Search Results : faktor penyebab kenaikan suku bunga

Tanggal January 08, 2013 / 3:56 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Banyak kalangan di pasar mata uang yang meyakini ECB akan mempertahankan suku bunganya, namun mengingat kondisi ekonomi yang masih suram, prospek pelonggaran tetap ada. Makanya, mereka sensitif dengan sinyal dovish yang mungkin datang dari ECB.
Selama Desember, pasar mengalami gejolak karena ekspektasi ada rencana pemangkasan bunga simpanan di bank sentral, dari nol ke negatif. Namun stabil kembali setelah ternyata rencana itu diurungkan. Kali ini, pasar meyakini ECB akan bersikap wait-and-see karena tekanan untuk memangkas rate sedang berkurang, jadi bunga simpanan negatif tidak lagi terfaktorkan.
Memang, dalam rapat Desember, Presiden Mario Draghi mengakui adanya pembahasan memangkas suku bunga acuan dan simpanan. Namun sejak pertemuan itu, situasi ekonomi zona euro stabil dan sentimen pasar keuangan membaik, terutama setelah AS mencegah jurang fiskal. Peluang pemangkasan semakin tipis setelah beberapa pejabat, seperti Yves Mersch, membantah kemungkinan itu.
Dengan sedikitnya yang memperkirakan pemangkasan, pasar akan sensitif dengan perubahan sikap atau pertimbangan soal perlunya pelonggaran kebijakan di masa mendatang. Mengingat perkembangan selama empat minggu terakhir, bahasa yang dovish akan dijadikan alasan untuk membalikkan harga.

EUR-USD
S
empat menanjak sampai $1,3138 dalam perdagangan di Asia , penguatan gagal dipertahankan setelah data Jerman yang menunjukkan ekspor dan impor turun lebih besar dari prediksi. Data factory orders Jerman akan menyusul diiringi dengan data penjualan ritel, sentimen konsumen dan tingkat pengangguran zona euro. Ekspektasi ECB akan tahan rate masih menopang pair ini, tapi realita kondisi ekonomi yang suram dapat menghambat lajunya.

Rekomendasi harian :
Aksi buy untuk EUR-USD di 1.3062 dengan target take profit di 1.3138, dimana stop loss 1.3031. Buy berikutnya ada di 1.3000 dengan target take profit 1.3077, dimana stop loss bila penutupan di bawah 1.3000.

Peluang sell EUR-USD ada di 1.3153 dengan target take profit 1.3092, dimana stop loss 1.3184. Aksi jual kembali di 1.3214 dengan target take profit di 1.3176 dimana stop loss bila penutupan di atas 1.3184.

USD-JPY
T
erkoreksi dari level tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir, USD-JPY terus melemah dalam sesi hari ini. Kejatuhan memang tidak lepas dari aksi ambil untung dari penguatan yang begitu tajam. Pair ini sudah menguat sejak Oktober dan semakin tajam karena prospek stimulus BOJ. Dengan masih santernya isu stimulus itu, tren belumlah berubah. 

Rekomendasi harian :
USD-JPY mempunyai peluang aksi sell break menembus support 87.22 dengan target take profit di 86.72, dimana stop loss di 87.50. Sell berikutnya bilamana ada kenaikan ke 88.09 dengan target take profit 87.50, dimana stop loss 88.28.

Aksi beli di 86.72 dengan target take profit di 87.31, dimana stop loss 86.53.

GBP-USD
G
BP-USD sempat terancam jatuh ke bawah $1,600 kemarin, sebelum akhirnya bangkit dan mencatat penguatan di sesi AS. Namun dalam perdagangan di Asia hari ini, pair itu gagal melanjutkan gain dan justru terkoreksi. Tidak ada even terjadwal di Inggris, membuat pair ini rawan akan tekanan dan kembali menguji $1,60.

Rekomendasi harian :
Untuk GBP-USD ada ruang melakukan sell break bila menembus 1.6083 dengan target take profit 1.6022, dimana stop loss 1.6113. Sell lanjutan bila kembali break/tembus 1.6006 dengan target take profit di 1.5962, dimana stop loss 1.6037, hold posisi bisa dilakukan bilaman penutupan hari ini di bawah 1.6006.

Buy break bila tembus 1.6129 dengan target take profit 1.6174-1.6190, dimana stop loss break 1.6113-nya.

USD-CHF
D
engan kejatuhan kemarin tertahan di 0,9200, USD-CHF kini berupaya menanjak lagi ke atas 0,9225 dalam sesi Eropa. Namun pergerakannya terhambat oleh data yang menunjukkan tingkat pengangguran Swiss naik 0,2% ke 3,3% di Desember.  Pair ini masih konsolidasi setelah gagal ditutup di kisaran 0,93 dua hari lalu.

Rekomendasi harian :
USD-CHF bergerak terbatas, dimana ini membuka ruang untuk bergerak di 0.92. Sinyal sell break di 0.9216 dengan target take profit di 0.9171, dimana stop loss 0.9232.

Aksi beli di kisaran 0.9155-0.9163 dengan target take profit 0.9209, dimana stop loss 0.9135.

AUD-USD
A
UD-USD terkoreksi lagi hari ini, tak mamp mempertahankan penguatan kemarin. Kini berada di $1,0487 setelah sempat menyentuh $1,0515 di sesi Asia. Kondisi bearish ini disebabkan oleh data yang memperlihatkan defisit perdagangan membengkak jadi A$2,63 juta dari A$2,4 juta. Penurunan harga komoditas dan lesunya investasi pertambangan menjadi penyebabnya. Bila tidak ada sentimen positif, pair ini terancam semakin jatuh menembus low kemarin $1,0464.

Rekomendasi harian :
Aksi buy break AUD-USD di 1.0513 dengan target take profit di 1.0559, dimana stop loss 1.0483. Buy berikutnya ada di 1.0437 dengan target take profit 1.0498, dimana stop loss di bawah 1.0422.

Peluang Sell ada di 1.0559 dengan target take profit di 1.0483, dimana stop loss bila penutupan hari ini di atas 1.0574.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-januari-2013.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha