Search Results : gambar mata uang negara di eropa

Jakarta, Strategydesk – Rapat the Fed menjadi fokus pasar mata uang minggu ini, dengan isu utama prospek kenaikan suku bunga. Satu hal yang ingin diketahui apa yang akan disampaikan the Fed terkait prospek itu. Sebelum ke sana, perhatian pasar menuju data inflasi Inggris, yang dapat mempengaruhi persepsi pasar pada prospek kebijakan BOE. JPY 16-12-14

Performa ekonomi AS yang gemilang, mendukung pandangan the Fed bakal menjadi bank sentral negara maju pertama yang bisa menaikkan suku bunga. Dengan tingkat pertumbuhan lapangan kerja yang pesat, memperkuat harapan the Fed bakal menegaskan peluang kenaikan suku bunga di pertengahan tahun depan.

The Fed kemungkinan akan mengakui perkembangan ekonomi yang terlihat sejauh ini, seperti penciptaan lapangan kerja, aktivitas pembelanjaan konsumen atau  kondisi bisnis.. Kondisi ini diperkirakan banyak kalangan akan membuat the Fed menyesuaikan gaya bahasanya, dengan cenderung hawkish. The Fed diperkirakan bakal menghilangkan kalimat considerable time yang biasa digunakan untuk menggambarkan penerapan kebijakan akomodatif.

Namun, patut diwaspadai pandangan the Fed soal perlambatan global dan prospek inflasi. Ekonomi Eropa, Jepang dan China berpotensi menghambat pertumbuhan dunia. Dengan penurunan harga minyak yang tajam, berarti berkurangnya tekanan inflasi.  Situasi ini dapat menghalangi the Fed menyampaikan pernyataan soal opsi kenaikan suku bunga.

Untuk hari ini, pasar akan disuguhi data inflasi Inggris, yang diperkirakan semakin melambat. Inflasi tahunan selama Nopember diperkirakan melambat ke 1,2% dari 1,3%. Perlambatan inflasi bisa menambah keraguan BOE bisa menaikkan suku bunganya pertengahan  tahun depan. Di Eropa, ada data sentimen investor Jerman hasil survei ZEW, yang diperkirakan naik ke 20 di Desember dari 11,5 di Nopember.

EUR-USD
Masih bergerak di atas MA 25, EUR-USD rebound setelah jatuh kemarin. Pair ini berusaha menembus kejatuhan kemarin, peluang bullish terjaga bila berhasil ditutup di atas $1,2480. Bila akhirnya ditutup di bawah MA 25, pair ini terancam menuju ke $1,2360.

Rekomendasi harian
Dorongan buy masih bisa terjadi pada EUR-USD, dimana target buy di 1.2390 dengan target take profit 1.2451, dimana stop loss 1.2359. Buy break bisa dilakukan bila terjadi penembusan 1.2477 dengan target take profit 1.2522, dimana stop loss 1.2447.

Sementara itu, untuk sell ada 1.2527 dengan target take profit 1.2477, dimana stop loss 1.2557. Sedangkan posisi sell break bisa dilakukan di 1.2359 dengan peluang take profit di 1.2329 dan 1.2313, dimana stop loss ada penembusan kembali 1.2390.

USD-JPY
Semakin dalam kontraksi USD-JPY, kini melemah 0,2% ke 117,18. Menggunakan Fibonacci retracement, posisi pair ini sudah menembus 23,6% dari penguatan 15 Oktober-8 Desember, kini sedang menuju 38,2%. Penutupan di bawah 116,00 semakin memperbesar peluang ke sana.

Rekomendasi harian
Peluang buy USD-JPY di 116.02 dengan target take profit 116.79, dimana stop loss 115.72. Buy break-nya 117.96  dengan target take profit 118.35, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali ke 117.66.

Sedangkan posisi sell di area 118.47 dengan target take profit 117.97 dan 117.76, dimana stop loss 118.77. Sell break bila terjadi penembusan 116.97, dimana target take profit 116.40 dan 116.21 dengan area stop loss 117.27.

GBP-USD
Belum ada pergerakan besar pada GBP-USD setelah jatuh 0,4% kemarin. Bila jatuh ke bawah $1,5600, pair ini membentuk bearish continuation dengan target $1,5500. Ke atas, ada resistance di $1,5740, bila ditembus, pair ini mencoba bergerak ke $1,5800.

Rekomendasi harian
Pergerakan GBP-USD yang tertahan di resisten 1.5717, membuat GBP masih terus mencobanya. Bila terjadi penembusan area tersebut menjadi ruang untuk sell di 1.5747 dengan target take profit 1.5711 dan 1.5693, dimana stop loss 1.5777. Sedangkan sell break di 1.5594 dengan target take profit 1.5564 dan 1.5549, dimana stop loss bila ada pembalikan harga kembali ke 1.5629.

Buy 1.5533 dengan target take profit 1.5579, dimana stop loss 1.5503.

USD-CHF
Mengalami koreksi, USD-CHF sepertinya mulai menghapus penguatan kemarin. Masih bergerak di bawah MA 25, kondisi pair ini masih bearish. Penutupan di atas 0,9680 membuka peluang bullish dengan target selanjutnya di 0,9730-0,9750. Tapi bila terpuruk di bawah 0,9600, pair ini semakin bearish dengan target 0,9550.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF buy 0.9597 dengan target take profit 0.9643, dimana stop loss 0.9567. Buy break 0.9658 dengan target take profit 0.9689 dan 0.9704, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali ke 0.9628.

Sell 0.9704 dengan target take profit 0.9666, dimana stop loss 0.9734. Sell break 0.9582 dengan target take profit 0.9567 dan 0.9552, dimana stop loss ada penembusan kembali 0.9613.

AUD-USD
Tak banyak gerak, AUD-USD masih terjebak dekat level terendah dalam 4 tahun. Diperdagangkan di $0,8222, pair ini sempat ke low $0,8200. Bila ditutup di bawah $0,8170, pair ini terancam menuju 0,8100-0,8050. Ke atas, kalaupun berhasil menembus resistance $0,8300, pair ini masih sulit melampaui $0,8400.

Rekomendasi harian
Area 0.8255 menjadi target sell untuk AUD-USD, dengan take profit 0.8209, dimana stop loss 0.8285. Sell break ada penembusan kembali 0.8209 dengan target take profit 0.8179 dan 0.8163 , dimana stop loss 0.8239.

Buy 0.8148 dengan target take profit 0.8194, dimana stop loss 0.8118.

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-16-desember-2014/

Jakarta, Strategydesk – Prospek kebijakan moneter the Fed sejauh ini masih dianggap lebih unggul dibanding bank sentral negara maju lainnya. Hal itu tercermin dari penguatan dollar, yang masih bertahan dekat level tertinggi dalam empat tahun. Kini, pasar mata uang sedang menunggu bukti lebih lanjut mengenai keunggulan itu.   AUD 05-11-14

Data ketenagakerjaan AS menjadi alat untuk membuktikan keunggulan ekonomi AS, sekaligus mengukur  prospek kebijakan moneter ke depan. Indikator lapangan kerja menjadi salah satu alat yang digunakan the Fed untuk mempertimbangkan kebijakan. Data non-farm payroll, yang akan diumumkan Jumat nanti, menjadi penentu pandangan pasar soal performa ekonomi dan prospek kebijakan moneter AS.

Angka di atas 200 ribu dianggap pertumbuhan sehat yang dapat mengurangi pengangguran secara signiikan. Sebagai gambaran awal, data ADP menjadi suguhan utama malam nanti. Lapangan kerja sektor swasta diperkirakan tumbuh 220 ribu selama Oktober. Selain itu, ada data indeks sektor jasa AS dari ISM, yang diperkirakan relatif stabil.

Faktor yang juga dapat mengukuhkan keunggulan prospek kebijakan moneter the Fed adalah hasil rapat reguler ECB dan BOE besok.   Menurut spekulasi, adanya masalah internal dalam ECB, terkait perdebatan soal penambahan neraca dan pembelian obligasi, Tertundanya pelonggaran kebijakan mungkin bisa mengangkat euro, tapi sepertinya tidak akan lama.

EUR-USD
Belum terlihat banyak pergerakan, EUR-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,2450 dan $1,2570. Kejatuhan ke bawah support, pair ini terancam menuju $1,2350. Sebaliknya, bila berhasil ditutup di atas resistance, ada peluang menuju $1,2630 tapi kondisi bullish baru terlihat bila melampaui $1,2700.

Rekomendasi harian
Posisi sell pada EUR-USD 1.2573 dengan target take profit 1.2512, dimana stop loss 1.2603. Sell berikutnya 1.2634 dengan target take profit 1.2580, dimana stop loss 1.2664.

Sedangkan buy 1.2481 dengan target take profit 1.2532, dimana stop loss 1.2451. Sementara 1.2428 dengan target take profit 1.2477, dimana stop loss 1.2398.

USD-JPY
Memasuki sesi Eropa, USD-JPY berhasil menyentuh 114,54 atau tertinggi dalam 7 tahun. Setelah mencatat minggu terbaiknya dalam 1,5 tahun pekan lalu, pair ini masih melanjutkan gain, dengan target level psikologis 115. Level ini bisa dicapai bila tetap bertahan di atas 114. Penutupan di bawah 113,00 membuka peluang menuju 112,50. Tapi kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 111.

Rekomendasi harian
Peluang pada USD-JPY buy 103.28 dengan target take profit 104.19, dimana stop loss 112.98. Buy selanjutnya 112.70 dengan target take profit 113.31, dimana stop loss 112.40.

Sell 114.84 dengan target take profit 114.25, dimana stop loss 115.14. Sell 115.43 dengan target take profit 114.84, dimana stop loss 115.73.

GBP-USD
Pair ini mashi berkonsolidasi di kisaran $1,5900 dan $1,6050 selama enam sesi terakhir. Kondisi ini mengindikasikan belum ada faktor yang cukup kuat untuk mengangkat pair ini. Penutupan di bawah $1,5900, pair ini terancam menuju $1,5870-1,5840. Bila berhasil menetap di atas $1,6050, pair ini meraih kondisi bullish dengan target selanjutnya di $1,6120.

Rekomendasi harian
GBP-USD memiliki ruang sell 1.6022 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss 1.6062. Selanjutnya 1.6083 jadi area sell berikutnya dengan target take profit 1.6016, dimana stop loss 1.6123.

Buy 1.5915 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.5875. Buy 1.5857 dengan target take profit 1.5909, dimana stop loss 1.5817.

USD-CHF
Pair ini mencatat sedikit penguatan setelah koreksi kemarin. Meski reli selama dua minggu terakhir, pair ini masih belum berhasil menembus level psikologis 0,9700. Untuk bisa ke level itu, pair ini harus bisa ditutup di atas 0,9650. Saat ini, masih bertahan di atas 0,9580, tapi penembusan level itu membuka potensi menuju 0,9520.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF sell 0.9644 dengan target take profit 0.9593, dimana stop loss 0.9674. Sell 0.9690 dimana stop loss 0.9720, dengan target profit 0.9641.

Posisi buy 0.9561 dengan target take profit 0.9622, dimana stop loss 0.9531. Buy 0.9515 dengan target take profit 0.9564, dimana stop loss 0.9485.

AUD-USD
Meski fluktuatif selama tiga sesi terakhir, AUD-USD bergerak dalam range yang sama, $0,8640 dan $0,8790. Sepertinya pair ini menemukan support yang kuat di sana, sudah beberapa kali coba ditembus. Tapi penutupan di bawah itu, pair ini terancam ke $0,8600. Untuk bisa meraih kondisi bullish, pair ini harus bisa melampaui $0,8800.

Rekomendasi harian
0.8675 menjadi area buy pada AUD-USD dengan target take profit 0.8736, dimana stop loss 0.8645. 0.8621 jadi area buy dengan target take profit 0.8671, dimana stop loss 0.8591.

Area sell-nya 0.8773 dengan target take profit 0.8705, dimana stop loss 0.8803. 0.8819 jadi sell berikutnya dengan target take profit 0.8768, dimana stop loss 0.8849.

http://www.strategydesk.co.id/2014/11/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-nopember-2014/

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal January 09, 2013 / 4:16 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar berhasil menguat atas rival utama, namun penguatannya tidaklah besar. Pasar sepertinya sedang menunggu sesuatu yang dapat dijadikan alasan untuk mengangkat atau menjatuhkan harga.
Indeks Dow Jones Futures sempat bergerak negatif, mengancam koreksi tajam pasca rally resolusi fiskal AS. Tapi itu tidak terjadi, mengingat belum ada katalis yang dapat memicunya.  Tidak ada data penting dari AS malam nanti, menyebabkan kurangnya faktor untuk mempengaruhi sentimen. Peluang besar terjadinya pergerakan fluktuatif bisa datang dari musim laporan keuangan AS. 
Musim dimulai oleh Alcoa, perusahaan aluminium terbesar AS, yang mencatat kinerja sesuai prediksi. Namun kemungkinan belum ada lagi laporan perusahaan besar sampai Jumat, yaitu Wells Fargo. Minggu depan  barulah banyak perusahaan ternama AS yang mengumumkan kinerjanya. Laporan keuangan dapat dijadikan acuan pergerakan mata uang dengan pertama mempengaruhi pergerakan saham. Selain itu, laporan keuangan dapat dijadikan panduan gambaran kondisi ekonomi. 
Untuk minggu ini, salah satu fokus pasar adalah rapat reguler ECB. Banyak kalangan di pasar mata uang yang meyakini ECB akan mempertahankan suku bunganya, namun mengingat kondisi ekonomi yang masih suram, prospek pelonggaran tetap ada. Dengan sedikitnya yang memperkirakan pemangkasan, pasar akan sensitif dengan perubahan sikap atau pertimbangan soal perlunya pelonggaran kebijakan di masa mendatang.

EUR-USD
B
elum banyak gerak sampai sesi perdagangan Eropa, EUR-USD terjebak di $1,3065-3080. Pair ini tertekan menyusul serangkaian data buruk dari Eropa kemarin, yang mencerminkan suramnya kondisi ekonomi. Satu-satunya data Eropa hari ini adalah produksi industrial Jerman, yang diperkirakan akan menunjukkan output kontraksi untuk empat bulan berturut-turut. Satu-satnya faktor yang menopang euro adalah ekspektasi ECB akan mempertahankan rate besok.

Rekomendasi harian :
A
ksi sell break pada EUR-USD di area 1.3055 dengan target take profit 1.3000-1.3016, dimana stop loss 1.3083. Penutupan hari ini dibawah 1.3000 bisa dilakukan hold sell dengan peluang penurunan lebih jauh 1.2946.

Aksi buy break bilamana terjadi penembusan 1.3095 dengan target take profit 1.3153, dimana stop loss 1.3062.

USD-JPY
T
erkoreksi selama dua sesi, USD-JPY berhasil rebound hari ini setelah kejatuhan ke bawah 87,00 dijadikan peluang untuk membeli lagi. Pembelian dollar datang dari bergerai kalangan, termasuk importer dan ritel, meski belum ada petunjuk baru. Hal ini karena prospek stimulus BOJ dapat melemahkan yen kembali, bahkan tidak menutup kemungkinan menuju level 90. Pair ini sudah menguat sejak Oktober dan semakin tajam karena desakan stimulus dari shinzo Abe. Dengan masih santernya isu stimulus itu, tren belumlah berubah. 

Rekomendasi harian :
U
SD-JPY mempunyai peluang aksi sell break menembus support 87.22 dengan target take profit di 86.72, dimana stop loss di 87.50. Sell berikutnya bilamana ada kenaikan ke 88.09 dengan target take profit 87.50, dimana stop loss 88.28.

Aksi beli di 86.72 dengan target take profit di 87.31, dimana stop loss 86.53. Buy break di 87.50 dengan target take profit 87.99, dimana stop loss bila bergerak di bawah 87.22.

GBP-USD
GBP/USD juga bergerak dalam range sempit antara $1,6034 dan $1,6068 setelah mengalami kejatuhan signifikan di sesi sebelumnya. Minimnya katalis membuat pair ini stagnan. Data perdagangan Inggris mungkin bisa menjadi faktor penggerak. Defisit diperkirakan berkurang jadi 3 miliar pound dari 3,6 miliar. Bila jatuh ke bawah $1,5990, maka pair ini akan menguji $1,5940. Kalau ke atas, target terdekat adalah $1,6100.

Rekomendasi harian :
U
ntuk GBP-USD ada ruang melakukan buy break bila menembus 1.6083 dengan target take profit 1.6129, dimana stop loss 1.6052. Buy lanjutan bila kembali break/tembus 1.6129 dan ditutup hariannya di kisaran tersebut, dengan target take profit di 1.6174, dimana stop loss 1.6113.

Sell break bila tembus 1.6022 dengan target take profit 1.5961-1.5976, dimana stop loss kembali break 1.6052-nya.

USD-CHF
D
engan tidak adanya data Swiss terjadwal hari ini, pergerakan USD-CHF akan bergantung pada sentimen. Pair ini berkonsolidasi setelah gagal bertahan di 0,93. Tapi pair ini masih mampu bertahan di atas Moving Average 25 hari. (0,9206). Meski demikian, bila ditembus juga, pair ini terancam jatuh ke 0,9150, yang dapat melanjutkan tren penurunannya.

Rekomendasi harian :
U
SD-CHF bergerak terbatas, dimana ini membuka ruang untuk bergerak di 0.9220-9250. Sinyal sell break di 0.9216 dengan target take profit di 0.9171, dimana stop loss 0.9232.

Aksi beli di kisaran 0.9155-0.9163 dengan target take profit 0.9209, dimana stop loss 0.9135.

AUD-USD
S
empat anjlok karena data penjualan ritel Australia yang buruk, AUD-USD mampu bangkit dari kembali ke kisaran $1,05. Dibandingkan mata uang lainnya, Aussie masih punya keunggulan selisih rate (3,0%), dibandingkan negara maju lainnya yang di kisaran 0%. Namun pair ini masih kesulitan bertahan lama di kisaran $1,05. Resistance terdekat adalah $1,0528 (hi 3/1), sedangkan support $1,0466 (lo 8/1).
 
Rekomendasi harian :
A
ksi buy break AUD-USD di 1.0513 dengan target take profit di 1.0559, dimana stop loss 1.0483. Buy berikutnya ada di 1.0437 dengan target take profit 1.0498, dimana stop loss di bawah 1.0422.

Peluang Sell ada di 1.0559 dengan target take profit di 1.0483, dimana stop loss bila penutupan hari ini di atas 1.0574.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-09-januari-2013.html

Tanggal September 06, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rally atas mata uang dunia berkat laporan yang menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian obligasi skala besar.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Namun Laporan media masih simpang siur, dengan Bloomberg menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek sampai tiga tahun.
Laporan Bloomberg itu memicu pembelian euro. Menambah lajunya adalah laporan dari Reuters bahwa ECB siap mengabaikan status senioritas pada obligasi pemerintah yang dibelinya, yang berarti investor swasta tidak menjadi anak bawang kalau terjadi restrukturisasi di negara pengutang. 
Tapi ada juga laporan yang menyebutkan Dewan Gubernur ECB ingin punya ruang untuk fleksibilitas dalam pembelian obligasinya. ECB memang diperkirakan berhati-hati mengumumkan jumlah pembelian obligasi, mengingat penolakan Jerman. Sebenarnya, para analis juga masih skeptis ECB akan mengumumkan langkah substansial nanti. Pertanyaannya apakah rencana yang akan diumumkan nanti cukup untuk membujuk negara bermasalah minat bantuan finansial ke Uni Eropa.
Euro menguat 0,4% ke $1,2617, berusaha mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir $1,2636 yang disentuh minggu lalu.  Terhadap yen, euro stabil di 98,88, masih sulit menembus 99 lagi. Euro juga berhasil menguat atas franc, aussie dan loonie.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. Pasar juga akan mengamati pernyataan Draghi. Bila ECB mengecewakan atau keputusannya tidak sesuai harapan, bisa terjadi gelombang risk aversion.
Sebelum keputusan ECB, ada data PDB zona euro, yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi. BOE juga akan menggelar rapat reguler, namun diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga atau jumlah pembelian obligasinya. Sembari menunggu pernyataan Draghi, pasar akan disuguhi data ketenagakerjaan swasta AS. Data ADP Employment Change merupakan gambaran awal data payroll Jumat nanti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html

Tanggal March 09, 2012 / 2:38 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak naik hari ini menjelang data ketenagakerjaan AS yang dapat memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar dunia itu.

Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan mengumumkan data payroll, dan para analis memperkirakan sekitar 210.000 tenaga kerja bertambah bulan lalu. Data payroll yang bagus pada Desember dan Januari meningkatkan kepercayaan ekonomi tumbuh dan permintaan energi bertambah.

Minyak melaju hari ini di tengah membaiknya sentimen pasar setelah Yunani diberitakan berhasil mengumpulkan cukup kreditor untuk ikut restrukturisasi. Yunani mengumumkan telah mencapai target partisipasi penukaran utang (bond swap), mendekatkan negara itu meraih bailout dari Uni Eropa. Sumber menyebutkan tingkat partispasi sampai tenggat waktu Jumat dini hari mencapai 80%, di atas target 75% yang ditetapkan Yunani.

Spekulasi bahwa the Fed mempertimbangkan Quantitative Easing jilid ketiga juga mendorong harga minyak, karena berita itu melemahkan dollar, membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Pada jam 14:23 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman April naik 59 sen ke $107,17 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 11 sen jadi $125,55 per barel.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-naik-jelang-data-payroll.html

Tanggal March 07, 2012 / 10:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan mata uang berisiko lainnya sterling dan aussie mengalami kejatuhan tajam di tengah meningkatnya kecemasan mengenai Yunani dan minimnya faktor positif baru.
Euro terjerembab karena pasar semakin meragukan hasil penukaran obligasi (bond swap) Yunani. Kreditor swasta punya waktu sampai besok untuk memutuskan apakah menerima kesepakatan menghapus 53,5% utang yunani dengan imbalan obligasi baru.
Swap ini menjadi bagian tak terpisahkan bailout kedua Yunani, yang ditujukan agar negara itu tidak default. Meski  Yunani optimis akan mendapat tingkat partisipasi 75-80%, itu masih di bawah batas 90% yang diperlukan agar tidak memicu klausa langkah kolektif yang memaksa investor yang tidak bersedia.
Waktu semakin menipis bagi Yunani, yang punya utang jatuh tempo 14,5 miliar euro pada 20 Maret nanti. Tanpa kesepakatan dengan kreditor swasta, Yunani akan default.  Sejauh ini baru 20% kreditor yang bersedia partisipasi. Kreditor swasta, termasuk dana pensiun Yunani dan investor asing, masih ragu, membuat Athena memperingatkan akan memaksa mereka.
Yunani memang mengatakan bila kurang partisipasi, mereka akan memaksa investor tetap menerima. Bila dilakukan secara paksa, maka bisa memicu pembayaran Credit Default Swap (DCS), memukul institusi finansial Eropa. Inilah yang sedang dicemaskan pasar, default berantakan yang dapat memberi efek domino ke pasar keuangan global.
Dalam perdagangan di Asia, euro berhasil rebound, namun baru sampai $1,3146. Di New York, euro melemah hingga ke $1,3102. Dibayang-bayangi masalah Yunani, sulit bagi euro bangkit signifikan. Terhadap yen, euro stabil di 106,4 setelah jatuh hingga ke 105,62. Selain karena efek Eropa, sterling dan aussie semakin merana akibat data buruk. The cable ambruk karena data perumahan Inggris, sedangkan aussie melorot karena data PDB-nya.
Sebaliknya, dollar dan yen berjaya. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang As itu dengan enam rival utamanya, berada di 79,847, dari 79,300. Kedua mata uang itu  menjadi pilihan di tengah aksi jual karena absennya berita positif. Tidak ada alasan yang dapat dijadikan pelaku pasar untuk mengangkat mata uang seperti euro, sterling dan aussie.
Serangkaian data terjadwal hari ini antara lain data ketenagakerjaan Swiss, factory orders Jerman, dan ADP Employment Change. Data ADP itu, yang merupakan gambaran awal data payroll AS, diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja sektor swasta bertambah 210.000 selama Februari.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-aversion-mata-uang-berisiko-merosot.html

Tanggal February 21, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – MSCI Index (MXWD) naik 0,6 persen ke level tertinggi selama enam bulan terakhir 5:10 pm waktu New York. Standard Poor 500 berjangka Index naik 0,5 persen. Euro dihargai naik 0,8 persen menjadi $ 1,3243, dan hasil pada catatan 10-tahun Italia turun 10 basis poin. Minyak naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena Iran mengatakan pihaknya menghentikan beberapa ekspor minyak mentah.
“Pasar sedang sekali lagi berharap banyak pada perkembangan Yunani, dan itu dapat secara signifikan mengangkat risk appetite pasar,” kata Niels Christensen, kepala strategi mata uang di Nordea Bank AB di Kopenhagen. Investor “kembali mencari alasan pada risk appetite mereka pada Cina, dimana pengharapan pertumbuhan ekonomi global dapat di awali dari kawasan tersebut, jadi sangat penting bagi para pejabat yang mendukung prospek pertumbuhan global ini. Hal ini juga sesuai dengan gambaran yang lebih luas dari seluruh bank sentral di masa mode penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi mereka masing-masing, dan sangat fokus pada pengamanan kondisi moneter yang dapat merangsang pada pertumbuhan, “katanya.
Apakah hal tersebut di atas menjadi suatu indikasi suatu perkembangan baru dalam pembentukan sentimen medium dan long terms di pasar FX? Masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasikan dalam long terms tren yang mengiringi perubahan risk appetite tiap hari-nya……dan volatilitas yang dihasilkan-pun menjadi jawaban atas fundamental yang disampaikan pihak otoritas yang sengaja dilempar ke pasar untuk membentuk opini dagang secara global. Yang dimana dapat pula mendorong bisnis global secara luas.

EUR-USD
P
asar Asia menanggapi positif terhadap perkembangan Yunani dan membawa Euro kembali mencoba break 1.3300 (Pk. 10.30 WIB) masih ada dua sesi perdagangan yang harus dilalui Euro, sesi Eropa dan AS, dan apakah berita tersebut dapat dijadikan sinyal reversal long term untuk pergerakan Euro? Secara teknikal, sebelum kuartal pertama tahun 2012 ini euro harus dapat menembus dan closing di area 1.3444 yang merupakan strong weekly resisten dan area level 50% fibonacci chart weekly dan MA 50 di area 1.3570 merupakan konfirmasi reversal medium terms….sebaliknya apabila kembali closing di area 1.2990 maka tren bearish akan berlanjut. Apakah risk appetite yang sudah terbentuk akan dapat mengalahkan sentimen kekhawatiran dan ketakutan pihak investor yang masih terus mendominasi hasil pergerakan Euro?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3250, 1.3190    Sell             : 1.3307, 1.3333
TP              : 1.3333                   TP               : 1.3131
Stoploss    : 1.3100                  Stoploss    : 1.3444

Resisten Level  : 1.3330, 1.3386                    
Support Level    : 1.3182, 1.3126                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3344

 
USD-JPY
B
ank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy              : 79.60, 79.40        Sell             : 80.20, 80.40
TP               : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss     : 79.00                    Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 79.87, 80.13
Support Level    : 79.34, 79.08
Range Area        : 79.40 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan adanya perkembangan baru mengenai Yunani mengirim Pound ke area 1.5858 dan akan terus di apresiasikan perkembangannya hari ini ke target area 1.5920 dan sebaliknya apabila tidak tembus maka kembali ke area 1.5760.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5777, 1.5757    Sell             : 1.5888, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6

Resisten Level  : 1.5870, 1.5897
Support Level    : 1.5805, 1.5780
Range Area        : 1.5777 – 1.5920
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9090, 0.9060    Sell             : 0.9120, 0.9180
TP              : 0.9161                   TP               : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss    : 0.9222

Resisten Level  : 0.9165, 0.9216
Support Level    : 0.9073, 0.9034
Range Area        : 0.9030 – 0.9161

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy              : 1.0690, 1.0666    Sell             : 1.0777, 1.818
TP               : 1.0777                   TP                : 1.0666
Stoploss    : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0798, 1.0844
Support Level    : 1.0690, 1.0644
Range Area        : 1.0666 – 1.0808

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-21-februari-2012.html

Tanggal February 01, 2012 / 3:00 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Akankah zona Euro dan Euro bertahan dalam krisis utang mereka? Untuk sementara waktu jawaban tidak diketahui. Apa yang sudah diketahui adalah bahwa para pemimpin Eropa menjelajahi setiap jalan untuk menemukan solusi yang dapat membuat pasar kembali pada tingkat sentimen risiko-nya. Dalam perkembangan-nya di beberapa minggu terakhir ini, ada kemungkinan solusi lain yang sifatnya sementara bagi mereka yang memilih untuk menyetujui standar perjanjian baru.
Sebuah rancangan perjanjian Uni Eropa terbaru, berjudul “Treaty on Stability, Coordination and Governance in the Economic and Monetary Union”, dirilis pada tanggal 27 Januari 2012. Proposal ini berfokus pada kewajiban dari masing-masing negara anggota Uni Eropa untuk bekerja menuju tujuan bersama untuk menopang pertumbuhan yang berkelanjutan, pemberdayaan lapangan kerja, daya saing dan solidaritas sosial secara umum. Tujuan ini dapat dicapai oleh masing-masing anggota, kalau mereka mengikuti seperangkat aturan untuk memastikan disiplin anggaran melalui fiscal compact dan untuk meningkatkan koordinasi dalam penentuan kebijakan ekonomi kawasan.
Perjanjian terbaru ini akan mulai berlaku dari awal 1 Januari 2013 atau hari pertama dari ratifikasi negara-negara anggota dua belas bulan berikutnya. Bagaimanapun, perjanjian tersebut tidak dapat dijamin akan aklamasi. Hari ini, Perdana Menteri Irlandia Enda Kelly memperingatkan bahwa referendum tentang perjanjian akan diselenggarakan, jika perlu. Jika ini terjadi, apabila perjanjian tersebut dilakukan akan menjadi bencana karena Irlandia dapat meninggalkan zona Euro, meskipun, hal ini tetap murni spekulasi pada tahap melo-drama utang Euro.
Selain itu, ada kendala yang signifikan dalam bentuk ekonomi Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol saat ini. Tidak ada kesepakatan telah tercapai pada kesepakatan debt swap Yunani. Di pasar obligasi, Italia dan Spanyol obligasi 10-tahun terus melayang-layang di kisaran hasil 5,500-7,000 persen, sedangkan Portugis obligasi 10-tahun baru-baru ini menghasilkan imbal hasil obligasi melompati ambang 15 persen. Secara struktural, masalah ada juga: pengangguran zona Euro berada pada tingkat tertinggi sejak lahirnya Euro, dengan pengangguran di Spanyol di bawah 23 persen.
Apakah hal itu semua dapat menjadi suatu dasar fundamental dalam penguatan euro? Asumsi “January Effect” dapat dikatakan hanya sebagai suatu “couse of technical movement” yang secara klasik diasumsikan bahwa suatu long tren dapat terbentuk dengan adanya pondasi kuat dalam “which area we gonna start”…….

 

EUR-USD
E
uro terus menanjak dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, euro rebound telah melebihi patokan kami pada pembentukan dasar  selera risiko-nya yaitu: S P 500. Apakah driver fundamental penting atau tidak tergantung pada kepercayaan dari pasar. Untuk saat ini, risiko tersebut ada di luar perhatian pasar. Sementara itu, adanya  koreksi panjang msh mendominasi pergerakan euro. Kemungkinan pergerakan yang mengarah sideways akan mendominasi pergerakan hari ini, apabila tidak adanya katalis yang dapat menjadi driver untuk euro. Area 1.32 merupakan level 38% fibonacci chart daily yang dapat diasumsikan ‘rest area’ euro dalam rally-nya. Dan area 1.3344 merupakan konfirmasi dalam koreksi penuh 50% fibonacci chart weekly target area 1.3404. Di sisi lain low pada bulan lalu (1.2622) dapat menjadi suatu proyeksi dari pergerakan downtren dari euro, dimana dari dua minggu terakhir jelas euro berusaha untuk membuat pijakan dalam konfirmasi tren bearish-nya, dalam memasuki sesi baru dalam pembentukan candle monthly dapat diasumsikan euro akan terus mencoba ke area 1.3333 dan high top area ada di 1.3466, setidaknya sampai pada dua minggu sesi, sinyal gagal akan ada pada area 1.2828.

Rekomendasi
:
Buy               : 1.2990, 1.2929       Sell              : 1.3131, 1.3180
TP                : 1.3070                      TP                : 1.2929
Stoploss     : 1.2900                      Stoploss    : 1.3222

Resisten Level  : 1.3182, 1.3280                    
Support Level    : 1.3009, 1.2939                    
Range Area        : 1.2950 – 1.3110

 
USD-JPY
Y
en Jepang dalam pergerakannya sangat aktif dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, tingkat volatilitas USDJPY dari seminggu terakhir ini adalah yang tertinggi sejak akhir Oktober dimana ada intervensi oleh BoJ. Bahkan, ketika kita melihat gelombang awal (Selasa) dan kemerosotan yang mengikutinya di paruh kedua dalam seminggu, suatu gambaran yang terlihat adanya upaya lain yang gagal dimanipulasi baik oleh bank sentral atau Departemen Keuangan. Relly dramatis dari kombinasi dalam tawaran yang tidak wajar kembali ke area kritis di area 76.30 dan kemungkinan tes area ke 75.56 kembali terbuka lebar. Hal ini diikuti segera oleh unwinding alami untuk mendorong mata uang kembali ke status safe haven. Apakah pergerakan minggu lalu merupakan langkah intervensi? Tidak ada laporan resmi atau bahkan spekulasi yang serius. Mungkin ini adalah peningkatan alami dari tingkat resiko (permanen?) pada volatilitas. Dan Perdana Menteri Jepang dan kementrian Keuangan akan terus memantau perkembangan pasar FX terutama terhadap Yen

Rekomendasi :
Buy             : 76.07, 75.95        Sell             : 76.20, 76.30
TP              : 76.30                     TP               : 75.90
Stoploss    : 75.55                    Stoploss    : 76.76

Resisten Level  : 76.40, 76.55
Support Level    : 76.10, 75.95
Range Area        : 75.90 – 76.40

GBP-USD
S
ecara terbuka dalam short term-nya, GBPUSD membuat kinerja yang cukup baik selama 10 hari berturut-turut. Kami belum melihat suatu pergerakan dengan tingkat konsistensi lebih dalam satu dekade. Jadi, sterling sangat kuat … benar? Tidak juga benar-benar. Hal penting untuk dilihat (sensitif terhadap tren selera resiko) ketika membangun pandangan sentimen pada sterling itu sendiri. Bahkan, sejak laporan kontraksi di 4Q GDP dan BoE menit terus dihembuskan ke arah pembelian obligasi tambahan, sedangkan untuk GBPUSD, hanya masalah waktu sebelum ‘warung’ risiko dibuka dan dijalankan, siap untuk ditanggapi oleh pasar.
Sideways kemungkinan terjadi untuk minggu ini sampai ada katalis yang dapat menggerakkan volatilitas pound….

Rekomendasi :
Buy            : 1.5666, 1.5606    Sell             : 1.5757, 1.5808
TP              : 1.5777                  TP               : 1.5666
Stoploss   : 1.5555                  Stoploss    : 1.5888

Resisten Level  : 1.5802, 1.5847
Support Level    : 1.5702, 1.5649
Range Area        : 1.5666 – 1.5777

 
USD-CHF
M
emang benar bahwa tujuan akhir pihak otoritas kebijakan adalah untuk mengurangi tekanan nilai tukar yang tinggi telah di ekspor ke Zona Euro, tetapi ada keterbatasan dalam kemampuan mereka. Menahan gelombang air pasang pada tingkat tentu adalah hanya satu hal, tetapi secara aktif dan konsisten dapat memanipulasi seluruh pasar dalam satu tindakan langsung adalah sesuatu yang sama sekali berbeda (intervensi). Ancaman hanya bahwa ada penjual franc berkantung tebal pada tingkat tertentu mungkin lebih efektif sebagai mengekang spekulatif daripada yang sebenarnya dilepas ke pasar oleh SNB. Atau, untuk melawan, keengganan alami arus modal risiko yang terkait dengan Zona Euro menjadi dasar ketakutan setiap bank sentral. Area 0.9090 merupakan level 50% fibonacci chart daily dan penguatan franc sampai 0.9113 dapat diasumsikan sinyal safe haven akan kembali ke franc dengan syarat teknikal sideways pijakan akan akasi beli franc akan terus dicoba untuk break area 0.8990. Area high (0.9226) yang dicoba untuk ditembus dalam empat hari belakang dapat dijadikan pertimbangan dalam sinyal reversal jangka pendek.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9202, 0.9155    Sell             : 0.9292, 0.9333
TP              : 0.9303                   TP               : 0.9191
Stoploss   : 0.9100                   Stoploss    : 0.9393

Resisten Level  : 0.9241, 0.9286
Support Level    : 0.9137, 0.9075
Range Area        : 0.9171 – 0.9333

AUD-USD
P
M Gillard: kekuatan ekonomi domestik membantu dolar Australia, Aussie dapat membuat “ekonomi lebih ramping dan kuat,” tetapi dengan penguatan-nya telah  memukul beberapa model bisnis, dan dia melihat dolar Australia yang relatif tinggi dalam tahun-tahun yang akan datang, seperti dikutip dailyFx dalam pidatonya hari ini, dari asumsi umum memang kekuatan dari Aussie adalah status mata uang komoditi yang melekat…..tapi perlu dipertimbangkan akan dampak krisis Eropa telah merambah ke belahan kawasan ekonomi lainnya terutama Asia yang merupakan pasar utama Australia, bagaimana asumsi tersebut dapat diterima dalam mengekspektasikan pertumbuhan ekonomi dalam jangka waktu pendek dan menengah?

Rekomendasi :
Buy             : 1.0555, 1.0505    Sell             : 1.0616, 1.0670
TP              : 1.0606                   TP               : 1.0505
Stoploss   : 1.0444                   Stoploss    : 1.0777

Resisten Level  : 1.0676, 1.0732
Support Level    : 1.0568, 1.0516
Range Area        : 1.0490 – 1.0666

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-01-februari-2012.html

Tanggal December 02, 2011 / 2:29 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sir Mervyn King, Gubernur Bank of England, memperingatkan minggu ini “tanda-tanda awal krisis kredit, kekhawatiran bahwa hal itu akan menjadi lebih buruk”. Kiyohiko Nishimura, wakil gubernur Bank of Japan, mengatakan ia khawatir suatu “krisis kredit yang akan terus meluas”. ANZ, salah satu bank terbesar Australia, mengamati bahwa “krisis kredit di Eropa telah menyebar ke Asia dan akan menyebar sini juga”. Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan dan Bank Dunia juga mengatakan hal yang sama.
Bank adalah pemasok tradisional kredit – pemerintah yang berutang ke mereka seperti pengisap debu, pinjaman antar bank, perusahaan, dari pedagang tunggal sampai perusahaan raksasa, dan individu. Bank menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan mesin ekonomi; tanpa pelumas maka mesin tersebut dapat overheat. Tapi untuk melaksanakan peran itu, bank pun membutuhkan dana yang biasa disebut core fund budget. Dan hal itu yang menjadikan mesin itu mogok.
Bank secara tradisional adalah sarana investor terbesar di obligasi pemerintah. Dan secara perlahan telah dilemahkan oleh memburuknya krisis utang negara zona euro. Ketika mereka menimbun modal selalu di respon dengan  kredit yang makin langka dan lebih mahal cost refund-nya. Dan jika bank tidak dapat lagi mendanai permintaan kredit di dunia, resesi yang mengancam di zona euro kemungkinan akan lebih dalam, lebih lama dan negara-negara di zona euro harus bertanggung jawab.
Rabu, lima bank yang paling kuat di dunia pusat, di AS, Kanada, Inggris, zona euro dan Swiss, mengumumkan tindakan darurat untuk mempermudah akses dana ke bank. Itu adalah intervensi likuiditas kedua dalam beberapa bulan terakhir.
Karena kekhawatiran atas integritas zona euro telah sedemikian dalam, bank-bank Eropa telah menilai terlalu mahal, semakin sulit atau dalam beberapa kasus tidak mungkin untuk meningkatkan pendanaan dalam pasar obligasi. Sejauh ini mereka telah menutup hampir dua-pertiga dari jumlah dana yang beredar yang jatuh tempo pada 2011. Bagi sebagian besar bank, pasar obligasi telah ditutup selama berbulan-bulan. Persediaan dana dalam bentuk deposito dari para nasabahpun juga langka.

EUR-USD
K
oreksi pergerakan euro sampai ke area 1.35 kecil di atas level 50% fibonacci chart weekly sampai awal perdagangan di bulan Desember ini dapat menjadi dua gambaran dalam teknikalnya; di awal minggu di bulan Desember ini pergerakan reversal terjadi berangkat dari area 1.32 kecil di hari akhir perdagangan bulan November dan ekspektasi koreksi berkelanjutan akan terjadi apabila masuk ke area resisten kedua weekly di area 1.36 dan closing di area tersebut dalam terms dua minggu sesi perdagangan, yang kedua; koreksi ini hanya suatu arena rehat sementara dalam membuat pijakan kuat untuk melanjutkan sentimen tren bearish untuk euro ke area 1.31….dua hal tersebut hanya mampu digerakkan dengan data dari keadaan regional zona euro itu sendiri, yang untuk sementara ini masih jauh dari harapan pasar dan investor.

Rekomendasi :
Buy             : 1.3414, 1.3360    Sell           : 1.3480, 1.3535
TP              : 1.3535                   TP             : 1.3377
Stoploss   : 1.3200                   Stoploss  : 1.3600

Resisten Level  : 1.3513, 1.3568                    
Support Level    : 1.3410, 1.3363                    
Range Area        : 1.3300 – 1.3535
 

USD-JPY
A
rea 78.39 merupakan double top bagi yen dan merupakan target dalam konfirmasi pelemahan yen dalam mencari pijakan kembali di atas area 77.50 untuk kembali melakukan rally ke area 79.11. Pasar akan terus menguji ketahanan dari pelemahan yen terhadap pengaruh penguatan safe haven (USD indeks), kemungkinan sideways akan terbentuk setidaknya sampai pada penutupan perdagangan tahun ini dan ekspektasi yang cukup besar akan diperlihatkan yen dalam pergerakannya dalam memulai sesi perdagangan 2012 setidaknya sampai ke level harga 80.00, sebagai titik awal menuju 83.83……….

Rekomendasi :
Buy             : 77.70, 77.60        Sell            : 78.00, 78.10
TP              : 78.02                     TP              : 77.60
Stoploss   : 77.10                     Stoploss   : 78.30

Resisten Level  : 77.82, 77.97
Support Level    : 77.49, 77.31
Range Area        : 77.55 – 78.10

GBP-USD
S
edikit berbeda dengan euro bahwa pound benar-benar mencoba untuk hati-hati dalam ‘menyikapi’ keadaan yang sedang berlangsung di Eropa daratan…..range area antara level 23% (1.6150) – 50% (1.5487) fibonacci chart weekly selama tiga bulan terakhir ini dan enggan untuk break, mengisyaratkan tren terbentuk pada saat memang konfirmasi pelemahan atau penguatannya mendapat sinyal kepastian dari BoE dan pihak otoritas-nya, status ekuitas dan tingkat likuiditas dari asset yang bernilai pound.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5620, 1.5555    Sell            : 1.5693, 1.5720
TP              : 1.5777                   TP              : 1.5555
Stoploss   : 1.5400                   Stoploss   : 1.5888

Resisten Level  : 1.5748, 1.5811
Support Level    : 1.5629, 1.5572
Range Area        : 1.5555 – 1.5725
 

USD-CHF
B
ias pada USD-CHF terjadi dan dalam perdagangan yang cukup sempit di area 0.91 – 0.92 karena orientasi pelemahan franc menjadi target dari SNB dalam menopang penguatan kembali franc ke area 0.88….konsolidasi ringan yang terjadi beberapa hari belakang hanya menuji ketahanan pasar franc untuk tetap memproyeksikan diri di pasar cross euro. Area 0.93 merupakan level 50% fibonacci chart weekly dan apabila bulan ini closing di area tersebut maka area tersebut menjadi pondasi rally agar target SNB akan sampai pada perdagangan cross-nya dengan euro di area 1.3………..

Rekomendasi :
Buy             : 0.9132, 0.9100    Sell            : 0.9170, 0.9231
TP              : 0.9206                   TP              : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss   : 0.9333

Resisten Level  : 0.9206, 0.9327
Support Level    : 0.9137, 0.9085
Range Area        : 0.9111-0.9243

AUD-USD
D
olar Australia adalah mata uang dengan performa terbaik untuk hari ketiga berturut-turut dengan muka lebih dari 2,4% terhadap greenback lemah pada siang hari di New York. Dan data yang menunjukkan pertumbuhan kredit yang luas sesuai dengan harapan. Aussie terus mendapatkan keuntungan dari sentimen risiko yang umumnya sehat, bersama dengan positif bisnis-investasi tokoh, pasar optimisme setelah hari pertama KTT Eurogroup menteri keuangan ‘membantu mendorong mata uang Pasifik Selatan bahkan lebih tinggi di atas paritas. Berita pagi ini pun memicu rally besar setelah bank sentral memangkas persyaratan cadangan Cina sebesar 50 basis poin. Terus menambah ‘bahan bakar’ untuk rally adalah upaya yang terkoordinasi oleh bank sentral terbesar di dunia untuk meningkatkan likuiditas dengan memangkas suku swap sebesar 50 basis poin. The Fed, ECB, BoE, Dewan Komisaris RBA, BoJ, dan SNB disepakati untuk secara bersama ‘mengukur’ dalam upaya memerangi krisis likuiditas yang terus menjulang dan mengancam keuangan global karena krisis utang Eropa. Namun, langkah ini tidak mungkin menghilangkan  kekhawatiran penularan lebih lanjut sebagai salah satu masalah solvabilitas, TIDAK likuiditas.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0141, 1.0050    Sell            : 1.0240, 1.0300
TP              : 1.0222                   TP              : 1.0077
Stoploss   : 0.9800                   Stoploss   : 1.0400

Resisten Level    : 1.0298, 1.0356
Support Level      : 1.0164, 1.0090
Range Area         : 1.0040 – 1.0333

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-02-desember-2011.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha