Search Results : harga emas 2013

Tanggal April 16, 2013 / 4:15 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Strategydesk – Rentetan peristiwa yang terjadi selama dua hari terjadi memicu aksi jual panik di pasar keuangan dunia, yang mempengaruhi pergerakan sebagian mata uang.
Dimulai dari data ekonomi China, yang menunjukkan perlambatan, menambah keraguan akan tingkat pemulihan ekonomi global. Data ini menyusul data ekonomi AS, dimana juga buruk. Kemudian aksi jual komoditas, di mana emas mencapai level terendahnya dalam dua tahun terakhir.
Sentimen pasar semakin jatuh menyusul ledakan bom di Boston. Kepolisian setempat menyebut ledakan itu menewaskan dua orang dan melukai 23 lainnya. Penyebab ledakan itu belum jelas, tapi memicu kekhawatiran itu tindakan terorisme, inilah faktor yang menambah aksi jual panik.
Seiring dengan mulai tenangnya pasar, ada sedikit pergerakan naik di beberapa mata uang. Namun, sentiment pasar masih bearish, jadi masih rentan akan gejolak lanjutan. Bila 1-2 hari ke depan absen berita buruk, pasar minimal bisa stabil, atau paling tidak berkurang kejatuhannya. Namun beberapa mata uang masih dihinggapi sentiment bearish, terkait dengan kondisi fundamental terkait.

 

EUR-USD

Berhasil menyentuh high di $1,3083, EUR-USD melorot lagi, terlihat masih bearish. Pair ini masih bergerak di kisaran $1,30. Data sentimen investor Jerman menjadi penentu apakah bisa pair ini bertahan di kisaran itu. Selain itu, Presiden ECB Mario Draghi akan berpidato malam nanti. Posisi pair ini ada di 23,6% retracement  penguatan 4-11 April di $1,3043. Bila gagal bertahan di $1,30, akan mencoba menuju ke 38,2% di $1,2987.

Rekomendasi harian :

Peluang buy EUR-USD di 1.3031 dengan target take profit 1.3122, dimana stop loss 1.3005. Peluang buy berikutnya 1.2970 dengan target take profit 1.3061, dimana stop loss bila penutupan harian dibawah 1.3000. Buy break 1.3122 dengan target take profit 1.3199, dimana stop loss 1.3092.

Sell bila di 1.3214 dengan target take profit 1.3122, dimana stop loss 1.3244. Sell break 1.2939 dengan target take profit 1.2878, dimana stop loss 1.2970.

USD-JPY
Pasca mengalami kejatuhan tajam karena aksi jual panik, USd-JPY berhasil menanjak kembali. Namun rebound ini rentan menjelang pertemuan G-20, di mana bisa menjadi forum untuk mengkritik Jepang atas kebijakannya. Bila ternyata Jepang lolos dari kritik, tren penguatan bisa berlanjut, untuk target jangka pendek di 98-99.

Rekomendasi harian :
Peluang buy USD-JPY di 96.87 dengan target take profit 97.65, dimana stop loss 96.60. Peluang buy kembali 96.48 dengan target take profit 97.35, dimana stop loss 96.09.

Peluang untuk sell 98.04 dengan target take profit 97.26, dimana stop loss bila penembusan 98.43. Gagal tembus 98.88 bisa dilakukan aksi sell dengan kisaran bawahnya 98.63, dimana take profit 97.94, stop loss penutupan harian diatas 98.88.

GBP-USD
GBP-USD masih stabil hari ini menyusul data inflasi Inggris yang menunjukan stabilitas harga. mengindikasikan pasar masih ragu mengangkatnya ke atas, tapi juga belum ada alasan baru untuk menjatuhkannya lagi. Pair ini bertengger di $1,5296, berusaha kembali ke $1,5300. Pair ini sedang berada di 23,6% retracement 10 Maret-7 April di $1,5272, bila ditutup di bawah itu akan mencoba ke  38,2% di $1,5183.

Rekomendasi harian :
GBP-USD ada peluang buy di 1.5258 dengan target take profit 1.5350, dimana stop loss 1.5230. Buy break 1.5380 dengan target take profit 1.5456, dimana stop loss penutupan harian dibawah 1.5380.

Sell break 1.5212 dengan target take profit 1.5136, dimana stop loss 1.5243. Sell 1.5365 dengan target take profit 1.5289, dimana stop loss bila ada penembusan 1.5380-nya.

USD-CHF
Berhasil kembali ke atas 0,9300, USD-CHF melanjutkan rebound-nya dari level terendah dalam 2 bulan. Namun, rebound ini masih rentan, terlihat dari kegagalannya mempertahankan high 0,9327. Belum ada faktor yang cukup kuat untuk mengangkatnya. Target terdekat adalah level 0,9340.

Rekomendasi harian :
Peluang buy di USD-CHF 0.9248 dengan target take profit 0.9307, dimana stop loss 0.9224. Buy 0.9216 dengan target take profit 0.9277, dimana stop loss 0.9185.

Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9285, dimana stop loss 0.9361.Sell 0.9384 dengan target take profit 0.9338, dimana stop loss 0.9414.

AUD-USD
Berusaha bangkit dari kejatuhan dalam, AUD-USD menyentuh high di $1,0378, tapi sayang melorot lagi di sesi Eropa ke $1,0352. Ada beberapa faktor yang membenamkannya, satu-satunya RBA Minutes yang buka peluang pangkas rate. Penting bagi pair ini untuk bisa ditutup di atas Moving Average 200 hari $1,0394 untuk bisa melanjutkan rebound-nya.

Rekomendasi harian :
Peluang buy 1.0299 dengan target take profit 1.0376, dimana stop loss penutupan dibawah 1.0284. Buy break 1.0376 dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss 1.0345.

Sell 1.0437 dengan target take profit 1.0376, dimana stop loss penutupan diatas 1.0437.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-16-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-16-april-2013.html

Tanggal April 11, 2013 / 2:12 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Emas masih bearish hari ini meski setelah mencatat kejatuhan tertajam dalam lima bulan terakhir kemarin karena FOMC Minutes dan  proyeksi suram dari Goldman Sachs.

Beberapa anggota the Fed dalam rapat bulan lalu menyatakan program pembelian obligasi bisa dikurangi akhir tahun. Dalam FOMC minutes itu disebutkan ada pejabat yang berpendapat program pembelian perlu dihentikan akhir Desember nanti bila kondisi lapangan kerja membaik. Meski akhirnya diputuskan bahwa program itu tetap berjalan seperti rencana, pendapat beberapa anggota itu itu langsung menghujam emas.

Emas juga turun setelah Goldman Sachs memangkas proyeksi harga emas jangka pendek dan panjangnya. Hedge fund itu kini memperkirakan emas berada di level $1.450 di akhir tahun ini, turun dari proyeksi sebelumnya yang $1.600. Untuk tahun depan, Goldman memperkirakan harga emas $1.270. Goldman bukan satu-satunya lembaga investasi yang bearish terhadap logam mulia itu. Deutsche Bank kemarin memangkas proyeksi harga emas sebesar 11,8%. Credit Suisse juga memangkas prediksinya minggu lalu.

Menambah tekanan ke emas, Siprus berencana melepas sebagian cadangan emasnya untuk menutupi biaya bailout. Siprus sepakat untuk menjual sebagian cadangan emasnya sebesar  400 juta euro untuk kontribusi  bantuan finansial, langkah yang memicu spekulasi bakal menjadi preseden untuk negara peneriman bailout lainnya.

Emas kini diperdagangkan di $1.557 per troy ons, setelah sempat jatuh ke low di $1.553. Dalam perdagangan kemarin, harga anjlok $33.

 

Rekomendasi harian :
Peluang buy XAU-USD 1542.95 dengan target take profit 1550.70-1554.70, stop loss bila ada penembusan 1540.00 (low 04/04/13). Selanjutnya peluang buy break 1562.50 dengan target take profit 1570.30, stop loss 1558.60.

Peluang sell break 1539 dengan target take profit 1531.25, dimana stop loss bila ada perbalikan arah dan kembali tembus 1546.90. Sell 1574.25 dengan target take profit 1566.40, dimana stop loss penembusan 1578.15.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/jatuh-tajam-emas-coba-bangkit.html

Tanggal April 01, 2013 / 4:25 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak anjlok hari ini karena aksi ambil untung menyusul reli harga di beberapa sesi sebelumnya yang membawanya ke level tertinggi dalam tujuh minggu terakhir.

Harga sempat menyentuh level tertinggi sejak Februari, namun aksi ambil untung memukulnya. Profit taking terjadi di tengah kondisi perdagangan sepi karena banyak pasar di Asia dan Eropa yang ditutup untuk libur Paskah. Menurut analis, tidak mengejutkan terjadi koreksi karena harga sudah naik dalam enam minggu terakhir mengikuti perbaikan indikator ekonomi AS.

Data indeks manufaktur China yang tidak sesuai prediksi juga mengurangi minat investor pada saham dan komoditas. Minggu ini, perhatian pasar masih tertuju ke  perkembangan di Siprus, dengan tiap eskalasi masalah bisa menekan harga minyak. Di akhir pekan, bank sentral Siprus memastikan deposan besar, yang punya simpanan di atas 100.000 euro, di Bank of Cyprus, terbesar di negara itu akan kehilangan 60% simpanannya. Prosentase itu di atas rencana sebelumnya 30-40%. Ini merupakan bagian dari kesepakatan bailout antara Siprus dengan Uni Eropa.

Fokus juga tertuju ke data AS, terutama non-farm payroll yang akan diumumkan Jumat nanti. Untuk hari ini, ada Indeks PMI manufaktur, ISM manufaktur dan construction spending. Pada jam 16:06 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Mei merosot 50 sen ke $96,73 per barel, setelah sempat menyentuh $97,80.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-anjlok-karena-profit-taking.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-anjlok-karena-profit-taking.html

Tanggal March 28, 2013 / 11:58 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Harga emas mulai menanjak pada perdagangan hari ini di Asia, didorong oleh permintaan safe haven di tengah krisis utang Eropa serta perkiraan The Fed akan menlanjutkan kebijakan stimulusnya.

Krisis utang Eropa kembali mencuat, setelah sebelumnya pasar cemas akan masalah keuangan Siprus, kini giliran Italia yang masih dirundung ketidakpastian politik. Gagalnya Ityalia membentuk pemerintah yang baru menyebabkan yield obligasi Italia tenor 5 tahun naik ke level tertinggi sejak Oktober dalam lelang kemarin. Hal itu, mencerminkan kekhawatiran investor mengenai kondisi politik di sana. Yield obligasi itu naik ke 3,53%, sedangkan yield obligasi tenor 10 tahun naik ke 4,73%.  

Sementara di Siprus, muncul keresahan bahwa skema bailout Siprus akan digunakan sebagai model program penyelamatan di masa mendatang. Karena itu, dikhawatirkan bakal terjadi arus dana keluar (capital outflow) secara massif yang dapat melumpuhkan sistem finansial di kawasan. Bila ini terjadi tentu dapat memperburuk krisis.

Kekhawatiran krisis utang Eropa tersebut telah memakasa investor lari dari dari asset beresiko, untuk berpaling pada asset safe haven, salah satunya Emas. Bergerak anomali, logam mulia tersebut kini bergerak seirama dengan dollar, yang seharusnya menjadi rival dalam pergerakannya.

Selain krisis utang Eropa, sentimen positif emas juga didapat dari adanya perkiraaan The Fed akan tetap melanjutkan kebijakan stimulusnya, meski ekonomi AS mulai membaik. Hal ini ditegaskan oleh salah satu pejabat yang mengatakan bahwa stilmus masih diperlukan hingga lapangan kerja membaik. Kebijakan stimulus merupakan faktor pendorong kenaikan emas dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara dari sudut teknikal, emas sepertinya masih terjebak pada pola flat-nya. Bertahan di atas support $1.589, namun juga belum mampu menembus resistance di $1.617. Untuk terbebas dari trend flat-nya tersebut, salah satu dari kedua level tersebut harus ditembus. Jika resistance ditembus, maka trend bullish emas bisa berlanjut menuju kisaran $1.625 – $1.635. Sedangkan jika support yang ditembus, penurunan emas selanjutnya akan fokus di kisaran $$1.554 – 1.562. 


Rekomendasi 

Sell @$1.616, stop loss 1.620, target $1.590

Buy@$1.590, stop loss $1.586, target $1.600

 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/krisis-utang-eropa-mencuat-emas-dilirik-sebagai-safe-haven.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/krisis-utang-eropa-mencuat-emas-dilirik-sebagai-safe-haven.html

Tanggal March 27, 2013 / 4:58 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak terkoreksi hari ini setelah mencatat reli tajam semalam berkat data ekonomi AS yang mengindikasikan pemulihan. Pasar kini menunggu data cadangan energi AS.

Durable goods orders naik 5% pada Februari dan indeks harga rumah SP/Case Shiller mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 2006. Data durable menambah kepercayaan PDB AS kuartal pertama akan tumbuh signifikan. Sayangnya data lainnya tidak sesuai harapan, sentimen konsumen dan penjualan rumah baru turun. Indeks manufaktur Richmond juga merosot.

Tapi para analis memperingatkan terlalu dini untuk melupakan krisis utang Eropa. Drama krisis kini beralih ke Siprus, yang sempat diambang kebangkrutan sebelum ada kesepakatan Senin lalu. Namun kesepakatan bailout Siprus knii menimbulkan kecemasan baru. kekhawatiran di pasar bahwa nasabah dan pemegang obligasi besar yang harus menanggung biaya  program bailout di masa mendatang, seperti dalam program bantuan untuk Siprus.

Pasar kini menunggu data Energy Information Administration (EIA), yang diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak bertambah 700.000 barel minggu lalu. Pada jam 16:40 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Mei turun 47 sen ke $95,87 per barel. Kontrak itu kemarin meraih $96,42, tertinggi sejak 20 Februari.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-koreksi-pasca-reli.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal March 16, 2013 / 2:35 am. Oleh: Amin

Citigroup mencatat dalam sebuah laporan bahwa perusahaan Tencent memperoleh 34 persen lebih penghasilannya untuk kuartal terakhir dan laba bersih naik 49 persen per tahun. Perusahaan ini mempertahankan peringkat Buy, dengan target harga yang ditetapkan pada $ 325. Sebelumnya, Securities Times turut melaporkan bahwa Pimpinan Tencent, Ma Hua Teng mengatakan bahwa bisnis WeChat masih dalam tahap promosi dan hal yang paling penting adalah tetap melanjutkan dalam pasar internasional. Ma menambahkan bahwa bisnis baru WeChat telah menarik banyak perhatian dari industry dan pelanggan Tencent dan telah menjadi asset penting bagi perusahaan dalam memasuki pasar dunia.

 

Katalis positif dari sisi fundamental dapat memberikan dampak positif pada penguatan saham perusahaan Tencent dalam jangka menengah. Sedangkan dari sisi teknikal, trend saham Tencent masih berada dalam trend netral yang saat in dalam pelemahan untuk konsolidasi dari trend bullish yang sebelumnya mendominasi. Penguatan stabil diatas level 269.90 akan menjadi sinyal awal kembalinya trend bullish jangka panjang saham Tencent dengan target penguatan ke level 274.20, 278.20, 286.40 dan 303.20. Pelemahan saham Tencent akan terfokus pada level 253.00 dan 239.25.

 

Rekomendasi harian: (Buy on weakness)

 

Buy/Beli saham perusahaan Tencent di level 263.80-262.60 dengan target ambil untung di level 269.50, 274.20 dan 286.40 dengan target stop loss di level 261.00.

Sell/Jual saham perusahaan Tencent di level 286.40 dengan target ambil untung di level dengan 274.40, 269.60, 259.40 target stop loss di level 287.50.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/analisa-saham-tencent1.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/analisa-saham-tencent1.html

Tanggal March 12, 2013 / 12:07 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Harga emas masih bergerak dalam kisaran yang sempit. Pesona si kuning ini memudar seiirng dengan membaiknya outlook ekonomi global serta reli bursa saham.
Saat ini investor lebih melirik asset beresiko, seperti bursa saham. Hal ini terlihat dari penguatan bursa Wall Street yang mencatatkan rekor sepanjang masa. Semalam, indeks Dow Jones kembali menguat untuk kelima kali berturut-turut ke level 14.447,29, atau naik sekitar 0,35%.
Reli yang terjadi di bursa saham menunjukkan bahwa investor saat ini tengah menjauh dari asset beresiko. Hal ini dikarenakan sejumlah data-data ekonomi yang terakhir menunjukkan adanya sinyal pemulihan di negara Paman Sam tersebut.
Namun, emas masih diuntungkan oleh aksi beli fisik dari Asia. Selain itu, kekhawatiran pemotongan anggaran AS bisa saja mendorong permintaan permintaan sebagai safe.
Sementara dari sisi teknikal, belum ada perubahan trend yang signifikan. Emas masih terjebak di kisaran support $1.564.64 dan resistance $1.587. Namun terlihat bahwa dalam dua hari terakhir emas terus bergerak menjauhi support tersebut. Hal ini membuka potensi bagi emas untuk melakukan breakout pada resistance $1.587, yang sekaligus mengakhiri trend flat yang sudah berlangsung kurang lebih tiga minggu, untuk fokus pada kenaikan berikutnya di area $1.593.75 – $1.600.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pesona-emas-memudar-seiring-reli-bursa-saham.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pesona-emas-memudar-seiring-reli-bursa-saham.html

Tanggal March 11, 2013 / 4:09 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei awali perdagangan pekan ini berhasil menguat menyusul penguatan saham-saham keuangan dan ekspor yang banyak diburu investor berkat pelemahan yen. Harapan pemulihan ekonomi AS membuat investor memburu aset-aset berisiko. Selain itu, harapan pelonggaran moneter bank sentral Jepang masih memberi dorongan kuat.

Pelemahan yen terhadap dollar yang mencapai lebih dari 96, merupakan pelemahan sejak Agustus 2009. Tidak lepas dampak dari membaiknya serangkaian data AS. CEO Myojo Asset Management, Makoto Kikuchi mengatakan jika perusahaan-perusahaan di bulan April atau Mei, memproyeksikan rata-rata perolehan laba mereka hingga 60% hingga tahun berjalan yang berakhir 2014. Indeks Nikkei di bulan Juni nanti bisa mencapai 13.000.

Indeks Nikkei ditutup naik 0,5% ke posisi 12.349,05. Indeks Topix melonjak 1,9% menjadi 1.039,98.

Saham Mizuho Financial Group Inc menguat 4,9%. UFJ Financial Group Inc naik 6,4%. Untuk saham ekspor, Honda Motor Co Ltd dan Nissan Motor Co Ltd naik 2,6% dan 3,2%.

Sementara itu, saham Sharp Corp jatuh 3,1% setelah surat kabar Asahi mengatakan Hon Hai Precision Industry Co Ltd, tidak akan berinvestasi bilamana melebihi tenggat waktu yang ditentukan pada 26 Maret nanti.

Di Korsel, indeks Kospi mengalami penurunan hari ini, dimana saham-saham otomotif mengalami kejatuhan dampak dari pelemahan yen yang dapat mempengaruhi daya saing produk di luar negeri. Meski mengalami penurunan, indeks masih relatif terbatas karena aksi beli yang dilakukan institusi lokal bilamana indeks terlihat menembus suport psikologisnya.

Saham Hyundai Motor jatuh 2,3%, ini merupakan penurunan harian untuk keempat kalinya. Sedangkan Kia Motors jatuh 2,1%.

Indeks Kospi ditutup turun 0,1% ke posisi 2.003,35.

Sementara itu, indeks Hang Seng ditutup flat hari ini, dimana saham-saham yang terkait dengan Cina mengalami penurunan karena imbas dari kecemasan investor terhadap data ekonomi yang dirilis akhir pekan lalu mengecewakan. Investor juga khawatir dengan data ekonomi yang kurang baik ini membuat perusahaan akan menurunkan proyeksi labanya dan berakibat kinerja keuangan melorot, khususnya di Cina.

Indeks Hang Seng ditutup flat di 23.090,80. Sedangkan indeks H-shares turun 0,4% dan indeks Shanghai melemah 0,4%.

Saham CNOOC jatuh 1,15 karena penurunan harga minyak dunia setelah data ekonomi China tidak sesuai harapan. Inflasi naik 3,2% selam Februari, tertinggi dalam 10 bulan. Penjualan ritel tumbuh 12,3%, di bawah prediksi 15%. Output industri naik 9,9%, prediksi 10,6%. Semua data itu bisa menimbulkan keraguan atas prospek pertumbuhan China.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/nikkei-naik-kospi-turun-hang-seng-flat.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/nikkei-naik-kospi-turun-hang-seng-flat.html

Tanggal February 25, 2013 / 5:33 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk- Emas akhirnya menjauh dari level terendah tujuh bulannya. Di akhir perdagangan minggu lalu, harga emas berhasil rebound berkat masih adanya harapan stimulus The Fed.
Dipadu dengan aksi bargain hunting setelah harga turun menuju level terendah tujuh bulannya, harga emas kembali terangkat setelah serangkaian data ekonomi AS yang masih mendukung perlunya stimulus.
Data-data AS seperti data ketenagakerjaan, manufaktur, dan data inflasi yang dirilis minggu kemarin menunjukkan bahwa perekonomian AS masih belum sepenuhnya pulih. Dengan serangkaian data yang cenderung jelek tersebut, pelaku pasar melihat masih adanya peluang bagi The Fed untuk melanjutkan kebijakan stimulusnya.
Pelonggaran moneter yang dilakukan oleh bank sentral di dunia telah mendongkrak harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Di saat investor cemas akan depresiasi mata uang, maka mereka mencari asset lindung nilai terhadap penurunan mata unag serta inflasi akibat pencetakan uang. Emas diyakini investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi
Namun, beberapa analis melihat bahwa outlook emas masih tetap bearish untuk saat ini. Mereka melihat bahwa meski data-data yang dirilis akhir minggu kemarin mengecewakan, secara keseluruhan ekonomi masih AS positif. Mereka menambahkan bahwa dengan tidak adanya tekanan pada inflasi, maka minat beli terhadap emas semakin berkurang.
Sementara itu, dalam perdagangan hari ini di Asia, harga emas masih terlihat flat. Investor masih khawatir akan ketidakpastian politik di Italia menjelang pemilu serta dampaknya terhadap mata uang euro. Masalahnya, ada tiga kekuatan yang memperebutkan kekuaasaan, salah satunya Silvio Berlusconi. Dia berambisi berkuasa lagi dan berjanji akan membatalkan pajak properti dan sebagian kebijakan pemerintah saat ini. Hal ini memberi kecemasan bahwa langkah tersebut bisa merusak upaya konsolidasi fiskal dan pengentasan krisis. SP dalam laporannya mengatakan bahwa ada risiko setelah pemilu 24-25 Februari hilangnya momentum reformasi untuk memperbaiki prospek ekonomi Italia.
Sementara dari sisi teknikal terlihat bahwa secara keseluruhan harga emas masih cenderung bearish. Indikator stochastic memang masih menunjukkan potensi rebound. Namun, selama masih gagal bertahan di atas resistance-nya saat ini di $1.600, harga emas masih bearish, dengan potensi penurunan menuju kisaran $1.532 – $1.522.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-menjauh-dari-level-terendah-tujuh-bulan-outlook-masih-bearish.html

Tanggal February 22, 2013 / 8:45 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Nathanael Rothschild kalah dalam usahanya untuk kembali merebut tampuk pimpinan dari BUMI Plc. Kita masih harus melihat bagaimana reaksi dari pasar. Jika secara teknikal, posisi harga saham BUMI kemarin memang tidak terlalu bagus, karena ditutup dibawah suport 970 telah membuka potensi koreksi hingga 850. Akan tetapi, bisa saja euphoria pasar menyambut voting tadi malam bisa mengangkat harga saham ini. Kami masih memberikan rekomendasi Sell On Strength untuk saham BUMI karena apapun hasil dari voting, sepertinya hanya bakal memberikan pengaruh yang kecil pada kinerja fundamental perusahaan.
Sentimen pasar diperkirakan masih akan sepi, karena indeks Dow Jones Industrial semalam hanya turun tipis
-46.92 poin (-0.34%) dan ditutup di level 13,880.62. Meski hanya tipis, penutupan ini adalah sebuah signal negatif, karena penutupan DJI dibawah suport di level 13900.
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi pada kisaran sempit 4610-4660. Trend naik IHSG sangat bergantung dari kelanjutan aliran dana asing yang selama ini masih terus masuk ke bursa.  Penutupan dibawah 4610 akan menjadi mengakhiri trend naik IHSG.

Global Outlook
S
aham Asia masih bergerak negatif hari ini, melanjutkan kejatuhan kemarin menyusul data ekonomi Eropa dan AS yang mengecewakan. Selain itu, isu pengetatan moneter dan properti di China juga menekan sentimen pasar.
Indeks MSCI Asia Pasifik melemah  0,3% ke 133,13 di Tokyo, setelah anjlok 1,5% kemarin.  Indeks Nikkei turun 1,0% karena kecemasan mengenai ekonomi AS dan Eropa. Indeks Kospi dibuka merosot 0,4% dan indeks Hang Seng melemah 0,8%. Wall Street juga jatuh, dengan indeks Dow Jones melorot 0,34%. Saham global bertumbangan kemarin setelah sentimen pasar digoyang oleh isu hedge fund melepas posisi di komoditas dan kekhawatiran the Fed bakal mengurangi stimulusnya.
Sentimen semakin tertekan setelah data ekonomi Eropa ternyata tidak menunjukkan perbaikan. Indeks manufaktur zona euro ternyata turun ke 47,3 di Februari dari 48,6 di Januari. Di AS, data ekonomi terlihat beragam, initial jobless claims mencatat kenaikan dan indeks manufaktur Midwest (Philadelphia Fed) semakin anjlok. Hanya existing home sales yang mencatat kenaikan.
Bank Sentral China diberitakan menyerap likuiditas dalam jumlah substansial selama minggu ini dan ada rencana untuk memperketat sektor properti agar meredam laju harga. Pasar keuangan sepertinya dalam fase transisi, setelah mencatat reli di awal tahun, kini waktunya penyesuaian dengan adanya berita buruk dan data yang memperlihatkan realitas terkini.  Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan bertemu Presiden Obama di Washington hari ini, yang dicermati pasar karena ada pengaruhnya pada ekonomi Jepang.
Sentimen terhadap Eropa juga negatif karena ketidakpastian menjelang pemilu Italia akhir pekan ini. Ada kekhawatiran Silvio Berlusconi memimpin lagi dan merusak upaya konsolidasi fiskal yang dirintis pemerintahan saat ini. Pasar menunggu data PDB dan sentimen bisnis Jerman yang mungkin dapat mempengaruhi pergerakan.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tirpis sebesar 2,047 poin (0,04%) ke level 4.632,404 pada penutupan perdagangan Kamis (21/02/2013).
Sempat mencatata rekor intraday di 4.651,128, namun gempuran aksi profit taking investor akhirnya menyeret IHSG ke zona merah . Sementara asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp 824,81 miliar di seluruh pasar.
Sementara itu, mayoritas bursa regional memerah mengekor bursa Wall Street setelah adanya perdebatan mengenai penghentian stimulus The Fed. Koreksi dari bursa regional ini kemudian membebani kinerja bursa lokal.
Sebanyak enam sektor melemah. Penurunan terbesar dialami sektor pertambangan yang minus 1,22%. Sebaliknya, sektor perdagangan mengalami penguatan paling besar yaitu 0,81%.
Saham-saham yang di antaranya Lionmesh (LMSH), Lion Metal (LION), Elang Mahkota (EMTK), dan Indosprings (INDS).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Century Textille (CNTX), Bank Mayapada (MAYA), Centris (CMPP), dan Bukit Asam (PTBA).

Ulasan Teknikal
IHSG

B
elum ada perubahan trend, IHSG masih tetap bullish meski kemarin terkoreksi. IHSG juga masih mampu bertahan di atas support 4.610, artinya trend jangka pendek masih bullish karena belum adanya support yang ditembus. Kondisi ini kemudian didukung oleh MA 10 yang juga masih uptrend. Memang, indikator stochastic dan RSI sudah overbought, namun tetap saja selama support bertahan, IHSG masih tetap akan bullish dengan resistance terdekatnya saat ini di 4.660. Sementara sinyal negatif baru akan terbentuk jika IHSG turun di bawah support 4.615. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.615 – 4.660

R3    4,692
R2    4,674
R1    4,653
   
Pivot    4,635
   
S1    4,615
S2    4,597
S3    4,576

Stock Pick
HEXA

T
rend bearish, namun indikator RSI serta stochastic sudah oversold. Kondisi ini memungkinkan adanya rebound. Candlestick yang membentuk bullish harami setelah harga tertahan di area support 6.050 turut mendukung rebound tersebut. Resistance terdekat HEXA berada di 6.250. Jika ditembus, rebound bisa berlanjut menuju kisaran 6.500.
Rekomendasi     : SpecBuy, stop loss breakout 6.050, target 6.250
Support                : 6.050, 5.900
Resistance          : 6.250, 6.500

UNTR

H
arga mulai bergerak di bawah MA 10, indikasi bahwa trend jangka pendek UNTR sedang bergerak bearish. Indikator stochastic serta RSI juga masih menunjukkan downtrend . Saat ini harga masih tertahan di area support 18.900. Jika ditembus, maka penurunan bisa berlanjut menuju kisaran 18.650 – 16.650.
Rekomendasi    : Sell
Support               : 18.900, 18.650
Resistance         : 19.350, 20.000

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/akhir-pekan-laju-ihsg-terbatas.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/akhir-pekan-laju-ihsg-terbatas.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha