Search Results : gambar gambar pengangguran

Jakarta, Strategydesk – Sembari mencerna pernyataan the Fed, pasar mata uang menunggu data penting yang juga dapat memberi gambaran mengenai prospek kebijakan moneter, yaitu PDB.  JPY 30-10-14

Angka pertumbuhan kuartal ketiga ini dapat menambah laju dollar, bila lebih baik dari prediksi, tapi dollar sepertinya juga tidak akan terlalu tertekan kalaupun angkanya di bawah prediksi.

Menurut proyeksi, PDB AS selama periode Juli-September tumbuh 3% dari tahun lalu. Ini berarti perlambatan dari angka tahunan 4,6% yang dicatat pada kuartal sebelumnya. Namun, selama angkanya tidak lebih rendah dari rata-rata pasca krisis yang 2,2%, kemungkinan tidak akan memberi tekanan besar ke dollar.

Terutama dengan optimisme the Fed mengenai prospek ekonomi yang baru saja mengakhiri program pembelian obligasinya. The Fed menyampaikan pandangan positif soal penciptaan lapangan kerja, dengan mengatakan utilisasi sumber daya manusia menunjukkan peningkatan.

Selain PDB, data AS lainnya yang terjadwal malam nanti adalah initial jobless claims, yang bila menunjukkan penurunan besar, mendukung laju dollar.  Kalaupun dollar mengalami tekanan yang menghapus penguatan kemarin, dalam jangka menengah dan panjang, selama performa ekonomi dan kebijakan moneter AS masih unggul dari lainnya, tren dollar belum berubah.

Di Eropa, data terjadwal adalah ketenagakerjaan dan inflasi Jerman. Tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 6,7% dan inflasi naik menjadi 0,9% selama Oktober. Tapi kedua data itu kemungkinan tidak akan mengubah prospek kebijakan ECB, alhasil takkan berpengaruh ke euro.

EUR-USD
Melemah 0,2% ke $1,2590, EUR-USD melanjutkan kejatuhan tajam kemarin, mencerminkan masih adanya dampak the Fed. Kejatuhan ini semakin mendekatkan pair ini ke support $1,2570. Penutupan di bawah itu menjadi bearish continuation dengan target $1,2500.

Rekomendasi harian
Posisi sell pada EUR-USD 1.2675 dengan target take profit 1.2598, dimana stop loss 1.2705. Sell berikutnya 1.2726 dengan target take profit 1.2661, dimana stop loss 1.2756.

Sedangkan buy 1.2573 dengan target take profit 1.2627, dimana stop loss 1.2543. Sementara 1.2519 dengan target take profit 1.2573, dimana stop loss 1.2489.

USD-JPY
Melanjutkan penguatan, USD-JPY berada di 109,17 setelah reli 0,5% kemarin. Penguatan ini mendekatkannya ke resistance 109,40. Penutupan di atas itu menjadi bullish continuation dengan target berikutnya di 110.

Rekomendasi harian
Peluang pada USD-JPY buy 108.40 dengan target take profit 108.98, dimana stop loss 108.10. Buy selanjutnya 107.90 dengan target take profit 108.38, dimana stop loss 107.60.

Sell 109.38 dengan target take profit 108.81, dimana stop loss 108.68. Sell 109.87 dengan target take profit 109.38, dimana stop loss 110.17.

GBP-USD
Pair ini sudah menembus support $1,6000 karena melemah 0,2% setelah anjlok hampir 1% kemarin. Penutupan di bawah level itu, pair ini semakin dekat dengan $1,5930, dan tidak tertutup kemungkinan lanjut ke $1,5900.

Rekomendasi harian
GBP-USD memiliki ruang sell 1.6022 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss 1.6062. Selanjutnya 1.6083 jadi area sell berikutnya dengan target take profit 1.6016, dimana stop loss 1.6123.

Buy 1.5915 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.5875. Buy 1.5857 dengan target take profit 1.5909, dimana stop loss 1.5817.

USD-CHF
Menanjak 0,3% ke 0,9580, USD-CHF melanjutkan reli sebelumnya, ketika mendulang kenaikan 0,8%. Bullish continuation terbentuk bila ditutup di atas 0,9600, dengan target selanjutnya 0,9640. Kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 0,9430.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF sell 0.9598 dengan target take profit 0.9545, dimana stop loss 0.9628. Sell 0.9644 dimana stop loss 0.9601, dengan target profit 0.9674.

Posisi buy 0.9491 dengan target take profit 0.9575, dimana stop loss 0.9461. Buy 0.9453 dengan target take profit 0.9506, dimana stop loss 0.9423.

AUD-USD
Tekanan belum lepas dari AUD-USD, yang melemah 0,3% ke $0,8770 setelah jatuh dari high $0,8913 kemarin. Penutupan di bawah $0,8730 menjadi bearish continuation dengan target $0,8670.

Rekomendasi harian
0.8721 menjadi area buy pada AUD-USD dengan target take profit 0.8763, dimana stop loss 0.8691. 0.8669 jadi area buy dengan target take profit 0.8713, dimana stop loss 0.8639.

Area sell-nya 0.8805 dengan target take profit 0.8742, dimana stop loss 0.8835. 0.8850 jadi sell berikutnya dengan target take profit 0.8805, dimana stop loss 0.8880.

http://www.strategydesk.co.id/2014/10/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-30-oktober-2014/

Tanggal February 01, 2013 / 6:57 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak terkoreksi hari ini setelah data aktivitas manufaktur China kurang mengesankan dan menjelang data ketenagakerjaan AS.

Indeks PMI versi pemerintah, yang dipublikasikan oleh Biro Statistik (NBS) dan China Federation of Logistics Purchasing (CFLP), turun ke 50,4 di Januari dari 50,6 di Desember. Meski di atas 50, yang menandakan pertumbuhan, turunnya indeks itu mengindikasikan adanya perlambatan.

Fokus pasar selanjutnya adalah data ketenagakerjaan AS, yang dapat memberi gambaran terkini mengenai pemulihan ekonomi terbesar dunia itu. Payroll diperkirakan tumbuh  160.000 selama Januari dan tingkat pengangguran tetap di 7,8%.  Tapi apapun data payroll, kalau lebih baik dari prediksi, belum tentu mengubah prospek kebijakan the Fed, karena bank sentral itu sudah mematok 6,5% sebagai target.

Pada jam 18:44 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Maret turun 22 sen ke $97,27 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-koreksi-jelang-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-koreksi-jelang-payroll.html

Tanggal October 24, 2012 / 4:17 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Hanya karena the Fed membuat gebrakan bulan lalu dengan mengumumkan stimulus agresif, bukan berarti rapat bulan ini tidak penting lagi.

Mengingat janjinya bulan lalu untuk terus membantu ekonomi melalui pembelian aset yang dilakukan sampai terlihat adanya perbaikan, pandangan the Fed soal ekonomi dianggap sebagai kunci untuk memperkirakan seberapa lama program Quantitative Easing jilid tiga itu berlangsung. Oleh karena itu, pasar akan mengamati bagaimana the Fed menggambarkan data perumahan dan ketenagakerjaan terbaru dan mungkin ada pembahasan mengenai apa yang bisa dilakukan lebih bila diperlukan.

Dalam rapat September, the Fed mengumumkan rencana pembelian obligasi $40 miliar per bulan sampai ada perkembangan substansial dalam lapangan kerja. Berbeda dengan dua program sebelumnya, the Fed mengatakan hanya membeli Efek Beragun Aset KPR atau Mortgage Backed Securities (MBS), dengan harapan membantu sektor perumahan yang disebut oleh Ketua Ben Bernanke sebagai “piston hilang” dalam pemulihan ekonomi AS.

Sejak pertemuan September, ada tanda-tanda perbaikan baik di sektor perumahan dan lapangan kerja. Housing Starts mencatat pertumbuhan terpesat dalam empat tahun terakhir, indikasi sektor perumahan semakin pulih. Tingkat pengangguran turun ke 7,8% di bulan itu, terendah sejak Januari 2009, menurut data pemerintah.

Pasar akan mencermati apakah ada perubahan penilaian mengenai prospek ekonomi AS. Ketua the Fed Ben Bernanke akan menggelar jumpa pers untuk menjelaskan hasil rapat. Bernanke kemungkinan akan mengatakan pihaknya tetap waspada, meski ada data positif, dan siap bertindak lagi bila kondisi memburuk. The Fed tahu pemulihan masih rentan, alhasil mereka akan mengatakan terus memberlakukan kebijakan akomodatif dan memantau perkembangan. Setelah mengambil tindakan agresif, mereka akan wait-and-see dulu, bersantai sembari melihat perkembangan.

Selain rapat pertama pasca QE3, Ini juga merupakan rapat the Fed terakhir menjelang pemilu presiden pada 6 Nopember nanti. Para analis mengatakan kalau rapat Oktober penting dari sisi apa yang akan dikatakan the Fed, rapat selanjutnya pada Desember, akan menarik dari segi apa langkah berikutnya. Dalam rapat pasca pemilu itu, the Fed tidak bisa bersantai lagi karena harus mengantisipasi jurang fiskal (fiscal cliff) yang bisa mungkin terjadi pada Januari.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/setelah-qe3-bisakah-the-fed-senangkan-pasar-lagi.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/setelah-qe3-bisakah-the-fed-senangkan-pasar-lagi.html

Tanggal September 25, 2012 / 11:18 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Membeberkan gambaran terjelas mengenai stimulus moneter terbaru the Fed, salah satu pejabatnya mengatakan program pembelian obligasi bisa diperpanjang sampai tahun depan dan berakhir sebelum penghujung 2014.

Presiden the Fed distrik San Francisco John Williams mengatakan itu karena berpandangan diperlukan waktu yang lama agar program itu bisa mengurangi tingkat pengangguran. Menurutnya, keputusan untuk melanjutkan stimulus memang penting, dan pihaknya bila melakukan lebih bila diperlukan. “Kami akan terus membeli obligasi KPR (Mortgage Backed Securities) sampai lapangan kerja lebih sehat. Kami bahkan siap memperluas pembelian ke aset-aset lain,” katanya dalam pidato di hadapan City Club of San Francisco.

Mulai September, The Fed membeli MBS hingga sekitar $40 miliar per bulan dan berjanji akan terus melakukan pembelian sampai kondisi lapangan kerja membaik. Program itu disebut Quantitative Easing jilid tiga (QE3). The Fed juga membeli sekitar $45 miliar Treasury jangka panhang dan menjual jumlah yang sama Treasury jangka pendek dalam program yang dikenal dengan Operation Twist. Program ini dijadwalkan selesai akhir tahun.

Dalam pidato itu, ia menyatakan dukungan penuhnya atas QE terbaru, dan mengatakan  program itu dapat membantu pertumbuhan disaat ketidakpastian, termasuk kondisi keuangan pemerintah AS, sedang merana. Williams menggambarkan langkah itu sebagai penstabil otomatis bagi ekonomi. Bila ekonomi pulih lebih cepat, program itu bisa dikurangi atau dihentikan. Sebaliknya, bila ekonomi tetap lesu, the Fed bisa memperluasnya.

Ia menjabarkan apa yang dilakukan QE adalah menekan biaya pinjaman, membuat pembelian barang, seperti mobil baru, menjadi lebih murah. Kegiatan ini kemudian mendorong penjualan, yang akhirnya menciptakan lapangan kerja. “Inilah siklus yang dapat membantu pemulihan ekonomi,” katanya. Ia memproyeksikan tingkat pengangguran bisa turun ke 7,25% pada akhir 2014, level yang ia sebut sesuai dengan pandangan the Fed akan membaiknya lapangan kerja.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/qe-the-fed-bisa-dilaksanakan-sampai-2014.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/qe-the-fed-bisa-dilaksanakan-sampai-2014.html

Tanggal August 30, 2012 / 9:50 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar rebound atas rivalnya berkat data ekonomi yang positif dan laporan the Fed yang menimbulkan keraguan di pasar bank sentral AS itu akan mengumumkan stimulus dalam waktu dekat.
Kinerja ekonomi AS ternyata lebih baik dari estimasi awal, seperti dilaporkan semalam melalui revisi angka pertumbuhan kuartal kedua. Pertumbuhan PDB selama periode itu dirubah menjadi 1,7% dari sebelumnya 1,5%. Angka itu, meski masih di bawah potensi 2-2,5%, mengurangi ekspektasi the Fed akan segera bertindak. Data AS lainnya juga positif, seperti pending home sales yang naik 2,4% selama Juli, lebih tinggi dari prediksi 1,0%. Secara tahunan, penjualan rumah tertunda itu melonjak 15%, lebih baik dari prediksi 11%. Data ini mengindikasikan sektor perumahan AS sedang membaik.
Apalagi the Fed, dalam laporan ekonominya Beige Book, menyatakan ekonomi AS terus tumbuh secara bertahap di semua distrik selama Juli. Selain itu, kondisi lapangan kerja lebih cerah dibandingkan enam minggu lalu. Laporan menyampaikan gambaran ekonomi sedikit lebih baik dari laporan sebelumnya. Hal ini semakin mengurangi ekspektasi Ketua the Fed Ben Bernanke akan mengumumkan langkah baru dalam pidatonya besok.
Pasar menunggu pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming pada akhir pekan, di mana Bernanke akan berpidato dan diharapkan memberi sinyal soal prospek kebijakan. Sempat muncul harapan the Fed akan meluncurkan stimulus berbentuk Quantitative Easing (QE) pada rapat 12-13 September nanti dan Bernanke mengumumkan kemungkinan itu besok. Meski tidak semua data AS bagus, beberapa perbaikan membuat pasar mengevaluasi prediksi Bernanke akan memberi sinyal kebijakan agresif besok.
Indeks dollar berada di 81,50 hari ini, semakin menjauhi level terendah dalam dua bulan terakhir yang dicatat pekan lalu. Namun pergerakan pasar masih stagnan hari ini, mengindikasikan pasar masih ragu untuk mengambil posisi aktif menjelang pertemuan itu. Data AS terjadwal hari ini antara lain personal income dan spending, PCE dan initial jobless claims. 
Pasar juga menunggu kejelasan dari Eropa mengenai rencana untuk menekan yield obligasi. Euro stabil di $1,2539, setelah tumbang kemarin ke $1,2517. Data Eropa terjadwal hari ini adalah tingkat pengangguran Jerman dan sentiment konsumen zona euro.  Italia akan menggelar lelang obligasi tenor 5 dan 10 tahun dengan nilai 6,5 miliar euro, penurunan yield akan berdampak positif ke pasar.


Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-rebound-karena-data-beige-book.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-rebound-karena-data-beige-book.html

Tanggal August 06, 2012 / 4:41 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak sedikit turun hari ini ke bawah $ 91, berusaha mempertahankan penguatan yang dairaihnya berkat data ketenagakerjaan AS.

Lapangan kerja di AS tumbuh sebanyak 163.000 selama Juli, lebih baik dari prediksi 100.000. Angka pertumbuhan itu merupakan yang terbesar dalam lima bulan terakhir. Meski tingkat pengangguran naik 0,1% ke 8,3%, pasar tetap puas dengan data ini, tercermin dengan penguatan Wall Street, dengan indeks Dow Jones melesat 150 poin.

Minyak telah melonjak dari $ 77 pada bulan Juni karena berkurangnya kekhawatiran akan resesi global dan munculnya harapan stimulus dari bank sentral besar. Tetapi beberapa analis memperkirakan persediaan minyak dunia kemungkinan akan bertambah dan menekan harga lebih rendah. “Mengingat gambar pasokan berkembang, kami mempertahankan pandangan bahwa Brent harga minyak mentah cenderung segera menemukan resistensi dan bertemu kembali ke $ 95,” kata JP Morgan dalam sebuah laporan.

Pada jam 16:22 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman September turun 25 sen ke $91,15 per barel. Kontrak itu naik $4,27 pada Jumat untuk menetap di $ 91,40.Di London, minyak mentah jenis Brent turun 43 sen pada $108,51 di bursa ICE Futures.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-koreksi-pasca-naik-berkat-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-koreksi-pasca-naik-berkat-payroll.html

Tanggal August 06, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro dan aussie berusaha mempertahankan penguatannya setelah rally akhir pekan lalu berkat data ketenagakerjaan AS yang mengangkat sentimen pasar.
Lapangan kerja di AS tumbuh sebanyak 163.000 selama Juli, lebih baik dari prediksi 100.000. Angka pertumbuhan itu merupakan yang terbesar dalam lima bulan terakhir. Meski tingkat pengangguran naik 0,1% ke 8,3%, pasar tetap puas dengan data ini, tercermin dengan penguatan Wall Street, dengan indeks Dow Jones melesat 150 poin.
Euro juga terangkat oleh optimisme Eropa  akan mengambil tindakan untuk membantu ekonomi. Pasar mengevaluasi pernyataan Presiden ECB Mario Draghi dan menyimpulkan bantuan akan datang, meski diperlukan waktu.  Ia mengatakan siap membeli obligasi tapi intervensi belum bisa dilakukan sebelum September. Menurut analis, pasar kini memahami apa yang akan dilakukan ECB. Pasar kini berharap bulan depan ECB akan membeli obligasi Spanyol dan Italia.
Euro hari ini menyentuh $1,2441, tertinggi dalam sebulan terakhir. Resistance terdekat berada di $1,2476, atau 61,8% retracement dari kejatuhan 18 Juni-24 Juli. Bila tembus, euro akan menguji level psikologis $1,25. Euro punya peluang untuk meneruskan lajunya, selama sentimen pasar tetap positif dan saham tetap bergerak naik. Terhadap yen, euro terkoreksi hari ini ke 97,16, setelah menyentuh level tertinggi sejak 12 Juli dan merupakan 50% retracement kejatuhan 1-22 Juli.
Aussie, yang menjadi mata uang dengan performa terbaik di antara major currencies, berhasil menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir. Melanjutkan tren penguatannya, aussie bertengger di $1,0560 hari ini, setelah menyentuh $1,0573. Kini aussie mengincar level $1,06, bila tembus, target selanjutnya di $1,0625, atau high 20 Maret.
Tidak ada even penting terjadwal di Asia dan Eropa hari ini, tapi pasar menantikan pidato Ketua the Fed Ben Bernanke mengenai ekonomi malam nanti. Untuk minggu ini, pasar akan mencermati keputusan suku bunga RBA dan serangkaian data ekonomi China. Pasar juga mengamati perkembangan di Eropa.
Pasar senang setelah bank sentral China kemarin mengatakan akan menyesuaikan kebijakan moneter dan memperlancar kondisi kredit untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Pasar akan mencermati serangkaian data China mulai Kamis, yang dapat memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/risk-appetite-euro-aussie-rally.html

Tanggal May 04, 2012 / 9:45 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dollar mencatat penguatan yang amat tipis terhadap rivalnya, menyusul data ekonomi yang beragam, tapi situasi di Eropa juga tidak menggembirakan. Fokus pasar kini tertuju ke data ketenagakerjaan AS.
Dollar naik tipis atas mata uang utama dunia, seperti ditunjukkan oleh indeksnya yang kini berada di 79,21. setelah data tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam sebulan terakhir.  Initial jobless claims turun 27.000 menjadi 365.000 minggu lalu. Data ini dianggap sebagai gambaran awal data payroll yang akan diumumkan malam nanti. Sayangnya, data sektor jasa yang tidak sesuai harapan menggerus penguatan dollar. Indeks ISM non manufaktur turun ke 53,5 di April dari 56 di Maret.
Data ekonomi beragam itu menimbulkan ketidakpastian apakah the Fed akan meluncurkan stimulus lagi untuk merangsang pertumbuhan. Oleh karena itu, fokus kini tertuju ke data payroll, yang diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja, baik sektor publik maupun swasta, bertambah sebesar 165.000 pada April, setelah naik 120.000 di Maret.
Namun, mengingat gambaran ekonomi AS yang kini beragam, pasar membutuhkan angka yang lebih tinggi dari prediksi, kalau perlu mencapai 200 ribu, untuk mengurangi kemungkinan perlunya stimulus moneter lanjutan. Pasar menganggap angka itu sebagai pertumbuhan yang bagus. Sebaliknya bila angkanya ternyata lebih rendah dari prediksi, maka bisa menambah ekspektasi the Fed harus melanjutkan program pembelian aset, ini bisa melemahkan dollar. 
Mengenai mata uang lain, euro sempat tergelincir kemarin karena kenaikan yield obligasi Spanyol. Euro berhasil terangkat lagi setelah Presiden ECB Mario Draghi menyampaikan pandangan yang positif soal ekonomi, tapi di sisi lain ia tetap membuka peluang stimulus lanjutan bila ekonomi terus memburuk.
Menurut analis, euro sempat terangkat oleh pernyataan Draghi, tapi tak bertahan lama karena pasar sadar ECB sebenarnya tidak mengubah apapun.  Bila pasar beranggapan stimulus tidak perlu, euro sudah menguat tajam. Euro kini bertengger di $1,360, seteklah sempat jatuh di $1,3093 kemarin.
Data Eropa terjadwal hari ini antara lain indeks PMI sektor jasa Jerman dan zona euro, serta penjualan rital zona euro. Tapi seiring memasuki akhir pekan, dimana Perancis dan Yunani menggelar pemilu, pelaku pasar masih enggan membeli euro. Pergantian kepemimpinan bisa berarti perubahan kebijakan, terutama terkait pengentasan krisis utang.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-stabil-data-payroll-jadi-fokus.html

Tanggal February 01, 2012 / 3:00 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Akankah zona Euro dan Euro bertahan dalam krisis utang mereka? Untuk sementara waktu jawaban tidak diketahui. Apa yang sudah diketahui adalah bahwa para pemimpin Eropa menjelajahi setiap jalan untuk menemukan solusi yang dapat membuat pasar kembali pada tingkat sentimen risiko-nya. Dalam perkembangan-nya di beberapa minggu terakhir ini, ada kemungkinan solusi lain yang sifatnya sementara bagi mereka yang memilih untuk menyetujui standar perjanjian baru.
Sebuah rancangan perjanjian Uni Eropa terbaru, berjudul “Treaty on Stability, Coordination and Governance in the Economic and Monetary Union”, dirilis pada tanggal 27 Januari 2012. Proposal ini berfokus pada kewajiban dari masing-masing negara anggota Uni Eropa untuk bekerja menuju tujuan bersama untuk menopang pertumbuhan yang berkelanjutan, pemberdayaan lapangan kerja, daya saing dan solidaritas sosial secara umum. Tujuan ini dapat dicapai oleh masing-masing anggota, kalau mereka mengikuti seperangkat aturan untuk memastikan disiplin anggaran melalui fiscal compact dan untuk meningkatkan koordinasi dalam penentuan kebijakan ekonomi kawasan.
Perjanjian terbaru ini akan mulai berlaku dari awal 1 Januari 2013 atau hari pertama dari ratifikasi negara-negara anggota dua belas bulan berikutnya. Bagaimanapun, perjanjian tersebut tidak dapat dijamin akan aklamasi. Hari ini, Perdana Menteri Irlandia Enda Kelly memperingatkan bahwa referendum tentang perjanjian akan diselenggarakan, jika perlu. Jika ini terjadi, apabila perjanjian tersebut dilakukan akan menjadi bencana karena Irlandia dapat meninggalkan zona Euro, meskipun, hal ini tetap murni spekulasi pada tahap melo-drama utang Euro.
Selain itu, ada kendala yang signifikan dalam bentuk ekonomi Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol saat ini. Tidak ada kesepakatan telah tercapai pada kesepakatan debt swap Yunani. Di pasar obligasi, Italia dan Spanyol obligasi 10-tahun terus melayang-layang di kisaran hasil 5,500-7,000 persen, sedangkan Portugis obligasi 10-tahun baru-baru ini menghasilkan imbal hasil obligasi melompati ambang 15 persen. Secara struktural, masalah ada juga: pengangguran zona Euro berada pada tingkat tertinggi sejak lahirnya Euro, dengan pengangguran di Spanyol di bawah 23 persen.
Apakah hal itu semua dapat menjadi suatu dasar fundamental dalam penguatan euro? Asumsi “January Effect” dapat dikatakan hanya sebagai suatu “couse of technical movement” yang secara klasik diasumsikan bahwa suatu long tren dapat terbentuk dengan adanya pondasi kuat dalam “which area we gonna start”…….

 

EUR-USD
E
uro terus menanjak dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, euro rebound telah melebihi patokan kami pada pembentukan dasar  selera risiko-nya yaitu: S P 500. Apakah driver fundamental penting atau tidak tergantung pada kepercayaan dari pasar. Untuk saat ini, risiko tersebut ada di luar perhatian pasar. Sementara itu, adanya  koreksi panjang msh mendominasi pergerakan euro. Kemungkinan pergerakan yang mengarah sideways akan mendominasi pergerakan hari ini, apabila tidak adanya katalis yang dapat menjadi driver untuk euro. Area 1.32 merupakan level 38% fibonacci chart daily yang dapat diasumsikan ‘rest area’ euro dalam rally-nya. Dan area 1.3344 merupakan konfirmasi dalam koreksi penuh 50% fibonacci chart weekly target area 1.3404. Di sisi lain low pada bulan lalu (1.2622) dapat menjadi suatu proyeksi dari pergerakan downtren dari euro, dimana dari dua minggu terakhir jelas euro berusaha untuk membuat pijakan dalam konfirmasi tren bearish-nya, dalam memasuki sesi baru dalam pembentukan candle monthly dapat diasumsikan euro akan terus mencoba ke area 1.3333 dan high top area ada di 1.3466, setidaknya sampai pada dua minggu sesi, sinyal gagal akan ada pada area 1.2828.

Rekomendasi
:
Buy               : 1.2990, 1.2929       Sell              : 1.3131, 1.3180
TP                : 1.3070                      TP                : 1.2929
Stoploss     : 1.2900                      Stoploss    : 1.3222

Resisten Level  : 1.3182, 1.3280                    
Support Level    : 1.3009, 1.2939                    
Range Area        : 1.2950 – 1.3110

 
USD-JPY
Y
en Jepang dalam pergerakannya sangat aktif dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, tingkat volatilitas USDJPY dari seminggu terakhir ini adalah yang tertinggi sejak akhir Oktober dimana ada intervensi oleh BoJ. Bahkan, ketika kita melihat gelombang awal (Selasa) dan kemerosotan yang mengikutinya di paruh kedua dalam seminggu, suatu gambaran yang terlihat adanya upaya lain yang gagal dimanipulasi baik oleh bank sentral atau Departemen Keuangan. Relly dramatis dari kombinasi dalam tawaran yang tidak wajar kembali ke area kritis di area 76.30 dan kemungkinan tes area ke 75.56 kembali terbuka lebar. Hal ini diikuti segera oleh unwinding alami untuk mendorong mata uang kembali ke status safe haven. Apakah pergerakan minggu lalu merupakan langkah intervensi? Tidak ada laporan resmi atau bahkan spekulasi yang serius. Mungkin ini adalah peningkatan alami dari tingkat resiko (permanen?) pada volatilitas. Dan Perdana Menteri Jepang dan kementrian Keuangan akan terus memantau perkembangan pasar FX terutama terhadap Yen

Rekomendasi :
Buy             : 76.07, 75.95        Sell             : 76.20, 76.30
TP              : 76.30                     TP               : 75.90
Stoploss    : 75.55                    Stoploss    : 76.76

Resisten Level  : 76.40, 76.55
Support Level    : 76.10, 75.95
Range Area        : 75.90 – 76.40

GBP-USD
S
ecara terbuka dalam short term-nya, GBPUSD membuat kinerja yang cukup baik selama 10 hari berturut-turut. Kami belum melihat suatu pergerakan dengan tingkat konsistensi lebih dalam satu dekade. Jadi, sterling sangat kuat … benar? Tidak juga benar-benar. Hal penting untuk dilihat (sensitif terhadap tren selera resiko) ketika membangun pandangan sentimen pada sterling itu sendiri. Bahkan, sejak laporan kontraksi di 4Q GDP dan BoE menit terus dihembuskan ke arah pembelian obligasi tambahan, sedangkan untuk GBPUSD, hanya masalah waktu sebelum ‘warung’ risiko dibuka dan dijalankan, siap untuk ditanggapi oleh pasar.
Sideways kemungkinan terjadi untuk minggu ini sampai ada katalis yang dapat menggerakkan volatilitas pound….

Rekomendasi :
Buy            : 1.5666, 1.5606    Sell             : 1.5757, 1.5808
TP              : 1.5777                  TP               : 1.5666
Stoploss   : 1.5555                  Stoploss    : 1.5888

Resisten Level  : 1.5802, 1.5847
Support Level    : 1.5702, 1.5649
Range Area        : 1.5666 – 1.5777

 
USD-CHF
M
emang benar bahwa tujuan akhir pihak otoritas kebijakan adalah untuk mengurangi tekanan nilai tukar yang tinggi telah di ekspor ke Zona Euro, tetapi ada keterbatasan dalam kemampuan mereka. Menahan gelombang air pasang pada tingkat tentu adalah hanya satu hal, tetapi secara aktif dan konsisten dapat memanipulasi seluruh pasar dalam satu tindakan langsung adalah sesuatu yang sama sekali berbeda (intervensi). Ancaman hanya bahwa ada penjual franc berkantung tebal pada tingkat tertentu mungkin lebih efektif sebagai mengekang spekulatif daripada yang sebenarnya dilepas ke pasar oleh SNB. Atau, untuk melawan, keengganan alami arus modal risiko yang terkait dengan Zona Euro menjadi dasar ketakutan setiap bank sentral. Area 0.9090 merupakan level 50% fibonacci chart daily dan penguatan franc sampai 0.9113 dapat diasumsikan sinyal safe haven akan kembali ke franc dengan syarat teknikal sideways pijakan akan akasi beli franc akan terus dicoba untuk break area 0.8990. Area high (0.9226) yang dicoba untuk ditembus dalam empat hari belakang dapat dijadikan pertimbangan dalam sinyal reversal jangka pendek.

Rekomendasi :
Buy             : 0.9202, 0.9155    Sell             : 0.9292, 0.9333
TP              : 0.9303                   TP               : 0.9191
Stoploss   : 0.9100                   Stoploss    : 0.9393

Resisten Level  : 0.9241, 0.9286
Support Level    : 0.9137, 0.9075
Range Area        : 0.9171 – 0.9333

AUD-USD
P
M Gillard: kekuatan ekonomi domestik membantu dolar Australia, Aussie dapat membuat “ekonomi lebih ramping dan kuat,” tetapi dengan penguatan-nya telah  memukul beberapa model bisnis, dan dia melihat dolar Australia yang relatif tinggi dalam tahun-tahun yang akan datang, seperti dikutip dailyFx dalam pidatonya hari ini, dari asumsi umum memang kekuatan dari Aussie adalah status mata uang komoditi yang melekat…..tapi perlu dipertimbangkan akan dampak krisis Eropa telah merambah ke belahan kawasan ekonomi lainnya terutama Asia yang merupakan pasar utama Australia, bagaimana asumsi tersebut dapat diterima dalam mengekspektasikan pertumbuhan ekonomi dalam jangka waktu pendek dan menengah?

Rekomendasi :
Buy             : 1.0555, 1.0505    Sell             : 1.0616, 1.0670
TP              : 1.0606                   TP               : 1.0505
Stoploss   : 1.0444                   Stoploss    : 1.0777

Resisten Level  : 1.0676, 1.0732
Support Level    : 1.0568, 1.0516
Range Area        : 1.0490 – 1.0666

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-01-februari-2012.html

Sesi Eropa

_____________

16:30 WIB – Inggris – Claimant Count Change — Perubahan klaim pengangguran hari ini diprediksi menunjukkan peningkatan sebesar 9.100. Jika dirilis jauh lebih kecil dari angka tersebut akan menguntungkan GBP karena akan mempengaruhi tingkat pengangguran Inggris secara keseluruhan..

16:30 WIB — Inggris— Unemployment Rate — Tingkat pengangguran diperkirakan di level 8,3%, sama seperti bulan lalu. Jika data bulan  ini kembali dirilis di bawah prediksi maka akan baik bagi GBP.

17:00 WIB – Swiss – ZEW Economic Expectations – Level indeks gabungan berdasarkan pada investor dan analis institusional. Apabila data aktual di atas 0 maka timbul optimisme, sebaliknya menunjukkan pesimisme. Hal ini menunjukkan kesehatan kegiatan ekonomi masa depan.

Sesi Amerika

_____________

20:30 WIB – Amerika – PPI – Perubahan harga barang dan jasa diperkirakan meningkat 0,1%. Data ini cukup penting karena akan berkaitan dengan tingkat inflasi Amerika.

20:30 WIB — Amerika – Core PPI — Perubahan harga barang jadi dan jasa yang terjual kecuali makanan dan energi berada pada level 0,1%. Jika data dirilis di atas prediksi maka akan mendukung USD.

21:00 WIB – Amerika – TIC Long-Term Purchases – selisih antara sekuritas yang dibeli oleh penduduk AS dan pihak asing diprediksi sebesar 27,3 Milyar USD, bulan terakhir dirilis di bawah prediksi. Permintaan sekuritas domestik dan mata uang sangat berhubungan erat, dimana pihak asing harus membeli mata uang domestik untuk membeli sekuritas. Jika data dirilis di atas prediksi maka akan mendukung USD.

21:15 WIB – Amerika – Capacity Utilization Rate — Prosentase sumber daya alam yang tersedia meningkat 78,2%. Jika data dirilis di atas level tersebut maka akan menguntungkan USD.

21:15 – Amerika – Industrial Production – Perubahan nilai hasil produksi manufaktur, tambang dan utility yang mempengaruhi inflasi berada pada level 0,5%.

22:30 WIB – Canada – BOC Monetary Policy Report — Bank of Canada akan mengumumkan kebijakan moneternya kepada publik. Di sini laporan mengenai inflasi dan indikator ekonomi vital lainnya akan dijabarkan, sebagai dasar untuk kebijakan-kebijakan baru dan juga penetapan tingkat suku bunga.

23:15 WIB – Canada – BOC Press Conference — Gubernur BOC akan menyampaikan gambaran mengenai perekonomian Canada, pernyataan-pernyataan yang bersifat optimistik akan memberikan support bagi CAD.

http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/analisa-fundamental-18-januari-2012/

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha