Search Results : laporan keuangan pt goodyear tahun 2012

Tanggal May 29, 2012 / 8:45 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk -  IHSG berhasil mencetak rebound kemarin berkat membaiknya sentimen global. Namun, pengaruh eksternal masih begitu kuat, dan saat ini, masih jauh dari kondusif. Oleh karena itu, IHSG belumlah aman.
Peluang penguatan lanjutan tergantung dengan kondisi regional, dan bursa saham Asia terlihat bergerak negatif hari ini. Kekhawatiran mengenai krisis di Eropa dan perlambatan ekonomi China kemungkinan  masih membayangi bursa Asia.
Saham Asia dan euro tumbang lagi menyusul kenaikan yield obligasi Spanyol, yang menambah kekhawatiran akan kondisi finansial di negara itu. Yield naik ke 6,53%, tertinggi sejak Nopember 2011.  Kenaikan ini menambah beban pemerintah, di saat harus menyelamatkan sektor perbankan. 
Gejolak nilai tukar rupiah juga dapat mempengaruhi IHSG. Rupiah masih tertekan oleh beberapa faktor, selain karena kondisi global, lainnya adalah ketatnya likuiditas dollar. Rupiah kemarin sempat menembus level 9.400-an. 
IHSG saat ini akan kembali menguji resistance berikutnya di di 3.930. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan lanjutan menuju area 3.970 – 4.000. Sedangkan jika IHSG kembali bergerak di bawah level 3.907, alur bearish bisa kembali berlanjut untuk menjemput support berikutnya di 3.838.

Global Outlook
M
inimnya faktor penggerak dari AS karena libur nasional, membuat sentimen perdagangan Asia kali ini datang dari Eropa.
Kecemasan kembali mencuat setelah tingginya yield Spanyol memicu restrukturisasi utang zona euro makin banyak hambatannya. Yield obligasi Spanyol bertenor 10 tahun melonjak hingga 6,53%, kenaikan tertinggi sejak Nopember tahun lalu. Ini menandakan kesehatan sektor perbankan Spanyol mulai terkena gejala krisis.
Kekhawatiran memburuknya krisis di Spanyol membuat pasar kembali digoncang menyusul berita salah satu daerah otonomi Spanyol, Catalonia, meminta bantuan finansial kepada pemerintah pusat untuk membayar utang tahun ini. Menurut analis, laporan soal Catalonia ini berdampak besar karena mengindikasikan pemerintah Spanyol harus menyuntikkan dana lagi di saat sedang kehabisan uang.
Di saat yang sama, dimana Bankia, yang baru saja dinasionalisasi, butuh dana bailiout tambahan sebesar 15 miliar euro. Meski pemerintah mengumumkan rencana rekapitalisasi Bankia, belum menuntaskan krisis perbankan di Spanyol. Pasar cemas kasus Bankia ini hanya puncak gunung es.
Di tengah ketidakstabilan sektor keuangan Eropa, para pemimpin Eropa sedang mempersiapkan skema untuk mengatasi krisis perbankan, dengan membentuk dana yang dapat digunakan untuk menyelamatkan bank bermasalah. Negara Eropa kini mempertimbangkan dana penyelamatan untuk mencegah krisis memburuk. Menurut Sunday Times, skema akan dibiayai oleh pungutan dari bank, dan sedang dirancang bersama dengan proposal Perdana Menteri Italia Mario Monti untuk menjamin semua simpanan nasabah di seluruh Eropa.
Proposal ini akan dibentuk sebagai entitas terpisah, dan dijalankan olah pungutan tahunan yang diberlakukan kepada bank di seluruh Eropa. Pengaman finansial ini diharapkan dapat memitigasi krisis perbankan, memberikan kepastian kelancaran kredit dan menekan yield obligasi pemerintah. Proposal ini membutuhkan persetujuan Jerman, sesuatu yang akhir-akhir ini sulit karena publiknya semakin gerah harus membantu negara tetangga yang kesulitan uang. Selama ini, Jerman memegang porsi terbesar dana bailout karena ekonomi terbesar Eropa.

Review IHSG
S
empat terpuruk di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu berlabuh di zona hijau. Menutup perdagangan Senin (28/05/2012), IHSG naik 16,177 poin (0,41%) ke level 3.918,685.
Penguatan IHSG tak lepas dari positifnya bursa regional menyusul kabar baik yang datang Eropa setelah polling Yunani menunjukkan dukungan terhadap partai yang pro bailout. Kabar tersebut berhasil meredakan kekhawatiran investor akan krisis utang Eropa yang selama ini menghimpit mereka.
Ada delapan sektor yang menopang kenaikan IHSG kemarin. Sektor aneka industri dan infrastruktur mencatat kenaikan terbesar, yaitu masing-masing 0,81% dan 0,72%. Sedangkan, dua sektor yang masih tertekan adalah pertambangan dan barang konsumsi.
Saham-saham yang naik diantaranya Indomobil (IMAS), Astra Agro Lestari (AALI), Roda Vivatex (RDTX), dan XL Axiata (EXCL).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Dian Swastika (DSSA), Goodyear (GDYR), Gudang Garam (GGRM), dan Asuransi Ramayana (ASRM).

Ulasan Teknikal
IHSG

B
ertahan di atas garis support 3.850 dengan membentuk pola piercing line pada candlestick bisa menjadi sinyal reversal bagi IHSG. Selain itu, IHSG juga mampu ditutup di atas resistance 3.907, yang sebelumnya menjadi support kuatnya. Indikator stochastic yang sudah oversold dan berpeluang golden cross turut pula mendukung pola reversal tersebut. Kami melihat bahwa IHSG saat ini akan kembali menguji resistance berikutnya di di 3.930. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan lanjutan menuju area 3.970 – 4.000. Sedangkan jika IHSG kembali bergerak di bawah level 3.907, alur bearish bisa kembali berlanjut untuk menjemput support berikutnya di 3.838. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.870 – 3.970.

R3    4,025
R2    3,976
R1    3,948
   
Pivot    3,899
   
S1    3,870
S2    3,822
S3    3,793

Stock Pick
BBNI

M
oving average yang masih berada di atas harga menunjukkan bahwa secara trend BBNI masih bearish. Kondisi bearish juga terlihat dai indikator stochastic dan RSI yang masih berada di zona negatif. Namun pola belt hold pada candlestick bisa menjadi sinyal rebound setelah harga mampu mempertahankan support-nya di 3.550.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss, 3.550, target 3.570
Support                : 3.550, 3.540
Resistance          : 3.750, 4.000

BMRI

P
ergerakan BMRI dalam dua bulan terakhir terlihat masih flat dan bergerak di kisaran support 6.650, serta resistance di 7.450. Sementara itu, sinyal rebound kembali muncul kemarin setelah support di 6.650 mampu dipertahankan. Pola long white Candlestick menunjukkan aksi beli kembali muncul setelah support tersebut gagal ditembus. Dengan kondisi stochastic yang kembali bullish crossover, kami melihat potensi rebound bagi BMRI untuk kembali meraih resistance di 7.450.
Rekomendasi     : HOLD
Support                : 6.850, 6.650
Resistance          : 7.200, 7.450

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pengaruh-eksternal-ihsg-belum-aman.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha