Search Results : data pengangguran 3 tahun terakhir

Tanggal April 10, 2013 / 4:14 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Fokus utama pasar hari ini adalah FOMC Minutes, yang dapat menentukan arah dollar selanjutnya. Eskpektasi yang berlaku di pasar saat ini adalah isi minutes itu tetap dovish.
Pasar ingin mengetahui pandangan para anggota terkait ekonomi AS dan kebijakan moneter, termasuk stimulus atau program pembelian aset yang sedang berjalan. Meski the Fed sudah menyatakan program pembelian aset $85 per bulan terus dilakukan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%, pasar ingin melihat apakah ada pembahasan soal mempersingkat waktu atau mengurangi jumlahnya.
Dalam pidato kemarin, Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan pemulihan ekonomi masih panjang. Menurutnya, meski lebih kuat dibandingkan empat tahun lalu, kondisi ekonomi masih jauh di bawah standar. Ini tentu menjadi penguat the Fed belum berendah mengubah kebijakannya dalam waktu dekat.
Pasar ingin mengetahui mana yang lebih kuat, kubu yang ingin stimulus lanjut, atau kubu yang khawatir dengan dampaknya. Kalau isi minutes itu dovish, akan melengkapi data ekonomi AS untuk menegaskan stimulus moneter masih dibutuhkan. Tapi ada prediksi dari pasar bahwa suara dovish akan lebih besar dari yang hawkish, meski sinyal beragam dari para pejabatnya. 

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3102 kemarin, level tertinggi dalam 3,5 minggu, EUR-USD belum banyak gerak hari ini dan terjebak di $1,3080/90. Level $1,31 masih berperan sebagai resistance.  Posisi euro saat ini sedang menuju 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-4 April di $1,3108. Namun, untuk bisa ke 50% di $1,3223, euro harus ditutup di atas $1,3184 dulu.

Rekomendasi harian :
Peluang untuk buy pada EUR-USD di 1.3061 dengan target take profit 1.3168, dimana stop loss 1.3031. Buy 1.2970 dengan target take profit 1.3077, dimana stop loss 1.2939.

Sell 1.3183 dengan target take profit 1.3107, dimana stop loss bila penutupan diatas 1.3183.


USD-JPY
M
eski mengalami sedikit koreksi, USD-JPY tetap berpeluang menembus level 100. Posisinya kini berada di 99,10, setelah menyentuh 99,24. Dengan jaminan dari pejabat Jepang bahwa stimulus tidak akan berdampak buruk, potensi penguatan lanjutan tetap terbuka. Tapi perlu diwaspadai ketika berhasil menembus level 100, bisa dijadikan momentum untuk koreksi dulu.  Tapi isu FOMC minutes yang dovish bisa menjegal lajunya, atau paling tidak membuatnya tertahan di kisaran 99.

Rekomendasi harian :
Buy untuk USD-JPY di 98.88 dengan target take profit 99.90, dimana stop loss penutupan di bawah 98.52. Buy break 100.00 dengan target take profit 100.68, dimana stop loss penutupan di bawah 100.00.

Sell break 98.43 dengan target take profit 97.56 dimana stop loss 98.80. Sell 100.78 dengan target take profit 100.20, dimana stop loss 100.97.

GBP-USD
G
BP-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,53, upayanya untuk menanjak tertahan di $1,5340. Berdasarakn grafik, pair ini sedang dalam fase penyesuaian harga setelah jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun pertengahan bulan lalu. Tapi, karena minimnya katalis dari Inggris sendiri, pergerakannya tersendat. Pair ini sedang mendekati 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-12 Maret di $1,5411.

Rekomendasi harian :
Buy break GBP-USD 1.5343, dengan target take profit 1.5441, dimana stop loss 1.5319. Buy 1.5258 dengan target take profit 1.5365, dimana stop loss 1.5212.

Sell 1.5450 dengan target take profit 1.5373, dimana stop loss 1.5486. Sell break 1.5197 dengan take profit 1.5136, dimana stop loss 1.5228.

USD CHF
U
SD-CHF jatuh ke bawah 0,9300 hari ini, kejatuhan berlanjut. Bahkan sempat jatuh ke level terendah dalam dua bulan terakhir. Pelemahan  pair ini disebabkan oleh pandangan di pasar bahwa the Fed belum mengubah kebijakannya dalam waktu dekat. Kondisi bearish masih menyelimuti pair ini, kunci ada di FOMC Minutes, bila menegaskan tetap perlu stimulus, pelemaham bisa berlanjut., dengan target terdekat di 0,9277.

Rekomendasi harian :
Sell break USD-CHF 0.9306 dengan target take profit 0.9246, dimana stop loss 0.9323. Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9277, dimana stop loss 0.9355.

Buy 0.9239 dengan target take profit 0.9292 dimana stop loss 0.9216.

AUD-USD
A
UD-USD berhasil menyentuh level tertinggi dalam 3,5 bulan di $1,0515 berkat data perdagangan China yang menunjukkan impor tumbuh pesat, ini dianggap bagus untuk prospek perdagangan Australia.  Kondisi pair ini masih bullish dan bila ditutup di atas $1,05, target selanjutnya adalah $1,0530-50. Dengan belum adanya indikator yang menunjukkan kondisi overbought, peluang ke sana terbuka.

Rekomendasi harian :
Buy break 1.0508 dengan target take profit 1.0567, dimana stop loss 1.0475. Buy 1.0452 dengan target take profit 1.0513, dimana stop loss 1.0421.

Sell 1.0574 dengan target take profit 1.0521, dimana stop loss 1.0597.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html

Tanggal April 05, 2013 / 2:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Data ekonomi AS yang mengecewakan akhir-akhir ini menimbulkan spekulasi data ketenagakerjaan tidak sesuai harapan.
Apalagi menyusul data ADP dan jobless claims, yang mengindikasikan pertumbuhan lapangan kerja melambat. Data ADP menunjukkan lapangan kerja swasta hanya bertambah 158.000, di bawah prediksi 200.000. Kenaikan initial jobless claims ke level tertinggi dalam sebulan juga menimbulkan pertanyaan mengenai pertumbuhan lapangan kerja.
Data payroll nanti malam diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 199.000 untuk Maret. Tapi, mengingat data ADP dibawah prediksi, ada kemungkinan payroll tidak sesuai harapan.  Indikator lapangan kerja merupakan faktor yang tidak hanya menunjukkan kesehatan ekonomi tapi mempengaruhi persepsi terkait prospek kebijakan moneter yang dijalankan oleh the Fed.
Hal ini mengingat Bank Sentral AS itu memberlakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%. Pertumbuhan lapangan kerja diperkirakan melambat karena faktor pemotongan anggaran AS.

EUR-USD
B
erhasil rebound dari level terendah dalam 4 bulan terakhir, EUR-USD kini mencoba untuk bertahan di atas Moving Average 200 harinya di $1,2890. Data penjualan ritel zona euro dan factory orders Jerman, bila menambah bukti buruknya kondisi ekonomi, bisa menjatuhkan pair ini. Namun kejatuhan bisa ditekan bila data payroll AS nanti malam buruk dan memukul dollar. Meski demikian, dengan bayang-bayang prospek pemangkasan suku bunga, pair ini masih tetap bearish.

Rekomendasi harian :
Buy EUR-USD 1.2939 dengan target take profit 1.3031, dimana stop loss 1.2900. Buy 1.2863 dengan target take profit 1.2970, dimana stop loss 1.2840.

Sell 1.3039 dengan target take profit 1.2962, dimana stop loss 1.3077. Sell break 1.2832 dengan target take profit 1.2764, stop loss 1.2878.

 
USD-JPY
S
etelah menyentuh level tertinggi dalam 3,5 tahun, USD-JPY kehilangan lajunya kini berada di 96,28. Reli tajam yang dipicu oleh keputusan stimulus BOJ terlihat berhenti dulu sejenak. Namun, pair ini bisa terkoreksi bila data payroll AS buruk. Kondisi Itu bisa dijadikan momentum untuk profit taking. Namun, tren sepertinya belum berubah.

Rekomendasi harian :
Sell break 95.31 dengan target take 94.53, dimana stop loss 95.70. Sell 97.70 dengan target take profit 96.87, stop loss penutupan di atas 97.70.

Buy 94.34 dengan target take profit 95.21, dimana stop loss 94.08. Buy 96.09 dengan target take profit 97.26, stop loss 95.70.
 

GBP-USD
GBP-USD berupaya mempertahankan rebound kemarin, dengan bertengger di $1,5212. Rebound datang setelah BOE ternyata tidak menambah stimulus moneternya. Namun, pair ini masih sulit lepas dari tren lama di tengah prediksi suatu saat stimulus harus dilanjutkan.  Ada data indeks harga rumah Halifax dan pidato anggota BOE Dale. Bila berhasil ditutup diatas $1,5260, pair ini akan mencoba ke $1,5280. Bearish continuation akan terjadi bila ditutup di bawah $1,52.

Rekomendasi harian :
Buy bila ada penembusan 1.5258 dengan target take profit 1.5334, dimana stop loss 1.5212. Buy 1.5075 dengan target take profit 1.5181, dimana stop loss 1.5038.

Sell 1.5350 dengan target take profit 1.5273, dimana stop loss 1.5380. Sell bila ada penembusan di 1.5136 dengan take profit 1.5075, stop loss bila penutupan diatas 1.5136.

USD-CHF
U
SD-CHF rebound, kini berada di 0,9425, setelah menyentuh high di 0,9430. Rebound ini terjadi setelah data cadangan devisa Swiss bertambah $8,3 miliar menjadi $438,3 miliar.  Pergerakan pair ini selanjutnya kemungkinan dipengaruhi oleh data Eropa dan AS. Pair ini akan jatuh lagi bila data payroll buruk.

Rekomendasi harian :
Buy 0.9353 dengan target take profit 0.9445, dimana stop loss 0.9338. Buy break 0.9460 dengan target take profit 0.9514, dimana stop loss 0.9429.

Sell 0.9520 dengan target take profit 0.9460, dimana stop loss 0.9552. Sell break 0.9399 dengan target take profit 0.9353, stop loss 0.9429.

AUD-USD
M
eski serangkaian data ekonomi Australia minggu cukup bagus, AUD-USD justru terkoreksi. Pair ini mengalami koreksi setelah gagal lagi menembus level psikologis $1,05. Data payroll menjadi penentu apakah pair ini melanjutkan koreksinya, atau bisa mencoba lagi bergerak ke level psikologis itu.  Moving Average 200 hari di $1,0387 masih menjadi support terdekat.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.0437 jadi sinyal buy break dengan target take profit 1.0498, hold posisi bila ada penembusan dan penutupan diatas 1.0500.

Sell break 1.0376 dengan target take profit 1.0330, dimana stop loss kembali diatas 1.0400.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html

Tanggal March 21, 2013 / 11:26 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – The Fed memutuskan untuk terus menyuntikkan likuiditas ke ekonomi dan mempertahankan suku bunga rendahnya meski di tengah tanda-tanda adanya perbaikan ekonomi.

Keputusan the Fed mempertahankan kebijakannya mengindikasikan pandangan ekonomi masih membutuhkan bantuan meski ada perbaikan. Dalam pernyatannya, the Fed mengatakan ekonomi kembali tumbuh moderat dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan pajak belum menganggu pembelanjaan konsumen, dan bursa saham terus mencetak  rekor. Selain itu, the Fed mengakui pasar perumahan menggeliat kembali dan pertumbuhan lapangan kerja ternyata cukup pesat.

Pada dasarnya Komite Kebijakan mengakui kondisi ekonomi yang lebih baik. Sebagian besar anggota melihat Quantitative Easing (QE), atau program pembelian obligasinya, berhasil menurunkan bunga dan menyediakan bantuan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.  Namun, mereka juga sepakat alat moneter itu tidak bisa secara sendirian menyelesaikan masalah ekonomi yang mungkin timbul akibat pengetatan fiskal atau gejolak finansial global.

Ketua Ben Bernanke juga  mengatakan ia belum melihat perubahan berarti dalam kondisi lapangan kerja, dan menyebutkan kebijakan fiskal yang ketat menjadi salah satu alasan kenapa pihak begitu agresif. Bernanke pun mengatakan pihaknya bisa saja mengurangi pembelian obligasi tapi itu hanya terjadi kalau kondisi lapangan kerja semakin membaik di bulan-bulan mendatang.

Dalam pernyatannya, the Fed menegaskan tetap menerapkan suku bunga hampir nol persen dan melakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5% selama inflasi tidak melebihi 2,5% dalam rentang 1-2 tahun. The Fed sudah memberlakukan rate 0 sejak 2008 dan membeli lebih dari $2,5 triliun obligasi untuk mendorong konsumsi, investasi dan lapangan kerja.

Dalam kesempatan itu, the Fed juga mengumumkan proyeksi ekonomi terbarunya. The Fed kini memproyeksikan ekonomi AS tumbuh 2,3-2,8% tahun ini, turun dari prediksi sebelumnya yang 2,3-3,0%. The Fed juga memproyeksikan tingkat pengangguran tidak akan turun ke 6,5% sampai 2015.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html

Tanggal March 21, 2013 / 11:26 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – The Fed memutuskan untuk terus menyuntikkan likuiditas ke ekonomi dan mempertahankan suku bunga rendahnya meski di tengah tanda-tanda adanya perbaikan ekonomi.

Keputusan the Fed mempertahankan kebijakannya mengindikasikan pandangan ekonomi masih membutuhkan bantuan meski ada perbaikan. Dalam pernyatannya, the Fed mengatakan ekonomi kembali tumbuh moderat dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan pajak belum menganggu pembelanjaan konsumen, dan bursa saham terus mencetak  rekor. Selain itu, the Fed mengakui pasar perumahan menggeliat kembali dan pertumbuhan lapangan kerja ternyata cukup pesat.

Pada dasarnya Komite Kebijakan mengakui kondisi ekonomi yang lebih baik. Sebagian besar anggota melihat Quantitative Easing (QE), atau program pembelian obligasinya, berhasil menurunkan bunga dan menyediakan bantuan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.  Namun, mereka juga sepakat alat moneter itu tidak bisa secara sendirian menyelesaikan masalah ekonomi yang mungkin timbul akibat pengetatan fiskal atau gejolak finansial global.

Ketua Ben Bernanke juga  mengatakan ia belum melihat perubahan berarti dalam kondisi lapangan kerja, dan menyebutkan kebijakan fiskal yang ketat menjadi salah satu alasan kenapa pihak begitu agresif. Bernanke pun mengatakan pihaknya bisa saja mengurangi pembelian obligasi tapi itu hanya terjadi kalau kondisi lapangan kerja semakin membaik di bulan-bulan mendatang.

Dalam pernyatannya, the Fed menegaskan tetap menerapkan suku bunga hampir nol persen dan melakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5% selama inflasi tidak melebihi 2,5% dalam rentang 1-2 tahun. The Fed sudah memberlakukan rate 0 sejak 2008 dan membeli lebih dari $2,5 triliun obligasi untuk mendorong konsumsi, investasi dan lapangan kerja.

Dalam kesempatan itu, the Fed juga mengumumkan proyeksi ekonomi terbarunya. The Fed kini memproyeksikan ekonomi AS tumbuh 2,3-2,8% tahun ini, turun dari prediksi sebelumnya yang 2,3-3,0%. The Fed juga memproyeksikan tingkat pengangguran tidak akan turun ke 6,5% sampai 2015.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html

Tanggal March 15, 2013 / 5:15 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak naik di Asia hari ini seiring dengan pelemahan dollar AS, yang membuat harga menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Aksi ambil untung mengakhiri reli dollar setelah sempat diburu para investor menyusul data ekonomi AS yang menunjukkan pemulihan ekonomi. Reli dollar juga terhenti setelah Uni Eropa mengimbau fokus ke pertumbuhan dan mengurangi penghematan, seruan yang berhasil mengangkat euro. Dalam pertemuan kemarin, Perancis menyarankan fleksibilitas anggaran agar negara anggota bisa menumbukan kembali ekonomi dan membawa zona euro ke pemulihan.

Minyak juga naik berkat data tunjangan pengangguran. Data semalam menunjukkan initial jobless claims turun 10.000 jadi 332.000 minggu lalu, terendah dalam lima tahun terakhir. Daat ini mengangkat sentimen dan menimbulkan harapan prospek permintaan akan semakin cerah di konsumen minyak terbesar dunia itu.

Minyak juga naik menjelang data output industri dan manufaktur AS yang diperkirakan akan menunjukkan perbaikan ekonomi. Pasar memperkirakan adanya pertumbuhan produksi industrial AS bulan lalu. Selain itu, pasar juga memprediksikan inflasi tidak naik signifikan. Data AS terjadwal hari ini antara lain inflasi, indeks sentimen konsumen dan indeks manufaktur New York.

Pada jam 17:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman April naik 14 sen ke $93,17 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pelemahan-dollar-angkat-minyak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pelemahan-dollar-angkat-minyak.html

Tanggal March 08, 2013 / 6:01 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Startegydesk – USD/JPY menyentuh level tertinggi dalam 3,5 tahun terakhir di tengah ekspektasi pertumbuhan lapangan kerja AS yang pesat dapat membuat the Fed mengurangi stimulus moneternya.

Lapangan kerja AS diperkirakan tumbuh 160.000 selama Februari, setelah bertambah 157.000 bulan sebelumnya. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 7,9% atau turun 0,1% ke 7,8%.  Membaiknya lapangan kerja merupakan syarat bagi the Fed untuk bisa mengurangi atau menghentikan stimulus moneternya. Oleh karena itu, data di atas dianggap sebagai indikasi kebijakan longgar bisa dipersingkat atau dikurangi.

Harapan data payroll bagus bertambah menyusul Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan initial jobless claims turun 7000 menjadi 340.000 minggu lalu, lebih rendah dari prediksi 350.000. Selain itu,  menyusul laporan ADP yang menunjukkan lapangan kerja swasta AS tumbuh 198.000 selama bulan lalu, lebih besar dari prediksi 170.000, setelah tumbuh 215.000 bulan sebelumnya.

Yen tetap tertekan karena ekspektasi gubernur baru nanti bakal meluncurkan stimulus agresif. Para pengamat memperkirakan BOJ akan mengerahkan kebijakan agresif di bawah Haruhiko Kuroda,  yang memang berjanji siap melakukan gebrakan. Bahkan beberapa meyakini bakal ada dua kali pelonggaran, yaitu pada rapat 3-4 April dan 26 April.

Pada jam 17:45 WIB, USd/JPY diperdagangkan di 95,60, menguat tajam dari level penutupan sebelumnya 94,80. Pair ini bahkan sempat menyentuh high di 95,66, tertinggi dalam 2,5 tahun. Pair ini sedang menguji level 96,00, keberhasilan menembus itu, bisa membawanya menuju 96,50. Untuk jangka menengah, bila didukung kondisi fundamental, targetnya adalah 97,50-98,00. Sedangkan support terdekat di 93,75. Pair ini tetap bullish selama mampu bertahan di 92,00.

 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/usdjpy-reli-jelang-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/usdjpy-reli-jelang-payroll.html

Tanggal January 18, 2013 / 4:15 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategdyesk – Minyak masih stabil hari ini berkat data ekonomi AS dan China, setelah menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Di AS, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir, menjadi indikasi perbaikan lapangan kerja. Initial jobless claims turun sebanyak 37.000 minggu lalu menjadi 335.000. Data lainnya, housing starts melonjak 12,1% selama Desember, jauh lebih tinggi dari prediksi 3,3%. Data ini menjadi pertanda semakin pulihnya sektor perumahan AS.

Di China, PDB tumbuh 7,9% di kuartal empat dari tahun sebelumnya, menurut laporan Biro Statistik (NBS) hari ini. Angka itu lebih baik dari prediksi 7,8% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang 7,4%. Selama 2012, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh 7,8%, di atas target pemerintah 7,5%. Data ini menjadi bukti tambahan ekonomi terbesar kedua dunia itu semakin pulih.

Data ekonomi AS dan China itu dianggap sebagai indikasi cerahnya prospek permintaan minyak di tahun ini. Menurut proyeksi OPEC, permintaan minyak dunia tahun ini tumbuh 800.000 barel per hari (bph) menjadi 89,6 juta bph.    Grup itu memperkirakan permintaan minyak di China selama 2012 tumbuh 3,2%, dan tren yang sama diperkirakan berlaku tahun ini.

Minyak juga naik karena berita pasukan Aljazair  menyerang kilang gas di gurun untuk menyelamatkan ratusan sandera. Sekitar 30 orang tewas, termasuk beberapa sandera asing dan semua penyandera. Aljazair tidak hanya  produsen gas besar, tapi juga memproduksi 1,2 juta bph minyak. Kasus penyanderaan di Aljazir ini menambah daftar faktor geopolitik di Timur Tengah yang mendorong minyak. Di Suriah, pasukan pemerintah masih menyerang basis pemberontak.

Pada jam 15:55 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Februari melemah 19 sen ke $95,30 per barel. Kontrak ini menyentuh $96,05 semalam. Sedangkan minyak jenis Brent untuk pengiriman Maret turun 8 sen ke $111,02 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html

Tanggal January 08, 2013 / 3:56 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Banyak kalangan di pasar mata uang yang meyakini ECB akan mempertahankan suku bunganya, namun mengingat kondisi ekonomi yang masih suram, prospek pelonggaran tetap ada. Makanya, mereka sensitif dengan sinyal dovish yang mungkin datang dari ECB.
Selama Desember, pasar mengalami gejolak karena ekspektasi ada rencana pemangkasan bunga simpanan di bank sentral, dari nol ke negatif. Namun stabil kembali setelah ternyata rencana itu diurungkan. Kali ini, pasar meyakini ECB akan bersikap wait-and-see karena tekanan untuk memangkas rate sedang berkurang, jadi bunga simpanan negatif tidak lagi terfaktorkan.
Memang, dalam rapat Desember, Presiden Mario Draghi mengakui adanya pembahasan memangkas suku bunga acuan dan simpanan. Namun sejak pertemuan itu, situasi ekonomi zona euro stabil dan sentimen pasar keuangan membaik, terutama setelah AS mencegah jurang fiskal. Peluang pemangkasan semakin tipis setelah beberapa pejabat, seperti Yves Mersch, membantah kemungkinan itu.
Dengan sedikitnya yang memperkirakan pemangkasan, pasar akan sensitif dengan perubahan sikap atau pertimbangan soal perlunya pelonggaran kebijakan di masa mendatang. Mengingat perkembangan selama empat minggu terakhir, bahasa yang dovish akan dijadikan alasan untuk membalikkan harga.

EUR-USD
S
empat menanjak sampai $1,3138 dalam perdagangan di Asia , penguatan gagal dipertahankan setelah data Jerman yang menunjukkan ekspor dan impor turun lebih besar dari prediksi. Data factory orders Jerman akan menyusul diiringi dengan data penjualan ritel, sentimen konsumen dan tingkat pengangguran zona euro. Ekspektasi ECB akan tahan rate masih menopang pair ini, tapi realita kondisi ekonomi yang suram dapat menghambat lajunya.

Rekomendasi harian :
Aksi buy untuk EUR-USD di 1.3062 dengan target take profit di 1.3138, dimana stop loss 1.3031. Buy berikutnya ada di 1.3000 dengan target take profit 1.3077, dimana stop loss bila penutupan di bawah 1.3000.

Peluang sell EUR-USD ada di 1.3153 dengan target take profit 1.3092, dimana stop loss 1.3184. Aksi jual kembali di 1.3214 dengan target take profit di 1.3176 dimana stop loss bila penutupan di atas 1.3184.

USD-JPY
T
erkoreksi dari level tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir, USD-JPY terus melemah dalam sesi hari ini. Kejatuhan memang tidak lepas dari aksi ambil untung dari penguatan yang begitu tajam. Pair ini sudah menguat sejak Oktober dan semakin tajam karena prospek stimulus BOJ. Dengan masih santernya isu stimulus itu, tren belumlah berubah. 

Rekomendasi harian :
USD-JPY mempunyai peluang aksi sell break menembus support 87.22 dengan target take profit di 86.72, dimana stop loss di 87.50. Sell berikutnya bilamana ada kenaikan ke 88.09 dengan target take profit 87.50, dimana stop loss 88.28.

Aksi beli di 86.72 dengan target take profit di 87.31, dimana stop loss 86.53.

GBP-USD
G
BP-USD sempat terancam jatuh ke bawah $1,600 kemarin, sebelum akhirnya bangkit dan mencatat penguatan di sesi AS. Namun dalam perdagangan di Asia hari ini, pair itu gagal melanjutkan gain dan justru terkoreksi. Tidak ada even terjadwal di Inggris, membuat pair ini rawan akan tekanan dan kembali menguji $1,60.

Rekomendasi harian :
Untuk GBP-USD ada ruang melakukan sell break bila menembus 1.6083 dengan target take profit 1.6022, dimana stop loss 1.6113. Sell lanjutan bila kembali break/tembus 1.6006 dengan target take profit di 1.5962, dimana stop loss 1.6037, hold posisi bisa dilakukan bilaman penutupan hari ini di bawah 1.6006.

Buy break bila tembus 1.6129 dengan target take profit 1.6174-1.6190, dimana stop loss break 1.6113-nya.

USD-CHF
D
engan kejatuhan kemarin tertahan di 0,9200, USD-CHF kini berupaya menanjak lagi ke atas 0,9225 dalam sesi Eropa. Namun pergerakannya terhambat oleh data yang menunjukkan tingkat pengangguran Swiss naik 0,2% ke 3,3% di Desember.  Pair ini masih konsolidasi setelah gagal ditutup di kisaran 0,93 dua hari lalu.

Rekomendasi harian :
USD-CHF bergerak terbatas, dimana ini membuka ruang untuk bergerak di 0.92. Sinyal sell break di 0.9216 dengan target take profit di 0.9171, dimana stop loss 0.9232.

Aksi beli di kisaran 0.9155-0.9163 dengan target take profit 0.9209, dimana stop loss 0.9135.

AUD-USD
A
UD-USD terkoreksi lagi hari ini, tak mamp mempertahankan penguatan kemarin. Kini berada di $1,0487 setelah sempat menyentuh $1,0515 di sesi Asia. Kondisi bearish ini disebabkan oleh data yang memperlihatkan defisit perdagangan membengkak jadi A$2,63 juta dari A$2,4 juta. Penurunan harga komoditas dan lesunya investasi pertambangan menjadi penyebabnya. Bila tidak ada sentimen positif, pair ini terancam semakin jatuh menembus low kemarin $1,0464.

Rekomendasi harian :
Aksi buy break AUD-USD di 1.0513 dengan target take profit di 1.0559, dimana stop loss 1.0483. Buy berikutnya ada di 1.0437 dengan target take profit 1.0498, dimana stop loss di bawah 1.0422.

Peluang Sell ada di 1.0559 dengan target take profit di 1.0483, dimana stop loss bila penutupan hari ini di atas 1.0574.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-08-januari-2013.html

Tanggal January 07, 2013 / 5:49 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Sempat jatuh ke low 114,10, EUR/JPY berhasil menanjak berkat indikator sentimen investor zona euro yang mencatat perbaikan.

Indeks hasil survei EMU Sentix itu naik ke -7 di Januari dari -16,8 di Desember, mengalahkan konsensus -15. Lembaga riset itu mengatakan sentiment membaik ke level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir berkat buy back obligasi Yunani dan penurunan tingkat pengangguran Spanyol. Bertambahnya lapangan kerja di Jerman juga mengangkat indeks itu.

Yen Jepang menjadi mata uang paling menguat hari ini, dengan pasar melakukan konsolidasi setelah mengalami kejatuhan tajam sebulan terakhir karena isu stimulus BOJ. Namun, dengan masih santernya isu itu, penguatan yen ini masih dipandang sebatas koreksi.

Pada jam 17:30 WIB, EUR/JPY diperdagangkan di 114,50. Secara teknikal, serangkaian indikator menunjukkan kondisi bearish, seperti RSI (14) yang turun dari 70 ke 68. Level 115,60 masih menjadi resistance yang kuat. 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/eurjpy-di-11450-setelah-data-sentix.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/eurjpy-di-11450-setelah-data-sentix.html

Tanggal December 18, 2012 / 5:06 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – USD/CHF masih bergerak dekat level terendah dalam tujuh bulan terakhir, cerminan efek kebijakan stimulus the Fed,  di saat pasar terfokus ke negosiasi anggaran AS untuk mencegah jurang fiskal.

Dollar masih tertekan setelah the Fed mengumumkan stimulus baru minggu lalu dan suku bunga akan tetap di kisaran 0% sampai tingkat pengangguran ke bawah 6,5% dan inflasi diproyeksikan di 2%. The Fed juga mengumumkan rencana pembelian obligasi pemerintah (treasury) sebesar $45 miliar per bulan mulai tahun depan, menggantikan program Operation Twist yang berakhir bulan ini.

Tekanan terhadap dollar juga datang dari pernyataan salah satu pejabat the Fed Jeffrey Lacker kemarin yang mengatakan diperlukan waktu paling tidak tiga tahun untuk menurunkan tingkat pengangguran ke bawah 6,5%. Ini berarti suku bunga rendah bisa berlaku sampai akhir 2015. Pernyataan itu mengindikasikan kebijakan longgar bisa berjalan dalam waktu yang lebih lama dari perkiraan.

USD/CHF diperdagangkan di 0,9167, dekat level penutupan sebelumnya. Serangkaian indikator memang sudah mengindikasikan kondisi oversold. Stochastic (14,3,3) berada di level 4, jauhy di bawah titik oversold 20. RSI (14) berada di 29, di bawah titik oversold 30. Pair ini menemukan support kuat di 0,9150. Tapi kalau ditembus, pair ini terancam ke 0,9120. Untuk ke atas, hambatan terdekat ada di 0,9216. Bila berhasil ditembus, akan menguji ke 0,9250.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/usdchf-di-7-month-low.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/usdchf-di-7-month-low.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha