Search Results : gambar masalah ketenagakerjaan

Tanggal September 06, 2012 / 3:08 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Emas rally kencang hari ini dan berhasil menembus level tertinggi dalam enam bulan terakhir menjelang hasil rapat reguler ECB yang diperkirakan akan mengumumkan kebijakan baru untuk mengentaskan krisis utang.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Laporan media menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek maksimal tiga tahun.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. raghi. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. pasar bisa kecewa bila ternyata harus menunggu lebih lama lagi soal detil bagaimana program pembelian itu dilaksanakan atau skala program itu dianggap kecil.
Namun kalau ternyata hasilnya tidak sesuai, harga emas masih bisa bertahan menjelang data ketenagakerjaan AS. Pasar berharap data ini menambah urgensi stimulus the Fed. Bila angkanya di bawah 100.000 bisa memperkuat ekspektasi Quantitative Easing (QE), kondisi yang dibutuhkan emas agar bisa terangkat lagi.
Sebagai gambaran awal data payroll, pasar akan mencermati data ADP Employment Change, yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja swasta tumbuh 140.000 selama Agustus. Pada jam 14:53 WIB, emas diperdagangkan di $1.707,26, menguat dari level penutupan sebelumnya $1.692,76.

Rekomendasi harian :
Buy Break 1703.15 TP 1718.80 Stoploss 1691.40.
Sell Break 1687.50 TP 1675.80 Stoploss 1692.00. Sell 1722.70 TP 1710.90 Stoploss 1726.60

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tembus-1700-jelang-ecb.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/emas-tembus-1700-jelang-ecb.html

Tanggal September 06, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rally atas mata uang dunia berkat laporan yang menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian obligasi skala besar.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Namun Laporan media masih simpang siur, dengan Bloomberg menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek sampai tiga tahun.
Laporan Bloomberg itu memicu pembelian euro. Menambah lajunya adalah laporan dari Reuters bahwa ECB siap mengabaikan status senioritas pada obligasi pemerintah yang dibelinya, yang berarti investor swasta tidak menjadi anak bawang kalau terjadi restrukturisasi di negara pengutang. 
Tapi ada juga laporan yang menyebutkan Dewan Gubernur ECB ingin punya ruang untuk fleksibilitas dalam pembelian obligasinya. ECB memang diperkirakan berhati-hati mengumumkan jumlah pembelian obligasi, mengingat penolakan Jerman. Sebenarnya, para analis juga masih skeptis ECB akan mengumumkan langkah substansial nanti. Pertanyaannya apakah rencana yang akan diumumkan nanti cukup untuk membujuk negara bermasalah minat bantuan finansial ke Uni Eropa.
Euro menguat 0,4% ke $1,2617, berusaha mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir $1,2636 yang disentuh minggu lalu.  Terhadap yen, euro stabil di 98,88, masih sulit menembus 99 lagi. Euro juga berhasil menguat atas franc, aussie dan loonie.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. Pasar juga akan mengamati pernyataan Draghi. Bila ECB mengecewakan atau keputusannya tidak sesuai harapan, bisa terjadi gelombang risk aversion.
Sebelum keputusan ECB, ada data PDB zona euro, yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi. BOE juga akan menggelar rapat reguler, namun diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga atau jumlah pembelian obligasinya. Sembari menunggu pernyataan Draghi, pasar akan disuguhi data ketenagakerjaan swasta AS. Data ADP Employment Change merupakan gambaran awal data payroll Jumat nanti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html

Tanggal August 07, 2012 / 3:54 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak berfluktuasi hari ini, dengan terkoreksi karena aksi ambil untung menyusul rally yang membawa harga ke level tertinggi dalam sebulan terakhir. Tapi harapan akan stimulus dan ketegangan di Timur Tengah masih menopangnya,

Profit taking terjadi setelah harga naik tajam karena data ketenagakerjaan AS yang mengesankan, dimana tumbuh di atas 100.000.  Harga juga naik berkat harapan ECB akan segera mengambil tindakan untuk memitigasi krisis dengan membeli obligasi Spanyol dan Italia.

ECB minggu lalu mengatakan siap membeli obligasi pemerintah untuk menekan yield Spanyol dan Italia, tapi belum jelas detilnya. Hal itu ditegaskan oleh anggota Dewan ECB Ardo Hansson yang memberi jaminan ke pasar, bahwa meski pembelian obligasi dilakukan dengan syarat tertentu, jumlahnya akan substansial.

Pasar juga berharap AS dan China, konsumen minyak terbesar dunia, turut meluncurkan stimulus untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. China akan mengumumkan serangkaian data ekonomi Kamis, mulai dari output industry sampai investasi, yang dapat memberi gambaran terkini kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Harga juga diangkat oleh masalah pasokan. Konflik di Suriah dan ketegangan terkait program nuklir Iran terus membuat pasar cemas mengenai ancaman gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah. Di Amerika Utara, pasar mengamati Badai Tropis Ernesto, yang diperkirakan akan bergerak ke Teluk Meksiko Kamis nanti.

Pada jam 15:37 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman September naik 20 sen ke $92,40 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 62 sen jadi $110,17 per barel. Pasar juga mencermati data cadangan energi AS versi American Petroleum Institute (API), yang akan diumumkan malam nanti, dan Energy Information Administration (EIA), yang dipublikasikan besok.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/isu-stimulus-timteng-topang-minyak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/isu-stimulus-timteng-topang-minyak.html

Tanggal March 07, 2012 / 10:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan mata uang berisiko lainnya sterling dan aussie mengalami kejatuhan tajam di tengah meningkatnya kecemasan mengenai Yunani dan minimnya faktor positif baru.
Euro terjerembab karena pasar semakin meragukan hasil penukaran obligasi (bond swap) Yunani. Kreditor swasta punya waktu sampai besok untuk memutuskan apakah menerima kesepakatan menghapus 53,5% utang yunani dengan imbalan obligasi baru.
Swap ini menjadi bagian tak terpisahkan bailout kedua Yunani, yang ditujukan agar negara itu tidak default. Meski  Yunani optimis akan mendapat tingkat partisipasi 75-80%, itu masih di bawah batas 90% yang diperlukan agar tidak memicu klausa langkah kolektif yang memaksa investor yang tidak bersedia.
Waktu semakin menipis bagi Yunani, yang punya utang jatuh tempo 14,5 miliar euro pada 20 Maret nanti. Tanpa kesepakatan dengan kreditor swasta, Yunani akan default.  Sejauh ini baru 20% kreditor yang bersedia partisipasi. Kreditor swasta, termasuk dana pensiun Yunani dan investor asing, masih ragu, membuat Athena memperingatkan akan memaksa mereka.
Yunani memang mengatakan bila kurang partisipasi, mereka akan memaksa investor tetap menerima. Bila dilakukan secara paksa, maka bisa memicu pembayaran Credit Default Swap (DCS), memukul institusi finansial Eropa. Inilah yang sedang dicemaskan pasar, default berantakan yang dapat memberi efek domino ke pasar keuangan global.
Dalam perdagangan di Asia, euro berhasil rebound, namun baru sampai $1,3146. Di New York, euro melemah hingga ke $1,3102. Dibayang-bayangi masalah Yunani, sulit bagi euro bangkit signifikan. Terhadap yen, euro stabil di 106,4 setelah jatuh hingga ke 105,62. Selain karena efek Eropa, sterling dan aussie semakin merana akibat data buruk. The cable ambruk karena data perumahan Inggris, sedangkan aussie melorot karena data PDB-nya.
Sebaliknya, dollar dan yen berjaya. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang As itu dengan enam rival utamanya, berada di 79,847, dari 79,300. Kedua mata uang itu  menjadi pilihan di tengah aksi jual karena absennya berita positif. Tidak ada alasan yang dapat dijadikan pelaku pasar untuk mengangkat mata uang seperti euro, sterling dan aussie.
Serangkaian data terjadwal hari ini antara lain data ketenagakerjaan Swiss, factory orders Jerman, dan ADP Employment Change. Data ADP itu, yang merupakan gambaran awal data payroll AS, diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja sektor swasta bertambah 210.000 selama Februari.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-aversion-mata-uang-berisiko-merosot.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha