Search Results : laporan keuangan perusahaan periode 2 tahun

swireSwire Pacific Limited pada hari ini keluarkan pengumuman laporan keuangannya untuk periode laporan keuangan semianual atau semester pertama tahun ini. Revenue perusahaan untuk semester pertama 2015 alami kenaikan sebesar 5,05 persen dibandingkan tahun lalu menjadi HK$31,633 milliar. Laba bersih perusahaan jika tidak perhitungkan valuasi dari investasi properti alami kenaikan sebesar 12 persen menjadi HK$4.833 juta. Laba bersih alami kenaikan sebesar 23,03 persen dibandingkan tahun lalu menjadi HK$7.977 juta.

Swire Pacific A (00019.HK) bukukan earning sebesar HK$5,3 per lembar saham dan perusahaan ini umumkan pembagian dividen sebesar 112 sen dollar Hong Kong.

Swire Pacific B (00087.HK) bukukan earning sebesar HK$1,06, dengan besar pembagian dividen naik 0,4 sen dollar Hong Kong menjadi 22,4 sen dollar Hong Kong.

Dalam laporannya, Swire menyatakan bahwa kenaikan laba perusahaan pada semester pertama tahun ini sebagian besar didukung oleh laba yang cukup tinggi dari divisi properti, aviasi dan makanan, serta laba dari penjualan dua unit properti di Opus Hong Kong sehingga dapat menutupi adanya kerugian dari divisi jasa pelayaran dan rendahnya laba dari divisi perdagangan dan industri.

 

http://www.strategydesk.co.id/2015/08/swire-pacific-laba-semianual-hk7-977-juta-dividen-112-sen-dollar-hk/

swireSwire Pacific Limited pada hari ini keluarkan pengumuman laporan keuangannya untuk periode laporan keuangan semianual atau semester pertama tahun ini. Revenue perusahaan untuk semester pertama 2015 alami kenaikan sebesar 5,05 persen dibandingkan tahun lalu menjadi HK$31,633 milliar. Laba bersih perusahaan jika tidak perhitungkan valuasi dari investasi properti alami kenaikan sebesar 12 persen menjadi HK$4.833 juta. Laba bersih alami kenaikan sebesar 23,03 persen dibandingkan tahun lalu menjadi HK$7.977 juta.

Swire Pacific A (00019.HK) bukukan earning sebesar HK$5,3 per lembar saham dan perusahaan ini umumkan pembagian dividen sebesar 112 sen dollar Hong Kong.

Swire Pacific B (00087.HK) bukukan earning sebesar HK$1,06, dengan besar pembagian dividen naik 0,4 sen dollar Hong Kong menjadi 22,4 sen dollar Hong Kong.

Dalam laporannya, Swire menyatakan bahwa kenaikan laba perusahaan pada semester pertama tahun ini sebagian besar didukung oleh laba yang cukup tinggi dari divisi properti, aviasi dan makanan, serta laba dari penjualan dua unit properti di Opus Hong Kong sehingga dapat menutupi adanya kerugian dari divisi jasa pelayaran dan rendahnya laba dari divisi perdagangan dan industri.

 

http://www.strategydesk.co.id/2015/08/swire-pacific-laba-semianual-hk7-977-juta-dividen-112-sen-dollar-hk/

Wall Street 002Dengan volume transaksi yang kecil dan pergerakan yang lambat, para pelaku pasar di Wall Street akan cenderung “wait and see” pada minggu ini, dan juga para pelaku pasar akan berprilaku sangat sensitif terhadap berita-berita negatif.

Saham pada minggu lalu ditutup dengan alami kenaikan walapun pasar masih di bayangi oleh kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi China. Kebijakan devaluasi mata uang China dan masih cenderung terjadinya sentimen jual pada produk komoditi ditambah juga dengan kekhawatiran akan terjadinya deflasi dan perlambatan ekonomi global berikan pengaruh negatif. Walaupun demikian ada indikasi yang cukup besar bahwa kondisi-kondisi tersebut belum mampu untuk membuat Fed lakukan penundaan kenaikan tingkat suku bunga acuannya yang diperkirakan akan dilakukan pada awal September mendatang.

Keputusan mengenai kapan waktu yang tepat bagi bank sentral Amerika untuk menaikkan tingkat suku bunga acuannya, yang merupakan kenaikan untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir masih terus menjadi perdebatan hangat, sehingga yang dapat dijadikan acuan bagi para pelaku pasar untuk saat ini hanyalah data ekonomi dan pertemuan Fed pada September mendatang.

Laporan FOMC minutes Fed untuk periode Juli di jadwalkan akan dirilis pada hari Rabu mendatang, dan ada kemungkinan yang cukup besar laporan tersebut akan berikan pengaruh besar terhadap pemikiran para pelaku pasar mengenai kebijakan suku bunga.

Selain dirilisnya laporan FOMC minutes, pada minggu ini juga akan ada dua orang petinggi Fed yang akan sampaikan testimoninya. Pertama dari Presiden Fed Minneapolis Narayana Kocherlakota pada hari Kamis di Kores Selatan, dan yang kedua dari presiden Fed San Francisco John Williams yang disampaikan pada hari yang sama, yaitu Kamis di Indonesia.

Ada indikasi yang cukup besar pernyataan Fed tersebut dan laporan FOMC minutes akan cenderung memicu sentimen jual saham, karena kondisi ekonomi global yang alami perlambatan pertumbuhan serta ketidak pastian kebijakan pengetatan moneter Fed. Volatilitas pergerakan yang tinggi juga sangat mungkin untuk terjadi.

Selain laporan-laporan berita dari Fed, pada minggu ini juga dijadwalkan akan dirilisnya sejumlah data-data ekonomi penting, termasuk diantaranya adalah data housing starts dan home sales pada hari Selasa. Data CPI akan dirilis pada hari Rabu dan data mingguan tenaga kerja jobless claims serta Philadelphia Fed survei akan dirilis pada hari Kamis.

Pada minggu ini juga akan ada sejumlah laporan keuangan perusahaan, seperti Wal-Mart, Home Depot, Lowe’s, Target dan GAP.

Kejatuhan harga minyak mentah menjadi topik perbincangan utama pada minggu lalu, setelah terjadinya kejatuhan harga kontrak minyak minyak mentah West Texas Intermediate sebesar 3,1 persen dan mencapai level harga terendahnya dalam enam tahun. Walaupun demikian, saham perusahaan-perusahaan sektor energi pada minggu lalu menjadi saham dengan kinerja pergerakan terbaik diantara sektor-sektor saham kapitalisasi besar SP.

Saham-saham sektor energi secara keseluruhan pada saat ini telah alami penurunan sebesar 30 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan pada minggu lalu, sektor energi alami kenaikan sebesar 3,2 persen, sektor industrial naik 1,2 persen, dan sektor material naik 1 persen. SP 500 alami kenaikan sebesar 0,7 persen pada minggu lalu menjadi berada pada level harga 2.091, sedangkan Nasdaq cenderung bergerak flat dengan kenaikan kurang dari 0,1 persen.

Komoditi minyak mentah dan produk pertaninan pada minggu lalu ditutup dengan alami penurunan tetapi komoditi logam alami pemulihan, dengan emas yang berhasil naik sebesar 1,7 persen.

Indek nilai tukar dollar Amerika alami penurunan sebesar 1 persen pada minggu lalu, tetapi nilainya masih terlihat naik jika dibandingkan dengan mata uang negara-negara berkembang dan negara-negara penghasil komoditi seperti New Zealand.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk seminggu kedepan, yaitu:

Senin

Earning: Estee Lauder, Urban Outfitters, Agilent, Anglogold Ashanti

19:30 WIB: Empire State survey

21:00 WIB: NAHB survey

Selasa

3:00 WIB: TIC data

Earning: Wal-Mart, Home Depot, Medtronic, TJX Cos., Hain Celestial, Analog Devices, Dick’s Sporting Goods, La-Z-Boy

19:30 WIB: Housing starts

Rabu

Earning: Lowe’s, American Eagle Outfitters, Target, Staples, Hormel Foods, L Brands, NetApp, Synopsys

19:30 WIB: CPI

Kamis

1:00 WIB: FOMC minutes

Earning: Gap, Hewlett-Packard, Salesforce.com, Brocade, Mentor Graphics, Royal Ahold, Buckle, Madison Square Garden, Toro, Intuit

19:30 WIB: Initial claims

21:00 WIB: Existing home sales

21:00 WIB: Philadelphia Fed survey

Jum’at

Earning: Deere, Foot Locker, Ann

http://www.strategydesk.co.id/2015/08/weekly-outlook-china-commoditi-dan-pergerakan-dollar-amerika/

001Dengan semakin dekatnya akhir musim earning perusahaan-perusahaan Amerika, maka perhatian para pelaku pasar akan cenderung untuk tertuju kepada data konsumsi masyarakat Amerika dan pernyataan-pernyataan yang akan disampaikan oleh Fed.

Pada minggu lalu, secara keseluruhan bursa saham di Amerika ditutup dengan alami penurunan. Dan ada kecenderungan para “trader” untuk minggu ini akan cenderung untuk lakukan transaksi perdagangan jangka pendek, akibat harga acuan minyak mentah yang alami penurunan mendekati harga terendahnya untuk tahun 2015 dan penurunan harga komoditi yang terlihat sulit untuk alami pemulihan dalam waktu dekat.

Berita-berita dari Fed pada minggu ini juga akan menjadi perhatian para pelaku pasar, dimana para pelaku pasar sedang menantikan mengenai arah kebijakan Fed terhadap tingkat suku bunga acuan.

Perhatian pasar kembali tertuju kepada rencana kenaikan tingkat suku bunga acuan Fed pada September mendatang, dimana spekulasi mengenai kenaikan tingkat suku bunga semakin menguat setelah data tenaga kerja periode bulanan untuk periode Juli tunjukkan adanya pertumbuhan solid pada data payrolls, yaitu 215.000 dan tingkat pengangguran yang cenderung bertahan pada angka 5,3 persen.

Pada hari Senin minggu ini, dijadwalkan presiden Fed Atlanta Denis Lockhart dan presiden Fed New York William Dudley akan sampaikan testimoni.

Pada minggu lalu, Lockhart sampaikan pernyataan yang membuat pasar bergerak dengan volatilitas tinggi. Lochart menyatakan bahwa ia melihat tidak adanya alasan untuk menahan kebijakan kenaikan tingkat suku bunga pada September mendatang.

Pada minggu lalu, SP 500 ditutup pada level harga 2077, alami penurunan sebesar 1,2 persen tetapi masih tetap berada diatas moving average 200 hari. Dow ditutup pada level harga 17.373 atau turun sebesar 1,9 persen dan Nasdaq turun 1,7 persen menjadi berada pada level harga 5.043.

Laporan earning dari perusahaan-perusahaan raksasa Amerika pada minggu ini diantaranya adalah Cisco, News Corp, Kraft Heinz dan Alibaba. Untuk laporan earning, walaupun masih ada sejumlah nama besar perusahaan yang dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya pada minggu ini, tetapi musim earning kemungkinan besar sudah tidak akan berikan pengaruh terlalu besar seperti pada minggu-minggu sebelumnya, karena puncaknya yang telah berlalu.

Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk minggu ini:

Senin

Earning: Kraft Heinz, Dean Foods, Sysco, International Flavors and Fragrances, Ambac Financial, Shake Shack, Rackspace, Pershing Square Holdings

23:25 WIB: Atlanta Fed President Dennis Lockhart

Selasa

Earning: Cree, Computer Sciences, Symantec, Towers Watson, Red Robin Gourmet Burgers, Cyber Ark Software, JA Solar, Silver Wheaton

18:30 WIB: NFIB small business survey

19:30 WIB: Productivity and costs

21:00 WIB: Wholesale trade

24:00 WIB: $24 billion 3-year auction

Rabu

Earning: Cisco, Macy’s, News Corp., Alibaba, NetEase, Markit, Wayfair

19:30 WIB: New York Fed President William Dudley

21:00 WIB: JOLTs

24:00 WIB: $24 billion 10-year auction

Kamis

1:00 WIB: Federal budget

Earnings: Nestle, Kohl’s, Nordstrom, Applied Materials, Flowers Foods, El Pollo Loco, King Digital, Party City

19:30 WIB: Initial claims, retail sales, import prices

21:00 WIB: Business inventories

24:00 WIB: $16 billion 30-year auction

Jum’at

19:30 WIB: PPI

20:15 WIB: Industrial production

21:00 WIB: Consumer sentiment

http://www.strategydesk.co.id/2015/08/weekly-outlook-volatilitas-akan-cenderung-meningkat-pengaruh-dari-spekulasi-kenaikan-tingkat-suku-bunga-fed/

002Bursa saham dunia terlihat kembali menghangat pada hari Kamis ini. Tetapi perlu diperhatikan pengaruh dari laporan earning kuartalan Amerika, karena informasi dari laporan earning berpeluang untuk merubah sentimen pasar.

Laporan earning perusahaan Amerika yang akan meramaikan berita-berita pasar pada malam hari ini termasuk diantaranya adalah Cigna (CI), T-Mobile (TMUS), Time Warner Cable (TWC), dan Virgin America (VA) yang dirilis sebelum pasar dibuka.

Sedangkan setelah pasar tutup, akan ada laporan keuangan dari Fiat Chrysler Automobiles (FCAM).

Pada premarket sore hari ini, terlihat harga saham Facebook (FB) alami penurunan kurang lebih sebesar 2,5 persen, yang merupakan pengaruh dari laporan keuangan perusahaan ini yang dirilis pada hari Rabu kemarin (waktu Amerika).

Sebelum laporan keuangan Facebook dirilis, ada sejumlah perkiraan tinggi terhadap perusahaan tersebut dan hasilnya Facebook mampu tunjukkan hasil laporan keuangan dengan earning dan pertumbuhan bisnis lampaui perkiraan.

Tetapi para pelaku pasar melihat adanya kenaikan harga saham perusahaan ini sebesar 24 persen sejak awal tahun ini menjadikan harga saat ini merupakan harga yang bijaksana bagi mereka untuk lakukan aksi “profit taking”.

Whole Foods (WFM) alami penurunan harga saham sebesar 11 persen yang terjadi pada perdagangan reguler setelah laporan keuangan perusahaan tunjukkan hasil dibawah perkiraan.

Indek acuan saham berjangka Amerika pada sore hari ini terlihat alami penurunan menjelang pembukaannya.

Penurunan tersebut terjadi setelah sebelumnya pada hari Rabu Dow Jones industrial average dan SP 500 masing-masing alami kenaikan sebesar 0,7 persen dan Nasdaq alami kenaikan sebesar 0,4 persen.

Bursa saham Eropa sebagian besar pada sore hari ini tunjukkan kenaikan, sedangkan di Asia pergerakan bursa saham terlihat cenderung mix.

Pada malam hari ini, Departemen Tenaga Kerja Amerika dijadwalkan akan sampaikan laporan data tenaga kerja mingguan, yaitu Jobless Claims pada pukul 19:30 WIB.

Jumlah klaim pengangguran dalam beberapa minggu terakhir tunjukkan kenaikan, tetapi pada periode mingguan yang berakhir pada 18 Juli terlihat jumlah klaim hanya sebesar 225.000 orang. Dan merupakan jumlah klaim pengangguran terkecil sejak tahun 1973.

Pada pukul 19:30 WIB Departemen Statistik Analisa Ekonomi Amerika dijadwalkan juga akan laporkan data GDP untuk kuartal kedua tahun ini.

 

http://www.strategydesk.co.id/2015/07/premarket-laporan-earning-dan-laporan-data-tenaga-kerja-mingguan-amerika-berpeluang-pengaruhi-pasar/

MasterCardMasterCard Inc pada hari Rabu ini sampaikan laporan keuangannya, dengan adjusted profit kuartal kedua sesuai perkiraaan, tetapi revenue perusahaan tunjukkan hasil sedikit dibawah perkiraan Wall Street.

Setelah dirilisnya laporan keuangan tersebut harga saham MasterCard pada premarket alami penurunan sebesar 2,8 persen.

MasterCard berikan penjelasan mengenai turunnya revenue perusahaan tersebut. Dalam penjelasannya, MasterCard menyatakan adanya penguatan nilai tukar dollar Amerika dan melemahnya mata uang seperti euro dan real Brazil menjadi penyebab utamanya. Rendahnya harga gasoline ternyata juga tidak mampu untuk mendongkrak daya beli masyarakat, karena sebagian besar konsumen lebih memilih untuk lakukan penyimpanan uang dan mengurangi jumlah hutang mereka.

Untuk periode kuartalan yang berakhir pada 30 Juni, MasterCard laporkan earning sebesar $921 juta atau 81 sen per lembar saham, bandingkan dengan earning senilai $931 juta atau 80 sen pada periode yang sama tahun lalu.

Jika tidak perhitungkan special item, maka earning MasterCard untuk kuartal ini adalah 85 sen per lembar saham.

Revenue perusahaan untuk kuartal ini alami kenaikan sebesar 1 persen menjadi $2,39 milliar.

Sebelum laporan keuangan tersebut dirilis, analis perkirakan perusahaan akan bukukan earning sebesar 85 sen per lembar saham dengan revenue sebesar $2,41 milliar

http://www.strategydesk.co.id/2015/07/revenue-mastercard-tunjukkan-hasil-dibawah-perkiraan/

003Pasar Saham Global tetap alami kenaikan pada hari Selasa ini, didukung oleh keputusan para investor untuk terus pertahankan posisi transaksi mereka dengan menaruh harapan bahwa Yunani pada akhirnya akan memperoleh kesepakatan dengan para pihak pemberi kredit baru bagi mereka.

Disisi lain, cerita pergerakan di China alami perbedaan cerita, dimana para investor alami kekhawatiran dan keyakinan investasi secara bersamaan, sehingga membuat indek acuan saham di China alami volatilitas pergerakan yang besar.

Bursa saham di Eropa kembali alami kenaikan setelah sebelumnya pada hari Senin kemarin alami kenaikan kecil didukung oleh harapan besar Yunani akan peroleh bantuan kredit dan memperkecil kemungkinan negara tersebut dikeluarkan dari zona euro.

Yunani pada hari Senin kemarin kembali ajukan proposal permohonan kredit baru. Dan dengan kondisi tersebut maka akan ada sejumlah jadwal pertemuan baru lagi yang akan diadakan pada hari Rabu dan Kamis.

Para investor juga peroleh optimisme investasi setelah dirilisnya sejumlah data-data ekonomi zona-euro untuk periode Juni yang tunjukkan sektor manufaktur dan jasa bukukan performa terbaiknya dalam empat tahun terakhir.

Indek acuan saham berjangka Amerika pada sore hari ini juga tunjukkan kenaikan, walaupun kenaikannya tidak terlalu besar dan masih cukup lemah.

Bursa saham di China alami kenaikan pada hari Selasa ini setelah sempat alami penurunan besar pada minggu lalu.

Indek acuan saham China, yaitu indek Shanghai Composite pada hari ini sempat alami penurunan hampir 5 persen pada pagi hari sebelum kemudian akhirnya alami pemulihan dan ditutup dengan kenaikan sebesar 2,2 persen.

Shenzen Composite, yang merupakan indek acuan saham yang didominasi oleh sektor teknologi alami pergerakan serupa.

Blackberry (BBRY), Darden Restaurant (DRI) dan Carnival (CCL) dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya sebelum pasar buka malam hari ini.

Saham Blackberry alami penurunan sebesar 16 persen sejak awal tahun ini. Pada kuartal sebelumnya, laporan keuangan perusahaan alami penurunan revenue yang disebabkan jumlah subscriber yang alami penurunan.

Disisi lain, para analis cukup yakin dengan laporan keuangan dari Darden Restaurant setelah sebelumnya pada kuartal pertama tahun 2015 perusahaan tersebut laporkan earning yang solid.

Pada pukul 21:00 WIB hari ini, departemen statistik Amerika dijadwalkan akan sampaikan laporan data new home sales untuk periode Mei. Sebelumnya pada bulan April, jumlah penjualan rumah baru di Amerika tunjukkan pertumbuhan hampir 7 persen.

National Association of Realtors sebelumnya pada hari Senin kemarin sampaikan laporan yang menunjukkan jumlah penjualan rumah bekas atau existing home sales alami pertumbuhan sebesar 5,1 persen untuk periode Mei.

Secara keseluruhan pada hari Senin kemarin, pergerakan saham di Amerika terlihat cukup positip. Dimana Dow Jones industrial average dan SP 500 masing-masing alami kenaikan sebesar 0,6 persen, sedangkan Nasdaq alami kenaikan sebesar 0,7 persen.

http://www.strategydesk.co.id/2015/06/premarket-us-sentimen-yunani-akan-membuat-pasar-alami-volatilitas-pergerakan-tinggi/

001Pada hari Kamis ini akan ada sejuta alasan yang dapat dijadikan sebagai alasan bagi pergerak harga saham.

Hari Kamis ini merupakan hari pertama bagi saham Fitbit, yang merupakan perusahaan peralatan fitnes, untuk mulai diperdagangkan di bursa saham. Nilai IPO (initial public offering) saham Fitbit adalah $20 per lembar saham, dengan valuasi total berada pada kisaran $4 milliar. Saham Fitbit akan mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange dengan menggunakan simbol “FIT”.

Sentimen pasar secara garis besar untuk hari Kamis ini dapat dikatakan kurang bersahabat, dimana kekhawatiran para pelaku pasar kembali tertuju pada kesepakatan yang akan dibuat oleh Yunani dan pihak pemberi kredit. Yunani saat ini hanya berjarak seminggu dari jatuh tempo hutang mereka yang lainnya dan hari Kamis ini dapat dikatakan merupakan hari kritis bagi para pemimpin politik Yunani untuk dapat membuat keputusan dengan pihak kreditur.

Kondisi Yunani tersebut membuat bursa saham Eropa pada sore hari ini terlihat alami kecenderungan bergerak turun.

Sedangkan indek saham berjangka Amerika terlihat bergerak cenderung stabil dengan kecenderungan bergerak turun.

Pada hari ini, sebagian besar bursa saham Asia ditutup dengan alami penurunan, dengan penurunan Indek Shanghai Composite dan Shenzen sebesar kurang lebih 3,6 persen. Walaupun alami penurunan, tetapi secara keseluruhan kedua indek acuan saham tersebut masih cenderung alami kenaikan. Indek Shenzen masih tetap naik 106 persen sejak awal tahun 2015.

Saham perusahaan perangkat lunak Amerika, Oracle (ORCL) alami penurunan hingga sebesar 7,5 persen pada premarket setelah laporan keuangan perusahaan tunjukkan hasil dibawah perkiraan. Perusahaan ini laporkan revenue alami penurunan sebesar 5 persen akibat dollar Amerika yang terus menerus alami penguatan sehingga mengikis pendapatan perusahaan yang mayoritas didominasi oleh mata uang diluar dollar Amerika.

Rite Aid (RAD) dan Kroger (KR) dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya sebelum pasar buka pada malam hari ini.

Kroger merupakan salah satu perusahaan jaringan supermarket terbesar di dunia, dan saham perusahaan ini telah alami kenaikan sebesar 55 persen dalam 12 bulan terakhir. Ada kekhawatiran dimana terjadinya inflasi biaya makanan dan rendahnya revenue dari penjualan bahan bakar akan berikan pukulan bagi revenue perusahaan secara keseluruhan.

Untuk data ekonominya, pada malam hari ini, U.S. Bureau of Labor Statistics akan merilis data inflasi untuk periode Mei yang akan dirilis pada pukul 19:30 WIB. Sebelumnya pada bulan April inflasi tunjukkan kenaikan sebesar 0,1 persen setelah pada periode Maret sebelumnya tumbuh sebesar 0,2 persen, dan inflasi tersebut jauh dibawah target Fed.

Pada waktu yang sama, Departemen tenaga kerja juga akan merilis laporan data tenaga kerja mingguan, yaitu jobless claims.

Sebelumnya pada hari Rabu kemarin, bursa saham di Amerika terlihat cenderung bergerak flat. Dow Jones industrial average, SP 500 dan Nasdaq masing-masing alami kenaikan sebesar 0,2 persen.

http://www.strategydesk.co.id/2015/06/premarket-us-pasar-indikasikan-kecenderungan-untuk-alami-penurunan/

Premarket 4Indek acuan saham berjangka Amerika pada sore hari ini tunjukkan kecenderungan alami penurunan, bursa saham Eropa sebagian besar berada pada zona negatif, dan saham-saham di China pada hari ini sebagian besar ditutup dengan alami penurunan.

Kedua bursa saham di China pada hari ini, baik Shanghai Composite maupun Shenzen alami penurunan lebih dari 5 persen, dan penurunan tersebut sebenarnya merupakan buntut dari kenaikan saham sebelumnya. Sebagai catatan tambahan Shenzen telah alami kenaikan paling tidak sebesar 100 persen sejak awal tahun 2015, sehingga menjadikan bursa saham tersebut sebagai top performa dunia.

Secara keseluruhan, “Suasana hati” pasar yang pada hari ini terlihat buruk terjadi setelah sebelumnya pada hari Rabu bursa saham alami kenaikan dimana Dow Jones industrial average juga terlihat alami kenaikan 121 poin, SP 500 naik 0,9 persen dan Nasdaq ditutup naik sebesar 1,5 persen. Dan kenaikan tersebut membuat indek-indek acuan saham utama Amerika diperdagangkan pada level harga yang sangat dekat dengan rekor harga tertingginya.

Pada malam hari ini, saham-saham yang dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya sebelum pasar dibuka, termasuk diantaranya adalah Retailers Abercrombie Fitch (ANF) dan Express (EXPR). Sedangkan setelah pasar ditutup akan ada laporan keuangan dari Gamestop (GME).

Berita lainnya datang dari FIFA, dimana ada sebagian besar sponsor raksasa olah raga bola dunia dibawah naungan FIFA yang berikan ancaman penarikan diri dari sponsor akibat adanya dugaan korupsi para petinggi FIFA. Visa (V) sebagai salah satu dari perusahaan sponsor bola tersebut telah sampaikan pernyataan kepada pihak berwenang untuk lakukan aksi pembersihan atau industri bola dunia akan kehilangan Visa sebagai sponsor mereka.

Untuk data ekonominya, pada malam hari ini pemerintah Amerika akan merilis data mingguan tenaga kerja jobless claims pada pukul 19:30 WIB. Pemerintah juga pada hari ini akan merilis data pending home sales untuk periode April, yang akan dirilis pada pukul 21:00 WIB.

Dan pada hari ini, Wall Street juga akan peroleh informasi data inventori natural gas dan minyak mentah Amerika.

Google pada hari ini juga dijadwalkan akan memulai acara tahunan conference developer selama dua hari, dimana dalam acara tersebut perusahaan ini akan perkenalkan inovasi teknologi terbaru mereka. Diperkirakan dalam acara tersebut, Google akan perkenalkan inovasi terbaru mereka pada sistem operasi Android.

 

http://www.strategydesk.co.id/2015/05/premarket-us-adakah-kemungkinan-bursa-saham-akan-alami-penurunan-pada-hari-ini/

Indek acuan saham berjangka Amerika tunjukkan kenaikan pada sore hari ini, kondisi tersebut berikan harapan positip bagi para investor akan adanya kemungkinan DOw Jones industrial average dan SP 500 untuk bukukan rekor harga tertinggi baru.

Sebelumnya pada hari Senin kemarin kedua indek acuan saham Amerika, baik Dow Jones maupun SP 500 ditutup pada harga tertinggi baru. Nasdaq pada hari Senin kemarin juga terlihat alami kenaikan, dengan kenaikan sebesar 0,6 persen.

Pada hari ini ada cukup banyak pergerakan yang terjadi pada pasar investasi di Eropa. Bursa saham di Eropa alami kenaikan pada awal perdagangan, dimana baik CAC 40 di Perancis dan Dax di Jerman, keduanya alami kenaikan sekitar 2 persen.

Surat hutang pemerintah Eropa juga terlihat cenderung menguat, dan nilai tukar euro hanya alami penurunan sebesar 1 persen terhadap dollar Amerika.

Para investor bereaksi terhadap komentar yang disampaikan oleh pejabat senior European Central Bank, yang dilaporkan oleh CNBC, dimana pejabat tersebut menyatakan bahwa ECB sedang berencana untuk keluarkan kembali kebijakan pembelian surat hutang pada Mei dan Juni sebelum likuiditas alami permasalhan pada musim panas mendatang. Kebijakan pembelian asset tersebut merupakan bagian dari program stimulus ECB untuk membunuh deflasi diwilayah zona-euro dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Bursa saham Asia pada hari ini sebagian besar ditutup dengan alami kenaikan. Shanghai Composite menjadi pemimpin kenaikan dengan kenaikan sebesar 3,1 persen.

Saham Urban Outfitters (URBN) alami penurunan yang cukup besar sepanjang perdagangan hari Senin kemarin, setelah laporan keuangan perusahaan yang dirilis hari Senin kemarin gagal penuhi harapan Wall Street. Harga saham perusahaan tersebut alami penurunan sebesar 15 persen.

Pada malam hari ini, dijadwalkan akan ada sejumlah perusahaan retail yang akan sampaikan laporan keuangannya.

Sebelum bursa saham dibuka malam hari ini, Walmart (WMT), Home Depot (HD), Dick’s Sporting Goods (DKS) dan TJX (TJX) di jadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya.

Sedangkan setelah pasar tutup, Etsy yang merupakan saham anggota baru Wall Street dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya. Harga saham perusahaan tersebut alami kenaikan hampir 90 persen setelah perusahaan IPO di bulan April, tetapi saat ini harga saham perusahaan alami penurunan dari harga tertingginya sebesar kurang lebih 30 persen.

Data ekonomi Amerika yang akan dirilis pada malam hari ini, yaitu data bulan housing starts dan building permits pada pukul 19:30 WIB.

Sedangkan untuk data ekonomi di luar Amerika, data inflasi Inggris tunjukkan inflasi harga disisi konsumen alami penurunan sebesar 0,1 persen untuk periode April. Data tersebut menjadi data deflasi pertama yang tercatat sejak data tersebut pertama kali dipublikasikan pada tahun 1996. Walaupun demikian, sebagian besar ekonom menilai data tersebut tidak dapat dijadikan acuan bahwa deflasi akan terjadi berkelanjutan.

http://www.strategydesk.co.id/2015/05/premarket-amerika-dow-jones-dan-sp-500-berpeluang-alami-kenaikan-dan-membentuk-rekor-harga-baru/

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha