Search Results : google com

Tanggal October 19, 2012 / 7:57 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
     I
ndeks Nikkei kemarin berhasil 1,2% kemarin berkat pelemahan yen ke level terendahnya dalam satu bulan terhadap euro dan dollar. Selain itu, investor kembali optimis akan hasil kinerja keuangan perusahaan. Saham ekspor termasuk Toyota Motor Corp menguat setelah Moody’s Investor Service tidak mengubah status investment grade Spanyol dengan mempertahankan ratingnya di Baa3. Indeks Nikkei ditutup menguat 105,24 poin, atau 1,21%, ke posisi 8.806,55.
     Indeks Nikkei mendapat suntikan untuk bertahan di zona positif sekaligus mempertahankan tren dalam empat sesi perdagangan. Pelemahan yen belakangan ini menjadi pendongrak penguatan saham-saham Jepang berbasis ekspor. Kenaikan pekan ini diharapkan mampu mengikis kejatuhan minggu lalu 3,7%. Pidato Gubernur BOJ Shirakawa jadi fokus kini.

Rekomendasi

Kospi
      I
ndeks Kospi ditutup menguat kemarin, dimana saham pengapalan jadi penyumbang terbesar kenaikan indeks. Selain itu, indeks juga mengikuti jejak positif bursa regional berkat sejumlah laporan keuangan AS yang lebih bai dari perkiraan. Sentimen dari Eropa yang kembali cerah setelah Moody’s tetap mempertahankan rating utang investment grade Spanyol. Indeks Kospi ditutup naik 13,61 poin, atau 0,70% ke posisi 1.955,15.
     Indeks Kospi hari ini diperkirakan bergerak dalam range yang terbatas, menyusul sejumlah laporan keuangan AS terutama yang blue chip mencatat hasil yang mngecewakan. Tidak hanya di AS, perusahaan lokal diperkirakan merevisi turun perolehan labanya tengah perlambatan ekonomi global.

Rekomendasi

Hang Seng
       I
ndeks Hang Seng berhasil catat penutupan tertinggi dalam 7,5 bulan kemarin, di tengah meningkatkan ekspektasi data PDB China kuartal ketiga yang dijadwalkan rilis Kamis pekan ini. Kalangan pasar menilai kenaikan indeks jelang data PDB bisa menjadi alasan pasar untuk mendiskon bilamana data tersebut menunjukkan perlambatan. Indeks Hang Seng ditutup menguat 209,57 poin, atau 0,99%, ke posisi 21.416,64.
      Indeks Hang Seng yang telah catat penguatan perdagangan sebelumnya. Hari ini diperkirakan akan mengalami penurunan menyusul laporan keuangan seperti Google dan Microsoft yang mengecewakan. Ditambah lagi ketidakpastian mengenai krisis utang Eropa khususnya Spanyol yang kembali mencuat membuat sentimen pasar bisa kembali rapuh. Kendati pasar masih menyambut baik dari data China dan AS yang tidak menunjukkan penurunan.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-berkurang-regional-terancam-koreksi.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-berkurang-regional-terancam-koreksi.html

Tanggal October 19, 2012 / 9:34 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Setelah mencetak rekor baru kemarin, IHSG masih bisa untuk menanjak lagi, namun mungkin terbatas di tengah konsolidasi saham regional.
Karena berada di rekor, logis bila ada minat untuk merealisasikan keuntungan jangka pendek.  Namun karena belum ada sentiment negatif, kalaupun terjadi koreksi mungkin masih dapat tahap wajar,  dan dalam jangka menengah, tren IHSG masih positif. Didukung prospek ekonomi domestik yang cerah, inflasi stabil, IHSG masih punya potensi untuk meraih rekor lagi.
Investor asing mencatat pembelian bersih kemarin sebesar Rp.767 miliar, mengindikasikan minat beli asing masih cukup tinggi. Sektor perbankan masih layak dikoleksi, setelah beberapa emiten berhasil mencatat laba yang mengesankan.  Sektor konsumen juga masih menarik.

Global Outlook
S
aham Asia bergerak negatif hari ini, di saat kondolisasi pasca rally tiga hari menyusul koreksi Wall Street yang dipicu oleh earnings mengecewakan dari beberapa emiten penting.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,3%, setelah naik 1% ke level tertinggi dalam sebulan terakhir kemarin, sekaligus mencatat gain terbesar dalam tiga minggu belakangan. Indeks Nikkei masih turun 0,2% dan indeks Hang Seng dibuka menguat 0,22%. Wall Street tumbang, dengan indeks SP 500 melemah 0,24% dan indeks Nasdaq anjlok 1%, namun indeks Dow Jones hanya turun tipis 0,06%.
Wall Street berakhir buruk dini hari tadi setelah karena kekecewaan atas kinerja keuangan Google. Semalam Google mengumumkan telah maraup laba $2,2 miliar di kuartal ketiga, tapi angka itu ternyata di bawah prediksi pasar. Kinerja keuangan yang diumumkan lebih awal dari jadwal itu mengejutkan investor dan menekan sektor teknologi dan indeks Nasdaq. Sementara itu, Microsoft  mengatakan labanya turun 21% di kuartal ketiga dari tahun lalu menjadi $4,5 miliar, namun itu  masih di atas prediksi.
Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global sebenarnya sempat berkurang menyusul data PDB China yang sesuai prediksi. PDB. Selain itu, data produksi industrial, penjualan ritel dan investasi lebih baik dari prediksi, ini mengindikasikan kondisi terburuk akan berakhir. Data ekonomi AS semalam ternyata mixed, di mana initial jobless claims jelek namun leading indicators dan Phildelphia Fed-nya bagus.
Karena tidak semuanya buruk, sentimen tidak terlalu jatuh. Alhasil, saham regional akan berkonsolidasi hari ini, bergerak dalam kisaran terbatas, tidak tertutup kemungkinan koreksi kecil.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum bosan mencetak rekor. Pada penutupan perdagangan Kamis (18/10/2012) IHSG menguat 19,44 poin atau 0,4%  ke level 4.356,97.
Sentimen positif kembali membanjiri lantai bursa menyusul data perumahan serta laporan keuangan AS yang positif. Rilisan GDP China yang mengalami penurunan dari kuartal sebelumnya tidak membuat investor gamang, karena data tersebut sesuai dengan perkiraan analis.
Dari dalam negeri, laporan keuangan yang positif dari beberapa emiten, seperti BTPN dan RALS juga turut mendongkrak sentimen. Meski kondisi indeks sudah jenuh jual, investor masih bergairah untuk melakukan pembelian/
Motor penggerak kenaikan indeks kali dipimpim oleh sektor aneka industri, yang menguat sebesar 2,8%. Sementara laju penguatan tertahan oleh pelemahan sektor infrastruktur yang turun 0,55%.
Saham yang naik antara lain DLTA, MLBI, MERK, HERO, dan HMSP.
Sementara saham-saham yang turun diantaranya TOWR, MYOR, ITMG, BYAN,dan  BRAM.

Ulasan Teknikal
IHSG

I
HSG kembali mencetak rekor terbarunya, kali ini IHSG mampu ditutup di atas level resistance-nya di 4350. Dengan begitu, IHSG berpeluang untuk meraih target kenaikannya menuju level psikologi-nya di 4.400. Meski begitu, perlu diwaspadai dengan indikator stochastic dan RSI yang sudah overbought. Kondisi tersebut memungkinkan IHSG mengalami koreksi. Sementara itu, trend bullish ini hanya akan berakhir jika IHSG ditutup dibawah level support 4.318. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.330 – 4.390.

R3    4,388
R2    4,375
R1    4,366
   
Pivot    4,353
   
S1    4,344
S2    4,332
S3    4,322

Stock Pick
BBTN

T
rend bullish baru BBTN mulai terbentuk dengan bertahannya harga di atas support triangle di 1.440 – 1.480. Candlestic masih mendukung pola bullish, demikian pula dengan stochastic yang kembali golden cross. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penguatan bagi BBTN untuk meraih target kenaikan berikutnya di 1.620 – 1.750.
Rekomendasi     : Buy (best price entry@1.500), stop loss 1.430, target 1.600
Support                : 1.480, 1.440
Resistance          : 1..620, 1.750

WIKA

S
upport di 1.330 berhasil bertahan dan harga kembali bergerak di atas MA 10, pertanda trend jangka pendek WIKA kembali bullish. Candlestick membentuk inverted hammer, semetara stochastic bullish crossover, mendukung adanya kenaikan lanjutan. Kami melihat bahwa WIKA akan kembali menguji resistance di 1.550.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss, breakout 1.330, target 1.500
Support                : 1.330, 1.270
Resistance          : 1.550, 1.700

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-konsolidasi-setelah-cetak-rekor.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-konsolidasi-setelah-cetak-rekor.html

Tanggal October 19, 2012 / 1:44 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk – Posisi indeks yang sudah overbought memang rawan koreksi. Hal ini bisa terlihat dari penutupan perdagangan sesi 1 ini, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 18.929 (0,434%) ke level 4,338.037.
 
Koreksi IHSG seiring dengan mayoritas bursa regional lainnya menyusul jatuhnya bursa Wall Street pada malam sebelumnya. Data AS yang mixed, serta laporan keuangan Google dan Microsoft yang kurang memuaskan menjadi penyebab turunnya bursa Wall Street.

Belum adanya sentimen baru membuat pemodal asing keluar dari pasar, tercermin dari posisi net sell sebesar 116 miliar hingga penutupan sesi ini. Dari regional, posisi indeks Hang Seng masih tetap kuat, belum ada sinyal negatif, meski beberapa indikator sudah menunjukkan sinyal overbought. Sinyal negatif indeks Hang Seng baru akan terlihat jika turun di bawah support terdekatnya saat ini di 21476.

Sedangkan IHSG sendiri baru akan memunculkan sinyal negatif, jika ditutup dibawah level 4.318. support terdekat IHSG saat ini berada di area 4.330, jika mampu bertahan, IHSG masih mempunyai potensi penguatan untuk kembali menuju resistance di area 4.350 – 4.370. Sedangkan jika gagal bertahan, koreksi bisa berlanjut menuju area 4.300 -  4.318. Hingga pergerakan sore nanti, IHSG kami perkirakan akan bergerak di kisaran 4.318 – 4.370

Stock Pick
BOW         : ASII, JPFA, INTP, SMCB, BMRI
SpecBuy    : GGRM, JSMR.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/lunch-break-19102010.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/lunch-break-19102010.html

Tanggal October 19, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Kospi akhir perdagangan pekan ini mengalami penurunan menyusul aksi profit taking investor bersamaan dengan kekecewaan atas hasil keuangan dari Google Inc dan Microsoft. Jatuhnya saham teknologi AS ini berimbas pada saham terkait di Korsel, dimana Samsung Electronics berakhir turun 2,6%.

Indeks Kospi ditutup turun 15,28 poin, atau 0,78%, ke posisi 1.943,84, setelah tiga sesi mengalami kenaikan.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rally-kospi-berakhir.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rally-kospi-berakhir.html

Tanggal July 20, 2012 / 8:12 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Masih adanya potensi koreksi pada saham GGRM dan TLKM setelah signal negatif yang terjadi kemarin, membuat kenaikan +0.27% yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial, berasa seperti berita yang ‘kurang menguntungkan’. Meskipun demikian IHSG sepertinya masih akan ‘kuat diatas suport’ terkait harapan bahwa aksi pembelian selektif atas saham-saham perbankan masih akan berlanjut.
Kisaran 4070-4135 tetap akan menjadi kisaran utama pergerakan IHSG hari ini, dengan kecenderungan pergerakan yang bervariasi. Penutupan dibawah 4070 akan membuka potensi koreksi menuju suport jangka menengah 3950-4050.

Global Outlook
Saham Asia bergerak mixed hari ini, dengan sebagian terkoreksi, setelah mencatat rally di sesi sebelumnya, mengindikasikan pasar mulai kehilangan daya lajunya. 
Hal ini wajar menyusul data ekonomi AS yang kurang menggembirakan.  Existing home sales turun 5,4%, melawan prediksi naik 1,5%. Data lainnya, seperti initial jobless claims, Philadelphia Fed dan Leading Indicator juga mempertegas perlambatan ekonomi AS.
Sebagian indeks lainnya hanya mencatat penguatan tipis. menyusul beragamnya hasil laporan keuangan korporat AS. Google berhasil mencatat peningkatan laba yang subtansial di kuartal kedua, tapi Microsoft mengalami kerugian pertamanya dalam sejarah. Morgan Stanley mengumumkan labanya anjlok 24%. 
Semua kondisi di atas membuat Wall Street hanya mencatat kenaikan kecil. Alhasil, pelaku pasar di Asia kekurangan alasan untuk mendorong saham lebih lanjut. Indeks Nikkei koreksi 0,33%, apalagi dengan adanya apresiasi yen. Indeks Hang Seng naik tipis 0,05%, dengan munculnya spekulasi China tidak berencana melonggarkan sektor propertinya dalam waktu dekat, memberi tekanan tambahan. Di Korsel, sektor perbankan diperkirakan masih merana setelah otoritas menyelidiki kemungkinan manipulasi bunga oleh beberapa bank besar. 
Harga minyak juga koreksi hari ini, setelah menggapai level tertingginya  dalam delapan minggu terakhir, kini bergerak di kisaran $92 per barel.  Emas stabil di $1,580  per ons setelah rally kemarin.

Review IHSG
B
ergerak liar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu bertahan di zona hijau. Pada penutupan perdagangan Kamis (18/7/2012), IHSG menguat 14,561 poin (0,35%) ke level 4.096,196.
Pada penutupan sesi satu, IHSG sempat berlabuh di zona merah, menipis 1,558 poin (0,04%) ke level 4.080,077. Sudah tingginya beberapa saham membuat investor tergiur untuk melakukan aksi profit taking. Untungnya, aksi beli pemodal asing mampu mengerek kembali IHSG ke zona hijau.
Kenaikan IHSG kali ini disumbang oleh enam indeks sektoral. Tiga terbesar di antaranya yakni: sektor keuangan yang naik 0,92%, sektor industri dasar yang naik 0,82%, dan sektor pertambangan yang naik 0,54%. Sedangkan sektor yang mencatatkan penurunan paling dalam adalah sektor agrikultir dengan penurunan 0,59%.
Saham-saham yang naik diantaranya Multi Bintang (MLBI), Sarana Menara (TOWR), Lion Metal (LION), dan Semen Gresik (SMGR) Rp 350 ke Rp 11.900.
Sementara saham-saham yang turun antara lain Gudang Garam (GGRM), Mayora (MYOR), Astra Agro (AALI), dan HM Sampoerna (HMSP).

Ulasan Teknikal
IHSG

T
rend keseluruhan IHSG masih bullish, namun harus diwaspdai bahwa sinyal-sinyal reversal mulai terlihat. Dimulai dengan terdapatnya long legged doji pada candlestick, kemudian stochastic sudah overbought dan berpeluang dead cross. IHSG juga masih tertahan di area resistance 4.110. Jika kembali tertahan resistance tersebut, potensi koreksi kemungkinan terjadi, dengan level support terdekatnya di area 4.070. Jika support tersebut ditembus, support berikutnya akan muncul di area 4.047 – 4.020. Sebaliknya kenaikan IHSG bisa berlanjut jika IHSG mampu bertahan di atas level 4.110, untuk meraih target kenaikan berikutnya di area 4.150. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.070 – 4.110.

R3    4,148
R2    4,128
R1    4,112
   
Pivot    4,093
   
S1    4,077
S2    4,057
S3    4,041

Stock Pick
TLKM

P
ola long black candlestick mencerminkan adanya tekanan seller yang kuat. Pola tersebut juga sebagai indikasi bearish reversal setelah harga tertahan di resistance 9.150. Indikator stochastic yang dead cross di area overbought turut mendukung pola reversal tersebut. Namun secara keseluruhan trend masih bullish selama harga mampu mempertahankan support-nya di 8.500.
Rekomendasi     : Buy on weakness @8.500, stop loss 8.300, target 8.800
Support                : 8.500, 8.300
Resistance          : 8.900, 9.150

ISAT

M
oving average 10 dan 55 masih terlihat uptrend, begitu pula dengan indikator RSI dan stochastic yang masih berada di area positif. Indikator-indikator tersebut memperlihatkan bahwa trend ISAT masih bullish. Namun, kenaikan ISAT sepertinya akan terhadang di area resistance 4.625.
Rekomendasi     : Sell on strenght @4.625
Support                : 4.225, 4.125
Resistance          : 4.550, 4.625

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pembelian-selektif-topang-ihsg.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pembelian-selektif-topang-ihsg.html

Tanggal April 10, 2012 / 3:56 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei berakhir negatif untuk enam sesi berturut-turut hari ini, meski kecil, setelah BOJ memutuskan tidak menambah stimulus moneternya.

BOJ mempertahankan kebijakannya hari ini dan tidak mengumumkan langkah baru apapun. Keputusan ini sesuai ekspektasi pasar, meski yen menguat terhadap dollar setelah pengumuman itu. Pasar memandang para pejabat BOJ lebih memilih untuk menunggu sampai rapat berikutnya pada 27 April, ketika revisi proyeksi ekonomi memberikan gambaran terbaru yang dapat dijadikan alasan perlunya tindakan lanjutan.

Indeks Nikkei ditutup melemah 0,1% di 9.538,02, menandakan seri kejatuhan terpanjang sejak Juli 2009. Sedangkan indeks Topix hanya turun 0,03% di 813,43. Para analis mengatakan keputusan BOJ memang sudah diduga, tapi ada aksi jual di antara investor yang berharap BOJ menambah stimulusnya.

Meski yen menguat, saham eksportir tidak menderita. Bahkan mereka tetap dibeli, dengan Honda Motor dan Nissan Motor menguat antara 0,5% dan 1,5%. Tapi saham Sharp anjlok 4,3% setelah surat kabar Nikkei melaporkan perusahaan itu diperkirakan mencatat rugi lebih besar dari proyeksi.

Setelah BOJ, fokus pasar kini tertuju ke laporan keuangan korporat AS dan efeknya terhadap Wall Street. Produsen aluminium Alcoa akan memulai musim laporan keuangan, diikuti oleh JPMorgan dan Google minggu ini.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi gagal mempertahankan penguatannya dan berakhir melemah hari ini, tidak mampu menetap di level psikologis 2.000 menjelang libur nasional. Saham otomotif dan teknologi menjadi sasaran profit taking setelah rally selama sebulan. Tapi investor beralih ke saham defensive. Indeks Kospi ditutup melemah 0,13% ke 1.994,41.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/nikkei-turun-tipis-pasca-boj.html

Mulai Ada Titik Cerah untuk Yunani, Bursa Eropa Optimistik

Mulai Ada Titik Cerah untuk Yunani, Bursa Eropa Optimistik

Bursa Eropa siang hari ini diperkirakan akan menunjukkan performa yang solid dan berpotensi berdampak pada nilai tukar Euro terhadap mata uang lainnya. Optimisme ini dipicu oleh perkembangan kesepakatan negosiasi bailout untuk Yunani yang dikabarkan telah mencapai 70% dan kemungkinan akan segera terealisasi dalam waktu dekat.

  • Related Articles
  • Bookmark
  • Tags

tabs-top

bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark

tabs-top

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

<!–

XHTML: You can use these tags: a href= title= abbr title= acronym title= b blockquote cite= cite code del datetime= em i q cite= strike strong

–>

CAPTCHA Image


Refresh Image

http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/mulai-ada-titik-cerah-untuk-yunani-bursa-eropa-optimistik/

Analisa Fundamental – 16 Januari 2012

Analisa Fundamental – 16 Januari 2012

Sesi Eropa

___________

15:15 – Swiss – PPI – Perubahan harga barang dan bahan baku di Swiss menurun 0.3%, selama tiga bulan terakhir terus mengalami penurunan. Jika dirilis lebih baik dari level tersebut maka akan mendukung CHF.

  • Related Articles
  • Bookmark
  • Tags

tabs-top

bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark

tabs-top

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.

http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/analisa-fundamental-16-januari-2012/

Analisa Fundamental – 30 Desember 2011

Analisa Fundamental – 30 Desember 2011

Sesi Eropa

___________

14:00 WIB — Inggris — Nationwide HPI — Harga rumah diprediksi berada pada 0.2%, setelah dua bulan berturut turut dirilis 0,4% di atas prediksi. Jika dirilis di atas level tersebut maka akan mendukung GBP.

  • Related Articles
  • Bookmark
  • Tags

tabs-top

bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark

tabs-top

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.

http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/analisa-fundamental-30-desember-2011/

Utang Jepang Diprediksi Meningkat Tajam di Akhir Tahun Fiskal

Utang Jepang Diprediksi Meningkat Tajam di Akhir Tahun Fiskal

Pemerintah Jepang diperkirakan akan memiliki utang sebesar $12,8 triliun pada akhir tahun fiskal di bulan Maret 2012 mendatang. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding predisi yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Jepang sebelumnya. Peningkatan pesat ini terutama disebabkan oleh meningkatnya jumlah dana bantuan yang dikucurkan akibat krisis global, ditambah lagi biaya rekonstruksi paska bencana gempa dan tsunami di awal tahun ini, salah satunya yang paling memakan biaya adalah pembenahan reaktor Fukushima Daiichi. (mwc)

  • Related Articles
  • Bookmark
  • Tags

tabs-top

bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark

tabs-top

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.

http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/utang-jepang-diprediksi-meningkat-tajam-di-akhir-tahun-fiskal/

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha