Search Results : kurs dollar 10 tahun terakhir

Tanggal November 05, 2012 / 10:01 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar bertengger di level tertinggi dalam dua bulan terakhir atas rivalnya hari ini,  karena investor cari aman menjelang pemilu presiden AS.
Ketidakpastian politik AS menimbulkan rasa khawatir. Hal ini mengingat baik sang petahana Barack Obama dan penantang Mitt Romney masih imbang dalam berbagai polling. Siapapun yang menang akan mempengaruhi arah ekonomi AS empat tahun ke depan, terutama dengan adanya ancaman jurang fiskal. Menurut analis, bila pemenang kursi kepresidenan dan partainya menguasai Kongres, pasar akan bereaksi positif.
Indeks dollar berada di 80,60, dekat level tertinggi dalam dua bulan terakhir 80,70 yang dicatat akhir pekan lalu. Saat itu, dollar melesat sampai 80,65 atas yen, kini diperdagangkan di 80,50. Terhadap franc, dollar menyentuh 0,9415, tertinggi sejak 11 Oktober.
Dollar juga terangkat karena data ketenagakerjaan AS yang bagus dan laporan manufaktur zona euro yang buruk. Lapangan kerja AS tumbuh 177.000 selama Oktober, tapi tingkat pengangguran naik 0,1% ke 7,9%. Sedangkan aktivitas manufaktur di zona euro masih kontraksi. Karena itu, investor lebih memilih dollar dari euro.
Even penting lainnya minggu ini adalah kongres Partai Komunis China Kamis nanti, untuk memilh pemimpin baru yang hanya terjadi satu dekade sekali. Transisi ini dicermati pasar, dengan harapan pemimpin baru akan meluncurkan kebijakan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. 
Euro kini berada di $1,2830, setelah anjlok sampai $1,2815. Euro masih mampu bertahan di atas $1,2800, yang merupakan support kuat karena belum ditembus sejak September. Kalau berhasil ditembus, target selanjutnya ada di $1,2750. Sedangkan resistance terdekat ada di $1,2780. Terhadap yen, euro berada di 103,25.
Sterling diperdagangkan di $1,6025, setelah tumbang ke $1,6005. Level $1,6000 merupakan support yang kuat untuk the cable. Tapi bila ditembus, mungkin akan mencoba ke $1,5930.  Resistance ada di $1,6060, atau Moving Average 25 harinya. Data Inggris hari ini adalah indeks PMI jasa dan neraca perdagangan.
Sementara itu aussie, yang juga terjungkal karena data payroll AS, kini bangkit berkat data perdagangan dan penjualan domestik yang bagus. Penjualan ritel tumbuh 0,5%, lebih tinggi dari prediksi 0,4%, dan defisit ternyata lebih rendah dari prediksi. Aussie kini berada di $1,0368, menguji kembali level $1,04. Support terdekat ada di $1,0315.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-rally-jelang-pilpres-as.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-rally-jelang-pilpres-as.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha