Ulasan Teknikal
IHSG

G
agal bertahan di atas resistance 3.944, IHSG bahkan turun di bawah level support 3.909. Hal ini mengindikasikan adanya pola bearish reversal setelah terjadinya false break. Selain itu, candlestick yang membentuk bearish engulfing turut mendukung reversal tersebut. Indikator RSI dan stochastic masih netral, namun mulai menunjukkan potensi downtrend. Untuk itu, kami melihat bahwa IHSG saat ini akan kembali menguji level support 3.843. Jika ditembus, maka trend bullish jangka pendek akan selesai, dan IHSG berpeluang melanjutkan penurunannya menuju area 3.774 – 3.734. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.850 – 3.930.

R3    4,006
R2    3,979
R1    3,933
   
Pivot    3,907
   
S1    3,861
S2    3,835
S3    3,789

Stock Pick
ISAT

M
oving average 10 sudah terlihat uptrend, menunjukkan bahwa trend jangka pendek ISAT mulai bergerak bullish. Namun kenaikan ISAT masih terhadang oleh di resistance di 4.475, dengan kondisi indikator RSI dan stochastic yang sudah overbought. Jika harga kembali tertahan di resistance tersebut, maka ISAT berpotensi terkoreksi untuk kembali menjemput supportnya di 4.150 – 4.000. Sebaliknya, jika resistance ditembus, maka target penguatan ISAT akan fokus menuju area 4.600 – 4.900.
Rekomendasi     : Sell on strength @4.475
Support                : 4.150, 4.000
Resistance          : 4.475, 4.600

GGRM

C
andlestick membentuk pola bearish engulfing, indikasi bahwa harga akan mengalami bearish reversal. Kondisi ini kemudian didukung pula oleh stochastic yang sudah dead cross di area overbought. Namun begitu, harga saat ini masih tertahan pada support trend line di 59.000. Konfirmasi penurunan selanjutnya akan ditentukan dengan ditembusnya support tersebut, dengan target penurunan berada di area 56.500 – 53.350.
Rekomendasi     : Sell breakout 59.000
Suppport             : 56.500, 53.350
Resistance         : 60.500, 62.650

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/koreksi-ihsg-berkurang.html

Tanggal March 19, 2012 / 11:50 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Sebagian besar investor meyakini negara zona euro lain akan menyusul Yunani dan merestrukturisasi utangnya tahun depan. Mereka juga optimis pertumbuhan ekonomi AS akan mengangkat nilai tukar dollar atas euro, menurut hasil survei Barclays Capital.

Meski kekhawatiran soal perpecahan euro sudah berkurang, ketika Yunani berhasil terhindar dari default berantakan, empat dari 10 investor masih melihat suatu saat ada satu negara yang keluar, menurut survei itu. Tapi itu turun dari 50% responden dalam survei sebelumnya pada Nopember 2011.

Sebagian besar dari 700 responden, atau dua pertiganya memperkirakan Portugal atau Irlandia akan merestrukturisasi utang mereka, namun mereka tidak yakin dampaknya besar ke pasar keuangan. “Prospek zona euro membaik signifikan, tapi masih banyak masalah yang belum tuntas,” kata Paul Robinsin, Kepala Riset Barclays Capital dan penulis laporan survei itu.

Para responden lebih optimis dengan prospek ekonomi AS tahun ini dibandingkan tiga bulan lalu, meski di saat zona euro diambang resesi. Alhasil, 49% responden memperkirakan euro akan terdepresiasi atas dollar pada kuartal kedua. Hanya sekitar 10% yang memperkirakan euro akan terapresiasi.

Membaiknya ekonomi AS membuat pelaku pasar berharap the Fed akan menaikkan suku bunganya sebelum 2014. Tapi sebagian besar responden tidak yakin ada perubahan kebijakan dari the Fed sebelum itu. Hanya 6% memperkirakan the Fed akan mensinyalkan perubahan rate sebelum 2014.

Tapi sebagian besar responden, 91%, memperkirakan yield obligasi AS tenor 10 tahun akan diperdagangkan  antara 1,75% dan 2,75% pada 2012. Yield naik ke 2,35% minggu lalu, berkat optimisme soal ekonomi AS. Di 2011, yield obligasi itu berakhir di 1,878%.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/survei-tunjukkan-optimisme-atas-dollar.html

Tanggal January 06, 2012 / 2:18 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Krisis utang Eropa berpotensi menyebar dan lebih buruk dari krisis 2008, serta perpecahan zona euro akan menjadi malapetaka bagi dunia.

Hal itu disampaikan oleh George Soros, investor veteran dalam kunjungan di India. Soros berbicara mengenai krisis Eropa dan dampaknya terhadap ekonomi dunia.  Menyebut perpecahan euro bencana bagi Eropa maupun dunia, ia juga melihat pasar sudah mulai bersiap menghadapi kemungkinan itu.

Soros menjelaskan bahwa ada kekurangan ketika Uni Eropa membentuk kesatuan moneter tanpa kesatuan politik. “Ada cacat struktural dalam sistem finansial Uni Eropa dan ketimpangan dalam kinerja ekonominya,” katanya. Namun menurutnya, bahaya baru akan muncul ke depan karena cacat euro belum sepenuhnya terlihat.

Ia memperingatkan disintegrasi zona euro akan mempengaruhi Eropa dan seluruh sistem finansial global. Tapi ia mengakui belum melihat adanya tanda-tanda krisis utang dapat dikendalikan, sembari mengatakan banyak orang yang semakin pesimis.

Oleh karena itu, ia menyarankan investor agar berhati-hati dalam mengambil keputusan. “Pasar jauh dari keseimbangan dan amatlah sulit untuk memprediksikannya dengan menggunakan metode lama,” katanya sembari menambahkan investor harus bermain aman dan kecuali bisa mengantisipasi even secar tepat, lebih baik jangan lakukan apapun dari pada kehilangan uang.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/soros-krisis-eropa-lebih-buruk-dari-2008.html

Tanggal December 12, 2011 / 12:12 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Bagian terbaik dari pertemuan Eropa minggu lalu di Brussels adalah tercapainya kesepakatan mengenai tatanan fiskal baru, atau yang disebut dengan “fiscal compact” dan koordinasi lebih kuat dalam hal kebijakan ekonomi.

Sedangkan bagian terburuknya adalah perpecahan antara anggota euro dan non zona euro, terutama Inggris, yang mencuat setelah Perdana Menterinya David Cameron memveto proposal amandemen Traktat Lisbon, yang mencakup disiplin fiskal. Kemarahannya dipicu oleh penolakan sebagian besar pemimpin untuk menerima konsesi regulasi perbankan yang dianggap menguntungkan Kota London.

Di bawah tekanan pasar dan ancaman penurunan rating, pertemuan itu sendiri menghasilkan komitmen regulasi fiskal baru yang mengharuskan anggaran semua anggota seimbang atau surplus, hal ini akan diselaraskan dengan aturan yang berlaku di negara masing-masing.  Mekanisme koreksi otomatis akan diberlakukan, dan bagi siapapun yang melanggar, akan dikenakan sanksi.

Selain itu, dana talangan permanen, yang tertuang dalam Traktat Mekanisme Stabilitas Eropa senilai 500 miliar euro, akan diorganisasikan, secepatnya pertengahan 2012, bila Negara anggota memenuhi janji untuk meratifikasinya.

Faktor yang tidak kalah pentingnya, pertemuan itu sepakat dengan Perancis bahwa investor swasta, dalam hal ini bank, yang memegang obligasi negara bermasalah tidak perlu menanggung biaya bailout. Dewan Eropa menyimpulkan secara bulat keterlibatan investor swasta akan diputuskan berdasarkan praktik dan prinsip IMF.

Ini adalah hasil kompromi antara Jerman dan Perancis. Jerman, yang sempat berpandangan investor swasta tidak perlu dilindungi ketika bailout, sepertinya mengalah dengan imbalan kesepakatan untuk menerapkan disiplin fiskal.

Tapi posisi ECB dalam pengentasan krisis masih belum jelas. Setelah menolak tekanan membeli obligasi pemerintah menjelang pertemuan minggu lalu, ECB membeli obligasi Italia keesokan harinya dalam rangka mendorong harga dan menekan yield, yang justru member sinyal berlawanan.

Pasar dan lembaga rating terus mengamati perkembangan yang dapat dicapai para pemimpin Eropa. Dapatkah mereka meraih persetujuan dari parlemen nasional soal kesepakatan yang dibuat di Brussel dan mengimplementasikannya dengan cepat? Ini mungkin kesempatan terbaik, bahkan terakhir, untuk menyelamatkan euro.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/eropa-siap-rumuskan-tatanan-fiskal-baru.html

Tanggal October 26, 2011 / 10:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro tak banyak gerak menjelang pertemuan kedua Uni Eropa, dengan pasar kini mulai ragu keputusan nanti akan sesuai harapan. 
Pasar sempat berharap para pemimpin Eropa akan mengumumkan rencana komprehensif untuk mengatasi krisis utang dalam pertemuan hari ini. Tapi berita pertemuan menteri keuangan Eropa (Ecofin) dibatalkan, memicu kecemasan keputusan akan kekurangan detil. Ada juga laporan yang menunjukkan masih adanya perselisihan antara negara.
Konferensi krisis ke 14 dalam 21 bulan terakhir itu dimulai dengan pertemuan 27 pemimpin Uni Eropa. Lalu acara dilanjutkan dengan pertemuan pemimpin zona euro. Pembatalan pertemuan Ecofin mengindikasikan masih adanya perpecahan.
Para pemimpin zona euro kemungkinan tidak akan menyebutkan kenaikan dana talangan (EFSF) dalam pertemuan nanti dan tidak akan mengungkapkan jumlah dana rekapitalisasi bank, menurut sumber anonim. Tapi mereka akan mengumumkan jumlah pemutihan utang Yunani, yang diperkirakan mencapai sekitar 60%.
Pasar berharap mereka mengumumkan paket komplit yang berisi elemen untuk menyelesaikan masalah utang Yunani, rekapitalisasi bank dan mencegah krisis utang menyebar. Melihat dari pernyataan sumber itu, berarti hanya masalah pertama yang dituntaskan. Tidak diketahui apakah akan ada pertemuan lagi bila hari ini tidak semua disepakati.
Euro terkoreksi dari level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Namun koreksi masih terbatas. Hari ini masih bergerak di kisaran $1,39.  Bila ternyata kurang puas dengan hasil pertemuan itu, pasar mungkin akan “menghukum” euro. Tapi bisa saja mungkin pasar masih bisa memaafkan kesepakatan separuh, atau tidak komplit, bila ini yang terjadi, euro sepertinya hanya menguat terbatas.
Mengenai mata uang lain, aussie terkoreksi hari ini menyusul data inflasi yang lebih rendah dari prediksi, memperkuat ekspektasi RBA akan memangkas suku bunganya. Yen menembus rekor tertingginya di 75,73 per dollar kemarin, di tengah ketidakpastian keputusan KTT Eropa.
Dengan dollar sempat ke 75 yen, ada isu pemerintah Jepang harus melakukan intervensi. Tapi belum ada pernyataan resmi. Oleh karena itu, ini menjadi hari penting untuk pasar karena hasil pertemuan Eropa, yang akan diumumkan malam nanti. Meningkatnya volatilitas bisa terjadi bila Eropa mengecewakan pasar. Ini yang dapat memicu dollar ke bawah 75 yen. Bila ke sana, Jepang akan semakin terdesak untuk intervensi.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-ragu-euro-tak-banyak-gerak.html

Tanggal October 26, 2011 / 10:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro tak banyak gerak menjelang pertemuan kedua Uni Eropa, dengan pasar kini mulai ragu keputusan nanti akan sesuai harapan. 
Pasar sempat berharap para pemimpin Eropa akan mengumumkan rencana komprehensif untuk mengatasi krisis utang dalam pertemuan hari ini. Tapi berita pertemuan menteri keuangan Eropa (Ecofin) dibatalkan, memicu kecemasan keputusan akan kekurangan detil. Ada juga laporan yang menunjukkan masih adanya perselisihan antara negara.
Konferensi krisis ke 14 dalam 21 bulan terakhir itu dimulai dengan pertemuan 27 pemimpin Uni Eropa. Lalu acara dilanjutkan dengan pertemuan pemimpin zona euro. Pembatalan pertemuan Ecofin mengindikasikan masih adanya perpecahan.
Para pemimpin zona euro kemungkinan tidak akan menyebutkan kenaikan dana talangan (EFSF) dalam pertemuan nanti dan tidak akan mengungkapkan jumlah dana rekapitalisasi bank, menurut sumber anonim. Tapi mereka akan mengumumkan jumlah pemutihan utang Yunani, yang diperkirakan mencapai sekitar 60%.
Pasar berharap mereka mengumumkan paket komplit yang berisi elemen untuk menyelesaikan masalah utang Yunani, rekapitalisasi bank dan mencegah krisis utang menyebar. Melihat dari pernyataan sumber itu, berarti hanya masalah pertama yang dituntaskan. Tidak diketahui apakah akan ada pertemuan lagi bila hari ini tidak semua disepakati.
Euro terkoreksi dari level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Namun koreksi masih terbatas. Hari ini masih bergerak di kisaran $1,39.  Bila ternyata kurang puas dengan hasil pertemuan itu, pasar mungkin akan “menghukum” euro. Tapi bisa saja mungkin pasar masih bisa memaafkan kesepakatan separuh, atau tidak komplit, bila ini yang terjadi, euro sepertinya hanya menguat terbatas.
Mengenai mata uang lain, aussie terkoreksi hari ini menyusul data inflasi yang lebih rendah dari prediksi, memperkuat ekspektasi RBA akan memangkas suku bunganya. Yen menembus rekor tertingginya di 75,73 per dollar kemarin, di tengah ketidakpastian keputusan KTT Eropa.
Dengan dollar sempat ke 75 yen, ada isu pemerintah Jepang harus melakukan intervensi. Tapi belum ada pernyataan resmi. Oleh karena itu, ini menjadi hari penting untuk pasar karena hasil pertemuan Eropa, yang akan diumumkan malam nanti. Meningkatnya volatilitas bisa terjadi bila Eropa mengecewakan pasar. Ini yang dapat memicu dollar ke bawah 75 yen. Bila ke sana, Jepang akan semakin terdesak untuk intervensi.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-ragu-euro-tak-banyak-gerak.html

Tanggal September 30, 2011 / 11:04 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Parlemen Jerman atau Bundestag, akhirnya setuju menambah daya dan wewenang dana talangan Eropa (European Finansial Stability Facility), memberi kelegaan ke banyak pihak, terutama Kanselir Angela Merkel.

Langkah itu disetujui melalui hasil voting yang menunjukkan 523 anggota menyetujui, melawan 85 yang menentang, dengan tiga abstain. Ini merupakan kemenangan bagi Merkel yang memang membutuhkan suara mayoritas untuk menggolkannya.

Tapi dibalik itu, ada perpecahan di politik Jerman. Merkel berjuang keras membujuk sekutunya dan mempertahankan koalisinya. Satu hal yang berbahaya bagi zona euro adalah voting ini hanyalah satu dari banyak tantangan sebelum para pemimpin Eropa, termasuk Merkel, mengatakan dengan yakin mereka punya senjata untuk mengatasi krisis utang.

Hasil voting ini memang signifikan. Jerman adalah ekonomi terbesar Eropa, yang membuatnya kreditor terbesar. Legislasi ini merupakan langkah oenting untuk menambah dan memperluas EFSF. Voting itu menyetujui penambahan kapasitas dana EFSF dari 250 miliar euro menjadi 440 miliar euro. Dari dana itu, kontribusi Jerman naik menjadi 211 miliar euro dari 120 miliar euro. Parlemen juga setuju untuk memberi EFSF wewenang tambahan, seperti membeli obligasi negara terlilit utang dan tidak langsung mem-bailout bank bermasalah.

Krisis yang sedang berkecamuk telah mempengaruhi solidaritas Jerman terhadap tetangga Eropanya. Pandangan populer publik Jerman terhadap negara pengutang seperti Yunani, Portugal dan Irlandia adalah mereka ceroboh dan malas. Perlu diketahui, sekitar 66% penduduk Jerman menolak bailout, menurut hasil polling terbaru.

Tapi Merkel berjuang untuk menghapus persepsi itu, yang muncul dalam tubuh koalisinya, Christian Democrats (CDU/CSU) and liberal Free Democrats (FDP).Meski kubu oposisi Social Democrat (SPD) dan the Greens mendukung proposalnya, para pengamat mengatakan otoritas politik Merkel akan terancam bila lebih dari 19 anggota koalisi menolaknya. Pada akhirnya, hanya 15 anggota yang menentangnya.

Tapi perjuangan belum berakhir. Dana itu perlu mendapat persetujuan semua parlemen di 17 negara zona euro dan Jerman adalah negara ke 11 yang menyetujui perubahan EFSF. Masih ada negara yang vokal terhadap bailout, seperti Slovakia, di mana parlemenya akan mengadakan voting pada 17 Oktober nanti.

Bahkan tantangan lebih banyak lagi setelah melewati voting itu. Banyak kalangan yang meragukan dana EFSF cukup untuk mencegah masalah Yunani menyebar ke pasar obligasi Spanyol dan Italia. Bahkan, para pemimpin menghadapi rintangan ketika mereka ingin menambah dana EFSF menjadi 2 triliun euro untuk melindungi sistem finansial bila Yunani default.

Merkel mungkin bernapas lega setelah voting semalam, tapi tantangan ke depan, secara politik dan ekonomi, masihlah menumpuk.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/masih-banyak-pr-untuk-merkel.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha