Search Results : gambar uang perancis

Tanggal May 04, 2012 / 9:45 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar mencatat penguatan yang amat tipis terhadap rivalnya, menyusul data ekonomi yang beragam, tapi situasi di Eropa juga tidak menggembirakan. Fokus pasar kini tertuju ke data ketenagakerjaan AS.
Dollar naik tipis atas mata uang utama dunia, seperti ditunjukkan oleh indeksnya yang kini berada di 79,21. setelah data tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam sebulan terakhir.  Initial jobless claims turun 27.000 menjadi 365.000 minggu lalu. Data ini dianggap sebagai gambaran awal data payroll yang akan diumumkan malam nanti. Sayangnya, data sektor jasa yang tidak sesuai harapan menggerus penguatan dollar. Indeks ISM non manufaktur turun ke 53,5 di April dari 56 di Maret.
Data ekonomi beragam itu menimbulkan ketidakpastian apakah the Fed akan meluncurkan stimulus lagi untuk merangsang pertumbuhan. Oleh karena itu, fokus kini tertuju ke data payroll, yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja, baik sektor publik maupun swasta, bertambah sebesar 165.000 pada April, setelah naik 120.000 di Maret.
Namun, mengingat gambaran ekonomi AS yang kini beragam, pasar membutuhkan angka yang lebih tinggi dari prediksi, kalau perlu mencapai 200 ribu, untuk mengurangi kemungkinan perlunya stimulus moneter lanjutan. Pasar menganggap angka itu sebagai pertumbuhan yang bagus. Sebaliknya bila angkanya ternyata lebih rendah dari prediksi, maka bisa menambah ekspektasi the Fed harus melanjutkan program pembelian aset, ini bisa melemahkan dollar. 
Mengenai mata uang lain, euro sempat tergelincir kemarin karena kenaikan yield obligasi Spanyol. Euro berhasil terangkat lagi setelah Presiden ECB Mario Draghi menyampaikan pandangan yang positif soal ekonomi, tapi di sisi lain ia tetap membuka peluang stimulus lanjutan bila ekonomi terus memburuk.
Menurut analis, euro sempat terangkat oleh pernyataan Draghi, tapi tak bertahan lama karena pasar sadar ECB sebenarnya tidak mengubah apapun.  Bila pasar beranggapan stimulus tidak perlu, euro sudah menguat tajam. Euro kini bertengger di $1,360, seteklah sempat jatuh di $1,3093 kemarin.
Data Eropa terjadwal hari ini antara lain indeks PMI sektor jasa Jerman dan zona euro, serta penjualan rital zona euro. Tapi seiring memasuki akhir pekan, dimana Perancis dan Yunani menggelar pemilu, pelaku pasar masih enggan membeli euro. Pergantian kepemimpinan bisa berarti perubahan kebijakan, terutama terkait pengentasan krisis utang.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-stabil-data-payroll-jadi-fokus.html

Tanggal November 28, 2011 / 5:13 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Moody’s Investor Service mengatakan eskalasi pesat krisis utang dan perbankan Eropa mengancam semua rating negara di kawasan itu.

“Risiko kredit terus meningkat tanpa adanya langkah untuk menstabilkan pasar dalam waktu dekat. Para pembuat kebijakan Uni Eropa juga menghadapi hambatan untuk bergerak cepat agar bisa mengembalikan kepercayaan,” kata lembaga rating itu.

“Karena belum adanya inisiatif kebijakan untuk dapat menstabilkan kondisi pasar, atau sulit tercapainya kondisi yang stabil dalam waktu dekat, maka ada kemungkinan rating semua anggota euro, bahkan hingga seluruh Uni Eropa, perlu dievaluasi,” tambahnya. Moody’s memperkirakan evaluasi itu akan selesai pada kuartal pertama 2012.

Peringatan yang cukup keras itu mencerminkan krisis utang membuat Moody’s tidak akan ragu untuk menurunkan peringkat bahkan negara yang punya  rating top, seperti Jerman, Perancis, Austria dan Belanda. Dalam laporannya di London, Moody’s menyampaikan gambaran yang suram mengenai pilihan yang dihadapi oleh pemerintah Eropa di saat investor semakin ragu untuk membeli obligasi zona euro, yang membuat yield melonjak.

Lembaga itu masih berpandangan kawasan euro bisa selamat tanpa penyebaran default. Tapi, kebijakan untuk menjaga keutuhan euro hanya bisa datang setelah serangkaian guncangan, yang membuat beberapa negara kehilangan akses pembiayaan dari pasar untuk jangka waktu yang lama dan membutuhkan program bantuan. “Hal ini bisa menyebabkan  rating negara itu diturunkan ke tingkat spekulatif, atau status junk,” katanya.

Moody’s saat ini menempatkan status junk ke Yunani, Irlandia dan Portugal, ketiganya telah meneriman bailout dari Uni Eropa. Dalam beberapa minggu terakhir, muncul kekhawatiran Spanyol dan Italia akan menyusul ketiga negara itu.

Krisis utang telah membuat lima pemimpin kehilangan jabatannya, termasuk Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi. Para menteri keuangan zona euro akan bertemu besok untuk memfinalisasi dana talangan (EFSF).

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/moodys-rating-seluruh-eropa-terancam.html

Tanggal November 25, 2011 / 1:32 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan Perancis dan Jerman bertekad membantu Italia setelah bertemu dengan Perdana Menteri Mario Monti dan Kanselir Angela Merkel di Strasbourg, Perancis. Sementara Merkel menegaskan bahwa mereka ‘akan melakukan segalanya untuk membela euro’ dan menyusun proposisi perjanjian menjelang KTT Uni Eropa pada bulan Desember. Namun, Komisi Uni Eropa Urusan Ekonomi dan Moneter Olli Rehn berpaling semakin pesimis terhadap perekonomian dan memperingatkan bahwa krisis utang mulai mengambil resiko ‘ jalan tol di inti masalah dari kawasan euro’ setelah lelang obligasi gagal di Jerman, dan mengatakan bahwa krisis utang kemungkinan akan terus menggerogoti perekonomian kawasan untuk beberapa waktu dan para pengambil kebijakan Eropa terus berjuang untuk mengurangi resiko double dip. Maka ‘resesi ringan, yang sudah mulai terlihat beberapa bulan terakhir “memungkinkan akan meningkatnya tekanan pada Bank Sentral Eropa dalam menopang perekonomian yang sedang sakit, dan tampaknya seolah-olah kita akan melihat Governing Council terus menargetkan suku bunga acuan sebagai awal dari program pembelian aset dan dalam pengawasan yang terus meningkat.
Dan prospek fundamental yang terus menekan euro membuat investor makin ‘menyempitkan’ ekspektasi mereka pada kawasan tersebut……beralihnya likuiditas dapat dijadikan dasar analisa dalam melihat prospek jangka menengah dan panjang dari euro…..
Terlihat dari penguatan indeks USD sampai pada level 79.25…..
 

EUR-USD
T
ekanan terhadap euro hampir menyentuh support monthly-nya di area 1.3253 dan memang resiko akan tren bearish yang makin dalam membuat gambaran teknikal akan membuat koreksi sampai ke level 1.34, apabila penutupan bulan November ini tidak mencapai area support monthly tersebut……apabila closing di bawah area itu maka koreksi yang terjadi makin sempit dan hanya membuat satu titik pijakan pada candle daily setidaknya di titik area 1.3350
Rekomendasi :
Buy             : 1.3260, 1.3202             Sell                  : 1.3323, 1.3370
TP               : 1.3400                           TP                    : 1.3202
Stoploss    : 1.3100                           Stoploss         : 1.3500

Resisten Level  : 1.3396, 1.3451                    
Support Level    : 1.3300, 1.3258                    
Range Area        : 1.3202 – 1.3370
 

USD-JPY
P
ergerakan yen sudah mulai akan meninggalkan tren sideways-nya dan sedikit demi sedikit mulai menembus level resisten-nya secara perlahan, weekly support yang berada di area 77.40 dapat dijadikan patokan dalam ekspektasi pelemahan yen di bulan Desember. Closing bulan November menjadi trap area dalam pembentukan tren bullish di bulan Desember dan menjadi proyeksi jangka panjang yen di tahun 2012.
Rekomendasi :
Buy             : 77.15, 76.98        Sell            : 77.40, 77.60
TP               : 77.50                    TP              : 77.09
Stoploss    : 76.80                    Stoploss  : 77.90

Resisten Level  : 77.46, 77.60
Support Level    : 77.13, 76.95
Range Area        : 76.98 – 77.60

GBP-USD
B
ritish Pound memperpanjang penurunan dari awal pekan ini dan tergelincir ke level terendah 1,54 karena Bank of England berbicara atas spekulasi pelonggaran moneter tambahan. Memang, BoE bersuara bulat untuk mempertahankan kebijakan saat ini di bulan November, tetapi bahwa pelonggaran lebih kuantitatif mungkin diperlukan dalam pemulihan dari ekonomi yang terus melambat di Inggris dan bank sentral mempertahankan pandangan dovish untuk kebijakan moneter, dan  melihat siklus pelonggaran MPC ke tahun berikutnya, dan komite dapat menunjukkan kesediaan untuk memperluas program pembelian aset melampaui target 275B USD untuk  pertumbuhan dan inflasi yang sedang goyah.
Rekomendasi :
Buy             : 1.5380, 1.5300    Sell             : 1.5490, 1.5544
TP               : 1.5454                  TP               : 1.5300
Stoploss    : 1.5200                  Stoploss    : 1.5700

Resisten Level  : 1.5540, 1.5595
Support Level    : 1.5461, 1.5428
Range Area        : 1.5303 – 1.5510
 

USD-CHF
F
ranc terlihat seperti dalam proses pembentukan trenupside yang signifikan selama beberapa minggu mendatang sampai penutupan tahun ini. Rally terbaru tampaknya mendapatkan momentum, dan perlu diantisipasi kunci area tertinggi bulan Oktober di 0,9315 akan terhapus. Dan apabila ada closing di atas 0,9315 maka kemudian harus mempercepat keuntungan dan membuka ekstensi utama terbalik terhadap paritas. Setiap kejatuhan dari area tersebut sangat baik didukung di atas area 0,8900.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9210, 0.9180     Sell            : 0.9280,  0.9333
TP               : 0.9300                   TP              : 0.9180
Stoploss    : 0.9100                   Stoploss   : 0.9400

Resisten Level  : 0.9219, 0.9249
Support Level    : 0.9156, 0.9122
Range Area        : 0.9150-0.9310

AUD-USD
D
i tengah meningkatnya imbal hasil obligasi negara Eropa dan kekhawatiran bahwa krisis yang sedang berlangsung menyebar di luar negara-negara GIIPS, Aussie akan tetap sangat rentan terhadap risiko peristiwa eksternal. Namun, faktor domestik – terutama ekspektasi yang terus meningkat – akan terus memainkan peran dalam membentuk pergerakan Aussie. Dengan ekspektasi dari RBA bahwa awal bulan ini akan memotong perkiraan pertumbuhan dan inflasi untuk 2011 dan 2012.
Rekomendasi :
Buy             : 0.9616, 0.9588        Sell            : 0.9710, 0.9800
TP               : 0.9800                      TP              : 0.9590
Stoploss    : 0.9500                      Stoploss  : 0.9900

Resisten Level  : 0.9782, 0.9834
Support Level    : 0.9678, 0.9628
Range Area        : 0.9580 – 0.9810
 

 

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-25-nopember-2011.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha