Search Results : apa yang dilakukan oleh eropa untuk mengatasi krisis

Tanggal March 26, 2013 / 3:53 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pergerakan pasar mata uang berubah dengan cepat, fluktuasi datang ketika munculnya wacana menjadikan kasus Siprus sebagai model pengentasan krisis.
Melalui kesepakatan dengan Uni Eropa, pemerintah Siprus bersedia melikuidasi salah satu banknya, Laiki Bank, dan mengalihkan asetnya ke Bank of Cyprus. Simpanan di bawah 100.000 euro aman, tapi di atas itu akan harus menanggung sebagian dana rekapitalisasi Bank of Cyprus.  Dengan ini, berarti dana bailout sebagai ditanggung oleh nasabah kaya. Masalahnya, Ketua Eurogroup Jeroen Dijsselbloem melihat skema bailout Siprus itu bisa digunakan sebagai model untuk mengatasi krisis perbankan di masa mendatang.
Namun, kemudian Dijsselbloem meralat pernyataannya dengan mengatakan kasus Siprus unik dan memberikan tantangan yang berbeda. Meski demikian, pernyataan ini membuktikan ketakutan pasar, yaitu efek domino dari kasus Siprus, skema itu menjadi preseden untuk negara zona euro lain. Seperti yang pernah telah disebutkan sebelumnya, bahwa meski masalah Siprus memang berhasil ditemukan solusinya.  Tapi masalah belumlah tuntas, mungkin pelaksanaannya bisa menemui kendala. Selain itu, krisis Eropa masih jauh dari akhir, masalah akan selalu datang silih berganti.
Beralih ke AS, di mana ekonominya menunjukkan pemulihan, kontras dengan Eropa. Serangkaian data ekonomi akan diumumkan hari ini, antara lain durable goods orders, sentimen konsumen,  penjualan rumah baru dan indeks manufaktur Richmond. Apakah data-data ini menunjukkan perbaikan kondisi, atau perlunya stimulus moneter?

EUR-USD
S
etelah tergelincir sampai level terendah dalam 4 bulan di $1,2829, EUR-USD mencoba bangkit, namun daya lajunya belum mampu mengeluarkannya dari level $1,28. Moving Average 200 hari di $1,2875 kemungkinan menjadi penentu apakah pair ini bisa menembus kembali level $1,2900. Namun, tekanan bearish bisa membawanya ke bawah $1,2800. Posisi pair ini sudah menembus 50% retracement penguatan Juli 2012-Februari 2013 di $1,2861. Buka tidak mungkin bergerak menuju 61,8% di $1,2671.

Rekomendasi harian :
Dengan mempertimbangkan penutupan EUR-USD semalam di 1.2847, menjadi sinyal bahwa penurunan hari ini masih bisa berlanjut. Peluang buy 1.2786 dengan melakukan take profit 1.2878, dimana stop loss 1.2756. Buy break dilakukan di 1.2939 dengan melakukan aksi take profit 1.3005, dimana stop loss 1.2908. Buy 1.2664 dengan target take profit 1.2786, dimana stop loss bila penutupan di bawah 1.2664.

Sell 1.2908 dengan melakukan take profit 1.2817, dimana stop loss tembus 1.2939.

USD-JPY
U
SD-JPY berhasil menguat berkat pernyataan dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda yang mengatakan pihaknya akan menambah pembelian aset. Pernyataan ini menjaga ekspektasi BOJ akan segera meluncurkan stimulus moneter lagi. Namun USD-JPY belum  mampu menguat signifikan, masih dalam fase konsolidasi menjelang rapat reguler BOJ 3-4 April nanti. Tapi pair ini tetap bullish selama bertahan di atas 92.

Rekomendasi harian :
Buy USD-JPY di 93.35 dengan target take profit 94.53, dimana stop loss 92.96. Buy break 94.53 dengan target take profit 95.31, dimana stop loss 94.26.

Sell 95.56 dengan target take profit 94.81, dimana stop loss penutupan di atas 95.31.

GBP-USD
A
da sedikit rebound yang membawanya ke $1,5207, GBP-USD tergerus lajunya di tengah minimnya katalis baru. Pair ini masih mencoba bangkit setelah jatuh ke level terendah dalam 2,5 tahun pertengahan bulan ini. Namun, lajunya tersendat karena spekulasi BOE harus melanjutkan stimulusnya. Level $1,52 masih menjadi resistance, kegagal ditutup di sana, membuka potensi bearish. 

Rekomendasi harian :
Buy break 1.5258 pada GBP-USD dengan target take profit 1.5350, dimana stop loss 1.5228. Buy 1.5086 dengan target take profit 1.5197, dimana stop loss penutupan harian di bawah 1.5075.

Sell 1.5380 dengan target take profit 1.5304, dimana stop loss 1.5395. Sell break 1.5136 dengan target take profit 1.5075, dimana stop loss 1.5167.

USD-CHF
D
engan berhasil menyentuh 0,9500, USD-CHF menjaga momentum bullish-nya. Namun level itu masih menjadi resistance. Data ekonomi AS kemungkinan bisa menjadi faktor penggerak. Pair ini bisa melanjutkan momentum bullish kalau ditutup di atas resistance itu, tentu dengan bantuan data ekonomi AS.

Rekomendasi harian :
Sell 0.9491 dengan target take profit 0.9414, dimana stop loss 0.9522. Sell break 0.9399 dengan target take profit 0.9353, dimana stop loss 0.9429.

Buy 0.9355 dengan target take profit 0.9414, dimana stop loss 0.9323.

AUD-USD
A
UD-USD terus melanjutkan penguatannya dan menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir  di $1,0480. Pair ini terus menanjak seiring berkurangnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga RBA. Target selanjutnya adalah level $1,0500.
 
Rekomendasi harian :
Sell 1.0476 untuk AUD-USD dengan target take profit 1.0422, dimana stop loss bila penutupan di atas 1.0500. Sell 1.0513 dengan target take profit 1.0441, dimana stop loss 1.0528.

Buy 1.0406 dengan target take profit 1.0460, dimana stop loss 1.0376.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-26-maret-2013.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-forex-sesi-eropa-as-26-maret-2013.html

Tanggal February 21, 2013 / 4:06 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

•     Emas adalah komoditas yang selalu menarik perhatian siapapun juga.  Menarik untuk dibicarakan, menarik untuk dibeli.
•     Karena kebutuhan untuk emas lebih kerena konsumsi, kebutuhan emas lebih di dorong oleh kondisi ekonomi Dunia dan (terutama) negara-negara utama konsumen emas.

Konsumsi emas terbesar dilakukan oleh  India dan China. Konsumsi emas dari kedua negara ini  dalam beberapa tahun terakhir ini melemah akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut.
•     Data dari Bank Dunia dan IMF menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2013 bakal lebih baik dari 2012.  Konsumsi dari emas diharapkan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dunia.
•     Pertumbuhan ekonomi ini, membuat sebagian besar analis masih bullish terhadap harga emas.  Dari pantauan kami di Bloomberg, rata-rata harga konsensus untuk emas ada di level US$1822 dan akan tercapai pada 4Q2013.
•     Akan tetapi, untuk jangka pendek, harga emas terlihat terus menurun semenjak awal tahun.  Koreksi ini sepertinya disebabkan oleh berkurangnya demand akan emas dari produk ETF Emas.  Beberapa investor besar seperti Soros Fund Manageent dan Moore Capital bahkan dikabarkan mengurangi posisinya pada ETF berbasis emas.
•     Untuk trend jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan melakukan pengujian atas suport dari trend flat jangka menengah di kisaran US$1520 – US$1580 per troy ounces.  Posisi harga emas yang berada di kisaran suport jangka panjang ini membuat kami memberikan rekomendasi BELI untuk komoditas ini dengan potensi kenaikan hingga US$ 1750 – US$1810 untuk jangka panjang. Stoploss jika supor US$1500 gagal bertahan.

Emas : Daya tarik ‘kilauan’ yang tidak pernah pudar
Emas. Siapa yang tidak kenal komoditas
ini.  Wikipedia mendefinisikannya sebagai a dense, soft, shiny, malleable
and ductile metal. Logam yang padat,
lembut, mengkilat, mudah ditempa, dan ulet.  Wikipedia mungkin lupa bahwa warna kuning berkilau, serta nilainya yang selalu terasa ‘mahal’ pada jaman apapun juga, adalah daya tarik logam bagi ini bagi
semua orang. Terutama dalam millennium
ini, dimana harga emas, cenderung terus bergerak naik semenjak tahun 2000 silam. Harga emas yang di awal tahun 2000
hanya berada di level US$289 per troy ounce, pada tahun 2010 lalu sudah sempat mencapai level tertingi di US$1,921.27.  Banyak alasan yang telah
mendorong kenaikan harga emas tersebut. Mulia dari permintaan emas untuk dibuat perhisan, fungsinya sebagai safe heaven/asset class, lindung nilai terhadap inflasi, lindung nilai terhadap melemahnya mata uang, permintaan untuk investasi, supply yang terbatas, permintaan dari bank sentral, kebijakan Pemerintah China yang menyarankan warga negaranya untuk membeli emas.

Akan tetapi, harga emas tidak selamanya menguat. Sejak puncak harga emas yang terjadi pada tahun 2010 di US$1921.27 per troy ounce, harga emas terlihat selalu gagal dalam usahanya untuk kembali mendekati level psikologis US$2,000.  Sejak tahun 2010, harga emas terlihat hanya bergerak flat pada kisaran lebar US$1535—US$1790.  Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti krisis di Eropa dan perlambatan pertumbuhan dari China dan India yang merupakan konsumen terbesar dari Emas, serta masih banyak lagi faktor yang lain.

Di awal tahun 2013 ini, harga emas terihat masih cenderung merosot seiring dengan berkurangnya minat dari pelaku pasar terhadap ETF berbasis emas.  Dari Total of
Gold ETF, dapat kita lihat bahwa sejak awal tahun 2013 tidak terdapat lagi pembelian yang signifikan terhadap Gold ETF.  Berita terahir dari www.mineweb.com pada tanggal 15 Februari 2013 lalu menyebutkan bahkan Soros Fund Management dan Moore Capital telah melakukan penjualan atas ETF berbasis emas
pada jumlah yang signifikan selama 4Q2012.  Soros Fund Management adalah perusahaan yang dimiliki oleh
George Soros, sedangkan Moore Capital adalah perusahaan investasi milik milyarder Louis Moore Bacon.

Emas dalam Currency War
Currency war dikenal pula dengan nama persaingan devaluasi, yaitu kondisi suatu hubungan internasional dimana negara saling bersaing satu sama lain untuk merendahkan atau melemahkan nilai tukar mata uang mereka.  Pelemahan nilai tukar ini, tujuanya untuk menaikkan daya saing ekspor, sehingga ekonomi dari negara yang melakukan pelemahan mata uang, diharapkan bisa tumbuh. Currency war mulai didengungkan oleh menteri keuangan Brazil pada 27 September 2010. Isu ini kembali mencuat setelah Jepang dituding melakukan currency war untuk melemahkan mata uangnya. Untuk mengatasi deflasi, pemerintah baru Jepang Shinzo Abe menerapkan kebijakan stimulus secara agresif melalui BoJ. Hingga Januari 2013, Bank Sentral Jepang tersebut telah melakukan pembelian asset sebesar 101 triliun yen. Usaha pemerintah Jepang untuk mengatasi deflasi tersebut ternyata berdampak pada pelemahan yen, yang kemudian memicu protes negara lain karena kalah bersaing ekspor. Memanasnya isu currecy war ini kemudian dibawa dalam pertemuan G-20 minggu lalu. Dalam pertemuan tersebut Jepang akhirnya terbebas dari tudingan currency war terseut. Pada dasarnya, devaluasi mata uang yang tidak terkontrol dan terukur pada akhirnya bisa
memicu currency war.  Emas cenderung bergerak naik dengan adanya currency war ini. Rendahnya nilai tukar mata uang membuat investor melirik emas sebagai investasi alternatif. Ketika bank-bank sentral mendevaluasi mata uangnya dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah, maka nilai tukar mata uang tersebut akan jatuh. Untuk itu, investor akan  mencari investasi alternatif, salah satunya emas.

Membaiknya prospek Pertumbuhan Ekonomi Dunia di tahun 2013 membuat harga emas masih bakal terus meningkat
Permintaan akan emas untuk perhiasan, sangat di tentukan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, terutama dari dua negara  terbesar konsumen emas, yaitu China dan India.  Data dari Bank Dunia yang dipublikasikan oleh
Bank Dunia pada bulan Januari 2013 kemarin menunjukkan bahwa secara rata-rata ekonomi dunia masih bakal tumbuh 2,4 persen pada tahun 2013 dan 3,2 persen untuk tahun 2014. Data dari IMF yang dipublikasikan sebelumnya pada bulan Oktober 2012 juga menunjukkan bahwa ekonomi China dan India yang pada tahun 2012 hanya tumbuh 7,8 persen dan 4,9 persen, masing-masing masih akan tumbuh  8,2 persen dan 6,2 persen di tahun 2013. Artinya: pertumbuhan ekonomi Dunia untuk tahun 2013 dan 2014 diperkirakan masih akan terus membaik.  Dan, kondisi perekonomian dunia di tahun 2013, bakal lebih baik dibandingkan dengan 2012.
Membaiknya kondisi perekonomian dunia, dan terutama kedua negara konsumen emas terbesar ini, membuat konsensus analis yang kami pantau dari Bloomberg terlihat masih tetap bullish terhadap outlook harga emas di tahun 2013 ini.  Dari 26 analis yang dipantau oleh Bloomberg, rata-rata masih memprediksikan harga emas bakal berada di level US$1734 untuk 1Q2013, US$1774 untuk 2Q2013, US$1799 untuk 3Q2013 dan US$1822 untuk 4Q2014.  Rata-rata analis masih memprediksikan bahwa harga emas masih bisa mencapai lebih dari US$1800 untuk tahun 2013 ini.

Technically Speaking :
Saatnya mencari peluang ketika harga di kisaran suport

Setelah bergerak turun dari rekor tertinggi US$1921,17 per troy ounces yang tercatat pada tanggal 9 Juni 2011, trend jangka panjang untuk harga emas adalah sebuah trend mendatar (flat) pada sebuah kisaran yang lebar, diantara suport di 1535 dan resisten di 1790. Setidaknya, sudah tiga kali harga emas mencoba melakukan penembusan atas kisran suport dan resisten tersebut, tapi terlihat gagal untuk dilakukan.  Usaha penembusan resisten pernah dilakukan pada bulan November 2011, Februari 2012, dan Oktober 2012.  Disisi lain, suport di level 1535 telah menahan penurunan harga di bulan
September 2011, Desember 2011, dan Mei – Juni 2012.

Gambar di bawah ini juga menunjukkan trend jangka menengah dari komoditas ini berupa trend turun. Sejauh ini, suport dari trend jangka panjang di 1535 diperkirakan bakal menahan potensi koreksi lanjutan dari trend jangka menengah ini.

Untuk jangka pendek, pergerakan harga emas terlihat tengah mengalami perubahan trend, dari sebuah trend flat yang terjadi pada periode Desember 2012 – Februari
2013, menjadi trend turun yang cukup dahsyat.  Dengan
kisaran flat diantara suport 1635 dan resisten di 1695, penembusan atas suport di 1635 bakal membuka potensi koreksi menuju kisaran 1575 – 1585.  Pada hari Jumat, 15 Februari 2013 kemarin, level ini sudah hampir tercapai.  Kisaran suport tersebut diperkirakan bakal tercapai pada minggu ketiga di bulan Februari ini.

Rekomendasi Strategi :
Dalam sebuah trend flat, strategi yang bisa dilakukan oleh seorang trader adalah melakukan posisi beli ketika harga memasuki kisaran suport, dan melakukan posisi jual ketika harga memasuki kisaran resisten.  Dengan adanya trend jangka panjang dari emas yang merupakan trend flat, posisi beli bisa dilakukan ketika harga mencapai kisaran 1520 – 1580, yang merupakan kisaran suport, dan posisi jual bisa dilakukan ketika harga berada di kisaran 1750 – 1810, yang merupakan kisaran resisten.  Adanya potensi koreksi dari trend turun jangka pendek dari komoditas ini, memberikan pemodal kesempatan untuk melakukan akumulasi ketika harga berada dekat di kisaran suport, 1520 – 1580.

Pembatasan resiko :
Ketika melakukan pembasan arah pergerakan harga emas untuk trend jangka pendek, kita bisa melihat bahwa dalam sebuah trend harga yang flat, jika suport dar kisaran flat itu ditembus, maka potensi koreksi yang ada adalah sebesar lebar dari trend yang terjadi sebelumnya.  Trend flat kisaran 1635 – 1695, ketika suport di 1635 ditembus, berarti potensi koreksinya adalah sebesar US$60 jika dihitung dari suport 1635, atau 1635 – 60 = 1575. Jika anda melakukan posisi beli pada kisaran 1520 – 1580, posisi stoploss sebaiknya dilakukan jika suport psikologis 1500 gagal bertahan karena potensi koreksi penembusan atas suport ini, bisa mencapai kisaran US$1250 – US$1300.

 

 

Disclaimer :
Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami terbaik dan dapat diandalkan.  Website www.strategydesk.co.id dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/summary-for-gold.html

Tanggal October 10, 2012 / 3:11 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Presiden ECB Mario Draghi mengatakan tidak akan mengatasi krisis utang dengan cara mencetak uang karena bertentangan dengan mandat.

“ECB tidak bisa melakukan pembiayaan moneter dan menggantikan apa yang harus dilakukan negara anggota. Memang mudah membayangkan ECB melakukan tugas pemerintah melalui cetak uang. Itu takkan pernah terjadi,”  kata Draghi. Dalam dengar pendapat di hadapan Komite Ekonomi dan Moneter Parlemen Eropa di Brussels, Draghi juga mengatakan mandat ECB melarangnya berfungsi sebagai pencetak uang untuk membayar utang nasional yang menjerumuskan zona euro ke krisis terburuknya dalam sejarah.

Meski tak ragu berperan serta mengatasi krisis,  ECB selalu mengatakan pemerintahlah yang bisa membenahi keuangan dan ekonomi. ECB telah memangkas suku bunga ke rekor terendah, menyuntikkan likuiditas ke sistem perbankan dan membeli obligasi pemerintah. Dalam rapat reguler minggu lalu, Draghi menegaskan sekali lagi bahwa, setelah serangkaian langkah pengentasan krisis, kini giliran pemerintah yang bergerak.

Draghi menyampaikan hal yang sama kemarin. “Zona euro telah membuat perkembangan dalam mencapai pondasi kuat dan stabil. Saya yakin pada Oktober dan nantinya Desember, para kepala pemerintahan akan menegaskan komitmen dengan menyepakati visi jangka panjang untuk kesatuan ekonomi dan moneter,” katanya.

Menurutnya, proses penyesuaian memang menyakitkan baik secara politik maupun ekonomi. Namun semua itu harus dijalani agar bisa meraih kembali pertumbuhan berkesinambungan. “Saya optimis zona euro akan bangkit dari krisis lebih kuat dan sehat, yang dapat bermanfaat ke seluruh warga Eropa,” ujarnya.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ecb-takkan-cetak-uang-untuk-atasi-krisis.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ecb-takkan-cetak-uang-untuk-atasi-krisis.html

Tanggal October 09, 2012 / 11:12 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Para menteri keuangan zona euro menyampaikan pandangan soal Spanyol, dengan menyatakan negara itu melakukan pembenahan mengatasi krisis ekonomi dan berhasil mencari pembiayaan di pasar. Makanya, belum membutuhkan bailout, paling tidak untuk sementara.

Ketua Eurogroup  Jean-Claude Juncker mengatakan pihaknya  cukup puas dengan konsolidasi fiskal yang dilakukan sejauh ini oleh pemerintah Spanyol.  Sedangkan Menteri Keuangan Jerman Wofgang Schaeuble menyatakan Spanyol melakukan apa yang diperlukan untuk reformasi struktural, dan belum butuh program bantuan.

Menurutnya, Spanyol hanya punya masalah dengan perbankannya, makanya dapat bantuan rekapitalisasi dari Uni Eropa. Menteri Keuangan Luksemburg juga menyampaikan hal senada tapi dengan tambahan bila Spanyol mengajukan permohohan bantuan di luar 100 miliar euro untuk rekapitalisasi bank, itu akan dipertimbangan.

Meski demikian, banyak kalangan di pasar keuangan tetap meragukan Spanyol akan mampu mendapat pembiayaan dengan bunga rendah tanpa bantuan zona euro atau ECB, terutama dengan beberapa pemda minta dana ke pusat. Dengan kata lain, cepat atau lambat, Spanyol akan mengajukan permohonan bailout itu.

Soal Yunani, para menteri sepakat negara itu telah melakukan upaya keras untuk memenuhi butir-butir kesepakatan. Namun belum ada perkembangan baru soal Yunani sampai troika  (Uni Eropa, ECB dan IMF) menyelesaikan laporannya mengenai situasi fiskal Athena, yang kemungkinan baru rampung pada awal Nopember.

Berkumpul di Luksemburg untuk membahas isu Spanyol dan Yunani, para menteri juga meluncurkan dana talangan permanen, atau European Stabiliti Mechanism (ESM), yang misinya menjaga stabilitas finansial di Eropa dengan menyediakan bantuan keuangan ke negara anggota zona euro, melalui intervensi di pasar primer dan sekunder obligasi. Juncker menyebut ESM sebagai komponen penting dalam strategi menjaga stabilitas  finansial dan menjadi tonggak sejarah dalam membentuk masa depan moneter Eropa.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/eurogroup-spanyol-belum-butuh-bailout.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/eurogroup-spanyol-belum-butuh-bailout.html

Tanggal August 08, 2012 / 10:03 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro flat hari ini atas dollar, rehat setelah rally dua hari yang didorong oleh ekspektasi ECB akan mengambil tindakan untuk menstabilkan pasar keuangan Eropa.
Masih ada harapan para pembuat kebijakan Eropa akan bertindak untuk mengatasi krisis utang. Meski belum ada detil lebih lanjut, pasar berharap ECB akan segera meluncurkan stimulus moneter. Ekspektasi ECB akan intervensi secepatnya bulan depan untuk mengurangi yield Spanyol dan Italia dengan membeli obligasinya menjadi faktor yang memicu rally saham global sejak Jumat.
Pasar mengevaluasi pernyataan presiden ECB Mario Draghi minggu lalu dan menyimpulkan bantuan akan datang, meski diperlukan waktu.  Ia mengatakan siap membeli obligasi tapi intervensi belum bisa dilakukan sebelum September. Menurut analis, pasar kini memahami apa yang akan dilakukan ECB.
Tapi masih ada ketidakpastian, pasar khawatir dengan Jerman yang tidak suka rencana pembelian obligasi. Pasar menyambut indikasi Jerman tidak keberatan dengan rencana Presiden ECB Mario Draghi. “Jerman tidak cemas dengan pernyataan Draghi mengenai rencana pembelian obligasi,” kata salah satu jubir Kanselir Angela Merkel.  Tapi bank sentral Jerman ternyata masih menentang rencana itu, sikap yang menempatkannya dalam konflik dengan pemerintah.
Menurut analis, suatu saat optimisme pudar, apabila tidak ada perkembangan lebih jelas atau ECB tidak mampu membuktinya janjinya dengan langkah aktual, yang diperlukan agar momentum penguatan ini berlanjut.
Di tengah minimnya even ekonomi penting, pasar menunggu data China besok, termasuk produksi industrial, penjualan ritel, dan inflasi. akan memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu. Pasar ingin melihat apakah ekonomi China membutuhkan stimulus tambahan.
Euro bertengger di $1,2400, berkonsolidasi di tengah belum datangnya katalis baru. Bila bertahan di level itu, target selanjutnya adalah $1,2411, atau high 6 Agustus, untuk bisa menguji level $1,25. Gagal bertahan di $1,24, euro akan terkoreksi ke $1,2339 low 6 Agustus, lalu ke $1,2285.
Aussie terkoreksi setelah menyentuh level tertinggi dalam 4,5 bulan terakhir di $1,0604. Ini menjadi resistance kuat.  Kini aussie berada di $1,0548, dengan support terdekat ada di $1,0502, atau 23,6% retracement rally 25 Juli-7 Agustus. Kalau tembus maka ke 38,2% di $1,0439. 
Sterling flat hari ini setelah kembali gagal tembus level psikologis $1,57 kemarin. Kini berada di $1,5615. Sterling bisa tertekan bila BOE memangkas proyeksi PDB dan inflasi dalam laporannya hari ini.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-flat-pasca-rally.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-flat-pasca-rally.html

Tanggal July 20, 2012 / 1:53 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Dua Treasury secretaries (Henry Paulson dan Robert Rubin) dari dua pihak yang berbeda yang menjabat dalam dua keadaan yang berbeda setuju pada satu hal: AS harus, dan mungkin akan, menghindari yang disebut “fiscal cliff”.
Paulson, yang bertugas di bawah Presiden George W. Bush harus membantu negara menavigasi keuangan negara untuk melalui krisis keuangan terburuk sejak Depresi Besar (1930an), mengatakan kepada Kongres pada titik tertentu dapat mengatasi pengurangan defisit yang diperlukan untuk menghindari skenario terburuk.
“Pertanyaannya adalah, apakah Anda melakukannya sebelum krisis atau setelah krisis?” Paulson mengatakan pada konferensi “Delivering Alpha” yang disajikan oleh CNBC dan Institutional Investor. “Krisis menjadi fokus. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa diperlukan krisis untuk mendapatkan hasil yang baik meski sulit dilakukan. Ada beberapa alasan untuk optimis saat ini.”
Rubin, yang menjabat di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton, mengatakan solusi kebijakan akan menjadi sulit dipahami bila ada krisis politik.
“Dalam krisis keuangan anda bisa menjawab, stimulus dan kebijakan moneter, tentunya dengan krisis fiskal Anda tidak dapat menjawab dengan alat yang sama.,” Katanya. “Saya berharap pada suatu saat sistem politik kita datang bersama-sama untuk menangani hal ini sebelum menjadi krisis.”
Jika Kongres dan Presiden Barack Obama tidak dapat tercapai kesepakatan mengenai  pengurangan defisit yang ditargetkan  pada akhir tahun ini, serangkaian kenaikan pajak dan pemotongan akan terjadi secara otomatis.
Para ekonom memperkirakan bahwa kerusakan ekonomi AS akan melampaui lebih dari setengah triliun dolar dan mengikis beberapa poin dari produk domestik bruto.
Baik Rubin dan Paulson mengatakan bahwa tidak hanya krisis perlu dihindari, namun para pemimpin bangsa juga harus mulai berbicara tentang isu-isu yang akan sangat penting untuk pertumbuhan di masa depan.
Rubin mengatakan kebijakan domestik perlu fokus pada tiga bidang: sebuah “sound fiscal regime” yang melibatkan anggaran yang lebih bertanggung jawab; melebihkan pengeluaran pemerintah untuk pendidikan dan infrastruktur, serta reformasi dalam perawatan kesehatan, pemerataan tingkat pertumbuhan pada distrik yang tertinggal.

 

EUR-USD
U
ntuk data Eropa, German Producer Price Index (PPI);  naik 0,1% dari bulan Juni sampai -0.3%. Kelanjutan akan tekanan bearish akan dicoba setidaknya di pekan depan, dan closing weekly hari ini dapat menjadi sinyal kelanjutan tersebut. Apabila closing hari ini di bawah area 1.2230, target koreksi sampai ke area 1.2333 dan tekanan bearish weekly akan testing ke area 1.2060. Sebaliknya apabila closing di atas area 1.2333 maka testing ke area 1.2414.

Rekomendasi :
Buy             : 1.2195, 1.2121    Sell            : 1.2303, 1.2333
TP              : 1.2303                   TP              : 1.2222
Stoploss   : 1.2070                   Stoploss   : 1.2394

Resisten   : 1.2320, 1.2369
Support     : 1.2225, 1.2179
Range       : 1.2190 – 1.2323     

 
GBP-USD
U
ntuk data Inggris, Public Sector Net Borrowing, nilai perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan untuk perusahaan publik dengan pemerintah pusat dan daerah, turun dari 15.6B pada bulan Juni sampai 12.5B pada laporan yang akan datang.
Koreksi? Setelah kembali ke area 1.5700 apakah pound akan koreksi atau melanjutkan bullishnya? Konfirmasi bullish jangka menengah pound ada di area 1.5900 apabila ada pergerakan testing ke area tersebut maka tidak menutup kemungkinan akan kembali masuk ke area 1.6 kembali, Sinyalnya pada closing hari ini, apabila closing di atas area 1.5740-1.5757 maka pekan depan akan testing ke area 1.59, sebaliknya apabila hari ini ada pergerakan koreksi ke area 1.5656 dan closing di bawah area tersebut maka sinyal koreksi akan ada di pekan depan.

Rekomendasi :
Buy             : 1.5625, 1.5595    Sell            : 1.5707, 1.5777
TP              : 1.5707                   TP              : 1.5606
Stoploss   : 1.5555                   Stoploss   : 1.5828

Resisten    : 1.5757, 1.5797
Support      : 1.5655, 1.5594
Range        : 1.5600 – 1.5757

 
AUD-USD
U
ntuk data Australia, Import Prices, kemungkinan naik dari -1,2% hingga 1,6% sekarang.
Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya…..Aussie akhirnya break ke area 1.0400an dan mencapai 1.0444 kemarin, safe haven sedang dicoba untuk Aussie sebagai mata uang alternatif untuk arus likuiditas di kawasan Asia pasific, ketahanan akan nilai terus dicoba setidaknya sampai dengan pekan depan.
Secara teknikal apabila ada koreksi hanyalah sementara, apabila asumsi di atas akan terus dipertahankan. Area konfirmasi ada di area 1.0481, apabila hari ini closing di atas area tersebut atau pada candle daily di pekan depan ada closing di atas area tersebut maka akan testing ke area 1.0610 (ekspektasi jangka menengah).
Sebaliknya apabila hari ini closing di bawah area 1.0320 atau pekan depan ada closing di bawah area tersebut maka koreksi akan testing ke area 1.0131.

Rekomendasi :
Buy             : 1.0370, 1.0333    Sell            : 1.0465, 1.0490
TP              : 1.0444                   TP              : 1.0370
Stoploss   : 1.0290                   Stoploss   : 1.0525

Resisten    : 1.0454, 1.0492
Support      : 1.0367, 1.0316
Range        : 1.0350 – 1.0505        

 
USD-CHF
K
orelasi dengan pergerakan euro terus melekat pada pergerakan franc dan sideways yang menyempit akan kembali ke volatilitas-nya di minggu depan apabila hari ini closing di bawah area 0.9740 atau di pekan depan ada closing candle di bawah area tersebut maka penguatan franc akan testing ke area 0.9655, sebaliknya apabila hari ini atau di pekan depan ada closing candle di atas area 0.9814 maka tren bullish akan berlanjut untuk testing ke area 0.9878 (ekspektasi jangka menengah).

Rekomendasi :
Buy             : 0.9740, 0.9607    Sell            : 0.9814, 0.9870
TP              : 0.9828                   TP              : 0.9757
Stoploss   : 0.9666                   Stoploss   : 0.9909

Resisten    : 0.9820, 0.9857
Support      : 0.9745, 0.9708
Range        : 0.9740 – 0.9858

 
USD-JPY
S
afe haven masih terus melekat pada yen, dan area 78.78 sangat krusial bagi yen dalam rally penguatannya.
Target penguatan yen dapat masif ke area 78.50, sebaliknya area 79.40 merupakan sinyal pelemahan yen, apabila ada closing di salah satu area tersebut maka sinyal pergerakan yen akan menentukan tren-nya setidaknya untuk jangka menengahnya.
Tetap BoJ menetapkan area krusial di 77.77 – 78.08, dapat dijadikan alasan mereka untuk melakukan intervensi, tetap opsi itu merupakan opsi akhir apabila jatuh ke harga tersebut dan terbukti tahun lalu dengan sideways cukup lama di area itu akhirnya BoJ melakukan intervensi.

Rekomendasi :
Buy             : 78.58, 78.25    Sell            : 78.90, 79.19
TP              : 79.05                 TP              : 78.68
Stoploss   : 78.00                 Stoploss  : 79.40

Resisten   : 78.89, 79.04
Support     : 78.50, 78.28
Range        : 78.25 – 79.08                                                                   

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/rekomendasi-trading-forex-sesi-eropa-as-20-juli-2012.html

Tanggal June 07, 2012 / 9:09 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Tidak salah kami kemarin memberikan peringatan bagi anda untuk melakukan positioning ketika indeks Hang Seng berhasil ditutup diatas resisten 18500.  Karena, keberhasilan indeks Hang Seng ditutup diatas resisten tersebut kemarin sore, kemudian indeks Dow Jones Industrial semalam naik 2,37% dan menembus resisten 12200 untuk mengakhiri trend turunnya.  Kenaikan tersebut membuka potensi kenaikan hingga 12500-12700.
Kembalinya DJI ke dalam trend naik, membuka potensi penguatan lanjutan pada IHSG menuju kisaran resisten pertama di 3900-3950.
Pergerakan harga saham, sepertinya bakal berlangsung dengan merata. Posisi beli sebaiknya hanya dilakukan pada saham-saham yang masih cukup jauh dari level harganya ketika IHSG berada diatas 4000.

Global Outlook
B
ursa saham AS yang ditutup semlaam melonjak lebih dari 2% berhasil mengantarkan bursa regional bertengger di zona positif dalam tiga sesi perdagangan terakhir pekan ini. Sedangkan dollar mengalami pelemahan terhadap mata uang utama dunia, kecuali dengan yen.
Keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mempertahankan suku bunga 1,0% dan juga berencana mengambil kebijakan stimulus guna menangangi krisis di zona euro dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Ditambah lagi pertemuan gubernur the Fed Ben Bernanke dan wakil gubernur Janet Yallen akan memberi sinyal adanya penambahan stimulus dalam perekonomian saat ini dan ke depannya.
Optimisme investor terhadap stimulus lanjutan menjadi penggerak utama kali ini, setelah sebelumnya pembicaraan G-7 tidak menghasilkan tindakan yang dapat memberi ketenangan ke pasar. Grup itu ternyata tidak mengumumkan langkah kongkrit untuk mengatasi masalah di Spanyol dan Yunani.
Dengan penguatan yang terjadi saat ini bisa saya bersifat sementara. Pasar keuangan sebenarnya masih didera keresahan dengan krisis perbankan Spanyol dan pemilu Yunani yang dapat menyebabkan keluarnya negara itu dari zona euro. Masalah Eropa dianggap sudah genting, dan mereka semakin terdesak untuk dapat menemukan solusi. Ada kekhawatiran akan terjadinya penarikan dana besar-besaran di Spanyol yang dapat memberikan efek domino di zona euro.
Namun, pelaku pasar masih hati-hati setelah pertemuan G-7 tidak menghasilkan langkah kongkrit untuk mengatasi krisis di Eropa. Mereka juga perlu mewaspadai hasil pidato Ben Bernanke malam ini.

Review IHSG
M
araknya aksi bargain hunting membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil paling perkasa diantara bursa Asia lainnya. Pada penutupan perdagangan, Rabu (6/6/2012), IHSG melesat 123,455 poin (3,32%) ke level 3.841,331.
Aksi bargain hunting ini didorong oleh positifnya mayoritas kinerja bursa regional. Spekulasi akan adanya stimulus moneter dari AS dan Eropa membuat bursa global menjadi bergairah.
Aksi borong saham terjadi sejak dibukanya perdagangan, terutama saham-saham yang sudah mengalami koreksi tajam. Penguatan IHSG kali ini didukung penuh oleh seluruh indeks sektoral. Sektor aneka industri dan industri dasar memimpin kenaikan, masing-masing menguat 5,07% dan 4,27%.
Saham-saham yang naik diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), United Tractor, Astra Agro (AALI), dan HM Sampoerna (HMSP).
Sementara saham-saham yang antara lain Waran Sinarmas (SMMA-W4), Lion Metal (LION), Asuransi Ramayana (ASRM), dan Telkom (TLKM).

Ulasan Teknikal
IHSG

S
inyal-sinyal reversal kini mulai terbentuk, dimulai dengan berhasilnya IHSG ditutup di atas gap yang terjadi di area 3.799, serta indikator stochastic yang mulai golden cross. Saat ini IHSG masih tertahan di resistance MA 10, jika resistance mampu dilewati, maka target penguatan IHSG selanjutnya akan fokus menuju area 3.900 – 3.922. Sementara level support kini bergeser ke area 3.780. Jika ditembus, maka trend bearish IHSG akan kembali berlanjut untuk kembali meraih area 3.735 – 3.700. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.770 – 3.900.

R3    3,984
R2    3,913
R1    3,877
   
Pivot    3,806
   
S1    3,770
S2    3,699
S3    3,664

Stock Pick
ITMG

M
asih dalam trend bearish, namun sinyal-sinyal rebound mulai terlihat dimana indikator stochastic serta RSI sudah oversold. Candlestick yang membentuk long white candlestick juga mencerminkan bahwa buyer sudah mulai masuk pasar. Namun, kami melihat bahwa rebound tersebut hanya bersifat sementara dan penguatan  ITMG sepertinya akan tertahan pada resistance kuatnya di 33.800.
Rekomendasi     : Sell in strength @33.800
Support                : 31.000, 30.150
Resistance          : 33.800, 35.900

ANTM

D
alam trend bearish, namun indikator RSI dan stochastic yang oversold telah memunculkan sinyal rebound, yang dimulai dengan terbentuknya pola doji di area support 1.120. Namun, kami melihat bahwa rebound tersebut hanya bersifar sementara, sebelum harga mampu bertahan di atas resistace kuatnya di 1.380, trend ANTM masih tetap bearish.
Rekomendasi     : Sell on strength
Support                : 1.170, 1.120
Resistance          : 1.260, 1.380

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/trend-naik-dji-ihsg-lanjutankan-penguatan.html

Tanggal January 13, 2012 / 9:27 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Keberhasilan Italia dan Spanyol untuk menjual obligasi, telah memperbaiki sentimen pasar yang ada. Meskipun demikian, dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial (DJI) yang hanya sebesar 0.17%, sentimen positif yang ada, terlihat masih minim.
Minimnya sentimen ini, membuat pergerakan IHSG masih harus bergantung dari berlanjut atau tidaknya aksi profit taking pada saham-saham big caps, yang hingga perdagangan kemarin masih terus berlangsung. Kisaran IHSG kemarin di 3890-3918 akan menjadi kisaran utama pergerakan IHSG hari ini. Kisaran sekunder ada di di 3848-3925. IHSG akan bergerak bervariasi pada kisaran tersebut.
Tekanan jual pada saham-saham big caps, tetap menjadi ancaman bagi IHSG. Kemarin, tidak kurang dari ASII. GGRM, dan UNTR ditutup dengan signal bearish. Posisi buy and weakness atas saham-saham ini sebaiknya hanya dilakukan ketika suport kuat sudah tercapai (ketika IHSG di kisaran 3821-3850) atau ketika terdapat tanda reversal berupa  penembusan resisten.

Global Outlook
K
eberhasilan Italia dan Spanyol untuk menjual obligasi, telah memperbaiki sentimen pasar yang ada. Bursa saham AS mencatat penguatan semalam karena eforia dari Eropa tersebut, kendati ada kekecewaan dari data retail sales dan jobless claims yang mengecewakan.
Disamping itu, data inflasi China tak menggugah investor untuk mendorong saham lebih lanjut. Inflasi China naik 4,1% selama Desember, sedikit di atas prediksi 4,0%. Menurut analis, data itu tidaklah mengejutkan pasar dan memberi insentif bagi minat beli.
Kondisi sentimen pasar sebenarnya masih tetap negatif terhadap pergerakan saham maupun mata uang berisiko termasuk euro karena belum adanya resolusi jelas untuk mengatasi krisis utang Eropa.
Euro masih rentan akan gejolak menjelang beberapa even penting dari Eropa selama beberapa hari ke depan.  Sulit bagi euro untuk bisa kembali ke $1,30 tanpa adanya faktor pendukung yang solid.
Sebagaimana kita ketahui, akhir tahun lalu, ECB mengucurkan setengah triliun euro dalam bentuk pinjaman murah ke sistem perbankan untuk memperlancar likuiditas di pasar uang. 80% responden mengatakan mereka lega ECB menempuh jalan itu, paling tidak mengurangi desakan Quantitative Easing (QE). Para ekonom memberi kemungkinan 30% ECB akan melakukannya lagi sebelum Juni.
Kenaikan yang ditorehkan diawal perdagangan, dikhawatirkan akan ada aksi ambil untung karena sentimen pasar belum sepenuhnya pulih. Bila ada pun penguatan itu bersifat sementara. JPMorgan Chase Co akan mengumumkan kinerja keuangan perkuartalnya hari ini. Hasil laporan ini bisa menjadi tolak ukur bagi laporan keuangan selanjutnya di sektor keuangan AS.

Review IHSG
L
ama berada di zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup flat pada level 3.909,497, melemah tipis sebesar 0,143 poin (0,01%). Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun tipis 1,629 poin (0,24%) ke level 689,894 pada perdagangan Kamis (12/1/2012).
Krisis utang Eropa masih membuat investor ragu, mencuatnya kekhawatiran krisis tersebut telah membenamkan mayoritas bursa Asia pada hari itu. Hampir tidak ada sentimen positif. Bahkan, pengumuman BI rate yang masih tetap di level 6% tidak direspon pasar.
Ada tujuh sektor yang membebani kinerja IHSG kemarin. Koreksi terdalam pada sektor perdagangan, yaitu sebesar 0,34%. Namun, masih ada tiga sektor yang berhasil menguat, yang dipimpin sektor perkebunan dengan kenaikan sebesar 1,54%.
Saham-saham yang masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO), Gudang Garam (GGRM), United Tractor (UNTR), dan Indo Tambangraya (ITMG).
Sementara saham-saham yang masuk top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA), Mayora (MYOR), Astra Agro (AALI), dan Unilever (UNVR).

Ulasan Teknikal
IHSG

B
ertahan di atas support 3.900 dan membentuk pola doji pada candlestick bisa menjadi sinyal positif bagi IHSG. Sinyal yang sama juga terlihat dari MA yang masih bergerak uptrend. Untuk itu, kami melihat bahwa selama support tersebut mamou dipertahankan IHSG masih mempunyai ruang penguatan untuk menguji kembali resistance di 3.950. Jika mampu ditutup di atas resistance tersebut, target kenaikan IHSG selanjutnya akan berada di kisaran 4.050 – 4.150. Sementrara itu, trend bearish jangka pendek akan terbentuk jika IHSG ditutup di bawah support 3.900, untuk target koreksi selanjutnya di area 3.875 – 3.850. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.880 – 3.940.

R3    3,950
R2    3,934
R1    3,922
   
Pivot    3,906
   
S1    3,894
S2    3,879
S3    3,867

Stock Pick
PNLF

P
enembusam garis resistance di 117 yang disertai volume yang tinggi bisa menjadi indikasi bullish reversal bagi PNLF. Kondisi yang sama juga terlihat dari MA yang sudah bergerak uptrend. Pola bullish lainnya juga terlihat dari indikator stochastic yang golden cross, serta RSI yang bergerak naik. Kami melihat bahwa PNLF saat ini akan berusaha untuk meraih target bullish-nya di area 141 – 146, dengan resistance terdekatnya saat ini di 124.
Rekomendasi     : Buy, stop loss 114, target 140
Support                : 115, 110
Resistance          : 124, 132

AALI

G
aris resistance di 22.050 telah ditembus dengan volume yang besar dan membentuk break way gap pada candlestick, indikasi bahwa penguatan AALI akan berlanjut. Kondisi ini didukung pula oleh stochastic yang golden cross, serta MA yang masih uptrend. Kami melihat bahwa saat ini AALI akan kembali menguji resistance kuatnya di 22.950 (double top). Jika ditembus, akan mengkonfirmasi bullish continuation menuju area 24.500 – 25.500.
Rekomendasi     : Trading Buy, stop loss, 22.000, target 22.900
Support                : 22.050, 21.300
Resistance          : 22.500, 22.950

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/sentimen-positif-eropa-kembali-merekah-ihsg-menguat.html

Tanggal December 09, 2011 / 8:58 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Pernyataan dari Ketua ECB, Mario Draghi bahwa ECB untuk sementara tidak akan melakukan pembelian obligasi lanjutan, telah membuat pasar bertumbangan. Indeks Dow Jones Industrial terkoreksi 1,63 persen dan ditutup dibawah level psikologis 12000. Signal bearish ini membuat kita harus waspada dalam menanti hasil pertemuan KTT Eropa.
IHSG hari ini diperkirakan akan terkoreksi. Suport pertama IHSG ada di 3762. Jika ditembus, posisi Buy On Weakness sebaiknya hanya dilakukan ketika IHSG sudah berada pada kisaran suport 3690-3740.

Global Outlook
J
elang hasil pertemuan KTT Uni Eropa hari ini, pergerakan bursa saham Asia terlebih dahulu mengalami tekanan. Tekanan datang setelah pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) yang tidak akan melanjutkan pembelian obligasi lanjutan secara agresif. Pernyataan ini diambil setelah ECB menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 1,0%. Kabar dari Eropa ini memupus kabar baik dari AS, yang merilis jobless claims (klaim pengguran), yang turun 381 ribu dari ekspektasi 396 ribu dan data sebelumnya 404 ribu.
Memang, banyak yang berharap ECB turun tangan, dengan membeli lebih banyak obligasi pemerintah. Tapi sejauh ini ECB masih enggan bertindak agresif karena hanya bertanggung jawab di bidang moneter, sedangkan masalah utang di adalah ranah fiskal. Tapi banyak yang memperkirakan bila kondisi tetap memburuk meski para pemimpinnya sudah berusaha, ECB tidak ada pilihan selain turun tangan. Minimal ECB melaksanakan operasi terbuka selama dua atau tiga tahun ke depan dan melonggarkan persyaratan jaminan.
Pasar juga berfokus pada hasil pertemuan Uni Eropa hari ini dengan harapan terobosan signifikan dakam mengatasi krisis utang. Ada wacana integrasi fiskal, dengan menerapkan disiplin anggaran yang lebih ketat, dan sanksi bagi yang melanggarnya. Tapi pejabat senior Jerman mematahkan harapan akan tercapainya solusi dalam pertemuan dua hari ini. Ia mengatakan Berlin semakin pesimis karena ada pemerintah yang sepertinya tidak memahami gentingnya situasi. 
Data inflasi China dijadwalkan hari ini, ekspektasi CPI Y/Y di Nopember turun 4,5% dari 5,5%. Selain itu, Trade Balance Inggris dan AS.

Review IHSG
G
agal mempertahankan momentum kenaikannya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus masuk zona merah pada perdagangan kemarin.
Pelaku pasar masih terlihat hati-hati menjelang KTT Uni Eropa di Berlin yang akan berakhir Jumat. Sambil menunggu hasil KTT tersebut, investor memilih keluar dari pasar dan melakukan aksi profit taking.
Sejak dibukanya perdagangan, IHSG gagal bercokol di zona hijau. Saham-saham unggulan menjadi pemberat kinerja IHSG pada hari itu. Untungnya, aksi beli terhadap saham-saham lapis kedua mampu mengurangi kejatuhan.
Delapan dari sepuluh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) memerah. Penurunan terbesar dialami sektor pertambangan, yaitu sekitar 0,61%. Sedangkan, dua sektor yang masih mampu naik tipis, yaitu sektor perdagangan sebesar 0,41%, dan sektor konstruksi yang naik 0,33%.
Menutup perdagangan, Kamis (8/12/2011), IHSG turun 11,474 poin (0,30%) ke level 3.781,761. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,147 poin (0,47%) ke levl 668,340.
Saham-saham yang masuk kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG), Central Omega (DKFT), Century Textille (CNTX), dan Astra Agro (AALI).
Sedangkan saham-saham yang berhasil menguat diantaranya Dian Swastatika (DSSA), Fajar Surya (FASW), Elang Mahkota (EMTK), dan Myoh (MYOH).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
eski ditutup melemah, namun secara keseluruhan trend IHSG masih belum berubah. Dengan bertahannya IHSG di atas support 3.750, kami masih melihat adanya potensi IHSG untuk tetap berada di jalur bullish. Resistance terdekat masih kami tempatkan pada area 3.811. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan lanjutan menuju area 3.830 – 3.850. Sedagkan jika support di 3.750 mampu ditembus, maka koreksi IHSG bisa berlanjut hingga area 3.715. Untuk pergerakan hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.750 – 3.811.

R3    3,827
R2    3,810
R1    3,796
   
Pivot    3,779
   
S1    3,765
S2    3,748
S3    3,734

Stock Pick
BMTR

M
asih berada dalam trend bullish, namun beberapa indikator sudah menunjukkan potensi reversal. Indikator RSI terlihat membentuk bearish divergence, sementara stochastic berpotensi melakukan dead cross. Selain itu, BMTR telah berhasil meraih target conegestion. Support terdekat BMTR berada di 1.070. Jika ditembus, support berikutnya akan muncul di area 950 – 900 (stong support).
Rekomnedasi     : Take profit. Buy back @950, stop loss breakout 9.00, target 1.140.
Support                : 1.070, 950
Resistance          : 1.140, 1.260

MNCN

S
ecara keseluruhan trend MNCN masih bullish, ditunjukkan dengan MA yang masih uptrend. Namun begitu, beberapa indikator sudah menunjukkan sinyal reversal. Hal ini terlihat dari stochastic yang mulai oversold, dan berpeluang dead cross, demikian pula dengan RSI. Selain itu, pola reversal juga terlihat dari candlestick yang membentuk pola hanging man. Support MNCN berada di 1.350, dimana jika ditemus, maka penurunan bisa berlanjut menuju area 1.290 – 1.230.
Rekomendasi     : Take profit. Buy Back @ 1.240, stop loss 1.200, target 1.350.
Support                : 1.350, 1.290
Resistance          : 1.400, 1.550

Rekomendasi
Stock Screener

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-ikut-terjungkal.html

Tanggal December 02, 2011 / 2:33 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk – Ketua ECB baru mengindikasikan siap bertindak lebih agresif untuk mengatasi krisis utang bila pemimpin politik minggu depan sepakat untuk pengaturan fiskal yang lebih ketat di zona euro.

Presiden ECB Mario Draghi memberi sinyalemen kesediaan membantu asalkan pemerintah berkomitmen menuju kesatuan fiskal. “Tatanan fiskal yang baru tentunya akan menjadi sinyal penting dari zona euro untuk menuju integrasi ekonomi yang komprehensif,” katanya di hadapan Parlemen Eropa semalam.

Draghi tidak menjelaskan apa yang akan dilakukan ECB, dia cuma mengatakan komitmen dari para pemimpin politik untuk memperketat disiplin anggaran dan memperkuat ekonomi adalah elemen penting untuk mengembalikan kredibiltas. “Elemen lainnya akan mengikuti, tapi yang penting urutannya,”tambahnya.

Dalam jangka pendek, para ekonom memperkirakan ECB akan membantu perbankan dan ekonomi dengan memangkas suku bunga minggu depan dan mengumumkan operasi pasar dengan syarat yang lebih longgar.

Draghi, yang menghadapai tantangan terberat dalam sejarah euro di saat ia baru menjabat sebulan, mengatakan ECB sadar banyak bank Eropa yang sedang menderita karena kelangkaan pinjaman antar bank.

“Ancaman terhadap prospek ekonomi telah meningkat, katanya sembari menegaskan mandat ECB adalah menjaga stabilitas harga, dalam dua arah”, indikasi langkah bahwa bank itu juga mewaspadai risiko baik deflasi maupun inflasi.

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ecb-siap-bantu-asal.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha