Search Results : harga emas muda bulan ini

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal April 09, 2012 / 11:56 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategyesk – Emas mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini di Asia berkat data payroll yang mengecewakan. Rilisan data ketenagakerjaan tersebut telah mencuatkan kembali akan adanya paket stimulus.
Data non farm-payroll yang dirilis pada Jumat lalu, hanya tumbuh sebesar 120.000 di bulan maret. Angka ini jauh di bawah ekspektasi, yaitu 203.000 dan merupakan kenaikan terkecil sejak Oktober 2011. Selama ini, pertumbuhan yang dianggap bagus oleh pasar adalah 200 ribu. 
Data payroll yang mengecewakan tersebut kembali menimbulkan spekulasi akan adanya program stimulus yang sebelumnya sempat memudar. Di minggu lalu, beberapa anggota The Fed berpandangan bahwa program stimulus hanya dibutuhkan jika ekonomi dalam keadaan memburuk. Hal ini tersebut disebutkan dalam laporan FOMC minutes. Laporan FOMC minutes tersebut sempat menghempaskan emas hingga menuju level terendah 12 minggunya.
Pasar masih terus akan mencermati data-data, AS serta perkembangan dari Eropa yang belum menunjukkan adanya sentimen positif setelah lelang Spanyol yang gagal.  Data ekonomi AS terjadwal malam nanti adalah ADP Employment Change dan ISM non manufaktur. Data ADP adalah gambaran awal data payroll, bila angkanya bagus bisa menambah laju dollar, dan akan menekan emas.
Sementara itu, dari kajian teknikal terlihat bahwa harga emas mulai menunjukkan sinyal reversal setelah mampu bertahan di atas support $1.625 (sebelumnya resistance). Hal ini ditunjukkan dengan indikator stochastic yang mulai golden cross di area oversold.
Namun begitu, rebound emas ini masih belum mampu merubah trend bearish emas. MA 200 yang berada di atas harga menunjukkan bahwa trend emas masih sangat bearish. pola reversal emas masih akan diuji jika dia berhasil bertahan di atas resistance $1647.75, untuk target rebound selanjutnya menuju area $1.656.25.
Sementara itu, adanya gap di area $1.629 masih akan menjadi ancaman koreksi. Selain itu, jika emas kembali turun di bawah $1.625, maka alur bearish emas akan berlanjut menuju area $1.600 – 1.593.73.

Rekomendasi

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-terangkat-oleh-data-payroll.html

Tanggal April 04, 2012 / 12:06 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Pasca FOMC minutes semalam, harga emas ambruk kurang lebih 2% setelah pelaku pasar melihat bahwa The Fed tidak memberikan sinyal akan adanya program stimulus.
Dalam minutes itu, the Fed merevisi naik proyeksi PDB dan inflasi AS tahun ini. Hal ini menunjukkan bank sentral AS itu semakin optimis dengan prospek ekonomi terbesar dunia tersebut. Selain itu, disebutkan juga beberapa anggotanya berpandangan stimulus tambahan mungkin perlu hanya bila ekonomi kehilangan momentum atau inflasi terus di bawah 2%.
Pupusnya harapan adanya stimulus tersebut berhasil melambungkan mata uang dollar dan membenamkan asset-asset beresiko. Pergerakan emas dalam beberapa bulan terakhir ini cenderung bergerak beriringan dengan asset beresiko.
Namun begitu, pasar masih akan terus mencermati perkembangan sembari melihat data-data AS yang akan keluar. Jika data-data AS semakin menunjukkan perbaikan, maka dominasi dollar kemungkinan akan terus berlanjut dan emas akan semakin tertekan. Sebaliknya, bila data AS memburuk, pasar akan berekspektasi lagi soal QE, dan itu bisa kembali menguntungkan emas.
Dollar sendiri saat ini sedang naik pamor, dimana indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang AS itu dengan enam mata uang besar dunia, berada di level tertinggi dalam 10 hari terakhir 79,388, setelah sempat terdampar di level terendah dalam sebulan terakhir di 78,664.
Sementara dari kajian teknikal terlihat bahwa trigger penurunan emas terjadi ketika emas gagal mempertahankan support di $1.662.65. Pola bearish engulfing yang terbentuk mengindikasikan bahwa seller kini sudah mendominasi perdagangan perdagangan. Pola tesebut biasanya diikuti dengan adanya bearish continuation. Selain itu, indikator stochastic kini kembali dead cross. Kami melihat bahwa jika pada hari ini, emas gagal bertahan di atas area $1.645, maka koreksi emas selanjutnya akan fokus menuju area $1.628 – $1.610.

Rekomendasi

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/harapan-stimulus-memudar-emas-anjlok.html

Tanggal February 21, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – MSCI Index (MXWD) naik 0,6 persen ke level tertinggi selama enam bulan terakhir 5:10 pm waktu New York. Standard Poor 500 berjangka Index naik 0,5 persen. Euro dihargai naik 0,8 persen menjadi $ 1,3243, dan hasil pada catatan 10-tahun Italia turun 10 basis poin. Minyak naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena Iran mengatakan pihaknya menghentikan beberapa ekspor minyak mentah.
“Pasar sedang sekali lagi berharap banyak pada perkembangan Yunani, dan itu dapat secara signifikan mengangkat risk appetite pasar,” kata Niels Christensen, kepala strategi mata uang di Nordea Bank AB di Kopenhagen. Investor “kembali mencari alasan pada risk appetite mereka pada Cina, dimana pengharapan pertumbuhan ekonomi global dapat di awali dari kawasan tersebut, jadi sangat penting bagi para pejabat yang mendukung prospek pertumbuhan global ini. Hal ini juga sesuai dengan gambaran yang lebih luas dari seluruh bank sentral di masa mode penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi mereka masing-masing, dan sangat fokus pada pengamanan kondisi moneter yang dapat merangsang pada pertumbuhan, “katanya.
Apakah hal tersebut di atas menjadi suatu indikasi suatu perkembangan baru dalam pembentukan sentimen medium dan long terms di pasar FX? Masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasikan dalam long terms tren yang mengiringi perubahan risk appetite tiap hari-nya……dan volatilitas yang dihasilkan-pun menjadi jawaban atas fundamental yang disampaikan pihak otoritas yang sengaja dilempar ke pasar untuk membentuk opini dagang secara global. Yang dimana dapat pula mendorong bisnis global secara luas.

EUR-USD
P
asar Asia menanggapi positif terhadap perkembangan Yunani dan membawa Euro kembali mencoba break 1.3300 (Pk. 10.30 WIB) masih ada dua sesi perdagangan yang harus dilalui Euro, sesi Eropa dan AS, dan apakah berita tersebut dapat dijadikan sinyal reversal long term untuk pergerakan Euro? Secara teknikal, sebelum kuartal pertama tahun 2012 ini euro harus dapat menembus dan closing di area 1.3444 yang merupakan strong weekly resisten dan area level 50% fibonacci chart weekly dan MA 50 di area 1.3570 merupakan konfirmasi reversal medium terms….sebaliknya apabila kembali closing di area 1.2990 maka tren bearish akan berlanjut. Apakah risk appetite yang sudah terbentuk akan dapat mengalahkan sentimen kekhawatiran dan ketakutan pihak investor yang masih terus mendominasi hasil pergerakan Euro?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3250, 1.3190    Sell             : 1.3307, 1.3333
TP              : 1.3333                   TP               : 1.3131
Stoploss    : 1.3100                  Stoploss    : 1.3444

Resisten Level  : 1.3330, 1.3386                    
Support Level    : 1.3182, 1.3126                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3344

 
USD-JPY
B
ank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy              : 79.60, 79.40        Sell             : 80.20, 80.40
TP               : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss     : 79.00                    Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 79.87, 80.13
Support Level    : 79.34, 79.08
Range Area        : 79.40 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan adanya perkembangan baru mengenai Yunani mengirim Pound ke area 1.5858 dan akan terus di apresiasikan perkembangannya hari ini ke target area 1.5920 dan sebaliknya apabila tidak tembus maka kembali ke area 1.5760.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5777, 1.5757    Sell             : 1.5888, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6

Resisten Level  : 1.5870, 1.5897
Support Level    : 1.5805, 1.5780
Range Area        : 1.5777 – 1.5920
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9090, 0.9060    Sell             : 0.9120, 0.9180
TP              : 0.9161                   TP               : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss    : 0.9222

Resisten Level  : 0.9165, 0.9216
Support Level    : 0.9073, 0.9034
Range Area        : 0.9030 – 0.9161

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy              : 1.0690, 1.0666    Sell             : 1.0777, 1.818
TP               : 1.0777                   TP                : 1.0666
Stoploss    : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0798, 1.0844
Support Level    : 1.0690, 1.0644
Range Area        : 1.0666 – 1.0808

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-21-februari-2012.html

Tanggal December 23, 2011 / 8:52 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Dow Jones Industrial (DJI) masih melanjutkan kenaikan sebesar 0.51% setelah data ekonomi menunjukkan penurunan pemohon aplikasi pengangguran, sebuah signal dari adanya perbaikan ekonomi.  Posisi penutupannya memberikan signal positif dengan peluang untuk melakukan kenaikan lanjutan menuju resisten 12250-12303.  Sentimen positif dari kenaikan ini, diharapkan akan kembali membawa IHSG melakukan pengujian atas resisten di 3800-3811. Penutupan diatas resisten tersebut akan membuka peluang untuk terjadinya rally akhir tahun.
Pergerakan saham-saham pada IHSG hari ini, diperkirakan akan melanjutkan trend yang telah terjadi kemarin.  Potensi kenaikan lanjutan terutama terlihat pada PTBA dan ITMG setelah kemarin volume terlihat mulai masuk ke saham ini.  Besaran dari kenaikan IHSG akan ditentukan oleh kelanjutan tekanan jual dari saham-saham sektor perbankan.  Jika tekanan jual pada sektor perbankan terhenti, IHSG bakal dengan mudah menembus resisten di 3811.

Global Outlook
B
ursa saham Asia mendapat doping di sesi perdagangan akhir pekan ini, menyusul penguatan bursa saham AS semalam berkat serangkaian data ekonomi yang mulai memperlihatkan perbaikan.
Sedikit meredanya kabar dari Eropa, membuat sentimen pasar kini tertuju pada data ekonomi, termasuk AS. Data jobless claims yang turun 364.000 pekan lalu dari pekan sebelumnya 368.000, data ini terendah dalam 3-1/2 tahun. Sedangkan sentiment konsumen melonjak 69,6 di Desember tertinggi dalam 10 tahun. Tapi tidak dengan PDB kuartal ketiga yang direvisi turun 1,8% dari 2,0%.
Sebagian besar bursa saham Asia mencatat penguatan diawal perdagangan mencatat penguatan, kecuali Jepang, dimana bursa tersebut jatuh untuk kali pertama setelah menguat tiga sesi berturut-turut. Jatuhnya indeks tidak lepas dari kecemasan akan krisis utang Eropa yang dapat merusak sistem keuangan.
Sementara itu, pergerakan kali ini kemungkinan volume perdagangan tidak begitu besar karena  jelang libur Natal dan akhir tahun itu. Data ekonomi yang terjadwal kali ini, termasuk Durable Goods AS di Nopember yang diprediksi naik 2,0% dari bulan sebelumnya -0,5%. Angka penjualan rumah baru (new home sales) di Nopember juga diprediksi naik 313 ribu dari sebelumnya 307 ribu.

Review IHSG
S
empat terombang-ambing di antara zona merah dan hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG0 akhirnya naik tipis sebesar 1,176 poin (0,03%) ke level 3.795,443. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,933 poin (0,13%) ke level 670,975.
Para investor kurang bergairah melakukan transaksi menjelang liburan natal. Kondisi ini ditambah juga dengan tidak adanya bahan bakar baru untuk mendongkrak indeks. Investor juga masih mengantipasi perkembangan krisis utang di Eropa yang hingga saat ini penyelesaiannya masih belum belum jelas.
Sebanyak tujuh sektor berhasil naik. Tiga di antaranya yakni sektor konsumer yang naik 0,90%, sektor industri dasar yang naik 0,82%, dan sektor manufaktur naik 0,80%. Sementara sektor yang mencatatkan penurunan terbesar adalah sektor konstruksi dengan penurunan 1,04% dan sektor keuangan yang turun 0,84%.
Saham-saham yang berhasil naik diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), Astra Internasional (ASII), Gudang Garam (GGRM), dan Bukit Asam (PTBA).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Hero Supermarket (HERO), Jaya Real (JPRT), Sorini Agro (AGRO), dan BFI Finance (BFIN).

Ulasan Teknikal
IHSG

I
HSG belum mampu keluar dari zona flat-nya, terjebak di area resistance 3.811 dan support 3.750. Namun secara keseluruhan kami melihat bahwa IHSG mempunyai potensi untuk menguji resistance di 3.811 tersebut. Penembusan resistance tersebut akan mengakhir trend flat-nya, untuk melaju menuju area 3.830 – 3.875. sementara penuruan IHSG di bawah support 3.750 akan memberi peluang penurunan menuju area 3.700 – 3.666. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.760 – 3.830.

R3    3,831
R2    3,818
R1    3,807
   
Pivot    3,793
   
S1    3,782
S2    3,768
S3    3,757

Stock Pick
SGRO

M
oving average yang golden cross mengindikasikan bahwa trend SGRO mulai bergerak bullish. kondisi ini didukung pula oleh indikator stochastic yang juga golden cross, serta RSI yang uptrend. Terlihat bahwa harga saat ini sedang menguji garis resistance di 3.050. Penembusan resistance tersebut bisa mengkonfirmasi kenaikan menuju target triangle-nya di 3.300, yang juga merupakan area gap yang belum terisi, hingga area 3.350 (FR 161.8%).
Rekomendasi     : Buy break 3.050, stop loss 2.900, target 3.300.
Support                : 2.975, 2.900
Resistance          : 3.050, 3.175

ELSA

T
rend jangka pendek dan menengah ELSA sedang bergerak bullish , hal ini ditunjukkan dengan MA 10 dan 55 yang uptrend. Namun begitu, pergerakan harga seperti akan terhadang pada garis resistance trend jangka panjang ELSA yang masih bearish di area 255. candlestick yang membentuk black body mengindikasikan bahwa seller kembali muncul, sementara stochastic terlihat oversold dan berpeluang dead cross. Kami melihat bahwa jika harga gagal menembus di resistance 255, ELSA berpeluang terkoreksi untuk kembali ke area support di 225– 220. Sebaliknya jika resistance ditembus, maka trend jangka panjang pun akan bergerak reversal dan penguatan ELSA bisa berlanjut menuju area 330.
Rekomendasi     : Buy on support @225, stop loss 210. target 250. Buy break 255, stop loss 235, target 300.
Support                : 225, 210
Resistance          : 255, 290

Rekomendasi   
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-berpeluang-positif-di-akhir-pekan.html

Tanggal December 02, 2011 / 2:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sir Mervyn King, Gubernur Bank of England, memperingatkan minggu ini “tanda-tanda awal krisis kredit, kekhawatiran bahwa hal itu akan menjadi lebih buruk”. Kiyohiko Nishimura, wakil gubernur Bank of Japan, mengatakan ia khawatir suatu “krisis kredit yang akan terus meluas”. ANZ, salah satu bank terbesar Australia, mengamati bahwa “krisis kredit di Eropa telah menyebar ke Asia dan akan menyebar sini juga”. Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan dan Bank Dunia juga mengatakan hal yang sama.
Bank adalah pemasok tradisional kredit – pemerintah yang berutang ke mereka seperti pengisap debu, pinjaman antar bank, perusahaan, dari pedagang tunggal sampai perusahaan raksasa, dan individu. Bank menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan mesin ekonomi; tanpa pelumas maka mesin tersebut dapat overheat. Tapi untuk melaksanakan peran itu, bank pun membutuhkan dana yang biasa disebut core fund budget. Dan hal itu yang menjadikan mesin itu mogok.
Bank secara tradisional adalah sarana investor terbesar di obligasi pemerintah. Dan secara perlahan telah dilemahkan oleh memburuknya krisis utang negara zona euro. Ketika mereka menimbun modal selalu di respon dengan  kredit yang makin langka dan lebih mahal cost refund-nya. Dan jika bank tidak dapat lagi mendanai permintaan kredit di dunia, resesi yang mengancam di zona euro kemungkinan akan lebih dalam, lebih lama dan negara-negara di zona euro harus bertanggung jawab.
Rabu, lima bank yang paling kuat di dunia pusat, di AS, Kanada, Inggris, zona euro dan Swiss, mengumumkan tindakan darurat untuk mempermudah akses dana ke bank. Itu adalah intervensi likuiditas kedua dalam beberapa bulan terakhir.
Karena kekhawatiran atas integritas zona euro telah sedemikian dalam, bank-bank Eropa telah menilai terlalu mahal, semakin sulit atau dalam beberapa kasus tidak mungkin untuk meningkatkan pendanaan dalam pasar obligasi. Sejauh ini mereka telah menutup hampir dua-pertiga dari jumlah dana yang beredar yang jatuh tempo pada 2011. Bagi sebagian besar bank, pasar obligasi telah ditutup selama berbulan-bulan. Persediaan dana dalam bentuk deposito dari para nasabahpun juga langka.

EUR-USD
K
oreksi pergerakan euro sampai ke area 1.35 kecil di atas level 50% fibonacci chart weekly sampai awal perdagangan di bulan Desember ini dapat menjadi dua gambaran dalam teknikalnya; di awal minggu di bulan Desember ini pergerakan reversal terjadi berangkat dari area 1.32 kecil di hari akhir perdagangan bulan November dan ekspektasi koreksi berkelanjutan akan terjadi apabila masuk ke area resisten kedua weekly di area 1.36 dan closing di area tersebut dalam terms dua minggu sesi perdagangan, yang kedua; koreksi ini hanya suatu arena rehat sementara dalam membuat pijakan kuat untuk melanjutkan sentimen tren bearish untuk euro ke area 1.31….dua hal tersebut hanya mampu digerakkan dengan data dari keadaan regional zona euro itu sendiri, yang untuk sementara ini masih jauh dari harapan pasar dan investor.

Rekomendasi :
Buy             : 1.3414, 1.3360    Sell           : 1.3480, 1.3535
TP              : 1.3535                   TP             : 1.3377
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss  : 1.3600

Resisten Level  : 1.3513, 1.3568                    
Support Level    : 1.3410, 1.3363                    
Range Area        : 1.3300 – 1.3535
 

USD-JPY
A
rea 78.39 merupakan double top bagi yen dan merupakan target dalam konfirmasi pelemahan yen dalam mencari pijakan kembali di atas area 77.50 untuk kembali melakukan rally ke area 79.11. Pasar akan terus menguji ketahanan dari pelemahan yen terhadap pengaruh penguatan safe haven (USD indeks), kemungkinan sideways akan terbentuk setidaknya sampai pada penutupan perdagangan tahun ini dan ekspektasi yang cukup besar akan diperlihatkan yen dalam pergerakannya dalam memulai sesi perdagangan 2012 setidaknya sampai ke level harga 80.00, sebagai titik awal menuju 83.83……….

Rekomendasi :
Buy             : 77.70, 77.60        Sell            : 78.00, 78.10
TP              : 78.02                     TP              : 77.60
Stoploss   : 77.10                     Stoploss   : 78.30

Resisten Level  : 77.82, 77.97
Support Level    : 77.49, 77.31
Range Area        : 77.55 – 78.10

GBP-USD
S
edikit berbeda dengan euro bahwa pound benar-benar mencoba untuk hati-hati dalam ‘menyikapi’ keadaan yang sedang berlangsung di Eropa daratan…..range area antara level 23% (1.6150) – 50% (1.5487) fibonacci chart weekly selama tiga bulan terakhir ini dan enggan untuk break, mengisyaratkan tren terbentuk pada saat memang konfirmasi pelemahan atau penguatannya mendapat sinyal kepastian dari BoE dan pihak otoritas-nya, status ekuitas dan tingkat likuiditas dari asset yang bernilai pound.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5620, 1.5555    Sell            : 1.5693, 1.5720
TP              : 1.5777                   TP              : 1.5555
Stoploss   : 1.5400                   Stoploss   : 1.5888

Resisten Level  : 1.5748, 1.5811
Support Level    : 1.5629, 1.5572
Range Area        : 1.5555 – 1.5725
 

USD-CHF
B
ias pada USD-CHF terjadi dan dalam perdagangan yang cukup sempit di area 0.91 – 0.92 karena orientasi pelemahan franc menjadi target dari SNB dalam menopang penguatan kembali franc ke area 0.88….konsolidasi ringan yang terjadi beberapa hari belakang hanya menuji ketahanan pasar franc untuk tetap memproyeksikan diri di pasar cross euro. Area 0.93 merupakan level 50% fibonacci chart weekly dan apabila bulan ini closing di area tersebut maka area tersebut menjadi pondasi rally agar target SNB akan sampai pada perdagangan cross-nya dengan euro di area 1.3………..

Rekomendasi :
Buy             : 0.9132, 0.9100    Sell            : 0.9170, 0.9231
TP              : 0.9206                   TP              : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss   : 0.9333

Resisten Level  : 0.9206, 0.9327
Support Level    : 0.9137, 0.9085
Range Area        : 0.9111-0.9243

AUD-USD
D
olar Australia adalah mata uang dengan performa terbaik untuk hari ketiga berturut-turut dengan muka lebih dari 2,4% terhadap greenback lemah pada siang hari di New York. Dan data yang menunjukkan pertumbuhan kredit yang luas sesuai dengan harapan. Aussie terus mendapatkan keuntungan dari sentimen risiko yang umumnya sehat, bersama dengan positif bisnis-investasi tokoh, pasar optimisme setelah hari pertama KTT Eurogroup menteri keuangan ‘membantu mendorong mata uang Pasifik Selatan bahkan lebih tinggi di atas paritas. Berita pagi ini pun memicu rally besar setelah bank sentral memangkas persyaratan cadangan Cina sebesar 50 basis poin. Terus menambah ‘bahan bakar’ untuk rally adalah upaya yang terkoordinasi oleh bank sentral terbesar di dunia untuk meningkatkan likuiditas dengan memangkas suku swap sebesar 50 basis poin. The Fed, ECB, BoE, Dewan Komisaris RBA, BoJ, dan SNB disepakati untuk secara bersama ‘mengukur’ dalam upaya memerangi krisis likuiditas yang terus menjulang dan mengancam keuangan global karena krisis utang Eropa. Namun, langkah ini tidak mungkin menghilangkan  kekhawatiran penularan lebih lanjut sebagai salah satu masalah solvabilitas, TIDAK likuiditas.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0141, 1.0050    Sell            : 1.0240, 1.0300
TP              : 1.0222                   TP              : 1.0077
Stoploss   : 0.9800                   Stoploss   : 1.0400

Resisten Level    : 1.0298, 1.0356
Support Level      : 1.0164, 1.0090
Range Area         : 1.0040 – 1.0333

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-02-desember-2011.html

Tanggal December 02, 2011 / 2:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sir Mervyn King, Gubernur Bank of England, memperingatkan minggu ini “tanda-tanda awal krisis kredit, kekhawatiran bahwa hal itu akan menjadi lebih buruk”. Kiyohiko Nishimura, wakil gubernur Bank of Japan, mengatakan ia khawatir suatu “krisis kredit yang akan terus meluas”. ANZ, salah satu bank terbesar Australia, mengamati bahwa “krisis kredit di Eropa telah menyebar ke Asia dan akan menyebar sini juga”. Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan dan Bank Dunia juga mengatakan hal yang sama.
Bank adalah pemasok tradisional kredit – pemerintah yang berutang ke mereka seperti pengisap debu, pinjaman antar bank, perusahaan, dari pedagang tunggal sampai perusahaan raksasa, dan individu. Bank menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan mesin ekonomi; tanpa pelumas maka mesin tersebut dapat overheat. Tapi untuk melaksanakan peran itu, bank pun membutuhkan dana yang biasa disebut core fund budget. Dan hal itu yang menjadikan mesin itu mogok.
Bank secara tradisional adalah sarana investor terbesar di obligasi pemerintah. Dan secara perlahan telah dilemahkan oleh memburuknya krisis utang negara zona euro. Ketika mereka menimbun modal selalu di respon dengan  kredit yang makin langka dan lebih mahal cost refund-nya. Dan jika bank tidak dapat lagi mendanai permintaan kredit di dunia, resesi yang mengancam di zona euro kemungkinan akan lebih dalam, lebih lama dan negara-negara di zona euro harus bertanggung jawab.
Rabu, lima bank yang paling kuat di dunia pusat, di AS, Kanada, Inggris, zona euro dan Swiss, mengumumkan tindakan darurat untuk mempermudah akses dana ke bank. Itu adalah intervensi likuiditas kedua dalam beberapa bulan terakhir.
Karena kekhawatiran atas integritas zona euro telah sedemikian dalam, bank-bank Eropa telah menilai terlalu mahal, semakin sulit atau dalam beberapa kasus tidak mungkin untuk meningkatkan pendanaan dalam pasar obligasi. Sejauh ini mereka telah menutup hampir dua-pertiga dari jumlah dana yang beredar yang jatuh tempo pada 2011. Bagi sebagian besar bank, pasar obligasi telah ditutup selama berbulan-bulan. Persediaan dana dalam bentuk deposito dari para nasabahpun juga langka.

EUR-USD
K
oreksi pergerakan euro sampai ke area 1.35 kecil di atas level 50% fibonacci chart weekly sampai awal perdagangan di bulan Desember ini dapat menjadi dua gambaran dalam teknikalnya; di awal minggu di bulan Desember ini pergerakan reversal terjadi berangkat dari area 1.32 kecil di hari akhir perdagangan bulan November dan ekspektasi koreksi berkelanjutan akan terjadi apabila masuk ke area resisten kedua weekly di area 1.36 dan closing di area tersebut dalam terms dua minggu sesi perdagangan, yang kedua; koreksi ini hanya suatu arena rehat sementara dalam membuat pijakan kuat untuk melanjutkan sentimen tren bearish untuk euro ke area 1.31….dua hal tersebut hanya mampu digerakkan dengan data dari keadaan regional zona euro itu sendiri, yang untuk sementara ini masih jauh dari harapan pasar dan investor.

Rekomendasi :
Buy             : 1.3414, 1.3360    Sell           : 1.3480, 1.3535
TP              : 1.3535                   TP             : 1.3377
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss  : 1.3600

Resisten Level  : 1.3513, 1.3568                    
Support Level    : 1.3410, 1.3363                    
Range Area        : 1.3300 – 1.3535
 

USD-JPY
A
rea 78.39 merupakan double top bagi yen dan merupakan target dalam konfirmasi pelemahan yen dalam mencari pijakan kembali di atas area 77.50 untuk kembali melakukan rally ke area 79.11. Pasar akan terus menguji ketahanan dari pelemahan yen terhadap pengaruh penguatan safe haven (USD indeks), kemungkinan sideways akan terbentuk setidaknya sampai pada penutupan perdagangan tahun ini dan ekspektasi yang cukup besar akan diperlihatkan yen dalam pergerakannya dalam memulai sesi perdagangan 2012 setidaknya sampai ke level harga 80.00, sebagai titik awal menuju 83.83……….

Rekomendasi :
Buy             : 77.70, 77.60        Sell            : 78.00, 78.10
TP              : 78.02                     TP              : 77.60
Stoploss   : 77.10                     Stoploss   : 78.30

Resisten Level  : 77.82, 77.97
Support Level    : 77.49, 77.31
Range Area        : 77.55 – 78.10

GBP-USD
S
edikit berbeda dengan euro bahwa pound benar-benar mencoba untuk hati-hati dalam ‘menyikapi’ keadaan yang sedang berlangsung di Eropa daratan…..range area antara level 23% (1.6150) – 50% (1.5487) fibonacci chart weekly selama tiga bulan terakhir ini dan enggan untuk break, mengisyaratkan tren terbentuk pada saat memang konfirmasi pelemahan atau penguatannya mendapat sinyal kepastian dari BoE dan pihak otoritas-nya, status ekuitas dan tingkat likuiditas dari asset yang bernilai pound.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5620, 1.5555    Sell            : 1.5693, 1.5720
TP              : 1.5777                   TP              : 1.5555
Stoploss   : 1.5400                   Stoploss   : 1.5888

Resisten Level  : 1.5748, 1.5811
Support Level    : 1.5629, 1.5572
Range Area        : 1.5555 – 1.5725
 

USD-CHF
B
ias pada USD-CHF terjadi dan dalam perdagangan yang cukup sempit di area 0.91 – 0.92 karena orientasi pelemahan franc menjadi target dari SNB dalam menopang penguatan kembali franc ke area 0.88….konsolidasi ringan yang terjadi beberapa hari belakang hanya menuji ketahanan pasar franc untuk tetap memproyeksikan diri di pasar cross euro. Area 0.93 merupakan level 50% fibonacci chart weekly dan apabila bulan ini closing di area tersebut maka area tersebut menjadi pondasi rally agar target SNB akan sampai pada perdagangan cross-nya dengan euro di area 1.3………..

Rekomendasi :
Buy             : 0.9132, 0.9100    Sell            : 0.9170, 0.9231
TP              : 0.9206                   TP              : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss   : 0.9333

Resisten Level  : 0.9206, 0.9327
Support Level    : 0.9137, 0.9085
Range Area        : 0.9111-0.9243

AUD-USD
D
olar Australia adalah mata uang dengan performa terbaik untuk hari ketiga berturut-turut dengan muka lebih dari 2,4% terhadap greenback lemah pada siang hari di New York. Dan data yang menunjukkan pertumbuhan kredit yang luas sesuai dengan harapan. Aussie terus mendapatkan keuntungan dari sentimen risiko yang umumnya sehat, bersama dengan positif bisnis-investasi tokoh, pasar optimisme setelah hari pertama KTT Eurogroup menteri keuangan ‘membantu mendorong mata uang Pasifik Selatan bahkan lebih tinggi di atas paritas. Berita pagi ini pun memicu rally besar setelah bank sentral memangkas persyaratan cadangan Cina sebesar 50 basis poin. Terus menambah ‘bahan bakar’ untuk rally adalah upaya yang terkoordinasi oleh bank sentral terbesar di dunia untuk meningkatkan likuiditas dengan memangkas suku swap sebesar 50 basis poin. The Fed, ECB, BoE, Dewan Komisaris RBA, BoJ, dan SNB disepakati untuk secara bersama ‘mengukur’ dalam upaya memerangi krisis likuiditas yang terus menjulang dan mengancam keuangan global karena krisis utang Eropa. Namun, langkah ini tidak mungkin menghilangkan  kekhawatiran penularan lebih lanjut sebagai salah satu masalah solvabilitas, TIDAK likuiditas.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0141, 1.0050    Sell            : 1.0240, 1.0300
TP              : 1.0222                   TP              : 1.0077
Stoploss   : 0.9800                   Stoploss   : 1.0400

Resisten Level    : 1.0298, 1.0356
Support Level      : 1.0164, 1.0090
Range Area         : 1.0040 – 1.0333

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-02-desember-2011.html

Tanggal December 02, 2011 / 2:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sir Mervyn King, Gubernur Bank of England, memperingatkan minggu ini “tanda-tanda awal krisis kredit, kekhawatiran bahwa hal itu akan menjadi lebih buruk”. Kiyohiko Nishimura, wakil gubernur Bank of Japan, mengatakan ia khawatir suatu “krisis kredit yang akan terus meluas”. ANZ, salah satu bank terbesar Australia, mengamati bahwa “krisis kredit di Eropa telah menyebar ke Asia dan akan menyebar sini juga”. Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan dan Bank Dunia juga mengatakan hal yang sama.
Bank adalah pemasok tradisional kredit – pemerintah yang berutang ke mereka seperti pengisap debu, pinjaman antar bank, perusahaan, dari pedagang tunggal sampai perusahaan raksasa, dan individu. Bank menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan mesin ekonomi; tanpa pelumas maka mesin tersebut dapat overheat. Tapi untuk melaksanakan peran itu, bank pun membutuhkan dana yang biasa disebut core fund budget. Dan hal itu yang menjadikan mesin itu mogok.
Bank secara tradisional adalah sarana investor terbesar di obligasi pemerintah. Dan secara perlahan telah dilemahkan oleh memburuknya krisis utang negara zona euro. Ketika mereka menimbun modal selalu di respon dengan  kredit yang makin langka dan lebih mahal cost refund-nya. Dan jika bank tidak dapat lagi mendanai permintaan kredit di dunia, resesi yang mengancam di zona euro kemungkinan akan lebih dalam, lebih lama dan negara-negara di zona euro harus bertanggung jawab.
Rabu, lima bank yang paling kuat di dunia pusat, di AS, Kanada, Inggris, zona euro dan Swiss, mengumumkan tindakan darurat untuk mempermudah akses dana ke bank. Itu adalah intervensi likuiditas kedua dalam beberapa bulan terakhir.
Karena kekhawatiran atas integritas zona euro telah sedemikian dalam, bank-bank Eropa telah menilai terlalu mahal, semakin sulit atau dalam beberapa kasus tidak mungkin untuk meningkatkan pendanaan dalam pasar obligasi. Sejauh ini mereka telah menutup hampir dua-pertiga dari jumlah dana yang beredar yang jatuh tempo pada 2011. Bagi sebagian besar bank, pasar obligasi telah ditutup selama berbulan-bulan. Persediaan dana dalam bentuk deposito dari para nasabahpun juga langka.

EUR-USD
K
oreksi pergerakan euro sampai ke area 1.35 kecil di atas level 50% fibonacci chart weekly sampai awal perdagangan di bulan Desember ini dapat menjadi dua gambaran dalam teknikalnya; di awal minggu di bulan Desember ini pergerakan reversal terjadi berangkat dari area 1.32 kecil di hari akhir perdagangan bulan November dan ekspektasi koreksi berkelanjutan akan terjadi apabila masuk ke area resisten kedua weekly di area 1.36 dan closing di area tersebut dalam terms dua minggu sesi perdagangan, yang kedua; koreksi ini hanya suatu arena rehat sementara dalam membuat pijakan kuat untuk melanjutkan sentimen tren bearish untuk euro ke area 1.31….dua hal tersebut hanya mampu digerakkan dengan data dari keadaan regional zona euro itu sendiri, yang untuk sementara ini masih jauh dari harapan pasar dan investor.

Rekomendasi :
Buy             : 1.3414, 1.3360    Sell           : 1.3480, 1.3535
TP              : 1.3535                   TP             : 1.3377
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss  : 1.3600

Resisten Level  : 1.3513, 1.3568                    
Support Level    : 1.3410, 1.3363                    
Range Area        : 1.3300 – 1.3535
 

USD-JPY
A
rea 78.39 merupakan double top bagi yen dan merupakan target dalam konfirmasi pelemahan yen dalam mencari pijakan kembali di atas area 77.50 untuk kembali melakukan rally ke area 79.11. Pasar akan terus menguji ketahanan dari pelemahan yen terhadap pengaruh penguatan safe haven (USD indeks), kemungkinan sideways akan terbentuk setidaknya sampai pada penutupan perdagangan tahun ini dan ekspektasi yang cukup besar akan diperlihatkan yen dalam pergerakannya dalam memulai sesi perdagangan 2012 setidaknya sampai ke level harga 80.00, sebagai titik awal menuju 83.83……….

Rekomendasi :
Buy             : 77.70, 77.60        Sell            : 78.00, 78.10
TP              : 78.02                     TP              : 77.60
Stoploss   : 77.10                     Stoploss   : 78.30

Resisten Level  : 77.82, 77.97
Support Level    : 77.49, 77.31
Range Area        : 77.55 – 78.10

GBP-USD
S
edikit berbeda dengan euro bahwa pound benar-benar mencoba untuk hati-hati dalam ‘menyikapi’ keadaan yang sedang berlangsung di Eropa daratan…..range area antara level 23% (1.6150) – 50% (1.5487) fibonacci chart weekly selama tiga bulan terakhir ini dan enggan untuk break, mengisyaratkan tren terbentuk pada saat memang konfirmasi pelemahan atau penguatannya mendapat sinyal kepastian dari BoE dan pihak otoritas-nya, status ekuitas dan tingkat likuiditas dari asset yang bernilai pound.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5620, 1.5555    Sell            : 1.5693, 1.5720
TP              : 1.5777                   TP              : 1.5555
Stoploss   : 1.5400                   Stoploss   : 1.5888

Resisten Level  : 1.5748, 1.5811
Support Level    : 1.5629, 1.5572
Range Area        : 1.5555 – 1.5725
 

USD-CHF
B
ias pada USD-CHF terjadi dan dalam perdagangan yang cukup sempit di area 0.91 – 0.92 karena orientasi pelemahan franc menjadi target dari SNB dalam menopang penguatan kembali franc ke area 0.88….konsolidasi ringan yang terjadi beberapa hari belakang hanya menuji ketahanan pasar franc untuk tetap memproyeksikan diri di pasar cross euro. Area 0.93 merupakan level 50% fibonacci chart weekly dan apabila bulan ini closing di area tersebut maka area tersebut menjadi pondasi rally agar target SNB akan sampai pada perdagangan cross-nya dengan euro di area 1.3………..

Rekomendasi :
Buy             : 0.9132, 0.9100    Sell            : 0.9170, 0.9231
TP              : 0.9206                   TP              : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss   : 0.9333

Resisten Level  : 0.9206, 0.9327
Support Level    : 0.9137, 0.9085
Range Area        : 0.9111-0.9243

AUD-USD
D
olar Australia adalah mata uang dengan performa terbaik untuk hari ketiga berturut-turut dengan muka lebih dari 2,4% terhadap greenback lemah pada siang hari di New York. Dan data yang menunjukkan pertumbuhan kredit yang luas sesuai dengan harapan. Aussie terus mendapatkan keuntungan dari sentimen risiko yang umumnya sehat, bersama dengan positif bisnis-investasi tokoh, pasar optimisme setelah hari pertama KTT Eurogroup menteri keuangan ‘membantu mendorong mata uang Pasifik Selatan bahkan lebih tinggi di atas paritas. Berita pagi ini pun memicu rally besar setelah bank sentral memangkas persyaratan cadangan Cina sebesar 50 basis poin. Terus menambah ‘bahan bakar’ untuk rally adalah upaya yang terkoordinasi oleh bank sentral terbesar di dunia untuk meningkatkan likuiditas dengan memangkas suku swap sebesar 50 basis poin. The Fed, ECB, BoE, Dewan Komisaris RBA, BoJ, dan SNB disepakati untuk secara bersama ‘mengukur’ dalam upaya memerangi krisis likuiditas yang terus menjulang dan mengancam keuangan global karena krisis utang Eropa. Namun, langkah ini tidak mungkin menghilangkan  kekhawatiran penularan lebih lanjut sebagai salah satu masalah solvabilitas, TIDAK likuiditas.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0141, 1.0050    Sell            : 1.0240, 1.0300
TP              : 1.0222                   TP              : 1.0077
Stoploss   : 0.9800                   Stoploss   : 1.0400

Resisten Level    : 1.0298, 1.0356
Support Level      : 1.0164, 1.0090
Range Area         : 1.0040 – 1.0333

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha