Search Results : nilai mata uang tertinggi di dunia 2012

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal November 30, 2012 / 4:33 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Yen melemah atas mata uang dunia karena pemerintah Jepang menyetujui stimulus baru dan aksi jual akhir bulan oleh perusahaan Jepang.

Jepang meluncurkan stimulus lanjutan di tengah stagnasi ekonomi. Kabinet Jepang meluncurkan stimulus fiskal bernilai 880 miliar yen, yang ditujukan untuk program sosial, penciptaan lapangan kerja dan membantu UKM. Diperkirakan stimulus ini dapat menambah 0,2% pertumbuhan ekonomi dan menciptakana 80.000 lapangan kerja.

Yen juga jatuh karena penjualan akhir bulan oleh perusahaan Jepang yang memicu jual stop loss. Menurut dealer di Tokyo, investor dan bank lokal membeli mata uang asing secara agresif. Faktor lain yang menekan yen adalah data inflasi yang semakin membuka kemungkinan BOJ perlu melakukan perlonggaran. Inflasi inti stagnan selama Oktober dibandingkan tahun lalu, setelah turun 0,1% di September.

Meski banyak pelaku pasar melihat tren jangka panjang yen masih bearish karena defisit perdagangan dan kemungkinan stimulus moneter, untuk jangka pendek kejatuhan yen akan melambat. Salah satu yang dapat mengangkat yen adalah drama politik AS terkait jurang fiskal. Republik dan Demokrat masih berdebat soal rancangan anggaran belum sepakat dengan kenaikan pajak.

EUR/JPY rally ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, di tengah penguatan euro dan pelemahan yen. Penguatan euro datang dari Presiden ECB Mario Draghi yang mengatakan zona euro berpeluang menuju pemulihan pada semester kedua tahun depan, meski belum keluar dari krisis.  Euro juga menguat berkat data yang menunjukkan penjualan ritel Jerman membaik dari -3,4% ke 0,8% di Oktober.

Pada jam EUR/JPY diperdagangkan di 107,53, menguat 100 poin dari level penutupan sebelumnya. Pair ini menyentuh high di 107,65. Stochastic (14,3,3) memperlihatkan kenaikan ke 92 dari 88, indikasi bullish namun sudah mencapai titik overbought. RSI (14) berada di 73, di atas titik overbought 70. MACD (12,26,9) semakin menanjak di teritori positif, dengan value 1,237. Dengan batas atas Bollinger Bands (14) ada di 108,85, masih ada ruang bagi pair ini untuk menanjak.Resistance terdekat ada di 107,80,bila tembus bisa lanjut menuju 108. Sedangkan support ada di 106,25.

GBP/JPY juga rally ke level tertinggi sejak April, menyentuh high di 132,78, sebelum bertengger di 132,70.  Serangkaian indikator memperlihatkan kenaikan meski sudah mencapai titik overbought. Stochastic (14,3,3) naik ke 91 dari 87 dan RSI (14) naik ke 71 dari 67. MACD (12,26,9) berada di area positif dengan value 1,237. Dengan batas atas Bollinger Bands (14) di 134,15, masih ada ruang bagi pair ini untuk menguat. Pair ini menemui resistance kuat di 132,80, bila tembus akan mencoba ke 133. Support ada di 131,25.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/yen-tumbang-karena-stimulus-arus-akhir-tahun.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/yen-tumbang-karena-stimulus-arus-akhir-tahun.html

Tanggal July 12, 2012 / 9:46 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar bertahan di level tertinggi dalam 2 tahun terakhir atas rivalnya hari ini, setelah FOMC Minutes menunjukkan belum ada rencana meluncurkan stimulus moneter dalam waktu dekat.
Menurut laporan dari rapat the Fed 19-20 Juni itu, beberapa pejabat meyakini stimulus lanjutan dibutuhkan, tapi sebagian besar belum yakin. Sebagian kecil pejabat memandang stimulus lanjutan penting untuk mencapai pertumbuhan lapangan kerja yang memuaskan. Tapi sebagian besar lainnya berargumen hal itu bisa dibenarkan hanya bila pemulihan ekonomi kehilangan momentumnya atau inflasi merosot.
Intinya, ekonomi harus memburuk dulu sebelum the Fed mencetak uang lagi. The Fed juga menegaskan komitmen suku bunga akan tetap rendah sampai akhir 2014. Minutes itu juga menunjukkan beberapa pejabat ingin mengembangkan “alat baru” untuk membantu kondisi finansial.
Minutes itu tidak cukup untuk memuaskan pengharap QE yang ingin pernyataan eksplisit bahwa pembelian aset tambahan perlu dilakukan. Perkembangan ini memberi ruang bagi dollar untuk  bertahan dekat level tertinggi dalam dua tahun terakhir atas lawan-lawannya. Indeks dollar  berada di 83,48 hari ini, dekat level tertinggi sejak Juni 2010 di 83,76.
Dollar saat ini stabil atas mata uang utama dunia, kecuali yen. Di tengah minimnya sentimen positif, dollar berpeluang melanjutkan rally-nya, apalagi kalau pasar hanya mendapat berita ekonomi buruk. Salah satu berita buruk hari ini adalah data yang memperlihatkan lapangan kerja di Australia berkurang 27.000 bulan lalu yang membuat tingkat pengangguran naik ke 0,1% ke 5,2%. Aussie langsung amblas karena berita itu, ke $1,0194 dari $1,0251. Data PDB China besok kemungkinan akan menambah pilu mata uang itu.
Euro masih merana di tengah kurangnya katalis yang dapat dijadikan alasan untuk mengangkatnya. Euro kini diperdagangkan di $1,2230, dekat level terendah dalam dua tahun terakhi $1,2212. Alhasil, outlooknya tetap bearish, mata uang tunggal Eropa itu berpotensi jatuh ke $1,20. Bila itu ditembus, maka euro terancam melorot ke $1,1876.
Spanyol mengumumkan penghematan baru sebesar 65 miliar euro, indikasi pemerintah tunduk pada tekanan Uni Eropa. Masalahnya penghematan lebih hanya akan memperburuk resesi Spanyol apalagi pemerintah berencana menaikkan pajak pertambahan nilai sebesar 3% dari 18% ke 21%. Menambah ketidakpastian, Pengadilan Konstitusi Jerman menunda keputusan soal apakah dana talangan sesuai dengan hukum Jerman. Perdana Menteri Italia Mario Monti mengatakan negaranya mungkin perlu meminta bailout untuk meringankan beban biaya pinjaman.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-stabil-pasca-fomc-minutes.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-stabil-pasca-fomc-minutes.html

Tanggal May 08, 2012 / 1:35 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sebuah reaksi politik sedang berlangsung di Eropa dan program penghematan menjadi semakin tidak populer. Di buktikan dengan jatuhnya pemerintahan kabinet Belanda karena paket penghematan tersebut. Kampanye pemilihan presiden Perancis dibayangi perdebatan langkah-langkah penghematan. Pemerintahan konservatif Spanyol terus berjuang dalam mengantisipasi kontraksi ekonomi yang parah.
Akhirnya, zona euro mungkin akan meninggalkan penghematan dan mendukung stimulus. Tapi itu alternatif yang akan mengakibatkan bencana yang lebih besar untuk negara-negara anggota zona euro yang sedang menderita krisis utang.
Sebuah alternatif yang terpisah oleh seorang ekonom Amerika menyarankan; ‘menstimulasi pertumbuhan adalah resep yang tepat untuk Eropa’.
Tentu saja, itu berarti meminjam lebih untuk dibelanjakan dan memperluas defisit fiskal. Namun pertumbuhan, menurut teori ini, akan dihidupkan kembali dan membawa pendapatan fiskal tepat di jalan-nya. Jika pasar obligasi percaya akan teori ini, maka harus dengan senang hati untuk meminjamkan lagi.
Keadaan di Eropa telah menakutkan pasar obligasi karena benua tersebut tidak kompetitif, dan tidak ada trik makro yang tersedia untuk menghidupkan kembali pertumbuhan. Tingkat utang Eropa mungkin bukan tertinggi di dunia, tapi kemampuan untuk membayar sangat lemah. Oleh karena itu, investor obligasi akan meninggalkan asumsi positif mereka ketika negara-negara seperti Perancis dan Spanyol mencoba untuk merangsang pertumbuhan dengan defisit yang lebih besar.
Bank Sentral Eropa dapat membantu pasar obligasi mereka dengan cara yang sama dengan Federal Reserve AS punggung pasar untuk obligasi AS. Sayangnya, ECB tidak memiliki cadangan USD yang cukup. Jadi jika ECB memberikan skala besar untuk dukungan pasar, dapat dipastikan pemegang obligasi swasta akan menjual secara massal. Euro akan runtuh dan akan memicu inflasi. Situasi seperti ini tidak baik bagi Amerika Serikat dan perekonomian dunia.
Jeffrey Lacker, Presiden Federal Reserve Bank Richmond; direncanakan akan berpidato di Greensboro.
Investor’s Business Daily (IBD) / TechnoMetrica Institute of Policy and Politics (TIPP) Economic Optimism, Survey Konsumen untuk menilai kondisi keuangan dan prospek ekonomi dalam enam bulan terakhir, serta kepercayaan dalam kebijakan moneter federal; diperkirakan terjadi kenaikan 1 poin menjadi 50,3 dari bulan April.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal April 20, 2012 / 1:49 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Kelompok G20 dalam Pertemuan hari pertama, pembuat kebijakan financial di seluruh dunia yang beroperasi di tingkat tertinggi, dapat mempengaruhi pasar mata uang.
International Monetary Fund Managing Director Christine Lagarde mengatakan Rabu kemarin berkomitmen bahwa IMF akan menyiapkan sejumlah $ 320 miliar dalam pendanaan untuk melindungi dan membantu krisis utang di Eropa.
Lagarde mengatakan ia berharap untuk mengamankan kesepakatan senilai $ 400 miliar yang akan di sediakan  IMF pada pembicaraan di Washington pekan ini di antara para pejabat keuangan dari seluruh dunia.
Situasi di Eropa sekali lagi menjadi faktor utama market watch hari ini, meskipun lelang obligasi Spanyol senilai € 2,5 miliar menunjukkan hasil yang positif,  dimana yields 10-tahun obligasi Spanyol mendekati 6 persen.
Rumor bahwa rating AAA Perancis akan diturunkan cukup menggetarkan investor pagi hari-nya, tapi Moody telah menegaskan kembali bahwa tidak akan mengambil tindakan segera.
Hasil pada yields AS 10-tahun turun menjadi 1,94 persen, yang didukung Treasurys AS. Dolar sedikit lebih tinggi terhadap mata uang utama lain, tetapi melemah terhadap euro, yang tetap di atas level 1,31. Komentar dari Chirstine Lagarde managing director IMF bahwa negara-negara anggota telah berjanji $ 320 miliar menjadi sumber daya tambahan untuk euro.
Lemahnya data ekonomi AS juga menekan aset-aset berisiko dan pelaku pasar kembali ke pasar  Treasurys. Data Weekly Jobless Claim cukup mengejutkan pasar domestik yang hanya sebesar 386.000. Penjualan rumah turun 2,6 persen ke tingkat tahunan sebesar 4.480.000, juga mengecewakan.
“Eropa pada keseimbangan yang masih negatif, dan angka pertumbuhan Cina masih pada margin yang terbilang lebih lemah dari sebelum-nya. Semua itu menunjuk ke sebuah lingkungan yang sedikit lebih baik untuk pasar Treasurys. ” kata John Briggs, senior Treasury strategist at RBS.
Dari pernyataan dan perkembangan dari berita di atas dapat di simpulkan bagaimana efek-nya terhadap indeks dollar dalam beberapa hari belakang ini, dan ke depan atau malah sampai penutupan bulan ini, juga penguatan dollar dapat di dorong dari keadaan regional AS serta faktor pendorong dari keadaan pasar di AS.
Pelemahan USD mungkin akan sementara sifatnya, tergantung dari apa implementasi putusan dari kesimpulan pertemuan G20 tersebut……..

EUR-USD
G
erman Information and Forschung (Ifo) Business Climate, Survei Bulanan untuk menilai kondisi bisnis yang terbaru dan pandangan untuk 6 bulan ke depan, kemungkinan ada kenaikan 0,2 poin menjadi 109,6 poin.
German Producer Price Index (PPI), perubahan harga produsen untuk barang, kemungkinan terjadi kenaikan sebesar 0,1% sampai dengan 0,5% bulan ini.
Kembali sulitnya euro untuk closing di atas area 1.3183 (weekly resisten), dan 1.3050 (50% fibonacci chart daily) membuat pergerakan euro terlihat sideways setidaknya dalam dua pekan terakhir ini.
Apabila minggu ini ada candle daily yang closing di bawah area 1.2990, maka ekspektasi sideway bearish akan terus mendominasi pergerakan euro setidaknya sampai akhir bulan ini dan  kembali pergerakan testing area ke area 1.2890………
koreksi sempit sampai 1.3146 kemarin yang juga di dorong oleh melemahnya dollar membuat range area open dan closing tiap harinya berada antara area 50% dan 38% fibonacci chart daily.
Tapi apakah akan ada area baru dalam dorongan fundamental yang akan datang karena sinyal positif terus mengalir untuk zona euro?
Hati-hati dengan break area 1.3220, area tersebut merupakan sinyal penguatan euro menuju target testing area 1.3344……

Rekomendasi :
Buy            : 1.3090, 1.3050    Sell             : 1.3180, 1.3220
TP              : 1.3161                  TP               : 1.3090
Stoploss   : 1.3000                  Stoploss    : 1.3292

Resisten       : 1.3175, 1.3218
Support         : 1.3079, 1.3025
Range           : 1.3030 – 1.3208
 

USD-JPY
P
ekan koreksi apakah masih mendominasi pergerakan dan sentimen pasar terhadap yen? target koreksi di area 80.30 yang merupakan level 50% fibonacci chart daily, juga merupakan area krusial dari tren koreksi yen, apabila level area ini tembus dan closing di area 79.90 maka dapat di bilang sia sialah apa yang telah di lakukan BoJ dalam mengendalikan yen mereka, dan dapat di mungkinkan opsi intervensi terbuka kembali……secara long term memang belum ada sinyal kelanjutan dari pelemahan (bullish tren) dari yen…..secara fundamental testing pelemahan yen memang di rasa cukup bagi para pelaku bisnis, maka selanjutnya kembali pada ekspektasi kuartal kedua dimana apabila dilihat dari data Tankan yang terakhir masih ada celah pertumbuhan di antara keadaan krisis keuangan global saat ini.
Longterms hold buy di area 80.80 dan 80.40. sangat mungkin untuk di tahan dan indikasi pelepasan harga apabila pergerakan yen secara psikologis kembali ke area 83. dan 84.

Rekomendasi :
Buy             : 81.40, 81.18        Sell             : 82.02, 82.22
TP              : 82.82                     TP               : 81.60
Stoploss   : 80.80                     Stoploss    : 83.83

Resisten       : 81.82, 82.06
Support         : 81.25, 80.91
Range           : 81.35 – 82.22

GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Retail Sales, nilai total semua penjualan yang disesuaikan dengan faktor  inflasi, kenaikan yang diharapkan dari -0,8% pada bulan Maret sampai dengan 0,4% sekarang.
Secara teknikal, tembusnya level 0.82 (EUR/GBP) ke area terendah hari ini 0.8172 membuat penguatan pound kembali tembus ke area 1.6 juga telah melewati area 50% fibonacci chart monthly, apakah crossrate tersebut akan terjadi koreksi? Apabila terjadi koreksi dan di dorong dengan koreksi dari indeks USD juga maka pound mungkin akan kembali ke area 1.59 besar…. apabila closing minggu ini di atas area 1.6020 maka sideways pound akan melebar dan akan testing area di 1.6104.

Rekomendasi :
Buy            : 1.6015, 1.5990    Sell             : 1.6090, 1.6120
TP              : 1.6110                  TP               : 1.5980
Stoploss   : 1.5920                  Stoploss    : 1.6161

Resisten       : 1.6082, 1.6116
Support         : 1.6013, 1.5975
Range           : 1.5980 – 1.6116

 
USD-CHF
E
uro [EURCHF = 1,201 0,0002 (0,02%)] sebelumnya turun di bawah tingkat 1,20 untuk mencapai titik terendah dalam 7 bulan terakhir 1,1990 franc pada platform perdagangan EBS. Terakhir di area 1,2021 franc, turun 0,1 persen.
Seorang juru bicara SNB mengatakan bank sentral berkomitmen untuk membeli valuta asing dalam jumlah tak terbatas untuk mempertahankan tingkat harga Swiss franc di pasar mata uang.
Sampai pada sesi perdagangan Asia hari ini franc masih diperdagangkan di kisaran 0.92 masih sama dari apa yang di targetkan SNB tahun lalu.
Apakah efektifitas dari kegiatan fiskal SNB tersebut dapat melemahkan franc? testing kebijakan tersebut akan terus berkorelasi dengan pergerakan Euro…..
Dan area weekly dan monthly resisten di area 0.9248 sangat kuat sebagai tahanan pelemahan franc……apabila dalam minggu ini ada closing di atas area tersebut maka target testing harga ada di area 0,9323 untuk minggu ini dan pergerakan koreksi hanya sampai ke area 0.9164 (50% fibonacci chart daily)……….

Rekomendasi :
Buy            : 0.9121, 0.9103    Sell             : 0.9191, 0.9222
TP              : 0.9222                  TP               : 0.9111
Stoploss   : 0.9070                  Stoploss    : 0.9292

Resisten      : 0.9197, 0.9236
Support         : 0.9131, 0.9104
Range           : 0.9121 – 0.9242
 

AUD-USD
U
ntuk data Aussie, Import Prices, Perubahan harga barang yang dibeli oleh importir di perkirakan turun sebesar 2,5% dari kuartal lalu.
Setelah kembali menyentuh level 1.0448 Aussie sepertinya sulit untuk lepas dari area 1.03, yang merupakan area 50% fibonacci chart daily, di tingkat level strong support di area 1.0303 dan strong resisten di area 1.0404….apabila pergerakan hari ini menuju salah satu dari area tersebut maka testing harga akan terjadi…..dan tembus salah satu-nya, maka 50% pergerakannya akan konfirm……….

Rekomendasi :
Buy            : 1.0303, 1.0262    Sell            : 1.0392. 1.0414
TP              : 1.0414                  TP               : 1.0300
Stoploss   : 1.0222                  Stoploss    : 1.0464

Resisten       : 1.0378, 1.0423
Support         : 1.0299, 1.0265
Range           : 1.0286 – 1.0414
 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-april-2012.html

Tanggal February 24, 2012 / 2:37 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dalam pernyataan yang dirilis pada tanggal 25 Januari 2012, Komite Pasar Terbuka Federal AS mengumumkan keputusan untuk meninggalkan acuan suku bunga bank tidak berubah pada 0,25 persen dan mempertahankan target suku bunga pada 0 hingga 0,25 persen. Perubahan tingkat terakhir terjadi pada Desember 2008, ketika itu dipotong 1,00-0,25 persen. Pernyataan FOMC mengungkapkan bahwa ekonomi AS telah berkembang pada tingkat yang moderat, meskipun beberapa perlambatan dalam pertumbuhan kawasan ekonomi lain dan strain di pasar keuangan global.
Household spending terus meningkat, sedangkan pertumbuhan investasi tetap di dunia bisnis terus melambat dan sektor perumahan tetap tertekan. Meskipun indikator menunjuk beberapa perbaikan dalam kondisi kerja, tingkat pengangguran, sebesar 8,5 persen pada Desember, tetap masih terlihat tinggi. Inflasi dalam beberapa bulan terakhir ini sedikit turun, dan dalam jangka panjang ekspektasi inflasi tetap stabil. Dalam pernyataan jangka panjang, FOMC menawarkan target resmi untuk inflasi sebesar 2 persen, berbeda dengan indikasi sebelumnya sebesar 1,7 sampai 2 persen dapat diterima pasar.
Komite menurunkan prospek untuk pertumbuhan ekonomi AS untuk 2012, prediksi pertumbuhan antara 2,2 dan 2,7 persen, turun dari perkiraan bulan November antara 2,5 dan 2,9 persen. Namun, FOMC sedikit lebih optimis tentang pasar tenaga kerja dan mengharapkan pengangguran akan jatuh 8,2 persen. Pertemuan diakhiri dengan risiko penurunan yang signifikan terhadap ekonomi AS karena kekhawatiran yang sedang berlangsung pada sektor keuangan global.
Ke depan, tidak mungkin Federal Reserve akan menaikkan suku bunga federal fund hingga setidaknya akhir 2014, memperluas kerangka waktu dengan setidaknya setengah tahun dari pertemuan terakhir keputusan pada bulan Desember. Selama kuartal mendatang, FOMC mengharapkan untuk melihat perkembangan sederhana dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan mengantisipasi bahwa inflasi akan berjalan pada tingkat konsistensi yang berdasar pada pada mandat ganda Komite.

EUR-USD
E
uro break ke area 1.33 dan area level 50% fibonacci daily dan weekly di area 1.3434 menjadi target penutupan untuk bulan Februari ini. Suatu konsolidasi teknikal yang nyaris sempurna apabila mencapai area 1.3444 yang merupakan weekly resisten, seperti halnya rali rebound daily yang akan mencapai level 50% fibonacci teknikal akan menerjemahkan akan dua hal; konfirmasi berbaliknya tren (bearish ke bullish) untuk medium dan long term-nya dan sideways daily untuk memberikan pijakan yang kuat dalam menunjang katalis fundamental yang sedang terjadi sekarang ini di zona euro……yang memang akan diakhiri dengan kelanjutan-nya tren bearish.

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3355, 1.3290    Sell             : 1.3370, 1.3434
TP              : 1.3444                   TP               : 1.3232
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss    : 1.3500

Resisten Level  : 1.3420, 1.3470                    
Support Level    : 1.3272, 1.3177                    
Range Area        : 1.3262 – 1.3404
 

USD-JPY
A
pakah akan ada koreksi bagi yen? Prestasi yang cukup mengesankan diperlihatkan yen sampai sesi perdagangan kemarin yang mencapai 80.39, koreksi terjadi apabila closing hari ini di bawah area 79.90, dan sinyal koreksi ada di area 79.79……….sebaliknya apabila closing di area 80.20 maka pergerakan bullish yen akan sempurna bulan ini dan mencapai target teknikal-nya di area 80.55 yang merupakan level area 50% fibonacci chart weekly.

Rekomendasi :
Buy             : 80.10, 79.90        Sell             : 80.25, 80.45
TP              : 80.30                     TP               : 79.90
Stoploss   : 79.50                     Stoploss    : 81.00

Resisten Level  : 80.27, 80.55
Support Level    : 80.05, 79.79
Range Area        : 79.90 – 80.40

GBP-USD
T
he British Pound menguat ke posisi tertinggi 1,5745 semalam di tengah meningkatnya risk appetite, tetapi kurangnya momentum untuk mendorong kembali di atas fibonacci retracement 38,2% dari tahun 2009 di tingkat terendah ke tingkat tertinggi sekitar 1,5730-50 dapat memacu koreksi jangka pendek selama 24-jam sesi perdagangan berikutnya. Laporan 4Q GDP untuk Inggris diperkirakan menunjukkan kontraksi 0,2% dalam tingkat pertumbuhan-nya, dan dalam tingkat pertumbuhan yang seperti itu bisa menyeret kembali pound, dan kita mungkin melihat Bank of England mempertahankan nada dovish untuk kebijakan moneter karena kawasan ini terus menghadapi risiko resesi double-dip. Memang, anggota dewan BoE David Miles tetap mendukung program pelonggaran yang lebih kuantitatif untuk perekonomian Inggris di tengah pemulihan yang terus melambat, dan terus memegang pandangan yang hati-hati untuk wilayah tengah di slack yang sedang berlangsung dalam sektor swasta. Sebagai GBP / USD terus diperdagangkan antara Hari-200 (1,5912) dan SMA 50 hari (1,5621), pasangan dapat mengkonsolidasikan dalam kisaran sempit masuk ke Maret, tapi kita bisa melihat sterling memperpanjang rebound dari tahun sebelumnya dan hal ini seharusnya pertanda pemulihan dalam  map ekonomi yang lebih kuat di tahun 2012.

Rekomendasi :                                                        
Buy              : 1.5720, 1.5690    Sell             : 1.5777, 1.5808
TP               : 1.5808                   TP               : 1.5656
Stoploss    : 1.5600                   Stoploss    : 1.5888

Resisten Level    : 1.5777, 1.5808
Support Level      : 1.5676, 1.5614
Range Area         : 1.5690 – 1.5808
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc. Dengan tembusnya euro ke area 1.33 maka konfirmasi penguatan franc terlihat pada sesi perdagangan kemarin yang mencapai 0.9008 dan target selanjutnya di area 0.8890.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9000, 0.8960    Sell             : 0.9030, 0.9090
TP              : 0.9111                   TP               : 0.8919
Stoploss   : 0.8800                   Stoploss    : 0.9151

Resisten Level  : 0.9080, 0.9150
Support Level    : 0.8975, 0.8935
Range Area        : 0.8920 – 0.9090

AUD-USD
M
elihat hasil volatilitas pergerakan aussie dua hari belakang, dapat disimpulkan beberapa asumsi teknikal impact terhadap risk appetite pasar terhadap aussie di minggu depan; sideways antara 1.0600 sampai 1.0818 masih menjadi kisaran transaksi yang masih digunakan dalam kuartal pertama tahun 2012 dalam transaksi bisnis, maka volatilitas yang sedang dibangun oleh aussie untuk meningkatkan volume perdagangan-nya terutama terhadap mitra utama-nya……China.
Lalu tidak berubahnya tingkat suku bunga yang masih di kisaran 4.25% membuat aussie masih diminati pasar, dan memang dengan ditambah pula dengan perdagangan cross mata uang dimana terhadap euro dan pound aussie terus menguat, tapi secara teknikal sudah terlalu lam di bawah dan koreksi kemungkinan dapat terjadi di minggu depan.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0707, 1.0676    Sell             : 1.0757, 1.0800
TP              : 1.0800                   TP               : 1.0666
Stoploss   : 1.0600                  Stoploss    : 1.0888

Resisten Level  : 1.0757, 1.0798
Support Level    : 1.0676, 1.0634
Range Area       : 1.0590 – 1.0797

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-24-februari-2012.html

Tanggal February 21, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – MSCI Index (MXWD) naik 0,6 persen ke level tertinggi selama enam bulan terakhir 5:10 pm waktu New York. Standard Poor 500 berjangka Index naik 0,5 persen. Euro dihargai naik 0,8 persen menjadi $ 1,3243, dan hasil pada catatan 10-tahun Italia turun 10 basis poin. Minyak naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena Iran mengatakan pihaknya menghentikan beberapa ekspor minyak mentah.
“Pasar sedang sekali lagi berharap banyak pada perkembangan Yunani, dan itu dapat secara signifikan mengangkat risk appetite pasar,” kata Niels Christensen, kepala strategi mata uang di Nordea Bank AB di Kopenhagen. Investor “kembali mencari alasan pada risk appetite mereka pada Cina, dimana pengharapan pertumbuhan ekonomi global dapat di awali dari kawasan tersebut, jadi sangat penting bagi para pejabat yang mendukung prospek pertumbuhan global ini. Hal ini juga sesuai dengan gambaran yang lebih luas dari seluruh bank sentral di masa mode penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi mereka masing-masing, dan sangat fokus pada pengamanan kondisi moneter yang dapat merangsang pada pertumbuhan, “katanya.
Apakah hal tersebut di atas menjadi suatu indikasi suatu perkembangan baru dalam pembentukan sentimen medium dan long terms di pasar FX? Masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasikan dalam long terms tren yang mengiringi perubahan risk appetite tiap hari-nya……dan volatilitas yang dihasilkan-pun menjadi jawaban atas fundamental yang disampaikan pihak otoritas yang sengaja dilempar ke pasar untuk membentuk opini dagang secara global. Yang dimana dapat pula mendorong bisnis global secara luas.

EUR-USD
P
asar Asia menanggapi positif terhadap perkembangan Yunani dan membawa Euro kembali mencoba break 1.3300 (Pk. 10.30 WIB) masih ada dua sesi perdagangan yang harus dilalui Euro, sesi Eropa dan AS, dan apakah berita tersebut dapat dijadikan sinyal reversal long term untuk pergerakan Euro? Secara teknikal, sebelum kuartal pertama tahun 2012 ini euro harus dapat menembus dan closing di area 1.3444 yang merupakan strong weekly resisten dan area level 50% fibonacci chart weekly dan MA 50 di area 1.3570 merupakan konfirmasi reversal medium terms….sebaliknya apabila kembali closing di area 1.2990 maka tren bearish akan berlanjut. Apakah risk appetite yang sudah terbentuk akan dapat mengalahkan sentimen kekhawatiran dan ketakutan pihak investor yang masih terus mendominasi hasil pergerakan Euro?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3250, 1.3190    Sell             : 1.3307, 1.3333
TP              : 1.3333                   TP               : 1.3131
Stoploss    : 1.3100                  Stoploss    : 1.3444

Resisten Level  : 1.3330, 1.3386                    
Support Level    : 1.3182, 1.3126                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3344

 
USD-JPY
B
ank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy              : 79.60, 79.40        Sell             : 80.20, 80.40
TP               : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss     : 79.00                    Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 79.87, 80.13
Support Level    : 79.34, 79.08
Range Area        : 79.40 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan adanya perkembangan baru mengenai Yunani mengirim Pound ke area 1.5858 dan akan terus di apresiasikan perkembangannya hari ini ke target area 1.5920 dan sebaliknya apabila tidak tembus maka kembali ke area 1.5760.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5777, 1.5757    Sell             : 1.5888, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6

Resisten Level  : 1.5870, 1.5897
Support Level    : 1.5805, 1.5780
Range Area        : 1.5777 – 1.5920
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9090, 0.9060    Sell             : 0.9120, 0.9180
TP              : 0.9161                   TP               : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss    : 0.9222

Resisten Level  : 0.9165, 0.9216
Support Level    : 0.9073, 0.9034
Range Area        : 0.9030 – 0.9161

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy              : 1.0690, 1.0666    Sell             : 1.0777, 1.818
TP               : 1.0777                   TP                : 1.0666
Stoploss    : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0798, 1.0844
Support Level    : 1.0690, 1.0644
Range Area        : 1.0666 – 1.0808

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-21-februari-2012.html

Tanggal February 20, 2012 / 2:41 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Tren sentimen risiko tetap mengendalikan pergerakan Dolar AS, pasar menyoroti pertemuan para menteri keuangan zona euro hari Senin ini. Para pelaku pasar mencari kesempatan dalam kesepakatan akhir tentang bailout kedua Yunani, Uni Eropa / IMF melepaskan €130 B    pendanaan untuk mencegah default dari tranche besar utang jatuh tempo pada 20 Maret.
Perjanjian itu harus memenuhi dua unsur: Athena harus meniadakan ketentuan swap yang terikat dengan kreditur dari pihak swasta – dan skema untuk meringankan beban utang dengan membatalkan sebanyak 70 persen dari utang dan kekhawatiran pejabat Uni Eropa mengenai pelaksanaan langkah-langkah penghematan baru.
Memang para pelaku pasar FX melihat segala upaya dalam tiga tahun terakhir upaya krisis utang tersebut telah lebih jauh dapt mengendalikan risk appetite terhadap USD dan menjadikannya safe havens……dan hal itu tidak mungkin berstatus “abadi”. Dalam skema besar, kegagalan bailout Yunani telah menjadi suatu “selingan”, mengaburkan penilaian investor dari lanskap ekonomi global secara keseluruhan. Memang, sebagaimana kita bahas sebelumnya, bahkan standar dalam penanganan krisis di Yunani tidak harus menjadi “earth-shatteringly negative scenario”  Uni Eropa yang mempertimbangkan kecukupan modal bank dalam penyaluran kredit harus sesuai dengan ketentuan “the ECB’s 3-year LTRO” yang ditetapkan pada bulan Desember. Tergantung pada spesifikasi kesepakatan itu, para pelaku dapat menganalisa dalam penetapan sentimen negatif bagi negara-negara bermasalah lain seperti Italia dan Spanyol. Namun, jika para pejabat Uni Eropa terus mengajukan tawaran yang baik, maka optimisme awal akan terbentuk dan sekilas hal tersebut terbukti.

EUR-USD
E
uro menguat ke posisi tertinggi 1,3196 jumat kemarin di tengah harapan bahwa Uni Eropa akan merilis paket bailout kedua untuk Yunani pada pertemuan hari Senin ini, sementara Bank Sentral Eropa berharap untuk swap Yunani menjadi bagian dari rencana restrukturisasi hutang. Dan negara lain seperti Portugal siap menjadi sorotan lanjutan bagi uni Eropa karena kawasan ini sepertinya siap tergelincir ke dalam resesi. Namun, Presiden Bundesbank Jens Weidmann membantah langkah itu melanggar mandat bank sentral, dan dengan sentimen resiko yang terus memburuk dalam beberapa minggu berikutnya menjadikan para  pembuat kebijakan Eropa bertemu untuk berjuang mencari titik temu. Di luar pertemuan Uni Eropa minggu ini, ada kekhawatiran bahwa para pejabat Jerman mungkin melunak pada dukungan mereka terhadap bailout €130B karena majelis rendah parlemen dijadwalkan untuk memilih paket pada tanggal 27 Februari dan euro tetap siap untuk menghadapi tambahan headwinds jangka pendek karena krisis utang terus membebani prospek fundamental untuk area euro. Seperti EUR / USD meluas rebound dari 1,3079, optimisme seputar pertemuan Uni Eropa dapat memicu menjalankan lain di SMA 100-Hari (1,3314), tetapi kami akan mempertahankan target bahwa euro akan turun kembali menuju fibonacci retracement 23,6% dari tertingginya di tahun 2009 ke level  terendah di tahun 2010 sekitar 1,2630-50 karena krisis utang negara-negara anggota uni Eropa masih jauh dari yang diharapkan.

Rekomendasi :                                                      
Buy             : 1.3190, 1.3156    Sell             : 1.3225, 1.3265
TP              : 1.3262                   TP                : 1.3131
Stoploss  : 1.3100                    Stoploss    : 1.3333

Resisten Level  : 1.3237, 1.3274                    
Support Level    : 1.3152, 1.3111                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3252

 
USD-JPY
Bank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy             : 79.50, 79.20        Sell             : 80.10, 80.80
TP              : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss   : 79.00                     Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 80.08, 80.60
Support Level    : 78.98, 78.46
Range Area        : 79.20 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan tragedi Yunani, hasil dari swap obligasi kemungkinan besar akan mendikte kinerja Sterling selama minggu ini.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5792, 1.5757    Sell             : 1.5898, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6000

Resisten Level  : 1.5898, 1.5940
Support Level    : 1.5826, 1.5792
Range Area       : 1.5757 – 1.5920

 
USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9111, 0.9090        Sell             : 0.9202, 0.9255
TP              : 0.9222                       TP               : 0.9111
Stoploss   : 0.9000                       Stoploss    : 0.9333

Resisten Level  : 0.9207, 0.9230
Support Level    : 0.9134, 0.9111
Range Area        : 0.9090 – 0.9222

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0710, 1.0670    Sell             : 1.0795, 1.818
TP              : 1.0818                   TP               : 1.0696
Stoploss   : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0840, 1.0888
Support Level    : 1.0730, 1.0666
Range Area        : 1.0686 – 1.0828

 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-februari-2012.html

Tanggal February 17, 2012 / 2:18 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Greenback terus tertekan terhadap mitra utama, meski mencapai level tertinggi semalam di area 80.12 (reuters Indeks Dolar AS), tetapi mata uang cadangan terus berjuang menahan selama sesi perdagangan Amerika Utara, karena risk appetite mengalir kembali ke dalam pasar mata uang. Memang, pemulihan lebih kuat di pasar tenaga kerja dipasangkan dengan kenaikan bertahap dalam aktivitas sektor swasta tampaknya akan mendorong perilaku dalam mengambil risiko, dan kita dapat melihat dolar akan konsolidasi di akhir pekan ini, dimana  perkembangan positif atas pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia terus menanamkan pandangan baik untuk ke depannya. Meskipun pergeseran sentimen pasar terus dibanjiri akan permintaan untuk mata uang cadangan, kita harus melihat Federal Reserve terus melembutkan nada dovish untuk kebijakan moneter sampai risiko resesi double-dip mereda.
Yunani berharap mendapat persetujuan dari menteri keuangan zona euro pada Senin minggu depan untuk memulai skema swap utang dengan para pemegang obligasi swasta, juru bicara pemerintah Yunani, Kamis.
Masalah escrow account untuk memastikan neraca pendapatan pemerintah Yunani dalam memenuhi kewajiban jatuh tempo masih belum terselesaikan, Pantelis Kapsis kepada wartawan.
Dia juga memukul balik komentar Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble yang mencatat bahwa Italia telah memberikan koalisi teknokrat untuk mendorong reformasi keuangan.
 

EUR-USD
V
olatilitas pergerakan euro yang terjadi pada sesi perdagangan AS menunjukkan risk appetite yang terus berubah-ubah hal tersebut menunjukkan butuhnya pasar akan katalis yang dapat membuat stabilitas dalam status likuiditas jangka menengah dan panjang-nya.

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3106, 1.3080    Sell             : 1.3190, 1.3210
TP               : 1.3190                  TP               : 1.3080
Stoploss    : 1.2900                  Stoploss    : 1.3272

Resisten Level  : 1.3199, 1.3270                    
Support Level    : 1.3014, 1.2902                    
Range Area       : 1.3090 – 1.3202

 
USD-JPY
Y
en berada di bawah tekanan setelah Menteri Keuangan Jepang Juni Azumi menegaskan Tokyo siap untuk melangkah lagi untuk melawan gerakan spekulatif. Yen tetap tidak nyaman dekat di area 76 an dalam pergerakan tiga bulan tertinggi menyentuh pekan lalu dan pasar waspada terhadap intervensi pemerintah Jepang untuk mengekang mata uangnya yang terus menguat. Jepang pada hari Rabu melaporkan surplus transaksi berjalan yang telah jatuh 75 persen menjadi 303 miliar yen pada Desember, sedangkan untuk tahun 2011 surplus turun menjadi 9,6 triliun yen. Penyusutan ini dapat merusak yen jika didukung orang Jepang memperoleh mata uang asing dan beralih ke yen.

Rekomendasi :
Buy            : 78.90, 78.66        Sell            : 79.10, 79.40
TP              : 79.25                    TP              : 79.79
Stoploss   : 78.20                    Stoploss   : 78.50

Resisten Level  : 79.13, 79.35
Support Level    : 78.78, 78.50
Range Area        : 78.60 – 79.20

GBP-USD
T
ampaknya seolah-olah Bank of England sedikit lebih optimis terhadap perekonomian dan berharap untuk melihat pemulihan bertahap di tahun 2012. Meskipun BoE terus menyoroti risiko undershooting target 2% untuk pertumbuhan, bank sentral mengatakan risiko inflasi ‘luas seimbang,’ tapi mengatakan bahwa pertumbuhan akan tetap lemah selama jangka pendek sebagai dampak krisis utang Eropa terus menarik perekonomian Inggris. Namun demikian, Gubernur BoE Mervyn King mencatat bahwa ekonomi sudah ‘bergerak ke arah yang benar’ karena prospek pertumbuhan dan meningkatnya inflasi, dan kita dapat melihat kepala bank sentral terus melembutkan nada dovish nya untuk kebijakan moneter.

Rekomendasi :                                                        
Buy            : 1.5775, 1.5745    Sell             : 1.5858, 1.5888
TP              : 1.5888                  TP               : 1.757
Stoploss   : 1.5700                  Stoploss    : 1.5909

Resisten Level  : 1.5858, 1.5917
Support Level    : 1.5694, 1.5592
Range Area        : 1.5757 – 1.5858

 
USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9200 sampai 0.9260 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9144, 0.9111    Sell             : 0.9207, 0.9277
TP               : 0.9222                  TP               : 0.9111
Stoploss    : 0.9090                  Stoploss    : 0.9333

Resisten Level  : 0.9270, 0.9346
Support Level    : 0.9143, 0.9096
Range Area        : 0.9090 – 0.9222

 
AUD-USD
T
eknikal Aussie memperlihatkan sideways daily mulai terbentuk dalam tiga hari belakang ini, menunjukkan level area 23% fibonacci chart daily ada di area 1.0505 juga merupakan strong support weekly, dan area monthly resisten 1.0828 menjadi sinyal lanjutan tren bearish Aussie, kedua area tersebut dapat dijadikan patokan dalam medium term trading, apabila ada closing daily di area tersebut dapat merubah  atau mempertahankan sentimen risiko yang telah dibentuk oleh Aussie selama bulan Januari….. Keadaan domestik Aussie akan ditentukan pada situasi perdagangan dan perkembangan katalis fundamental China yang menjadi mitra dagang utama Australia.

Rekomendasi :
Buy            : 1.0760, 1.0690      Sell             : 1.0818, 1.888
TP              : 1.0828                    TP               : 1.0696
Stoploss   : 1.0600                    Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0800, 1.0850
Support Level    : 1.0673, 1.0595
Range Area        : 1.0666 – 1.0818

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-17-februari-2012.html

Tanggal February 16, 2012 / 2:15 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Moody Investor Service memperingatkan pada hari Kamis ini bisa mendowngrade peringkat kredit dari 17 bank global dan perusahaan sekuritas karena kondisi pendanaan mereka yang rapuh, beban regulasi yang meningkat dan lingkungan operasi mereka yang makin sulit.
Moody `s [MCO 38.24 -0,26 (-0,68%)] mengatakan pihaknya sedang mengkaji jangka panjang dan peringkat penilaian kredit dari Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Morgan Stanley dan Royal Bank of Kanada.
Juga bank-bank Eropa termasuk Barclays, BNP Paribas, Credit Agricole, Deutsche Bank, HSBC, Royal Bank of Scotland dan Societe Generale. Dan juga Credit Suisse, Macquarie, Nomura dan UBS.
Pengumuman itu dikeluarkan tak lama setelah Moody `s mengatakan pihaknya mengambil tindakan peringkat pada 114 lembaga keuangan di 16 negara Eropa untuk mencerminkan dampak krisis utang di benua itu dan peringkat kredit dari pemerintah di wilayah tersebut yang terus memburuk.
“Pada pasar modal, perusahaan-perusahaan terus menghadapi tantangan yang berkembang, seperti kondisi pendanaan yang rapuh, spread kredit yang lebih luas, peningkatan beban regulasi dan kondisi operasi yang lebih sulit,” kata Moody `s dalam pernyataannya.
“Kesulitan-kesulitan ini, bersama dengan kerentanan yang melekat, seperti keyakinan-sensitivitas, keterkaitan, dan opacity risiko, telah mengurangi profitabilitas jangka panjang dan prospek pertumbuhan perusahaan-perusahaan tersebut, kata badan itu.
Waktu yang “ di beli” bank-bank sentral utama dunia sudah memasuki masa “policy testing” ke pasar global, apakah pasar akan ‘menelan’ mentah-mentah argumentasi seluruh bank sentral tersebut dalam membentuk risiko sentimen mereka?
Pasar pun akan menghitung neraca mereka untuk tahun ini dengan membuat ekspektasi baru terhadap perkembangan fundamental dunia, aktivitas bisnis dalam sektor riil sedang berusaha mencari celah dalam keberlangsungan usaha mereka untuk terus bertahan dalam gelombang kebijakan pengetatan kredit yang diterapkan bank-bank sentral tersebut.

 

EUR-USD
F
OMC minute hari ini dapat dijadikan referensi dalam pergerakan euro dan “penghindaran” pembekuan asset bank-bank swasta di usahakan pihak otoritas untuk menahan laju perlambatan dan efek penularan dari situasi di Eropa, aspek-aspek tersebut di atas akan dibahas di depan senat. Jatuhnya euro pada sesi perdagangan AS kemarin ke area 1.3042 menunjukkan adanya kekhawatiran pasar akan kemampuan likuiditas dari ECB, secara teknikal terlihat ‘risk appetite’ akan USD mulai membuat sinyal dalam pergerakannya. Selama enam hari berturut terus menguat sampai ke level 79.80, reversal atau hanya koreksi?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.2978, 1.2929    Sell            : 1.3040, 1.3090
TP              : 1.3111                TP              : 1.2929
Stoploss        : 1.2900                Stoploss        : 1.3222

Resisten Level  : 1.3098, 1.3154                    
Support Level   : 1.3003, 1.2950                    
Range Area    : 1.2929 – 1.3090

USD-JPY
Y
en berada di bawah tekanan setelah Menteri Keuangan Jepang Juni Azumi menegaskan Tokyo siap untuk melangkah lagi untuk melawan gerakan spekulatif. Yen tetap tidak nyaman dekat di area 76 an dalam pergerakan tiga bulan tertinggi menyentuh pekan lalu dan pasar waspada terhadap intervensi pemerintah Jepang untuk mengekang mata uangnya yang terus menguat. Jepang pada hari Rabu melaporkan surplus transaksi berjalan yang telah jatuh 75 persen menjadi 303 miliar yen pada Desember, sedangkan untuk tahun 2011 surplus turun menjadi 9,6 triliun yen. Penyusutan ini dapat merusak yen jika didukung orang Jepang memperoleh mata uang asing dan beralih ke yen.

Rekomendasi :
Buy             : 78.37, 78.18        Sell             : 78.68, 78.88
TP              : 79.00                     TP               : 78.30
Stoploss    : 77.77                    Stoploss    : 79.10

Resisten Level  : 78.66, 78.90
Support Level    : 78.16, 77.89
Range Area        : 78.18 – 78.98

GBP-USD
T
he British Pound berada dalam tekanan Rabu kemarin, karena kenaikan yang lebih besar dari perkiraan dalam data pengangguran Inggris, tetapi tampaknya seolah-olah Bank of England sedikit lebih optimis terhadap perekonomian dan berharap untuk melihat pemulihan bertahap di tahun 2012. Meskipun BoE terus menyoroti risiko undershooting target 2% untuk pertumbuhan, bank sentral mengatakan risiko inflasi ‘luas seimbang,’ tapi mengatakan bahwa pertumbuhan akan tetap lemah selama jangka pendek sebagai dampak krisis utang Eropa terus menarik perekonomian Inggris. Namun demikian, Gubernur BoE Mervyn King mencatat bahwa ekonomi sudah ‘bergerak ke arah yang benar’ karena prospek pertumbuhan dan meningkatnya inflasi, dan kita dapat melihat kepala bank sentral terus melembutkan nada dovish nya untuk kebijakan moneter.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5633, 1.5598    Sell             : 1.5730, 1.5800
TP              : 1.5700                   TP               : 1.5666
Stoploss   : 1.5600                   Stoploss    : 1.5888

Resisten Level  : 1.5695, 1.5725
Support Level    : 1.5656, 1.5630
Range Area        : 1.5656 – 1.5808

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9200 sampai 0.9260 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9244, 0.9202    Sell             : 0.9302, 0.9333
TP              : 0.9333                   TP                : 0.9222
Stoploss   : 0.9100                   Stoploss    : 0.9400

Resisten Level  : 0.9270, 0.9307
Support Level    : 0.9174, 0.9111
Range Area        : 0.9222 – 0.9333

AUD-USD
T
eknikal Aussie memperlihatkan sideways daily mulai terbentuk dalam tiga hari belakang ini, menunjukkan level area 23% fibonacci chart daily ada di area 1.0505 juga merupakan strong support weekly, dan area monthly resisten 1.0828 menjadi sinyal lanjutan tren bearish Aussie, kedua area tersebut dapat dijadikan patokan dalam medium term trading, apabila ada closing daily di area tersebut dapat merubah  atau mempertahankan sentimen risiko yang telah dibentuk oleh Aussie selama bulan Januari….. Keadaan domestik Aussie akan ditentukan pada situasi perdagangan dan perkembangan katalis fundamental China yang menjadi mitra dagang utama Australia.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0606, 1.0575    Sell             : 1.0707, 1.0747
TP              : 1.0727                   TP               : 1.0626
Stoploss   : 1.0500                   Stoploss    : 1.0800

Resisten Level  : 1.0710, 1.0756
Support Level    : 1.0648, 1.0606
Range Area        : 1.0606 – 1.0750

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-16-februari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha