Search Results : apa arti dari jurang

Tanggal December 28, 2012 / 11:00 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Review IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya. Pada penutupan perdagangan Kamis (27/12/2012), IHSG menguat 6,767 poin (0,16%) ke level 4.281,861.
Aksi bargain hunting terhadap saham-saham perkebunan berhasil meng-counter koreksi dari saham-saham konsumer dan banking. Selain itu, trend positif dari beberapa bursa Asia juga turut mendorong laju indeks. Setelah dua hari mengalami net sell, posisi investor asing kini mencatatkan net buy sebesar Rp 105,05 miliar di seluruh pasar.
Sebanyak enam sektor menghijau, dimana sektor perkebunan memimpin penguatan, dengan kenaikan sebesar 2,84. Sementara sektor properti menjadi salah satu pemberat indeks, yang melemah sebesar 0,79.
Saham-saham yang naik diantaranya Sarana Menara (TOWR), Mandom (TCID), Astra Agro (AALI), dan Chandra Asri (TPIA).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Gudang Garam (GGRM), Adira Finance (ADMF), Sorini Agro (SOBI), dan Indocement (INTP).

IHSG Outlook
Hari ini adalah hari terakhir perdagangan di tahun 2012 ini untuk Bursa Efek Indonesia.  Dengan IHSG kemarin yang berhasil ditutup menembus resisten di 4276 dan indeks Dow Jones Industrial yang hanya turun tipis 0,14 persen, IHSG hari ini sepertinya masih bisa bergerak dalam teritori positif.  Harapan kami, IHSG masih bisa ditutup di wilayah atas dari kisaran 4225 – 4350 yang merupakan kisaran pergerakan IHSG hari ini.  Akan tetapi, masih adanya beberapa hal yang mengganjal, sepertinya harus membuat kita tetap realistis.
Perundingan yang membahas kebijakan fiskal Amerika, masih berlanjut hingga hari Minggu.  Artinya: meski pergerakan harga di negara mereka masih bisa memberikan respon pada perdagangan di hari Senin, perdagangan di BEI akan berakhir masih dengan tanda tanya besar mengenai permasalahan ini.  Selain itu, adanya kenaikan TDL per 1 Januari 2012 juga membuat kita sebaiknya tetap waspada, karena berita ini, telah membuat saham-saham perbankan mengalami tekanan jual yang cukup besar dalam dua-tiga hari terakhir.  BMRI bahkan kemarin sore mengalami tekanan jual yang cukup besar yang menyebabkan saham ini menembus suport pentingnya, penembusan suport yang membuka potensi koreksi hingga 5 persen atau lebih.
Window dressing telah berjalan dalam beberapa hari terakhir, terlihat hanya berlangsung pada counter-counter tertentu.  Adanya berita kenaikan TDL, bahkan membuat beberapa saham (terutama saham-saham sektor properti) yang pada hari Rabu sempat memberikan signal positif, kemarin kembali memberikan signal negatif.  Kondisi ini membuat kami menyarankan anda untuk tidak melakukan positioning secara agresif menjelang liburan panjang ini. 
Kami masih percaya bahwa IHSG di tahun 2013 bakal mencapai level 5000.  Akan tetapi, ketidakpastian yang ada untuk jangka pendek, sebaiknya tetap membuat anda berhati-hati.

Global Outlook
Saham Asia bergerak positif hari ini, namun terhambat oleh kekhawatiran para politisi AS akan kehabisan waktu mencegah jurang fiskal.
Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,3% ke 128,88 hari ini, didukung oleh saham  Jepang yang naik 0,7% berkat data inflasi yang memperkuat ekspektasi BOJ akan meluncurkan stimulus bulan depan. Indeks Hang Seng dibuka menanjak 0,38% terkena efek isu stimulus moneter Jepang. Saham Eropa berakhir flat semalam dan Wall Street jatuh untuk empat sesi berturut-turut.
Prospek BOJ akan mengerahkan stimulus agresif masih menopang indeks Nikkei dan melemahkan yen. Namun pergerakan saham regional tertahan oleh lesunya aktivitas perdagangan menjelang akhir tahun dan ketidakpastian prospek anggaran AS. Selain itu, beberapa indeks sudah mencapai level yang cukup tinggi dan menemui resistance yang kuat. Indeks Nikkei menyentuh level tertingginya dalam 21 bulan dan indeks Hang Seng sudah berada di level tertinggi dalam 17 bulan.
Kompromi penuh sulit dicapai akhir tahun, tapi saham tidak akan jatuh tajam karena mungkin ada kesepakatan parsial. Presiden Obama akan mengadakan pertemuan malam nanti dengan empat pemimpin Kongres, sebagai upaya terakhir mematahkan kebuntuhan sebelum tenggat waktu akhir tahun. Bila tidak ada deal, maka kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis akan berlaku di Januari 2013, menjadikan tahun baru suram di AS.

IHSG Tchnical
IHSG kembali menunjukkan sinyal positif dengan bertahannya di area resistance 4.275. Indikator stochastic juga sudah menunjukkan bullish crossover. Namun, IHSG masih tertahan di area resistance 4.295. Dengan begitu, trend IHSG masih flat-naik. Penutupan IHSG di atas 4.295 akan mengakhir pola flat tersebut, yang bisa membawa potensi kenaikan menuju area 4.330  -  4.340. Sementara sinyal negatif akan muncul jika IHSG ditutup dibawah level 4.264. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.260 – 4.300.

R3    4,319
R2    4,304
R1    4,293
   
Pivot    4,279
   
S1    4,268
S2    4,253
S3    4,242

Stock Picks
LSIP
LSIP telah mengakhiri trend bearish jangka pendeknya dengan penembusan resistance di 2.150. Ternd bullish jangka pendek kemudian dikonfirmasi dengan pergerakan MA 10 yang uptrend. Indikator stochastic serta RSI juga masih menunjukkan sinyal positif. Untuk itu, kami masih melihat potensi kenaikan LSIP untuk meraih resistance di 2.400 – 2.450.
Rekomendasi : Buy (best price entry@2.200), stop loss breakout 2.150, target 2.400
Support     : 2.150, 2.075
Resistance     : 2.325, 2.400

TBIG
Harga kembali bergerak di atas MA 10, pertanda trend jangka pendek kembali bullish, dimana sebelumnya sempat terkoreksi dan menemukan support barunya di 5.250. Indikator stochastic serta RSI juga masih menunjukkan sinyal uptrend. Untuk itu, kami melihat potensi penguatan lanjutan bagi TBIG untuk kembali menguji resistance di 6.150.
Rekomendasi : Trading buy, stop loss breakout 5.550, target 6.00.
Support     : 5.550, 5.250
Resistance     : 5.800, 6.100

Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/resistance-4276-ditembus-kenaikan-ihsg-bisa-berlanjut.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/resistance-4276-ditembus-kenaikan-ihsg-bisa-berlanjut.html

Tanggal December 14, 2012 / 8:33 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Perundingan fiskal yang lambat antara Presiden Obama dengan wakil dari Partai Republik, telah membuat indeks Dow Jones Industrial turun 0,54 persen dan ditutup signal bearish, dibawah suport pertama di 13200.
Kondisi ini sangatlah tidak menguntungkan karena kemarin, IHSG juga ditutup dengan signal bearish, setelah gagal bertahan diatas suport 4232 – 4333.  Meskipun semenjak pagi aliran dana asing yang masuk ke bursa terlihat sedemikian kuat, melanjutkan aksi beli yang sudah mulai dilakukan pada hari Rabu, akan tetapi, tekanan jual yang sangat kuat pada saham UNVR, telah berhasil memancing pemodal untuk melakukan aksi profit taking pada counter-counter saham yang lain, sehingga IHSG akhirnya ditutup dibawah suport tersebut.  
IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak flat-turun dengan kisaran utama diantara level 4300-4340.  Jika suport di 4300 gagal bertahan, kisaran suport 4250 – 4275 akan menjadi suport kedua.  Potensi koreksi hingga kisaran gap 4103 – 4126 hanya terbuka jika suport 4250 gagal bertahan.
Sentimen negatif dari kenaikan setoran royalti pada perusahaan induk yang dilakukan oleh manajemen UNVR, telah membuat harga saham ini tertekan hebat.  Dalam dua hari terakhir (Rabu-Kamis), kami juga mengamati data pada konsensus analis di Bloomberg, dimana terdapat setidaknya 5 sekuritas yang menerbitkan laporan baru tentang emiten ini, dengan target rata-rata di sekitar level 19250.  Melihat koreksi yang terjadi, posisi-posisi spekulatif memang menarik dilakukan ketika harga sudah mencapai suport di 19500, dengan mengharapkan adanya dead cat bounce dalam waktu dekat.  Akan tetapi, pemodal juga sebaiknya extra hati-hati jika ternyata tekanan jual pemodal asing masih terjadi dengan hebat.

Global Outlook
S
aham Asia terkoreksi hari ini, mengikuti arah global, karena kecemasan para politisi AS masih belum mencapai kesepakatan untuk mencegah jurang fiskal, padahal mendekati akhir tahun.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang koreksi 0,2% setelah menyentuh level tertinggi dalam 16 bulan terakhir sejak 5 Desember sampai kemarin. Rally tujuh hari saham global terhenti dan harga komoditas berjatuhan kemarin setelah negosiasi anggaran AS menemui jalan buntu lagi.  Wall Street tumbang, dengan indeks Dow Jones melemah 0,54%, karena kekhawatiran soal jurang fiskal, meski ada data ekonomi AS yang bagus.
Presiden Obama dan Ketua Kongres John Boehner bertemu semalam untuk membicarakan masalah jurang fiskal, namun masih belum ada titik temu. Minimnya perkembangan berarti dalam negosiasi mencegah jurang fiskal membuat pasar semakin resah karena tenggat waktu akhir tahun semakin dekat. Bila gagal dicegah, kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis akan diberlakukan pada 1 Januari nanti.
Efek stimulus the Fed ke sentimen pasar ternyata tidak lama, karena fokus langsung tertuju kembali ke isu jurang fiskal. Apalagi Ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan kebijakan moneter belum tentu cukup untuk memitigasi dampak jurang fiskal ke ekonomi.  Isu jurang fiskal akan terus membayangi pasar kecuali kesepakatan tercapai, tapi banyak kalangan masih ragu itu bisa terjadi sebelum Natal.
Selain itu, beberapa indeks sudah mencapai titik jenuh beli, dan berita negatif berpotensi dijadikan alas an untuk profit taking.  Di Jepang, indeks Nikkei, yang menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, dibuka negatif menyusul hasil survei Tankan yang lebih buruk dari prediksi. Indeks sentimen perusahaan besar Jepang itu turun ke -10 di kuartal keempat dari -3 di kuartal sebelumnya, prediksi -9. Tapi data ini dapat memperkuat ekspektasi BOJ harus melonggarkan kebijakannya dalam pertemuan minggu depan.
Sembari menantikan perkembangan soal negosiasi anggaran AS, pasar akan disuguhi beberapa data, seperti inflasi dan ketenagakerjaan dari Eropa, serta inflasi dan produksi industrial di AS. 


Review IHSG
S
etelah  menguat dalam empat  hari berturut-turut , Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi. Pada penutupan perdagangan, Kamis (13/12/2012), IHSG melemah 17,339 poin (0,40%) ke level 4.320,189.
Kenaikan Indeks yang terjadi dalam emapt hari berturut-turut itu membuat investor tergiur untuk melakukan aksi profit taking. Adapun saham-saham blue chip, khususnya di sektor konsumer masih menjadi target profit taking tersebut. Saham Unilver (UNVR)menjadi bulan-bulanan aksi jual menyusul berita yang menyebutkan bahwa induk perusahaan ini menginginkan adanya penambahan royalty. Saham tersebut anjlok hingga 12% lebih.
Meski marak dengan aksi jual, posisi investor asing justru mencatakan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 648,62 miliar di seluruh pasar. Sebanyak enam sektor memerah, dipimpin oleh sektor konsumer yang turun sebesar 3,97%. Sedangkan sektor pertambangan menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikannya sebesar 1,90%.
Saham-saham yang diantaranya Delta Jakarta (DLTA), Indocement (INTP), United Tractor (UNTR), dan Harum Energy (HRUM).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Unilever (UNVR), Bukit Asam (PTBA), Mayora (MYOR), dan Gudang Garam (GGRM).

Ulasan Teknikal
IHSG

C
andlestick mulai menunjukkan sinyal negatif, namun beberapa indikator lainnya masih mendukung pola uptrend. Hal ini terlihat dari MA 10 yang bergerak uptrend serta stochastic yang masih bullish cross over. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi penguatan bagi untuk kembali menguji resistance di  4.337, dimana jika kembali ditembus, penguatan bisa berlanjut menuju area 4.366 – 4.381. Sedangkan sinyal bearish bisa didapat jika IHSG ditutup di bawah 4.300. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.300 – 4.337.
R3    4374
R2    4355
R1    4338
    
Pivot    4319
    
S1    4301
S2    4282
S3    4265

Stock Pick
HRUM

H
RUM telah mengakhiri trend bearish jangka pendeknya dengan ditembusnya resistance 5.550. Kondisi ini kemudian didukung pula oleh MA 10 yang mulai bergerak uptrend. Candlestick yang membentuk pola white opening marubozu turut mengkonfirmasih pola reversal tersebut. Namun, penguatan tajam yang sudah berlangsung dalam 2 hari terakhir  ini membuat indikator RSI dan stochastic memasuki area overbought. Hal ini kemungkinan akan membatasi kenaikan HRUM, terlebih harga kini mulai mendekati resistance di 6.000.
Rekomendasi     : Trading Buy@5.700, stop loss 5.500, target 6.000
Support                : 5.700, 5.550
Resistance          : 6.000, 6.350

ADRO

T
rend bearish jangka pendek ADRO telah berakhir ketika terjadi penembusan resistance 1.430. Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh MA 10 yang juga sudah bergerak uptrend. Namun, saat ini ini harga masih tertahan di area reistance 1.610. Beberapa indikator pun mulai menunjukkan sinyal overbought. Untuk itu, koreksi kemungkinan bisa terjadi sebelum ADRO melanjutkan  penguatannya. Adapun target jika harga mampu bertahan di atas resistance 1.610 berada di area 1.800 – 1.900.
Rekomendasi     : Hold
Support                : 1.560, 1.500
Resistance          : 1.720, 1.800

Rekomendasi
Stock Screener

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-akhir-pekan-flat-turun-di-kisaran-4300-4340.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/ihsg-akhir-pekan-flat-turun-di-kisaran-4300-4340.html

Tanggal December 14, 2012 / 10:18 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Yen masih dalam kondisi bearish hari ini menjelang  pemilu Jepang dan di tengah ekspektasi BOJ akan meluncurkan stimulus agresif minggu depan untuk membantu ekonomi Jepang yang lesu.
Tekanan ke yen masih besar setelah hasil survei Tankan yang lebih buruk dari prediksi. Indeks sentimen perusahaan besar Jepang itu turun ke -10 di kuartal keempat dari -3 di kuartal sebelumnya, prediksi -9. Data ini menjadi bukti bahwa ekonomi Jepang terkena dampak perlambatan global, dan memperkuat ekspektasi BOJ harus melonggarkan kebijakannya dalam pertemuan minggu depan.
Menurut analis, yen berpotensi terus melemah memasuki tahun depan. Yen memang harus melemah karena ekonomi Jepang membutuhkannya. Namun minimnya upaya pemerintah untuk melemahkannya dan kebijakan yang kurang agresif membuat hal itu (pelemahan yen) sulit terjadi. Yen benar-benar dalam tren kejatuhan setelah ada proyeksi kubu oposisi bakal menang pemilu nanti.
Isu stimulus moneter ini semakin santer menjelang pemilu Jepang, yang akan digelar Minggu nanti.  Pemilu itu diperkirakan akan dimenangkan oleh tokoh oposisi Shinzo abe,  pemimpin Partai Demokratik Liberal (LDP) yang merupakan tokoh paling vokal agar BOJ melonggarkan kebijakannya secara agresif untuk mengatasi deflasi dan resesi. Abe juga menyarankan BOJ perlu menerapkan stimulus tak terbatas dan mempertimbangkan memangkas bunga simpanan menjadi ke nol atau negatif, dalam rangka mendorong perkreditan.
Setelah pemilu, BOJ akan menggelar rapat pada 19-20 Desember. Ekspektasi bakal ada stimulus begitu kuat. Namun  bila BOJ tidak mengumumkan sesuatu yang baru, atau ternyata jumlah stimulusnya dianggap kecil , pasar akan menghukum yen menguat dan saham melemah. Memang banyak pengamat yang tidak menutup kemungkinan BOJ menunda stimulus sampai pemerintahan baru terbentuk.
Yen berada di 83,70 per dollar, terendah sejak Maret lalu. Kejatuhan yen mungkin bisa tertekan menjelang pemilu, mengingat sudah mencapai dalam kondisi jenuh jual. Target selanjutnya ada di level psikologis 84. Bila ditembus akan mencoba ke 84,40. Namun perlu diperhatikan juga indikator seperti RSI (14) yang berada di 76, di atas titik overbought 70. 
Dollar stabil terhadap rival lainnya, dengan indeksnya berada di 79,92, setelah tumbang ke 79,70 kemarin. Meski terkena efek pengumuman stimulus baru dari the Fed, dollar mendapat dorongan dari isu jurang fiskal. Kegundahan karena tidak adanya perkembangan berarti dalam negosiasi anggaran AS bisa dijadikan alasan untuk beralih ke safe haven. Sembari menantikan perkembangan soal negosiasi anggaran AS, pasar akan disuguhi beberapa data, seperti inflasi dan ketenagakerjaan dari Eropa, serta inflasi dan produksi industrial di AS.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/yen-masih-bearish-jelang-pemilu-jepang.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/yen-masih-bearish-jelang-pemilu-jepang.html

Tanggal December 07, 2012 / 7:45 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – Dollar AS menguat atas rival utamanya menjelang data ketenagakerjaan AS, namun menimbulkan pertanyaan apakah rally itu berlanjut setelah data itu.

Memburuknya situasi ekonomi dan politik zona euro menjadi faktor utama yang mengangkat dollar. ECB menyampaikan prospek yang suram mengenai ekonomi kawasan itu dengan  memangkas proyeksi PDB-nya untuk tahun depan. Suhu politik di Italia memanas setelah partai Silvio Berlusconi menarik dukungan dari Perdana Menteri Mario Monti. Bahkan Berlusconi berencana mengajukan diri sebagai PM bila pemilu dini digelar. Ternyata tidak perlu menunggu lama untuk datang berita buruk dari Eropa, setelah di awal minggu pasar mendapat berita positif soal Yunani dan Spanyol.

Namun bila melihat ke AS, situasi di sana juga tidak menggembirakan. Para politisinya masih belum mendapat titik temu untuk mencegah jurang fiskal. Negosiasi rancangan anggaran terhambat karena satu isu pelik, yaitu pajak. Demokrat, dengan Presiden Obama sebagai ujung tombaknya, tetap teguh pada pendirian untuk menaikkan pajak, gagasan yang ditolak Republik.

Sembari menunggu perkembangan berarti soal jurang fiskal, pasar mencermati data payroll. Badai Sandy menganggu aktivitas ekonomi AS, makanya non-farm payroll diperkirakan hanya naik antara 80.000 sampai 93.000 selama Nopember, dibandingkan Oktober yang 171.000. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 7,9%. Menurut standar pasar, angka 100 ribu merupakan pertumbuhan minimum yang dianggap sehat.

Angka yang lebih rendah dari prediksi bisa menimbulkan ekspektasi the Fed akan menyampaikan pernyataan yang dovish dalam rapatnya minggu depan. Artinya, membuka kemungkinan pelonggaran lebih lanjut di masa-masa mendatang. Bahkan ada spekulasi jumlah Quantitative Easing (QE) bakal ditambah untuk menutup dampak berakhirnya program Operation Twist. Di sisi lain, data yang buruk bisa juga menimbulkan peralihan dana ke safe haven.Mengingat kondisi di Eropa juga sedang memburuk, data payroll yang mengecewakan bisa memicu kekhawatiran soal prospek ekonomi global.

Pada jam 19:30 WIB, indeks dollar berada di 80,40, menguat dari level penutupan sebelumnya di 80,20. Posisi indeks dollar saat ini sedang berusaha menembus 50% Fibonacci Retracement dari kejatuhan 16 Nopember-5 Desember di 80,51. Kalau berhasil ditembus target selanjutnya adalah 61,8% di 80,75. Dollaer menguat terhadap franc ke 0,9364 dari 0,9324. Posisi pair ini sudah menembus 38,2% retracement yang ada di 0,9343. Kini sedang berusaha menuju 50%-nya di 0,9376. Support ada di 0,9300.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-as-melaju-jelang-payroll.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/dollar-as-melaju-jelang-payroll.html

Tanggal November 27, 2012 / 4:07 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Indeks Kospi akhir perdagangan hari ini menguat sekaligus menorehkan level penutupan tertinggi hampir dalam tiga pekan berkat topangan saham otomotif. Perburuan asset berisiko jadi salah satu penggerak setelah menteri keuangan zona euro dan IMF akhirnya mencapai kesepakatan mengenai bailout Yunani.

Sembari menunggu berita lebih lanjut soal utang Yunani, pasar mengamati masalah jurang fiskal AS. Kurangnya perkembangan berarti mengatasi masalah itu memberi tekanan ke pasar.

Hyundai Motor menguat 3,7%, melanjutkan kenaikan setelah mengalami kejatuhan 14%. Hyunadi Mobis melonjak 5,6%. Sementara Samsung Electronics naik 0,9%.

Indeks Kospi ditutup naik 16,69 poin, atau 0,87%, ke posisi 1.925,20, penutupan tertinggi sejak 7 Nopember.

Sementara itu, indeks Nikkei berhasil melanjutkan kenaikan untuk keempat kalinya berturut-turut hari ini setelah kesepakatan mengenai bailout Athena. Harapan besar pasar akan terpilihnya partai oposisi yang memimpin Jepang pada pemilu 16 Desember nanti, mendorong pembuat kebijakan moneter lebih agresif lagi.

Namun kalangan analis memperingatkan kenaikan yang dialami indeks beberapa hari belakangan ini, dimana telah 9% dalam dua pekan, bisa menjadi ancaman tersendiri. Pasar diperkirakan akan mengambil momentum aksi ambil untung khususnya terhadap saham-saham eksportir yang diuntungkan dari pelemahan yen.

Kinerja saham bank dan properti jadi penyumbang terbesar kenaikan indeks hari ini, dimana saham Sumitomo Mitsui Financial Group naik 1,0% dan Mitsui Fudosan menguat 1,8%.
 
Indeks Nikkei ditutup naik 34,26 poin, atau 0,37%, ke posisi 9.423,30. Indeks Topix bertambah 0,3% ke 781,60.

Sedangkan, indeks Hang Seng turun kedua kalinya hari ini, menjauh dari level tertingginya dalam dua pekan. saham-saham Cina pemicu penurunan indeks setelah indeks Shanghai untuk kali pertama hampir dalam empat tahun terakhir tutup di bawah 2.000.

China Rongsheng jatuh 6,7% ke level terendah bulanan setelah pengunduran dirinya pimpin perusahaan pasca tiga bulan mengumumkan kinerja keuangan korporasi per semester yang turun tajam.

Indeks Hang Seng ditutup turun -17,78 poin, atau 0,08%, ke posisi 21.844,03. Indeks H-shares ditutup turun 0,4%.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/kospi-nikkei-menguat-hang-seng-masih-merana.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/kospi-nikkei-menguat-hang-seng-masih-merana.html

Tanggal November 15, 2012 / 10:31 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro kini berhasil menjauhi level terendahnya dalam dua bulan setelah lima sesi perdagangan mengalami pelemahan karena aksi ambil untung. Penguatan euro tidak lepas dari hasil FOMC minutes semalam yang menegaskan the Fed terus mendukung pembelian obligasi lanjutan hingga tahun depan.
Euro yang tidak dilepas dari bayang-bayang Yunani, sewaktu-waktu masih bisa terhempas kembali. Dalam pertemuan Senin lalu, Eurogroup mengatakan keputusan pemberian angsuran bailout sebesar 31,5 miliar euro untuk Yunani tidak akan datang sebelum 20 Nopember, ketika mereka bertemu lagi.  Hal itu ditegaskan dalam Ecofin, atau pertemuan menteri keuangan seluruh Uni Eropa pada Selasa lalu. Padahal Yunani, yang harus membayar utang jatuh tempo sebesar 5 miliar euro pada 16 Nopember, berharap bisa menutupinya  dari bailout itu.
Tapi muncul harapan kreditor internasional semakin dekat mengucurkan bantuan untuk Yunani. Surat kabar Jerman menyebutkan negara itu ingin  mengemas bailout Yunani dalam satu pembayaran bernilai lebih dari 44 miliar euro dan kemudian menteri keuangan Wolfgang Schaeuble mengatakan gagasan itu sedang dipertimbangkan.
Yen terus mengalami pelemahan terhadap dollar hari ini, dimana ini kelanjutan dari sinyal bahwa Bank Sentral Jepang (BOJ) akan melakukan pelonggaran moneter lanjutan dalam waktu dekat.
Stimulus BOJ ini dikarena gejolak politik dalam negeri setelah kemarin Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda akan membubarkan parlemen besok (16 Nopember), dan akan melaksanakan pemilu 16 Desember nanti, bilamana partai Liberal Democratic Party (LDP/Oposisi) memberikan persetujuan anggaran pemerintah dan juga reformasi sistem pemilu.
Pimpinan Partai Demokartik Liberal, Shinzo Abe, menyetujui persyaratan PM Noda. Tapi yang perlu dicermati kemenangan partai oposisi di pemilu nanti bisa menghasilkan kebijakan baru terhadap BOJ untuk segara melakukan pelonggaran yang lebih agresif dan laju inflasi yang lebih tinggi.
Sementara itu, bursa saham AS kembali terseok-seok semalam karena perilaku investor yang skeptis terhadap anggaran AS setelah Obama tetap kukuh kenaikan pajak akan diterapkan sebagai bagian dari kesepakatan.
Bursa AS anjlok, bersamaan dengan sinyal the Fed yang akan meluncurkan kembalo program moneternya bulan depan untuk mempercepat pertumbuhan lapangan pekerjaan. Itulah yang disampaikan ketua the Fed Ben Bernanke dalam minutesnya semalam.
Obama juga menegaskan kenaikan pajak ini akan diterapkan pada rakyat yang memiliki penghasilan di atas $200 ribu per tahun. Kebijakan Obama ini mendapat tentangan dari partai oposisi di Kongres yaitu Republik.
Jurang fiskal “fiscal cliff” adalah paket kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran yang secara otomatis akan berlaku pada 1 Januari nanti dengan total mencapai $671 miliar. Kecuali Obama dan Kongres mencapai kesepakatan terlebih dahulu. Bila gagal bersepakat, AS akan mengalami resesi.
Obama akan melakukan pertemuan besok dengan ketua Kongres Partai  Republik John Boehner dan Senat Partai Republik Mitch McConell. Dalam pertemuan ini diharapkan ada petunjuk baru mengenai anggaran.
Sebagai kita ketahui, Boehner dan McConell mengatakan mereka tidak akan setuju mengenai kenaikan pajak untuk kalangan tertentu. Mereka menginginkan pengenaan pajak untuk keseluruhan.

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-rebound-yen-melemah.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

Tanggal November 07, 2012 / 10:15 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk – Euro terkoreksi lagi hari ini atas dollar menjelang voting parlemen Yunani untuk mengesahkan legislasi penghematan baru, setelah sempat berhasil rebound.
Pemerintah Yunani mengajukan proposal penghematan baru senilai 13,5 miliar euro yang dituntut oleh kreditor internasional. Persetujuan penghematan baru dalam APBN 2013 krusial untuk mendapatkan bailout 31,5 miliar euro dari IMF dan Uni Eropa yang ditahan sejak musim panas lalu. Tanpa dana itu, Yunani akan kehabisan dana pada 16 Nopember nanti dan semakin terancam keluar dari zona euro.
Tapi beberapa anggota koalisi tidak setuju dan ingin voting menolaknya. Di jalan, demonstran menggelar aksi protes menentang penghematan baru itu yang diambil dari gaji PNS dan tunjangan sosial lainnya. Di antaranya memperpanjang masa kerja 2 tahun sampai 67 tahun dan memotong tunjangan pensiun sebesar 15%.
Euro diperdagangkan di $1,2788, koreksi dari $1,2813. Support terdekat di $1,2736, atau 38,2% retracement penguatan Juli-September (chart weekly). Kalau tembus, akan mencoba ke 50%-nya di $1,2603.  Euro sempat jatuh ke $1,2761 atau terendah dalam dua bulan terakhir. Setelah menyentuh $1,3169, euro terus melandai.
Tidak ada faktor positif, outlook euro masih bearish. Dorongan dari rencana pembelian obligasi ECB sudah hilang, ini menekan euro. Tidak ada perkembangan berarti dari Spanyol, yang juga belum minta bailout. Kini ada masalah Yunani. Jadi bila voting gagal, euro akan jatuh. Kalaupun voting lolos, penguatan euro tidak akan lama.
Dollar menguat lagi atas rivalnya setelah sempat terkoreksi menyusul penguatan saham. Pasar sempat khawatir karena ketatnya persaingan, bisa terulangnya kasus pemilu 2000, di mana saat itu pemenangnya, antara George W. Bush dan Al Gore, harus ditentukan lewat Mahkamah Agung. Tapi masih sulit memperkirakan siapa yang menang pilpres ini dan bagaimana dampaknya terhadap pasar keuangan global.
Dengan Republik masih pegang kendali Kongres, kemenangan Obama dianggap bisa memperbesar kemungkinan jurang fiskal. Bila tidak ada kesepakatan, pemotongan anggaran dan kenaikan pajak otomatis senilai $600 miliar akan terjadi tahun depan. Bagi pasar mata uang, fokus utama jangka pendek adalah jurang fiskal. Tapi Romney dikenal anti QE dan tidak suka kebijakan Ben Bernanke. Sepertinya, pasar sendiri belum yakin mana yang bagus buat ekonomi, Obama atau Romney.
Indeks dollar kini stabil di 80,60, terus konsolidasi di level 80an selama tiga sesi terakhir. Dollar melemah tajam atas yen ke 79,88. Tapi level itu sudah dekat dengan 61,8% retracement penguatan 30 Oktober-5 Nopember. Support terdekat ada di 79,68, sedangkan resistance ada di 80,47. Terhadap franc, dollar stabil di 0,9430. Setelah tiga sesi terakhir, greenback bergerak di kisaran 0,9400-0,9460. 

Rekomendasi
EUR-USD

USD-JPY

GBP-USD

USD-CHF

AUD-USD

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/euro-dibayangi-voting-yunani.html

Tanggal October 25, 2012 / 11:44 am. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – The Fed tidak mengumumkan keputusan baru dalam rapat kemarin, dan mengatakan ingin melihat apakah langkah agresif yang diluncurkan bulan lalu membantu ekonomi.

Dalam rapat reguler pertama sejak meluncurkan QE3, the Fed memutuskan  untuk mempertahankan kebijakan dan terus membeli obligasi $85 miliar tiap bulan, melalui Operation Twist dan QE. The Fed juga tidak mengubah pedoman suku bunga, yang berarti rate tetap di kisaran 0 sampai pertengahan 2015.

Dalam pernyataannya, The Fed mengatakan ekonomi AS membaik secara moderat. Tapi pertumbuhan lapangan kerja masih rendah, yang membuat tingkat penggangguran tetap tinggi. Mengakui  pembelanjaan konsumen mengalami peningkatan dan sektor perumahan semakin pulih, namun the Fed menganggap pertumbuhan investasi melambat. The Fed mengatakan inflasi naik akhir-akhir ini karena kenaikan harga energi, tapi memperkirakan dalam jangka panjang tetap rendah.

Tingkat pengangguran turun ke 7,8% bulan lalu, terendah sejak Januati 2009. Tapi ekonomi masih terlalu rendah untuk mengurangi pengangguran secara signifikan. PDB hanya tumbuh 1,3% di kuartal kedua, dan data kuartal ketiga akan diumumkan besok. Banyak perusahaan yang enggan menambah tenaga baru karena perlambatan ekonomi global.

Setelah kebijakan agresif bulan lalu dan menjelang pemilu Presiden, para pejabat the Fed sepertinya bersikap wait-and-see dulu. Ketuanya Ben Bernanke memilih berdiam diri. Dengan adanya spekulasi Bernanke tidak akan menjabat lagi siapapun yang menang pemilu, the Fed mengambil waktu untuk melihat dampak stimulusnya.

Ketika Operation Twist berakhir, the Fed akan kehabisan surat utang jangka pendek untuk dijual. Para ekonom memperkirakan the Fed akan mengumumkan rencana menggantikan Operation Twist dengan program lain pada Desember nanti. The Fed akan khawatir bila pada bulan itu Kongres gagal mencapai kesepakatan, yang bisa memicu jurang fiskal.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/tak-ada-kejutan-dari-the-fed-bulan-ini.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/tak-ada-kejutan-dari-the-fed-bulan-ini.html

Tanggal October 24, 2012 / 4:17 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Hanya karena the Fed membuat gebrakan bulan lalu dengan mengumumkan stimulus agresif, bukan berarti rapat bulan ini tidak penting lagi.

Mengingat janjinya bulan lalu untuk terus membantu ekonomi melalui pembelian aset yang dilakukan sampai terlihat adanya perbaikan, pandangan the Fed soal ekonomi dianggap sebagai kunci untuk memperkirakan seberapa lama program Quantitative Easing jilid tiga itu berlangsung. Oleh karena itu, pasar akan mengamati bagaimana the Fed menggambarkan data perumahan dan ketenagakerjaan terbaru dan mungkin ada pembahasan mengenai apa yang bisa dilakukan lebih bila diperlukan.

Dalam rapat September, the Fed mengumumkan rencana pembelian obligasi $40 miliar per bulan sampai ada perkembangan substansial dalam lapangan kerja. Berbeda dengan dua program sebelumnya, the Fed mengatakan hanya membeli Efek Beragun Aset KPR atau Mortgage Backed Securities (MBS), dengan harapan membantu sektor perumahan yang disebut oleh Ketua Ben Bernanke sebagai “piston hilang” dalam pemulihan ekonomi AS.

Sejak pertemuan September, ada tanda-tanda perbaikan baik di sektor perumahan dan lapangan kerja. Housing Starts mencatat pertumbuhan terpesat dalam empat tahun terakhir, indikasi sektor perumahan semakin pulih. Tingkat pengangguran turun ke 7,8% di bulan itu, terendah sejak Januari 2009, menurut data pemerintah.

Pasar akan mencermati apakah ada perubahan penilaian mengenai prospek ekonomi AS. Ketua the Fed Ben Bernanke akan menggelar jumpa pers untuk menjelaskan hasil rapat. Bernanke kemungkinan akan mengatakan pihaknya tetap waspada, meski ada data positif, dan siap bertindak lagi bila kondisi memburuk. The Fed tahu pemulihan masih rentan, alhasil mereka akan mengatakan terus memberlakukan kebijakan akomodatif dan memantau perkembangan. Setelah mengambil tindakan agresif, mereka akan wait-and-see dulu, bersantai sembari melihat perkembangan.

Selain rapat pertama pasca QE3, Ini juga merupakan rapat the Fed terakhir menjelang pemilu presiden pada 6 Nopember nanti. Para analis mengatakan kalau rapat Oktober penting dari sisi apa yang akan dikatakan the Fed, rapat selanjutnya pada Desember, akan menarik dari segi apa langkah berikutnya. Dalam rapat pasca pemilu itu, the Fed tidak bisa bersantai lagi karena harus mengantisipasi jurang fiskal (fiscal cliff) yang bisa mungkin terjadi pada Januari.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/setelah-qe3-bisakah-the-fed-senangkan-pasar-lagi.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/setelah-qe3-bisakah-the-fed-senangkan-pasar-lagi.html

Tanggal October 09, 2012 / 4:24 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Strategydesk – IMF menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi global untuk kedua kalinya sejak April sembari memperingatkan AS dan Eropa bahwa kegagalan memperbaiki ekonomi bisa menjerumuskan dunia.

Dalam laporannya bertajuk World Economic Outlook, yang dipublikasikan menjelang pertemuan per semester di Tokyo minggu ini, IMF mengatakan pertumbuhan global masih terlalu rendah untuk menekan pengangguran dan sejauh ini hanya bank sentral yang sudah membuat gebrakan berarti. “Isu utama adalah apakah ekonomi global hanya mengalami turbulensi dalam pemulihannya yang lambat dan terjal, atau perlambatan saat ini bisa berlangsung lebih lama. Semua itu tergantung pada kemampuan pemimpin Eropa dan AS bertindak proaktif menghadapi tantangan ekonomi,” katanya.

Untuk 2012, IMF kini memperkirakan pertumbuhan global hanya 3,3%, turun dari estimasi Juli yang 3,5%. Angka terbaru itu merupakan yang terendah sejak 2009. Untuk tahun depan, pertumbuhan diproyeksikan 3,6%, juga lebih rendah dari perhitungan sebelumnya yang 3,9%. IMF melihat faktor familiar masih menganggu ekonomi negara maju, yaitu konsolidasi fiskal dan sistem finansial yang masih lemah, masalah sama yang menjangkiti dunia sejak krisis 2008.

IMF mengatakan kondisi finansial masih rentan karena memperbaiki masalah zona euro akan makan waktu yang lama. Oleh karena itu IMF berharap Eropa tetap berkomitmen mengentaskan krisis, dengan juga mengupayakan kesatuan fiskal dan perbankan. Untuk AS, IMF mengimbau prioritas utama adalah menghindari jurang fiskal, yaitu kenaikan pajak dan pemotongan anggaran, yang dalam kondisi ekstrim dapat mencapai 4% PDB. AS juga disarankan untuk menaikkan batas pinjaman dan menyepakati cara-cara untuk mengurangi defisit.

IMF juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China dan India, motor penggerak Asia. Lembaga itu memproyeksikan ekonomi China itu tumbuh 7,8% tahun ini, turun dari proyeksi Juli yang 8%. Tahun depan, ekonomi terbesar kedua dunia itu diprediksikan tumbuh 8,2%, turun dari 8,5%. Untuk India, IMF memotong perkiraan PDB-nya tahun ini menjadi 4,9% dari 6,2%.

<!–

/* * * CONFIGURATION VARIABLES: EDIT BEFORE PASTING INTO YOUR WEBPAGE * * */
var disqus_shortname = ‘strategydesk’; // required: replace example with your forum shortname

// The following are highly recommended additional parameters. Remove the slashes in front to use.
// var disqus_identifier = ‘unique_dynamic_id_1234′;
var disqus_url = ‘http://www.strategydesk.co.id/read/imf-turunkan-prediksi-pdb-global.html’;

/* * * DON’T EDIT BELOW THIS LINE * * */
(function() {
var dsq = document.createElement(‘script’); dsq.type = ‘text/javascript’; dsq.async = true;
dsq.src = ‘http://’ + disqus_shortname + ‘.disqus.com/embed.js’;
(document.getElementsByTagName(‘head’)[0] || document.getElementsByTagName(‘body’)[0]).appendChild(dsq);
})();

–>
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.
<!–blog comments powered by Disqus–>

http://www.strategydesk.co.id/read/imf-turunkan-prediksi-pdb-global.html

© 2014 FXCL Suffusion theme by Sayontan Sinha