Search Results : nilai mata uang terendah tahun 2013

Tanggal February 25, 2013 / 5:33 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk- Emas akhirnya menjauh dari level terendah tujuh bulannya. Di akhir perdagangan minggu lalu, harga emas berhasil rebound berkat masih adanya harapan stimulus The Fed.
Dipadu dengan aksi bargain hunting setelah harga turun menuju level terendah tujuh bulannya, harga emas kembali terangkat setelah serangkaian data ekonomi AS yang masih mendukung perlunya stimulus.
Data-data AS seperti data ketenagakerjaan, manufaktur, dan data inflasi yang dirilis minggu kemarin menunjukkan bahwa perekonomian AS masih belum sepenuhnya pulih. Dengan serangkaian data yang cenderung jelek tersebut, pelaku pasar melihat masih adanya peluang bagi The Fed untuk melanjutkan kebijakan stimulusnya.
Pelonggaran moneter yang dilakukan oleh bank sentral di dunia telah mendongkrak harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Di saat investor cemas akan depresiasi mata uang, maka mereka mencari asset lindung nilai terhadap penurunan mata unag serta inflasi akibat pencetakan uang. Emas diyakini investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi
Namun, beberapa analis melihat bahwa outlook emas masih tetap bearish untuk saat ini. Mereka melihat bahwa meski data-data yang dirilis akhir minggu kemarin mengecewakan, secara keseluruhan ekonomi masih AS positif. Mereka menambahkan bahwa dengan tidak adanya tekanan pada inflasi, maka minat beli terhadap emas semakin berkurang.
Sementara itu, dalam perdagangan hari ini di Asia, harga emas masih terlihat flat. Investor masih khawatir akan ketidakpastian politik di Italia menjelang pemilu serta dampaknya terhadap mata uang euro. Masalahnya, ada tiga kekuatan yang memperebutkan kekuaasaan, salah satunya Silvio Berlusconi. Dia berambisi berkuasa lagi dan berjanji akan membatalkan pajak properti dan sebagian kebijakan pemerintah saat ini. Hal ini memberi kecemasan bahwa langkah tersebut bisa merusak upaya konsolidasi fiskal dan pengentasan krisis. SP dalam laporannya mengatakan bahwa ada risiko setelah pemilu 24-25 Februari hilangnya momentum reformasi untuk memperbaiki prospek ekonomi Italia.
Sementara dari sisi teknikal terlihat bahwa secara keseluruhan harga emas masih cenderung bearish. Indikator stochastic memang masih menunjukkan potensi rebound. Namun, selama masih gagal bertahan di atas resistance-nya saat ini di $1.600, harga emas masih bearish, dengan potensi penurunan menuju kisaran $1.532 – $1.522.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html

Tanggal January 17, 2013 / 1:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Yen melanjutkan penguatannya atas dollar dan euro menyusul peringatan dari pejabat Jepang mengenai pelemahannya yang eksesif.
Menteri Ekonomi Akira Amari menyatakan kekhawatiran pelemahan yen dapat sampai ke level yang merugikan konsumen Jepang melalui kenaikan harga impor. Menurutnya, meski menjadi berkah bagi eksportir,  pelemahan yen bisa memusingkan para importer.  Ia juga mengatakan penghidupan konsumen dapat terpengaruh bila dollar sampai ke tiga digit atas yen.
Pernyataan itu datang setelah yen menyentuh level terendah dalam 2,5 tahun terakhir. Para analis memandang pernyataan ini sebagai rem dari depresiasi yen yang sudah tajam. Pernyataan itu dijadikan momentum bagi pasar untuk menyesuaikan posisi yen. Analis juga memandang kejatuhan yen memang sudah  cukup ekstrim dan koreksi ini bisa jalan untuk sementara waktu. Namun, mengingat BOJ diisukan akan meluncurkan stimulus dan menaikkan target inflasi, tren belumlah berubah.
BOJ akan menggelar rapat regular pada 21-22 Januari, mungkin di sinilah saat yen akan melanjutkan tren kembali. Tapi bagaimanapun, keputusan BOJ tetap mempengaruhi. Seberapa besar stimulus BOJ, apakah target inflasi benar-benar dinaikkan ke 2%? Sulit bagi bagi pasar untuk melemahkan yen lagi tanpa didukung stimulus agresif.
Yen berada di 88,26 per dollar, setelah semalam sempat jatuh ke 87,77 per dollar. Target koreksi selanjutnya adalah 87,50, bila tembus, akan mencoba ke 87,00. Sebelum ini,  yen telah melemah hampir 12% atas dollar sejak awal Nopember. Terhadap euro, yen berada di 117,27, menjauhi level terendah dalam 20 bulan terakhir 120,11.
Euro terkoreksi untuk dua hari berturut-turut atas dollar karena peringatan dari pejabat Eropa. Euro sempat terangkat setelah anggota dewan ECB Ewald Nowotny mengatakan nilai tukar tidak perlu dikhawatirkan. Ini kontras dengan pernyataan dari Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker yang memicu aksi jual euro dengan mengatakan nilai tukarnya sudah terlalu tinggi.
Sementara itu, aussie terjungkal karena data ketenagakerjaan Australia yang buruk. Data itu menunjukkan lapangan kerja berkurang sebanyak 5.500 selama Desember, ini bertolak belakang dengan prediksi baik 4.000. Aussie diperdagangkan di $1,0,498, jatuh dari high kemarin $1,0575. Kejatuhan ini terjadi setelah mengalami konsolidasi di kisaran $1,05 di tiga sesi sebelumnya.
Salah satu even yang sedang dinantikan pasar adalah laporan keuangan korporat AS. Memang, tidak ada pengaruh langsung ke pasar mata uang, tapi laporan keuangan bisa dijadikan pedoman untuk menunjukkan gambaran kondisi ekonomi,yang penting bagi pergerakan saham. Bila saham bergerak naik signifikan, maka pasar mata uang akan mengikuti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/yen-lanjutkan-penguatan-euro-masih-tertekan.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/yen-lanjutkan-penguatan-euro-masih-tertekan.html

Tanggal November 07, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro terkoreksi lagi hari ini atas dollar menjelang voting parlemen Yunani untuk mengesahkan legislasi penghematan baru, setelah sempat berhasil rebound.
Pemerintah Yunani mengajukan proposal penghematan baru senilai 13,5 miliar euro yang dituntut oleh kreditor internasional. Persetujuan penghematan baru dalam APBN 2013 krusial untuk mendapatkan bailout 31,5 miliar euro dari IMF dan Uni Eropa yang ditahan sejak musim panas lalu. Tanpa dana itu, Yunani akan kehabisan dana pada 16 Nopember nanti dan semakin terancam keluar dari zona euro.
Tapi beberapa anggota koalisi tidak setuju dan ingin voting menolaknya. Di jalan, demonstran menggelar aksi protes menentang penghematan baru itu yang diambil dari gaji PNS dan tunjangan sosial lainnya. Di antaranya memperpanjang masa kerja 2 tahun sampai 67 tahun dan memotong tunjangan pensiun sebesar 15%.
Euro diperdagangkan di $1,2788, koreksi dari $1,2813. Support terdekat di $1,2736, atau 38,2% retracement penguatan Juli-September (chart weekly). Kalau tembus, akan mencoba ke 50%-nya di $1,2603.  Euro sempat jatuh ke $1,2761 atau terendah dalam dua bulan terakhir. Setelah menyentuh $1,3169, euro terus melandai.
Tidak ada faktor positif, outlook euro masih bearish. Dorongan dari rencana pembelian obligasi ECB sudah hilang, ini menekan euro. Tidak ada perkembangan berarti dari Spanyol, yang juga belum minta bailout. Kini ada masalah Yunani. Jadi bila voting gagal, euro akan jatuh. Kalaupun voting lolos, penguatan euro tidak akan lama.
Dollar menguat lagi atas rivalnya setelah sempat terkoreksi menyusul penguatan saham. Pasar sempat khawatir karena ketatnya persaingan, bisa terulangnya kasus pemilu 2000, di mana saat itu pemenangnya, antara George W. Bush dan Al Gore, harus ditentukan lewat Mahkamah Agung. Tapi masih sulit memperkirakan siapa yang menang pilpres ini dan bagaimana dampaknya terhadap pasar keuangan global.
Dengan Republik masih pegang kendali Kongres, kemenangan Obama dianggap bisa memperbesar kemungkinan jurang fiskal. Bila tidak ada kesepakatan, pemotongan anggaran dan kenaikan pajak otomatis senilai $600 miliar akan terjadi tahun depan. Bagi pasar mata uang, fokus utama jangka pendek adalah jurang fiskal. Tapi Romney dikenal anti QE dan tidak suka kebijakan Ben Bernanke. Sepertinya, pasar sendiri belum yakin mana yang bagus buat ekonomi, Obama atau Romney.
Indeks dollar kini stabil di 80,60, terus konsolidasi di level 80an selama tiga sesi terakhir. Dollar melemah tajam atas yen ke 79,88. Tapi level itu sudah dekat dengan 61,8% retracement penguatan 30 Oktober-5 Nopember. Support terdekat ada di 79,68, sedangkan resistance ada di 80,47. Terhadap franc, dollar stabil di 0,9430. Setelah tiga sesi terakhir, greenback bergerak di kisaran 0,9400-0,9460. 

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html

Tanggal April 09, 2012 / 2:09 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Laporan employment rate bulan Maret yang mengecewakan pasar dikeluarkan ketika pasar ditutup Jumat pekan lalu, tetapi dalam situasi yang sesat dalam logika pasar, angka yang keluar dapat dilihat sebagai satu hal positif untuk pasar jika investor percaya akan menghasilkan putaran baru dalam program pelonggaran Fed.
Data Payrolls AS naik jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan pada bulan Maret, turut menjaga peluang dalam mendukung kebijakan moneter lebih lanjut dari Federal Reserve, dan tingkat pengangguran turun dari tiga tahun terendah 8,2 persen. Penambahan lapangan kerja 120.000 bulan lalu, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat, kenaikan terkecil sejak Oktober. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan lapangan kerja non pertanian meningkat 203.000 dan tingkat pengangguran [CNBC menjelaskan] tetap di kisaran 8,3 persen.
Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja bulan lalu mungkin mencerminkan dorongan yang terus memudar dari pergerakan pasar selama musim dingin yang meng’hangat’. Ini mendukung asumsi hati-hati di pasar tenaga kerja dari data Fed [CNBC menjelaskan] pekan lalu. Efek berkelanjutan dari situasi di Eropa telah lama meminta konsekuensi dari pasar AS, telah banyak energi yang terlepas dari pihak otoritas dalam membendung efek tersebut, terutama dalam menjaga ekspektasi pendapatan perusahaan di earning season kedua tahun ini…..kita lihat saja hasilnya…….
Masalah keuangan yang dihadapi oleh Spanyol dan efek jangka panjang dari suntikan likuiditas Bank Sentral Eropa masih membebani saham dan pasar mata uang di seluruh dunia. Hasil buruk lelang obligasi Spanyol menjadi salah satu sinyal. Pasar Eropa dan euro terus tertekan tren menurun mereka pada perdagangan Kamis.
Dan analis serta ekonom memperingatkan efek jangka panjang dari injeksi likuiditas ECB tersebut [CNBC menjelaskan], yang dikenal sebagai operasi refinancing jangka panjang (LTRO) dan salah satu pendorong utama reli tahun ini, tapi masih belum dirasakan efek-nya.
“Anda perlu waktu untuk LTRO tersebut memiliki dampak. Jika Anda melihat angka kredit dan biaya pinjaman, memang belum banyak membawa dampak langsung, “kata Thanos Vamvakidis, kepala strategi valuta asing Eropa G10, BoA Merrill Lynch, CNBC Kamis. Spanyol, yang telah mengambil alih perhatian ECB dari Yunani sebagai fokus kekhawatiran investor menyusul kesepakatan utang Yunani bulan lalu, masih jauh dari harapan meskipun dengan anggaran itu yang memperkuat komitmen pemerintah untuk penghematan. Negara ini menghadapi “resesi parah” pada tahun 2012, diikuti oleh kontraksi lanjutan pada 2013.

EUR-USD
P
enguatan indeks USD menekan euro sampai ke area 1.30 sampai hari ini, dimana secara teknikal sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir euro sulit untuk closing di area 1.34……jatuhnya euro saat ini untuk testing area 1.2929 dimana strong support 1.3020 merupakan konfirmasi pelemahan euro menuju target area 1.2880……. Koreksi meski hanya sinyal ada di area 1.3161 dan membutuhkan daya lebih untuk closing konfirmasi koreksi di level 50% fibonacci chart weekly di area 1.3210, medium terms masih didominasi oleh tren bearish yang apabila terkoreksi daily candle harus ada yang closing di area 1.3210 tersebut……

Rekomendasi :
Buy            : 1.3045, 1.2990    Sell              : 1.3060, 1.3120
TP              : 1.3110                   TP               : 1.2929
Stoploss   : 1.2910                  Stoploss     : 1.3200

Resisten       : 1.3124, 1.3149
Support         : 1.3020, 1.2993
Range           : 1.2929 – 1.3110
 

USD-JPY
P
ekan koreksi apakah masih mendominasi pergerakan dan sentimen pasar terhadap yen? target koreksi di area 81.04 yang merupakan level 38% fibonacci chart daily, juga merupakan area krusial dari tren koreksi yen, apabila level area ini tembus dan closing di area 80.80 maka koreksi penuh ke target 50% fibonacci di area 80.08 dapat dijadikan target pasar selanjutnya. Daily support di area 81.55 merupakan sinyal penguatan yen…..secara long term memang belum ada sinyal kelanjutan dari pelemahan (bullish tren) dari yen…..secara fundamental testing pelemahan yen memang di rasa cukup bagi para pelaku bisnis, maka selanjutnya kembali pada ekspektasi kuartal kedua dimana apabila dilihat dari data Tankan yang terakhir masih ada celah pertumbuhan di antara keadaan krisis keuangan global saat ini. Longterms hold buy di area 81.20 dan 80.80. sangat mungkin untuk di tahan dan indikasi pelepasan harga apabila pergerakan yen secara psikologis kembali ke area 83. dan 84.

Rekomendasi :
Buy             : 81.25, 80.90        Sell             : 81.91, 82.22
TP              : 84.00                     TP               : 81.20
Stoploss   : 80.20                     Stoploss    : 83.00

Resisten       : 81.76, 82.22
Support         : 81.00, 80.52
Range           : 80.90 – 82.02

GBP-USD
B
ank of England telah meninggalkan kebijakan moneter lanjutan, laporan BoE Kamis pekan lalu, menilai bahwa tidak ada tambahan stimulus untuk saat ini, stimulus belum diperlukan karena pertumbuhan ekonomi tampak akan tersandung kembali. Semua 56 ekonom yang disurvei oleh Reuters pekan lalu diperkirakan BoE mempertahankan suku bunga dan target untuk pembelian aset tidak berubah, setelah dilakukan pada bulan Februari untuk membeli kembali senilai £ 50 miliar ($ 79,000,000,000). Survei dari purchasing managers yang dirilis minggu ini menunjukkan kejutan pick-up dalam pertumbuhan sektor jasa di Inggris, manufaktur dan konstruksi di bulan Maret, menunjuk pertumbuhan pada kuartal pertama dan mendorong GDP sebanyak 0,5 persen. Yang membunuh berita positif tersebut adalah factory output data, menunjukkan penurunan bulanan terbesar hampir setahun terakhir ini. Tanda-tanda bahwa Inggris akan menghindari resesi ditambah dengan kekhawatiran tentang inflasi berpotensi akan menghalangi BoE untuk mengumumkan stimulus tambahan pada  pertemuan kunci bulan Mei mendatang, ketika program pembelian kembali aset tersebut diselesaikan pada kuartal pertama. Maka bagi pasar FX sangat sulit untuk meninggalkan area 1.58-1.59 karena adanya program BoE tersebut……ketahanan pound akan terus di uji pada kisaran 1.5760, dimana sinyal pelemahan pound ada di area tersebut….

Rekomendasi :
Buy            : 1.5820, 1.5790    Sell             : 1.5860, 1.5910
TP              : 1.5910                  TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                  Stoploss    : 1.6000

Resisten       : 1.5899, 1.5930
Support         : 1.5788, 1.5757
Range           : 1.5757 – 1.5920
 

USD-CHF
P
edagang valuta asing, Kamis pekan lalu, Swiss National Bank membeli euro terhadap Swiss franc sekitar selevel seperti tahun lalu di 1,20 franc. Euro [EURCHF = 1,201 0,0002 (0,02%)] sebelumnya turun di bawah tingkat 1,20 untuk mencapai titik terendah dalam 7 bulan terakhir 1,1990 franc pada platform perdagangan EBS. Terakhir di area 1,2021 franc, turun 0,1 persen pada hari itu. Seorang juru bicara SNB mengatakan bank sentral berkomitmen untuk membeli valuta asing dalam jumlah tak terbatas untuk mempertahankan tingkat harga Swiss franc di pasar mata uang. Sampai pada sesi perdagangan Asia hari ini franc masih diperdagangkan di kisaran 0.92 masih sama dari apa yang di targetkan SNB tahun lalu. Apakah efektifitas dari kegiatan fiskal SNB tersebut dapat melemahkan franc? testing kebijakan tersebut akan terus berkorelasi dengan pergerakan Euro…..

Rekomendasi :
Buy            : 0.9191, 0.9145    Sell             : 0.9222, 0.9262
TP              : 0.9222                  TP               : 0.9090
Stoploss   : 0.9090                  Stoploss    : 0.9303

Resisten       : 0.9220, 0.9236
Support         : 0.9145, 0.9128
Range           : 0.9150 – 0.9242
 

AUD-USD
A
ussie melihat testing area 1.0190 menjadi target dalam kelanjutan pergerakan bearish Aussie dimana posisi oversold masih mungkin di perpanjang dalam testing long terms nya ke area 0.9990….. koreksi ke area 1.0444 (level 38% fibonacci chart weekly) masih ada meski kecil kemungkinan karena area tersebut merupakan sinyal reversal.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.0222, 1.0190    Sell              : 1.0290. 1.0313
TP                   : 1.0303                  TP                : 1.0190
Stoploss        : 1.0111                  Stoploss     : 1.0400

Resisten       : 1.0335, 1.0368
Support         : 1.0235, 1.0202
Range           : 1.0190 – 1.0313

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-april-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha