Search Results : gambar mata uang spanyol

Tanggal October 10, 2012 / 9:44 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar dan yen menjadi primadona karena pasar menjauhi risiko di tengah kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global dan kinerja keuangan perusahaan.
Saham Asia mengikuti kejatuhan Wall Street semalam, dengan sektor teknologi Sektor teknologi dan komoditas menjadi sasaran utama setelah rating Intel diturunkan dan Rio Tinto menyampaikan peringatan akan prospek bisnis yang suram. Pelaku pasar pada dasarnya sedang menunggu laporan keuangan perusahaan AS untuk melihat gambaran mengenai dampak perlambatan ekonomi global terhadap laba.
Menurut analis, mata uang dipengaruhi oleh pergerakan saham. Bila saham berjatuhan, mata uang sepert euro dan sterling akan dijauhi. Apakah kondisi ini akan berubah tergantung pada reaksi pasar terhadap kinerja keuangan emiten. Ekspektasi akan kinerja keuangan rendah, jadi pasar akan menyambut baik kejutan positif, seperti laba lebih baik dari prediksi.
Namun, kalaupun ada dorongan positif, itu tidak akan besar karena masih ada kekhawatiran lain, yaitu perlambatan ekonomi dunia dan masalah Eropa. IMF kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan global 2012 menjadi 3,3%, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 3,5%. Angka terbaru merupakan yang terendah sejak 2009.
Di Eropa, belum ada perkembangan baru mengenai bailout untuk Spanyol. Eurogroup mengatakan Spanyol belum perlu dibantu. Rencana ECB membeli obligasi memang menjadi faktor yang menjaga euro dari kejatuhan lebih dalam, tapi bila Spanyol tidak mengajukan bailout, program itu takkan jalan, ini yang menghambat laju euro.
Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi datang setelah beberapa lembaga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi  dunia, termasuk China. Di tengah ketidakpastian tinggi, pelaku pasar memutuskan untuk melepas aset berisiko dan beralih ke safe haven. Indeks Dollar menyentuh 80,26, tertinggi dalam sebulan terakhir. Terhadap yen, dollar stabil di 78,20. Greenback menguat atas euro, sterling, franc dan aussie.  Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9424.
Euro diperdagangkan di $1,2841, setelah mencatat pelemahan terbesarnya dalam tiga minggu terakhir. Support kuat ada di level psikologis $1,2800, bila ini di tembus target selanjutnya ada di $1,2787. Terhadap yen, euro berada di 100,43.  Bila level psikologis 100 ditembus hari ini, target selanjutnya adalah support yang kuat di 99,50.
Sterling akhirnya jatuh ke bawah $1,60 untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir. Berada di $1,5983, pergerakan ke bawah akan membawanya ke $1,5930, sebelum menuju $1,59. Aussie berhasil stabil di $1,0196. Kisaran $1,0130-45 merupakan  support yang kuat untuknya, namun masih kesulitan menyentuh $1,0250.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-resah-dollar-yen-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-resah-dollar-yen-rally.html

Tanggal September 06, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rally atas mata uang dunia berkat laporan yang menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian obligasi skala besar.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Namun Laporan media masih simpang siur, dengan Bloomberg menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek sampai tiga tahun.
Laporan Bloomberg itu memicu pembelian euro. Menambah lajunya adalah laporan dari Reuters bahwa ECB siap mengabaikan status senioritas pada obligasi pemerintah yang dibelinya, yang berarti investor swasta tidak menjadi anak bawang kalau terjadi restrukturisasi di negara pengutang. 
Tapi ada juga laporan yang menyebutkan Dewan Gubernur ECB ingin punya ruang untuk fleksibilitas dalam pembelian obligasinya. ECB memang diperkirakan berhati-hati mengumumkan jumlah pembelian obligasi, mengingat penolakan Jerman. Sebenarnya, para analis juga masih skeptis ECB akan mengumumkan langkah substansial nanti. Pertanyaannya apakah rencana yang akan diumumkan nanti cukup untuk membujuk negara bermasalah minat bantuan finansial ke Uni Eropa.
Euro menguat 0,4% ke $1,2617, berusaha mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir $1,2636 yang disentuh minggu lalu.  Terhadap yen, euro stabil di 98,88, masih sulit menembus 99 lagi. Euro juga berhasil menguat atas franc, aussie dan loonie.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. Pasar juga akan mengamati pernyataan Draghi. Bila ECB mengecewakan atau keputusannya tidak sesuai harapan, bisa terjadi gelombang risk aversion.
Sebelum keputusan ECB, ada data PDB zona euro, yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi. BOE juga akan menggelar rapat reguler, namun diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga atau jumlah pembelian obligasinya. Sembari menunggu pernyataan Draghi, pasar akan disuguhi data ketenagakerjaan swasta AS. Data ADP Employment Change merupakan gambaran awal data payroll Jumat nanti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html

Tanggal August 06, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan aussie berusaha mempertahankan penguatannya setelah rally akhir pekan lalu berkat data ketenagakerjaan AS yang mengangkat sentimen pasar.
Lapangan kerja di AS tumbuh sebanyak 163.000 selama Juli, lebih baik dari prediksi 100.000. Angka pertumbuhan itu merupakan yang terbesar dalam lima bulan terakhir. Meski tingkat pengangguran naik 0,1% ke 8,3%, pasar tetap puas dengan data ini, tercermin dengan penguatan Wall Street, dengan indeks Dow Jones melesat 150 poin.
Euro juga terangkat oleh optimisme Eropa  akan mengambil tindakan untuk membantu ekonomi. Pasar mengevaluasi pernyataan Presiden ECB Mario Draghi dan menyimpulkan bantuan akan datang, meski diperlukan waktu.  Ia mengatakan siap membeli obligasi tapi intervensi belum bisa dilakukan sebelum September. Menurut analis, pasar kini memahami apa yang akan dilakukan ECB. Pasar kini berharap bulan depan ECB akan membeli obligasi Spanyol dan Italia.
Euro hari ini menyentuh $1,2441, tertinggi dalam sebulan terakhir. Resistance terdekat berada di $1,2476, atau 61,8% retracement dari kejatuhan 18 Juni-24 Juli. Bila tembus, euro akan menguji level psikologis $1,25. Euro punya peluang untuk meneruskan lajunya, selama sentimen pasar tetap positif dan saham tetap bergerak naik. Terhadap yen, euro terkoreksi hari ini ke 97,16, setelah menyentuh level tertinggi sejak 12 Juli dan merupakan 50% retracement kejatuhan 1-22 Juli.
Aussie, yang menjadi mata uang dengan performa terbaik di antara major currencies, berhasil menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir. Melanjutkan tren penguatannya, aussie bertengger di $1,0560 hari ini, setelah menyentuh $1,0573. Kini aussie mengincar level $1,06, bila tembus, target selanjutnya di $1,0625, atau high 20 Maret.
Tidak ada even penting terjadwal di Asia dan Eropa hari ini, tapi pasar menantikan pidato Ketua the Fed Ben Bernanke mengenai ekonomi malam nanti. Untuk minggu ini, pasar akan mencermati keputusan suku bunga RBA dan serangkaian data ekonomi China. Pasar juga mengamati perkembangan di Eropa.
Pasar senang setelah bank sentral China kemarin mengatakan akan menyesuaikan kebijakan moneter dan memperlancar kondisi kredit untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Pasar akan mencermati serangkaian data China mulai Kamis, yang dapat memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html

Tanggal May 04, 2012 / 9:45 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar mencatat penguatan yang amat tipis terhadap rivalnya, menyusul data ekonomi yang beragam, tapi situasi di Eropa juga tidak menggembirakan. Fokus pasar kini tertuju ke data ketenagakerjaan AS.
Dollar naik tipis atas mata uang utama dunia, seperti ditunjukkan oleh indeksnya yang kini berada di 79,21. setelah data tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam sebulan terakhir.  Initial jobless claims turun 27.000 menjadi 365.000 minggu lalu. Data ini dianggap sebagai gambaran awal data payroll yang akan diumumkan malam nanti. Sayangnya, data sektor jasa yang tidak sesuai harapan menggerus penguatan dollar. Indeks ISM non manufaktur turun ke 53,5 di April dari 56 di Maret.
Data ekonomi beragam itu menimbulkan ketidakpastian apakah the Fed akan meluncurkan stimulus lagi untuk merangsang pertumbuhan. Oleh karena itu, fokus kini tertuju ke data payroll, yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja, baik sektor publik maupun swasta, bertambah sebesar 165.000 pada April, setelah naik 120.000 di Maret.
Namun, mengingat gambaran ekonomi AS yang kini beragam, pasar membutuhkan angka yang lebih tinggi dari prediksi, kalau perlu mencapai 200 ribu, untuk mengurangi kemungkinan perlunya stimulus moneter lanjutan. Pasar menganggap angka itu sebagai pertumbuhan yang bagus. Sebaliknya bila angkanya ternyata lebih rendah dari prediksi, maka bisa menambah ekspektasi the Fed harus melanjutkan program pembelian aset, ini bisa melemahkan dollar. 
Mengenai mata uang lain, euro sempat tergelincir kemarin karena kenaikan yield obligasi Spanyol. Euro berhasil terangkat lagi setelah Presiden ECB Mario Draghi menyampaikan pandangan yang positif soal ekonomi, tapi di sisi lain ia tetap membuka peluang stimulus lanjutan bila ekonomi terus memburuk.
Menurut analis, euro sempat terangkat oleh pernyataan Draghi, tapi tak bertahan lama karena pasar sadar ECB sebenarnya tidak mengubah apapun.  Bila pasar beranggapan stimulus tidak perlu, euro sudah menguat tajam. Euro kini bertengger di $1,360, seteklah sempat jatuh di $1,3093 kemarin.
Data Eropa terjadwal hari ini antara lain indeks PMI sektor jasa Jerman dan zona euro, serta penjualan rital zona euro. Tapi seiring memasuki akhir pekan, dimana Perancis dan Yunani menggelar pemilu, pelaku pasar masih enggan membeli euro. Pergantian kepemimpinan bisa berarti perubahan kebijakan, terutama terkait pengentasan krisis utang.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-stabil-data-payroll-jadi-fokus.html

Tanggal April 10, 2012 / 5:29 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Yen menggapai level tertinggi dalam sebulan terakhir atas dollar setelah BOJ mempertahankan kebijakannya dan tidak mengumumkan langkah baru.

BOJ mempertahankan kebijakannya hari ini dan tidak mengumumkan langkah baru apapun. Keputusan ini sesuai ekspektasi pasar, meski yen menguat terhadap dollar setelah pengumuman itu. Pasar memandang para pejabat BOJ lebih memilih untuk menunggu sampai rapat berikutnya pada 27 April, ketika revisi proyeksi ekonomi memberikan gambaran terbaru yang dapat dijadikan alasan perlunya tindakan lanjutan.

Yen berpotensi mempertahankan penguatannya dalam jangka pendek karena kekhawatiran mengenai ekonomi AS menekan yield Treasury. Yen juga menguat  ke level tertinggi dalam sebulan terakhir terhadap euro, yang rentan di tengah kekhawatiran mengenai krisis utang, yang mencuat kembali karena masalah Spanyol. Para analis mengatakan kenaikan yield obligasi Spanyol dan Italia bisa memicu aksi jual di euro.

Meski demikian, bila dicermati, penguatan yen ini hanyalah proses koreksi dollar, yang sempat rally atas mata uang Jepang itu selama Februari-Maret. Dollar koreksi dari rally itu yang dimulai dari 76,21 yen sampai 84,19 yen. Kini, pair itu sedang melakukan penyesuaian. Bila menggunakan indikator Fibonacci Retracement dari kedua level itu, maka saat ini koreksi pair tersebut baru mencapai 38,2%. Bila mencapai 50%, maka dollar akan melorot sampai kisaran 80 yen.

Pada jam 17:00 WIB, yen diperdagangkan di 81,11 per dollar, menguat dari level penutupan New York dini hari tadi 81,55. Terhadap euro, yen menguat ke 105,98 per euro dari 106,90. Yen menguat terhadap sterling ke 128,35 per pound dari 129,63.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/yen-rally-setelah-boj.html

Tanggal February 06, 2012 / 2:25 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Skenario bahwa Yunani tidak dapat meninggalkan Euro-zona telah memantapkan rally euro di awal tahun 2012 ini, tetapi script yang terus berubah dalam beberapa minggu terakhir , dengan ketegangan diantara anggota inti Euro-zona. Badan supranasional Eropa terus berjuang untuk menemukan jawaban dalam kebuntuan swap utang Yunani sama sekali tidak masuk akal apalagi kalau dilihat dari hitungan angka neraca ECB apabila bailout terus dilakukan, tidak hanya kepada Yunani tapi Portugal, Irlandia, Italy dan Spanyol.
Bank Sentral Eropa secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak akan mengambil “haircut” dari  utang Yunani; Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos dilaporkan mengancam untuk mundur selama negosiasi; Troika Eropa telah mengancam akan menahan setiap dana talangan lebih lanjut kecuali kesepakatan utang dan langkah-langkah penghematan tambahan telah diimplementasikan; dan kepemimpinan Jerman dalam mengendalikan keuangan Yunani, intervensi fiskal yang secara politik ‘arena jajahan baru’ ditakuti diikutsertakan dalam troika “penyelamatan zona euro”……hal ini yang menjadi issue utama dalam politisasi krisis utang yang dialami PIIGS.
Situasi ini jelas telah berantakan. Obrolan di meja perundingan hari ini menyatakan bahwa default Yunani bisa terjadi pada pekan ini.
Data paling penting untuk Euro selama seminggu penuh pertama Februari adalah tingkat suku bunga ECB yang diputuskan pada hari Kamis. Dan tentunya perkembangan dalam perundingan mengenai “default” pada krisis di Eropa…….kita tunggu saja…..dan sikap sentimen bearish masih mendominasi pasar dalam ekspektasi medium dan long term untuk Euro.

 

EUR-USD
P
ergerakan sideways yang terbentuk selama minggu lalu, sedikit menggambarkan bahwa pasar ekuitas memberikan sinyal dalam mencari bentuk sentimen yang akan mereka jadikan alasan dalam pembentukan tren risiko selama kuartal pertama tahun 2012 ini….masalahnya katalis fundamental yang dimiliki pihak otoritas dan pemerintah zona euro dicoba untuk ditahan dalam rangka penguluran waktu sampai kesepakatan politik mengenai fiskal compact dicapai. Flat pergerakan pada daily chart terlihat adanya “usaha” untuk menembus area 1.3250 dan 1.3…..  memang pasar membutuhkan katalis sebagai alasan agar dapat menembus area tersebut, yang dapat dijadikan katalis sekarang oleh pasar hanya pergerakan dari indeks USD dan untuk minggu ini adalah hasil perundingan mengenai perkembangan Yunani dan suku bungan ECB. Hati-hati kalau harga sudah mendekati 1.3010….. apabila hari ini menembus area 1.3 maka sinyal kembalinya tren bearish ada di level 50% fibonacci chart daily di area 1.2929.

Rekomendasi :
Buy             : 1.3070, 1.3020    Sell             : 1.3111, 1.3141
TP              : 1.3125                   TP               : 1.3010
Stoploss   : 1.2980                   Stoploss    : 1.3222

Resisten Level  : 1.3207, 1.3272                    
Support Level    : 1.3067, 1.2997                    
Range Area       : 1.2980 – 1.3141

 
USD-JPY
Y
en Jepang dalam pergerakannya sangat aktif dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, tingkat volatilitas USDJPY dari seminggu terakhir ini adalah yang tertinggi sejak akhir Oktober dimana ada intervensi oleh BoJ. Bahkan, ketika kita melihat gelombang awal (Selasa) dan kemerosotan yang mengikutinya di paruh kedua dalam seminggu, suatu gambaran yang terlihat adanya upaya lain yang gagal dimanipulasi baik oleh bank sentral atau Departemen Keuangan. Relly dramatis dari kombinasi dalam tawaran yang tidak wajar kembali ke area kritis di area 76.30 dan kemungkinan tes area ke 75.56 kembali terbuka lebar. Hal ini diikuti segera oleh unwinding alami untuk mendorong mata uang kembali ke status safe haven. Apakah pergerakan minggu lalu merupakan langkah intervensi? Tidak ada laporan resmi atau bahkan spekulasi yang serius. Mungkin ini adalah peningkatan alami dari tingkat resiko (permanen?) pada volatilitas.
Dan Perdana Menteri Jepang dan kementrian Keuangan akan terus memantau perkembangan pasar FX terutama terhadap Yen.

Rekomendasi :
Buy             : 76.65, 76.50        Sell             : 76.76, 76.90
TP              : 77.00                     TP               : 76.30
Stoploss   : 76.10                     Stoploss    : 77.10

Resisten Level  : 76.81, 77.07
Support Level    : 76.21, 75.87
Range Area        : 76.40 – 77.07

 
GBP-USD
A
nggota dewan BoE Adam Posen menyerang dengan nada yang sangat dovish untuk kebijakan moneter saat ia melihat inflasi terkendali pada tahun 2012, dan mengatakan bahwa ada kasus lain yaitu 75B GBP pelonggaran kuantitatif yang sedang berlangsung dalam penguatan sektor ekonomi riil. Sebaliknya, anggota MPC David Miles berpendapat bahwa pendapat tersebut sangat ‘lancang’ bahwa bank sentral akan menaikkan batas pada APF sebagai salah satu opsi dalam  mengumpulkan percepatan pemulihan ekonomi. Komentar yang berlawanan dari BoE bisa pertanda keretakan dalam MPC, dan kita dapat melihat pihak otoritas tetap pada sikap  ‘wait and see’ pada pendekatan di babak pertama tahun ini karena prospek fundamental untuk wilayah tetap diliputi ketidakpastian yang tinggi. Sementara itu, Institut Nasional untuk Penelitian Ekonomi dan Sosial mendorong Menteri Keuangan Britania Raya George Osborne untuk menyusun paket stimulus karena mereka memperkirakan ekonomi Inggris berkontraksi 0,1% pada tahun 2012, dan sikap kooperatif  BoE di sela-sela kebijakan moneter-nya terhadap pasar tetap sangat akomodatif. Koreksi kemungkinan terlihat pada minggu ini setelah rally aktif pound sampai ke level 38% fibonacci chart weekly di area 1.5880…..sinyal koreksi berada pada area 1.5696 yang merupakan support pertama weekly. Closing daily di area 1.5707 sangat krusial dalam koreksi pergerakan pound dimana target monthly pivot di area 1.5590 menjadi krusial dalam konfirmasi tren bearish untuk chart weekly pound.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5717, 1.5686    Sell             : 1.5797, 1.5830
TP              : 1.5808                   TP               : 1.5690
Stoploss   : 1.5600                   Stoploss    : 1.5898

Resisten Level  : 1.5866, 1.5919
Support Level    : 1.5757, 1.5696
Range Area        : 1.5690 – 1.5830

USD-CHF
M
emang benar bahwa tujuan akhir pihak otoritas kebijakan adalah untuk mengurangi tekanan nilai tukar yang tinggi telah di ekspor ke Zona Euro, tetapi ada keterbatasan dalam kemampuan mereka. Menahan gelombang air pasang pada tingkat tentu adalah hanya satu hal, tetapi secara aktif dan konsisten dapat memanipulasi seluruh pasar dalam satu tindakan langsung adalah sesuatu yang sama sekali berbeda (intervensi). Ancaman hanya bahwa ada penjual franc berkantung tebal pada tingkat tertentu mungkin lebih efektif sebagai mengekang spekulatif daripada yang sebenarnya dilepas ke pasar oleh SNB. Atau, untuk melawan, keengganan alami arus modal risiko yang terkait dengan Zona Euro menjadi dasar ketakutan setiap bank sentral. Area 0.9090 merupakan level 50% fibonacci chart daily dan penguatan franc sampai 0.9113 dapat diasumsikan sinyal safe haven akan kembali ke franc dengan syarat teknikal sideways pijakan akan akasi beli franc akan terus dicoba untuk break area 0.8990. Area high (0.9226) yang dicoba untuk ditembus dalam empat hari belakang dapat dijadikan pertimbangan dalam sinyal reversal jangka pendek.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9207, 0.9175    Sell             : 0.9310, 0.9333
TP              : 0.9303                    TP               : 0.9222
Stoploss   : 0.9100                    Stoploss    : 0.9400

Resisten Level  : 0.9244, 0.9282
Support Level    : 0.9127, 0.9088
Range Area        : 0.9170 – 0.9333

AUD-USD
K
atalis dalam pengarahan sentimen risiko dijadwalkan selama paruh pertama minggu ini adalah keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA). Kita telah melihat dua berturut-turut penurunan suku bunga (25bp), seperempat persen sehingga spekulasi ketiga dan kemungkinan akan menghasilkan sebuah ‘kejutan’. Sampai sekarang, konsensus antara ekonom yakni pemotongan tingkat ketiga kisarannya akan sama dan ekspektasi pasar sama keyakinannya sebesar 79 persen. Apa yang sebenarnya yang penting adalah pengaruh tren risiko saat rilis. Jika ‘risiko’ tak terduga lekat pada keputusan suku bunga, bisa menghasilkan sebuah rally bantuan yang signifikan untuk Aussie. Atau, jika rasa untuk hasil telah digantikan oleh sentimen rasa takut akan ketidak pastian tersebut, maka dapat memperkuat asumsi pemotongan deleveraging. Hampir sama dengan pound, Aussie menunjukkan prestasi yang fantastis dengan meninggalkan area jual-nya dalam waktu tujuh minggu berturut turut (0.9880 sampai 1.0756). Suatu skenario apik dalam imbas dari situasi di Eropa. Akankah terus menguat sampai ke level resisten monthly di area 1.0818? adanya double top di area 1.0762 dapat dijadikan area pertimbangan akan adanya koreksi, dan sinyal koreksi akan ada di area 1.0666…..kesimpulan yang dapat diambil adalah area 1.0740-1.0760 dapat dijadikan alternatif jual dan area 1.0610-1.0666 untuk dibeli. Hati-hati akan koreksi penguatan Indeks USD dapat menjatuhkan Aussie kembali ke target bearisnya ke area 1.0323.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0595, 1.0555    Sell             : 1.0715, 1.0737
TP               : 1.0680                  TP               : 1.0585
Stoploss    : 1.0505                  Stoploss    : 1.0808

Resisten Level  : 1.0813, 1.0863
Support Level    : 1.0690, 1.0616
Range Area        : 1.0580 – 1.0770

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-06-februari-2012.html

Tanggal February 01, 2012 / 3:00 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Akankah zona Euro dan Euro bertahan dalam krisis utang mereka? Untuk sementara waktu jawaban tidak diketahui. Apa yang sudah diketahui adalah bahwa para pemimpin Eropa menjelajahi setiap jalan untuk menemukan solusi yang dapat membuat pasar kembali pada tingkat sentimen risiko-nya. Dalam perkembangan-nya di beberapa minggu terakhir ini, ada kemungkinan solusi lain yang sifatnya sementara bagi mereka yang memilih untuk menyetujui standar perjanjian baru.
Sebuah rancangan perjanjian Uni Eropa terbaru, berjudul “Treaty on Stability, Coordination and Governance in the Economic and Monetary Union”, dirilis pada tanggal 27 Januari 2012. Proposal ini berfokus pada kewajiban dari masing-masing negara anggota Uni Eropa untuk bekerja menuju tujuan bersama untuk menopang pertumbuhan yang berkelanjutan, pemberdayaan lapangan kerja, daya saing dan solidaritas sosial secara umum. Tujuan ini dapat dicapai oleh masing-masing anggota, kalau mereka mengikuti seperangkat aturan untuk memastikan disiplin anggaran melalui fiscal compact dan untuk meningkatkan koordinasi dalam penentuan kebijakan ekonomi kawasan.
Perjanjian terbaru ini akan mulai berlaku dari awal 1 Januari 2013 atau hari pertama dari ratifikasi negara-negara anggota dua belas bulan berikutnya. Bagaimanapun, perjanjian tersebut tidak dapat dijamin akan aklamasi. Hari ini, Perdana Menteri Irlandia Enda Kelly memperingatkan bahwa referendum tentang perjanjian akan diselenggarakan, jika perlu. Jika ini terjadi, apabila perjanjian tersebut dilakukan akan menjadi bencana karena Irlandia dapat meninggalkan zona Euro, meskipun, hal ini tetap murni spekulasi pada tahap melo-drama utang Euro.
Selain itu, ada kendala yang signifikan dalam bentuk ekonomi Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol saat ini. Tidak ada kesepakatan telah tercapai pada kesepakatan debt swap Yunani. Di pasar obligasi, Italia dan Spanyol obligasi 10-tahun terus melayang-layang di kisaran hasil 5,500-7,000 persen, sedangkan Portugis obligasi 10-tahun baru-baru ini menghasilkan imbal hasil obligasi melompati ambang 15 persen. Secara struktural, masalah ada juga: pengangguran zona Euro berada pada tingkat tertinggi sejak lahirnya Euro, dengan pengangguran di Spanyol di bawah 23 persen.
Apakah hal itu semua dapat menjadi suatu dasar fundamental dalam penguatan euro? Asumsi “January Effect” dapat dikatakan hanya sebagai suatu “couse of technical movement” yang secara klasik diasumsikan bahwa suatu long tren dapat terbentuk dengan adanya pondasi kuat dalam “which area we gonna start”…….

 

EUR-USD
E
uro terus menanjak dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, euro rebound telah melebihi patokan kami pada pembentukan dasar  selera risiko-nya yaitu: S P 500. Apakah driver fundamental penting atau tidak tergantung pada kepercayaan dari pasar. Untuk saat ini, risiko tersebut ada di luar perhatian pasar. Sementara itu, adanya  koreksi panjang msh mendominasi pergerakan euro. Kemungkinan pergerakan yang mengarah sideways akan mendominasi pergerakan hari ini, apabila tidak adanya katalis yang dapat menjadi driver untuk euro. Area 1.32 merupakan level 38% fibonacci chart daily yang dapat diasumsikan ‘rest area’ euro dalam rally-nya. Dan area 1.3344 merupakan konfirmasi dalam koreksi penuh 50% fibonacci chart weekly target area 1.3404. Di sisi lain low pada bulan lalu (1.2622) dapat menjadi suatu proyeksi dari pergerakan downtren dari euro, dimana dari dua minggu terakhir jelas euro berusaha untuk membuat pijakan dalam konfirmasi tren bearish-nya, dalam memasuki sesi baru dalam pembentukan candle monthly dapat diasumsikan euro akan terus mencoba ke area 1.3333 dan high top area ada di 1.3466, setidaknya sampai pada dua minggu sesi, sinyal gagal akan ada pada area 1.2828.

Rekomendasi
:
Buy               : 1.2990, 1.2929       Sell              : 1.3131, 1.3180
TP                : 1.3070                      TP                : 1.2929
Stoploss     : 1.2900                      Stoploss    : 1.3222

Resisten Level  : 1.3182, 1.3280                    
Support Level    : 1.3009, 1.2939                    
Range Area        : 1.2950 – 1.3110

 
USD-JPY
Y
en Jepang dalam pergerakannya sangat aktif dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, tingkat volatilitas USDJPY dari seminggu terakhir ini adalah yang tertinggi sejak akhir Oktober dimana ada intervensi oleh BoJ. Bahkan, ketika kita melihat gelombang awal (Selasa) dan kemerosotan yang mengikutinya di paruh kedua dalam seminggu, suatu gambaran yang terlihat adanya upaya lain yang gagal dimanipulasi baik oleh bank sentral atau Departemen Keuangan. Relly dramatis dari kombinasi dalam tawaran yang tidak wajar kembali ke area kritis di area 76.30 dan kemungkinan tes area ke 75.56 kembali terbuka lebar. Hal ini diikuti segera oleh unwinding alami untuk mendorong mata uang kembali ke status safe haven. Apakah pergerakan minggu lalu merupakan langkah intervensi? Tidak ada laporan resmi atau bahkan spekulasi yang serius. Mungkin ini adalah peningkatan alami dari tingkat resiko (permanen?) pada volatilitas. Dan Perdana Menteri Jepang dan kementrian Keuangan akan terus memantau perkembangan pasar FX terutama terhadap Yen

Rekomendasi :
Buy             : 76.07, 75.95        Sell             : 76.20, 76.30
TP              : 76.30                     TP               : 75.90
Stoploss    : 75.55                    Stoploss    : 76.76

Resisten Level  : 76.40, 76.55
Support Level    : 76.10, 75.95
Range Area        : 75.90 – 76.40

GBP-USD
S
ecara terbuka dalam short term-nya, GBPUSD membuat kinerja yang cukup baik selama 10 hari berturut-turut. Kami belum melihat suatu pergerakan dengan tingkat konsistensi lebih dalam satu dekade. Jadi, sterling sangat kuat … benar? Tidak juga benar-benar. Hal penting untuk dilihat (sensitif terhadap tren selera resiko) ketika membangun pandangan sentimen pada sterling itu sendiri. Bahkan, sejak laporan kontraksi di 4Q GDP dan BoE menit terus dihembuskan ke arah pembelian obligasi tambahan, sedangkan untuk GBPUSD, hanya masalah waktu sebelum ‘warung’ risiko dibuka dan dijalankan, siap untuk ditanggapi oleh pasar.
Sideways kemungkinan terjadi untuk minggu ini sampai ada katalis yang dapat menggerakkan volatilitas pound….

Rekomendasi :
Buy            : 1.5666, 1.5606    Sell             : 1.5757, 1.5808
TP              : 1.5777                  TP               : 1.5666
Stoploss   : 1.5555                  Stoploss    : 1.5888

Resisten Level  : 1.5802, 1.5847
Support Level    : 1.5702, 1.5649
Range Area        : 1.5666 – 1.5777

 
USD-CHF
M
emang benar bahwa tujuan akhir pihak otoritas kebijakan adalah untuk mengurangi tekanan nilai tukar yang tinggi telah di ekspor ke Zona Euro, tetapi ada keterbatasan dalam kemampuan mereka. Menahan gelombang air pasang pada tingkat tentu adalah hanya satu hal, tetapi secara aktif dan konsisten dapat memanipulasi seluruh pasar dalam satu tindakan langsung adalah sesuatu yang sama sekali berbeda (intervensi). Ancaman hanya bahwa ada penjual franc berkantung tebal pada tingkat tertentu mungkin lebih efektif sebagai mengekang spekulatif daripada yang sebenarnya dilepas ke pasar oleh SNB. Atau, untuk melawan, keengganan alami arus modal risiko yang terkait dengan Zona Euro menjadi dasar ketakutan setiap bank sentral. Area 0.9090 merupakan level 50% fibonacci chart daily dan penguatan franc sampai 0.9113 dapat diasumsikan sinyal safe haven akan kembali ke franc dengan syarat teknikal sideways pijakan akan akasi beli franc akan terus dicoba untuk break area 0.8990. Area high (0.9226) yang dicoba untuk ditembus dalam empat hari belakang dapat dijadikan pertimbangan dalam sinyal reversal jangka pendek.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9202, 0.9155    Sell             : 0.9292, 0.9333
TP              : 0.9303                   TP               : 0.9191
Stoploss   : 0.9100                   Stoploss    : 0.9393

Resisten Level  : 0.9241, 0.9286
Support Level    : 0.9137, 0.9075
Range Area        : 0.9171 – 0.9333

AUD-USD
P
M Gillard: kekuatan ekonomi domestik membantu dolar Australia, Aussie dapat membuat “ekonomi lebih ramping dan kuat,” tetapi dengan penguatan-nya telah  memukul beberapa model bisnis, dan dia melihat dolar Australia yang relatif tinggi dalam tahun-tahun yang akan datang, seperti dikutip dailyFx dalam pidatonya hari ini, dari asumsi umum memang kekuatan dari Aussie adalah status mata uang komoditi yang melekat…..tapi perlu dipertimbangkan akan dampak krisis Eropa telah merambah ke belahan kawasan ekonomi lainnya terutama Asia yang merupakan pasar utama Australia, bagaimana asumsi tersebut dapat diterima dalam mengekspektasikan pertumbuhan ekonomi dalam jangka waktu pendek dan menengah?

Rekomendasi :
Buy             : 1.0555, 1.0505    Sell             : 1.0616, 1.0670
TP              : 1.0606                   TP               : 1.0505
Stoploss   : 1.0444                   Stoploss    : 1.0777

Resisten Level  : 1.0676, 1.0732
Support Level    : 1.0568, 1.0516
Range Area        : 1.0490 – 1.0666

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-01-februari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha