Search Results : gambar gambar uang dari asia

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal November 02, 2012 / 7:56 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
     I
ndeks Nikkei merangkak naik menyusul optomisme pelaku pasar atas data manufaktur China yang lebih baik dari prediksi. Dengan membaiknya data China ini memberi gambaran dan sekaligus membuat pasar ekspor Jepang ke China cerah, khususnya produsen pembuatan mesin dan pengapalan. Meski beberapa kinerja keuangan seperti Panasonic, Sony dan Sharp catat kinerja keuangan yang buruk. Indeks Nikkei ditutup naik 18,58 poin, atau 0,21%, ke posisi 8.946,87.
     Indeks Nikkei berpeluang kembali bertengger di area 9.000 hari ini menyusul data ekonomi AS yang lebih baik dari prediksi berhasil angkat sentmen. Selain itu, pelemahan yen terhadap dollar di atas 80 diperkirakan memberi sokongan bagi saham-saham ekspor. Data ADP melonjak diharapkan bisa jadi gambaran bagus bagi data ketenagakerjaan AS.

Rekomendasi

Kospi
      I
ndeks Kospi kembali mengalami pelemahan kemarin menyusul kecemasan investor terhadap suramnya sektor ekspor karena pengaruh dari penguatan won. Sedangkan pasar juga bereaksi dari jatuhnya saham otomotif khususnya Hyundai Motor Co yang dikabarkan akan me-recall salah satu produknya di AS. Indeks Kospi ditutup turun 13,62 poin, atau 0,71%, ke posisi 1.898,44.
     Indeks Kospi merekuh kenaikan hari ini mengikuti irama bursa AS yang semalam mengalami lonjakan tajam. Membaiknya data ekonomi AS jadi penggerak utama Wall Street dan ini berdampak terhadap sentimen di Korsel. Tapi kenaikan bisa terbatasi jelang data payroll nanti malam.

Rekomendasi

Hang Seng
       I
ndeks Hang Seng berhasil bertengger di level tertingginya tahun ini, dimana pembelian secara agresif dilakukan investor mengikuti kenaikan bursa saham China. Kenaikan saham Shanghai tidak lepas laporan China Securities Journal bahwa 6 kota di China akan melakukan pelonggaran melalui kemudahan pemberian kredit untuk kepemilikan properti, dengan begitu bisa menjadi sumber pemasukan kota. Indeks Hang Seng ditutup naik 180,05 poin, atau 0,83%, ke posisi 21.821,87.
      Bursa saham AS yang melonjak semalam jadi pendorong indeks Hang Seng untuk mencetak level tertinggi baru tahun ini. Indeks yang mengalami kenaikan tajam beberapa hari terakhir jika dibandingkan dengan bursa utama Asia lainnya, dikhawatirkan setelah pencapaian level tersebut akan adanya aksi ambil untung, bersamaan dengan wait and see jelang data AS.

Rekomendasi

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/regional-melejit-payroll-fokus-selanjutnya.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/regional-melejit-payroll-fokus-selanjutnya.html

Tanggal November 02, 2012 / 1:58 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

 
Positifnya data-data AS semalam membuat mayoritas bursa Asia menghijau. Diantara data positif AS tersebut adalah data ADP Employment Change yang menunjukkan lapangan kerja swasta bertambah 158 ribu di Oktober. Data tersebut juga sebagai gambaran dari data payroll AS yang akan keluar nanti malam.

Sentimen positif dari bursa regional ini ternyata gagal mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona hijau. Pada penutupan sesi 1 ini IHSG terkoreksi tipis 1,374 poin (-0,032%) ke level 4333.988. Namun begitu, sentimen dari regional tersebut berhasil mendorong minat investor asing, yang tercatat melakukan net buy sekitar 216 miliar hingga penutupan sesi 1 ini.

Tidak seperti halnya dengan bursa Asia lainnya yang menguat signifikan, contohnya saja, indeks Hang Seng naik lebih dari 1%, demikian juga dengan indeks Nikkei. IHSG sepertinya kehilangan katalis baru dengan hampir berakhirnya masa laporan keuangan emiten.

Secara teknikal, seiring dengan terbentuknya pola hammer kemarin, kami masih melihat ruang kenaikan IHSG hingga penutupan sore nanti. Area 4.365 tetap akan menajdi target kenaikan IHSG selanjutnya. Level tersebut akan menjadi penting, karena jika mampu bertahan di atas resistance tersebut, IHSG memiliki potensi penguatan menuju area 4.400 – 4.500. Sedangkan trend akan berbalik bearish jika IHSG menembus support-nya di 4.300

Stock pick
SpecBuy : ASII, ADRO, BBRI, BBNI, CTRA, UNVR

   

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-global-gagal-angkat-ihsg-lunch-break-ihsg-02-11-12.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-global-gagal-angkat-ihsg-lunch-break-ihsg-02-11-12.html

Tanggal October 10, 2012 / 9:44 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar dan yen menjadi primadona karena pasar menjauhi risiko di tengah kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global dan kinerja keuangan perusahaan.
Saham Asia mengikuti kejatuhan Wall Street semalam, dengan sektor teknologi Sektor teknologi dan komoditas menjadi sasaran utama setelah rating Intel diturunkan dan Rio Tinto menyampaikan peringatan akan prospek bisnis yang suram. Pelaku pasar pada dasarnya sedang menunggu laporan keuangan perusahaan AS untuk melihat gambaran mengenai dampak perlambatan ekonomi global terhadap laba.
Menurut analis, mata uang dipengaruhi oleh pergerakan saham. Bila saham berjatuhan, mata uang sepert euro dan sterling akan dijauhi. Apakah kondisi ini akan berubah tergantung pada reaksi pasar terhadap kinerja keuangan emiten. Ekspektasi akan kinerja keuangan rendah, jadi pasar akan menyambut baik kejutan positif, seperti laba lebih baik dari prediksi.
Namun, kalaupun ada dorongan positif, itu tidak akan besar karena masih ada kekhawatiran lain, yaitu perlambatan ekonomi dunia dan masalah Eropa. IMF kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan global 2012 menjadi 3,3%, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 3,5%. Angka terbaru merupakan yang terendah sejak 2009.
Di Eropa, belum ada perkembangan baru mengenai bailout untuk Spanyol. Eurogroup mengatakan Spanyol belum perlu dibantu. Rencana ECB membeli obligasi memang menjadi faktor yang menjaga euro dari kejatuhan lebih dalam, tapi bila Spanyol tidak mengajukan bailout, program itu takkan jalan, ini yang menghambat laju euro.
Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi datang setelah beberapa lembaga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi  dunia, termasuk China. Di tengah ketidakpastian tinggi, pelaku pasar memutuskan untuk melepas aset berisiko dan beralih ke safe haven. Indeks Dollar menyentuh 80,26, tertinggi dalam sebulan terakhir. Terhadap yen, dollar stabil di 78,20. Greenback menguat atas euro, sterling, franc dan aussie.  Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9424.
Euro diperdagangkan di $1,2841, setelah mencatat pelemahan terbesarnya dalam tiga minggu terakhir. Support kuat ada di level psikologis $1,2800, bila ini di tembus target selanjutnya ada di $1,2787. Terhadap yen, euro berada di 100,43.  Bila level psikologis 100 ditembus hari ini, target selanjutnya adalah support yang kuat di 99,50.
Sterling akhirnya jatuh ke bawah $1,60 untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir. Berada di $1,5983, pergerakan ke bawah akan membawanya ke $1,5930, sebelum menuju $1,59. Aussie berhasil stabil di $1,0196. Kisaran $1,0130-45 merupakan  support yang kuat untuknya, namun masih kesulitan menyentuh $1,0250.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-resah-dollar-yen-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pasar-resah-dollar-yen-rally.html

Tanggal October 05, 2012 / 8:39 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Data initial jobless claims yang positif di Amerika dan juga rebound yang terjadi pada harga minyak, telah membuat indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam melanjutkan rebound sebesar 80,75 poin (+0,60 persen).
Sentimen positif dari kenaikan ini, diperkirakan bakal mengantarkan IHSG untuk kembali mencetak rekor baru, baik berupa posisi penutupan tertinggi, maupun level harga tertinggi yang baru juga.
IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak naik pada kisaran 4260-4350. Saham sektor otomotif, semen, konstruksi, dan properti, diperkirakan bakal menjadi penggerak utama pergerakan indeks. Posisi-posisi spekulatif juga bisa dilakukan pada saham-saham emiten komoditas, seiring rebound yang terjadi harga komoditas, dan juga pada saham-saham batubara yang terjadi pada bursa New York semalam.

Global Outlook
S
aham Asia bergerak positif hari ini setelah ECB menegaskan kembali kesiapan untuk menjalankan program pembelian obligasi, memberi kelegaan ke pasar.
Dalam jumpa pers pasca keputusan mempertahankan suku bunga di 0,75%, Presiden ECB Draghi mengatakan siap melaksanakan pembelian obligasi pemerintah, atau yang disebut dengan Outright Monetary Transaction (OMT), ketika persyaratan sudah dipenuhi, mengacu pada Spanyol harus minta bailout.
Penegasan komitmen oleh Draghi mengurangi ketidakpastian yang sempat menyelimuti pasar. Harapan Spanyol akan minta bailout dan memulai OMT menjadi faktor yang menjaga pasar dalam dua minggu terakhir. Namun, ketidakpastian kapan Spanyol melakukannya menjadi alasan yang menghambat lajunya.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,3% dan indeks Nikkei menanjak 0,42%. Indeks Hang Seng dibuka naik 0,5%, menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Wall Street juga mencatat hasil positif, dengan indeks Dow Jones menguat 0,6% dan indeks SP 500 naik 0,7%. Wall Street juga terangkat oleh data initial jobless claims.
Fokus selanjutnya kini tertuju ke hasil rapat reguler BOJ dan data ketenagakerjaan AS. BOJ diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya, menggunakan waktu untuk mengevaluasi efek keputusan bulan lalu. Payroll AS diperkirakan bertambah 113.000 bulan lalu, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 96.000. Angka payroll yang dianggap bagus oleh pasar adalah minimal 100 ribu.

Review IHSG
R
ekor baru kembai tercipta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada penutupan perdagangan Kamis (04/10/2012) sebesar 19.950 poin (0,47%) ke level 4.271,461.
Sentimen positif dihembuskan dari negeri Paman Sam menyusul hasil positif dari data ADP Employment Change yang bertambah 162.000 bulan lalu. Data tersebut juga sebagai gambaran terhadap data non-farm payroll yang akan dirilis Jumat (05/10/2012). Atas bagusnya data tersebut, mayoritas bursa regional menyambutnya positif, yang kemudian menjalar ke bursa domestik kita.
Sebanyak enam sektor berhasil mendongkrak kinerja indeks. Sektor aneka industri menguat paling tajam sebesar 4,04%. Sedangkan sektor yang tergerus paling dalam adalah sektor pertambangan yakni sebesar 0,63%.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya J Resources (PSAB), Astra Internasional (ASII), Indocement (INTP), dan Nippon Indosari (ROTI).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Sarana Menara (TOWR), Multi Prima (LPIN), United Tractor (UNTR), dan Indo Kordsa (BRAM).

Ulasan Teknikal
IHSG

D
itutup sedikit dibawah resistance 4.272 memberi peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya. Kondisi ini kemudian didukung pula indikator stochastic yang masih bullish crossaver serta candlestick yang membentuk bullish engulfing. Kami melihat bahwa saat ini IHSG sedang berusaha untuk menembus resistance tersebut, yang akan memberi konfirmasi bullish continuation, dengan target bullish selanjutnya di area 4.310 – 4.400. Sementara sinyal bearish akan didapat jika IHSG ditutup dibawah support 4.335. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.250 – 4.310.

R3    4,309
R2    4,293
R1    4,282
   
Pivot    4,265
   
S1    4,255
S2    4,238
S3    4,227

Stock Pick
ASII

I
ndikator stochastic golden cross, RSI masih menunjukkan simyal positif, mengindikasikan trend penguatan ASII masih bisa berlanjut. Trend bullish ini kemudian dipertegas dengan ditembusnya resistance di 7.550. Sinyal bullish lainnya juga didapat dari candlestick yang membentuk bullish engulfing. Untuk itu, kami melihat bahwa ASII masih berpeluang untuk meraih target kenaikan berikutnya di area 7.900 – 8.100.
Rekomendasi     : Buy (best price entry @7.600), stop loss, 7.450, target 8.000.
Support                : 7.550, 7.450
Resistance          : 7.900, 8.100

IMAS

M
asih dalam trend turun, namun sinyal reversal mulai muncul. Dimulai dengan terjadinya pola double bottom di kisaran support 5.200. Indikator stochastic golden cross di area oversold, sementara RSI membentuk bullish divergence. Pola reversal juga terlihat dari candlestick yang membentuk bullish engulfing. Untuk itu, kami melihat adanya potensi IMAS untuk menguji resistance di 5.850.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss breakout 5.200, target 5.850.
Support                : 5.200, 5.000
Resistance          : 5.850, 6.250

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-menembus-rekor.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-menembus-rekor.html

Tanggal September 14, 2012 / 2:42 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak naik tajam hari ini setelah the Fed mengumumkan rencana untuk membantu pemulihan ekonomi AS dengan stimulus moneter.

The Fed mengatakan akan membeli $40 miliar sekuritas mortgage per bulan dan terus melakukannya sampai kondisi lapangan kerja membaik. The Fed berharap langkah itu dapat menekan bunga, terutama KPR, yang akhirnya dapat mendorong penjualan rumah dan pembiayaan. The Fed juga mengatakan kemungkinan  suku bunga akan terus rendah sampai pertengahan 2015, diperpanjang dari sebelumnya sampai akhir 2014.

Keputusan yang ditunggu-tunggu pasar selama ini langsung mengangkat saham di AS dan Asia. Analis mengatakan keputusan the Fed, sama dengan membanjiri pasar dengan dollar. Karena minyak diperdagangkan dalam dollar, pemegang mata uang lain yang menguat atas dollar akan membelinya, maka harga semakin naik.

Minyak juga naik karena aksi demonstrasi di kawasan Timur Tengah menyusul film yang dianggap menghina Islam. Sekelompok orang menyerang Kedubes AS di Benghazi, Libya, yang menewaskan sang Dubes dan tiga pejabat lainnya. Aksi demo memprotes film itu juga terjadi di Kairo, Mesir, di mana sekitar 216 orang terluka. Gejolak di kawasan produksi minyak itu dipicu oleh film yang menggambarkan Nabi Muhammad, yang dianggap penistaan.

Fokus pasar kini kembali tertuju ke Eropa, karena para menteri keuangannya akan mengadakan pertemuan hari ini dan besok untuk membahas upaya lebhi lanjut mengentaskan krisis. Pasar juga menantikan data ekonomi penting AS, antara lain penjualan ritel, inflasi dan sentimen konsumen akan diumumkan malam nanti.

Pada jam 14:26 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Oktober naik $1,03 ke $99,34 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 75 sen jadi $116,63 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-rally-karena-the-fed-timteng.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-rally-karena-the-fed-timteng.html

Tanggal August 06, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan aussie berusaha mempertahankan penguatannya setelah rally akhir pekan lalu berkat data ketenagakerjaan AS yang mengangkat sentimen pasar.
Lapangan kerja di AS tumbuh sebanyak 163.000 selama Juli, lebih baik dari prediksi 100.000. Angka pertumbuhan itu merupakan yang terbesar dalam lima bulan terakhir. Meski tingkat pengangguran naik 0,1% ke 8,3%, pasar tetap puas dengan data ini, tercermin dengan penguatan Wall Street, dengan indeks Dow Jones melesat 150 poin.
Euro juga terangkat oleh optimisme Eropa  akan mengambil tindakan untuk membantu ekonomi. Pasar mengevaluasi pernyataan Presiden ECB Mario Draghi dan menyimpulkan bantuan akan datang, meski diperlukan waktu.  Ia mengatakan siap membeli obligasi tapi intervensi belum bisa dilakukan sebelum September. Menurut analis, pasar kini memahami apa yang akan dilakukan ECB. Pasar kini berharap bulan depan ECB akan membeli obligasi Spanyol dan Italia.
Euro hari ini menyentuh $1,2441, tertinggi dalam sebulan terakhir. Resistance terdekat berada di $1,2476, atau 61,8% retracement dari kejatuhan 18 Juni-24 Juli. Bila tembus, euro akan menguji level psikologis $1,25. Euro punya peluang untuk meneruskan lajunya, selama sentimen pasar tetap positif dan saham tetap bergerak naik. Terhadap yen, euro terkoreksi hari ini ke 97,16, setelah menyentuh level tertinggi sejak 12 Juli dan merupakan 50% retracement kejatuhan 1-22 Juli.
Aussie, yang menjadi mata uang dengan performa terbaik di antara major currencies, berhasil menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir. Melanjutkan tren penguatannya, aussie bertengger di $1,0560 hari ini, setelah menyentuh $1,0573. Kini aussie mengincar level $1,06, bila tembus, target selanjutnya di $1,0625, atau high 20 Maret.
Tidak ada even penting terjadwal di Asia dan Eropa hari ini, tapi pasar menantikan pidato Ketua the Fed Ben Bernanke mengenai ekonomi malam nanti. Untuk minggu ini, pasar akan mencermati keputusan suku bunga RBA dan serangkaian data ekonomi China. Pasar juga mengamati perkembangan di Eropa.
Pasar senang setelah bank sentral China kemarin mengatakan akan menyesuaikan kebijakan moneter dan memperlancar kondisi kredit untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Pasar akan mencermati serangkaian data China mulai Kamis, yang dapat memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html

Tanggal July 20, 2012 / 2:28 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak terkoreksi di Asia hari ini karena aksi ambil untung dari kenaikan harga yang tembus level tertinggi dalam delapan minggu terakhir karena gejolak di Timur Tengah.

Aksi itu datang menyusul gambaran prospek permintaan yang suram karena mencuatnya kekhawatiran mengenai Spanyol. Permintaan yang rendah dalam lelang kemarin mendorong yield obligasi Spanyol kembali ke atas 7%, meningkatkan keresahan akan kondisi keuangannya. Selain itu, penguatan dollar atas rivalnya hari ini juga dijadikan alasan aksi tersebut.

Harga sempat rally karena eskalasi konflik di Suriah menyusul tewasnya kepala keamanan Suriah karena bom bunuh diri. Ditambah dengan tewasnya turis Israel di Bulgaria karena bom, pemerintah Israel langsung menuduh Iran sebagai dalangnya.   Hal ini terjadi di saat Iran menjadi sorotan Barat karena program nuklirnya.

Menurut analis, harga naik terlalu cepat, dan kenaikan ini didorong oleh isu pasokan. Rally seperti ini biasanya sulit bertahan karena ketika harga naik, itu mengancam permintaan.  Para analis juga menyebut ketegangan di Timur Tengah bisa menyebabkan harga terus naik tapi tidak akan berlangsung lama. Dua ekonomi terbesar dunia, AS dan China, sedang melambat, ini diperkirakan dapat mempengaruhi permintaan.

Pada jam 14:11 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Agustus melemah 40 sen ke $92,26 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama turun 44 sen jadi $107,36 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-92-minyak-koreksi.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-92-minyak-koreksi.html

Tanggal March 07, 2012 / 10:17 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan mata uang berisiko lainnya sterling dan aussie mengalami kejatuhan tajam di tengah meningkatnya kecemasan mengenai Yunani dan minimnya faktor positif baru.
Euro terjerembab karena pasar semakin meragukan hasil penukaran obligasi (bond swap) Yunani. Kreditor swasta punya waktu sampai besok untuk memutuskan apakah menerima kesepakatan menghapus 53,5% utang yunani dengan imbalan obligasi baru.
Swap ini menjadi bagian tak terpisahkan bailout kedua Yunani, yang ditujukan agar negara itu tidak default. Meski  Yunani optimis akan mendapat tingkat partisipasi 75-80%, itu masih di bawah batas 90% yang diperlukan agar tidak memicu klausa langkah kolektif yang memaksa investor yang tidak bersedia.
Waktu semakin menipis bagi Yunani, yang punya utang jatuh tempo 14,5 miliar euro pada 20 Maret nanti. Tanpa kesepakatan dengan kreditor swasta, Yunani akan default.  Sejauh ini baru 20% kreditor yang bersedia partisipasi. Kreditor swasta, termasuk dana pensiun Yunani dan investor asing, masih ragu, membuat Athena memperingatkan akan memaksa mereka.
Yunani memang mengatakan bila kurang partisipasi, mereka akan memaksa investor tetap menerima. Bila dilakukan secara paksa, maka bisa memicu pembayaran Credit Default Swap (DCS), memukul institusi finansial Eropa. Inilah yang sedang dicemaskan pasar, default berantakan yang dapat memberi efek domino ke pasar keuangan global.
Dalam perdagangan di Asia, euro berhasil rebound, namun baru sampai $1,3146. Di New York, euro melemah hingga ke $1,3102. Dibayang-bayangi masalah Yunani, sulit bagi euro bangkit signifikan. Terhadap yen, euro stabil di 106,4 setelah jatuh hingga ke 105,62. Selain karena efek Eropa, sterling dan aussie semakin merana akibat data buruk. The cable ambruk karena data perumahan Inggris, sedangkan aussie melorot karena data PDB-nya.
Sebaliknya, dollar dan yen berjaya. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang As itu dengan enam rival utamanya, berada di 79,847, dari 79,300. Kedua mata uang itu  menjadi pilihan di tengah aksi jual karena absennya berita positif. Tidak ada alasan yang dapat dijadikan pelaku pasar untuk mengangkat mata uang seperti euro, sterling dan aussie.
Serangkaian data terjadwal hari ini antara lain data ketenagakerjaan Swiss, factory orders Jerman, dan ADP Employment Change. Data ADP itu, yang merupakan gambaran awal data payroll AS, diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja sektor swasta bertambah 210.000 selama Februari.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-aversion-mata-uang-berisiko-merosot.html

Tanggal February 21, 2012 / 2:27 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – MSCI Index (MXWD) naik 0,6 persen ke level tertinggi selama enam bulan terakhir 5:10 pm waktu New York. Standard Poor 500 berjangka Index naik 0,5 persen. Euro dihargai naik 0,8 persen menjadi $ 1,3243, dan hasil pada catatan 10-tahun Italia turun 10 basis poin. Minyak naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena Iran mengatakan pihaknya menghentikan beberapa ekspor minyak mentah.
“Pasar sedang sekali lagi berharap banyak pada perkembangan Yunani, dan itu dapat secara signifikan mengangkat risk appetite pasar,” kata Niels Christensen, kepala strategi mata uang di Nordea Bank AB di Kopenhagen. Investor “kembali mencari alasan pada risk appetite mereka pada Cina, dimana pengharapan pertumbuhan ekonomi global dapat di awali dari kawasan tersebut, jadi sangat penting bagi para pejabat yang mendukung prospek pertumbuhan global ini. Hal ini juga sesuai dengan gambaran yang lebih luas dari seluruh bank sentral di masa mode penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi mereka masing-masing, dan sangat fokus pada pengamanan kondisi moneter yang dapat merangsang pada pertumbuhan, “katanya.
Apakah hal tersebut di atas menjadi suatu indikasi suatu perkembangan baru dalam pembentukan sentimen medium dan long terms di pasar FX? Masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasikan dalam long terms tren yang mengiringi perubahan risk appetite tiap hari-nya……dan volatilitas yang dihasilkan-pun menjadi jawaban atas fundamental yang disampaikan pihak otoritas yang sengaja dilempar ke pasar untuk membentuk opini dagang secara global. Yang dimana dapat pula mendorong bisnis global secara luas.

EUR-USD
P
asar Asia menanggapi positif terhadap perkembangan Yunani dan membawa Euro kembali mencoba break 1.3300 (Pk. 10.30 WIB) masih ada dua sesi perdagangan yang harus dilalui Euro, sesi Eropa dan AS, dan apakah berita tersebut dapat dijadikan sinyal reversal long term untuk pergerakan Euro? Secara teknikal, sebelum kuartal pertama tahun 2012 ini euro harus dapat menembus dan closing di area 1.3444 yang merupakan strong weekly resisten dan area level 50% fibonacci chart weekly dan MA 50 di area 1.3570 merupakan konfirmasi reversal medium terms….sebaliknya apabila kembali closing di area 1.2990 maka tren bearish akan berlanjut. Apakah risk appetite yang sudah terbentuk akan dapat mengalahkan sentimen kekhawatiran dan ketakutan pihak investor yang masih terus mendominasi hasil pergerakan Euro?

Rekomendasi :                                                       
Buy             : 1.3250, 1.3190    Sell             : 1.3307, 1.3333
TP              : 1.3333                   TP               : 1.3131
Stoploss    : 1.3100                  Stoploss    : 1.3444

Resisten Level  : 1.3330, 1.3386                    
Support Level    : 1.3182, 1.3126                    
Range Area        : 1.3131 – 1.3344

 
USD-JPY
B
ank of Japan terpaksa menyuntikkan Yen lebih ke dalam sistem pasar FX senilai  ¥ 1 T($ 128 miliar), ada sedikit alasan untuk mencari bukti penurunan Yen (meskipun firming dari kompleks mata uang komoditas akan mendikte pergeseran ke hasil yang lebih tinggi). Bank of Japan atau Departemen Keuangan tidak akan masuk ke pasar dengan berpura-pura dari melemahnya USDJPY, melainkan upaya lebih lanjut yang didasarkan pada gagasan deflasi dan pertumbuhan secara eksplisit. Kebijakan yang digunakan untuk melawan [deflasi dan pertumbuhan rendah] tidak bekerja dengan baik, setiap upaya ke depan menghasilkan hal yang baru dan unik, serta di luar dumping sejumlah besar likuiditas masuk ke sistem “pejabat keuangan Jepang masih harus belajar dari kesalahan mereka sejak dua puluh tahun terakhir,  jadi trend akan terus berlanjut, seperti suntikan likuiditas ke dalam sistem.

Rekomendasi :
Buy              : 79.60, 79.40        Sell             : 80.20, 80.40
TP               : 80.10                     TP               : 79.40
Stoploss     : 79.00                    Stoploss    : 81.81

Resisten Level  : 79.87, 80.13
Support Level    : 79.34, 79.08
Range Area        : 79.40 – 80.08

GBP-USD
P
elaku pasar akan melihat soal BoE minute pada Rabu besok, di luar prospek inflasi bank sentral dan keputusan mereka untuk meningkatkan program pembelian aset, kemungkinan bahwa pembuat kebijakan akan menjelaskan prospek pertumbuhan ekonomi masa depan melalui kebijakan moneter. Untuk tujuan ini, mengingat retorika terbaru dari para pejabat, dan lebih penting dari Gubernur Mervyn King, kemungkinan bahwa respon BoE yang sangat dovish akan mulai mereda. Pandangan ini datang pada terms yang sangat menarik mengingat tingkat suku bunga di seluruh dunia terus memburuk, dengan beban resiko mendasar yang berasal dari Eropa. British Pound kemungkinan terus memantau performa dari Euro, mengingat paralel dari situasi utang di Inggris dan situasi utang negara-negara pinggiran di zona Euro (ini terjadi setelah rating Inggris yang berstatus AAA- itu dalam keadaan siaga minggu ini). Dengan adanya perkembangan baru mengenai Yunani mengirim Pound ke area 1.5858 dan akan terus di apresiasikan perkembangannya hari ini ke target area 1.5920 dan sebaliknya apabila tidak tembus maka kembali ke area 1.5760.

Rekomendasi :                                                        
Buy             : 1.5777, 1.5757    Sell             : 1.5888, 1.5920
TP              : 1.5888                   TP               : 1.5757
Stoploss   : 1.5700                   Stoploss    : 1.6

Resisten Level  : 1.5870, 1.5897
Support Level    : 1.5805, 1.5780
Range Area        : 1.5777 – 1.5920
 

USD-CHF
L
evel 38% fibonacci chart daily di area 0.9255 sampai 0.9288 menjadi strong resisten yang sulit ditembus franc untuk closing di area tersebut dan krusial untuk dicermati dan apa yang diharapkan oleh SNB dalam program dipatoknya franc atas euro sebentar lagi akan diuji oleh pasar serta ketahanan franc untuk medium term dan memasuki long term kuartal terus dipantau pergerakannya sehingga korelasi safe havens tidak bergeser kembali ke franc dan menjadikan nilai franc kembali ke area 0.88, dan level 50% fibonacci chart daily (0.9070) menjadi sinyal penguatan dari franc.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9090, 0.9060    Sell             : 0.9120, 0.9180
TP              : 0.9161                   TP               : 0.9000
Stoploss   : 0.9000                   Stoploss    : 0.9222

Resisten Level  : 0.9165, 0.9216
Support Level    : 0.9073, 0.9034
Range Area        : 0.9030 – 0.9161

AUD-USD
M
eskipun RBA mengejutkan pasar dengan tetap menjaga suku bunga acuan sebesar 4,25%, bank sentral dapat terus menyerang nada dovish untuk kebijakan moneter sebagai peredam prospek untuk pertumbuhan dan inflasi. Memang, Deputi Gubernur Philip Lowe terus bernada hati-hati, sementara Asisten Gubernur Guy Debelle memperingatkan bahwa “ketidakpastian kemungkinan akan bertahan selama beberapa waktu ke depan ‘mengingat gejolak yang sedang berlangsung dalam sistem keuangan dunia. RBA dapat melihat ruang lingkup untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut, dan Gubernur Glenn Stevens mungkin terdengar semakin dovish minggu ini saat ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di depan Komite Ekonomi DPR pada Kamis pukul 22.30 GMT.

Rekomendasi :
Buy              : 1.0690, 1.0666    Sell             : 1.0777, 1.818
TP               : 1.0777                   TP                : 1.0666
Stoploss    : 1.0600                   Stoploss    : 1.0930

Resisten Level  : 1.0798, 1.0844
Support Level    : 1.0690, 1.0644
Range Area        : 1.0666 – 1.0808

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-21-februari-2012.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha