Search Results : data pengangguran 3 tahun terakhir

Jakarta, Strategydesk – Euro catat penguatan pagi ini dan diperkirakan akan bertahan hingga sore harinya, dimana pasar coba menganalisa atau bereaksi dari laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang akan merilis data bulan ketenagakerjaan malam harinya.

Dollar melemah terhadap mata uang utama dunia setelah bank sentral Eropa (ECB) menunda program penambahan stimulus hingga awal tahun depan. Pernyataan ini disampaikan semalam dalam rapat bulanan ECB yang juga mempertahankan kebijakan suku bunga rendah 0,05%. Sebelum rapat ECB, sementara itu pihak bank sentral Inggris (BOE) juga menggelar rapat regularnya kemarin dengan menahan suku bunga acuan pada 0,50%, dimana fasilitas pembelian asset sebesar 375 miliar pounds.

Pasca pengumuman ECB, euro melonjak ke $1,2457 setelah sempat berada di level $1,2279 terendah dalam dua tahun. Short covering yang terjadi pada euro membuat indeks dollar jatuh dari level tertingginya dalam 5,5 tahun di 89,122 ke level 88,633. Terhadap yen, dollar menguat ke level psikologi 120,00 untuk kali pertama dalam tujuh tahun, namun pencapain itu gagal dipertahankan dan harus tutup di bawah level itu.

Lain halnya dengan aussie, yang terus melemah karena sejumlah data ekonomi menunjukkan kemunduruan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga menjadi 0,3% dari 0,5%, membuat ekspektasi pasar akan adanya ruang pemangkasan suku bunga tahun depan. Aussie harus rela terdampar ke level terendah dalam empat tahun $0,8356 dan bila ini terus berlangsung merupakan penurunan beruntun dalam tiga minggu terakhir.

Sementara itu, data ekonomi AS menunjukkan klaim pengangguran mingguan mencapai 297 ribu turun 17 ribu dari revisis minggu sebelumnya. Angka ini masih diatas ekspektasi pasar 296 ribu.

Kini, pasar tengah menunggu laporan ketenagakerjaan AS, dimana data ini akan menjadi pandangan lebih komprehensif dari pasar tenaga kerja AS. Ekspektasi menunjukkan data payroll naik 230 ribu di Nopember, dimana bulan sebelumnya 214 ribu. Bersamaan dengan angka pengangguran di Nopember diperkirakan stabil 5,8%.

Perlu dicermati pula pergerakan mingguan mata uang utama dunia, untuk euro keberhasilan tutup di atas resisten $1,2451 membuka ruang euro minggu depan menguji resisten $1,2573 dan $1,2695, sebaliknya penutupan di bawah $1,2329 membuat euro minggu depan ke area $1,2202 dan $1,2115. Terhadap yen, keberhasil menguat dan tutup mingguan di atas 120,31 membuka potensi yen ke 121,09 dan 122,26. Sedangkan tutup di bawah 120,31, menjadi target support 118,75 dan 117,77.

Dalam tiga minggu terakhir, range perdagangan poundsterling masih tertahan di kisaran $1,5625 dan $1,5747, dimana kedua area tersebut menjadi penentu pergerakan selanjutnya secara mingguan. Tutup di bawah $1,5625 menjadikan support jangka pendek $1,5533 dan $1,5441, sedangkan resistennya $1,5838 dan $1,5960, bila penutupan di atas resisten $1,5747.

Untuk swiss franc $0,9765 terjadi penutupan diatasnya menjadikan peluang minggu depan uji resisten $0,9826 dan $0,9872, sebaliknya penutupan di bawah $0,9704 menjadikan target minggu berikutnya $0,9643 dan $0,9582. Tekanan masih belim lepas dari aussie, dimana kini tengah menguji support $0,8300, berhasil dipertahankan area tersebut menjadikan range aussie terjaga di $0,8300 – $0,8544. Sebaliknya tembus dan tutup di bawahnya range baru terbentuk $0,8148 – $0,8300.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 05-12-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 05-12-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 05-12-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 05-12-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 05-12-14

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/stimulus-ecb-diundur-euro-rebound-payroll-as-dinanti/

Strategydesk – Minyak naik hari ini, berusaha menjauhi level terendah dalam 2,5 tahun yang dicapai minggu lalu. Meski berupaya kembali ke level $80 per barrel, masih perlu dibuktikan apakah kenaikan ini bisa bertahan lama.

Oil-FieldMinyak naik di saat dollar terkoreksi karena profit taking pasca data ketenagakerjaan AS yang di bawah prediksi. Payroll tumbuh 214.000 selama Oktober, lebih rendah dari prediksi 235.000. Tapi laporan ini hanya dipakai sebagai alasan untuk menyesuaikan posisi dollar yang sudah tinggi.

Pertumbuhan lapangan kerja itu menekan tingkat pengangguran ke 5,8%, terendah dalam enam tahun. Menurut analis, data ketenagakerjaan ini menambah optimisme mengenai prospek ekonomi AS. Di saat harga minyak sudah rendah dan dollar terkoreksi, optimisme itu mengangkat harga.

Kenaikan harga juga didukung oleh ekspektasi musim dingin di akhir tahun ini dan awal tahun depan bakal meningkatkan permintaan. Pasar juga mengamati situasi di Ukraina, menyusul laporan adanya pergerakan militer Rusia yang menimbulkan kekhawatiran soal pelanggaran gencatan senjata.

Selama hampir lima bulan terakhir, harga minyak terus merosot,  sempat mencapai titik terendah sejak Juni 2012. Selain karena penguatan dollar, harga juga tertekan akibat berlimpahnya pasokan global. Beberapa negara produsen dalam OPEC berproduksi melebihi kouta. Bahkan Arab Saudi baru-baru memberi diskon harga ke AS.

Untuk saat ini, harga diperkirakan akan mengalami retracement, dengan catatan dollar masih terkoreksi. Tapi dalam jangka menengah dan panjang, selama tren dollar dan kondisi pasokan belum berubah, harga masih berpotensi turun. Menurut proyeksi, harga bisa jatuh sampai $70 per barel awal tahun depan.

Sekarang, harga diperdagangkan di $79,53 atau naik 1,3% dari akhir pekan lalu. Harga sempat anjlok sampai $78,54 minggu lalu. Bila harga mampu ditutup di atas $80 hari ini, ada peluang untuk bisa menuju $81,25.

http://www.strategydesk.co.id/2014/11/minyak-naik-uji-80/

Jakarta, Strategydesk – Prospek kebijakan moneter the Fed sejauh ini masih dianggap lebih unggul dibanding bank sentral negara maju lainnya. Hal itu tercermin dari penguatan dollar, yang masih bertahan dekat level tertinggi dalam empat tahun. Kini, pasar mata uang sedang menunggu bukti lebih lanjut mengenai keunggulan itu.   AUD 05-11-14

Data ketenagakerjaan AS menjadi alat untuk membuktikan keunggulan ekonomi AS, sekaligus mengukur  prospek kebijakan moneter ke depan. Indikator lapangan kerja menjadi salah satu alat yang digunakan the Fed untuk mempertimbangkan kebijakan. Data non-farm payroll, yang akan diumumkan Jumat nanti, menjadi penentu pandangan pasar soal performa ekonomi dan prospek kebijakan moneter AS.

Angka di atas 200 ribu dianggap pertumbuhan sehat yang dapat mengurangi pengangguran secara signiikan. Sebagai gambaran awal, data ADP menjadi suguhan utama malam nanti. Lapangan kerja sektor swasta diperkirakan tumbuh 220 ribu selama Oktober. Selain itu, ada data indeks sektor jasa AS dari ISM, yang diperkirakan relatif stabil.

Faktor yang juga dapat mengukuhkan keunggulan prospek kebijakan moneter the Fed adalah hasil rapat reguler ECB dan BOE besok.   Menurut spekulasi, adanya masalah internal dalam ECB, terkait perdebatan soal penambahan neraca dan pembelian obligasi, Tertundanya pelonggaran kebijakan mungkin bisa mengangkat euro, tapi sepertinya tidak akan lama.

EUR-USD
Belum terlihat banyak pergerakan, EUR-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,2450 dan $1,2570. Kejatuhan ke bawah support, pair ini terancam menuju $1,2350. Sebaliknya, bila berhasil ditutup di atas resistance, ada peluang menuju $1,2630 tapi kondisi bullish baru terlihat bila melampaui $1,2700.

Rekomendasi harian
Posisi sell pada EUR-USD 1.2573 dengan target take profit 1.2512, dimana stop loss 1.2603. Sell berikutnya 1.2634 dengan target take profit 1.2580, dimana stop loss 1.2664.

Sedangkan buy 1.2481 dengan target take profit 1.2532, dimana stop loss 1.2451. Sementara 1.2428 dengan target take profit 1.2477, dimana stop loss 1.2398.

USD-JPY
Memasuki sesi Eropa, USD-JPY berhasil menyentuh 114,54 atau tertinggi dalam 7 tahun. Setelah mencatat minggu terbaiknya dalam 1,5 tahun pekan lalu, pair ini masih melanjutkan gain, dengan target level psikologis 115. Level ini bisa dicapai bila tetap bertahan di atas 114. Penutupan di bawah 113,00 membuka peluang menuju 112,50. Tapi kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 111.

Rekomendasi harian
Peluang pada USD-JPY buy 103.28 dengan target take profit 104.19, dimana stop loss 112.98. Buy selanjutnya 112.70 dengan target take profit 113.31, dimana stop loss 112.40.

Sell 114.84 dengan target take profit 114.25, dimana stop loss 115.14. Sell 115.43 dengan target take profit 114.84, dimana stop loss 115.73.

GBP-USD
Pair ini mashi berkonsolidasi di kisaran $1,5900 dan $1,6050 selama enam sesi terakhir. Kondisi ini mengindikasikan belum ada faktor yang cukup kuat untuk mengangkat pair ini. Penutupan di bawah $1,5900, pair ini terancam menuju $1,5870-1,5840. Bila berhasil menetap di atas $1,6050, pair ini meraih kondisi bullish dengan target selanjutnya di $1,6120.

Rekomendasi harian
GBP-USD memiliki ruang sell 1.6022 dengan target take profit 1.5930, dimana stop loss 1.6062. Selanjutnya 1.6083 jadi area sell berikutnya dengan target take profit 1.6016, dimana stop loss 1.6123.

Buy 1.5915 dengan target take profit 1.5976, dimana stop loss 1.5875. Buy 1.5857 dengan target take profit 1.5909, dimana stop loss 1.5817.

USD-CHF
Pair ini mencatat sedikit penguatan setelah koreksi kemarin. Meski reli selama dua minggu terakhir, pair ini masih belum berhasil menembus level psikologis 0,9700. Untuk bisa ke level itu, pair ini harus bisa ditutup di atas 0,9650. Saat ini, masih bertahan di atas 0,9580, tapi penembusan level itu membuka potensi menuju 0,9520.

Rekomendasi harian
Untuk USD-CHF sell 0.9644 dengan target take profit 0.9593, dimana stop loss 0.9674. Sell 0.9690 dimana stop loss 0.9720, dengan target profit 0.9641.

Posisi buy 0.9561 dengan target take profit 0.9622, dimana stop loss 0.9531. Buy 0.9515 dengan target take profit 0.9564, dimana stop loss 0.9485.

AUD-USD
Meski fluktuatif selama tiga sesi terakhir, AUD-USD bergerak dalam range yang sama, $0,8640 dan $0,8790. Sepertinya pair ini menemukan support yang kuat di sana, sudah beberapa kali coba ditembus. Tapi penutupan di bawah itu, pair ini terancam ke $0,8600. Untuk bisa meraih kondisi bullish, pair ini harus bisa melampaui $0,8800.

Rekomendasi harian
0.8675 menjadi area buy pada AUD-USD dengan target take profit 0.8736, dimana stop loss 0.8645. 0.8621 jadi area buy dengan target take profit 0.8671, dimana stop loss 0.8591.

Area sell-nya 0.8773 dengan target take profit 0.8705, dimana stop loss 0.8803. 0.8819 jadi sell berikutnya dengan target take profit 0.8768, dimana stop loss 0.8849.

http://www.strategydesk.co.id/2014/11/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-nopember-2014/

Tanggal April 10, 2013 / 4:14 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Fokus utama pasar hari ini adalah FOMC Minutes, yang dapat menentukan arah dollar selanjutnya. Eskpektasi yang berlaku di pasar saat ini adalah isi minutes itu tetap dovish.
Pasar ingin mengetahui pandangan para anggota terkait ekonomi AS dan kebijakan moneter, termasuk stimulus atau program pembelian aset yang sedang berjalan. Meski the Fed sudah menyatakan program pembelian aset $85 per bulan terus dilakukan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%, pasar ingin melihat apakah ada pembahasan soal mempersingkat waktu atau mengurangi jumlahnya.
Dalam pidato kemarin, Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan pemulihan ekonomi masih panjang. Menurutnya, meski lebih kuat dibandingkan empat tahun lalu, kondisi ekonomi masih jauh di bawah standar. Ini tentu menjadi penguat the Fed belum berendah mengubah kebijakannya dalam waktu dekat.
Pasar ingin mengetahui mana yang lebih kuat, kubu yang ingin stimulus lanjut, atau kubu yang khawatir dengan dampaknya. Kalau isi minutes itu dovish, akan melengkapi data ekonomi AS untuk menegaskan stimulus moneter masih dibutuhkan. Tapi ada prediksi dari pasar bahwa suara dovish akan lebih besar dari yang hawkish, meski sinyal beragam dari para pejabatnya. 

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3102 kemarin, level tertinggi dalam 3,5 minggu, EUR-USD belum banyak gerak hari ini dan terjebak di $1,3080/90. Level $1,31 masih berperan sebagai resistance.  Posisi euro saat ini sedang menuju 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-4 April di $1,3108. Namun, untuk bisa ke 50% di $1,3223, euro harus ditutup di atas $1,3184 dulu.

Rekomendasi harian :
Peluang untuk buy pada EUR-USD di 1.3061 dengan target take profit 1.3168, dimana stop loss 1.3031. Buy 1.2970 dengan target take profit 1.3077, dimana stop loss 1.2939.

Sell 1.3183 dengan target take profit 1.3107, dimana stop loss bila penutupan diatas 1.3183.


USD-JPY
M
eski mengalami sedikit koreksi, USD-JPY tetap berpeluang menembus level 100. Posisinya kini berada di 99,10, setelah menyentuh 99,24. Dengan jaminan dari pejabat Jepang bahwa stimulus tidak akan berdampak buruk, potensi penguatan lanjutan tetap terbuka. Tapi perlu diwaspadai ketika berhasil menembus level 100, bisa dijadikan momentum untuk koreksi dulu.  Tapi isu FOMC minutes yang dovish bisa menjegal lajunya, atau paling tidak membuatnya tertahan di kisaran 99.

Rekomendasi harian :
Buy untuk USD-JPY di 98.88 dengan target take profit 99.90, dimana stop loss penutupan di bawah 98.52. Buy break 100.00 dengan target take profit 100.68, dimana stop loss penutupan di bawah 100.00.

Sell break 98.43 dengan target take profit 97.56 dimana stop loss 98.80. Sell 100.78 dengan target take profit 100.20, dimana stop loss 100.97.

GBP-USD
G
BP-USD masih berkonsolidasi di kisaran $1,53, upayanya untuk menanjak tertahan di $1,5340. Berdasarakn grafik, pair ini sedang dalam fase penyesuaian harga setelah jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun pertengahan bulan lalu. Tapi, karena minimnya katalis dari Inggris sendiri, pergerakannya tersendat. Pair ini sedang mendekati 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-12 Maret di $1,5411.

Rekomendasi harian :
Buy break GBP-USD 1.5343, dengan target take profit 1.5441, dimana stop loss 1.5319. Buy 1.5258 dengan target take profit 1.5365, dimana stop loss 1.5212.

Sell 1.5450 dengan target take profit 1.5373, dimana stop loss 1.5486. Sell break 1.5197 dengan take profit 1.5136, dimana stop loss 1.5228.

USD CHF
U
SD-CHF jatuh ke bawah 0,9300 hari ini, kejatuhan berlanjut. Bahkan sempat jatuh ke level terendah dalam dua bulan terakhir. Pelemahan  pair ini disebabkan oleh pandangan di pasar bahwa the Fed belum mengubah kebijakannya dalam waktu dekat. Kondisi bearish masih menyelimuti pair ini, kunci ada di FOMC Minutes, bila menegaskan tetap perlu stimulus, pelemaham bisa berlanjut., dengan target terdekat di 0,9277.

Rekomendasi harian :
Sell break USD-CHF 0.9306 dengan target take profit 0.9246, dimana stop loss 0.9323. Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9277, dimana stop loss 0.9355.

Buy 0.9239 dengan target take profit 0.9292 dimana stop loss 0.9216.

AUD-USD
A
UD-USD berhasil menyentuh level tertinggi dalam 3,5 bulan di $1,0515 berkat data perdagangan China yang menunjukkan impor tumbuh pesat, ini dianggap bagus untuk prospek perdagangan Australia.  Kondisi pair ini masih bullish dan bila ditutup di atas $1,05, target selanjutnya adalah $1,0530-50. Dengan belum adanya indikator yang menunjukkan kondisi overbought, peluang ke sana terbuka.

Rekomendasi harian :
Buy break 1.0508 dengan target take profit 1.0567, dimana stop loss 1.0475. Buy 1.0452 dengan target take profit 1.0513, dimana stop loss 1.0421.

Sell 1.0574 dengan target take profit 1.0521, dimana stop loss 1.0597.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-10-april-2013.html

Tanggal April 05, 2013 / 2:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Data ekonomi AS yang mengecewakan akhir-akhir ini menimbulkan spekulasi data ketenagakerjaan tidak sesuai harapan.
Apalagi menyusul data ADP dan jobless claims, yang mengindikasikan pertumbuhan lapangan kerja melambat. Data ADP menunjukkan lapangan kerja swasta hanya bertambah 158.000, di bawah prediksi 200.000. Kenaikan initial jobless claims ke level tertinggi dalam sebulan juga menimbulkan pertanyaan mengenai pertumbuhan lapangan kerja.
Data payroll nanti malam diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 199.000 untuk Maret. Tapi, mengingat data ADP dibawah prediksi, ada kemungkinan payroll tidak sesuai harapan.  Indikator lapangan kerja merupakan faktor yang tidak hanya menunjukkan kesehatan ekonomi tapi mempengaruhi persepsi terkait prospek kebijakan moneter yang dijalankan oleh the Fed.
Hal ini mengingat Bank Sentral AS itu memberlakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%. Pertumbuhan lapangan kerja diperkirakan melambat karena faktor pemotongan anggaran AS.

EUR-USD
B
erhasil rebound dari level terendah dalam 4 bulan terakhir, EUR-USD kini mencoba untuk bertahan di atas Moving Average 200 harinya di $1,2890. Data penjualan ritel zona euro dan factory orders Jerman, bila menambah bukti buruknya kondisi ekonomi, bisa menjatuhkan pair ini. Namun kejatuhan bisa ditekan bila data payroll AS nanti malam buruk dan memukul dollar. Meski demikian, dengan bayang-bayang prospek pemangkasan suku bunga, pair ini masih tetap bearish.

Rekomendasi harian :
Buy EUR-USD 1.2939 dengan target take profit 1.3031, dimana stop loss 1.2900. Buy 1.2863 dengan target take profit 1.2970, dimana stop loss 1.2840.

Sell 1.3039 dengan target take profit 1.2962, dimana stop loss 1.3077. Sell break 1.2832 dengan target take profit 1.2764, stop loss 1.2878.

 
USD-JPY
S
etelah menyentuh level tertinggi dalam 3,5 tahun, USD-JPY kehilangan lajunya kini berada di 96,28. Reli tajam yang dipicu oleh keputusan stimulus BOJ terlihat berhenti dulu sejenak. Namun, pair ini bisa terkoreksi bila data payroll AS buruk. Kondisi Itu bisa dijadikan momentum untuk profit taking. Namun, tren sepertinya belum berubah.

Rekomendasi harian :
Sell break 95.31 dengan target take 94.53, dimana stop loss 95.70. Sell 97.70 dengan target take profit 96.87, stop loss penutupan di atas 97.70.

Buy 94.34 dengan target take profit 95.21, dimana stop loss 94.08. Buy 96.09 dengan target take profit 97.26, stop loss 95.70.
 

GBP-USD
GBP-USD berupaya mempertahankan rebound kemarin, dengan bertengger di $1,5212. Rebound datang setelah BOE ternyata tidak menambah stimulus moneternya. Namun, pair ini masih sulit lepas dari tren lama di tengah prediksi suatu saat stimulus harus dilanjutkan.  Ada data indeks harga rumah Halifax dan pidato anggota BOE Dale. Bila berhasil ditutup diatas $1,5260, pair ini akan mencoba ke $1,5280. Bearish continuation akan terjadi bila ditutup di bawah $1,52.

Rekomendasi harian :
Buy bila ada penembusan 1.5258 dengan target take profit 1.5334, dimana stop loss 1.5212. Buy 1.5075 dengan target take profit 1.5181, dimana stop loss 1.5038.

Sell 1.5350 dengan target take profit 1.5273, dimana stop loss 1.5380. Sell bila ada penembusan di 1.5136 dengan take profit 1.5075, stop loss bila penutupan diatas 1.5136.

USD-CHF
U
SD-CHF rebound, kini berada di 0,9425, setelah menyentuh high di 0,9430. Rebound ini terjadi setelah data cadangan devisa Swiss bertambah $8,3 miliar menjadi $438,3 miliar.  Pergerakan pair ini selanjutnya kemungkinan dipengaruhi oleh data Eropa dan AS. Pair ini akan jatuh lagi bila data payroll buruk.

Rekomendasi harian :
Buy 0.9353 dengan target take profit 0.9445, dimana stop loss 0.9338. Buy break 0.9460 dengan target take profit 0.9514, dimana stop loss 0.9429.

Sell 0.9520 dengan target take profit 0.9460, dimana stop loss 0.9552. Sell break 0.9399 dengan target take profit 0.9353, stop loss 0.9429.

AUD-USD
M
eski serangkaian data ekonomi Australia minggu cukup bagus, AUD-USD justru terkoreksi. Pair ini mengalami koreksi setelah gagal lagi menembus level psikologis $1,05. Data payroll menjadi penentu apakah pair ini melanjutkan koreksinya, atau bisa mencoba lagi bergerak ke level psikologis itu.  Moving Average 200 hari di $1,0387 masih menjadi support terdekat.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.0437 jadi sinyal buy break dengan target take profit 1.0498, hold posisi bila ada penembusan dan penutupan diatas 1.0500.

Sell break 1.0376 dengan target take profit 1.0330, dimana stop loss kembali diatas 1.0400.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-05-april-2013.html

Tanggal March 21, 2013 / 11:26 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – The Fed memutuskan untuk terus menyuntikkan likuiditas ke ekonomi dan mempertahankan suku bunga rendahnya meski di tengah tanda-tanda adanya perbaikan ekonomi.

Keputusan the Fed mempertahankan kebijakannya mengindikasikan pandangan ekonomi masih membutuhkan bantuan meski ada perbaikan. Dalam pernyatannya, the Fed mengatakan ekonomi kembali tumbuh moderat dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan pajak belum menganggu pembelanjaan konsumen, dan bursa saham terus mencetak  rekor. Selain itu, the Fed mengakui pasar perumahan menggeliat kembali dan pertumbuhan lapangan kerja ternyata cukup pesat.

Pada dasarnya Komite Kebijakan mengakui kondisi ekonomi yang lebih baik. Sebagian besar anggota melihat Quantitative Easing (QE), atau program pembelian obligasinya, berhasil menurunkan bunga dan menyediakan bantuan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.  Namun, mereka juga sepakat alat moneter itu tidak bisa secara sendirian menyelesaikan masalah ekonomi yang mungkin timbul akibat pengetatan fiskal atau gejolak finansial global.

Ketua Ben Bernanke juga  mengatakan ia belum melihat perubahan berarti dalam kondisi lapangan kerja, dan menyebutkan kebijakan fiskal yang ketat menjadi salah satu alasan kenapa pihak begitu agresif. Bernanke pun mengatakan pihaknya bisa saja mengurangi pembelian obligasi tapi itu hanya terjadi kalau kondisi lapangan kerja semakin membaik di bulan-bulan mendatang.

Dalam pernyatannya, the Fed menegaskan tetap menerapkan suku bunga hampir nol persen dan melakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5% selama inflasi tidak melebihi 2,5% dalam rentang 1-2 tahun. The Fed sudah memberlakukan rate 0 sejak 2008 dan membeli lebih dari $2,5 triliun obligasi untuk mendorong konsumsi, investasi dan lapangan kerja.

Dalam kesempatan itu, the Fed juga mengumumkan proyeksi ekonomi terbarunya. The Fed kini memproyeksikan ekonomi AS tumbuh 2,3-2,8% tahun ini, turun dari prediksi sebelumnya yang 2,3-3,0%. The Fed juga memproyeksikan tingkat pengangguran tidak akan turun ke 6,5% sampai 2015.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html

Tanggal March 21, 2013 / 11:26 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – The Fed memutuskan untuk terus menyuntikkan likuiditas ke ekonomi dan mempertahankan suku bunga rendahnya meski di tengah tanda-tanda adanya perbaikan ekonomi.

Keputusan the Fed mempertahankan kebijakannya mengindikasikan pandangan ekonomi masih membutuhkan bantuan meski ada perbaikan. Dalam pernyatannya, the Fed mengatakan ekonomi kembali tumbuh moderat dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan pajak belum menganggu pembelanjaan konsumen, dan bursa saham terus mencetak  rekor. Selain itu, the Fed mengakui pasar perumahan menggeliat kembali dan pertumbuhan lapangan kerja ternyata cukup pesat.

Pada dasarnya Komite Kebijakan mengakui kondisi ekonomi yang lebih baik. Sebagian besar anggota melihat Quantitative Easing (QE), atau program pembelian obligasinya, berhasil menurunkan bunga dan menyediakan bantuan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.  Namun, mereka juga sepakat alat moneter itu tidak bisa secara sendirian menyelesaikan masalah ekonomi yang mungkin timbul akibat pengetatan fiskal atau gejolak finansial global.

Ketua Ben Bernanke juga  mengatakan ia belum melihat perubahan berarti dalam kondisi lapangan kerja, dan menyebutkan kebijakan fiskal yang ketat menjadi salah satu alasan kenapa pihak begitu agresif. Bernanke pun mengatakan pihaknya bisa saja mengurangi pembelian obligasi tapi itu hanya terjadi kalau kondisi lapangan kerja semakin membaik di bulan-bulan mendatang.

Dalam pernyatannya, the Fed menegaskan tetap menerapkan suku bunga hampir nol persen dan melakukan pembelian obligasi $85 miliar per bulan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5% selama inflasi tidak melebihi 2,5% dalam rentang 1-2 tahun. The Fed sudah memberlakukan rate 0 sejak 2008 dan membeli lebih dari $2,5 triliun obligasi untuk mendorong konsumsi, investasi dan lapangan kerja.

Dalam kesempatan itu, the Fed juga mengumumkan proyeksi ekonomi terbarunya. The Fed kini memproyeksikan ekonomi AS tumbuh 2,3-2,8% tahun ini, turun dari prediksi sebelumnya yang 2,3-3,0%. The Fed juga memproyeksikan tingkat pengangguran tidak akan turun ke 6,5% sampai 2015.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/the-fed-tahan-stimulus-rate.html

Tanggal March 15, 2013 / 5:15 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Minyak naik di Asia hari ini seiring dengan pelemahan dollar AS, yang membuat harga menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Aksi ambil untung mengakhiri reli dollar setelah sempat diburu para investor menyusul data ekonomi AS yang menunjukkan pemulihan ekonomi. Reli dollar juga terhenti setelah Uni Eropa mengimbau fokus ke pertumbuhan dan mengurangi penghematan, seruan yang berhasil mengangkat euro. Dalam pertemuan kemarin, Perancis menyarankan fleksibilitas anggaran agar negara anggota bisa menumbukan kembali ekonomi dan membawa zona euro ke pemulihan.

Minyak juga naik berkat data tunjangan pengangguran. Data semalam menunjukkan initial jobless claims turun 10.000 jadi 332.000 minggu lalu, terendah dalam lima tahun terakhir. Daat ini mengangkat sentimen dan menimbulkan harapan prospek permintaan akan semakin cerah di konsumen minyak terbesar dunia itu.

Minyak juga naik menjelang data output industri dan manufaktur AS yang diperkirakan akan menunjukkan perbaikan ekonomi. Pasar memperkirakan adanya pertumbuhan produksi industrial AS bulan lalu. Selain itu, pasar juga memprediksikan inflasi tidak naik signifikan. Data AS terjadwal hari ini antara lain inflasi, indeks sentimen konsumen dan indeks manufaktur New York.

Pada jam 17:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman April naik 14 sen ke $93,17 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pelemahan-dollar-angkat-minyak.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pelemahan-dollar-angkat-minyak.html

Tanggal March 08, 2013 / 6:01 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Startegydesk – USD/JPY menyentuh level tertinggi dalam 3,5 tahun terakhir di tengah ekspektasi pertumbuhan lapangan kerja AS yang pesat dapat membuat the Fed mengurangi stimulus moneternya.

Lapangan kerja AS diperkirakan tumbuh 160.000 selama Februari, setelah bertambah 157.000 bulan sebelumnya. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 7,9% atau turun 0,1% ke 7,8%.  Membaiknya lapangan kerja merupakan syarat bagi the Fed untuk bisa mengurangi atau menghentikan stimulus moneternya. Oleh karena itu, data di atas dianggap sebagai indikasi kebijakan longgar bisa dipersingkat atau dikurangi.

Harapan data payroll bagus bertambah menyusul Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan initial jobless claims turun 7000 menjadi 340.000 minggu lalu, lebih rendah dari prediksi 350.000. Selain itu,  menyusul laporan ADP yang menunjukkan lapangan kerja swasta AS tumbuh 198.000 selama bulan lalu, lebih besar dari prediksi 170.000, setelah tumbuh 215.000 bulan sebelumnya.

Yen tetap tertekan karena ekspektasi gubernur baru nanti bakal meluncurkan stimulus agresif. Para pengamat memperkirakan BOJ akan mengerahkan kebijakan agresif di bawah Haruhiko Kuroda,  yang memang berjanji siap melakukan gebrakan. Bahkan beberapa meyakini bakal ada dua kali pelonggaran, yaitu pada rapat 3-4 April dan 26 April.

Pada jam 17:45 WIB, USd/JPY diperdagangkan di 95,60, menguat tajam dari level penutupan sebelumnya 94,80. Pair ini bahkan sempat menyentuh high di 95,66, tertinggi dalam 2,5 tahun. Pair ini sedang menguji level 96,00, keberhasilan menembus itu, bisa membawanya menuju 96,50. Untuk jangka menengah, bila didukung kondisi fundamental, targetnya adalah 97,50-98,00. Sedangkan support terdekat di 93,75. Pair ini tetap bullish selama mampu bertahan di 92,00.

 

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/usdjpy-reli-jelang-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/usdjpy-reli-jelang-payroll.html

Tanggal January 18, 2013 / 4:15 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategdyesk – Minyak masih stabil hari ini berkat data ekonomi AS dan China, setelah menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Di AS, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir, menjadi indikasi perbaikan lapangan kerja. Initial jobless claims turun sebanyak 37.000 minggu lalu menjadi 335.000. Data lainnya, housing starts melonjak 12,1% selama Desember, jauh lebih tinggi dari prediksi 3,3%. Data ini menjadi pertanda semakin pulihnya sektor perumahan AS.

Di China, PDB tumbuh 7,9% di kuartal empat dari tahun sebelumnya, menurut laporan Biro Statistik (NBS) hari ini. Angka itu lebih baik dari prediksi 7,8% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang 7,4%. Selama 2012, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh 7,8%, di atas target pemerintah 7,5%. Data ini menjadi bukti tambahan ekonomi terbesar kedua dunia itu semakin pulih.

Data ekonomi AS dan China itu dianggap sebagai indikasi cerahnya prospek permintaan minyak di tahun ini. Menurut proyeksi OPEC, permintaan minyak dunia tahun ini tumbuh 800.000 barel per hari (bph) menjadi 89,6 juta bph.    Grup itu memperkirakan permintaan minyak di China selama 2012 tumbuh 3,2%, dan tren yang sama diperkirakan berlaku tahun ini.

Minyak juga naik karena berita pasukan Aljazair  menyerang kilang gas di gurun untuk menyelamatkan ratusan sandera. Sekitar 30 orang tewas, termasuk beberapa sandera asing dan semua penyandera. Aljazair tidak hanya  produsen gas besar, tapi juga memproduksi 1,2 juta bph minyak. Kasus penyanderaan di Aljazir ini menambah daftar faktor geopolitik di Timur Tengah yang mendorong minyak. Di Suriah, pasukan pemerintah masih menyerang basis pemberontak.

Pada jam 15:55 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Februari melemah 19 sen ke $95,30 per barel. Kontrak ini menyentuh $96,05 semalam. Sedangkan minyak jenis Brent untuk pengiriman Maret turun 8 sen ke $111,02 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha