Search Results : harga dolar bulan juni

Tanggal July 20, 2012 / 1:53 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dua Treasury secretaries (Henry Paulson dan Robert Rubin) dari dua pihak yang berbeda yang menjabat dalam dua keadaan yang berbeda setuju pada satu hal: AS harus, dan mungkin akan, menghindari yang disebut “fiscal cliff”.
Paulson, yang bertugas di bawah Presiden George W. Bush harus membantu negara menavigasi keuangan negara untuk melalui krisis keuangan terburuk sejak Depresi Besar (1930an), mengatakan kepada Kongres pada titik tertentu dapat mengatasi pengurangan defisit yang diperlukan untuk menghindari skenario terburuk.
“Pertanyaannya adalah, apakah Anda melakukannya sebelum krisis atau setelah krisis?” Paulson mengatakan pada konferensi “Delivering Alpha” yang disajikan oleh CNBC dan Institutional Investor. “Krisis menjadi fokus. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa diperlukan krisis untuk mendapatkan hasil yang baik meski sulit dilakukan. Ada beberapa alasan untuk optimis saat ini.”
Rubin, yang menjabat di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton, mengatakan solusi kebijakan akan menjadi sulit dipahami bila ada krisis politik.
“Dalam krisis keuangan anda bisa menjawab, stimulus dan kebijakan moneter, tentunya dengan krisis fiskal Anda tidak dapat menjawab dengan alat yang sama.,” Katanya. “Saya berharap pada suatu saat sistem politik kita datang bersama-sama untuk menangani hal ini sebelum menjadi krisis.”
Jika Kongres dan Presiden Barack Obama tidak dapat tercapai kesepakatan mengenai  pengurangan defisit yang ditargetkan  pada akhir tahun ini, serangkaian kenaikan pajak dan pemotongan akan terjadi secara otomatis.
Para ekonom memperkirakan bahwa kerusakan ekonomi AS akan melampaui lebih dari setengah triliun dolar dan mengikis beberapa poin dari produk domestik bruto.
Baik Rubin dan Paulson mengatakan bahwa tidak hanya krisis perlu dihindari, namun para pemimpin bangsa juga harus mulai berbicara tentang isu-isu yang akan sangat penting untuk pertumbuhan di masa depan.
Rubin mengatakan kebijakan domestik perlu fokus pada tiga bidang: sebuah “sound fiscal regime” yang melibatkan anggaran yang lebih bertanggung jawab; melebihkan pengeluaran pemerintah untuk pendidikan dan infrastruktur, serta reformasi dalam perawatan kesehatan, pemerataan tingkat pertumbuhan pada distrik yang tertinggal.

 

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, German Producer Price Index (PPI);  naik 0,1% dari bulan Juni sampai -0.3%. Kelanjutan akan tekanan bearish akan dicoba setidaknya di pekan depan, dan closing weekly hari ini dapat menjadi sinyal kelanjutan tersebut. Apabila closing hari ini di bawah area 1.2230, target koreksi sampai ke area 1.2333 dan tekanan bearish weekly akan testing ke area 1.2060. Sebaliknya apabila closing di atas area 1.2333 maka testing ke area 1.2414.

Rekomendasi :
Buy             : 1.2195, 1.2121    Sell            : 1.2303, 1.2333
TP              : 1.2303                   TP              : 1.2222
Stoploss   : 1.2070                   Stoploss   : 1.2394

Resisten   : 1.2320, 1.2369
Support     : 1.2225, 1.2179
Range       : 1.2190 – 1.2323     

 
GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Public Sector Net Borrowing, nilai perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan untuk perusahaan publik dengan pemerintah pusat dan daerah, turun dari 15.6B pada bulan Juni sampai 12.5B pada laporan yang akan datang.
Koreksi? Setelah kembali ke area 1.5700 apakah pound akan koreksi atau melanjutkan bullishnya? Konfirmasi bullish jangka menengah pound ada di area 1.5900 apabila ada pergerakan testing ke area tersebut maka tidak menutup kemungkinan akan kembali masuk ke area 1.6 kembali, Sinyalnya pada closing hari ini, apabila closing di atas area 1.5740-1.5757 maka pekan depan akan testing ke area 1.59, sebaliknya apabila hari ini ada pergerakan koreksi ke area 1.5656 dan closing di bawah area tersebut maka sinyal koreksi akan ada di pekan depan.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5625, 1.5595    Sell            : 1.5707, 1.5777
TP              : 1.5707                   TP              : 1.5606
Stoploss   : 1.5555                   Stoploss   : 1.5828

Resisten    : 1.5757, 1.5797
Support      : 1.5655, 1.5594
Range        : 1.5600 – 1.5757

 
AUD-USD
U
ntuk data Australia, Import Prices, kemungkinan naik dari -1,2% hingga 1,6% sekarang.
Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya…..Aussie akhirnya break ke area 1.0400an dan mencapai 1.0444 kemarin, safe haven sedang dicoba untuk Aussie sebagai mata uang alternatif untuk arus likuiditas di kawasan Asia pasific, ketahanan akan nilai terus dicoba setidaknya sampai dengan pekan depan.
Secara teknikal apabila ada koreksi hanyalah sementara, apabila asumsi di atas akan terus dipertahankan. Area konfirmasi ada di area 1.0481, apabila hari ini closing di atas area tersebut atau pada candle daily di pekan depan ada closing di atas area tersebut maka akan testing ke area 1.0610 (ekspektasi jangka menengah).
Sebaliknya apabila hari ini closing di bawah area 1.0320 atau pekan depan ada closing di bawah area tersebut maka koreksi akan testing ke area 1.0131.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0370, 1.0333    Sell            : 1.0465, 1.0490
TP              : 1.0444                   TP              : 1.0370
Stoploss   : 1.0290                   Stoploss   : 1.0525

Resisten    : 1.0454, 1.0492
Support      : 1.0367, 1.0316
Range        : 1.0350 – 1.0505        

 
USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro terus melekat pada pergerakan franc dan sideways yang menyempit akan kembali ke volatilitas-nya di minggu depan apabila hari ini closing di bawah area 0.9740 atau di pekan depan ada closing candle di bawah area tersebut maka penguatan franc akan testing ke area 0.9655, sebaliknya apabila hari ini atau di pekan depan ada closing candle di atas area 0.9814 maka tren bullish akan berlanjut untuk testing ke area 0.9878 (ekspektasi jangka menengah).

Rekomendasi :
Buy             : 0.9740, 0.9607    Sell            : 0.9814, 0.9870
TP              : 0.9828                   TP              : 0.9757
Stoploss   : 0.9666                   Stoploss   : 0.9909

Resisten    : 0.9820, 0.9857
Support      : 0.9745, 0.9708
Range        : 0.9740 – 0.9858

 
USD-JPY
S
afe haven masih terus melekat pada yen, dan area 78.78 sangat krusial bagi yen dalam rally penguatannya.
Target penguatan yen dapat masif ke area 78.50, sebaliknya area 79.40 merupakan sinyal pelemahan yen, apabila ada closing di salah satu area tersebut maka sinyal pergerakan yen akan menentukan tren-nya setidaknya untuk jangka menengahnya.
Tetap BoJ menetapkan area krusial di 77.77 – 78.08, dapat dijadikan alasan mereka untuk melakukan intervensi, tetap opsi itu merupakan opsi akhir apabila jatuh ke harga tersebut dan terbukti tahun lalu dengan sideways cukup lama di area itu akhirnya BoJ melakukan intervensi.

Rekomendasi :
Buy             : 78.58, 78.25    Sell            : 78.90, 79.19
TP              : 79.05                 TP              : 78.68
Stoploss   : 78.00                 Stoploss  : 79.40

Resisten   : 78.89, 79.04
Support     : 78.50, 78.28
Range        : 78.25 – 79.08                                                                   

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html

Tanggal July 17, 2012 / 9:49 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dolar jatuh terhadap rival utamanya menyusul data penjualan ritel AS yang memperkuat ekspektasi perlunya stimulus moneter dari the Fed.
Harapan akan stimulus moneter mencuat lagi setelah data penjualan ritel AS yang buruk dan IMF menurunkan proyeksi PDB global. Penjualan ritel AS turun 0,5% di Juni, melawan prediksi naik 0,2%. Ini berarti sudah tiga bulan berturut-turut penjualan ritel turun. Terakhir kali penjualan ritel turun selama tiga bulan adalah akhir 2008, ketika ekonomi AS sedang menuju resesi.
Dollar melemah karena kekhawatiran perlambatan ekonomi akan memaksa the Fed melonggarkan kebijakannya atau meluncurkan stimulus. Dollar melemah tajam atas yen, jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir.  Dollar berada di 78,84, tidak banyak berubah dari level New York dini hari tadi.
Data penjualan ritel itu datang menjelang kesaksian Bernanke di hadapan Kongres. Bernanke  diharapkan mau menunjukkan kesiapan bertindak bila kondisi ekonomi memburuk.   Pasar masih ingin mengetahui apakah the Fed akan meluncurkan stimulus moneter untuk membantu ekonomi AS.
The Fed bulan lalu melonggarkan kebijakannya dengan memperpanjang waktu Operation Twist sampai akhir tahun. Tapi masih menjauhi program pembelian aset jor-joran, atau yang disebut dengan Quantitative Easing (QE). Dengan data ekonomi AS yang terus buruk, semakin banyak kalangan yang memperkirakan the Fed harus meluncurkan QE jilid ketiga. Kesaksian Bernanke nanti akan dilihat apakah the Fed semakin dekat ke sana. Rapar reguler the Fed berikutnya akan digelar pada 31 Juli.
Dollar juga melemah terhadap mata uang lainnya. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang itu atas major currencies, jatuh ke 82,95, terendah sejak 6 Juli lalu. Selain pidato Bernanke, pasar akan mencermati serangkaian data AS, antara lain produksi industrial, inflasi, TIC Flows, dan NAHB housing index.
Euro berhasil menguat atas greenback, dengan kini berhasil meraih kembali $1,23. Sayang penguatannya tersendat karena bayang-bayang ketidakpastian Eropa di tengah krisis. Data sentimen investor Jerman dapat mempengaruhi pergerakan euro hari ini. Sentimen diperkirakan memburuk karena efek krisis.
Sterling mencatat hasil cemerlang, dengan meraih level tertinggi dalam dua minggu terakhir di $1,5674. Data inflasi dan indeks harga ritel Inggris akan diumumkan hari ini. Bila inflasi lebih rendah dari prediksi, bisa menjadi faktor yang menekannya.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-jatuh-jelang-kesaksian-bernanke.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-jatuh-jelang-kesaksian-bernanke.html

Tanggal September 23, 2011 / 1:57 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar sudah naik 1,07% kemarin, pasar ekuitas AS juga anjlok setelah sikap Cina yang mengecewakan terhadap opsi pemulihan yang ditawarkan dan data PMI zona Euro yang memicu keprihatinan pertumbuhan global. Selain itu, Tthe Fed mengutip “risiko penurunan yang signifikan” bagi perekonomian. Ketiga indeks utama turun lebih dari 4% sebelum reli harian melihat Dow, SP, dan Nasdaq dekat lebih rendah 3,51%, 3,19%, dan 3,25% masing-masing. Hasil Treasury juga di bawah tekanan karena para investor mencari perlindungan dengan melepas 30-year di bawah 2,8% untuk pertama kalinya sejak Januari 2009.
Dollar ditutup tepat di bawah dek resisten di perpanjangan jangka panjang 23,6% Fibonacci diambil dari 8 Juni dan 1 Desember 2010 di level puncak pada 99.70. Dan pergerakan koreksi di minggu depan mungkin akan terjadi sampai ke level 77.80 dan dilanjutkan sideways bullish untuk mencoba kembali ke level 78.90 yang merupakan resisten I untuk daily chart.
Dengan tidak adanya data dari AS pada data ekonomi hari ini, pergerakan harga dolar akan bergantung pada sentimen pasar yang lebih luas dengan investor yang cenderung untuk mengurangi risiko dalam antisipasi hasil G20 dan pertemuan tahunan IMF pada akhir pekan ini. Accordinlgly, dolar harus tetap didukung pada tingkat ini dan diharapkan untuk terus konsolidasi dalam kisaran di saat pasar mengalami arus penghindaran risiko.

Rekomendasi
EUR-USD

Menurut sebuah makalah yang diterbitkan oleh Bank Sentral Eropa, penting untuk memastikan koordinasi kebijakan yang efektif dan keuangan publik untuk meredam dampak dari krisis utang Eropa ini. Dimana untuk waktu yang tersisa tahun ini pihak otoritas dan pembuat kebijakan dituntut untuk dapat membuat atmosfer positif agar stabilitas harga terwujud. Teknikal, dengan sisa waktu mendekati penutupan bulan ini sepertinya euro akan terus dibawah tekanan mendekati  target 38% fibonacci chart monthly sampai di area 1.3333. koreksi ke area 1.36 yang merupakan 23% fibonacci chart daily merupakan pengharapan yang kecil kemungkinannya, apabila closing bulan ini dibawah area 38% monthly maka target selanjutnya adalah strong support daily dan weekly di area 1.31.
Rekomendasi :
Buy             : 1.3360, 1.3302        Sell             : 1.3555, 1.3602
TP               : 1.3555                      TP               : 1.3434
Stoploss    : 1.3200                      Stoploss    : 1.3700

Resisten Level : 1.3574, 1.3695       
Support Level    : 1.3358, 1.3262       
Range Area       : 1.3393 – 1.3601

USD-JPY

Meskipun pergerakan JPY mendekati dengan rekor penguatan tertinggi, ancaman konstan kebijakan dari pihak pejabat otoritas dan isu-isu mendasar yang memperparah sendiri JPY, dan pihak otoritaspun menolak untuk mengubah-nya. Memang bagi mereka kinerja JPY terhadap seluruh mata uang utama dunia bermasalah, apa yang bisa mereka lakukan? Nah, berbeda dengan Korea Selatan yang baru-baru ini menaikkan intensitas mereka dalam intervensi di pasar mata uang seperti apa yang kita tahu apa yang SNB lakukan dalam meredam pasar. Secara teknikal, memang dimungkinkan penguatan JPY dapat simultan menembus area 75.90 apabila itu terjadi dan bulan ini ditutup di area 75-an, pergerakan JPY bulan depan akan membuat rekor baru di 75.04, yang merupakan support III daily dan weekly serta support I monthly-nya.
Rekomendasi :
Buy             : 76.10, 75.98        Sell             : 76.30, 77.45
TP               : 76.34                    TP               : 76.10
Stoploss    : 75.45                    Stoploss    : 77.89

Resisten Level : 76.44, 76.77
Support Level    : 75.94, 75.57
Range Area       : 76.08 – 76.44

   
GBP-USD

British Pound tergelincir ke level terendah 1,5327 dan pound diharapkan untuk kembali rebound dibawa dari tahun sebelumnya dimana pelaku pasar berspekulasi bahwa Bank of England akan  memperluas kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang. Namun, mantan anggota MPC Andrew Sentance berpendapat pelonggaran lebih kuantitatif tidak akan ‘sangat efektif’ ketika berbicara di CNBC, dan memperingatkan bahwa penyebab utama dari perlambatan ekonomi akibat inflasi yang tinggi. Level 50% fibonacci chart weekly tembus dan apabila closing di area 1.54 target selanjutnya pada level 61% di area 1.52. koreksi terbatas mungkin terjadi (1.55) pada awal perdagangan minggu depan dan tren bearish akan kembali dicoba ke arah 1.5204.
Rekomendasi :
Buy             : 1.5271, 1.5200        Sell             : 1.5444, 1.5500
TP               : 1.5460                      TP                : 1.5315
Stoploss    : 1.5100                      Stoploss    : 1.5650

Resisten Level  : 1.5460, 1.5580
Support Level    : 1.5270, 1.5204
Range Area        : 1.5271 – 1.5444

USD-CHF
 
R
asio panjang untuk posisi short di USD / CHF berada pada 1,03 karena hampir 51% dari ekspektasi pelaku pasar untuk jangka panjangnya. Kemarin, rasio itu pada -1,23 sebagai 55% dari posisi terbuka jangka pendek. Secara rinci, posisi untuk jangka panjang 10,1% lebih tinggi dari kemarin dan 39,5% lebih lemah sejak pekan lalu. Posisi untuk jangka pendek 13,3% lebih rendah dari kemarin dan 7,4% lebih kuat sejak pekan lalu. Open interest adalah 2,8% lebih lemah dari kemarin dan 12,6% di bawah rata-rata bulanan.
Rekomendasi :
Buy              : 0.8964, 0.8852       Sell             : 0.9165,  0.9222
TP               : 0.9167                      TP               : 0.8980
Stoploss    : 0.8700                      Stoploss    : 0.9363

Resisten Level  : 0.9191, 0.9284
Support Level    : 0.8974, 0.8871
Range Area       : 0.8978-0.9121

AUD-USD

Ekspektasi suku bunga negatif telah membaik untuk aussie, namun hampir tidak cukup untuk mengimbangi penghindaran risiko. Saat ini, probabilitas untuk suku bunga ada di tingkat 25 basis poin dipotong pada pertemuan RBA berikutnya adalah pada 46 persen, tetapi perkiraan untuk  12-bulan telah membengkak kembali ke 150 basis poin, bahkan setelah pernyataan anggota RBA lain yang mengatakan prospek yang berlebihan. Memang secara teknikal terlihat dimana area strong support yang juga merupakan area level 38% fibonacci weekly tembus dengan “usaha” rally yang tak begitu sulit. Apabila closing minggu ini masih dibawah area 38% (0.97) maka target penutupan ada pada area 0.95.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9650, 0.9595       Sell             : 0.9865, 0.9950
TP               : 0.9830                     TP               : 0.9650
Stoploss    : 0.9400                     Stoploss    : 1.0121

Resisten Level  : 0.9988, 1.0212
Support Level    : 0.9595, 0.9450
Range Area       : 0.9595 – 0.9988

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/peluang-trading-forex-eropa-as-23-september-2011.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha