Search Results : cara mengatasi masalah krisis ekonomi

Tanggal December 28, 2012 / 3:22 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Publik Amerika akan lebih menyalahkan Republik dari pada Demokrat atau Gedung Putih kalau sampai terjadi krisis fiskal, menurut hasil polling terbaru.

Survei Reuters/ Ipsos memperlihatkan, ketika ditanyakan siapa yang paling bertanggung jawab atas jurang fiskal, 27% responden menyebut Republik, 16% menunjuk Presiden Obama dan 6% menuding Demokrat. Prosentase terbesar 31%, menyalahkan semuanya. Hasil yang sama juga ditemukan pada pertanyaan seputar ekonomi. Ketika ditanyakan siapa yang bertanggung jawab atas tingkat pengangguran nasional, 23% menjawab Republik, 16% mengatakan Obama dan hanya 7% menyebut Demokrat. Sedangkan 32% menyalahkan semua.

Meski demikian, 67% responden mengatakan prospek jurang fiskal belum mempengaruhi pembelajaan liburan mereka. Survei tersebut, yang mewawancari 1.477 responden, dilaksanakan pada 23-27 Desember. Jurang fiskal mengacu pada kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis yang dimulai pada Januari, berpotensi menjerumuskan ekonomi AS kembali ke resesi, bila para politisi tak bertindak.

Hasil polling lain menunjukkan berkurangnya optimisme publik kesepakatan dapat dicapai sebelum 1 Januari. Menurut hasil Polling Gallup, 50% responden masih optimis, turun dari survei tiga minggu sebelumnya yang 57%. Namun dukungan untuk Obama untuk menyelesaikan masalah meningkat, dengan 54% responden mendukung cara Obama menangani negosiasi, naik dari polling sebelumnya 48%.

Sementara itu, Gedung Putih dan pemimpin Kongres akan mengadakan pertemuan malam ini, mengupayakan kesepakatan menit akhir untuk mencegah jurang fiskal. Presiden Obama akan bertemu dengan Ketua Kongres John Boehner, dan para politisi lainnya seperti Nancy Pelosi, Harry Reid dan Mitch McConnell, menjelang tenggat waktu akhir tahun.

Empat hari menjelang tenggat waktu, kesepakatan penuh untuk mengatasi masalah defisit dan utang mungkin sulit tercapai, para politisi sepertinya hanya bisa membuat kesepakatan parsial, paling tidak untuk mencegah skenario terburuk.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/jurang-fiskal-publik-as-lebih-salahkan-republik-dari-demokrat.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/jurang-fiskal-publik-as-lebih-salahkan-republik-dari-demokrat.html

Tanggal June 27, 2012 / 8:53 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Technical rebound sebesar 0,26% yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) belum mampu membuat indeks tersebut mengakhiri trend turunnya. Meskipun demikian, kenaikan tersebut memperbesar peluang untuk berlanjutnya window dressing atas saham-saham penambang batubara yang sudah terlihat semenjak kemarin.
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak flat-naik dengan suport pada kisaran 3825-3850 dan resisten pada kisaran 3900-3950.
SpecBuy: UNTR, PTBA, HRUM, INDY, AALI, LSIP, INTP, SMGR.

Global Outlook
P
enutupan bursa saham di AS berhasil positif semalam, tapi ini tidak berdampak pada perdagangan bursa saham regional yang masih terseok-seok untuk kembali di jalur rebound.
Masalah di Eropa makin jadi perhatian investor. Sedangkan ekonomi AS makin memperlihatkan perlambatan setelah indeks kepercayaan konsumen di Juli catat penurunan 62,0, ini merupakan level terendahnya dalam lima bulan. Indeks sempat direvisi pada Mei menjadi 64,4, sebelumnya 64,9.
Yield obligasi Spanyol bertenor 10 tahun kembali menanjak setelah berkurangnya minta. Selain itu, Italia juga menghasilkan biaya pinjaman yang naik ke level tertingginya sejak Desember pada lelang jangka pendek. Ini menandakan keraguan di kalangan investor akan hasil KTT Eropa yang dimulai besok dan berakhir Jumat.
Pasar bersiap untuk kecewa dengan hasil KTT Uni Eropa minggu kini setelah pertemuan pemimpin Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol juga tidak banyak perkembangan, karena Kanselir Jerman Angela Merkel masih menolak gagasan surat utang bersama. Kemarin ia menyebut gagasan obligasi zona euro kontra produktif dan buruk untuk ekonomi, memperkecil peluang adanya kesepakatan soal itu dalam pertemuan yang akan berlangsung pada Kamis dan Jumat ini.
Menteri keuangan baru Yunani mengundurkan diri karena masalah kesehatan, sedangkan Perdana Menteri Antonis Samaras mengumumkan tidak akan menghadiri KTT itu, karena baru saja menjalani operasi mata. Semua kondisi ini menganggu rencana pemerintah Yunani untuk mengajukan pelonggaran syarat bailout kepada Uni Eropa.
Tidak lama setelah Spanyol secara resmi mengajukan bailout 100 miliar euro kemarin, Siprus menjadi negara kelima yang memohon bantuan finansial ke Brussels. Situasi ini mencerminkan kegagalan Eropa memitigasi krisis utang yang sudah berlangsung selama dua tahun. Semua itu menambah pesimisme di pasar, yang semakin ragu pemimpin Eropa akan menghasilkan sesuatu untuk mengatasi krisis yang kini mengintai Italia, ekonomi terbesar ketiga Eropa. 

Review IHSG
D
i tengah minimnya sentimen, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berhasil mendarat di zona hijau. Pada penutupan perdagangan, Selasa (26/6/2012), IHSG naik 23,812 poin (0,61%) ke level 3.881,401.
Investor masih bersikap waspada menjelang pertemuan para pejabat Uni Eropa yang akan berlangsung di minggu ini. Mereka masih diliputi kekhawatiran krisis utang di zona euro yang tak kunjung selesai.
Namun harga saham yang sudah mulai murah menarik sebagian investor untuk melakukan pembelian. Aksi bargain hunting tersebut terbukti mampu mengerek IHSG ke teritori positif.
Sebanyak delapan sektor berhasil menopang kenaikan indeks, dipimpin oleh sektor pertambangan yang menguat sebesar 2,31%. Sedangkan dua sektor yang  melemah adalah sektor konsumer dan properti, yang masing-masing turun sebesar 0,01% dan 0,61%.
Saham-saham yang diantaranya United Tractor (UNTR), Indo Tambangraya (ITMG), Bukit Asam (PTBA), dan Astra Agro (AALI).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Mayora (MYOR), Duta Pertiwi (DUTI), Lion Metal (LION), dan Surya Citra (SCMA).

Ulasan Teknikal
IHSG

S
upport di 3.843 gagal ditembus, IHSG bahkan berhasil ditutup di atas MA 10. Hal tersebut memberi sinyal bahwa trend jangka pendek masih bullish. pola bullish juga terlihat dari candlestick yang membentuk pola piercing line. Untuk itu, kami melihat bahwa IHSG masih berpeluang untuk menguji kembali resistance di 3.909 – 3.925. Sementara itu, penutupan di bawah Support 3.843 akan membuka potensi penurunan menuju area 3.825 – 3.770. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.850 – 3.925.

R3    3,939
R2    3,914
R1    3,898
   
Pivot    3,873
   
S1    3,857
S2    3,833
S3    3,816

Stock Pick
ARTI

T
rend bullish, terlihat dengan terbentuknya garis uptrend channel, serta pergerakan moving average yang juga uptrend. Namun, indikator stochastic mulai overbought dan berpotensi dead cross. Selain itu, harga juga mulai mendekati area resistance di  400 – 450.
Rekomendasi     : Sell on strength
Support                : 355, 315
Resistance          : 400, 450

SMGR

M
asih berada dalam trend bearish jangka menengah, namun sinyal revesal mulai terlihat. Dimulai dengan ditemukannya support baru di 9.900, kemudian harga terus bergerak naik, hingga saat ini berada di atas MA 10. Hal tersebut menunjukkan bahwa trend jangka pendek mulai bullish. Kami melihat bahwa saat ini SMGR akan menguji resistance di 11.450, yang sekaligus akan mengkonfirmasi bullish reversal untuk jangka menengah menuju target kenaikan berikutnya di area 12.000 – 12.650.
Rekomendasi     : Hold and buy break 11.450, stop loss, 11.200, target 12.000.
Support                : 10.900, 10.450
Resistance          : 11.450, 12.000

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-coba-mempertahankan-gain.html

Tanggal June 26, 2012 / 3:42 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk -Minyak bergerak di kisaran $79 per barel hari ini, di tengah kondisi saham global yang lesu dan kekhawatiran para pemimpin Eropa tidak akan mengatasin krisis utang dalam waktu dekat.

Pasar ragu KTT Uni Eropa minggu ini akan menghasilkan perkembangan berarti untuk mengatasi masalah utang dan ekonom. Pertemuan itu akan membahas proposal stimulus, gagasan obligasi zona euro dan wacana integrasi perbankan. Sejauh ini, Jerman masih menolak ide obligasi zona euro, Bahkan Kanselir Angela Merkel menyebutnya kontra produktif dan buruk untuk ekonomi.

Tidak lama setelah Spanyol secara resmi mengajukan bailout 100 miliar euro kemarin, Siprus menjadi negara kelima yang memohon bantuan finansial ke Brussels. Situasi ini mencerminkan kegagalan Eropa memitigasi krisis utang yang sudah berlangsung selama dua tahun. Perkembangan di Eropa yang belum kondusif dianggap buruk untuk prospek permintaan energi. Ditambah dengan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global.

Pada jam 15:30 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Agustus naik 11 sen di $79,32 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 70 sen ke $91,71 per barel.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/minyak-bergerak-di-79.html

Tanggal June 15, 2012 / 8:58 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pemilu ulang di Yunani, akan dilangsungkan pada hari Minggu. Pada saat yang hampir bersamaan, pasar juga berspekulasi bahwa para pemimpin negara-negara G20 yang bakal bertemu di Mexico minggu depan, bakal melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan pasar finansial dengan menjaga ketersediaan likuiditas.
Semua perkembangan ini, pagi ini disikapi pasar Asia dengan sangat berhati-hati. Meskipun indeks Dow Jones Industrial (DJI) naik 1,24 persen, indeks Nikkei dan Kospi pagi ini hanya relatif bergerak flat.
IHSG kemarin ditutup dengan signal bearish setelah suport di 3825 gagal bertahan. Meskipun demikian, kenaikan yang terjadi pada indeks DJI diperkirakan bakal membawa IHSG untuk mengalami resisten testing. IHSG hari ini bakal bergerak bervariasi pada kisaran lebar 3750-3825. Hanya penutupan diatas 3825 yang akan memberikan signal positif.

Global Outlook
K
inerja bursa saham regional masih terhambat awal pembukaan perdagangan kali ini, di tengah masih adanya kekhawatiran mengenai Spanyol dan Italia, serta menjelang pemilu Yunani.
Meski terhambat, sentimen positif masih muncul dari AS yang semalam indeks utamanya mencatat kenaikan yang cukup tajam. Kenaikan indeks utama AS tidak lepas sambutan baik investor terhadap upaya pemimpin dunia akan mengambil langkah strategis secara koordinasi untuk mengatasi permasalah keuangan global.
Langkah tersebut diambil pada saat yang hampir bersamaan,  para pemimpin negara-negara G20 yang bakal bertemu di Mexico minggu depan.
Selain itu, laporan klaim tunjangan pengangguran naik sebesar 6.000 menjadi 386.000 pada pekan lalu dan inflasi harga konsumen pada bulan Mei turun 0,3%, angka terendah dalam dua tahun terakhir. Dengan mempertimbangkan serangkaian data ekonomi AS yang tidak baik ini, menuai harapan investor akan langkah lebih lanjut Federal Reserve pada rapat regularnya pekan depan dalam upaya meningkatkan perekonomian melalui pelonggaran moneter lanjutan.
Investor sebenarnya masih diselimuti keresahan menjelang pemilu Yunani akhir pekan ini. Pasar takut kalau yang menang dalam pemilu itu adalah partai anti bailout, berpotensi membawa Yunani keluar dari euro.  Dalam skenario terburuk, keluarnya Yunani bisa memicu instabilitas di kawasan Eropa.
Sempat ada spekulasi Uni Eropa bersedia melonggarkan persyaratan bailout Yunani siapapun yang menang pemilu, ini menjadi salah satu faktor yang mengangkat euro. Tapi, ini baru sekedar rumor, belum dikonfirmasi, lagi pula tanpa persetujuan Jerman, tidak mungkin itu bisa terwujud.

Review IHSG
T
urun semakin dalam, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di area 3.700. Pada penutupan perdagangan, Kamis (14/6/2012), IHSG anjlok 68,843 poin (1,79%) ke level 3.791,618.
Kekhawatiran krisis Eropa kembali mencuat menyusul diturunkannya peringkat kredit Spanyol dan Siprus. Selain itu, pasar juga mengantipasi hasil pemilu Yunani yang akan berlangsung di minggu mendatang.
Kecemasan akan krisis utang Eropa terseut telah membuat mayoritas bursa regional bertumbangan. Penurunan IHSG pada hari itu merupakan koreksi terbesar diantara bursa regional lainnya.
Tidak ada satu sektor pun yang berhasil mendarat di zona merah. Tiga sektor dengan penurunan paling besar yaitu sektor aneka industri yang turun 2,94%, sektor konstruksi yang turun 2,89%, dan sektor perdagangan yang turun 2,15%.
Saham-saham yang turun antara lain United Tractor (UNTR), Sona Topas (SONA), Surya Esa (ESSA), dan Indomobil (IMAS).
Sementara saham-saham yang naik diantaranya Mayora (MYOR), Indo Tambangraya (ITMG), Citra Turbindo(CTBN), dan Tiga Raksa (TGKA).

Ulasan Teknikal
IHSG

D
i tutup di bawah support 3.800, serta MA 10 kembali membuat trend IHSG menjadi bearish. Indikator stochastic serta terbentuknya pola long black candlestick makin mempertegas pola bearish tersebut. Kami melihat bahwa penurunan IHSG selanjutnya akan fokus menuju area support di 3.734. jika berhasil ditembus, maka penurunan bisa berlanjut ke area 3.635 – 3.600. Sementara sinyal positif akan muncul jika IHSG mampu bertahan di atas resistance saat ini di 3.840, untuk fokus pada rebound berikutnya menuju area 3.879 – 3.909. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.750 – 3.830.

R3    3,925
R2    3,893
R1    3,842
   
Pivot    3,810
   
S1    3,759
S2    3,727
S3    3,677

Stock Pick
PGAS

G
aris trend serta MA 10 dan 55 sudah menunjukkan pola downtrend. Demikian pula dengan indikator RSI dan stochastic yang berada di area negatif. Harga saat ini masih tertahan di area support 3.300. jika ditembus, maka penurunan PGAS selanjutnya akan fokus menuju area 3.075 (FR 50%)  – 2.825 (FR 61.8%).
Rekomendasi     : Sell breakout 3.300
Support                : 3.300, 3.075
Resistance          : 3.550, 3.625

MYOR

T
rend bullish, terlihat dari MA 10 dan 55 yang masih uptrend. Trend bullish tersebut kemudian dipertegas dengan ditembusnya resistance di 22.100 (kini menjadi support). Namun perlu diwaspadai bahwa indikator RSI sudah mulai membentuk bearish divergence, sementara stochastic mulai dead cross di area overbought. Selain itu, target FR 161.8%  dari MYOR sudah tercapai. Untuk itu, kami melihat adanya potensi koreksi bagi MYOR untuk kembali menguji level supportnya di 22.100 tersebut.
Rekomendasi     : Buy on weakness @22.100, stop loss 21.300, target 23.900 – 25.000
Support                : 22.100, 21.500
Resistance          : 23.900, 25.000

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sinyal-positif-dji-redam-kejatuhan-ihsg.html

Tanggal June 12, 2012 / 2:06 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Untuk data AS, Import Prices turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan April sebesar 0,5% menyusul kenaikan 1,5% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan penurunan sekitar 0,1%.
Federal Budget Balance pada bulan April surplus $ 59.1 miliar di tengah pendapatan pajak yang lebih tinggi setelah defisit $ 198.2 miliar pada bulan Maret. Saldo anggaran diperkirakan kembali menjadi defisit $ 112..7 miliar.
IBD/TIPP Economic Optimism a consumer sentiment survey yang dirilis bulanan turun menjadi 48.5 pada Mei setelah mencapai 49.3 pada bulan April. Kenaikan sampai 49 diantisipasi sekarang menunjukkan optimisme lebih di kalangan konsumen AS.
 
Rencana Eropa untuk meminjamkan uang ke sektor perbankkan Spanyol tidak dapat bekerja dengan baik apabila pihak pemerintah Spanyol dan pihak pemberi pinjaman tidak saling menopang satu sama lain-nya, pemenang Hadiah Nobel ekonomi Joseph Stiglitz mengatakan.
Rencana untuk meminjamkan Spanyol hingga 100 miliar euro ($ 125.000.000.000), disepakati Sabtu pekan lalu oleh menteri keuangan zona euro, lebih besar dari perkiraan kebutuhan yang sudah terkena dari dampak meledaknya gelembung resesi dari sektor real estate, dan masalah pengangguran.
“It’s voodoo economics,” kata Stiglitz dalam wawancara pada hari Jumat, sebelum kesepakatan akhir pekan lalu. “It is not going to work and it’s not working.”
Sebaliknya, Eropa harus mempercepat pembahasan sistem perbankan umum, katanya. “Tidak ada cara di mana ketika suatu perekonomian masuk ke dalam sebuah tren penurunan itu akan dapat mempertahankan kebijakan yang akan mengembalikan pertumbuhan tanpa suatu bentuk sistem di satu zona ekonomi “.
“Jerman terus mengatakan bahwa penguatan adalah disiplin fiskal, tapi itu adalah diagnosis yang sama sekali salah,” kata Stiglitz.
Sementara perekonomian Spanyol, Yunani, Italia dan Portugal [CNBC menjelaskan] yang tertular, sedangkan perekonomian Jerman tumbuh 0,5 persen pada kuartal pertama. Kesenjangan di zona euro dalam banyak kasus mencerminkan program penghematan untuk mengatasi masalah hutang dan defisit tidak berjalan dengan semestinya.
Kritik mengatakan bahwa fokus pada pemotongan biaya yang memperparah krisis di Eropa dan membahayakan masa depan mata uang tunggal. Pemilihan Yunani minggu depan bisa membawa kepada pihak penguasa baru bertentangan dengan kondisi sulit yang melekat pada Uni Eropa dan IMF dalam rencana penyelamatan dan meningkatkan kemungkinan Yunani dalam meninggalkan zona euro.
Stiglitz mengatakan. “Saya pikir harga yang mereka akan bayar jika euro terpisah akan lebih besar dari harga yang mereka akan bayar untuk melestarikan euro. Saya berharap mereka akan menyadari itu.”Kita bisa memiliki pertumbuhan yang lebih dan kesenjangan yang lebih kecil,” kata Stiglitz, “sehingga kami bisa melakukan lebih baik dalam dua dimensi secara bersamaan.”

EUR-USD
French Final Non-Farm Payrolls, mengukur perubahan jumlah orang yang dipekerjakan (tidak termasuk industri pertanian), turun 0,1% pada kuartal terakhir tahun 2011 sejalan dengan prediksi. Kenaikan 0,1% diperkirakan saat ini.
Setelah shock wave dari pergerakan euro membuat high di area 1.2667 kemarin, euro kembali pada area psikologisnya ke area 1.24 dan diiringi oleh penguatan USD.
Memang area 1.2666 merupakan level area 38% fibonacci daily, yang merupakan resisten kuat dan monthly pivot, jadi merupakan konfirmasi dari pergerakan koreksi jamgka menengah untuk euro, sebaliknya kita lihat pada chart monthly sangat dalam tekanan terhadap euro, apabila dalam bulan Juni ini tidak ada pergerakan koreksi apakah low dua tahun yang lalu akan di kejar (1.1875, Juni 2010)? Dan area 1.25 pekan ini menjadi pijakan menuju tekanan bearish yang lebih dalam lagi dalam jangka panjang buat euro?
Apabila closing hari ini di bawah area 1.2444 kemungkinan tekanan bearish akan berlanjut dan akan testing ke area 1.2380.
Prediksi Hari Ini        :
Buy         : 1.2404, 1.2360                                   Sell             : 1.2525, 1.5555
TP        : 1.2480                                                     TP            : 1.2370
Stoploss    : 1.2303                                             Stoploss     : 1.2600
Resisten     : 1.2599, 1.2735
Support       : 1.2395, 1.2323
Range           : 1.2370 – 1.2525
 
GBP-USD
Untuk data Inggris, Manufacturing Production,  indikator output manufaktur di Inggris melonjak 0,9% pada bulan Maret menyusul penurunan 1,1% pada bulan Februari. Kenaikan ini lebih dari peningkatan 0,5% diantisipasi oleh analis. Nilai output diperkirakan akan tetap tidak berubah saat ini.
NIESR GDP Estimate. The National Institute of Economic and Social Research GDP estimate,  adalah perkiraan PDB bulanan untuk memprediksi PDB triwulanan. Tingkat pertumbuhan untuk April diperkirakan 0,1%.
Industrial Production turun 0,3% dalam pertumbuhan Maret dari 0.4% pada bulan Februari. Penurunan ini lebih dari drop 0,2% diprediksi. Kali ini kenaikan 0,2% diperkirakan
Area 1.5555 dapat menjadi sinyal dalam konfirmasi pergerakan koreksi untuk pound, apabila dalam minggu ini ada closing daily di atas area tersebut maka koreksi penuh yang dapat di jadikan target di area 1.5740 (level 38% fibonacci monthly), sebaliknya apabila minggu ini ada closing di bawah 1.5390 maka lebih dalam lagi ekspektasi dari pelemahan pound di area 1.51 – 1.52..
Prediksi Hari Ini :
Buy              : 1.5414, 1.5383                                  Sell              : 1.5500, 1.5525
TP               : 1.5505                                                 TP                : 1.5380
Stoploss         : 1.5303                                            Stoploss     : 1.5595
Resisten         : 1.5543, 1.5617
Support          : 1.5433, 1.5395
Range            : 1.5380- 1.5515
 
AUD-USD
Untuk data Australia, Glenn Stevens Kepala Reserve Bank of Australia dijadwalkan untuk berbicara di Brisbane pada Forum Ekonomi para Perdana Menteri. Dapat menyebabkan volatilitas di pasar.
NAB Business Confidence. Sentimen bisnis yang meningkat pada bulan April sampai 4 poin dari 3 poin pada bulan Maret menunjukkan optimisme yang tumbuh di antara perusahaan tentang kondisi bisnis dan prospek masa depan.
Apakah pergerakan Aussie terus berkorelasi dengan pergerakan indeks Hangseng?, dimana memang China merupakan pasar utama dari produk manufaktur dan jasa dari Australia, dan apakah ada pergerakan antisipatif kembali di karenakan isu cut rate bulan depan?
Perlu di waspadai akan area 1.0060, merupakan sinyal antisipasi tersebut, closing di atas area tersebut maka akan testing ke area 1.0200, sebaliknya apabila sampai dengan pekan terakhir bulan ini tidak ada closing daily di atas area tersebut dan sampai ada closing daily di bawah area 0.9630 maka testing area dalam jangka menengah ke area 0.9333
Prediksi Hari ini :
Buy               : 0.9797, 0.9777                                  Sell              : 0.9920, 0.9950
TP                : 0.9900                                                 TP                : 0.9790
Stoploss          : 0.9720                                            Stoploss          : 1.0003
Resisten          : 0.9953, 1.0053
Support           : 0.9803, 0.9751
Range             : 0.9787 – 0.9950
 
USD-CHF
Untuk data Swiss, SECO Economic Forecasts  merupakan indikator awal pertumbuhan PDB, laporan tersebut menggabungkan indikator ekonomi utama termasuk inflasi dan data ketenagakerjaan.
Area 23% fibonacci daily (0.9608) krusial untuk di tembus, dan closing kemarin di area 0.9633 dapat di asumsikan untuk  kembali testing dan melanjutkan tren bullishnya ke area 0.9777.
Sebaliknya apabila closing hari ini di bawah area 0.9555 maka kelanjutan koreksi untuk franc akan testing ke area 1.9404.
Prediksi Hari Ini :
Buy               : 0.9580, 0.9555                                  Sell               : 0.9707, 0.9740
TP                : 0.9696                                                 TP                 : 0.9555
Stoploss          : 0.9505                                            Stoploss           : 0.9800
Resisten          : 0.9686, 0.9738
Support           : 0.9528, 0.9422
Range             : 0.9570 – 0.9707
 
USD-JPY
Masaaki Shirakawa Gubernur Bank of Japan akan berbicara di San Francisco Konferensi Federal Reserve, melalui satelit. Acara ini dapat menyebabkan volatilitas di pasar.
Core Machinery Orders. Nilai pembelian mesin pada sektor swasta turun sebesar 2,8% pada bulan Maret lebih baik dari penurunan sebesar 3,4% yang diperkirakan oleh analis dan kenaikan 2,8% setelah pada bulan Februari. Kenaikan 1,9% diperkirakan sekarang.
Sideways yang diyunjukkan yen dalam pergerakannya dapat diasumsikan bahwa yen berusaha untuk menahan penguatannya di level area 79.04, apakah ketakutan pasar akan intervensi dari BoJ akan terulang apabila yen kembali menguat ke area 78? Range yang sempit meski volatilitas pergerakan mata uang utama lain cukup signifikan membuat para analis mengambil kesimpulan seperti itu.
Secara teknikal dalam jangka menengah break area 79.90 dan ada closing daily di atas area tersebut dapat diasumsikan rally pelemahan yen akan berlanjut ke testing area 80.40, hati-hati akan break area 79.04 dan 78.78, apabila closing di antara area tersebut maka penguatan yen akan masif meski ekspektasinya tidak terlalu jauh di 78.20
Prediksi Hari ini :
Buy               : 79.40, 79.15                                      Sell              : 79.90, 80.10
TP                : 80.10                                                   TP                : 79.30
Stoploss          : 78.78                                              Stoploss      : 80.40
Resisten          : 79.62, 79.84
Support           : 79.11, 78.87
Range             : 19.10 – 80.10                                                                                               

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-12-juni-20121.html

Tanggal June 07, 2012 / 9:09 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Tidak salah kami kemarin memberikan peringatan bagi anda untuk melakukan positioning ketika indeks Hang Seng berhasil ditutup diatas resisten 18500.  Karena, keberhasilan indeks Hang Seng ditutup diatas resisten tersebut kemarin sore, kemudian indeks Dow Jones Industrial semalam naik 2,37% dan menembus resisten 12200 untuk mengakhiri trend turunnya.  Kenaikan tersebut membuka potensi kenaikan hingga 12500-12700.
Kembalinya DJI ke dalam trend naik, membuka potensi penguatan lanjutan pada IHSG menuju kisaran resisten pertama di 3900-3950.
Pergerakan harga saham, sepertinya bakal berlangsung dengan merata. Posisi beli sebaiknya hanya dilakukan pada saham-saham yang masih cukup jauh dari level harganya ketika IHSG berada diatas 4000.

Global Outlook
B
ursa saham AS yang ditutup semlaam melonjak lebih dari 2% berhasil mengantarkan bursa regional bertengger di zona positif dalam tiga sesi perdagangan terakhir pekan ini. Sedangkan dollar mengalami pelemahan terhadap mata uang utama dunia, kecuali dengan yen.
Keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mempertahankan suku bunga 1,0% dan juga berencana mengambil kebijakan stimulus guna menangangi krisis di zona euro dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Ditambah lagi pertemuan gubernur the Fed Ben Bernanke dan wakil gubernur Janet Yallen akan memberi sinyal adanya penambahan stimulus dalam perekonomian saat ini dan ke depannya.
Optimisme investor terhadap stimulus lanjutan menjadi penggerak utama kali ini, setelah sebelumnya pembicaraan G-7 tidak menghasilkan tindakan yang dapat memberi ketenangan ke pasar. Grup itu ternyata tidak mengumumkan langkah kongkrit untuk mengatasi masalah di Spanyol dan Yunani.
Dengan penguatan yang terjadi saat ini bisa saya bersifat sementara. Pasar keuangan sebenarnya masih didera keresahan dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Ada kekhawatiran akan terjadinya penarikan dana besar-besaran di Spanyol yang dapat memberikan efek domino di zona euro.
Namun, pelaku pasar masih hati-hati setelah pertemuan G-7 tidak menghasilkan langkah kongkrit untuk mengatasi krisis di Eropa. Mereka juga perlu mewaspadai hasil pidato Ben Bernanke malam ini.

Review IHSG
M
araknya aksi bargain hunting membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil paling perkasa diantara bursa Asia lainnya. Pada penutupan perdagangan, Rabu (6/6/2012), IHSG melesat 123,455 poin (3,32%) ke level 3.841,331.
Aksi bargain hunting ini didorong oleh positifnya mayoritas kinerja bursa regional. Spekulasi akan adanya stimulus moneter dari AS dan Eropa membuat bursa global menjadi bergairah.
Aksi borong saham terjadi sejak dibukanya perdagangan, terutama saham-saham yang sudah mengalami koreksi tajam. Penguatan IHSG kali ini didukung penuh oleh seluruh indeks sektoral. Sektor aneka industri dan industri dasar memimpin kenaikan, masing-masing menguat 5,07% dan 4,27%.
Saham-saham yang naik diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), United Tractor, Astra Agro (AALI), dan HM Sampoerna (HMSP).
Sementara saham-saham yang antara lain Waran Sinarmas (SMMA-W4), Lion Metal (LION), Asuransi Ramayana (ASRM), dan Telkom (TLKM).

Ulasan Teknikal
IHSG

S
inyal-sinyal reversal kini mulai terbentuk, dimulai dengan berhasilnya IHSG ditutup di atas gap yang terjadi di area 3.799, serta indikator stochastic yang mulai golden cross. Saat ini IHSG masih tertahan di resistance MA 10, jika resistance mampu dilewati, maka target penguatan IHSG selanjutnya akan fokus menuju area 3.900 – 3.922. Sementara level support kini bergeser ke area 3.780. Jika ditembus, maka trend bearish IHSG akan kembali berlanjut untuk kembali meraih area 3.735 – 3.700. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.770 – 3.900.

R3    3,984
R2    3,913
R1    3,877
   
Pivot    3,806
   
S1    3,770
S2    3,699
S3    3,664

Stock Pick
ITMG

M
asih dalam trend bearish, namun sinyal-sinyal rebound mulai terlihat dimana indikator stochastic serta RSI sudah oversold. Candlestick yang membentuk long white candlestick juga mencerminkan bahwa buyer sudah mulai masuk pasar. Namun, kami melihat bahwa rebound tersebut hanya bersifat sementara dan penguatan  ITMG sepertinya akan tertahan pada resistance kuatnya di 33.800.
Rekomendasi     : Sell in strength @33.800
Support                : 31.000, 30.150
Resistance          : 33.800, 35.900

ANTM

D
alam trend bearish, namun indikator RSI dan stochastic yang oversold telah memunculkan sinyal rebound, yang dimulai dengan terbentuknya pola doji di area support 1.120. Namun, kami melihat bahwa rebound tersebut hanya bersifar sementara, sebelum harga mampu bertahan di atas resistace kuatnya di 1.380, trend ANTM masih tetap bearish.
Rekomendasi     : Sell on strength
Support                : 1.170, 1.120
Resistance          : 1.260, 1.380

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/trend-naik-dji-ihsg-lanjutankan-penguatan.html

Tanggal June 06, 2012 / 8:52 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro mencoba bertahan hari ini menjelang hasil rapat regular ECB, setelah terkoreksi karena absennya tindakan dari G-7 dan meningkatnya kekhawatiran mengenai Spanyol.
Euro kemarin jatuh atas dollar setelah pembicaraan G-7 tidak menghasilkan tindakan yang dapat memberi ketenangan ke pasar. Grup itu ternyata tidak mengumumkan langkah kongkrit untuk mengatasi masalah di Spanyol dan Yunani.  Tapi pembicaraan G-7 meningkatkan spekulasi ECB akan mengambil tindakan dalam bentuk stimulus moneter dalam rapatnya hari ini.
Pasar keuangan resah dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Ada kekhawatiran akan terjadinya penarikan dana besar-besaran di Spanyol yang dapat memberikan efek domino di zona euro.
Euro juga jatuh karena meningkatnya kekhawatiran mengenai Spanyol setelah negara itu memperingatkan mengenai kondisi pembiayaannya. Menteri Keuangan Spanyol Cristobal Montoro mengatakan dengan yield yang tinggi saat ini, pasar secara efektif menutup pintu untuk Spanyol. Ia juga berharap Uni Eropa membantu merekapitalisasi bank di Spanyol.
Euro melemah sampai ke $1,2447 hari ini, setelah sempat menyentuh $1,2542 kemarin. Serangkaian data buruk Eropa member tekanan ekstra. Tapi euro masih mampu bertahan di atas level terendah dalam dua tahun terakhir $1,2286 yang disentuh minggu lalu. Mata uang tunggal Eropa itu jatuh 6% selama Mei.
Pasar menunggu dulu hasil rapat regular ECB sebelum menggerakkan euro lebih jauh. Meski berita Spanyol masih menjadi katalis bagi sentimen, keputusan ECB tetap penting. Mengingat situasi yang semakin genting, ada spekulasi ECB akan memangkas rate-nya sebesar 25 bps jadi 0,75%. Sebelum ECB, pasar akan disuguhi data PDB zona euro, yang diperkirakan stagnan.
Data PDB Australia yang lebih baik dari prediksi mengangkat sentimen pasar. PDB tumbuh 1,3% selama kuartal pertama, lebih tinggi dari estimasi 0,5%. Aussie rally berkat data PDB itu, menguat ke $0,9830.
Dollar menguat atas yen setelah Jepang memberi sinyal siap mengintervensi untuk menahan laju yen. Dollar menguat sampai ke 78,77 yen. Tidak ada data penting terjadwal di AS hari ini, tapi pasar akan mencermati laporan ekonomi the Fed yang tertuang dalam Beige Book.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-bertahan-ecb-dinantikan.html

Tanggal June 05, 2012 / 2:55 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei rebound hari ini, setelah melorot selama empat sesi sebelumnya, berkat aksi bargain hunting menjelang pembicaraan darurat G-7.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar. Sektor perbankan Spanyol diambang kolaps dan hasil pemilu berisiko Yunani bisa keluar dari euro.

Menurut analis, pasar sedang tenang, tapi atmosfir masih wait and see. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang. Indeks Nikkei ditutup menguat 1% di 8.382,00. Sedangkan indeks Topix naik 1,8% ke 708,24.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga rebound dan kembali ke level 1.800, bangkit dari kejatuhan selama empat sesi sebelumnya, berkat harapan negara maju akan mengambil tindakan untuk mengatasi krisis Eropa. Selain itu, otoritas keuangan Korsel mengumumkan akan meningkatan pengawasan menyusul gejolak di pasar. Indeks Kospi ditutup menguat 1,05% ke 1.801,85.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal June 05, 2012 / 4:44 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Minyak terkoreksi lagi hari ini di tengah keraguan para pemimpin negara maju mampu menghasilkan langkah dengan cepa untuk mengatasi krisis utang Eropa.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar.

Pasar keuangan resah dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang.

Minyak juga turun menyusul penguatan dollar atas rivalnya. Euro dan mata uang berisiko lainnya bertumbangan lagi karena kecemasan mengenai Spanyol setelah Menteri Keuangan Cristobal Montoro mengatakan yield tinggi berarti Spanyol tersingkir dari pasar obligasi. Pernyataan ini mencerminkan masalah pembiayaan yang dihadapi Spanyol.

Pada jam 16:30 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Juli turun 13 sen ke $83,85 per barel, setelah sempat naik ke $84,92. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama merosot 56 sen jadi $98,29 per barel.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/isu-krisis-utang-kembali-tekan-minyak.html

Tanggal June 05, 2012 / 2:55 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Indeks Nikkei rebound hari ini, setelah melorot selama empat sesi sebelumnya, berkat aksi bargain hunting menjelang pembicaraan darurat G-7.

Para menteri keuangan G-7 akan mengadakan pembicaraan melalui telekonferensi untuk membahas krisis Eropa.  Mereka juga akan membahas perkembangan terakhir menyangkut ekonomi global, termasuk instabilitas di pasar. Sektor perbankan Spanyol diambang kolaps dan hasil pemilu berisiko Yunani bisa keluar dari euro.

Menurut analis, pasar sedang tenang, tapi atmosfir masih wait and see. Bila tidak ada hasil konkrit dari pembicaraan itu maka pasar bisa kecewa. Tapi bila mereka memberi arah mengenai bagaimana mengatasi masalah maka pasar tetap tenang. Indeks Nikkei ditutup menguat 1% di 8.382,00. Sedangkan indeks Topix naik 1,8% ke 708,24.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga rebound dan kembali ke level 1.800, bangkit dari kejatuhan selama empat sesi sebelumnya, berkat harapan negara maju akan mengambil tindakan untuk mengatasi krisis Eropa. Selain itu, otoritas keuangan Korsel mengumumkan akan meningkatan pengawasan menyusul gejolak di pasar. Indeks Kospi ditutup menguat 1,05% ke 1.801,85.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha