Search Results : krisis moneter 2013

Tanggal March 26, 2013 / 3:53 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pergerakan pasar mata uang berubah dengan cepat, fluktuasi datang ketika munculnya wacana menjadikan kasus Siprus sebagai model pengentasan krisis.
Melalui kesepakatan dengan Uni Eropa, pemerintah Siprus bersedia melikuidasi salah satu banknya, Laiki Bank, dan mengalihkan asetnya ke Bank of Cyprus. Simpanan di bawah 100.000 euro aman, tapi di atas itu akan harus menanggung sebagian dana rekapitalisasi Bank of Cyprus.  Dengan ini, berarti dana bailout sebagai ditanggung oleh nasabah kaya. Masalahnya, Ketua Eurogroup Jeroen Dijsselbloem melihat skema bailout Siprus itu bisa digunakan sebagai model untuk mengatasi krisis perbankan di masa mendatang.
Namun, kemudian Dijsselbloem meralat pernyataannya dengan mengatakan kasus Siprus unik dan memberikan tantangan yang berbeda. Meski demikian, pernyataan ini membuktikan ketakutan pasar, yaitu efek domino dari kasus Siprus, skema itu menjadi preseden untuk negara zona euro lain. Seperti yang pernah telah disebutkan sebelumnya, bahwa meski masalah Siprus memang berhasil ditemukan solusinya.  Tapi masalah belumlah tuntas, mungkin pelaksanaannya bisa menemui kendala. Selain itu, krisis Eropa masih jauh dari akhir, masalah akan selalu datang silih berganti.
Beralih ke AS, di mana ekonominya menunjukkan pemulihan, kontras dengan Eropa. Serangkaian data ekonomi akan diumumkan hari ini, antara lain durable goods orders, sentimen konsumen,  penjualan rumah baru dan indeks manufaktur Richmond. Apakah data-data ini menunjukkan perbaikan kondisi, atau perlunya stimulus moneter?

EUR-USD
S
etelah tergelincir sampai level terendah dalam 4 bulan di $1,2829, EUR-USD mencoba bangkit, namun daya lajunya belum mampu mengeluarkannya dari level $1,28. Moving Average 200 hari di $1,2875 kemungkinan menjadi penentu apakah pair ini bisa menembus kembali level $1,2900. Namun, tekanan bearish bisa membawanya ke bawah $1,2800. Posisi pair ini sudah menembus 50% retracement penguatan Juli 2012-Februari 2013 di $1,2861. Buka tidak mungkin bergerak menuju 61,8% di $1,2671.

Rekomendasi harian :
Dengan mempertimbangkan penutupan EUR-USD semalam di 1.2847, menjadi sinyal bahwa penurunan hari ini masih bisa berlanjut. Peluang buy 1.2786 dengan melakukan take profit 1.2878, dimana stop loss 1.2756. Buy break dilakukan di 1.2939 dengan melakukan aksi take profit 1.3005, dimana stop loss 1.2908. Buy 1.2664 dengan target take profit 1.2786, dimana stop loss bila penutupan di bawah 1.2664.

Sell 1.2908 dengan melakukan take profit 1.2817, dimana stop loss tembus 1.2939.

USD-JPY
U
SD-JPY berhasil menguat berkat pernyataan dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda yang mengatakan pihaknya akan menambah pembelian aset. Pernyataan ini menjaga ekspektasi BOJ akan segera meluncurkan stimulus moneter lagi. Namun USD-JPY belum  mampu menguat signifikan, masih dalam fase konsolidasi menjelang rapat reguler BOJ 3-4 April nanti. Tapi pair ini tetap bullish selama bertahan di atas 92.

Rekomendasi harian :
Buy USD-JPY di 93.35 dengan target take profit 94.53, dimana stop loss 92.96. Buy break 94.53 dengan target take profit 95.31, dimana stop loss 94.26.

Sell 95.56 dengan target take profit 94.81, dimana stop loss penutupan di atas 95.31.

GBP-USD
A
da sedikit rebound yang membawanya ke $1,5207, GBP-USD tergerus lajunya di tengah minimnya katalis baru. Pair ini masih mencoba bangkit setelah jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun pertengahan bulan ini. Namun, lajunya tersendat karena spekulasi BOE harus melanjutkan stimulusnya. Level $1,52 masih menjadi resistance, kegagal ditutup di sana, membuka potensi bearish. 

Rekomendasi harian :
Buy break 1.5258 pada GBP-USD dengan target take profit 1.5350, dimana stop loss 1.5228. Buy 1.5086 dengan target take profit 1.5197, dimana stop loss penutupan harian di bawah 1.5075.

Sell 1.5380 dengan target take profit 1.5304, dimana stop loss 1.5395. Sell break 1.5136 dengan target take profit 1.5075, dimana stop loss 1.5167.

USD-CHF
D
engan berhasil menyentuh 0,9500, USD-CHF menjaga momentum bullish-nya. Namun level itu masih menjadi resistance. Data ekonomi AS kemungkinan bisa menjadi faktor penggerak. Pair ini bisa melanjutkan momentum bullish kalau ditutup di atas resistance itu, tentu dengan bantuan data ekonomi AS.

Rekomendasi harian :
Sell 0.9491 dengan target take profit 0.9414, dimana stop loss 0.9522. Sell break 0.9399 dengan target take profit 0.9353, dimana stop loss 0.9429.

Buy 0.9355 dengan target take profit 0.9414, dimana stop loss 0.9323.

AUD-USD
A
UD-USD terus melanjutkan penguatannya dan menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir  di $1,0480. Pair ini terus menanjak seiring berkurangnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga RBA. Target selanjutnya adalah level $1,0500.
 
Rekomendasi harian :
Sell 1.0476 untuk AUD-USD dengan target take profit 1.0422, dimana stop loss bila penutupan di atas 1.0500. Sell 1.0513 dengan target take profit 1.0441, dimana stop loss 1.0528.

Buy 1.0406 dengan target take profit 1.0460, dimana stop loss 1.0376.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-26-maret-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-26-maret-2013.html

Tanggal February 25, 2013 / 5:33 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk- Emas akhirnya menjauh dari level terendah tujuh bulannya. Di akhir perdagangan minggu lalu, harga emas berhasil rebound berkat masih adanya harapan stimulus The Fed.
Dipadu dengan aksi bargain hunting setelah harga turun menuju level terendah tujuh bulannya, harga emas kembali terangkat setelah serangkaian data ekonomi AS yang masih mendukung perlunya stimulus.
Data-data AS seperti data ketenagakerjaan, manufaktur, dan data inflasi yang dirilis minggu kemarin menunjukkan bahwa perekonomian AS masih belum sepenuhnya pulih. Dengan serangkaian data yang cenderung jelek tersebut, pelaku pasar melihat masih adanya peluang bagi The Fed untuk melanjutkan kebijakan stimulusnya.
Pelonggaran moneter yang dilakukan oleh bank sentral di dunia telah mendongkrak harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Di saat investor cemas akan depresiasi mata uang, maka mereka mencari asset lindung nilai terhadap penurunan mata unag serta inflasi akibat pencetakan uang. Emas diyakini investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi
Namun, beberapa analis melihat bahwa outlook emas masih tetap bearish untuk saat ini. Mereka melihat bahwa meski data-data yang dirilis akhir minggu kemarin mengecewakan, secara keseluruhan ekonomi masih AS positif. Mereka menambahkan bahwa dengan tidak adanya tekanan pada inflasi, maka minat beli terhadap emas semakin berkurang.
Sementara itu, dalam perdagangan hari ini di Asia, harga emas masih terlihat flat. Investor masih khawatir akan ketidakpastian politik di Italia menjelang pemilu serta dampaknya terhadap mata uang euro. Masalahnya, ada tiga kekuatan yang memperebutkan kekuaasaan, salah satunya Silvio Berlusconi. Dia berambisi berkuasa lagi dan berjanji akan membatalkan pajak properti dan sebagian kebijakan pemerintah saat ini. Hal ini memberi kecemasan bahwa langkah tersebut bisa merusak upaya konsolidasi fiskal dan pengentasan krisis. SP dalam laporannya mengatakan bahwa ada risiko setelah pemilu 24-25 Februari hilangnya momentum reformasi untuk memperbaiki prospek ekonomi Italia.
Sementara dari sisi teknikal terlihat bahwa secara keseluruhan harga emas masih cenderung bearish. Indikator stochastic memang masih menunjukkan potensi rebound. Namun, selama masih gagal bertahan di atas resistance-nya saat ini di $1.600, harga emas masih bearish, dengan potensi penurunan menuju kisaran $1.532 – $1.522.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html

Tanggal February 13, 2013 / 6:26 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Sempat turun ke 0,8570, EUR/GBP melesat setelah BOE mengumumkan ekonomi Inggris masih di bawah level pra krisis sampai 2015 dan membuka peluang menambah stimulus moneter.

Dalam Laporan Inflasi, BOE mengumumkan pemulihan ekonomi Inggris masih berjalan lambat selama tiga tahun ke depan, dan pertumbuhan tidak bisa melebihi level pra krisis sampai 2015. Sedangkan inflasi diperkirakan etat[p di atas target 2% sampai kuartal pertama 2016. Laporan itu juga menyebutkan Komite siap menyediakan stimulus moneter tambahan bila diperlukan dengan kondisi pertumbuhan dan inflasi.

Sedangkan euro terangkat oleh data output industri zona euro tumbuh 0,7% selama Desember, lebih baik dari prediksi 0,2%. Secara tahunan, kontraksi berkurang menjadi -2,4% dari -4,0%. Output di kawasan tumbuh untuk pertama kalinya sejak Agustus, indikasi ekonomi membaik secara perlahan. Produksi mesin, indikator bisnis, naik 1,3% di bulan itu. Jerman, ekonomi terbesar Eropa, mencatat kenaikan 0,8% produksi.

Euro juga terangkat oleh pernyataan Presiden ECB Mario Draghi mengatakan isu perang mata uang tidak perlu dikhawatirkan. Menurutnya, wacana mentargetkan nilai euro hanya akan menimbulkan kebingunan di pasar dan hal itu tidak dibutuhkan. Ia juga mengatakan komentar dari orang yang tidak punya mandat dengan kebijakan moneter tidak tepat atau bermanfaat, mengacu pada para politisi yang mengeluh soal nilai tukar.

Pada jam 18:00 WIB, EUR/GBP diperdagangkan di 0,8660, menguat tajam dari level penutupan sebelumnya 0,8587. Pair ini sempat menyentuh 0,8683, menguji level 0,8700. 

<!--

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = 'strategydesk'; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = 'unique_dynamic_id_1234';
var disqus_url = 'http://www.strategydesk.co.id/read/eurgbp-rally-pasca-boe.html';

/* * * DON'T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true;
dsq.src = 'http://' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js';
(document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/eurgbp-rally-pasca-boe.html

Tanggal January 28, 2013 / 3:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Belum terlihat adanya pergerakan seragam di pasar mata uang, meski di saat situasi mendukung dengan datangnya berita-berita positif yang menimbulkan optimisme pada prospek ekonomi global.
Mulai dari data sampai pembayaran kembali pinjaman ECB menimbulkan harapan tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu. Jumat lalu, bank Eropa membayar sebagian pinjaman dari ECB dalam program Long-Term Refinancing Operation (LTRO) 1 triliun euro. Jumlah yang terbayar cukup melegakan yaitu 132 miliar euro, lebih besar dari prediksi 100 miliar euro.
Pasar melihat pembayaran kembali pinjaman itu sebagai bentuk stabilisasi perbankan Eropa. Pasar juga melihat pembayaran ini sebagai bentuk pengetatan dan penyerapan likuiditas yang dilakukan oleh ECB. Hal ini berbeda dengan bank sentral lain seperti the Fed dan BOJ, yang justru menjalankan  kebijakan moneter longgar dengan meluncurkan stimulus yang menambah likuiditas di pasar.
Serangkaian data dan kinerja keuangan korporat dunia turut mengangkat optimisme mengenai prospek ekonomi global. Data ekonomi, termasuk indeks manufaktur, mengindikasikan adanya perbaikan kondisi.  Semua data itu menjadi bukti kondisi terburuk krisis sudah terlewati, dan ini mengangkat saham global. Namun pernyataannya, mengapa semua faktor itu tidak menimbulkan risk appetite yang menggerakkan mata uang berisiko dalam satu arah.
Sejak awal tahun, pasar mata uang terlihat bergerak variatif, dengan masing-masing punya faktor yang menggerakkannya. Sepertinya, pasar tidak lagi terpaku pada satu berita untuk dijadikan acuan.  pasar mempertimbangkan kondisi yang berlaku di suatu negara untuk menggerakan mata uang bersangkutan. Contohnya, perbaikan kondisi di Eropa memang memangkat euro, tapi tidak sterling karena pasar bearish terhadap Inggris, dengan ekonominya yang terancam resesi. Namun masih perlu dibuktikan apakah kondisi ini berlanjut atau hanya sementara.

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3470 di sesi Asia, tertinggi dalam 11 bulan terakhir, EUR-USD kini sedikit terkoreksi sampai pembukaaan sesi Eropa. Pasar kini bernyata seberapa jauh pair ini bisa menanjak. Dari sisi teknikal, level $1,35 menjadi target berikutnya dan bila tidak ada berita buruk, pair ini berpeluang besar ke sana. Dari sisi fundamental, pejabat ECB Luc Coene mengatakan level EUR tidaklah masalah dan belum perlu pelonggaran.

Rekomendasi harian :
Sell break pada EUR-USD di 1.3428 dengan target take profit 1.3375, dimana stop loss 1.3458. Sell 1.3489 dengan target take profit 1.3413, dimana stop loss 1.3519.

Buy 1.3367 dengan target take profit 1.3420, dimana stop loss 1.3336.


USD-JPY
M
elanjutkan tren penguatannya, USD-JPY berhasil menyentuh 91,25, atau tertinggi sejak Juni 2010. Penguatan ini tidak lepas dari ekspektasi BOJ bakal melonggarkan kebijakannya lagi. Tapi dalam jangka pendek, pasar kemungkinan akan menggunakan data ekonomi AS sebagai faktor penggerak, mulai durable goods orders malam nanti, rapat reguler the Fed pada Rabu dan payroll Jumat nanti. Kecuali data buruk dan ada pernyataan dovish dari the Fed, pair ini tetap bullish, kalaupun koreksi mungkin terbatas.

Rekomendasi harian :
Peluang USD-JPY melakukan sell break di 90.63 dengan target take profit 90.23-90.04, dimana stop loss 90.92. Sell 91.45 dengan target take profit 90.73, dimana stop loss bila penutupan di atas 91.22.

Buy 90.00 dengan target take profit 90.86, dimana stop loss 89.84.

GBP-USD
T
ekanan jual terus mendera GBP-USD yang hari jatuh ke low di $1,5716, terendah sejak Agustus 2012 dan menguji level psikologis $1,5700. Pasar masih bearish terhadap GBP setelah data PDB yang mengecewakan, kontraksi ekonomi menimbulkan spekulasi BOE harus turun tangan lagi dengan stimulusnya. Apalagi muncul  wacana soal referendum keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. Dengan masih bearish-nya pasar, pair ini terancam jatuh ke bawah $1,57.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.5717 pada GBP-USD menjadi sinyal sell break untuk kembali bearish dengan target take profit ke 1.5656, dimana stop loss bila kembali bergerak dan tutup di atas 1.5747. Sell 1.5808 dengan target take profi 1.5747, dimana stop loss 1.5839.

Buy 1.5656 dengan target take profit 1.5Buy break di 1.5747 setelah .5625.

USD-CHF
T
ertekan ke bawah 0,9300 akhir pekan lalu, USD-CHF menembus low 0,9222 namun mendapat dorongan beli dan berhasil ke 0,9280. Ada penguatan hari ini, meski masih terbatas. Dengan minimnya even penting dari Eropa, pair ini masih konsolidasi, dan pasar menggunakan menggunakan data durable goods sebagai acuan. Agar tetap kembali bullish pair ini harus menembus ke atas Moving Average 100 di 0,9306.

Rekomendasi harian :
Buy break pada USD-CHF berada di 0.9293 dengan target take profit 0.9323-0.9338, dimana stop loss 0.9277. Sedangkan 0.9247 jadi buy berikutnya bilamana ada penurunan lebih lanjut, dengan target take profit 0.9283-0.9293, dimana stop loss penutupan hari ini di bawah 0.9247.

Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9297, dimana stop loss 0.9354.

AUD-USD
D
ata ekonomi China yang bagus dan kenaikan harga komoditas ternyata tidak membantu AUD-USD, yang kini jatuh ke bawah $1,04. Tekanan besar datang setelah data inflasi Australia yang menimbulkan ekspektasi RBA bakal pangkas rate lagi bulan depan. Selain itu, kejatuhan tajam ini datang setelah pair ini gagal menembus $1,06. Kondisi bearish akan berlanjut bila pair ini gagal ditutup di atas $1,04.

Rekomendasi harian :
Buy pada AUD-USD 1.0376 dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss penutupan hari ini dibawah 1.0376. Buy break 1.0437 dengan target profit 1.0483, dimana stop loss penutupan di bawah 1.0437.

1.0483 jadi ruang melakukan sell pada AUD-USD dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss 1.0498.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html

Tanggal January 21, 2013 / 3:48 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Melaksanakan pelonggaran moneter bukanlah hal yang baru bagi Jepang, tapi pasar baru terlihat begitu antusias soal hal itu akhir-akhir ini.
Oktober 2010, BOJ menerapkan kebijakan longgar dengan meluncurkan Program Pembelian Aset, yang dimulai dengan jumlah 35 triliun yen. Pada April 2012, jumlah program itu mencapai 70 triliun yen dan sampai Desember 2012, angkanya sudah mencapai 101 triliun yen. Ini berarti program pembelian terus bertambah bahkan sebelum Shinzo Abe mencanangkan perlunya stimulus moneter agresif. Berhasil menduduki posisi perdana menteri, Abe semakin gencar menyerukan rencana agresif untuk mengeluarkan Jepang dari deflasi. Ia juga ingin BOJ menuruti kemauannya menaikkan target inflasi dari 1 ke 2%.
Muncul spekulasi, BOJ akan menerapkan pembelian obligasi sampai target inflasi terbaru dicapai. Kini yang dinantikan pasar bukan lagi apakah BOJ akan meluncurkan stimulus, tapi berapa besar jumlah stimulus yang akan diluncurkannya. Spekulasi menyebutkan angka 10 triliun yen. Tapi mengingat jumlah sebesar itu sudah sering dilakukan, BOJ perlu mengumumkan angka yang lebih berani agar yen bisa melemah lagi.
Di Eropa, para menteri keuangan benua itu akan menggelar pertemuan untuk membahas kondisi krisis terkini dan penyaluran dana talangan. Di AS, para politisi masih berkutat dengan masalah batas utang, tapi datang berita Partai Republik mempertimbangkan menaikkan batas utang, tapi hanya untuk tiga bulan saja sampai rancangan anggaran rampung.

EUR-USD
G
agal bertahan di $1,34, EUR-USD terkoreksi lagi, kedua kalinya pair itu gagal bertahan di level psikologis tersebut selama minggu lalu. Ini menandakan level tersebut sebagai resistance kuat. Sejak menyentuh bottom di $1,26 Nopember lalu, pair ini terus menguat dan peak-nya di minggu lalu. Belum ada berita buruk, pair ini kemungkinan konsolidasi sembari menunggu katalis baru yang dapat mengangkatnya. Tapi kondisi bearish akan semakin kuat bila menembus ke bawah Moving Average 25 hari di $1,3220.

Rekomendasi harian :
E
UR-USD sell break di 1.3275 dengan target take profit 1.3230, dimana stop loss bila kembali lagi ke 1.3306. Sell 1.3397 dengan target take profit 1.3336, dimana stop loss 1.3428

Buy EUR-USD 1.3214-1.3230 dengan target take profit 1.3291, dimana stop loss bila penutupan hari ini di bawah 1.3184.

USD-JPY
M
enyentuh level tertinggi dalam 31 bulan terakhir, USD-JPY terkoreksi menjelang hasil rapat reguler BOJ. Sebenarnya belum ada berita buruk, tapi pasar mengantisipasi hasil rapat reguler BOJ sembari menyesuaikan posisi pair ini. Pair ini telah menguat 16% sejak Nopember sampai ke 90,25. Support terdekat ada di 89,00.  

Rekomendasi harian :
B
uy USD-JPY di 89.45 dengan target take profit 90.04, dimana stop loss bila penutupan harian di bawah 89.06. Buy 88.62 dengan target take profit 89.16, dimana stop loss 88.28.

Sell break 89.06 dengan target take profit 88.67, dimana stop loss 89.26. Sell 90.33 dengan target take profit 89.84, dimana stop loss 90.63.

GBP-USD
T
erjungkal ke level terendah dalam dua bulan terakhir, GBP-USD mencoba bangkit hari ini. Dengan absennya even penting dari Inggris, pergerakan lebih karena faktor teknikal. Pair ini berada di $1,5890 setelah jatuh sampai ke $1,5840 akhir pekan lalu. Data buruk dari Inggris menjadi faktor yang menekan pair ini minggu lalu. Pair ini sedang berusaha menembus kembali Moving Average 200 $1,5904. Bila ditutup di atas itu, rebound mungkin bisa berlanjut.

Rekomendasi harian :
U
ntuk GBP-USD buy di 1.5825-1.5840 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss tembus 1.5808-nya.

Sell break di 1.5808 dengan target take profit 1.5747, dimana stop loss bila penutupan hari ini di atas 1.5808. Sebaliknya hold sell bilamana penutupan hari ini di bawah 1.5808.

USD-CHF
D
alam perdagangan Jumat lalu, pair ini berhasil menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir di 0.9387. Kini terkoreksi dan Moving Average 100 di 0,9316 menjadi penentu apakah koreksi berlanjut atau harga kembali naik. Franc tetap menguat padahal data industrial production Swiss menunjukkan turun 0,7% di kuartal ketiga, di bawah prediksi naik 2,0%.

Rekomendasi harian :
Buy USD-CHF 0.9292 dengan target take profit 0.9369, dimana stop loss 0.9277.

Sell di 0.9377-0.9384 dengan target take profit 0.9308-0.9316, dimana stop loss 0.9407.

AUD-USD
S
elama tiga minggu terakhir, AUD-USD mengalami volatilitas yang tinggi, mulai  dari low di $1,0340 sampai ke peak-nya Januari di $1,0598. Setelah gagal bertahan di $1,06, pair ini terkoreksi dan kegagalan memanfaatkan momentum data PDB China dan penguatan saham AS memperdalam koreksinya. Bila pair ini di tutup di bawah Moving average 25 hari di $1,0489, akan menkonfirmasi bearish jangka pendeknya.  

Rekomendasi harian :
Buy break AUD-USD di 1.0523 dengan target take profit 1.0559-1.0567, dimana stop loss bila penutupan hari ini di bawah 1.0498. Buy 1.0452 dengan target take profit 1.0513, dimana stop loss 1.0437.

Sell break di 1.0490 dengan target take profit 1.0452-1.0460, dimana stop loss 1.0513. Sell 1.0574 dengan take profit 1.0529, dimana stop loss 1.0590.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-21-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-21-januari-2013.html

Tanggal November 08, 2012 / 1:34 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Kembali terpilihnya Obama dalam pemilu presiden AS telah menjawab salah satu dari langkah pembentukan ‘risk appetite’ yang akan terbentuk untuk ekspektasi pasar mata uang di tahun 2013.
Yang masih harus dicermati oleh pasar mata uang adalah bagaimana Gedung Putih akan menindaklanjuti isu ‘Fiscal Cliff’ yang akan mengancam sistem keuangan AS.
Negosiasi mengenai ‘Fiscal Cliff’ ini dapat sangat ‘menegangkan’ bagi pasar sebagai dasar negosiasi plafon utang Kongres, yang akhirnya menyebabkan downgrade kredit rating AS dari triple A pada musim panas 2011. Para pelaku pasar tidak diragukan lagi akan terobsesi pada setiap komentar dan aplikasinya, dan sebanyak yang dapat mereka lakukan dalam mengantisipasi dampak krisis di Eropa.
“Intinya adalah jika ‘Fiscal Cliff’ tidak ditangani, Anda akan melihat tren ekuitas yang lebih rendah,” kata Joseph LaVorgna, Deutsche Bank chief U.S. economist and a CNBC contributor.
Ketua DPR John Boehner membantu ‘memecahkan es’ di pasar pada Rabu sore kemarin dengan menjanjikan kesediaan DPR untuk menaikkan pajak dalam keadaan tertentu. ‘Fiscal Cliff’ adalah akhir dari berakhirnya masa pemotongan pajak di jaman Bush Jr, dan pemotongan belanja otomatis yang telah disepakati sebagai bagian dari kesepakatan plafon utang. Pemotongan belanja dipandang sesuatu yang berat dan sangat mendalam pada belanja pertahanan. Namun hit terbesar dari hal tersebut akan menjadi slam terhadap perekonomian jika semua pemotongan pajak era Bush yang diizinkan berakhir, termasuk sebuah reversi untuk tarif pajak yang lebih tinggi, dan kenaikan besar dalam dividen dan tingkat belanja modal.
Sementara itu, Eropa juga menjadi perhatian pada hari Rabu, dan para pelaku pasar difokuskan pada pertemuan ECB hari Kamis dan konferensi pers oleh Presiden ECB Mario Draghi. Ketakutan pasar terjadi ketika ia mengatakan perlambatan ekonomi di ranah Eropa sekarang mempengaruhi Jerman, pendukung dari perekonomian Eropa. Kemudian pada hari Rabu, parlemen Yunani, dengan mayoritas tipis, menyetujui paket penghematan yang diperlukan untuk kesepakatan bailout-nya, dengan dilatar belakangi protes kekerasan.
Untuk data AS, Trade Balance, diperkirakan menjadi -44.9B dari -44.2B pada laporan sebelumnya.
Unemployment Claims, diperkirakan meningkat 4K menjadi 367K dari laporan terakhir.

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, Minimum Bid Rate, diperkirakan tidak ada perubahan 0,75% pada Oktober. European Central Bank (ECB) Press Conference.
Salah satu yang ditunggu pasar mata uang  dalam mengekspektasikan pergerakan euro setidaknya sebagai landasan untuk memprediksi dalam jangka panjang.
Secara teknikal area 1.2717 harus dicermati karena area tersebut merupakan level area 50% fibonacci chart weekly, dimana apabila ada closing daily di bawah area tersebut maka ekspektasi dari pergerakan tren bearish euro menjadi sangat dalam, meskipun di awali dengan kembali bumping ke area 1.2929 sebagai pijakan untuk melemah dan testing ke area 1.2600an. Salah satu alasan atau katalis dari pergerakan itu dapat kita lihat dan cermati apa hasil dari ECB meeting dan apa yang akan disampaikan Dragi dalam konferensi press nanti.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2727, 1.2696    Sell             : 1.2777, 1.2795
TP                   : 1.2808                  TP               : 1.2666
Stoploss        : 1.2666                  Stoploss    : 1.2828

Resisten       : 1.2792, 1.2851
Support         : 1.2710, 1.2652
Range           : 1.2666 – 1.2790
 

GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Monetary Policy Committee (MPC) Rate Statement, salah satu alat utama MPC untuk berkomunikasi dengan investor mengenai kebijakan moneter dan membahas prospek keuangan. Sedangkan pada the Official Bank Rate kemungkinan tidak ada perubahan dari 0,50%.
Asset Purchase Facility, nilai total dana Bank of England (BOE) yang akan digunakan untuk  memperoleh aset di pasar terbuka, kemungkinan 375B sama dengan laporan terakhir. Trade Balance, diperkirakan menjadi -9.1B dari-9.8B pada bulan lalu….
Area 1.5959 sangat krusial, apabila ada closing daily dibawah area tersebut maka ekspektasi pelemahan pound akan testing ke area 1.5888, sebaliknya apabila masih closing di antara area 1.5970-1.6000 kemungkinan sideways, tapi apabila closing di atas area 1.6060 maka tekanan bullish akan kembali testing ke area 1.6170.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.5950, 1.5915    Sell             : 1.6010, 1.6040
TP                   : 1.6010                  TP               : 1.5905
Stoploss        : 1.5888                  Stoploss    : 1.6090

Resisten       : 1.6031, 1.6080
Support         : 1.5943, 1.5903
Range           : 1.5920 – 1.6010
 

AUD-USD
U
ntuk data Australia, Employment Change, diperkirakan turun ke 0.2K dari 14.5K pada bulan Oktober. Unemployment Rate, nilai persentase pengangguran di yang aktif mencari pekerjaan selama bulan lalu, naik dari 0,1% hingga 5,5%. Secara teknikal Aussie sedang memasuki fase ‘safe haven’ apabila hari ini closing di atas area 1.0470 maka testing area ada di area 1.0555 dalam ekspektasi medium terms-nya. Sebaliknya break area 1.0377 akan menjadi sinyal tekanan bearish Aussie untuk testing ke area 1.0333.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.0333, 1.0303    Sell             : 1.0420, 1.0444
TP                   : 1.0454                  TP               : 1.0303
Stoploss        : 1.0277                  Stoploss    : 1.0494

Resisten       : 1.0455, 1.0505
Support         : 1.0378, 1.0349
Range           : 1.0310 – 1.0454
 

USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro masih mendominasi pergerakan franc, dimana katalis pendorong euro juga akan menentukan pergerakan franc, secara teknikal apabila ada closing candle di atas 0.9494 maka akan testing ke area 0.9587 (level area 50% fibonacci chart weekly), sebaliknya apabila closing di bawah 0.9380 maka penguatan franc akan testing ke area 0.9280-0.9303.

Rekomendasi :
Buy                : 0.9430, 0.9404    Sell             : 0.9494, 0.9522
TP                  : 0.9505                  TP               : 0.9420
Stoploss       : 0.9380                  Stoploss    : 0.9515

Resisten       : 0.9483, 0.9521
Support         : 0.9393, 0.9341
Range           : 0.9404 – 0.9520
 

USD-JPY
S
etelah mencapai high-nya 80.66 beberapa hari yang lalu, dan merupakan double top pada chart weekly menghasilkan yen kemarin kembali closing di area 79.97 dan pada sesi pasar  Asia kembali memasuki area 79.80 dimana area ini merupakan sinyal penguatan yen dimana target konfirmasi ada di area 79.60. Apabila ada closing daily di antara 79.60-79.80 maka penguatan yen dapat diprediksi sampai kembali ke area 79.30-79.90 dan ‘safe haven’ yen akan berlanjut, sebaliknya apabila kembali tembus dan closing di atas 80.08-80.30 maka pelemahan yen akan testing untuk break double top dan akan testing ke area 81.70.

Rekomendasi :
Buy                : 79.60, 79.40        Sell             : 80.02, 80.20
TP                  : 80.00                    TP               : 79.50
Stoploss       : 79.20                    Stoploss    : 80.40

Resisten       : 80.32, 80.68
Support         : 79.68, 79.39
Range           : 79.40 – 80.10                                                                       
                                                            

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-nopember-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-nopember-2012.html

Tanggal October 03, 2012 / 11:22 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan sebagian besar negara Asia, di tengah lesunya permintaan global yang mengguncang kemampuan ekspor raksasa China dan India.

Setelah menikmati pertumbuhan pesat selama bertahun-tahun, kini Asia menghadapi prospek suram dan harus melakukan penyesuaian dengan mengurangi ketergantungan pada ekspor. Oleh karena itu, lembaga berbasis di Manila itu mengatakan Asia harus mendiversifikasi mesin pertumbuhan dan memanfaatkan perkembangan industri jasanya, seperti di India dan Filipina, untuk menopang pertumbuhan di tengah merosotnya permintaan eksternal.

Krisis utang Eropa dan ancaman jurang fiskal AS merupakan risiko terbesar prospek pertumbuhan Asia. Negara dengan ekonomi terbukanya rentan dengan efek domino. Risiko peralihan arus modal ke Asia juga perlu diwaspadai, meski pasar modal kawasan itu belum menunjukkan volatilitas eksesif. Meski demikian, sebagian besar negara di Asia masih punya ruang untuk memanfaatkan kebijakan fiskal dabn moneter agar bisa melindungi pertumbuhan, dengan inflasi diperkirakan lebih rendah tahun ini dan depan.

“Asia harus bersiap menghadapi periode pertumbuhan moderat setelah menikmati perkembangan pesat,” kata ADB dalam laporan terbarunya. Negara berkembang Asia (developing Asia), yang terdiri dari 45 negara di Asia Tengah, Timur, Selatan dan Tenggara, serta Pasifik, diperkirakan tumbuh 6,1% tahun ini dan 6,7% tahun depan. Angka itu lebih rendah dari estimasi April yang 6,9% dan 7,3%. Tahun lalu, pertumbuhan kawasan itu mencapai 7,2%.

China, yang juga sedang mengalami perlambatan, diperkirakan tumbuh 7,7% tahun ini dan 8,1% tahun depan, di bawah proyeksi yang dibuat April lalu 8,5% dan 8,7%. Proyeksi pertumbuhan India juga direvisi turun, menjadi 5,6% untuk 2012 dan 6,7% di 2013, dari 7,0% dan 7,5%, di saat berkutat dengan inflasi tinggi, defisit anggaran dan konsumsi rendah.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/adb-pangkas-proyeksi-pdb-asia.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/adb-pangkas-proyeksi-pdb-asia.html

Tanggal April 09, 2012 / 2:09 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Laporan employment rate bulan Maret yang mengecewakan pasar dikeluarkan ketika pasar ditutup Jumat pekan lalu, tetapi dalam situasi yang sesat dalam logika pasar, angka yang keluar dapat dilihat sebagai satu hal positif untuk pasar jika investor percaya akan menghasilkan putaran baru dalam program pelonggaran Fed.
Data Payrolls AS naik jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan pada bulan Maret, turut menjaga peluang dalam mendukung kebijakan moneter lebih lanjut dari Federal Reserve, dan tingkat pengangguran turun dari tiga tahun terendah 8,2 persen. Penambahan lapangan kerja 120.000 bulan lalu, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat, kenaikan terkecil sejak Oktober. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan lapangan kerja non pertanian meningkat 203.000 dan tingkat pengangguran [CNBC menjelaskan] tetap di kisaran 8,3 persen.
Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja bulan lalu mungkin mencerminkan dorongan yang terus memudar dari pergerakan pasar selama musim dingin yang meng’hangat’. Ini mendukung asumsi hati-hati di pasar tenaga kerja dari data Fed [CNBC menjelaskan] pekan lalu. Efek berkelanjutan dari situasi di Eropa telah lama meminta konsekuensi dari pasar AS, telah banyak energi yang terlepas dari pihak otoritas dalam membendung efek tersebut, terutama dalam menjaga ekspektasi pendapatan perusahaan di earning season kedua tahun ini…..kita lihat saja hasilnya…….
Masalah keuangan yang dihadapi oleh Spanyol dan efek jangka panjang dari suntikan likuiditas Bank Sentral Eropa masih membebani saham dan pasar mata uang di seluruh dunia. Hasil buruk lelang obligasi Spanyol menjadi salah satu sinyal. Pasar Eropa dan euro terus tertekan tren menurun mereka pada perdagangan Kamis.
Dan analis serta ekonom memperingatkan efek jangka panjang dari injeksi likuiditas ECB tersebut [CNBC menjelaskan], yang dikenal sebagai operasi refinancing jangka panjang (LTRO) dan salah satu pendorong utama reli tahun ini, tapi masih belum dirasakan efek-nya.
“Anda perlu waktu untuk LTRO tersebut memiliki dampak. Jika Anda melihat angka kredit dan biaya pinjaman, memang belum banyak membawa dampak langsung, “kata Thanos Vamvakidis, kepala strategi valuta asing Eropa G10, BoA Merrill Lynch, CNBC Kamis. Spanyol, yang telah mengambil alih perhatian ECB dari Yunani sebagai fokus kekhawatiran investor menyusul kesepakatan utang Yunani bulan lalu, masih jauh dari harapan meskipun dengan anggaran itu yang memperkuat komitmen pemerintah untuk penghematan. Negara ini menghadapi “resesi parah” pada tahun 2012, diikuti oleh kontraksi lanjutan pada 2013.

EUR-USD
P
enguatan indeks USD menekan euro sampai ke area 1.30 sampai hari ini, dimana secara teknikal sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir euro sulit untuk closing di area 1.34……jatuhnya euro saat ini untuk testing area 1.2929 dimana strong support 1.3020 merupakan konfirmasi pelemahan euro menuju target area 1.2880……. Koreksi meski hanya sinyal ada di area 1.3161 dan membutuhkan daya lebih untuk closing konfirmasi koreksi di level 50% fibonacci chart weekly di area 1.3210, medium terms masih didominasi oleh tren bearish yang apabila terkoreksi daily candle harus ada yang closing di area 1.3210 tersebut……

Rekomendasi :
Buy            : 1.3045, 1.2990    Sell              : 1.3060, 1.3120
TP              : 1.3110                   TP               : 1.2929
Stoploss   : 1.2910                  Stoploss     : 1.3200

Resisten       : 1.3124, 1.3149
Support         : 1.3020, 1.2993
Range           : 1.2929 – 1.3110
 

USD-JPY
P
ekan koreksi apakah masih mendominasi pergerakan dan sentimen pasar terhadap yen? target koreksi di area 81.04 yang merupakan level 38% fibonacci chart daily, juga merupakan area krusial dari tren koreksi yen, apabila level area ini tembus dan closing di area 80.80 maka koreksi penuh ke target 50% fibonacci di area 80.08 dapat dijadikan target pasar selanjutnya. Daily support di area 81.55 merupakan sinyal penguatan yen…..secara long term memang belum ada sinyal kelanjutan dari pelemahan (bullish tren) dari yen…..secara fundamental testing pelemahan yen memang di rasa cukup bagi para pelaku bisnis, maka selanjutnya kembali pada ekspektasi kuartal kedua dimana apabila dilihat dari data Tankan yang terakhir masih ada celah pertumbuhan di antara keadaan krisis keuangan global saat ini. Longterms hold buy di area 81.20 dan 80.80. sangat mungkin untuk di tahan dan indikasi pelepasan harga apabila pergerakan yen secara psikologis kembali ke area 83. dan 84.

Rekomendasi :
Buy             : 81.25, 80.90        Sell             : 81.91, 82.22
TP              : 84.00                     TP               : 81.20
Stoploss   : 80.20                     Stoploss    : 83.00

Resisten       : 81.76, 82.22
Support         : 81.00, 80.52
Range           : 80.90 – 82.02

GBP-USD
B
ank of England telah meninggalkan kebijakan moneter lanjutan, laporan BoE Kamis pekan lalu, menilai bahwa tidak ada tambahan stimulus untuk saat ini, stimulus belum diperlukan karena pertumbuhan ekonomi tampak akan tersandung kembali. Semua 56 ekonom yang disurvei oleh Reuters pekan lalu diperkirakan BoE mempertahankan suku bunga dan target untuk pembelian aset tidak berubah, setelah dilakukan pada bulan Februari untuk membeli kembali senilai £ 50 miliar ($ 79,000,000,000). Survei dari purchasing managers yang dirilis minggu ini menunjukkan kejutan pick-up dalam pertumbuhan sektor jasa di Inggris, manufaktur dan konstruksi di bulan Maret, menunjuk pertumbuhan pada kuartal pertama dan mendorong GDP sebanyak 0,5 persen. Yang membunuh berita positif tersebut adalah factory output data, menunjukkan penurunan bulanan terbesar hampir setahun terakhir ini. Tanda-tanda bahwa Inggris akan menghindari resesi ditambah dengan kekhawatiran tentang inflasi berpotensi akan menghalangi BoE untuk mengumumkan stimulus tambahan pada  pertemuan kunci bulan Mei mendatang, ketika program pembelian kembali aset tersebut diselesaikan pada kuartal pertama. Maka bagi pasar FX sangat sulit untuk meninggalkan area 1.58-1.59 karena adanya program BoE tersebut……ketahanan pound akan terus di uji pada kisaran 1.5760, dimana sinyal pelemahan pound ada di area tersebut….

Rekomendasi :
Buy            : 1.5820, 1.5790    Sell             : 1.5860, 1.5910
TP              : 1.5910                  TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                  Stoploss    : 1.6000

Resisten       : 1.5899, 1.5930
Support         : 1.5788, 1.5757
Range           : 1.5757 – 1.5920
 

USD-CHF
P
edagang valuta asing, Kamis pekan lalu, Swiss National Bank membeli euro terhadap Swiss franc sekitar selevel seperti tahun lalu di 1,20 franc. Euro [EURCHF = 1,201 0,0002 (0,02%)] sebelumnya turun di bawah tingkat 1,20 untuk mencapai titik terendah dalam 7 bulan terakhir 1,1990 franc pada platform perdagangan EBS. Terakhir di area 1,2021 franc, turun 0,1 persen pada hari itu. Seorang juru bicara SNB mengatakan bank sentral berkomitmen untuk membeli valuta asing dalam jumlah tak terbatas untuk mempertahankan tingkat harga Swiss franc di pasar mata uang. Sampai pada sesi perdagangan Asia hari ini franc masih diperdagangkan di kisaran 0.92 masih sama dari apa yang di targetkan SNB tahun lalu. Apakah efektifitas dari kegiatan fiskal SNB tersebut dapat melemahkan franc? testing kebijakan tersebut akan terus berkorelasi dengan pergerakan Euro…..

Rekomendasi :
Buy            : 0.9191, 0.9145    Sell             : 0.9222, 0.9262
TP              : 0.9222                  TP               : 0.9090
Stoploss   : 0.9090                  Stoploss    : 0.9303

Resisten       : 0.9220, 0.9236
Support         : 0.9145, 0.9128
Range           : 0.9150 – 0.9242
 

AUD-USD
A
ussie melihat testing area 1.0190 menjadi target dalam kelanjutan pergerakan bearish Aussie dimana posisi oversold masih mungkin di perpanjang dalam testing long terms nya ke area 0.9990….. koreksi ke area 1.0444 (level 38% fibonacci chart weekly) masih ada meski kecil kemungkinan karena area tersebut merupakan sinyal reversal.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.0222, 1.0190    Sell              : 1.0290. 1.0313
TP                   : 1.0303                  TP                : 1.0190
Stoploss        : 1.0111                  Stoploss     : 1.0400

Resisten       : 1.0335, 1.0368
Support         : 1.0235, 1.0202
Range           : 1.0190 – 1.0313

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-april-2012.html

Tanggal December 16, 2011 / 11:05 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indonesia akhirnya berhasil meraih kembali status investment grade, setelah 14 tahun lamanya, karena dianggap mampu menjaga stabilitas ekonomi dan finansial di tengah gejolak ekonomi global.

Lembaga yang memberi status itu adalah Fitch Ratings, dengan menaikkan rating Indonesia ke BBB- dari BB+, dengan outlook stabil. Indonesia kehilangan status itu pada Desember 1997, ketika krisis Moneter Asia. Rating ini menempatkan Indonesia satu level dengan India. Dengan ini, Indonesia memiliki rating tertinggi di Asia Tenggara.

“Kenaikan rating ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan stabil, utang yang rendah, likuiditas berlimpah dan kerangka kebijakan makro yang tepat,” kata Phillip McNicholas, direktur Asia- Pacific Sovereign Ratings di Fitch dalam pernyataan resminya. Menurut Fitch, ekonomi Indonesia yang berorientasi domestik dan keberhasilan menjaga stabilitas pertumbuhan tanpa menyebabkan ketidakseimbangan eksternal, atau ketergantungan pada pembiayaan jangka pendek, mengindikasikan prospek ekonomi tetap kuat mengadapi gejolak global, seperti pada 2008. Fitch juga mengatakan suku bunga yang relatif seimbang akan memberi otoritas fleksibilitas dalam merespon perlambatan ekonomi global.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai di atas 6% per tahun smapai 2013, didukung oleh permintaan domestik yang tinggi. Bank Dunia memproyeksikan PDB Indonesia tumbuh 6,2% tahun depan dan tetap optimis dengan prospeknya meski ada ketidakpastian global. Lembag lain seperti IMF juga memprediksikan pertumbuhan di kisaran 6%.

Sebagian besar kalangan, baik pejabat maupun pengamat, menyambut baik kenaikan rating ini dan berharap dapat menambah arus modal, terutama investasi asing langsung. Presiden SBY mengatakan kenaikan ini berarti Indonesia diakui oleh dunia internasional dan pemerintah tidak akan menyia-nyiakan peluang ini.

Gubernur BI Hartadi Sarwono memandang kenaikan peringkat ini merupakan bukti keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas ekonomi. Ia berharap hal ini dapat memperkuat fundamental ekonomi dan reformasi struktural. “Kami sudah menunggu sejak lama akan kenaikan rating ini, buah dari upaya mengimplementasikan kebijakan ekonomi yang konsisten dan cermat, “ kata Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/indonesia-akhirnya-raih-investment-grade.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha