Search Results : gambar masalah ketenagakerjaan

Jakarta, Strategydesk – Prospek kebijakan moneter the Fed sejauh ini masih dianggap lebih unggul dibanding bank sentral negara maju lainnya. Hal itu tercermin dari penguatan dollar, yang masih bertahan dekat level tertinggi dalam empat tahun. Kini, pasar mata uang sedang menunggu bukti lebih lanjut mengenai keunggulan itu.   AUD 05-11-14

Data ketenagakerjaan AS menjadi alat untuk membuktikan keunggulan ekonomi AS, sekaligus mengukur  prospek kebijakan moneter ke depan. Indikator lapangan kerja menjadi salah satu alat yang digunakan the Fed untuk mempertimbangkan kebijakan. Data non-farm payroll, yang akan diumumkan Jumat nanti, menjadi penentu pandangan pasar soal performa ekonomi dan prospek kebijakan moneter AS.

Angka di atas 200 ribu dianggap pertumbuhan sehat yang dapat mengurangi pengangguran secara signiikan. Sebagai gambaran awal, data ADP menjadi suguhan utama malam nanti. Lapangan kerja sektor swasta diperkirakan tumbuh 220 ribu selama Oktober. Selain itu, ada data indeks sektor jasa AS dari ISM, yang diperkirakan relatif stabil.

Faktor yang juga dapat mengukuhkan keunggulan prospek kebijakan moneter the Fed adalah hasil rapat reguler ECB dan BOE besok.   Menurut spekulasi, adanya masalah internal dalam ECB, terkait perdebatan soal penambahan neraca dan pembelian obligasi, Tertundanya pelonggaran kebijakan mungkin bisa mengangkat euro, tapi sepertinya tidak akan lama.

EUR-USD
Belum terlihat banyak pergerakan, EUR-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,2450 dan $1,2570. Kejatuhan ke bawah support, pair ini terancam menuju $1,2350. Sebaliknya, bila berhasil ditutup di atas resistance, ada peluang menuju $1,2630 tapi kondisi bullish baru terlihat bila melampaui $1,2700.

Rekomendasi harian
Posisi sell pada EUR-USD 1.2573 dengan target take profit 1.2512, dimana stop loss 1.2603. Sell berikutnya 1.2634 dengan target take profit 1.2580, dimana stop loss 1.2664.

Sedangkan buy 1.2481 dengan target take profit 1.2532, dimana stop loss 1.2451. Sementara 1.2428 dengan target take profit 1.2477, dimana stop loss 1.2398.

USD-JPY
Memasuki sesi Eropa, USD-JPY berhasil menyentuh 114,54 atau tertinggi dalam 7 tahun. Setelah mencatat minggu terbaiknya dalam 1,5 tahun pekan lalu, pair ini masih melanjutkan gain, dengan target level psikologis 115. Level ini bisa dicapai bila tetap bertahan di atas 114. Penutupan di bawah 113,00 membuka peluang menuju 112,50. Tapi kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 111.

Rekomendasi harian
Peluang pada USD-JPY buy 103.28 dengan target take profit 104.19, dimana stop loss 112.98. Buy selanjutnya 112.70 dengan target take profit 113.31, dimana stop loss 112.40.

Sell 114.84 dengan target take profit 114.25, dimana stop loss 115.14. Sell 115.43 dengan target take profit 114.84, dimana stop loss 115.73.

GBP-USD
Pair ini mashi berkonsolidasi di kisaran $1,5900 dan $1,6050 selama enam sesi terakhir. Kondisi ini mengindikasikan belum ada faktor yang cukup kuat untuk mengangkat pair ini. Penutupan di bawah $1,5900, pair ini terancam menuju $1,5870-1,5840. Bila berhasil menetap di atas $1,6050, pair ini meraih kondisi bullish dengan target selanjutnya di $1,6120.

Rekomendasi harian
GBP-USD memiliki ruang sell 1.6022 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss 1.6062. Selanjutnya 1.6083 jadi area sell berikutnya dengan target take profit 1.6016, dimana stop loss 1.6123.

Buy 1.5915 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.5875. Buy 1.5857 dengan target take profit 1.5909, dimana stop loss 1.5817.

USD-CHF
Pair ini mencatat sedikit penguatan setelah koreksi kemarin. Meski reli selama dua minggu terakhir, pair ini masih belum berhasil menembus level psikologis 0,9700. Untuk bisa ke level itu, pair ini harus bisa ditutup di atas 0,9650. Saat ini, masih bertahan di atas 0,9580, tapi penembusan level itu membuka potensi menuju 0,9520.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF sell 0.9644 dengan target take profit 0.9593, dimana stop loss 0.9674. Sell 0.9690 dimana stop loss 0.9720, dengan target profit 0.9641.

Posisi buy 0.9561 dengan target take profit 0.9622, dimana stop loss 0.9531. Buy 0.9515 dengan target take profit 0.9564, dimana stop loss 0.9485.

AUD-USD
Meski fluktuatif selama tiga sesi terakhir, AUD-USD bergerak dalam range yang sama, $0,8640 dan $0,8790. Sepertinya pair ini menemukan support yang kuat di sana, sudah beberapa kali coba ditembus. Tapi penutupan di bawah itu, pair ini terancam ke $0,8600. Untuk bisa meraih kondisi bullish, pair ini harus bisa melampaui $0,8800.

Rekomendasi harian
0.8675 menjadi area buy pada AUD-USD dengan target take profit 0.8736, dimana stop loss 0.8645. 0.8621 jadi area buy dengan target take profit 0.8671, dimana stop loss 0.8591.

Area sell-nya 0.8773 dengan target take profit 0.8705, dimana stop loss 0.8803. 0.8819 jadi sell berikutnya dengan target take profit 0.8768, dimana stop loss 0.8849.

http://www.strategydesk.co.id/2014/11/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-nopember-2014/

Tanggal September 06, 2012 / 3:08 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Emas rally kencang hari ini dan berhasil menembus level tertinggi dalam enam bulan terakhir menjelang hasil rapat reguler ECB yang diperkirakan akan mengumumkan kebijakan baru untuk mengentaskan krisis utang.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Laporan media menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek maksimal tiga tahun.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. raghi. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. pasar bisa kecewa bila ternyata harus menunggu lebih lama lagi soal detil bagaimana program pembelian itu dilaksanakan atau skala program itu dianggap kecil.
Namun kalau ternyata hasilnya tidak sesuai, harga emas masih bisa bertahan menjelang data ketenagakerjaan AS. Pasar berharap data ini menambah urgensi stimulus the Fed. Bila angkanya di bawah 100.000 bisa memperkuat ekspektasi Quantitative Easing (QE), kondisi yang dibutuhkan emas agar bisa terangkat lagi.
Sebagai gambaran awal data payroll, pasar akan mencermati data ADP Employment Change, yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja swasta tumbuh 140.000 selama Agustus. Pada jam 14:53 WIB, emas diperdagangkan di $1.707,26, menguat dari level penutupan sebelumnya $1.692,76.

Rekomendasi harian :
Buy Break 1703.15 TP 1718.80 Stoploss 1691.40.
Sell Break 1687.50 TP 1675.80 Stoploss 1692.00. Sell 1722.70 TP 1710.90 Stoploss 1726.60

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tembus-1700-jelang-ecb.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tembus-1700-jelang-ecb.html

Tanggal September 06, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rally atas mata uang dunia berkat laporan yang menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian obligasi skala besar.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Namun Laporan media masih simpang siur, dengan Bloomberg menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek sampai tiga tahun.
Laporan Bloomberg itu memicu pembelian euro. Menambah lajunya adalah laporan dari Reuters bahwa ECB siap mengabaikan status senioritas pada obligasi pemerintah yang dibelinya, yang berarti investor swasta tidak menjadi anak bawang kalau terjadi restrukturisasi di negara pengutang. 
Tapi ada juga laporan yang menyebutkan Dewan Gubernur ECB ingin punya ruang untuk fleksibilitas dalam pembelian obligasinya. ECB memang diperkirakan berhati-hati mengumumkan jumlah pembelian obligasi, mengingat penolakan Jerman. Sebenarnya, para analis juga masih skeptis ECB akan mengumumkan langkah substansial nanti. Pertanyaannya apakah rencana yang akan diumumkan nanti cukup untuk membujuk negara bermasalah minat bantuan finansial ke Uni Eropa.
Euro menguat 0,4% ke $1,2617, berusaha mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir $1,2636 yang disentuh minggu lalu.  Terhadap yen, euro stabil di 98,88, masih sulit menembus 99 lagi. Euro juga berhasil menguat atas franc, aussie dan loonie.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. Pasar juga akan mengamati pernyataan Draghi. Bila ECB mengecewakan atau keputusannya tidak sesuai harapan, bisa terjadi gelombang risk aversion.
Sebelum keputusan ECB, ada data PDB zona euro, yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi. BOE juga akan menggelar rapat reguler, namun diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga atau jumlah pembelian obligasinya. Sembari menunggu pernyataan Draghi, pasar akan disuguhi data ketenagakerjaan swasta AS. Data ADP Employment Change merupakan gambaran awal data payroll Jumat nanti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html

Tanggal August 07, 2012 / 3:54 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak berfluktuasi hari ini, dengan terkoreksi karena aksi ambil untung menyusul rally yang membawa harga ke level tertinggi dalam sebulan terakhir. Tapi harapan akan stimulus dan ketegangan di Timur Tengah masih menopangnya,

Profit taking terjadi setelah harga naik tajam karena data ketenagakerjaan AS yang mengesankan, dimana tumbuh di atas 100.000.  Harga juga naik berkat harapan ECB akan segera mengambil tindakan untuk memitigasi krisis dengan membeli obligasi Spanyol dan Italia.

ECB minggu lalu mengatakan siap membeli obligasi pemerintah untuk menekan yield Spanyol dan Italia, tapi belum jelas detilnya. Hal itu ditegaskan oleh anggota Dewan ECB Ardo Hansson yang memberi jaminan ke pasar, bahwa meski pembelian obligasi dilakukan dengan syarat tertentu, jumlahnya akan substansial.

Pasar juga berharap AS dan China, konsumen minyak terbesar dunia, turut meluncurkan stimulus untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. China akan mengumumkan serangkaian data ekonomi Kamis, mulai dari output industry sampai investasi, yang dapat memberi gambaran terkini kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Harga juga diangkat oleh masalah pasokan. Konflik di Suriah dan ketegangan terkait program nuklir Iran terus membuat pasar cemas mengenai ancaman gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah. Di Amerika Utara, pasar mengamati Badai Tropis Ernesto, yang diperkirakan akan bergerak ke Teluk Meksiko Kamis nanti.

Pada jam 15:37 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman September naik 20 sen ke $92,40 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 62 sen jadi $110,17 per barel. Pasar juga mencermati data cadangan energi AS versi American Petroleum Institute (API), yang akan diumumkan malam nanti, dan Energy Information Administration (EIA), yang dipublikasikan besok.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/isu-stimulus-timteng-topang-minyak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/isu-stimulus-timteng-topang-minyak.html

Tanggal March 07, 2012 / 10:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan mata uang berisiko lainnya sterling dan aussie mengalami kejatuhan tajam di tengah meningkatnya kecemasan mengenai Yunani dan minimnya faktor positif baru.
Euro terjerembab karena pasar semakin meragukan hasil penukaran obligasi (bond swap) Yunani. Kreditor swasta punya waktu sampai besok untuk memutuskan apakah menerima kesepakatan menghapus 53,5% utang yunani dengan imbalan obligasi baru.
Swap ini menjadi bagian tak terpisahkan bailout kedua Yunani, yang ditujukan agar negara itu tidak default. Meski  Yunani optimis akan mendapat tingkat partisipasi 75-80%, itu masih di bawah batas 90% yang diperlukan agar tidak memicu klausa langkah kolektif yang memaksa investor yang tidak bersedia.
Waktu semakin menipis bagi Yunani, yang punya utang jatuh tempo 14,5 miliar euro pada 20 Maret nanti. Tanpa kesepakatan dengan kreditor swasta, Yunani akan default.  Sejauh ini baru 20% kreditor yang bersedia partisipasi. Kreditor swasta, termasuk dana pensiun Yunani dan investor asing, masih ragu, membuat Athena memperingatkan akan memaksa mereka.
Yunani memang mengatakan bila kurang partisipasi, mereka akan memaksa investor tetap menerima. Bila dilakukan secara paksa, maka bisa memicu pembayaran Credit Default Swap (DCS), memukul institusi finansial Eropa. Inilah yang sedang dicemaskan pasar, default berantakan yang dapat memberi efek domino ke pasar keuangan global.
Dalam perdagangan di Asia, euro berhasil rebound, namun baru sampai $1,3146. Di New York, euro melemah hingga ke $1,3102. Dibayang-bayangi masalah Yunani, sulit bagi euro bangkit signifikan. Terhadap yen, euro stabil di 106,4 setelah jatuh hingga ke 105,62. Selain karena efek Eropa, sterling dan aussie semakin merana akibat data buruk. The cable ambruk karena data perumahan Inggris, sedangkan aussie melorot karena data PDB-nya.
Sebaliknya, dollar dan yen berjaya. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang As itu dengan enam rival utamanya, berada di 79,847, dari 79,300. Kedua mata uang itu  menjadi pilihan di tengah aksi jual karena absennya berita positif. Tidak ada alasan yang dapat dijadikan pelaku pasar untuk mengangkat mata uang seperti euro, sterling dan aussie.
Serangkaian data terjadwal hari ini antara lain data ketenagakerjaan Swiss, factory orders Jerman, dan ADP Employment Change. Data ADP itu, yang merupakan gambaran awal data payroll AS, diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja sektor swasta bertambah 210.000 selama Februari.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-aversion-mata-uang-berisiko-merosot.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha