Search Results : data pdb dunia 5 tahun terakhir

Strategydesk – Aktivitas manufaktur China semakin buruk, di mana salah satu indeksnya jatuh ke level terendah dalam 15 bulan. Hal ini menjadi bukti bahwa ekonomi terbesar kedua dunia itu masih dalam fase perlambatan.

China manufacturingIndeks PMI manufaktur dari Caixin/Markit turun ke 48,2 di Juli dari 49,4 di Juni. Angka itu lebih rendah dari prediksi 49,7 dan yang terendah dalam 15 bulan terakhir. Angka di bawah 50 menandakan kontraksi, di atas itu barulah dianggap pertumbuhan. Dengan ini, berarti sudah lima bulan berturut-turut indeks tersebut mengalami kontraksi.

Data ini mengindikasikan bahwa perbaikan ekonomi terganggu oleh rendahnya permintaan luar negeri. Namun, kejatuhan saham dianggap juga berperan. ”Karena indeks ini dihasilkan dari survei, maka tidak bisa dipungkiri angka terbaru terpengaruh oleh sentimen negatif yang dipicu oleh kejatuhan saham,” kata Qu Hongbin, ekonom dari HSBC.

Data buruk ini kontras dengan data Juni, yang mengalami kenaikan dan mengindikasikan ekonomi mulai stabilisasi. Selama kuartal kedua, PDB tumbuh 7,0%, sedikit di atas prediksi. Namun, ada keraguan apakah pemulihan ini bisa bertahan. Pertama, indikator Juni mencerminkan kondisi ekonomi sebelum kejatuhan bursa saham yang menghapus triliunan dollar kapitalisasi pasar, memaksa bank sentral bertindak.

Kontraksi sektor manufaktur yang terlihat dari survei terbaru ini kemungkinan menambah spekulasi bank sentral bakal melonggarkan kebijakan lagi. Para ekonom yang disurvei Reuters bulan ini mengatakan PBOC bakal memangkas suku bunganya minimal 25 bps sebelum akhir tahun. Giro Wajib Minimum (GWM) diperkirakan juga dipotong lagi untuk merangsang pertumbuhan.

http://www.strategydesk.co.id/2015/07/data-manufaktur-hempaskan-harapan-pemulihan-cepat-ekonomi-china/

Strategydesk – Rupiah berakhir flat hari ini, tak mampu memanfaatkan koreksi dollar atas mata uang utama dunia. Rupiah masih terjebak dalam range yang sama di tengah lesunya ekonomi RI.

RupiahTidak ada alasan jelas penyebab dollar koreksi yang terjadi bersamaan dengan penurunan yield obligasi AS dan saham. Namun, koreksi ini datang setelah reli selama empat minggu terakhir, kondisi yang mengundang aksi ambil untung. Meski demikian, para analis melihat kondisi fundamental mendukung tren dollar mengingat masih ada prospek kenaikan suku bunga the Fed tahun ini.

Dollar melambung setelah Ketua the Fed Janet Yellen minggu lalu mengatakan kenaikan bisa terjadi sebelum 2016. Reli semakin tajam setelah Presiden the Fed distrik St. Louis James Bullard mengatakan pihaknya kemungkinan menaikkan suku bunga di September nanti bila inflasi mendekati target dan tingkat pengangguran ke bawah 5%. Hal ini menunjukkan prospek kenaikan September tetap ada meski terjadi krisis Yunani.

Gubernur BI Agus Martowardjojo mengatakan rupiah berada di bawah nilai standarnya, sudah undervalue dibanding dengan mata uang negara lain. Menurutnya, berdasarkan Real Effective Exchange Rate (REER), rupiah sudah berada di bawah 100. Di saat yang sama, Deputi Gubernur Mirza Adityaswara rupiah sudah undervalue sejak 2013 dan agar tidak semakin liar, pihaknya siap melakukan intervensi.

Di tengah bayang-bayang kenaikan suku bunga the Fed, rupiah sulit lepas dari range-nya. Ditambah dengan kondisi fundamental yang kurang menggembirakan. Jatuhnya harga beberapa komoditas penting menekan perekonomian Indonesia. Di saat yang sama, pemerintah memberlakukan larangan ekspor bahan mentah (raw material). Kondisi ini memaksa BI memangks proyeksi PDB RI tahun ini. Untuk semester kedua, PDB berkisar di 5,0-5,2%, turun dari 5,3-5,4%.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 0,01% ke Rp13.375 per dollar, dengan range pergerakan Rp13.351-13.392,50. Untuk besok, rupiah masih bergerak dalam range Rp13.300-13.400.

http://www.strategydesk.co.id/2015/07/koreksi-dollar-tak-angkat-rupiah/

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei catat kenaikan keempat kalinya secara beruntun Senin kemarin. Saham-saham energi jadi penyumbang kenaikan indeks menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia 1,4% menjadi $57,88/barel. Showa Shell Sekiyu melonjak 27,7% karena pemberitaan adanya pembicaraan akuisisi oleh Idemitsu Kosan Co Ltd senilai 500 miliar yen. Indeks Nikkei ditutup menguat 13,74 poin, atau 0,08%, ke posisi 17.635,14.

Bursa Jepang yang kembali dibuka hari ini berhasil menguat, dimana indeks mengapai level tertingginya dalam dua minggu. Kenaikan indeks tidak lepas dari membaiknya ekonomi AS, dimana kuartal ketiga PDB AS tumbh 5,0%.  Sementara itu, kembali menurunnya harga minyak mentah dunia diharapkan mampu mengangkat daya beli konsumen. Sentimen positif ini diperkirakan berlangsung hingga besok, kendati sebagian bursa global tutup.

Rekomendasi
NKI SIGNAL 24-12-14

Kospi
Indeks Kospi sedikit terkoreksi setelah menyentuh level tertingginya dalam dua minggu terakhir. Meski melemah sentiment global masih positif seiring dengan serangkaian data ekonomi AS yang menandakan proses pemulihan terus membaik. Namun pergerakan cenderung berkurang karena pasar yang mulai mengurangi posisi jelang musim liburan.  Indeks Kospi ditutup turun 4,10 poin, atau 0,21%, ke posisi 1.939,02.

Indeks Kospi bergerak positif hari ini menyusul penguatan Wall Street dalam tiga sesi beruntun minggu ini. Laju indeks Kospi dapat tersendat karena cemaskan pelemahan yen dan juga jelang libur Natal. Rencana kenaikan suku bunga Fed dan prospek kebijakan bank sentral Eropa yang semakin longgar menjadi pemicu sentimen pasar di sisa tahun ini.

Rekomendasi
KSI SIGNAL 24-12-14

Hang Seng
Indeks Hang Seng akhirnya melemah kemarin meski sempat menguat pada awal pembukaan. Jatuhnya sektor keuangan jadi pemicunya. Kendati terkoreksi, sentiment dari Wall Street yang terus menorehkan penguatan masih menjadi penopang sentimen, karena ekspektasi bank sentral tetap menjalankan kebijakan akomodatif untuk waktu yang masih lama. Indeks Hang Seng ditutup turun 74,88 poin, atau 0,32%, ke posisi 23.333,69.

Indeks Hang Seng diperkirakan bergerak flat karena minimnya partisipan pasar menjelang libur Natal. Hal ini yang membuat saham Asia bergerak variatif hari ini, kehilangan daya dorongnya menjelang liburan akhir tahun, meski setelah Wall Street mencetak rekor baru. Bursa Hong Kong dibuka hanya satu sesi hari ini, dan dua hari ke depan tutup , semakin mengurangi aktivitas perdagangan. Dan kembali dibuka Senin minggu depan.

Rekomendasi
HSI SIGNAL 24-12-14

http://www.strategydesk.co.id/2014/12/besok-natal-asia-mixed/

Tanggal February 22, 2013 / 5:28 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – 2012 tentu bukanlah tahun yang baik bagi ekonomi Eropa, dan sepertinya di awal 2013 kondisinya juga belum banyak berubah.

2012 merupakan tahun pertama sejak 1995, di mana  PDB zona euro tidak mengalami pertumbuhan di setiap kuartalnya. Selama 2012, PDB berakhir kontraksi 0,5%. Jadi selama tahun ini, ekonomi zona euro dirundung resesi.  Data ekonomi terakhir juga tidak menggembirakan, seperti indeks PMI yang menunjukkan aktivitas manufaktur dan jasa zona euro merosot. Data ini mengindikasikan ekonomi bakal kontraksi lagi di kuartal pertama 2013.

Jerman dan Perancis, dua ekonomi terbesar Eropa, mengalami kontraksi di kuartal terakhir 2012, dan ternyata perkembangan berjalan lebih lambat dari perkiraan. Ekonomi Jerman kontraksi 0,6% di periode itu, performa terburuk sejak 2009 ketika dunia dilanda krisis finansial. Ekspor, mesin pertumbuhan Jerman, ternyata lebih rendah dari impor.Sedangkan Perancis kontraksi 0,3%, meski lebih kecil dari Jerman, tetap menimbulkan kecemasan.

Selain ekonomi, ada masalah lain di zona euro yang juga mencemaskan, yaitu politik. Di Spanyol misalnya, Perdana Menteri Mariano Rajoy dituduh menerima dana gelap dan didesak untuk mundur. Di Italia, mantan perdana menteri Silvio Berlusconi menjadi favorit dalam polling menjelang pemilu. Ketidakpastian politik di kedua negara menimbulkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan upaya pengentasan krisis.

Dalam pidatonya di hadapan Parlemen, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ekonomi kemungkinan  tetap lemah di awal tahun tapi bisa pulih secara bertahap seiring berjalannya tahun. Pernyataan itu menyebabkan pasar keuangan bergolak. ECB berjanji melakukan apapun untuk menyelamatkan euro. Meski pesimis dengan kondisi di awal tahun, Draghi optimis zona euro bisa keluar dari resesi pertengahan 2013.

Ekspektasi mengenai titik balik ekonomi zona euro didasarkan pada fakta ketakutan euro bakal pecah tidak sebesar tahun lalu. Titik balik diperkirakan datang dari anggota terbesar blok itu Jerman, yang diikuti oleh Perancis. Menurut prediksi ECB, ekonomi zona euro bisa menggeliat kembali menuju pertengahan tahun. Meski terlalu dini untuk menyimpulkan, Jerman diperkirakan bisa tumbuh lagi di kuartal pertama, sebagian karena peningkatan order pabrik di Desember lalu.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ekonomi-eropa-di-2013-kapan-titik-balik.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ekonomi-eropa-di-2013-kapan-titik-balik.html

Tanggal January 28, 2013 / 3:52 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Belum terlihat adanya pergerakan seragam di pasar mata uang, meski di saat situasi mendukung dengan datangnya berita-berita positif yang menimbulkan optimisme pada prospek ekonomi global.
Mulai dari data sampai pembayaran kembali pinjaman ECB menimbulkan harapan tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu. Jumat lalu, bank Eropa membayar sebagian pinjaman dari ECB dalam program Long-Term Refinancing Operation (LTRO) 1 triliun euro. Jumlah yang terbayar cukup melegakan yaitu 132 miliar euro, lebih besar dari prediksi 100 miliar euro.
Pasar melihat pembayaran kembali pinjaman itu sebagai bentuk stabilisasi perbankan Eropa. Pasar juga melihat pembayaran ini sebagai bentuk pengetatan dan penyerapan likuiditas yang dilakukan oleh ECB. Hal ini berbeda dengan bank sentral lain seperti the Fed dan BOJ, yang justru menjalankan  kebijakan moneter longgar dengan meluncurkan stimulus yang menambah likuiditas di pasar.
Serangkaian data dan kinerja keuangan korporat dunia turut mengangkat optimisme mengenai prospek ekonomi global. Data ekonomi, termasuk indeks manufaktur, mengindikasikan adanya perbaikan kondisi.  Semua data itu menjadi bukti kondisi terburuk krisis sudah terlewati, dan ini mengangkat saham global. Namun pernyataannya, mengapa semua faktor itu tidak menimbulkan risk appetite yang menggerakkan mata uang berisiko dalam satu arah.
Sejak awal tahun, pasar mata uang terlihat bergerak variatif, dengan masing-masing punya faktor yang menggerakkannya. Sepertinya, pasar tidak lagi terpaku pada satu berita untuk dijadikan acuan.  pasar mempertimbangkan kondisi yang berlaku di suatu negara untuk menggerakan mata uang bersangkutan. Contohnya, perbaikan kondisi di Eropa memang memangkat euro, tapi tidak sterling karena pasar bearish terhadap Inggris, dengan ekonominya yang terancam resesi. Namun masih perlu dibuktikan apakah kondisi ini berlanjut atau hanya sementara.

EUR-USD
S
empat menyentuh $1,3470 di sesi Asia, tertinggi dalam 11 bulan terakhir, EUR-USD kini sedikit terkoreksi sampai pembukaaan sesi Eropa. Pasar kini bernyata seberapa jauh pair ini bisa menanjak. Dari sisi teknikal, level $1,35 menjadi target berikutnya dan bila tidak ada berita buruk, pair ini berpeluang besar ke sana. Dari sisi fundamental, pejabat ECB Luc Coene mengatakan level EUR tidaklah masalah dan belum perlu pelonggaran.

Rekomendasi harian :
Sell break pada EUR-USD di 1.3428 dengan target take profit 1.3375, dimana stop loss 1.3458. Sell 1.3489 dengan target take profit 1.3413, dimana stop loss 1.3519.

Buy 1.3367 dengan target take profit 1.3420, dimana stop loss 1.3336.


USD-JPY
M
elanjutkan tren penguatannya, USD-JPY berhasil menyentuh 91,25, atau tertinggi sejak Juni 2010. Penguatan ini tidak lepas dari ekspektasi BOJ bakal melonggarkan kebijakannya lagi. Tapi dalam jangka pendek, pasar kemungkinan akan menggunakan data ekonomi AS sebagai faktor penggerak, mulai durable goods orders malam nanti, rapat reguler the Fed pada Rabu dan payroll Jumat nanti. Kecuali data buruk dan ada pernyataan dovish dari the Fed, pair ini tetap bullish, kalaupun koreksi mungkin terbatas.

Rekomendasi harian :
Peluang USD-JPY melakukan sell break di 90.63 dengan target take profit 90.23-90.04, dimana stop loss 90.92. Sell 91.45 dengan target take profit 90.73, dimana stop loss bila penutupan di atas 91.22.

Buy 90.00 dengan target take profit 90.86, dimana stop loss 89.84.

GBP-USD
T
ekanan jual terus mendera GBP-USD yang hari jatuh ke low di $1,5716, terendah sejak Agustus 2012 dan menguji level psikologis $1,5700. Pasar masih bearish terhadap GBP setelah data PDB yang mengecewakan, kontraksi ekonomi menimbulkan spekulasi BOE harus turun tangan lagi dengan stimulusnya. Apalagi muncul  wacana soal referendum keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. Dengan masih bearish-nya pasar, pair ini terancam jatuh ke bawah $1,57.

Rekomendasi harian :
Penembusan 1.5717 pada GBP-USD menjadi sinyal sell break untuk kembali bearish dengan target take profit ke 1.5656, dimana stop loss bila kembali bergerak dan tutup di atas 1.5747. Sell 1.5808 dengan target take profi 1.5747, dimana stop loss 1.5839.

Buy 1.5656 dengan target take profit 1.5Buy break di 1.5747 setelah .5625.

USD-CHF
T
ertekan ke bawah 0,9300 akhir pekan lalu, USD-CHF menembus low 0,9222 namun mendapat dorongan beli dan berhasil ke 0,9280. Ada penguatan hari ini, meski masih terbatas. Dengan minimnya even penting dari Eropa, pair ini masih konsolidasi, dan pasar menggunakan menggunakan data durable goods sebagai acuan. Agar tetap kembali bullish pair ini harus menembus ke atas Moving Average 100 di 0,9306.

Rekomendasi harian :
Buy break pada USD-CHF berada di 0.9293 dengan target take profit 0.9323-0.9338, dimana stop loss 0.9277. Sedangkan 0.9247 jadi buy berikutnya bilamana ada penurunan lebih lanjut, dengan target take profit 0.9283-0.9293, dimana stop loss penutupan hari ini di bawah 0.9247.

Sell 0.9338 dengan target take profit 0.9297, dimana stop loss 0.9354.

AUD-USD
D
ata ekonomi China yang bagus dan kenaikan harga komoditas ternyata tidak membantu AUD-USD, yang kini jatuh ke bawah $1,04. Tekanan besar datang setelah data inflasi Australia yang menimbulkan ekspektasi RBA bakal pangkas rate lagi bulan depan. Selain itu, kejatuhan tajam ini datang setelah pair ini gagal menembus $1,06. Kondisi bearish akan berlanjut bila pair ini gagal ditutup di atas $1,04.

Rekomendasi harian :
Buy pada AUD-USD 1.0376 dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss penutupan hari ini dibawah 1.0376. Buy break 1.0437 dengan target profit 1.0483, dimana stop loss penutupan di bawah 1.0437.

1.0483 jadi ruang melakukan sell pada AUD-USD dengan target take profit 1.0437, dimana stop loss 1.0498.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-28-januari-2013.html

Tanggal January 18, 2013 / 1:58 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Pertumbuhan ekonomi China meningkat di akhir 2012, pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, setelah pemerintah mengimplementasikan serangkaian kebijakan.

PDB tumbuh 7,9% di kuartal empat dari tahun sebelumnya, menurut laporan Biro Statistik (NBS) hari ini. Angka itu lebih baik dari prediksi 7,8% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang 7,4%. Secara per kuartal, PDB tumbuh 2,0%, lebih rendah dari prediksi 2,2%. Tapi selama 2012, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh 7,8%,  meski merupakan yang terendah sejak 1999, angka itu lebih tinggi dari proyeksi 7,7% dan target pemerintah 7,5%.

Peningkatan pertumbuhan ini tidak lepas dari upaya Beijing menstimulasinya dengan serangkaian insentif dan stimulus, termasuk pemangkasan suku bunga dan Giro Wajib Minimum (GWM). Upaya itu membuahkan hasil, tercermin dari membaiknya investasi, properti dan pembelanjaan konsumen. Data lainnya menunjukkan penjualan ritel tumbuh 15,2% selama Desember, lebih baik dari prediksi 15,1%.

Produksi industrial naik 10,3% dan investasi aset tetap meningkat 20,6%.  Di sektor properti, data memperlihatkan harga rumah naik di 54 dari 70 kota besar. Pemulihan ekonomi akan semakin terlihat di semester pertama tahun ini seiring dengan dimulainya proyeksi infrastruktur dan menggelianya kembali sektor properti.

Reaksi pasar positif, dengan saham Asia menguat yang turut diikuti oleh komoditas. Menurut pengamat, apa yang diinginkan pasar adalah pertumbuhan yang cukup kuat untuk memberi ketegangan bahwa pendapatan akan meningkat dan tidak ada risiko hard landing, tapi mereka juga tidak mau angka eksesif yang dapat memicu inflasi.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/pdb-china-tumbuh-79.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/pdb-china-tumbuh-79.html

Tanggal January 18, 2013 / 4:15 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategdyesk – Minyak masih stabil hari ini berkat data ekonomi AS dan China, setelah menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Di AS, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir, menjadi indikasi perbaikan lapangan kerja. Initial jobless claims turun sebanyak 37.000 minggu lalu menjadi 335.000. Data lainnya, housing starts melonjak 12,1% selama Desember, jauh lebih tinggi dari prediksi 3,3%. Data ini menjadi pertanda semakin pulihnya sektor perumahan AS.

Di China, PDB tumbuh 7,9% di kuartal empat dari tahun sebelumnya, menurut laporan Biro Statistik (NBS) hari ini. Angka itu lebih baik dari prediksi 7,8% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang 7,4%. Selama 2012, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh 7,8%, di atas target pemerintah 7,5%. Data ini menjadi bukti tambahan ekonomi terbesar kedua dunia itu semakin pulih.

Data ekonomi AS dan China itu dianggap sebagai indikasi cerahnya prospek permintaan minyak di tahun ini. Menurut proyeksi OPEC, permintaan minyak dunia tahun ini tumbuh 800.000 barel per hari (bph) menjadi 89,6 juta bph.    Grup itu memperkirakan permintaan minyak di China selama 2012 tumbuh 3,2%, dan tren yang sama diperkirakan berlaku tahun ini.

Minyak juga naik karena berita pasukan Aljazair  menyerang kilang gas di gurun untuk menyelamatkan ratusan sandera. Sekitar 30 orang tewas, termasuk beberapa sandera asing dan semua penyandera. Aljazair tidak hanya  produsen gas besar, tapi juga memproduksi 1,2 juta bph minyak. Kasus penyanderaan di Aljazir ini menambah daftar faktor geopolitik di Timur Tengah yang mendorong minyak. Di Suriah, pasukan pemerintah masih menyerang basis pemberontak.

Pada jam 15:55 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Februari melemah 19 sen ke $95,30 per barel. Kontrak ini menyentuh $96,05 semalam. Sedangkan minyak jenis Brent untuk pengiriman Maret turun 8 sen ke $111,02 per barel.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tembus-96-minyak-masih-stabil.html

Tanggal November 06, 2012 / 11:45 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Bank Sentral Australia (RBA) di luar dugaan mempertahankan suku bunganya hari ini, keputusan yang langsung mendorong mata uang Aussie.

RBA menjaga rate tetap di 3,25%, berdasarkan keputusan yang diumumkan oleh Gubernur Glenn Stevens. Keputusan ini menyusul serangkaian data ekonomi domestik yang lebih baik dari prediksi. Data ekonomi AS dan China juga menunjukkan perbaikan kondisi. Dalam pernyataannya, Stevens mengatakan AS mulai mencatat pertumbuhan moderat, data terbaru menunjukkan adanya stabilisasi ekonomi China. “Dengan data inflasi yang lebih dari prediksi dan informasi terbaru soal ekonomi global yang lebih positif, dewan memutuskan kebijakan moneter masih tepat untuk saat ini,” kata Stevens.

Data terbaru menunjukkan inflasi domestik ternyata lebih tinggi dari proyeksi, namun masih konsisten dalam target jangka menengah. Inflasi inti Australia naik ke kisaran 2% bulan lalu. RBA melihat kenaikan inflasi selama kuartal ketiga disebabkan oleh peluncuran pajak karbon. Penjualan ritel dan persetujuan izin bangunan naik tajam. Sekitar seperempat ekspor Australia, atau 5% PDB, dikirim ke China. Data terakhir menunjukkan aktivitas manufaktur dan jasa China terus membaik, indikasi pertumbuhan di kuartal keempat semakin pulih.

Menurut pengamat, RBA mengatakan dunia sedang lebih baik, inflasi lebih tinggi dan pertumbuhan masih sesuai tren. Pengamat lain melihat RBA ingin bersikap wait-and-see dengan menunda pemangkasan. RBA ingin menyimpan amunisi, bila terlalu agresif dan kondisi ternyata memburuk, maka bisa terjebak dalam situasi yang sama dengan di luar, di mana bank sentral memangkas terlalu banyak sampai kebijakan moneter tidak lagi menjadi instrumen efektif.

Namun, mereka sepakat RBA akan memangkas rate satu kali lagi tahun ini, maka itu akan terjadi pada Desember nanti. Pasca keputusan itu, aussie langsung rally. Pada jam 11:30 WIB, aussie diperdagangkan di $1,0434, level tertinggi sejak 29 September.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rba-pertahankan-rate-di-325.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rba-pertahankan-rate-di-325.html

Tanggal September 28, 2012 / 8:41 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Sentimen positif dari pengumuman rencana reformasi ekonomi Spanyol, telah membuat indeks Dow Jones Industrial naik 0,54 persen. Kenaikan ini membuat indeks dari bursa di kawasan Asia terlihat masih cenderung menguat di pagi hari ini.
Sentimen positif yang ada, diperkirakan bakal membuat IHSG melanjutkan signal positif yang kemarin muncul, menjadi trend naik. IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat-naik, pada kisaran 4205-4272. Selain dari regional, aksi window dressing juga bisa menjadi penyebab IHSG bergerak naik.
Salah satu point yang kami sampaikan dalam acara Market Outlook bulan Oktober semalam, adalah bahwa IHSG bakal berada dalam trend naik, hingga akhir tahun. Target IHSG kami untuk tahun ini di 4400-4800, hingga hari ini masih belum tersentuh. Harapan kami, kondisi ekonomi yang lebih kondusif pasca QE3, dan paket stimulus lain yang terus digelontorkan di seluruh dunia, bakal terus mendorong naik harga saham di pasar ekuitas.
Konsumsi dalam negeri, perbankan, properti dan infrastruktur tetap akan menjadi pendorong utama. Disamping itu, saham-saham komoditas juga masih akan bergerak naik, mengikuti rebound yang terjadi pada saham komoditas, sejalan dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.

Global Outlook
S
aham Asia bergerak positif hari ini, namun masih tipis, setelah Spanyol mengumumkan RAPBN 2013 dan reformasi ekonomi, yang dianggap sebagai indikasi persiapan mengajukan bantuan finansial. 
Wall Street, euro dan komoditas menguat sedangkan dollar jatuh setelah Spanyol mengumumkan waktu detil untuk reformasi ekonomi, dan rencana anggaran 2013 yang berfokus pada pemotongan belanja bukannya kenaikan pajak. Pasar keuangan menyambut baik rencana anggaran itu yang karena lebih mementingkan penghematan pengeluaran dari pada kenaikan pendapatan. Selain itu, rancangan tersebut dipandang sebagai pertanda Spanyol semakin dekat dengan bailout.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2% setelah rally kemarin karena penguatan saham China yang dipicu oleh isu stimulus. Indeks Nikkei naik 0,4% setelah menyentuh level terendah dalam dua minggu terakhir kemarin. Tapi indeks Hang Seng dibuka melemah 0,1%. Wall Street juga menanjak, dengan indeks Dow Jones naik 0,5%.
Namun, penguatan tersendat karena data ekonomi AS yang buruk. PDB AS kuartal kedua ternyata di revisi turun menjadi 1,3% dari sebelumnya 1,7%. Durable goods orders anjlok 13,2% di Agustus, lebih besar dari prediksi 5,0%, setelah tumbuh 3,3% di Juli.
Pergerakan saham juga masih terbatas karena meski pengumuman Spanyol memberi efek positif, masih ada rintangan yang menjadi persoalan. Faktor yang penting bagi pasar adalah Spanyol mengajukan bailout, karena inilah yang ditunggu. Selama belum jelas ke sana, penguatan yang dicatat hari ini tidak akan banyak dan berlangsung lama.
Fokus hari ini, pemerintah Spanyol akan mengumumkan hasil stress test dan estimasi final kebutuhan rekapitalisasi perbankan, yang merupakan syarat dari bantuan finansial 100 miliar euro yang diterimanya beberapa bulan lalu. Jumlah rekapitalisasi itu diperkirakan sekitar 60 miliar euro.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di area 4.200. Pada penutupan perdagangan, Kamis (27/9/2012), IHSG menguat 44,861 poin (1,07%) ke level 4.225,024.
Sentimen positif dari China berhasil menepis kegalauan pasar akibat mencuatnya kembali krisis utang Eropa menyusul aksi protes di Spanyol menolak program pengetatan anggaran.
Sentimen positif tersebut disulut oleh aksi Bank Sentral China (PBOC) yang melakukan langkah untuk merangsang likuiditas yang belakangan ini diterpa perlambatan ekonomi.
Bank sentral China menyuntikkan total 365 miliar yuan ke pasar uang minggu ini sebagai bagian upaya menjaga arus likuiditas tanpa memicu inflasi. Penyuntikan ini juga ditujukan untuk mencegah potensi kelangkaan likuiditas di bank komersial.
Langkah PBOC tersebut kemudian direspon positif oleh mayoritas bursa regional, dimana bursa domestik pun turut terdongkrak.
Seluruh indeks seektoral kompak menghijau, dimana sektor barang konsumsi memimpin penguatan dengan kenaikannya sebesar 1,36%.
Saham-saham yang naik diantaranya Unilever (UNVR), Garda Tujuh (GBTO), Mayora (MYOR), dan Astra Agro (AALI).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Jasa Prima (KARW), Gudang Garam (GGRM), Surya Toto (TOTO), dan Indocement (INTP).

Ulasan Teknikal
IHSG

P
ola bullish engulfing yang terbentuk di candlestick bisa menjadi indikasi reversal setelah IHSG mengalami koreksi di perdagangan sebelumnya. Indeks pun berhasil menutup gap yang terjadi di kisaran 4.170 – 4.185, kemudian ditutup di atas level tersebut. Indikator stochastic memang masih bearish, namun kini mulai berpeluang bullish cross over. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penguatan bagi IHSG untuk menguji resistance di 4.250. Penembusan resistance tersebut akan mengakhiri trend jangka pendek yang saat ini terbentuk, untuk fokus pada kenaikan berikutnya di area 4.273 – 4.310. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.190 – 4.270.

R3    4,304
R2    4,270
R1    4,247
   
Pivot    4,213
   
S1    4,191
S2    4,157
S3    4,134

Stock Pick
ELSA

M
A 10 dan 55 sudah golden cross, indikasi trend mulai berbalik bullish. Dukungan bullish juga terlihat dari candlestick yang membentuk white marubozu, demikian pula dengan indikator stochastic dan RSI. Untuk itu, kami melihat bahwa ELSA berpeluang kembali melanjutkan rebound-nya untuk meraih target FR 50% di area 180 – 184 (FR 61.8%).
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss 172, target 180
Support                : 172, 168
Resistance          : 180, 184

GTBO

T
ertahan pada FR 50% dan membentuk pola piercing line di candlestick, bisa menjadi simyal reversal bagi GTBO. Stochastic pun kini sudah oversold dan hampir membentuk pola golden cross. Untuk itu, kami melihat adanya potensi rebound lanjutan bagi GTBO untuk meraih area resistance-nya di 4.950 – 5.500.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss, 4.075, target 4.900
Support                : 4.075, 3.700
Resistance          : 4.950, 5.500

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-global-dukung-sinyal-naik-ihsg.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-global-dukung-sinyal-naik-ihsg.html

Tanggal September 06, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro rally atas mata uang dunia berkat laporan yang menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian obligasi skala besar.
Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan akan mengumumkan detil program pembelian obligasi pasca rapat reguler hari ini. Namun Laporan media masih simpang siur, dengan Bloomberg menyebutkan ECB akan mengumumkan rencana pembelian secara tak terbatas obligasi negara bermasalah seperti Spanyol dan Italia untuk memitigasi krisis utang.  Rencana itu hanya berfokus pada obligasi pemerintah tenor pendek sampai tiga tahun.
Laporan Bloomberg itu memicu pembelian euro. Menambah lajunya adalah laporan dari Reuters bahwa ECB siap mengabaikan status senioritas pada obligasi pemerintah yang dibelinya, yang berarti investor swasta tidak menjadi anak bawang kalau terjadi restrukturisasi di negara pengutang. 
Tapi ada juga laporan yang menyebutkan Dewan Gubernur ECB ingin punya ruang untuk fleksibilitas dalam pembelian obligasinya. ECB memang diperkirakan berhati-hati mengumumkan jumlah pembelian obligasi, mengingat penolakan Jerman. Sebenarnya, para analis juga masih skeptis ECB akan mengumumkan langkah substansial nanti. Pertanyaannya apakah rencana yang akan diumumkan nanti cukup untuk membujuk negara bermasalah minat bantuan finansial ke Uni Eropa.
Euro menguat 0,4% ke $1,2617, berusaha mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir $1,2636 yang disentuh minggu lalu.  Terhadap yen, euro stabil di 98,88, masih sulit menembus 99 lagi. Euro juga berhasil menguat atas franc, aussie dan loonie.
Pasar ingin melihat apakah Draghi menepati janjinya melakukan apapun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro. Menurut analis, rapat ini krusial karena ekspektasi begitu tinggi. Pasar juga akan mengamati pernyataan Draghi. Bila ECB mengecewakan atau keputusannya tidak sesuai harapan, bisa terjadi gelombang risk aversion.
Sebelum keputusan ECB, ada data PDB zona euro, yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi. BOE juga akan menggelar rapat reguler, namun diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga atau jumlah pembelian obligasinya. Sembari menunggu pernyataan Draghi, pasar akan disuguhi data ketenagakerjaan swasta AS. Data ADP Employment Change merupakan gambaran awal data payroll Jumat nanti.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/optimisme-jelang-ecb-dorong-euro.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha