Search Results : inflasi di indonesia ada berapa persen

Tanggal December 28, 2012 / 11:00 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Review IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya. Pada penutupan perdagangan Kamis (27/12/2012), IHSG menguat 6,767 poin (0,16%) ke level 4.281,861.
Aksi bargain hunting terhadap saham-saham perkebunan berhasil meng-counter koreksi dari saham-saham konsumer dan banking. Selain itu, trend positif dari beberapa bursa Asia juga turut mendorong laju indeks. Setelah dua hari mengalami net sell, posisi investor asing kini mencatatkan net buy sebesar Rp 105,05 miliar di seluruh pasar.
Sebanyak enam sektor menghijau, dimana sektor perkebunan memimpin penguatan, dengan kenaikan sebesar 2,84. Sementara sektor properti menjadi salah satu pemberat indeks, yang melemah sebesar 0,79.
Saham-saham yang naik diantaranya Sarana Menara (TOWR), Mandom (TCID), Astra Agro (AALI), dan Chandra Asri (TPIA).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Gudang Garam (GGRM), Adira Finance (ADMF), Sorini Agro (SOBI), dan Indocement (INTP).

IHSG Outlook
Hari ini adalah hari terakhir perdagangan di tahun 2012 ini untuk Bursa Efek Indonesia.  Dengan IHSG kemarin yang berhasil ditutup menembus resisten di 4276 dan indeks Dow Jones Industrial yang hanya turun tipis 0,14 persen, IHSG hari ini sepertinya masih bisa bergerak dalam teritori positif.  Harapan kami, IHSG masih bisa ditutup di wilayah atas dari kisaran 4225 – 4350 yang merupakan kisaran pergerakan IHSG hari ini.  Akan tetapi, masih adanya beberapa hal yang mengganjal, sepertinya harus membuat kita tetap realistis.
Perundingan yang membahas kebijakan fiskal Amerika, masih berlanjut hingga hari Minggu.  Artinya: meski pergerakan harga di negara mereka masih bisa memberikan respon pada perdagangan di hari Senin, perdagangan di BEI akan berakhir masih dengan tanda tanya besar mengenai permasalahan ini.  Selain itu, adanya kenaikan TDL per 1 Januari 2012 juga membuat kita sebaiknya tetap waspada, karena berita ini, telah membuat saham-saham perbankan mengalami tekanan jual yang cukup besar dalam dua-tiga hari terakhir.  BMRI bahkan kemarin sore mengalami tekanan jual yang cukup besar yang menyebabkan saham ini menembus suport pentingnya, penembusan suport yang membuka potensi koreksi hingga 5 persen atau lebih.
Window dressing telah berjalan dalam beberapa hari terakhir, terlihat hanya berlangsung pada counter-counter tertentu.  Adanya berita kenaikan TDL, bahkan membuat beberapa saham (terutama saham-saham sektor properti) yang pada hari Rabu sempat memberikan signal positif, kemarin kembali memberikan signal negatif.  Kondisi ini membuat kami menyarankan anda untuk tidak melakukan positioning secara agresif menjelang liburan panjang ini. 
Kami masih percaya bahwa IHSG di tahun 2013 bakal mencapai level 5000.  Akan tetapi, ketidakpastian yang ada untuk jangka pendek, sebaiknya tetap membuat anda berhati-hati.

Global Outlook
Saham Asia bergerak positif hari ini, namun terhambat oleh kekhawatiran para politisi AS akan kehabisan waktu mencegah jurang fiskal.
Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,3% ke 128,88 hari ini, didukung oleh saham  Jepang yang naik 0,7% berkat data inflasi yang memperkuat ekspektasi BOJ akan meluncurkan stimulus bulan depan. Indeks Hang Seng dibuka menanjak 0,38% terkena efek isu stimulus moneter Jepang. Saham Eropa berakhir flat semalam dan Wall Street jatuh untuk empat sesi berturut-turut.
Prospek BOJ akan mengerahkan stimulus agresif masih menopang indeks Nikkei dan melemahkan yen. Namun pergerakan saham regional tertahan oleh lesunya aktivitas perdagangan menjelang akhir tahun dan ketidakpastian prospek anggaran AS. Selain itu, beberapa indeks sudah mencapai level yang cukup tinggi dan menemui resistance yang kuat. Indeks Nikkei menyentuh level tertingginya dalam 21 bulan dan indeks Hang Seng sudah berada di level tertinggi dalam 17 bulan.
Kompromi penuh sulit dicapai akhir tahun, tapi saham tidak akan jatuh tajam karena mungkin ada kesepakatan parsial. Presiden Obama akan mengadakan pertemuan malam nanti dengan empat pemimpin Kongres, sebagai upaya terakhir mematahkan kebuntuhan sebelum tenggat waktu akhir tahun. Bila tidak ada deal, maka kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis akan berlaku di Januari 2013, menjadikan tahun baru suram di AS.

IHSG Tchnical
IHSG kembali menunjukkan sinyal positif dengan bertahannya di area resistance 4.275. Indikator stochastic juga sudah menunjukkan bullish crossover. Namun, IHSG masih tertahan di area resistance 4.295. Dengan begitu, trend IHSG masih flat-naik. Penutupan IHSG di atas 4.295 akan mengakhir pola flat tersebut, yang bisa membawa potensi kenaikan menuju area 4.330  -  4.340. Sementara sinyal negatif akan muncul jika IHSG ditutup dibawah level 4.264. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.260 – 4.300.

R3    4,319
R2    4,304
R1    4,293
   
Pivot    4,279
   
S1    4,268
S2    4,253
S3    4,242

Stock Picks
LSIP
LSIP telah mengakhiri trend bearish jangka pendeknya dengan penembusan resistance di 2.150. Ternd bullish jangka pendek kemudian dikonfirmasi dengan pergerakan MA 10 yang uptrend. Indikator stochastic serta RSI juga masih menunjukkan sinyal positif. Untuk itu, kami masih melihat potensi kenaikan LSIP untuk meraih resistance di 2.400 – 2.450.
Rekomendasi : Buy (best price entry@2.200), stop loss breakout 2.150, target 2.400
Support     : 2.150, 2.075
Resistance     : 2.325, 2.400

TBIG
Harga kembali bergerak di atas MA 10, pertanda trend jangka pendek kembali bullish, dimana sebelumnya sempat terkoreksi dan menemukan support barunya di 5.250. Indikator stochastic serta RSI juga masih menunjukkan sinyal uptrend. Untuk itu, kami melihat potensi penguatan lanjutan bagi TBIG untuk kembali menguji resistance di 6.150.
Rekomendasi : Trading buy, stop loss breakout 5.550, target 6.00.
Support     : 5.550, 5.250
Resistance     : 5.800, 6.100

Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/resistance-4276-ditembus-kenaikan-ihsg-bisa-berlanjut.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/resistance-4276-ditembus-kenaikan-ihsg-bisa-berlanjut.html

Tanggal October 12, 2012 / 9:22 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Ditengah koreksi tipis, 0,14 persen yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI), spekulasi akan adanya stimulus China, telah membuat bursa regional Asia masih cenderung menguat. Ditambah pasar yang tengah menantikan serangkaian data penting China yang dijadwalkan pada pekan depan, termasuk inflasi dan PDB. Data trade balance China juga dijadwalkan besok. Disamping itu, jelang earnings AS yang dirilis hari ini yakni JPMorgan Chase Co.
Kondisi ini diperkirakan bakal membuat IHSG masih cenderung kuat untuk hari ini. IHSG yang kemarin memberikan sentimen positif setelah ditutup diatas resisten 4283. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak flat naik pada kisaran 4250-4234.

Global Outlook
S
aham Asia dan euro stabil hari ini, namun masih rentan di tengah kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global dan kinerja keuangan korporat.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1%, dengan sub-indeks material menguat 0,4%. Indeks Nikkei menanjak 0,18% setelah ditutup di level terendah dalam dua bulan terakhir kemarin. Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,33%. Wall Street berakhir mixed, dengan indeks Dow Jones melemah 0,14% dan indeks SP 500 hanya naik 0,02%. Saham sempat terangkat oleh data initial jobless claims yang bagus, tapi tergerus karena kejatuhan saham Apple yang kalah di pengadilan dengan Samsung dalam perang hak paten. 
Menurut analis, pasar sedang berkonsolidasi. Setelah tumbang sampai pertengahan minggu ini, saham mencatat rebound teknikal kemarin dan berlanjut hari ini. Namun tanpa didukung katalis baru, penguatan ini tidak akan lama. Kejatuhan tajam di minggu ini terjadi setelah beberapa lembaga memangkas proyeksi pertumbuhan dan proyeksi suram dari beberapa perusahaan. Pasar juga kecewa ternyata Spanyol belum juga mengajukan  bailout.
Fokus pasar selanjutnya adalah data sentimen konsumen AS dan hasil pertemuan G-7.  JP Morgan akan mengumumkan kinerja keuangannya. Laporan keuangan ini dapat mempengaruhi pergerakan saham keuangan di Asia minggu depan. Pasar pesimis laporan keuangan emiten untuk kuartal ketiga akan bagus. Bila hasilnya mengecewakan, aksi jual akan berlanjut.  

Review IHSG
D
itengah range perdagangan yang relative sempit, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu ditutup di zona hijau. Pada penutupan perdagangan, Kamis (11/10/2012) IHSG naik tirpis 4,957 poin ke 4.284,967 (0,12%).
Investor masih dibayangi oleh kecemasan melambatnya ekonomi global menyusul dipangkasnya pertumbuhan ekonmi oleh IMF. Selain itu, kekhawatiran krisis utang Eropa masih memperberat sentimen menyusul diturunkannya peringkat utang Spanyol menjadi BBB-Minus oleh Satandar poor’s.
Dari dalam negeri, Bank Indonesian (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2012 diperkirakan sebesar 6,3%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya akibat penurunan kinerja sektor eksternal.
Kinerja IHSG akhirnya terdongkrak oleh aksi beli menjelang penutupan. Sebanyak tujuh sektorr menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 0,72%, sektor infrastruktur yang naik 0,59%, dan sektor konsumer yang naik 0,59%.
Saham-saham yang naik diantaranya (MYOR), (ITMG), (ICBP)  dan (GGRM).
Sementara saham-saham yang antara lain (BMRI), (AALI) dan (ROTI).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
asih bergerak diatas MA 10 menunjukkan bahwa IHSG masih dalam trend bullish untuk jangka pendek ini. Selain itu, IHSG juga masih mampu bergerak di atas level support di 4.272. Candlestick serta RSI masih menunjukkan sinyal positif. Sementara stochastic kini mulai berpotensi bullish crossover. Untuk itu, kami masih melihat bahwa selama masih bergerak di atas level 4.272 tersebut, IHSG mempunyai potensi penguatan untuk meraih target bull flagnya di area 4.500, dengan resistance terdekatnya saat ini di area 4.310. Sedangkan sinyal negatif baru didapat jika IHSG ditutup di bawah 4.246. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.260 – 4.310.

R3    4,317
R2    4,301
R1    4,293
   
Pivot    4,277
   
S1    4,269
S2    4,253
S3    4,245

Stock Pick
MYOR

P
ergerakan MYOR sepertinya telah mengakhiri masa konsolidasinya. Hal ini ditunjukkan dengan ditembusnya resistance triangle di 22.500. Pola white marubozu setelah sebelumnya terdapat inverted hammer turut mendukung pola bullish MYOR, demikian pula dengan MA 10 dan 55 yang sudah bergerak uptrend. Untuk itu, kami melihat adanya potensi kenaikan bagi MYOR untuk meraih target di area 24.500 (FR 161.8%) hingga area 26.000 (target triangle).
Rekomendasi     : Buy, stop loss breakout 22.250, target 24.000
Support                : 22.500, 21.900
Resistance          : 24.000, 26.000

BKSL

M
asih dalam trend turun, namun sinyal-sinyal rebound mulai terlihat. Dimulai dengan pembentukan pola bullish engulfing di candlestick pada area support 194. Indikator stochastic berpotensi membentuk golden cross di area oversold. Untuk itu, kami melihat adanya potensi rebound bagi BKSL untuk meraih resistance di 205 – 220.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss breakout 194, target 205 – 210
Support                : 194, 186
Resistance          : 205, 220

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/regional-cenderung-menguat-ihsg-bertahan-positif.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/regional-cenderung-menguat-ihsg-bertahan-positif.html

Tanggal December 09, 2011 / 8:58 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pernyataan dari Ketua ECB, Mario Draghi bahwa ECB untuk sementara tidak akan melakukan pembelian obligasi lanjutan, telah membuat pasar bertumbangan. Indeks Dow Jones Industrial terkoreksi 1,63 persen dan ditutup dibawah level psikologis 12000. Signal bearish ini membuat kita harus waspada dalam menanti hasil pertemuan KTT Eropa.
IHSG hari ini diperkirakan akan terkoreksi. Suport pertama IHSG ada di 3762. Jika ditembus, posisi Buy On Weakness sebaiknya hanya dilakukan ketika IHSG sudah berada pada kisaran suport 3690-3740.

Global Outlook
J
elang hasil pertemuan KTT Uni Eropa hari ini, pergerakan bursa saham Asia terlebih dahulu mengalami tekanan. Tekanan datang setelah pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) yang tidak akan melanjutkan pembelian obligasi lanjutan secara agresif. Pernyataan ini diambil setelah ECB menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 1,0%. Kabar dari Eropa ini memupus kabar baik dari AS, yang merilis jobless claims (klaim pengguran), yang turun 381 ribu dari ekspektasi 396 ribu dan data sebelumnya 404 ribu.
Memang, banyak yang berharap ECB turun tangan, dengan membeli lebih banyak obligasi pemerintah. Tapi sejauh ini ECB masih enggan bertindak agresif karena hanya bertanggung jawab di bidang moneter, sedangkan masalah utang di adalah ranah fiskal. Tapi banyak yang memperkirakan bila kondisi tetap memburuk meski para pemimpinnya sudah berusaha, ECB tidak ada pilihan selain turun tangan. Minimal ECB melaksanakan operasi terbuka selama dua atau tiga tahun ke depan dan melonggarkan persyaratan jaminan.
Pasar juga berfokus pada hasil pertemuan Uni Eropa hari ini dengan harapan terobosan signifikan dakam mengatasi krisis utang. Ada wacana integrasi fiskal, dengan menerapkan disiplin anggaran yang lebih ketat, dan sanksi bagi yang melanggarnya. Tapi pejabat senior Jerman mematahkan harapan akan tercapainya solusi dalam pertemuan dua hari ini. Ia mengatakan Berlin semakin pesimis karena ada pemerintah yang sepertinya tidak memahami gentingnya situasi. 
Data inflasi China dijadwalkan hari ini, ekspektasi CPI Y/Y di Nopember turun 4,5% dari 5,5%. Selain itu, Trade Balance Inggris dan AS.

Review IHSG
G
agal mempertahankan momentum kenaikannya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus masuk zona merah pada perdagangan kemarin.
Pelaku pasar masih terlihat hati-hati menjelang KTT Uni Eropa di Berlin yang akan berakhir Jumat. Sambil menunggu hasil KTT tersebut, investor memilih keluar dari pasar dan melakukan aksi profit taking.
Sejak dibukanya perdagangan, IHSG gagal bercokol di zona hijau. Saham-saham unggulan menjadi pemberat kinerja IHSG pada hari itu. Untungnya, aksi beli terhadap saham-saham lapis kedua mampu mengurangi kejatuhan.
Delapan dari sepuluh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) memerah. Penurunan terbesar dialami sektor pertambangan, yaitu sekitar 0,61%. Sedangkan, dua sektor yang masih mampu naik tipis, yaitu sektor perdagangan sebesar 0,41%, dan sektor konstruksi yang naik 0,33%.
Menutup perdagangan, Kamis (8/12/2011), IHSG turun 11,474 poin (0,30%) ke level 3.781,761. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,147 poin (0,47%) ke levl 668,340.
Saham-saham yang masuk kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG), Central Omega (DKFT), Century Textille (CNTX), dan Astra Agro (AALI).
Sedangkan saham-saham yang berhasil menguat diantaranya Dian Swastatika (DSSA), Fajar Surya (FASW), Elang Mahkota (EMTK), dan Myoh (MYOH).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
eski ditutup melemah, namun secara keseluruhan trend IHSG masih belum berubah. Dengan bertahannya IHSG di atas support 3.750, kami masih melihat adanya potensi IHSG untuk tetap berada di jalur bullish. Resistance terdekat masih kami tempatkan pada area 3.811. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan lanjutan menuju area 3.830 – 3.850. Sedagkan jika support di 3.750 mampu ditembus, maka koreksi IHSG bisa berlanjut hingga area 3.715. Untuk pergerakan hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.750 – 3.811.

R3    3,827
R2    3,810
R1    3,796
   
Pivot    3,779
   
S1    3,765
S2    3,748
S3    3,734

Stock Pick
BMTR

M
asih berada dalam trend bullish, namun beberapa indikator sudah menunjukkan potensi reversal. Indikator RSI terlihat membentuk bearish divergence, sementara stochastic berpotensi melakukan dead cross. Selain itu, BMTR telah berhasil meraih target conegestion. Support terdekat BMTR berada di 1.070. Jika ditembus, support berikutnya akan muncul di area 950 – 900 (stong support).
Rekomnedasi     : Take profit. Buy back @950, stop loss breakout 9.00, target 1.140.
Support                : 1.070, 950
Resistance          : 1.140, 1.260

MNCN

S
ecara keseluruhan trend MNCN masih bullish, ditunjukkan dengan MA yang masih uptrend. Namun begitu, beberapa indikator sudah menunjukkan sinyal reversal. Hal ini terlihat dari stochastic yang mulai oversold, dan berpeluang dead cross, demikian pula dengan RSI. Selain itu, pola reversal juga terlihat dari candlestick yang membentuk pola hanging man. Support MNCN berada di 1.350, dimana jika ditemus, maka penurunan bisa berlanjut menuju area 1.290 – 1.230.
Rekomendasi     : Take profit. Buy Back @ 1.240, stop loss 1.200, target 1.350.
Support                : 1.350, 1.290
Resistance          : 1.400, 1.550

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-ikut-terjungkal.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha