Search Results : kebijakan pemerintah eropa dalam mengatasi krisis ekonomi

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal November 09, 2012 / 1:49 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dana Moneter Internasional pada hari Kamis mendesak Amerika Serikat untuk segera mencapai kesepakatan mengenai perbaikan permanen untuk menghindari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. Dimana  kenaikan pajak dan pemotongan belanja ini secara otomatis akan dilaksanakan awal tahun depan, dan mengatakan ‘stop-gap solution’ bisa berbahaya bagi perekonomian global.
Banyak analis percaya bahwa Washington akan sepakat untuk sementara waktu menunda dan mencegah ‘fiscal Cliff’ tersebut, meskipun keraguan masih ada, apakah Kongres dapat menyetujui kompromi tersebut tepat waktu.
Dalam sebuah laporan yang dipersiapkan untuk pertemuan Kelompok 20 menteri keuangan ‘di Meksiko pada 4-5 November dan diterbitkan pada hari Kamis, IMF memperingatkan bahwa krisis zona euro dan ancaman akan kebuntuan politik di Washington atas ‘fiscal cliff’ menjadi faktor utama ancaman terhadap perekonomian dunia.
Ada tanda-tanda bahwa tekanan di sektor keuangan dan kondisi ekonomi global yang “mungkin menjadi stabil” karena langkah terbaru oleh bank-bank sentral utama dunia telah menurunkan suku bunga untuk memacu pertumbuhan, meskipun aktivitas ekonomi masih lamban.
“Sebuah kesepakatan pada menit-menit terakhir yang bergantung pada perbaikan suboptimal atau sebagian besar dari hal itu menjadi  ‘kicks the can down the road’ yang akhirnya dapat membuktikan bahwa itu berbahaya,” kata IMF dalam laporan tersebut.
Mereka juga mengatakan bahwa ‘fiscal cliff’ adalah “medium-term probability event,” dan jika dengan cepat dapat dibatalkan, kerusakan ekonomi akan secara “substansial” dapat diperbaiki karena sektor bisnis dan konsumen akan yakin tentang kebijakan pajak dan pengeluaran mereka.
Berurusan dengan tebing fiskal adalah tantangan jangka pendek terbesar yang dihadapi pemerintahan Obama. Hal ini juga salah satu perhatian terbesar bagi para pembuat kebijakan internasional.
IMF mengatakan ekonomi AS bisa jatuh kembali ke dalam resesi jika Kongres gagal untuk mencegah paket kenaikan pajak dan pemotongan belanja.
IMF juga mendesak Washington untuk menyetujui rencana yang kredibel untuk mengurangi utang pemerintah, memperingatkan bahwa kalau ‘gagal’ bisa “exacerbate uncertainty,” dan bisa “menyebabkan erosi bertahap dari status mata uang cadangan dari dolar AS dan menempatkan tekanan naik pada Treasury yield obligasi mereka. “
Sementara beberapa kemajuan telah dibuat untuk mengatasi krisis zona euro, IMF mendesak Eropa untuk menyajikan peta jalan bagi serikat perbankan mereka, diikuti dengan cepat oleh implementasi-nya.
Ia juga mengatakan negara-negara zona euro menghadapi biaya pinjaman yang tinggi harus menerapkan rencana penyesuaian fiskal dan, jika diperlukan, meminta dukungan keuangan dari dana darurat Eropa.
Spanyol sedang mempertimbangkan apakah akan meminta bantuan dari zona euro. Janji-janji bantuan dari Uni Eropa dan Bank Sentral Eropa telah membawa biaya pinjaman Spanyol turun dari tingkat yang tidak berkelanjutan dalam beberapa bulan terakhir.
IMF mengatakan paket penghematan di negara-negara pinggiran zona euro beresiko pada politik dan sosial dan reformasi fiskal akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Negara-negara seperti Yunani, Portugal dan Irlandia yang menerapkan paket penghematan IMF-Uni Eropa akan diawasi dengan imbalan bantuan internasional.

 
EUR-USD
S
ecara teknikal area 1.2717 harus dicermati karena area tersebut merupakan level area 50% fibonacci chart weekly, dimana apabila ada closing daily di bawah area tersebut maka ekspektasi dari pergerakan tren bearish euro menjadi sangat dalam, meskipun di awali dengan kembali bumping ke area 1.2888 sebagai pijakan untuk melemah dan testing ke area 1.2600an.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.2680, 1.2650    Sell             : 1.2790, 1.2828
TP                   : 1.2790                  TP               : 1.2666
Stoploss        : 1.2626                  Stoploss    : 1.2888

Resisten        : 1.2802, 1.2839
Support          : 1.2713, 1.2682
Range            : 1.2666 – 1.2810

 
GBP-USD
A
rea 1.5959 sangat krusial, apabila ada closing daily dibawah area tersebut maka ekspektasi pelemahan pound akan testing ke area 1.5888, sebaliknya apabila masih closing di antara area 1.5970-1.6000 kemungkinan sideways, tapi apabila closing di atas area 1.6060 maka tekanan bullish akan kembali testing ke area 1.6170.

Rekomendasi :
Buy                 : 1.5960, 1.5935    Sell             : 1.6010, 1.6040
TP                   : 1.6040                  TP               : 1.5905
Stoploss        : 1.5900                  Stoploss    : 1.6090

Resisten       : 1.6040, 1.6090
Support         : 1.5938, 1.5897
Range           : 1.5920 – 1.6030

 
AUD-USD
S
ecara teknikal Aussie sedang memasuki fase ‘safe haven’ apabila hari ini closing di atas area 1.0470 maka testing area ada di area 1.0555 dalam ekspektasi medium terms-nya. Sebaliknya break area 1.0377 akan menjadi sinyal tekanan bearish Aussie untuk testing ke area 1.0333.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0360, 1.0333    Sell             : 1.0420, 1.0444
TP               : 1.0454                  TP               : 1.0333
Stoploss    : 1.0297                  Stoploss    : 1.0494

Resisten        : 1.0432, 1.0464
Support          : 1.0378, 1.0349
Range            : 1.0333 – 1.0434

USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro masih mendominasi pergerakan franc, dimana katalis pendorong euro juga akan menentukan pergerakan franc, secara teknikal apabila ada closing candle di atas 0.9480 maka akan testing ke area 0.9585 (level area 50% fibonacci chart weekly), sebaliknya apabila closing di bawah 0.9380 maka penguatan franc akan testing ke area 0.9280-0.9303.

Rekomendasi :
Buy                  : 0.9420, 0.9404    Sell             : 0.9484, 0.9505
TP                   : 0.9505                   TP               : 0.9404
Stoploss        : 0.9370                   Stoploss    : 0.9535

Resisten        : 0.9477, 0.9500
Support          : 0.9417, 0.9395
Range            : 0.9414 – 0.9520

 
USD-JPY
Y
en kembali ke area 79.40 menunjukkan status ‘safe haven’ belum lepas dari ‘risk appetite’ pasar akan yen. Dari perkembangan situasi di Eropa dan AS yen dalam ekspektasi jangka panjangnya akan masih menjadi alternatif yang cukup aman bagi para pebisnis internasional. Yen diperdagangkan antara 78.50-80.20 dan sepertinya akan seperti itu dalam jangka waktu yang masih lama, sulit untuk yen bisa bergerak menembus area 81.00, karena kekhawatiran investor akan nilai euro dan USD dan produk investasi yang mengiringi mereka.

Rekomendasi :
Buy                 : 79.10, 78.90        Sell             : 79.40, 79.79
TP                   : 79.60                    TP               : 78.88
Stoploss        : 78.65                    Stoploss    : 80.00

Resisten        : 79.86, 80.28
Support          : 79.17, 78.89
Range             : 78.90 – 79.60                                                            

                                                

 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-nopember-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-nopember-2012.html

Tanggal August 08, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro flat hari ini atas dollar, rehat setelah rally dua hari yang didorong oleh ekspektasi ECB akan mengambil tindakan untuk menstabilkan pasar keuangan Eropa.
Masih ada harapan para pembuat kebijakan Eropa akan bertindak untuk mengatasi krisis utang. Meski belum ada detil lebih lanjut, pasar berharap ECB akan segera meluncurkan stimulus moneter. Ekspektasi ECB akan intervensi secepatnya bulan depan untuk mengurangi yield Spanyol dan Italia dengan membeli obligasinya menjadi faktor yang memicu rally saham global sejak Jumat.
Pasar mengevaluasi pernyataan presiden ECB Mario Draghi minggu lalu dan menyimpulkan bantuan akan datang, meski diperlukan waktu.  Ia mengatakan siap membeli obligasi tapi intervensi belum bisa dilakukan sebelum September. Menurut analis, pasar kini memahami apa yang akan dilakukan ECB.
Tapi masih ada ketidakpastian, pasar khawatir dengan Jerman yang tidak suka rencana pembelian obligasi. Pasar menyambut indikasi Jerman tidak keberatan dengan rencana Presiden ECB Mario Draghi. “Jerman tidak cemas dengan pernyataan Draghi mengenai rencana pembelian obligasi,” kata salah satu jubir Kanselir Angela Merkel.  Tapi bank sentral Jerman ternyata masih menentang rencana itu, sikap yang menempatkannya dalam konflik dengan pemerintah.
Menurut analis, suatu saat optimisme pudar, apabila tidak ada perkembangan lebih jelas atau ECB tidak mampu membuktinya janjinya dengan langkah aktual, yang diperlukan agar momentum penguatan ini berlanjut.
Di tengah minimnya even ekonomi penting, pasar menunggu data China besok, termasuk produksi industrial, penjualan ritel, dan inflasi. akan memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu. Pasar ingin melihat apakah ekonomi China membutuhkan stimulus tambahan.
Euro bertengger di $1,2400, berkonsolidasi di tengah belum datangnya katalis baru. Bila bertahan di level itu, target selanjutnya adalah $1,2411, atau high 6 Agustus, untuk bisa menguji level $1,25. Gagal bertahan di $1,24, euro akan terkoreksi ke $1,2339 low 6 Agustus, lalu ke $1,2285.
Aussie terkoreksi setelah menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir di $1,0604. Ini menjadi resistance kuat.  Kini aussie berada di $1,0548, dengan support terdekat ada di $1,0502, atau 23,6% retracement rally 25 Juli-7 Agustus. Kalau tembus maka ke 38,2% di $1,0439. 
Sterling flat hari ini setelah kembali gagal tembus level psikologis $1,57 kemarin. Kini berada di $1,5615. Sterling bisa tertekan bila BOE memangkas proyeksi PDB dan inflasi dalam laporannya hari ini.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-flat-pasca-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-flat-pasca-rally.html

Tanggal July 30, 2012 / 9:53 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro sedikit terkoreksi namun masih bergerak dekat level tertinginya dalam tiga minggu terakhir hari ini di tengah harapan ECB akan segera meluncurkan langkah baru untuk mengatasi krisis utang Eropa.
Pernyataan Presiden ECB Mario Draghi masih memberi efek sampai hari ini, tercermin dari penguatan saham Asia, kondisi ini mendukung risk appetite. Harapan the Fed juga akan memberi sinyal stimulus minggu ini menambah minat pasar akan aset berisiko. Baik ECB maupun the Fed akan menggelar rapat reguler minggu ini.
Draghi minggu lalu berjanji siap melakukan apapun yang diperlukan untuk menjaga keutuhan euro dan meredam yield obligasi yang terus menanjak, seperti Spanyol dan Italia. Pernyataan ini menimbulkan harapan ECB akan akan memangkas suku bunga bahkan sampai meluncurkan program pinjaman murah lagi.
Tapi belum jelas apakah ECB berani melakukan gebrakan. Ada kalangan yang menilai ECB tidak punya kemampuan untuk melakukan “apapun yang diperlukan” untuk menyelamatkan euro. Salah satu hambatan datang dari Jerman. Mencerminkan penolakan atas langkah agresif, Menteri Ekonomi Jerman Pillip Roesler memperingatkan ECB soal bahaya pembelian obligasi skala besar.
Pada jam 9:30 WIB, euro diperdagangkan di $1,2290, masih dekat level penutupan akhir pekan lalu $1,2300. Euro berhasil menyentuh level tertinggi sejak 5 Juli di $1,2390. Euro nampaknya berkonsolidasi dengan ditopang ekspektasi stimulus ECB. Ketidakmampuan mempertahankan gain, akan menekan euro ke $1,2280 dan $1,2250. Di sisi lain, penguatan lanjutan akan tersendat ketika menyentuh $1,2350. Terhadap yen,
Mata uang lain yang diuntungkan oleh pernyatan Draghi adalah aussie, yang menggapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Aussie diperdagangkan di $1,0458, dekat 4 month high $1,0485. Aussie kini menguji $1,05, bila tembus akan bergerak mejunu $1,0556, atau 76,4% retracement kejatuhan Februari-Juni.
Sembari menunggu kejelasan soal ECB, pasar akan mencermati apa yang akan diputuskan para pemimpin Eropa untuk meredam yield Spanyol dan soal restrukturisasi utang Yunani. Pergerakan pasar selanjutnya akan ditentukan oleh kebijakan yang akan diambil bank sentral dan pemerintah. Pasar juga akan mengikuti Menteri Keuangan AS Timothy Geithner, yang akan bertemu pejabat Eropa hari ini, di antaranya Draghi dan Menteri Keuangan Jerman.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-masih-ditopang-isu-stimulus-ecb.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-masih-ditopang-isu-stimulus-ecb.html

Tanggal July 20, 2012 / 1:53 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dua Treasury secretaries (Henry Paulson dan Robert Rubin) dari dua pihak yang berbeda yang menjabat dalam dua keadaan yang berbeda setuju pada satu hal: AS harus, dan mungkin akan, menghindari yang disebut “fiscal cliff”.
Paulson, yang bertugas di bawah Presiden George W. Bush harus membantu negara menavigasi keuangan negara untuk melalui krisis keuangan terburuk sejak Depresi Besar (1930an), mengatakan kepada Kongres pada titik tertentu dapat mengatasi pengurangan defisit yang diperlukan untuk menghindari skenario terburuk.
“Pertanyaannya adalah, apakah Anda melakukannya sebelum krisis atau setelah krisis?” Paulson mengatakan pada konferensi “Delivering Alpha” yang disajikan oleh CNBC dan Institutional Investor. “Krisis menjadi fokus. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa diperlukan krisis untuk mendapatkan hasil yang baik meski sulit dilakukan. Ada beberapa alasan untuk optimis saat ini.”
Rubin, yang menjabat di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton, mengatakan solusi kebijakan akan menjadi sulit dipahami bila ada krisis politik.
“Dalam krisis keuangan anda bisa menjawab, stimulus dan kebijakan moneter, tentunya dengan krisis fiskal Anda tidak dapat menjawab dengan alat yang sama.,” Katanya. “Saya berharap pada suatu saat sistem politik kita datang bersama-sama untuk menangani hal ini sebelum menjadi krisis.”
Jika Kongres dan Presiden Barack Obama tidak dapat tercapai kesepakatan mengenai  pengurangan defisit yang ditargetkan  pada akhir tahun ini, serangkaian kenaikan pajak dan pemotongan akan terjadi secara otomatis.
Para ekonom memperkirakan bahwa kerusakan ekonomi AS akan melampaui lebih dari setengah triliun dolar dan mengikis beberapa poin dari produk domestik bruto.
Baik Rubin dan Paulson mengatakan bahwa tidak hanya krisis perlu dihindari, namun para pemimpin bangsa juga harus mulai berbicara tentang isu-isu yang akan sangat penting untuk pertumbuhan di masa depan.
Rubin mengatakan kebijakan domestik perlu fokus pada tiga bidang: sebuah “sound fiscal regime” yang melibatkan anggaran yang lebih bertanggung jawab; melebihkan pengeluaran pemerintah untuk pendidikan dan infrastruktur, serta reformasi dalam perawatan kesehatan, pemerataan tingkat pertumbuhan pada distrik yang tertinggal.

 

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, German Producer Price Index (PPI);  naik 0,1% dari bulan Juni sampai -0.3%. Kelanjutan akan tekanan bearish akan dicoba setidaknya di pekan depan, dan closing weekly hari ini dapat menjadi sinyal kelanjutan tersebut. Apabila closing hari ini di bawah area 1.2230, target koreksi sampai ke area 1.2333 dan tekanan bearish weekly akan testing ke area 1.2060. Sebaliknya apabila closing di atas area 1.2333 maka testing ke area 1.2414.

Rekomendasi :
Buy             : 1.2195, 1.2121    Sell            : 1.2303, 1.2333
TP              : 1.2303                   TP              : 1.2222
Stoploss   : 1.2070                   Stoploss   : 1.2394

Resisten   : 1.2320, 1.2369
Support     : 1.2225, 1.2179
Range       : 1.2190 – 1.2323     

 
GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Public Sector Net Borrowing, nilai perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan untuk perusahaan publik dengan pemerintah pusat dan daerah, turun dari 15.6B pada bulan Juni sampai 12.5B pada laporan yang akan datang.
Koreksi? Setelah kembali ke area 1.5700 apakah pound akan koreksi atau melanjutkan bullishnya? Konfirmasi bullish jangka menengah pound ada di area 1.5900 apabila ada pergerakan testing ke area tersebut maka tidak menutup kemungkinan akan kembali masuk ke area 1.6 kembali, Sinyalnya pada closing hari ini, apabila closing di atas area 1.5740-1.5757 maka pekan depan akan testing ke area 1.59, sebaliknya apabila hari ini ada pergerakan koreksi ke area 1.5656 dan closing di bawah area tersebut maka sinyal koreksi akan ada di pekan depan.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5625, 1.5595    Sell            : 1.5707, 1.5777
TP              : 1.5707                   TP              : 1.5606
Stoploss   : 1.5555                   Stoploss   : 1.5828

Resisten    : 1.5757, 1.5797
Support      : 1.5655, 1.5594
Range        : 1.5600 – 1.5757

 
AUD-USD
U
ntuk data Australia, Import Prices, kemungkinan naik dari -1,2% hingga 1,6% sekarang.
Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya…..Aussie akhirnya break ke area 1.0400an dan mencapai 1.0444 kemarin, safe haven sedang dicoba untuk Aussie sebagai mata uang alternatif untuk arus likuiditas di kawasan Asia pasific, ketahanan akan nilai terus dicoba setidaknya sampai dengan pekan depan.
Secara teknikal apabila ada koreksi hanyalah sementara, apabila asumsi di atas akan terus dipertahankan. Area konfirmasi ada di area 1.0481, apabila hari ini closing di atas area tersebut atau pada candle daily di pekan depan ada closing di atas area tersebut maka akan testing ke area 1.0610 (ekspektasi jangka menengah).
Sebaliknya apabila hari ini closing di bawah area 1.0320 atau pekan depan ada closing di bawah area tersebut maka koreksi akan testing ke area 1.0131.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0370, 1.0333    Sell            : 1.0465, 1.0490
TP              : 1.0444                   TP              : 1.0370
Stoploss   : 1.0290                   Stoploss   : 1.0525

Resisten    : 1.0454, 1.0492
Support      : 1.0367, 1.0316
Range        : 1.0350 – 1.0505        

 
USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro terus melekat pada pergerakan franc dan sideways yang menyempit akan kembali ke volatilitas-nya di minggu depan apabila hari ini closing di bawah area 0.9740 atau di pekan depan ada closing candle di bawah area tersebut maka penguatan franc akan testing ke area 0.9655, sebaliknya apabila hari ini atau di pekan depan ada closing candle di atas area 0.9814 maka tren bullish akan berlanjut untuk testing ke area 0.9878 (ekspektasi jangka menengah).

Rekomendasi :
Buy             : 0.9740, 0.9607    Sell            : 0.9814, 0.9870
TP              : 0.9828                   TP              : 0.9757
Stoploss   : 0.9666                   Stoploss   : 0.9909

Resisten    : 0.9820, 0.9857
Support      : 0.9745, 0.9708
Range        : 0.9740 – 0.9858

 
USD-JPY
S
afe haven masih terus melekat pada yen, dan area 78.78 sangat krusial bagi yen dalam rally penguatannya.
Target penguatan yen dapat masif ke area 78.50, sebaliknya area 79.40 merupakan sinyal pelemahan yen, apabila ada closing di salah satu area tersebut maka sinyal pergerakan yen akan menentukan tren-nya setidaknya untuk jangka menengahnya.
Tetap BoJ menetapkan area krusial di 77.77 – 78.08, dapat dijadikan alasan mereka untuk melakukan intervensi, tetap opsi itu merupakan opsi akhir apabila jatuh ke harga tersebut dan terbukti tahun lalu dengan sideways cukup lama di area itu akhirnya BoJ melakukan intervensi.

Rekomendasi :
Buy             : 78.58, 78.25    Sell            : 78.90, 79.19
TP              : 79.05                 TP              : 78.68
Stoploss   : 78.00                 Stoploss  : 79.40

Resisten   : 78.89, 79.04
Support     : 78.50, 78.28
Range        : 78.25 – 79.08                                                                   

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html

Tanggal July 11, 2012 / 1:33 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Tingkat pengangguran di negara maju akan tetap tinggi sampai akhir tahun depan, dengan sekitar 48 juta orang tidak bekerja.

Itulah prediksi dari yang tercantum dalam laporan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Dalam laporan itu disebutkan tingkat penganguran diproyeksikan tetap tinggi di 7,7% pada kuartal keempat 2013, dekat dengan tingkat Mei 2012 7,9%. Hal ini mengindikasikan bahwa sampai tahun depan, tingkat pengangguran tidak banyak berubah.

“Agar bisa menurunkan tingkat pengangguran ke level pra-krisis, sekitar 14 juta lapangan kerja harus diciptakan di kawasan OECD,” katanya sembari menambahkan 48 juta orang menganggur di 34 negara anggotanya. “Di zona euro, tingkat pengangguran naik selama Mei mencapai rekornya di 11,1%,” tambahnya.

Di Juni, tingkat pengangguran AS tetap di 8,2%, di Kanada hanya turun 0,1% ke 72,%. Di antara negara OECD,  tingkat pengangguran tertinggi berada di Spanyol dengan mencapai 24,6%. Tingkat pengangguran dua digit juga dialami di Estonia, Perancis, Yunani, Hongaria, Irlandia, Italia, Portugal dan Slovakia.

Oleh karena itu OECD mengimbau negara harus mengatasi krisis lapangan kerja dengan kebijakan makroekonomi yang tepat, termasuk langkah cepat menstabilkan sistem perbankan Eropa. Selain itu, OECD juga menyarankan perlunya stimulus fiskal bila pemerintah masih bisa menyediakan ruang.

Menurut Sekretaris Jenderal Angel Gurria, memburuknya prospek ekonomi membahayakan lapangan kerja. “Penting agar pemerintah menggunakan segala cara yang tersedia untuk membantu pencari kerja, terutama kaum muda, dengan mengapus hambatan penciptaan lapangan erka dan berinvestasi pada pendidikan dan keahlian mereka,” ujarnya.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/oecd-perkiraan-pengangguran-tinggi-sampai-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/oecd-perkiraan-pengangguran-tinggi-sampai-2013.html

Tanggal June 12, 2012 / 2:06 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Untuk data AS, Import Prices turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan April sebesar 0,5% menyusul kenaikan 1,5% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan penurunan sekitar 0,1%.
Federal Budget Balance pada bulan April surplus $ 59.1 miliar di tengah pendapatan pajak yang lebih tinggi setelah defisit $ 198.2 miliar pada bulan Maret. Saldo anggaran diperkirakan kembali menjadi defisit $ 112..7 miliar.
IBD/TIPP Economic Optimism a consumer sentiment survey yang dirilis bulanan turun menjadi 48.5 pada Mei setelah mencapai 49.3 pada bulan April. Kenaikan sampai 49 diantisipasi sekarang menunjukkan optimisme lebih di kalangan konsumen AS.
 
Rencana Eropa untuk meminjamkan uang ke sektor perbankkan Spanyol tidak dapat bekerja dengan baik apabila pihak pemerintah Spanyol dan pihak pemberi pinjaman tidak saling menopang satu sama lain-nya, pemenang Hadiah Nobel ekonomi Joseph Stiglitz mengatakan.
Rencana untuk meminjamkan Spanyol hingga 100 miliar euro ($ 125.000.000.000), disepakati Sabtu pekan lalu oleh menteri keuangan zona euro, lebih besar dari perkiraan kebutuhan yang sudah terkena dari dampak meledaknya gelembung resesi dari sektor real estate, dan masalah pengangguran.
“It’s voodoo economics,” kata Stiglitz dalam wawancara pada hari Jumat, sebelum kesepakatan akhir pekan lalu. “It is not going to work and it’s not working.”
Sebaliknya, Eropa harus mempercepat pembahasan sistem perbankan umum, katanya. “Tidak ada cara di mana ketika suatu perekonomian masuk ke dalam sebuah tren penurunan itu akan dapat mempertahankan kebijakan yang akan mengembalikan pertumbuhan tanpa suatu bentuk sistem di satu zona ekonomi “.
“Jerman terus mengatakan bahwa penguatan adalah disiplin fiskal, tapi itu adalah diagnosis yang sama sekali salah,” kata Stiglitz.
Sementara perekonomian Spanyol, Yunani, Italia dan Portugal [CNBC menjelaskan] yang tertular, sedangkan perekonomian Jerman tumbuh 0,5 persen pada kuartal pertama. Kesenjangan di zona euro dalam banyak kasus mencerminkan program penghematan untuk mengatasi masalah hutang dan defisit tidak berjalan dengan semestinya.
Kritik mengatakan bahwa fokus pada pemotongan biaya yang memperparah krisis di Eropa dan membahayakan masa depan mata uang tunggal. Pemilihan Yunani minggu depan bisa membawa kepada pihak penguasa baru bertentangan dengan kondisi sulit yang melekat pada Uni Eropa dan IMF dalam rencana penyelamatan dan meningkatkan kemungkinan Yunani dalam meninggalkan zona euro.
Stiglitz mengatakan. “Saya pikir harga yang mereka akan bayar jika euro terpisah akan lebih besar dari harga yang mereka akan bayar untuk melestarikan euro. Saya berharap mereka akan menyadari itu.”Kita bisa memiliki pertumbuhan yang lebih dan kesenjangan yang lebih kecil,” kata Stiglitz, “sehingga kami bisa melakukan lebih baik dalam dua dimensi secara bersamaan.”

EUR-USD
French Final Non-Farm Payrolls, mengukur perubahan jumlah orang yang dipekerjakan (tidak termasuk industri pertanian), turun 0,1% pada kuartal terakhir tahun 2011 sejalan dengan prediksi. Kenaikan 0,1% diperkirakan saat ini.
Setelah shock wave dari pergerakan euro membuat high di area 1.2667 kemarin, euro kembali pada area psikologisnya ke area 1.24 dan diiringi oleh penguatan USD.
Memang area 1.2666 merupakan level area 38% fibonacci daily, yang merupakan resisten kuat dan monthly pivot, jadi merupakan konfirmasi dari pergerakan koreksi jamgka menengah untuk euro, sebaliknya kita lihat pada chart monthly sangat dalam tekanan terhadap euro, apabila dalam bulan Juni ini tidak ada pergerakan koreksi apakah low dua tahun yang lalu akan di kejar (1.1875, Juni 2010)? Dan area 1.25 pekan ini menjadi pijakan menuju tekanan bearish yang lebih dalam lagi dalam jangka panjang buat euro?
Apabila closing hari ini di bawah area 1.2444 kemungkinan tekanan bearish akan berlanjut dan akan testing ke area 1.2380.
Prediksi Hari Ini        :
Buy         : 1.2404, 1.2360                                   Sell             : 1.2525, 1.5555
TP        : 1.2480                                                     TP            : 1.2370
Stoploss    : 1.2303                                             Stoploss     : 1.2600
Resisten     : 1.2599, 1.2735
Support       : 1.2395, 1.2323
Range           : 1.2370 – 1.2525
 
GBP-USD
Untuk data Inggris, Manufacturing Production,  indikator output manufaktur di Inggris melonjak 0,9% pada bulan Maret menyusul penurunan 1,1% pada bulan Februari. Kenaikan ini lebih dari peningkatan 0,5% diantisipasi oleh analis. Nilai output diperkirakan akan tetap tidak berubah saat ini.
NIESR GDP Estimate. The National Institute of Economic and Social Research GDP estimate,  adalah perkiraan PDB bulanan untuk memprediksi PDB triwulanan. Tingkat pertumbuhan untuk April diperkirakan 0,1%.
Industrial Production turun 0,3% dalam pertumbuhan Maret dari 0.4% pada bulan Februari. Penurunan ini lebih dari drop 0,2% diprediksi. Kali ini kenaikan 0,2% diperkirakan
Area 1.5555 dapat menjadi sinyal dalam konfirmasi pergerakan koreksi untuk pound, apabila dalam minggu ini ada closing daily di atas area tersebut maka koreksi penuh yang dapat di jadikan target di area 1.5740 (level 38% fibonacci monthly), sebaliknya apabila minggu ini ada closing di bawah 1.5390 maka lebih dalam lagi ekspektasi dari pelemahan pound di area 1.51 – 1.52..
Prediksi Hari Ini :
Buy              : 1.5414, 1.5383                                  Sell              : 1.5500, 1.5525
TP               : 1.5505                                                 TP                : 1.5380
Stoploss         : 1.5303                                            Stoploss     : 1.5595
Resisten         : 1.5543, 1.5617
Support          : 1.5433, 1.5395
Range            : 1.5380- 1.5515
 
AUD-USD
Untuk data Australia, Glenn Stevens Kepala Reserve Bank of Australia dijadwalkan untuk berbicara di Brisbane pada Forum Ekonomi para Perdana Menteri. Dapat menyebabkan volatilitas di pasar.
NAB Business Confidence. Sentimen bisnis yang meningkat pada bulan April sampai 4 poin dari 3 poin pada bulan Maret menunjukkan optimisme yang tumbuh di antara perusahaan tentang kondisi bisnis dan prospek masa depan.
Apakah pergerakan Aussie terus berkorelasi dengan pergerakan indeks Hangseng?, dimana memang China merupakan pasar utama dari produk manufaktur dan jasa dari Australia, dan apakah ada pergerakan antisipatif kembali di karenakan isu cut rate bulan depan?
Perlu di waspadai akan area 1.0060, merupakan sinyal antisipasi tersebut, closing di atas area tersebut maka akan testing ke area 1.0200, sebaliknya apabila sampai dengan pekan terakhir bulan ini tidak ada closing daily di atas area tersebut dan sampai ada closing daily di bawah area 0.9630 maka testing area dalam jangka menengah ke area 0.9333
Prediksi Hari ini :
Buy               : 0.9797, 0.9777                                  Sell              : 0.9920, 0.9950
TP                : 0.9900                                                 TP                : 0.9790
Stoploss          : 0.9720                                            Stoploss          : 1.0003
Resisten          : 0.9953, 1.0053
Support           : 0.9803, 0.9751
Range             : 0.9787 – 0.9950
 
USD-CHF
Untuk data Swiss, SECO Economic Forecasts  merupakan indikator awal pertumbuhan PDB, laporan tersebut menggabungkan indikator ekonomi utama termasuk inflasi dan data ketenagakerjaan.
Area 23% fibonacci daily (0.9608) krusial untuk di tembus, dan closing kemarin di area 0.9633 dapat di asumsikan untuk  kembali testing dan melanjutkan tren bullishnya ke area 0.9777.
Sebaliknya apabila closing hari ini di bawah area 0.9555 maka kelanjutan koreksi untuk franc akan testing ke area 1.9404.
Prediksi Hari Ini :
Buy               : 0.9580, 0.9555                                  Sell               : 0.9707, 0.9740
TP                : 0.9696                                                 TP                 : 0.9555
Stoploss          : 0.9505                                            Stoploss           : 0.9800
Resisten          : 0.9686, 0.9738
Support           : 0.9528, 0.9422
Range             : 0.9570 – 0.9707
 
USD-JPY
Masaaki Shirakawa Gubernur Bank of Japan akan berbicara di San Francisco Konferensi Federal Reserve, melalui satelit. Acara ini dapat menyebabkan volatilitas di pasar.
Core Machinery Orders. Nilai pembelian mesin pada sektor swasta turun sebesar 2,8% pada bulan Maret lebih baik dari penurunan sebesar 3,4% yang diperkirakan oleh analis dan kenaikan 2,8% setelah pada bulan Februari. Kenaikan 1,9% diperkirakan sekarang.
Sideways yang diyunjukkan yen dalam pergerakannya dapat diasumsikan bahwa yen berusaha untuk menahan penguatannya di level area 79.04, apakah ketakutan pasar akan intervensi dari BoJ akan terulang apabila yen kembali menguat ke area 78? Range yang sempit meski volatilitas pergerakan mata uang utama lain cukup signifikan membuat para analis mengambil kesimpulan seperti itu.
Secara teknikal dalam jangka menengah break area 79.90 dan ada closing daily di atas area tersebut dapat diasumsikan rally pelemahan yen akan berlanjut ke testing area 80.40, hati-hati akan break area 79.04 dan 78.78, apabila closing di antara area tersebut maka penguatan yen akan masif meski ekspektasinya tidak terlalu jauh di 78.20
Prediksi Hari ini :
Buy               : 79.40, 79.15                                      Sell              : 79.90, 80.10
TP                : 80.10                                                   TP                : 79.30
Stoploss          : 78.78                                              Stoploss      : 80.40
Resisten          : 79.62, 79.84
Support           : 79.11, 78.87
Range             : 19.10 – 80.10                                                                                               

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-12-juni-20121.html

Tanggal December 15, 2011 / 12:06 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Anggota dewan ECB Jens Weidmann mengatakan para sejawatnya di lembaga itu semakin skeptis dengan program pembelian obligasinya, yang juga ia tentang. Pernyataan ini memberi pukulan bagi yang berharap peran lebih besar dari ECB untuk mengatasi krisis utang.

Weidmann berupaya menjawab desakan agar ECB berbuat lebih banyak membantu pemerintah yang terjerat utang, mengumpakannya seperti alkoholik yang memohon diberikan minuman. Ia menambahkan Bundesbank hanya akan menyediakan dana segar ke IMF untuk memerangi krisis bila negara di luar Eropa mau melakukannya.

Menurut Weidmann, yang melawan tekanan agar bank mengucurkan intervensi tak terbatas, mandat ECB mencegahnya menerapkan pembelian obligasi dan berdasarkan pengalaman, hal ini justru mendorong inflasi. “Menurutku ajaib sekali kalau sampai kepercayaan bisa diraih kembali dengan cara melanggar aturan,” katanya kepada wartawan dalam acara makan malam di markas Bundesbank di Frankfurt.

Weidmann, yang pernah menjadi penasihat ekonomi Kanselir Angela Merkel selama lima tahun,  mengatakan ia tidak suka dengan program pembelian obligasi ECB, yang disebut dengan Securities Markets Program (SMP), diluncurkan tahun lalu untuk mengentaskan krisis. Ia bahkan mengatakan pendukung program itu justru kini semakin skeptis.

Pendahulu Weidmann, Axel Weber, mengundurkan diri tahun ini sebagai protes atas program itu, yang dianggapnya membawa ECB keluar dari tanggung jawabnya dan menyerempet ke ranah fiskal. Namun, ECB terus mendapat desakan dari A dan Inggris untuk lebih aktif, bahkan  beberapa politisi di zona euro berharap ECB bertindak sebagai lender of the last resort.

ECB melakukan pembelian obligasi sebesar 635 juta euro minggu lalu, terendah sejak menghidupkan kembali program ini Agustus lalu. ECB telah menghabiskan 207,5 miliar euro untuk membeli obligasi pemerintah sejak program itu dimulai pada Mei tahun lalu. Program ini telah memecah 23 anggota Dewan Gubernur. Salah satu anggotanya Juergen Stark, yang menganggap program itu mengaburkan pemisah antara kebijakan moneter dan fiskal, akan mengundurkan diri tahun ini.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ecb-makin-skeptis-dengan-pembelian-obligasi.html

Tanggal December 07, 2011 / 3:43 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei menggapai level tertinggi dalam empat minggu terakhir hari ini, di saat sentimen investor sedang positif menjelang pertemuan Uni Eropa yang diharapkan dapat menghasilkan langkah kongkrit.

Setelah memukul bursa saham global kemarin, peringatan SP soal rating zona euro kini dipandang dapat menjadi cambuk bagi para pemimpin Eropa agar menyepakati gebrakan definitif untuk mengatasi krisis utang.

Menurut analis, optimisme sedang menyelimuti pasar, para pemimpin Eropa terlihat membuat kemajuan akhir-akhir ini dan pasar berpikir ECB dan pemerintah akan bekerja sama mengentaskan krisis. Indeks Nikkei ditutup menguat 1,7% di 8.722,17, tertinggi dalam empat minggu terakhir. Sedangkan indeks Topix naik 1,6% ke 749,63.

Saham musiman seperti pelayaran dan baja juga membantu indeks dengan rally karena pelonggaran kebijakan moneter oleh emerging markets seperti Brazil dan China mengurangi kecemasan soal perlambatan ekonomi global.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga berakhir positif hari ni berkat harapan para pemimpin Eropa akan memberikan solusi kredibel dalam pertemuan dua harinya besok. Ekspektasi positif soa Eropa mendorong saham, dan pergerakan selanjutnya akan tergantung dengan perkembangan di sana. Indeks Kospi ditutup menguat 0,87% ke 1.919,42.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-sedang-positif-nikkei-rebound.html

Tanggal December 02, 2011 / 11:10 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan memperingatkan 2012 akan menjadi penentu apakah ekonomi masih tumbuh lambat atau kembali terjerumus ke resesi.

Dalam laporannya, Prospek dan Situasi Ekonomi Dunia 2012, para ekonom PBB memperkirakan pertumbuhan amat rendah, memperingatkan negara maju diambang spiral ekonomi lesu karena empat faktor, yaitu masalah utang pemerintah, sektor perbankan yang rapuh, permintaan agregat lemah dan kelumpuhan kebijakan.

Dalam Laporan yang dibuat oleh Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial, PBB kini memperkirakan, maksimal, ekonomi global akan tumbuh 2,6% di 2012 dan 3,2% pada 2013, melambat dari 4,0% di 2010. Dalam proyeksi sebelumnya, ekonomi diperkirakan tumbuh 3,6% tahun ini.

Tapi, angka itu bisa dibilang masih skenario terbaik, karena PBB memperingatkan proyeksi ini dibuat dengan asumsi krisis utang Eropa terkendali, masalah ekonomi AS tidak memburuk dan negara maju tidak melakukan pengetatan lebih lanjut. “Kegagalan pemerintah, terutama di Eropa dan AS, dalam mengatasi krisis lapangan kerja dan mencegah krisis utang dan gejolak sektor keuangan memburuk, merupakan ancaman besar bagi ekonomi global pada 2012-2013,” sebut laporan itu.

PBB juga menyebutkan perlambatan ekonomi negara maju akan berimbas ke negara berkembang. Meski mengakui ekonomi negara berkembang semakin kuat, mereka masih rentan dengan gejolak yang terjadi di negara maju.

Laporan itu juga menyebutkan pertumbuhan zona euro terus melambat sejak awal 2011 dan merosotnya kepercayaan, seperti yang ditunjukan oleh beragam indikator sentimen ekonomi, mengindikasikan berlanjutnya perlambatan ke depan, bahkan hingga stagnasi pada akhir 2011 dan awal 2012.

Oleh karena itu, PBB mengimbau negara maju agar tidak memberlakukan pengetatan fiskal prematur mengingat masih rentannya pemulihan ekonomi dan tingginya tingkat pengangguran. Imbauan ini tentunya bertolak belakang dengan IMF yang merekomendasikan pengetatan fiskal dalam rangka mengurangi utang dan memulihkan ekonomi.

PBB menyarankan agar memperkuat dana talangan Eropa (EFSF), yang dapat membantu ekonomi bermasalah. Disebutkan dalam laporan itu bila dana tersebut bisa mengurangi biaya pinjaman atau yield, hal itu bisa meringankan beban pemerintah yang sedang dalam masalah kauangan.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pbb-lihat-prospek-ekonomi-dunia-suram.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha