Search Results : negara maju spanyol

Tanggal November 09, 2012 / 1:49 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dana Moneter Internasional pada hari Kamis mendesak Amerika Serikat untuk segera mencapai kesepakatan mengenai perbaikan permanen untuk menghindari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. Dimana  kenaikan pajak dan pemotongan belanja ini secara otomatis akan dilaksanakan awal tahun depan, dan mengatakan ‘stop-gap solution’ bisa berbahaya bagi perekonomian global.
Banyak analis percaya bahwa Washington akan sepakat untuk sementara waktu menunda dan mencegah ‘fiscal Cliff’ tersebut, meskipun keraguan masih ada, apakah Kongres dapat menyetujui kompromi tersebut tepat waktu.
Dalam sebuah laporan yang dipersiapkan untuk pertemuan Kelompok 20 menteri keuangan ‘di Meksiko pada 4-5 November dan diterbitkan pada hari Kamis, IMF memperingatkan bahwa krisis zona euro dan ancaman akan kebuntuan politik di Washington atas ‘fiscal cliff’ menjadi faktor utama ancaman terhadap perekonomian dunia.
Ada tanda-tanda bahwa tekanan di sektor keuangan dan kondisi ekonomi global yang “mungkin menjadi stabil” karena langkah terbaru oleh bank-bank sentral utama dunia telah menurunkan suku bunga untuk memacu pertumbuhan, meskipun aktivitas ekonomi masih lamban.
“Sebuah kesepakatan pada menit-menit terakhir yang bergantung pada perbaikan suboptimal atau sebagian besar dari hal itu menjadi  ‘kicks the can down the road’ yang akhirnya dapat membuktikan bahwa itu berbahaya,” kata IMF dalam laporan tersebut.
Mereka juga mengatakan bahwa ‘fiscal cliff’ adalah “medium-term probability event,” dan jika dengan cepat dapat dibatalkan, kerusakan ekonomi akan secara “substansial” dapat diperbaiki karena sektor bisnis dan konsumen akan yakin tentang kebijakan pajak dan pengeluaran mereka.
Berurusan dengan tebing fiskal adalah tantangan jangka pendek terbesar yang dihadapi pemerintahan Obama. Hal ini juga salah satu perhatian terbesar bagi para pembuat kebijakan internasional.
IMF mengatakan ekonomi AS bisa jatuh kembali ke dalam resesi jika Kongres gagal untuk mencegah paket kenaikan pajak dan pemotongan belanja.
IMF juga mendesak Washington untuk menyetujui rencana yang kredibel untuk mengurangi utang pemerintah, memperingatkan bahwa kalau ‘gagal’ bisa “exacerbate uncertainty,” dan bisa “menyebabkan erosi bertahap dari status mata uang cadangan dari dolar AS dan menempatkan tekanan naik pada Treasury yield obligasi mereka. “
Sementara beberapa kemajuan telah dibuat untuk mengatasi krisis zona euro, IMF mendesak Eropa untuk menyajikan peta jalan bagi serikat perbankan mereka, diikuti dengan cepat oleh implementasi-nya.
Ia juga mengatakan negara-negara zona euro menghadapi biaya pinjaman yang tinggi harus menerapkan rencana penyesuaian fiskal dan, jika diperlukan, meminta dukungan keuangan dari dana darurat Eropa.
Spanyol sedang mempertimbangkan apakah akan meminta bantuan dari zona euro. Janji-janji bantuan dari Uni Eropa dan Bank Sentral Eropa telah membawa biaya pinjaman Spanyol turun dari tingkat yang tidak berkelanjutan dalam beberapa bulan terakhir.
IMF mengatakan paket penghematan di negara-negara pinggiran zona euro beresiko pada politik dan sosial dan reformasi fiskal akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Negara-negara seperti Yunani, Portugal dan Irlandia yang menerapkan paket penghematan IMF-Uni Eropa akan diawasi dengan imbalan bantuan internasional.

 
EUR-USD
S
ecara teknikal area 1.2717 harus dicermati karena area tersebut merupakan level area 50% fibonacci chart weekly, dimana apabila ada closing daily di bawah area tersebut maka ekspektasi dari pergerakan tren bearish euro menjadi sangat dalam, meskipun di awali dengan kembali bumping ke area 1.2888 sebagai pijakan untuk melemah dan testing ke area 1.2600an.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2680, 1.2650    Sell             : 1.2790, 1.2828
TP                   : 1.2790                  TP               : 1.2666
Stoploss        : 1.2626                  Stoploss    : 1.2888

Resisten        : 1.2802, 1.2839
Support          : 1.2713, 1.2682
Range            : 1.2666 – 1.2810

 
GBP-USD
A
rea 1.5959 sangat krusial, apabila ada closing daily dibawah area tersebut maka ekspektasi pelemahan pound akan testing ke area 1.5888, sebaliknya apabila masih closing di antara area 1.5970-1.6000 kemungkinan sideways, tapi apabila closing di atas area 1.6060 maka tekanan bullish akan kembali testing ke area 1.6170.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.5960, 1.5935    Sell             : 1.6010, 1.6040
TP                   : 1.6040                  TP               : 1.5905
Stoploss        : 1.5900                  Stoploss    : 1.6090

Resisten       : 1.6040, 1.6090
Support         : 1.5938, 1.5897
Range           : 1.5920 – 1.6030

 
AUD-USD
S
ecara teknikal Aussie sedang memasuki fase ‘safe haven’ apabila hari ini closing di atas area 1.0470 maka testing area ada di area 1.0555 dalam ekspektasi medium terms-nya. Sebaliknya break area 1.0377 akan menjadi sinyal tekanan bearish Aussie untuk testing ke area 1.0333.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0360, 1.0333    Sell             : 1.0420, 1.0444
TP               : 1.0454                  TP               : 1.0333
Stoploss    : 1.0297                  Stoploss    : 1.0494

Resisten        : 1.0432, 1.0464
Support          : 1.0378, 1.0349
Range            : 1.0333 – 1.0434

USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro masih mendominasi pergerakan franc, dimana katalis pendorong euro juga akan menentukan pergerakan franc, secara teknikal apabila ada closing candle di atas 0.9480 maka akan testing ke area 0.9585 (level area 50% fibonacci chart weekly), sebaliknya apabila closing di bawah 0.9380 maka penguatan franc akan testing ke area 0.9280-0.9303.

Rekomendasi :
Buy                  : 0.9420, 0.9404    Sell             : 0.9484, 0.9505
TP                   : 0.9505                   TP               : 0.9404
Stoploss        : 0.9370                   Stoploss    : 0.9535

Resisten        : 0.9477, 0.9500
Support          : 0.9417, 0.9395
Range            : 0.9414 – 0.9520

 
USD-JPY
Y
en kembali ke area 79.40 menunjukkan status ‘safe haven’ belum lepas dari ‘risk appetite’ pasar akan yen. Dari perkembangan situasi di Eropa dan AS yen dalam ekspektasi jangka panjangnya akan masih menjadi alternatif yang cukup aman bagi para pebisnis internasional. Yen diperdagangkan antara 78.50-80.20 dan sepertinya akan seperti itu dalam jangka waktu yang masih lama, sulit untuk yen bisa bergerak menembus area 81.00, karena kekhawatiran investor akan nilai euro dan USD dan produk investasi yang mengiringi mereka.

Rekomendasi :
Buy                 : 79.10, 78.90        Sell             : 79.40, 79.79
TP                   : 79.60                    TP               : 78.88
Stoploss        : 78.65                    Stoploss    : 80.00

Resisten        : 79.86, 80.28
Support          : 79.17, 78.89
Range             : 78.90 – 79.60                                                            

                                                

 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-nopember-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-nopember-2012.html

Tanggal October 12, 2012 / 2:57 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Masalah Yunani, Spanyol dan kemajuan yang lambat zona euro menuju reformasi utang sebagai tema utama pada pertemuan IMF Jumat ini.
Dana Moneter Internasional merekomendasikan bahwa beberapa negara anggota yang terbebani utang dapat mengambil waktu sedikit lebih banyak untuk mengurangi defisit anggaran mereka, dengan alasan bahwa terlalu cepat bergerak dapat menjadi kontra-produktif karena perekonomian masih sakit.
Untuk data AS, Producer Price Index (PPI),  nilai perubahan harga barang jadi dan jasa di tingkat produsen, diperkirakan 0,8% sekarang dari 1,7% pada September. Sementara pada PPI Core (tanpa sektor makanan dan energi), akan tetap 0,2% sama seperti pada laporan terakhir.
Prelim University of Michigan (UoM) Consumer Sentiment, Survei untuk menilai kondisi keuangan saat ini dan masa depan 77,9 dihitung sekarang dari 78,3 pada September. The Prelim UoM Inflation Expectations diperkirakan 3,3% sama dengan laporan terakhir.
Jeffrey Lacker, Presiden Federal Reserve Bank of Richmond dijadwalkan menyampaikan pidato di Charlottesville.

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, Industrial Production, mengukur perubahan produksi output pabrik, sektor tambang, dan utilitas, diperkirakan -0,5% sekarang dari 0,5% pada laporan bulan lalu.
Setelah menyentuh level area 38% fibonacci chart daily kemarin (1.2820), euro kembali tembus ke area 1.2900an pada penutupan perdagangan kemarin (1.2929).
Efek jangka menengah dari pelemahan USD akibat QE3 sepertinya masih mendominasi pergerakan euro. Closing pekan ini dapat dijadikan suatu proyeksi sempit arah euro di pekan depan…….apabila closing hari ini di atas area 1.2960 diperkirakan penguatan euro akan testing ke area 1.3131 kembali di pekan depan.
Sebaliknya apabila closing weekly di bawah area 1.2888 kemungkinan sideways bearish untuk kembali testing ke area 1.2777 akan terus dicoba.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2888, 1.2828    Sell             : 1.2990, 1.3020
TP                  : 1.3003                   TP               : 1.2910
Stoploss       : 1.2790                   Stoploss    : 1.3075

Resisten       : 1.2978, 1.3028
Support         : 1.2848, 1.2770
Range           : 1.2888 – 1.3010

 
GBP DAILY
U
ntuk data Inggris, The Conference Board (CB) Leading Index diperkirakan akan tetap 0,1% seperti pada laporan terakhir.
Sepertinya pound sulit untuk menembus area 1.5970, dan area 1.5959 merupakan level 38% fibonacci chart weekly, juga merupakan area strong support yang apabila ada closing daily di bawah area tersebut maka pergerakan rally untuk testing ke area 1.5838 (50% fibonacci chart weekly) dapat tercapai.
Sebaliknya apabila closing pekan ini di atas area 1.6060 maka testing penguatan pound ke area 1.6210.

Rekomendasi :

Buy                 : 1.6006, 1.5959    Sell             : 1.6040, 1.6090
TP                  : 1.6111                    TP               : 1.5965
Stoploss       : 1.5909                   Stoploss    : 1.6130

Resisten       : 1.6071, 1.6096
Support         : 1.6001, 1.5957
Range           : 1.5960 – 1.6090

 
AUD-USD
A
pakah pergerakan antisipatif akan dilakukan pasar untuk menghadapi putusan lanjutan RBA mengenai kebijakan suku bunga? Apabila pasar mendapatkan konfirmasi awal mengenai isu cut rate di bulan depan kemungkinan aussie kembali ke area 1.0400an akan dilakukan pasar.
Fokus RBA tetap pada suku bunga dan data ekspor mereka bukan pada QE, berbeda dengan bank sentral di Eropa, AS ataupun China.
Dan low beberapa hari lalu di area 1.0147 mensinyalkan bahwa pelemahan aussie membutuhkan pondasi untuk mencapai target 1.0100 dalam long terms-nya.
Dan apabila pekan ini closing di bawah area 1.0222 maka kelanjutan untuk testing break area 1.0135 akan terus dicoba di pekan depan, sebaliknya apabila closing pekan ini di area 1.0313 kemungkinan merupakan awal pergerakan antisipatif terhadap isu cut rate di atas.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.0202, 1.0165    Sell             : 1.0270, 1.0313
TP                  : 1.0313                   TP                : 1.0155
Stoploss       : 1.0111                    Stoploss    : 1.0373

Resisten       : 1.0300, 1.0338
Support         : 1.0216, 1.0170
Range           : 1.0175 – 1.0313

 
USD-CHF
P
ergerakan franc berkorelasi dengan pergerakan euro, sebagai penunjang dari alternate likuiditas zona euro maka pergerakan franc sangat berpengaruh pada pergerakan euro.
Maka dari itu terlihat secara teknikal franc sulit untuk closing di atas area 0.9444 yang merupakan area konsolidasi dalam kelanjutan pelemahan franc, apabila pekan ini closing di atas area tersebut maka pelemahan franc akan testing ke area 0.9505, sebaliknya apabila closing di bawah area 0.9320 franc akan sideways untuk menguat ke testing area 0.9242.

Rekomendasi :
Buy                  : 0.9323, 0.9292    Sell             : 0.9404, 0.9444
TP                   : 0.9444                   TP               : 0.9323
Stoploss        : 0.9242                   Stoploss    : 0.9494

Resisten        : 0.9395, 0.9449
Support          : 0.9315, 0.9284
Range            : 0.9292 – 0.9404

 
USD-JPY
B
oJ akan bertemu dengan Bernanke dan ECB hari ini untuk membahas ekonomi global, pihak BoJ tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah ekonomi menyusut..
Pemerintah akan bekerja sama dengan BOJ untuk mengalahkan deflasi,  tagihan defisit obligasi segera.
Harus waspada terhadap perlambatan di luar Jepang, pasar bergerak karena mereka melakukan  tekanan pada ekonomi Jepang dengan cara menguatkan Yen.
Pemerintah akan terus meminta BOJ untuk mengejar pelonggaran moneter yang kuat, mencapai target inflasi 1%.
PM Noda telah berjanji untuk menarik Jepang keluar dari deflasi dalam setahun, BOJ memiliki peran penting untuk bermain dalam mencapai hal ini.

Rekomendasi :
Buy                  : 78.20, 78.00        Sell             : 78.60, 78.78
TP                    : 78.78                    TP               : 78.00
Stoploss         : 77.77                    Stoploss    : 78.98

Resisten        : 78.65, 78.93
Support          : 78.01, 77.65
Range            : 78.00 – 78.78                                                                       

                                               

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-12-oktober-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-12-oktober-2012.html

Tanggal August 13, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pasar mata uang belum banyak bergerak hari ini, terhambat oleh datangnya  kekhawatiran mengenai prospek ekonomi global di saat harapan stimulus mulai pudar, meski masih ada.
Kekhawatiran itu datang setelah data perdagangan China yang memperlihatkan rendahnya pertumbuhan ekspor dan impor, mencerminkan efek krisis dari Eropa. Data lain memperlihatkan pertumbuhan kredit juga mengecewakan di China. Data hari ini menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 0,3% selama kuartal kedua dari kuartal sebelumnya, di bawah prediksi 0,6%. Secara tahunan, PDB tumbuh 1,4%, dibawah prediksi 2,3%.
Selama dua minggu sebelumnya, mata uang berisiko bergerak positif karena ekspektasi ECB akan membeli obligasi Italia dan Spanyol untuk menekan yield-nya. Selain itu, muncul juga harapan the Fed akan melanjutkan stimulus moneternya. Tapi para pejabat mengindikasikan langkah seperti itu belum bisa dilakukan sebelum September.
Euro menjadi salah satu mata uang yang diuntungkan oleh ekspektasi itu. Euro berada di $1,2287, tidak jauh dari level penutupan New York akhir pekan lalu. Kalau gagal lagi menembus $1,23, apalagi sampai jatuh ke bawah $1,2250, euro terancam menuju level psikoliogis $1,2200. Terhadap yen, euro berada di 96,20, masih kesulitan menembus lagi level 97.
Juga didorong oleh harapan stimulus, aussie berhasil menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir minggu lalu. Kini aussie bertengger di $1,0561, dekat dengan level penutupan sebelumnya.  Aussie mampu bertahan karena faktor rate, yang di 3,5%, terbesar di antara negara maju. Aussie menemukan resistance kuat di kisaran $1,06. Namun, mata uang ini akan berkonsolidasi selama mampu bertahan di atas $1,04.
Sterling stabil di $1,5677, belum mampu menembus lagi $1,57, yang merupakan resesitance yang kuat.  Selama enam sesi terakhir sterling bergerak di kisaran $1,55-$1,56. Kalau gagal bertahan di $1,55, the cable terancam jatuh ke $1,5456, atau low 25 Juli. Dollar berhasil sedikit menguat atas yen, ke 78,32 dari 78,24. Penguatan ini datang menyusul data PDB Jepang yang buruk.
Ketidakpastian kapan otoritas mengambil langkah untuk memitigasi krisis utang dan perlambatan ekonomi global menyelimuti pasar keuangan. Tanpa berita baru, pasar akan mengevaluasi penguatan harga yang sudah diraih. Apalagi bila pasar melihat data ekonomi yang buruk.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD


USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minim-katalis-pasar-belum-banyak-gerak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minim-katalis-pasar-belum-banyak-gerak.html

Tanggal July 20, 2012 / 4:23 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – AUD/USD mempertahankan penguatannya di level tertinggi dalam enam minggu terakhir, di saat aset berisiko lainnya justru terkoreksi.

Aussie menjadi primadona di saat pasar disuguhi berita mengenai perlambatan ekonomi AS dan krisis Eropa. Data seperti initial jobless claims dan Philadelphia Fed mempertegas ekonomi AS sedang melambat. Data itu menambah ekspektasi the Fed harus meluncurkan stimulus moneter berbentuk Quantitative Easing (QE).

Di Eropa, kenaikan yield obligasi Spanyol kembali ke 7%, menyusul hasil lelang yang buruk, meningkatkan kecemasan akan krisis utang Eropa. Selain itu, yield obligasi tenor dua tahun Jerman dan Belanda menjadi negatif, menambah spekulasi arus dana keluar dari Eropa.

Di saat kondisi seperti ini, pasar beralih ke aussie, karena ekonominya dipandang masih lebih baik dibanding AS dan Eropa. Faktor lain yang mengangkat pamor aussie adalah suku bunga, yang saat ini pailing tinggi di antara negara maju, dengan rate di 3,50%.  Apalagi RBA, dalam minutes rapat 2 Juli lalu yang dipublikasikan kemarin, menyatakan optimismenya dengan kekuatan ekonomi domestik. Alhasil, para anggotanya tidak melihat perlunya penyesuian suku bunga untuk saat itu.

Harga terus melanjutkan kenaikan setelah tembus Moving Average (200) di $1,0276 Selasa lalu.  Stochastic (14,3,3) berada di 94, jauh di atas status overbought 80. Namun selama belum kembali tembus ke bawah status itu, pair ini masih tetap bullish. RSI (14) berada di 69, belum tembus titik overbought 70. Tapi pair ini tembus batas atas Bollinger Bands (14) ketika mencapai high kemarin $1,0443. Kejatuhan ke bawah $1,0375 akan membawa pair ini ke $1,0330. Sebaliknya, bila penguatan berlanjut, target selanjutnya ada di $1,0470.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/audusd-pertahankan-gain.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/audusd-pertahankan-gain.html

Tanggal July 11, 2012 / 1:33 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Tingkat pengangguran di negara maju akan tetap tinggi sampai akhir tahun depan, dengan sekitar 48 juta orang tidak bekerja.

Itulah prediksi dari yang tercantum dalam laporan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Dalam laporan itu disebutkan tingkat penganguran diproyeksikan tetap tinggi di 7,7% pada kuartal keempat 2013, dekat dengan tingkat Mei 2012 7,9%. Hal ini mengindikasikan bahwa sampai tahun depan, tingkat pengangguran tidak banyak berubah.

“Agar bisa menurunkan tingkat pengangguran ke level pra-krisis, sekitar 14 juta lapangan kerja harus diciptakan di kawasan OECD,” katanya sembari menambahkan 48 juta orang menganggur di 34 negara anggotanya. “Di zona euro, tingkat pengangguran naik selama Mei mencapai rekornya di 11,1%,” tambahnya.

Di Juni, tingkat pengangguran AS tetap di 8,2%, di Kanada hanya turun 0,1% ke 72,%. Di antara negara OECD,  tingkat pengangguran tertinggi berada di Spanyol dengan mencapai 24,6%. Tingkat pengangguran dua digit juga dialami di Estonia, Perancis, Yunani, Hongaria, Irlandia, Italia, Portugal dan Slovakia.

Oleh karena itu OECD mengimbau negara harus mengatasi krisis lapangan kerja dengan kebijakan makroekonomi yang tepat, termasuk langkah cepat menstabilkan sistem perbankan Eropa. Selain itu, OECD juga menyarankan perlunya stimulus fiskal bila pemerintah masih bisa menyediakan ruang.

Menurut Sekretaris Jenderal Angel Gurria, memburuknya prospek ekonomi membahayakan lapangan kerja. “Penting agar pemerintah menggunakan segala cara yang tersedia untuk membantu pencari kerja, terutama kaum muda, dengan mengapus hambatan penciptaan lapangan erka dan berinvestasi pada pendidikan dan keahlian mereka,” ujarnya.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/oecd-perkiraan-pengangguran-tinggi-sampai-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/oecd-perkiraan-pengangguran-tinggi-sampai-2013.html

Tanggal June 05, 2012 / 2:55 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei rebound hari ini, setelah melorot selama empat sesi sebelumnya, berkat aksi bargain hunting menjelang pembicaraan darurat G-7.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar. Sektor perbankan Spanyol diambang kolaps dan hasil pemilu berisiko Yunani bisa keluar dari euro.

Menurut analis, pasar sedang tenang, tapi atmosfir masih wait and see. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang. Indeks Nikkei ditutup menguat 1% di 8.382,00. Sedangkan indeks Topix naik 1,8% ke 708,24.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga rebound dan kembali ke level 1.800, bangkit dari kejatuhan selama empat sesi sebelumnya, berkat harapan negara maju akan mengambil tindakan untuk mengatasi krisis Eropa. Selain itu, otoritas keuangan Korsel mengumumkan akan meningkatan pengawasan menyusul gejolak di pasar. Indeks Kospi ditutup menguat 1,05% ke 1.801,85.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal June 05, 2012 / 4:44 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak terkoreksi lagi hari ini di tengah keraguan para pemimpin negara maju mampu menghasilkan langkah dengan cepa untuk mengatasi krisis utang Eropa.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar.

Pasar keuangan resah dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang.

Minyak juga turun menyusul penguatan dollar atas rivalnya. Euro dan mata uang berisiko lainnya bertumbangan lagi karena kecemasan mengenai Spanyol setelah Menteri Keuangan Cristobal Montoro mengatakan yield tinggi berarti Spanyol tersingkir dari pasar obligasi. Pernyataan ini mencerminkan masalah pembiayaan yang dihadapi Spanyol.

Pada jam 16:30 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Juli turun 13 sen ke $83,85 per barel, setelah sempat naik ke $84,92. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama merosot 56 sen jadi $98,29 per barel.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/isu-krisis-utang-kembali-tekan-minyak.html

Tanggal June 05, 2012 / 2:55 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei rebound hari ini, setelah melorot selama empat sesi sebelumnya, berkat aksi bargain hunting menjelang pembicaraan darurat G-7.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar. Sektor perbankan Spanyol diambang kolaps dan hasil pemilu berisiko Yunani bisa keluar dari euro.

Menurut analis, pasar sedang tenang, tapi atmosfir masih wait and see. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang. Indeks Nikkei ditutup menguat 1% di 8.382,00. Sedangkan indeks Topix naik 1,8% ke 708,24.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga rebound dan kembali ke level 1.800, bangkit dari kejatuhan selama empat sesi sebelumnya, berkat harapan negara maju akan mengambil tindakan untuk mengatasi krisis Eropa. Selain itu, otoritas keuangan Korsel mengumumkan akan meningkatan pengawasan menyusul gejolak di pasar. Indeks Kospi ditutup menguat 1,05% ke 1.801,85.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal June 05, 2012 / 9:18 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro berhasil menanjak hari ini, berusaha menjauhi level terendah dalam dua tahun terakhir, menjelang pembicaraan darurat G-7.
Para menteri keuangan dari kelompok negara maju itu akan mengadakan pembicaraan lewat telepon mengenai krisis utang Eropa, di tengah tekanan untuk menghasilkan langkah yang dapat memitigasi krisis. Para menteri keuangan akan membahas masalah Spanyol, yang sedang dirundung krisis perbankan.
Pasar keuangan resah dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Ada kekhawatiran akan terjadinya penarikan dana besar-besaran di Spanyol yang dapat memberikan efek domino di zona euro.
Faktor lain yang mengangkat euro datang dari Jerman, yang mengatakan terserah Spanyol, untuk memutuskan apakah membutuhkan bantuan finansial.   Ini datang menyusul laporan Berlin mendesak Madrid untuk meminta bantuan. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan semua instrumen tersedia untuk menjamin keamanan bank di zona euro.
Berita itu cukup untuk mengangkat euro yang sempat jatuh ke level terendah sejak Juli 2010. Euro menguat 0,3% ke $1,2542, tertinggi dalam seminggu ini, melanjutkan reboundnya kemarin. Euro juga menguat atas yen ke 98,22, menjauhi level terendah dalam 11 tahun terakhir 95,59 yen.
Namun, pelaku pasar masih skeptis akan ada terobosan dalam pembicaraan itu mengingat kurangnya konsensus dalam Eropa sendiri untuk menyelamatkan bank Spanyol. Oleh karena itu, kesepakatan untuk menyelamatkan bank Spanyol perlu waktu. Sebagian kalangan justru berharap ECB, yang menggelar rapat pada Kamis, dapat menghasilkan langkah untuk membantu mengurangi ketegangan.
Sembari menunggu itu, pasar akan menantikan keputusan suku bunga RBA hari ini. RBA diperkirakan akan memangkas rate-nya sebesar 25 bps menjadi 3,50%. Pasar juga akan mencermati pernyataan Gubernur Glenn Stevens dan mencari petunjuk akan prospek kebijakan ke depan. Pernyataan yang dovish bisa member tekanan ke aussie. 
Even lainnya terjadwal hari ini antara lain data penjualan ritel zona euro dan factory orders Jeman. Di AS, ada data ISM non manufaktur, yang diperkirakan tetap di 53,5 untuk Mei, sama seperti April. Bila ada penurunan, maka menambah bukti perlambatan ekonomi AS.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-menanjak-jelang-g-7.html

Tanggal May 18, 2012 / 10:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro tenggelam di level terendah dalam empat bulan terakhir hari ini, melanjutkan kejatuhannya yang dipicu oleh kekhawatiran mengenai Yunani dan krisis perbankan Spanyol.
Di saat pasar resah dengan ancaman keluarnya Yunani dari zona euro dan efek dominonya, muncul berita bank Spanyol diturunkan peringkatnya. Moody’s Investor Service memangkas rating kredit 16 bank Spanyol, termasuk Santander dan BBVA, dua bank terbesar negara itu. Berita ini menambah pilu Spanyol, yang seperti Yunani, juga sedang dirundung resesi, meski belum separah negara helenik itu.
Dalam penjelasannya, Moody menyebut resesi, krisis sektor properti, dan tingginya pengangguran sebagai alasan penurunan rating. Lembaga itu juga menyalahkan turunnya kelayakan kredit pemerintah Spanyol, yang dapat mempengaruhi kemampuannya membantu perbankan di saat krisis.
Secara terpisah, Fitch Ratings memangkas rating Yunani menjadi CCC dari B-, dengan menyebut risiko negara itu tidak bisa mempertahankan keanggotanya dalam euro. Berita ini datang di tengah krisis politik yang mengharuskan digelarnya pemilu kedua, setelah pemerintah gagal terbentuk.
Yunani pun mulai diterpa krisis perbankan, setelah muncul berita terjadi penarikan dana (rush) di bank di Athena. Di saat yang sama, ECB berhenti menyediakan likuiditas ke beberapa bank Yunani,  menyerahkan mereka dalam bantuan likuiditas darurat oleh bank sentral nasional. Berlipat-lipat berita buruk semakin membuat pasar bergejolak.
Semakin mengurangi minat beli, data AS menunjukkan aktivitas manufaktur Philadelphia mengalami kontyraksi dan initial jobless claim  juga mengecewakan. Menurut analis, pasar keuangan global kembali resah.  Investor menjauhi euro dan asset berisiko lainnya, beralih ke safe haven. Tapi bila prospek ekonomi AS semakin tidak pasti, yen yang dibeli. 
Dalam perdagangan hari ini, euro berada di $1,2676, setelah sempat merosot sampai $1,2667, terendah dalam empat bulan terakhir. Euro telah anjlok 4,1% selama Mei, dan mendekati level terendah Januari $1,2624. Penurunan ke bawah level itu bias membawa euro ke level terendah sejak Agustus 2010. Tapi untuk saat ini, euro mungkin bias sedikit bernapas dulu.
Tidak ada data penting terjadwal hari ini, tapi perhatian pasar tertuju ke pertemuan G-8. Para pemimpin negara maju akan bertemu di Camp David, Washington dengan Yunani kemunginan menjadi agenda utama.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/krisis-yunani-spanyol-terus-tekan-euro.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha