Search Results : laporan keuangan pt indofood 2012

Tanggal March 30, 2012 / 9:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sentimen dari Demo BBM akan mewarnai perdagangan hari ini. Dengan posisi indeks Dow Jones Industrial (DJI) masih bisa naik tipis 0,15%, regional Asia sepertinya hanya bergerak flat turun. Jika Demo BBM berlangsung dengan aman, IHSG terlihat bakal menguji resisten di kisaran 4150-4200. Suport IHSG ada di 4063.
Hingga perdagangan kemarin, aksi beli pemodal asing terlihat masih berlanjut. Dengan posisi net buy asing sudah melewati angka 7,5Tr dalam sebulan terakhir, sepertinya hanya terhentinya net buy asing, yang bisa menghentikan kenaikan IHSG.

Global Outlook
B
ursa saham regional berusaha untuk kembali positif setelah sesi sebelumnya mengalami tekanan. Sedangkan bursa saham di AS yang berakhir mixed semalam .
Data perekonomian AS yang mixed dan sikap investor yang berhati-hati jelang pertemuan Menteri Keuangan zona euro selama hari ini dan berakhir besok. Faktor inilah yang membuat kalangan investor kini terlihat melakukan aksi ambil untung setelah pekan lalu mayoritas bursa regional menguat cukup tajam.
Kejatuhan dialami saham-saham komoditas, menyusul turunnya harga komoditas global termasuk emas dan energi, harga minyak dunia yang terkoreksi setelah catat penguatan tiga sesi sebelumnya. Terkoreksinya harga minyak dunia yang kini berada di kisaran $102/barel karena tinggi persediaan AS karena kecemasan mengenai akan menurunnya permintaan.
Masalah krisis utang masih membebani bursa saham. Pergerakan kini cenderung dalam fase kondolisasi menjelang pertemuan Uni Eropa yang membahas penguatan perisai (firewall), atau penambahan dana talangan. Kekhawatiran mengenai kondisi fiskal dan ekonomi Spanyol memang membebani. Tapi ada harapan para menteri keuangan Uni Eropa akan menandatangani penambahan dana talangan cukup besar untuk mengatasi krisis utang.
Di AS, data ekonomi ternyata tidak sesuai perkiraan, dengan Jobless Claim turun 359K selama pekan lalu, lebih rendah dari sebelumnya 364K, tapi lebih tinggi dari prediksi 359K. Meski kurang baik, data itu tidak menunjukkan urgensi stimulus lanjutan dalam waktu dekat. Pasar belum bersedia mendorong penguatan lebih lanjut tanpa ada alasan jelas.
Spekulasi adanya kesepakatan penambahan atau penggabungan dana talangan memang memberi sedikit harapan. Tapi pelaku pasar juga enggan menggerak pasar secara signifikan karena masih skeptis mengenai apapun yang datang dari Eropa sebelum adanya ketok palu. Namun, memang ada perkembangan positif yang memberi support dan bila hasil pertemuan menunjukan jumlah yang substansial dan mengesankan pasar, sentimen bisa melanjutkan penguatan.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tampil beda. Di saat mayoritas bursa regional bertumbangan, IHSG justru satu-satunya bursa yang menguat di regional.
Sempat goyah di awal-awal perdagangan, namun berkat bagusnya laporan keuangan emiten, IHSG akhirnya mampu membalikan keadaan di akhir perdagangan. Menutup perdagangan, Kamis (29/3/2012), IHSG menguat 14,594 poin (0,35%) ke level 4.105,167. Sementara Indeks LQ 45 naik 2,451 poin (0,34%) ke level 708,534.
Penguatan IHSG kali ini didukung oleh tujuh sektor. Sektor konstruksi memimpin kenaikan dengan lonjakan 2,19%. Kemudian disusul oleh sektor aneka industri dan sektor agrikultur dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,61% dan 0,81%. Sedangkan sektor pertambangan menjadi sektor dengan penurunan terbesar yakni 0,49%.
Saham-saham yang naik diantaranya Astra Internasional (ASII), Myoh Teknologi (MYOH), Gudang Garam (GGRM), dan Mandom (TCID).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Mitra Adiperkasa (MAPI), United Tractor (UNTR), Indofood CBP (ICBP), dan Hexindo (HEXA).

Ulasan Teknikal
IHSG

S
ecara keseluruhan IHSG memang masih bullish, namun dengan candlestick yang masih membentuk pola hanging man serta indikator stochastic yang overbought justru bisa memberi sinyal negatif bagi IHSG. Selain itu, IHSG kian mendekati area resistance di 4.110. Jika gagal bertahan di atas resistance tersebut, ada potensi IHSG untuk terkoreksi menuju support-nya di 4.063, yang sekaligus akan memeberikan konfirmasi bearish jangka pendek jika ditutup di bawah level tersebut. Sementara itu, penutupan IHSG di atas resistance 4.110 akan membuka penguatan menuju area 4.195 (target channel). Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.065 – 4.020.

R3    4,161
R2    4,133
R1    4,119
   
Pivot    4,091
   
S1    4,077
S2    4,050
S3    4,036

Stock Pick
CMNP

J
ika ditarik dari garis trend, belum ada sinyal-sinyal yang membuat CMNP bergerak bearish. MA serta garis trend masih mencerminkan bullish. Pola bullish engulfing yang terbentuk pada candlestick setelah harga menyentuh support garis trend di 1.970, malah mengindikasikan adanya bullish continuation. Kami melihat bahwa saat ini CMNP akan kembali membidik resistance di 2.175. Jika ditembus, maka penguatan bisa berlanjut menuj area 2.300 – 2.500.
Rekomendasi     : Buy, (best price entry @2.025), stop loss breakout 1.970, target 2.175
Support                : 2.025, 1.970
Resistance          : 2.175, 2.300

TBIG

M
asih bergerak bullish untuk trend jangka menengah, ditunjukkan dengan MA 55 yang masih uptrend. Sementara untuk jangka pendek, pergerakan TBIG terancam untuk terkoreksi. Hal ini terlihat dari MA 10 yang mulai downtrend. Selain itu, harga saat ini sudah menemukan resistance baru di 3.075, dengan kondisi RSI dan stochastic yang sudah overbought. Untuk itu, kami melihat adanya ruang koreksi bagi TBIG untuk meraih support di 2.850 – 2.750.
Rekomendasi     : Buy on weakness @2.750 – 2.850, stop loss breakout 2.700, target 3.050.
Support                : 2.850, 2.750
Resistance          : 3.000, 3.075

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-menguat-di-tengah-marknya-demo-bbm.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha